KSP Nasari gandeng BPR kembangkan layanan
Written by Artikel
Wednesday, 02 June 2010 13:24 - Last Updated Wednesday, 09 June 2010 20:06
JAKARTA Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Nasari mulai tahun ini merencanakan untuk mengembangkan pelayanan bagi masyarakat luas dengan menggandeng bank perkreditan rakyat (BPR) sebagai mitra kerja.
Sahala Panggabean, Ketua KSP Nasari, mengatakan meski melebarkan sayap pelayanan, usaha utama mereka tetap melayani pensiunan pegawai negeri sipil (PNS), TNI dan Polri sebagai anggota.
"Dalam kerja sama itu para mitra kami BPR akan melayani kredit untuk masyarakat, sedangkan KSP Nasari tetap padafungsinya melakukan kolekting kewajiban debitur setiap bulan," ujar Sahala Panggabean, kemarin.
Dengan memberi jasa layanan bagi pensiunan PNS, Polri dan TNI, koperasi simpan pinjam tersebut memiliki catatan tingkat pengembalian atau non performing loan (NPL) hampir 0%. Dengan manajemen yang solid, Sahala optimistis jenis layanan baru ini juga bisa
mengendalikan tingkat kegagalan pengembaliannya.
Adapun rencana pengembangan pelayanan tersebut akan dilakukan di seluruh daerah, karena KSP Nasari yang berpusat di Semarang hampir memiliki jaringan layanan di seluruh wilayah Indonesia.
Jaringan di Jawa
Pada tahap pertama layanan secara terbuka bagi masyarakat luas, katanya, ditargetkan untuk membuka jaringan layanan di Pulau Jawa. Setelah itu secara bertahap memperluas layanan ke luar Pulau Jawa.
Dia belum bersedia menyebut nama BPR yang sudah siap menjalin kerja sama dengan KSP Nasari. Jumlah BPR di seluruh Indonesia berdasarkan data Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) mencapai 1.700-an.
Sebelumnya jumlah anggota Perbarindo berada di atas angka 2.000, tetapi beberapa tahun ter-akhir turun jadi sekitar 1.700-an. Meski demikian Sahala juga tidak menyebut persentase anggota Perbarindo dalam rencana kerja sama itu.
"BPR yang akan bekerja sama dengan kami sudah menyatakan kesiapannya. Ini
memungkinkan karena kami menawarkan pola kerja sama dengan win-win solution serta win-win profit."
Saat ini KSP Nasari memiliki aset sekitar Rp250 miliar, sedangkan total pinjaman yang diberikan Rp203 miliar lebih.
KSP Nasari sebelumnya juga memperluas jangkauan layanan melalui jasa T-Remittance, yakni pembayaran gaji para tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia, Hong Kong, Thailand dan
Arab Saudi.
KSP Nasari gandeng BPR kembangkan layanan
Written by Artikel
Wednesday, 02 June 2010 13:24 - Last Updated Wednesday, 09 June 2010 20:06
Perluasan layanan ini merupakan bagian dari pencanangan lembaganya untuk meningkatkan layanan terhadap masyarakat umum yang telah berusia 11 tahun pada 31 Agustus.
Basis TKI yang tengah didata untuk masuk program tersebut berasal dari salah satu kantong di Jawa Tengah seperti Pati dan Cilacap. KSP Nasari rencananya merealisasi program tersebut pada tahun ini.
Adapun nasabah KSP Nasari saat ini mencapai 100.000 orang. Dengan perluasan jaringan layanan tersebut, jumlah debitur koperasi yang bermarkas di Semarang, Jawa Tengah itu dipastikan terus bertambah.
Sumber : Bisnis Indonesia