KEPUTUSAN
MENTERI PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN NOMOR : 84/MPP/Kep/3/1999
TENTANG
PENETAPAN KUOTA PERTUMBUHAN TEKSTIL DAN PRODUK TEKSTIL (KPt) TAHUN KUOTA 1999
UNTUK NEGARA TUJUAN AMERIKA SERIKAT, MASYARAKAT EROPA, NORWEGIA, KANADA DAN TURKI
SERTA KEMITRAAN DALAM EKSPOR TEKSTIL DAN PRODUK TEKSTIL MENTERI PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN RI,
Menimbang : bahwa dengan dimulainya Tahun Kuota 1999 untuk ekspor Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) ke negara tujuan Amerika Serikat, Masyarakat Eropa, Norwegia, Kanada dan Turki, maka perlu ditetapkan jumlah Kuota Tetap (KT) bagi Eksportir Terdaftar Tekstil dan Produk Tekstil Pengusaha Kecil dan Koperasi (ETTPT - PKK) yang bersumber dari Kuota Pertumbuhan (KPt) untuk masing-masing ETTPT yang memenuhi syarat.
Memperhatikan : 1. Undang-undang tentang Usaha Kecil No. 9 tahun 1995.
2. Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan No. 374/MPP/Kep/8/1998 tentang Ketentuan Ekspor Tekstil dan Produk Tekstil; 3. Keputusan Menteri Perindustrian dan
M E M U T U S K A N
Menetapkan : KEPUTUSAN MENTERI PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN TENTANG PENETAPAN KUOTA PERTUMBUHAN TEKSTIL DAN PRODUK TEKSTIL (KPt) TAHUN KUOTA 1999 UNTUK NEGARA TUJUAN AMERIKA SERIKAT, MASYARAKAT EROPA, NORWEGIA, KANADA DAN TURKI SERTA KEMITRAAN DALAM EKSPOR TEKSTIL DAN PRODUK TEKSTIL.
Pasal 1
Yang dimaksud dengan Eksportir Terdaftar Tekstil dan Produk Tekstil Pengusaha Kecil dan Koperasi (ETTPT PKK) adalah Eksportir Terdaftar Tekstil dan Produk Tekstil yang memiliki unit produksi yang berbadan hukum/Koperasi yang berskala kecil sesuai Undang-undang Usaha Kecil No. 9 Tahun 1995 Bab 3 Pasal 5 dan Bab 5 Pasal 20 tentang Pembinaan dan Pengembangan Dalam Bidang Usaha Kecil yang telah memenuhi persyaratan sesuai hasil penelitian Tim Pengkajian Kelayakan Pengusaha Kecil dan Koperasi untuk memperoleh Kuota Pertumbuhan Tahun 1999.
Pasal 2
Dalam rangka pembinaan dan pengembangan ETTPT-PKK, maka perlu ditetapkan Kuota Tetap bagi ETTPT-PKK yang bersumber dari Kuota Pertumbuhan (KPt) sebesar 6% dari Kuota Dasar.
Pasal 3
1. Jumlah perolehan KPt dihitung secara prorata kepada ETTPT-PKK yang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku sebagai berikut :
Jumlah KPt yang tersedia
Jumlah pemohon KPt yang memenuhi persyaratan Pasal 1 Keputusan ini 2. Jumlah KPt untuk masing-masing ETTPT-PKK Tahun Kuota 1999 adalah
sebagaimana terdapat dalam Lampiran Keputusan ini.
sebagaimana dimaksud pada ayat (2) Pasal 3 Keputusan ini ditangguhkan realisasinya.
4. Jumlah KPt pada ayat (3) Pasal 3 Keputusan ini dapat direalisasikan setelah perusahaan yang bersangkutan menyesuaikan data administrasi dan persyaratan lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk ETTPT-PKK.
5. Batas waktu penyesuaian administrasi dan persyaratan lainnya sebagaimana dimaksud pada ayat (3) Pasal 3 Keputusan ini sampai dengan akhir bulan April 1999.
6. Masa berlaku KPt sebagaimana dimaksud pada ayat (2) Pasal 3 Keputusan ini adalah sejak tanggal 1 Januari 1999 sampai dengan 31 Desember 1999.
7. Khusus alokasi KPt untuk ETTPT-PKK di Propinsi Bali ditetapkan sebesar 20% dari 6% Kuota Pertumbuhan dan alokasinya ditetapkan secara global oleh Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri melalui Kanwil Depperindag Propinsi Bali.
Pasal 4
1. ETTPT penerima KPt agar merealisasikan sendiri ekspor dari kuota yang diperoleh/dimilikinya dan tidak dapat menitipkan KPt yang diperoleh lebih dari 2 (dua) kategori per-negara kuota.
2. Untuk memaksimalkan pemanfaatan Kuota Tekstil dan Produk Tekstil, kepada ETTPT yang tidak dapat melaksanakan ekspor sendiri dari kuota yang diperoleh/dimilikinya baik yang bersumber dari KT, KPt, KSM, KSM-S, KSS, KF dan KP, ETTPT yang bersangkutan diwajibkan untuk melaksanakan kemitraan dengan ETTPT lain yang melaksanakan sendiri ekspornya dengan prinsip kerjasama yang saling menguntungkan dan melaporkan kepada Instansi Terkait.
Apabila setelah ditetapkannya Surat Keputusan ini terbukti terdapat kekeliruan, akan dilakukan revisi untuk penyempurnaannya.
Pasal 6
Ketentuan pelaksanaan dari Keputusan ini, akan diatur lebih lanjut dengan Surat Keputusan Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri.
Pasal 7
Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di : J a k a r t a Pada tanggal : Maret 1999 MENTERI PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN
REPUBLIK INDONESIA
RAHARDI RAMELAN Tembusan Keputusan ini
disampaikan kepada :
1.Sdr. DIRJEN PLN, DEPPERINDAG; 2.Sdr. IRJEN IKDK, DEPPERINDAG; 3.Sdr. Ketua BAPEBTI, DEPPERINDAG;
4.Sdr. KAKANWIL DEPPERINDAG daerah TPT; 5.Sdr. Dirut PT. (Persero) KBN Jakarta; 6.Sdr. Ketua SPOPDI Pulau Batam;