Ass.../ Rangkaian informasi dari Tanah Air/ terangkai dalam Fokus siang/ di kesempatan Selasa, 24 November 2009// Kali ini bersama saya …....// Dan berikut informasi selengkapnya//
Hendardi: Penjelasan SBY Tidak Membuat Skandal KPK Terselesaikan
Sahabat MQ/ Tanggapan Presiden SB Yudhoyono atas rekomendasi Tim Delapan/ sama sekali tidak membuat skandal politik kriminalisasi Pimpinan KPK, terselesaikan// SBY kembali mengoper persoalan ini kepada institusi Polri dan Kejaksaan/ karena SBY tidak mau mengambil risiko// Ketua BP Setara Institute, Hendardi mengatakan/ Sikapnya yang tidak tegas dan berlindung pada alasan 'bukan kewenangan Presiden'/ dianggap telah mengecewakan publik/ dan membuat orang bebas menafsirkan sendiri sikap Presiden// dilansir kompas.com/ Hendardi berpendapat/ Presiden SB Yudhoyono lebih sibuk dan memilih "menjawab" secara prematur/ tentang bergulirnya Hak Angket Century yang besar kemungkinan akan mengancam secara langsung legitimasi kekuasaannya/// Kompas.com
Pidato Mengambang, Presiden Tak Mengerti Bahasa Rakyat
Pengamat politik dari Reform Institute Yudhi Latief menyerukan/ agar seluruh rakyat Indonesia bersatu/ untuk ikut melawan Presiden SBY// Pasalnya/ Presiden dianggap tidak mengerti bahasa rakyat// Yudhi Latief mengatakan/ susah mengharapkan Presiden/ karena Presiden sendiri menjadi bagian dari persoalan tersebut// Yudhi menambahkan/ pidato mengenai sikapnya terkait rekomendasi Tim 8 betul-betul mengecewakan// Momen yang seharusnya digunakan Presiden untuk menjawab kebingungan rakyat/ tapi ternyata hal tersebut disia-siakan// Seperti dilansir kompas online/ Untuk itu Yudhi mengharapkan atas nama masyarakat/ mereka akan berjuang menggoyang posisi SBY// Pasalnya/ Presiden yang tidak mengerti bahasa rakyat/ dianggap tidak bisa memimpin negara ini lebih lama lagi/// Kompas
Audit BPK Kurang Menggigit By Republika Newsroom
Selasa, 24 November 2009 pukul 05:13:00
Sahabat MQ/ Pengamat ekonomi Fadhil Hasan menilai/ hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)/ dalam kasus Bank Century yang diserahkan ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI/ kurang meyakinkan sebagai vonis kasus di Bank Century// Fadhil mengatakan/ hasil yang diserahkan BPK/ Kurang menggigit untuk dapat dijadikan pertimbangan/ atas kasus Bank Century tersebut// Namun Fadhil tetap menilai/ audit BPK tersebut memberi petunjuk kuat/ bahwa Bank Indonesia (BI)/ dan Keputusan Komite Kebijakan Sektor Keuangan (KKSK)/ tidak tepat dalam menyelamatkan Bank Century// Republika online melansir/ Fadhil juga menengarai/ ada indikasi BI telah mempersiapkan peraturan guna melaksanakan penyelamatan Bank Century/// republika
BI: Hasil Audit Century Belum Sesuai Fakta
permasalahan yang sesungguhnya// Direktorat Perencanaan Strategis dan Humas Dyah NK Makhilani mengatakan/ pihak telah memberikan seluruh data dan informasi yang diperlukan oleh BPK// BI juga sudah memberikan penjelasan maupun klarifikasi/ atas kebijakan maupun tindakan dalam penanganan Bank Century// Seperti dilansir inilah.com Dyah menjelaskan/ harus dilihat dalam konteks penyelamatan sistem keuangan/ perbankan/ dan perekonomian secara keseluruhan/ yang pada periode berikut tersebut diambang krisis/// Inilah.com
Pelajar Mahasiswa Sumbawa Tolak Newmont Selasa, 24 November 2009 | 09:32 WIB
Sahabat MQ/ Kecewa terhadap pemerintahan Bupati Sumbawa/ Jamaluddin Malik dan Wakil Bupati, Muhammad Jabir/ sekitar 50 pemuda pelajar dan mahasiswa di Samawa/ melakukan unjuk rasa// Aksi digelar bersama di perempatan jalan selatan Asrama Samawa// Melalui selebaran pengunjuk rasa meminta Pemerintah Kabupaten Sumbawa meninjau kembali rencana eksplorasi dan eksploitasi tambang oleh PT Newmont Nusa Tenggara di kawasan Dodo Rinti// Kordinator Lapangan Forum Komunikasi Pemuda Pelajar Mahasiswa Samawa Saifuddin Maliagung mengatakan/ Newmont merupakan sumber bencana lingkungan dan alam/ Karenanya mereka meminta dilakukan kaji ulang guna melindungi kearifan lokal/ serta menagih konsistensi terhadap pencanangan gerakan hijau se dunia// Dilansir Tempointeraktif/ Pengunjuk rasa semula akan mendatangi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Nusa Tenggara Barat di Jalan Udayana// Namun karena tidak menyampaikan permakluman terlebih dahulu kepada polisi/ akhirnya aksi dibatalkan/// Tempointeraktif