1
PENINGKATAN KINERJA DOSEN
Ditjen
DIKTI
2
| R
e
m
b
uk
N
as
io
na
l D
e
pd
ik
na
s
| 2
3
.
S
e
pt
em
be
r
20
1
7
KINERJA
KOMPE-TENSI
KOMIT-MEN
PEND &
LATIHAN
DSB
NIAT &
Ditjen
DIKTI
3
| R
e
m
b
uk
N
as
io
na
l D
e
pd
ik
na
s
| 2
3
.
S
e
pt
em
be
r
20
1
7
DOSEN
BERMUTU
PENG-
HASILAN
DOSEN
CUKUP
DOSEN
BERKERJA
DG BAIK
KBM
BERJALAN
BAIK
Ditjen
DIKTI
4
| R
e
m
b
uk
N
as
io
na
l D
e
pd
ik
na
s
| 2
3
.
S
e
pt
em
be
r
20
1
7
DOSEN: FAKTOR PENTING DLM
PENGEMBANGAN PT (1)
DOSEN MERUPAKAN KOMPONEN PENTING
DALAM PEND TINGGI:
THES: 20% DARI RASIO DOSEN-MHS
40% DARI PENELITIAN DOSEN
APAPUN KEBIJAKAN PENINGKATAN MUTU
PENDIDIKAN YG DIRANCANG …… PADA AKHIRNYA
GURU/DOSEN YG MELAKSANAKAN DALAM KBM.
MUTU KBM TERGANTUNG DARI KOMPETENSI DAN
KOMITMEN DOSEN/GURU.
Ditjen
DIKTI
5
| R
e
m
b
uk
N
as
io
na
l D
e
pd
ik
na
s
| 2
3
.
S
e
pt
em
be
r
20
1
7
DOSEN: FAKTOR PENTING DLM
PENGEMBANGAN PT (2)
UUGD PSL 1 AYAT 2:
DOSEN ADALAH PENDIDIK PROFESIONAL DAN
ILMUWAN
DG TUGAS MENTRANSFORMASIKAN,
MENGEMBANGKAN DAN MENYEBARLUASKAN
ILMU PENGETAHUAN, TEKNOLOGI DAN SENI,
MELALUI PENDIDIKAN, PENELITIAN DAN
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT.
APA ARTI PROFESIONAL? APA BEDANYA DOSEN
Ditjen
DIKTI
6
| R
e
m
b
uk
N
as
io
na
l D
e
pd
ik
na
s
| 2
3
.
S
e
pt
em
be
r
20
1
7
MAKNA PROFESIONAL
WELL
EDUCATED
HIGLY
PERFORMANCE
WELL
PAID
BAGAIMANA CARA MENINGKATKAN PENDIDIKAN?
BAGAIMANA CARA MENINGKATKAN KINERJA?
Ditjen
DIKTI
7
| R
e
m
b
uk
N
as
io
na
l D
e
pd
ik
na
s
| 2
3
.
S
e
pt
em
be
r
20
1
7
APA KATA UU 14/2005?
UUGD PSL 46 (2b): DOSEN WAJIB MEMILIKI PENDIDIKAN
MINIMAL
S2 UNTUK MENGAJAR PADA PROGRAM
S1/DIPLOMA
DAN
BERPENDIDIKAN
DOKTOR UNTUK
MENGAJAR DI S2/S3.
UUGD PSL 53 (1): PEMERINTAH MEMBERIKAN
TUNJANGAN PROFESI
…KEPADA DOSEN YG TELAH
MEMILIKI
SERTIFIKAT PENDIDIK
YG DIANGKAT OLEH …
UUGD PSL 47 (1): SERTIFIKAT PENDIDIK DIBERIKAN
SETELAH MEMENUHI SYARAT: (1) BERPENGALAMAN
MENGAJAR
2 TH
, (2) MEMILIKI PANGKAT MINIMAL
ASISTEN AHLI
, DAN (3)
LULUS SERTIFIKASI
YG
Ditjen
DIKTI
8
| R
e
m
b
uk
N
as
io
na
l D
e
pd
ik
na
s
| 2
3
.
S
e
pt
em
be
r
20
1
7
SERTIFIKASI DOSEN
Menilai profesionalisme dosen, guna
meningkatkan mutu pendidikan dalam
sistem pendidikan tinggi.
Pengakuan profesionalisme dinyatakan
dalam bentuk pemberian sertifikat.
Ditjen
DIKTI
9
| R
e
m
b
uk
N
as
io
na
l D
e
pd
ik
na
s
| 2
3
.
S
e
pt
em
be
r
20
1
7
HAK DOSEN
Dalam melaksanakan tugas
keprofesionalan, dosen berhak:
memperoleh penghasilan di atas
kebutuhan hidup minimum dan jaminan
kesejahteraan sosial;
mendapatkan promosi dan penghargaan
sesuai dengan tugas dan prestasi kerja;
memperoleh perlindungan hukum dalam
melaksanakan tugas dan hak atas
kekayaan intelektual;
Ditjen
DIKTI
10
|
R
e
m
b
uk
N
as
io
na
l D
e
pd
ik
na
s
| 2
3
.
S
e
pt
em
be
r
20
1
7
Hak Dosen lanjutan…
Hak Dosen lanjutan…
memperoleh kesempatan untuk
meningkatkan kompetensi, akses
sumber belajar, informasi, sarana dan
prasarana pembelajaran, serta
penelitian dan pengabdian kepada
masyarakat;
memiliki kebebasan akademik, mimbar
akademik, dan otonomi keilmuan; dan
memiliki kebebasan untuk berserikat
dalam organisasi profesi/organisasi
profesi keilmuan.
Ditjen
DIKTI
11
|
R
e
m
b
uk
N
as
io
na
l D
e
pd
ik
na
s
| 2
3
.
S
e
pt
em
be
r
20
1
7
Hak Dosen
Hak Dosen
Penghasilan di atas kebutuhan hidup
minimum sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 51 ayat (1) huruf a meliputi gaji pokok,
tunjangan yang melekat pada gaji, serta
penghasilan lain yang berupa tunjangan
fungsional, tunjangan profesi, tunjangan
khusus, tunjangan kehormatan, serta
maslahat tambahan yang terkait dengan
tugas sebagai dosen yang ditetapkan dengan
prinsip penghargaan atas dasar prestasi.
Tunjangan fungsional sebagaimana dimaksud
pada ayat (1), bagi dosen yang diangkat oleh
perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh
masyarakat, diberikan dalam bentuk subsidi
oleh Pemerintah dengan mengacu pada
peraturan perundang-undangan.
Ditjen
DIKTI
12
|
R
e
m
b
uk
N
as
io
na
l D
e
pd
ik
na
s
| 2
3
.
S
e
pt
em
be
r
20
1
7
Hak Dosen
Hak Dosen
Pemerintah memberikan
tunjangan profesi
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 52 ayat
(1) kepada dosen yang diangkat oleh
Pemerintah dan satuan pendidikan yang
diselenggarakan oleh masyarakat
yang telah
memiliki sertifikat pendidik.
Tunjangan profesi sebagaimana dimaksud
pada ayat (1) diberikan setara dengan 1
(satu) kali gaji pokok dosen yang diangkat
oleh Pemerintah pada tingkatan, masa kerja,
dan kualifikasi yang sama.
Tunjangan profesi sebagaimana dimaksud
pada ayat (1) dialokasikan dalam anggaran
pendapatan dan belanja negara (APBN).
Ketentuan lebih lanjut mengenai tunjangan
profesi dosen sebagaimana dimaksud pada
ayat (1) diatur dengan Peraturan Pemerintah.
Ditjen
DIKTI
13
|
R
e
m
b
uk
N
as
io
na
l D
e
pd
ik
na
s
| 2
3
.
S
e
pt
em
be
r
20
1
7
PROFESOR
1.
Profesor merupakan jabatan
akademik tertinggi di perguruan
tinggi yang mempunyai kewenangan
membimbing calon doktor.
2.
Profesor memiliki kewajiban khusus
untuk menulis buku dan karya ilmiah
serta menyebarluaskan gagasannya
untuk mencerahkan masyarakat.
3.
Profesor yang memiliki karya ilmiah
atau karya monumental lainnya yang
sangat istimewa dalam bidangnya
dan mendapat pengakuan
internasional dapat diberi gelar
profesor paripurna.
Ditjen
DIKTI
14
|
R
e
m
b
uk
N
as
io
na
l D
e
pd
ik
na
s
| 2
3
.
S
e
pt
em
be
r
20
1
7
Tunjangan Bagi Profesor
Tunjangan Bagi Profesor
Pemerintah memberikan
tunjangan
kehormatan kepada profesor
yang
diangkat oleh penyelenggara
pendidikan
setara 2 (dua) kali gaji
pokok profesor
yang diangkat oleh
Pemerintah pada tingkatan, masa
kerja, dan kualifikasi yang sama.
Ketentuan lebih lanjut mengenai
tunjangan kehormatan sebagaimana
dimaksud pada ayat (1) diatur
dengan Peraturan Pemerintah.
Pasal 56
Ditjen
DIKTI
15
|
R
e
m
b
uk
N
as
io
na
l D
e
pd
ik
na
s
| 2
3
.
S
e
pt
em
be
r
20
1
7
Prinsip Dasar Portofolio
Melengkapi aspek-aspek penilaian yang
belum termuat dalam PAK (Penilaian Angka
Kredit), dengan cara :
Penilaian Persepsional oleh diri sendiri,
mahasiswa, kolega dan atasan terhadap
empat kompetensi dosen.
Penilaian diri yaitu pernyataan dari dosen ybs
tentang prestasi dan kontribusi yang telah
diberikannya dalam pelaksanaan dan
Ditjen
DIKTI
16
|
R
e
m
b
uk
N
as
io
na
l D
e
pd
ik
na
s
| 2
3
.
S
e
pt
em
be
r
20
1
7
Tahapan Pelaksanaan Sertifikasi Dosen (1)
1.
Penetapan PTP-Serdos.
2.
Pelatihan Calon Asesor.
3.
Penetapan Kuota Peserta Sertifikasi per PT.
4.
Penetapan Calon Peserta
5.
Penetapan Calon Peserta dan PTP Serdos
yang mensertifikasi
6.
Pengiriman ketetapan ke Perguruan Tinggi
Ditjen
DIKTI
18
|
R
e
m
b
uk
N
as
io
na
l D
e
pd
ik
na
s
| 2
3
.
S
e
pt
em
be
r
20
1
7
THE MOST COURTEOUS
(Reader’s Digest, July 2006)
No
City
Score
No
City
Score
01
New York
80
11
Helsinki, Manila
48
02
Zurich
77
12
Milan, Sydney
47
03
Toronto
70
13
Bangkok, Hong Kong,
Ljubljana
45
04
Berlin, Sao Paulo, Zagreb
68
14
Jakarta, Taipei
43
05
Auckland, Warsawa
67
15
Moscow, Singapore
42
06
Mexico City
65
16
Seoul
40
07
Stockholm
63
17
Kuala Lumpur
37
08
Budapest, Madrid, Prague,
Vienna
60
18
Bucharest
35
09
Bueno Aries, Johannesburg,
Lisbon, London, Paris
57
19
Mumbai
32
10
Amsterdam
52
1. Apakah orang membukakan pintu bagi orang di belakangnya?
2. Apakah penjual mengucapkan terima kasih pd pembeli barang
murah?