• Tidak ada hasil yang ditemukan

134145 AKJ 2005 10 04 Roadshow BI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "134145 AKJ 2005 10 04 Roadshow BI"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

NASKAH APA KABAR JOGJA

Judul : Inflansi 2005 Roadshow BI

Lokasi : Yogyakarta

Reporter & Camerawan : Aning dan Widi Tanggal Liptan : 4 oktober 2005

ACC Redaktur Narator Editor

1 Tingkat inflansi di DIY tahun 2005 ini/akan melampaui batas psikologis/yakni melewati 2 digit//dan lonjakan

tingkat inflansi tersebut terjadi sebagai dampak dari kenaikan harga bahan bakar minyak(BBM)//Demikian

prediksi Pemimpin Bank Indonesia Yogyakarta Djarot Sumartono dalam acara jumpa pers di Rumah makan

Pringsewu jl.magelang/senin kemarin//Hadir dalam jumpa pers tersebut/jajaran BI Yogya/serta wakil dari

berbagai bank yang juga turut serta dalam acara roadshow didaerah sentra Industri pembuatan Tahu di desa

krapyak/Margo agung/Seyegan Sleman// yang tergabung dalam usaha kecil menengah(UKM)//Kuatnya tekanan

kenaikan harga BBM di Yogyakarta/tercermin dari inflansi IHK pada triwulan laporan//Berdasarkan data

sementara indeks harga konsuman september 2005/laju inflansi triwulan III tahun 2005 di perkirakan mencapai

3,23 persen//Sementara dari sisi penawaran tekanan inflansi berasal dari faktor harga kenaikan BBM/pelemahan

nilai tukar rupiah/dan mulai melambatnya suku bunga perbankan//Sedangkan dari sisi permintaan/Inflansi di

pengaruhi oleh faktor musiman/dimana pada tiap triwulan ketiga dimulainya tahun ajaran baru yang bertepatan

dengan masa liburan sehingga mendorong tingginya permintaan barang dan jasa//

---Statement:Djarot Sumartono(Pemimpin Bank Indonesia Yogyakarta)---

Kenaikan harga BBM sebesar rata-rata seratus persen pasti akan memukul sendi-sendi ekonomi yang ada di

Indonesia/khususnya bagi masyarakat menengah kebawah//Rentetan masalah ini akan melahirkan

masalah-masalah ekonomi baru/misalnya kenaikan harga barang dan bahan-bahan pokok pangan/pengangguran dan

meningkatnya hutang perusahaan//Memburuknya kinerja sektor swasta akibat kenaikan harga BBM ini akan

menjadi bukti berlakunya hukum causality atau hubungan timbal balik antara sektor keuangan pemerintah

kepada keuangan perusahaan//jika fenomena ini terjadi dalam jangka panjang maka akan menghasilkan suatau

kondisi yang sangat parah/bahkan bisa menjadi stimulan untuk terjadinya krisis jilid II// Alokasi Bugdet yang

salahmencapai 42 %/yang di sebabkan tiga hal yang kurang di cermati/yaitu adanya kesalahan dari pengeluaran

yang yang tidak menghasilkan pajak baru/menghasilkan pajak baru tapi tidak bisa untuk mengambilnya/dan di

Referensi

Dokumen terkait

Judul Skripsi : Dampak Pengumuman Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Terhadap Return dan Volume Perdagangan Saham Pada Perusahaan Sektor Pertambangan Di Bursa

Judul Skripsi : Dampak Pengumuman Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Terhadap Return dan Volume Perdagangan Saham Pada Perusahaan Sektor Pertambangan Di Bursa

Djarot juga menjelaskan / pegawai dan karyawan KBI Yogyakarta tidak harus melaksanakan kurban di. lingkungan perumahan BI // Namun ada juga yang melaksanakannya dilingkungan

MUDA DI YOGYAKARTA / AGAR PADA SAAT BERPUASA BISA MENGISI WAKTU LUANG YANG ADA DENGAN BERBAGAI KEGIATAN YANG POSITIF ///.. NEWS READER : JOGJA ONTHEL

sedikit menyinggung tentang penyerapan konsumen terhadap produk honda / chandra mengatakan hampir 58 persen // Namun demikian untuk kondisi setelah kenaikan BBM / pihaknya belum

Berkat Ridho Nya, peneliti akhirnya mampu menyelesaikan tugas proposal penelitian yang berjudul " Dampak Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak (Bbm) Terhadap Sembilan Bahan

Kesimpulan Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak BBM subsidi memiliki dampak yang signifikan pada beberapa aktivitas perekonomian di Indonesia, terutama terkait dengan tarif transportasi

Proposal skripsi ini membahas dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) terhadap harga sembako dan minat belanja masyarakat di pasar tradisional Rau Trade