• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sintesis dan karakterisasi Biodiesel dari Minyak Jelantah pada Berbagai Waktu dan Suhu

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Sintesis dan karakterisasi Biodiesel dari Minyak Jelantah pada Berbagai Waktu dan Suhu"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 3.  Hasil analisis FTIR biodiesel pada variasi waktu Nama zat
Tabel 4. Hasil Analisis FTIR Biodiesel  Macam ikatan Terdapat serapan tajam pada daerah 1743,65
Gambar  1. Spektra FTIR Biodiesel BP

Referensi

Dokumen terkait

Parameter yang diukur dalam penelitian ini adalah Torsi, Daya, Rasio Perbandingan Udara-Bahan Bakar (AFR), Konsumsi Bahan Bakar Spesifik (sfc), Efisiensi Volumetris, dan Efisiensi

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa kualitas biodiesel dari minyak jelantah mempunyai mutu yang baik untuk digunakan sebagai bahan

Nilai pembakaran dari bahan bakar adalah jumlah kalor yang dikeluarkan oleh satu satuan berat atau satu satuan volume bahan bakar yang bereaksi dengan oksigen ( O2). Untuk

Jenis alkohol yang digunakan pada transesterifikasi adalah metanol dengan perbandingan (minyak:metanol) adalah 5:1 b/b. Jenis katalis yang digunakan adalah NaOH 0,5%

Juga, biodiesel yang dihasilkan dari minyak, tidak peduli apakah itu adalah minyak nabati murni atau lemak hewan, biasanya lebih mahal daripada bahan bakar diesel 10 sampai 50

Pengdentifikasian masalah pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan iodin pada proses pembakaran motor diesel yang berbahan bakar biodiesel (waste cooking

Pembakaran adalah reaksi kimia antara komponen-komponen bahan bakar (karbon dan hidrogen) dengan komponen udara (oksigen) yang berlangsung sangat cepat, yang membutuhkan

Furnace berfungsi untuk memindahkan panas (kalor) yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar yang berlangsung dalam suatu ruang pembakaran (combustion chamber) ke