• Tidak ada hasil yang ditemukan

Efektivitas Model Problem Based Learning dan Project Based Learning terhadap Peningkatan Higher Order Thinking Skills Pola Divergen Peserta Didik SMA pada Konsep Pencemaran Lingkungan.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Efektivitas Model Problem Based Learning dan Project Based Learning terhadap Peningkatan Higher Order Thinking Skills Pola Divergen Peserta Didik SMA pada Konsep Pencemaran Lingkungan."

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

MAESAROH: Efektivitas Model Problem Based Learning dan Project Based Learning terhadap Peningkatan Higher Order Thinking Skills Pola Divergen Peserta Didik SMA pada Konsep Pencemaran Lingkungan. Tesis. Yogyakarta: Program Pascasarjana, Universitas Negeri Yogyakarta, 2015

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: 1) efektivitas model pembelajaran (PBL, PjBL, dan ekspositori) terhadap peningkatan HOTS keseluruhan; 2) efektivitas model pembelajaran (PBL, PjBL, dan ekspositori) terhadap peningkatan HOTS spesifik (menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta); serta 3) efektivitas model pembelajaran (PBL, PjBL, dan ekspositori) terhadap peningkatan HOTS pola konvergen dan divergen.

Penelitian ini merupakan quasi eksperimen dengan pretest-posttest control group design. Populasi penelitian adalah semua peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Jetis, Bantul, Yogyakarta. Data diperoleh dengan tes untuk mengukur hasil belajar keterampilan berpikir tingkat tinggi peserta didik, dan dianalisis menggunakan Analysis Covariance (ANCOVA) dengan taraf signifikansi sebesar 0,05.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) model pembelajaran (PBL, PjBL, dan ekspositori) efektif terhadap peningkatan HOTS keseluruhan dengan nilai posttest tertinggi pada kelas PjBL, PBL, dan terendah ekspositori; 2) model pembelajaran (PBL, PjBL, dan ekspositori) efektif terhadap peningkatan HOTS spesifik (mencipta) dengan nilai posttest tertinggi pada kelas PjBL, ekspositori dan terendah PBL; serta 3) model pembelajaran (PBL, PjBL, dan ekspositori) efektif terhadap peningkatan HOTS pola divergen dengan nilai posttest tertinggi pada kelas PBL, ekspositori, dan terendah PjBL. Secara keseluruhan dapat dinyatakan bahwa penggunaan model PBL dan PjBL dapat meningkatkan HOTS pola divergen pada konsep pencemaran lingkungan.

(2)

ABSTRACT

MAESAROH: The Effectiveness of Problem Based Learning Model and Project Based Learning Model to Improve Higher Order Thinking Skills Divergent Pattern in Senior High School Students on the Environmental Pollution Concept. Thesis. Yogyakarta: Graduate School, Yogyakarta State University, 2015.

The aims of this study were to investigate: 1) the effectiveness of learning model (PBL, PjBL, and expository) to improve overall HOTS; 2) the effectiveness of learning model (PBL, PjBL, and expository) to improve specific HOTS (analyze, evaluate, and create); and 3) the effectiveness of learning model (PBL, PjBL, and expository) to improve HOTS convergent and divergent patterns.

This study was a quasi-experimental using the pretest-posttest control group design. The research population are grade X students of SMA Negeri 1 Jetis, Bantul Yogyakarta. The data were collected through a test of higher order thinking skills. The data were analyzed by using the Analysis of Covariance (ANCOVA) with significance level 0.05.

The results of the study are: 1) model of learning (PBL, PjBL, and expository) effective to improve the overall HOTS with the highest result of posttest is PjBL, PBL, and the lowest is expository model; 2) model of learning (PBL, PjBL, and expository) effective to improve the specific HOTS (create skills) with the highest result of posttest is PjBL, expository, and the lowest is PBL; and 3) model of learning (PBL, PjBL, and expository) effective to improve HOTS of divergent pattern with the highest result of posttest is PBL, expository, and the lowest is PjBL. Therefore it can be concluded that using PBL and PjBL model is effective to improve the higher order thinking skills of divergent pattern in senior high school students on the environmental pollution concept.

Referensi

Dokumen terkait

Jika materi pembelajaran relevan dengan HOTS, materi diharapkan dapat mengembangkan karakter tersebut untuk melatih keterampilan berpikir pada peserta didik.. Rasa ingin tahu

dibandingkan dengan materi yang dicakup soal bentuk uraian; dapat mengukur jenjang kemampuan berpikir tingkat tinggi (analisis, evaluasi, mencipta) yang umumnya sulit

Artikel yang diperoleh dikelompokkan menjadi 2 jenis dalam pembahasannya, Pertama yaitu artikel yang variabel terikatnya keterampilan berpikir kreatif, keterampilan

Data yang dianalisis pada penelitian ini adalah (1) data keterampilan bertanya peserta didik pada siklus I dan siklus II yang diperoleh melalui pengamatan menggunakan lembar

Selain berpikir kritis indikator keterampilan berpikir tingkat tinggi juga harus mencakup keterampilan berpikir kreatif. Telah dijelaskan pada saat triangulasi sumber

Dengan melibatkan analisis kebutuhan, analisis materi dan analisis keterampilan berpikir tingkat tinggi peserta didik, guru fisika dapat mengembangkan program pembelajaran yang sesuai

Pengukuran keterampilan berpikir tingkat tinggi yang dilakukan dalam pembelajaran fisika menggunakan instrumen tes pilihan ganda diperluas atau tes uraian yang bersesuaian dengan aspek

Soal-soal HOTS merupakan instrumen pengukuran yang digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi,yaitu kemampuan berpikir yang tidak sekedar mengingat,menyatakan