• Tidak ada hasil yang ditemukan

Chapter 24 Brigham & Daves (2004) Bankruptcy, Reorganization, and Liquidation

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Chapter 24 Brigham & Daves (2004) Bankruptcy, Reorganization, and Liquidation"

Copied!
34
0
0

Teks penuh

(1)

24 - 1

Chapter 24

Brigham & Daves (2004)

Bankruptcy, Reorganization,

and Liquidation

(2)

24 - 2

Bandi, 2012 Intr FM FE UNS

2

MIND SET: BUKU Intermediate Financial Management

Penilaian Korporasi Konsep Fundamental 1 Keputusan Investasi Kep. Pendanaan Strategis Manajemen Modal Kerja 2 3 4 6 Topik Khusus: derivatif, merjer Kep. Penda-naan Taktis K e u a n g a n 5

Meningkatkan Nilai Perusahaan

7

(3)

24 - 3

Proses Tekanan Finansial

Hukum Kebangkrutan Federal

Reorganisasi

Likuidasi

CHAPTER 24

Bankruptcy, Reorganization,

and Liquidation

(4)

24 - 4

Faktor Ekonomik

Kelemahan industri Lokasi/produk jelek

Faktor Financial

Terlalu banyak utang Modal tidak cukup

Kebanyakan kegagalan terjadi disebabkan oleh sejumlah faktor kombinasi yang membuat bisnis tak dapat berlanjut.

Apa yang menyebabkan kegagalan

Bisnis?

(5)

24 - 5

Sejumlah besar bisnis gagal tiap tahun, tetapi jumlah dalam satu tahun blm

pernah menjadi persentasi besar dari populasi bisnis total.

Tingkat kegagalan bisnis telah cenderung berflunktuasi tergantung keadaan

perekonomian.

Apakah kegagalan bisnis sering

terjadi?

(6)

24 - 6

Kebangkrutan lebih sering terjadi di antara perusahaan kecil.

Perusahaan besar cenderung mendapat bantuan lbh besar sumber daya eksternal unt menghindari kebangkrutan,

sebab dampaknya yg lbh besar atas perekonomian.

Apakah ukuran perusahaan, besar atau

kecil, sama dalam kegagalan bisnis?

(7)

24 - 7

Apakah problema temporer (ketidak-cukupan teknikal) atau problema

permanen yang disebabkan oleh nilai aset di bawah kewajiban utang (ketidak-cukupan dlm kebangkrutan)?

Siapa yg seharusnya menderita kerugian?

Apakah perusahaan lbh baik meneruskan beroperasi atau dilikuidasi?

Isu kunci apa yg harus dihadapi

manajer dlm proses tekanan finansial?

(8)

24 - 8

Haruskah perusahaan memilih

bankrut, atau mencoba untuk

menggunakan prosedur informal?

Siapa yg akan mengontrol

perusahaan selama likuidasi atau

reorganisasi?

(9)

24 - 9

Reorganisasi Informal

Likudasi Informal

Mengapa remidi informal mungkin lbh dipilih untuk kebangkrutan formal?

Perusahaan seperti apa yg cocok bagi remidi informal?

Remidi Informal apa yg tersedia untk

perusahaan dlm tekanan finansial?

(10)

24 - 10

Workout: Rencana reorganisasi informal sukarela.

Restrukturisasi: istilah utang sekarang direvisi unt memudahkan kemampuan perusahaan unt membayar.

Extension: Kreditor menunda tanggal

pembayaran bunga/ pokok yang disyaratkan, atau keduanya. Kreditor lbh memilih ekstensi sebab mereka pd akhirnya dpt menerima

pembayaran penuh

Terminologi Kebangkrutan Informal

(11)

24 - 11

Composition: Kreditor scr sukarela

menurunkan klaim tetap mereka atas debitor dengan menerima jumlah pokok yg lbh rendah atau menerima ekuitas dlm pembayaran utang yg ringan (lieu of debt repayment).

Assignment: Prosedur informal untuk

melikuidasi aset perusahaan.

Aset debitor dipindahkan ke pihak ketiga, disebut trustee atau assignee, dan

(12)

24 - 12

Chapter 11: Pedoman reorganisasi Bisnis.

Chapter 7: Prosedur likuidasi.

Trustee:

Dipilih unt mengontrol perusahaan ketika

manajemen yang ada tidak kompeten atau terjadi kecurangan.

Digunakan hanya dlm keadaan tidak biasa.

Jelaskan Istilah berikut terkait

peraturan Kebangkrutan U.S.

(13)

24 - 13

Voluntary bankruptcy

: Petisi

kebangkrutan dlm pengadilan federal

oleh manajeman pershn yg mengalami

tekanan keuangan.

Involuntary bankruptcy

: Petisi

kebangkrutan dlm pengadilan federal

oleh kreditor pershn yg mengalami

(14)

24 - 14

Informal Reorganization

:

Lebih murah

Relatif sederhana

Mungkin mengijinkan kreditor unt menutup lbh banyak uang dan lbh cepat.

Apa perbedaan antara Reorganisasi

informal dan Reorganisasi dalam

Kebangkrutan?

(15)

24 - 15

Reorganisasi dlm Kebangkrutan

Menghindari problema

holdout

.

Disebabkan oleh provisi

automatic

stay

, menghindari problema penarikan

shm biasa (common pool).

Pembayaran bungan dan pokok bisa

ditunda tanpa denda hingga rencana

reorganisasi terwujud

.

(16)

24 - 16

Mengijinkan pershn menerbitkan

pendanaan debtor in possession (DIP).

Memberi debitor hak eksklusif unt

memasukkan rencana reorganisasi yg direncanakan unt persetujuan dari

pihak-pihak yang terlibat.

Menurunkan problema fraudulent

conveyance.

Cramdown jika mayoritas dlm tiap

(17)

24 - 17

Tipe baru reorganisasi

Mengkombinasikan manfaat reorganisasi formal maupun informal.

Menghindari problema berlarut-larut (holdout) Klaim kreditor di muka (Preserves)

Penanganan pajak yang menguntungkan.

Persetujuan pd rencana dicapai dari kreditor

sebelum mengajukan (to filing) unt kebangkrutan. Rencana diajukan dengan petisi kebangkrutan.

(18)

24 - 18

Kreditor luar (Secured creditors). Biaya administrasi Trustee.

Biaya yang terjadi setelah likuidasi wajib (involuntary case) mulai tetapi sebelum trustee setuju.

Upah pekerja yg harus dibayar dlm 3

bulan sebelum mengajukan likuidasi (to

filing).

Buatlah Daftar Prioritas Klaim dalam

Peraturan Likuidasi Chapter 7.

(19)

24 - 19 Kontribusi kpd rencana natura karyawan yg

blm dibayar yg harus hrs dibayar dlm 6 bulan sebelum mengajukan likuidasi.

Klaim tak terjamin (Unsecured) unt simpanan pelanggan.

Pajak yg harus dibayar.

Kewajiban rencana pension blm terdanai (Unfunded pension plan).

Kreditor (tak terjamin/unsecured) umum. Pemegang saham Preferen.

(20)

24 - 20

Data Ilustrasi Likuidasi

(millions of $)

Klaim kreditor:

Utang dagang $10.0

Utang wesel 5.0

Utang gaji 0.3

Utang pajak Federal 0.5

Utang pajak State &local 0.2

First mortgage 3.0

Second mortgage 0.5

Subordinated debentures* 4.0

$23.5

*Subordinated to notes payable.

(21)

24 - 21

Hasil dari likuidasi:

Dari aset lancar $14.0

Dari aset tetap* 2.5

Total penerimaan $16.5

* Seluruh aset tetap dijaminkan sbg sbg

(22)

24 - 22

Creditor Claim Distribution Unsatisfied

Accrued wages $0.3 $0.3 $0.0 Federal taxes 0.5 0.5 0.0 Other taxes 0.2 0.2 0.0 First mortgage 3.0 2.5 0.5 Second mortgage 0.5 0.0 0.5 $4.5 $3.5 $1.0

Notes: (1) First mortgage receives entire proceeds from sale of fixed assets, leaving $0 for the second mortgage.

(2) $16.5 - $3.5 = $13.0 remains for distribution to general creditors.

Distribusi Prioritas

(millions of $)

(23)

24 - 23

Remaining Initial Final Percent Creditor GC Claim Distrib.a Amountb Received

Accounts payable $10.0 $6.500 $6.500 65.0% Notes payable 5.0 3.250 5.000 100.0 Accrued wages 0.0 0.300 100.0 Federal taxes 0.0 0.500 100.0 Other taxes 0.0 0.200 100.0 First mortgage 0.5 0.325 2.825 94.2 Second mortgage 0.5 0.325 0.325 65.0 Sub. deb. 4.0 2.600 0.850 21.2 $20.0 $13.000 $16.500

Distribusi Kreditor Umum (millions of $)

a Pro rata amount = $13/$20 = 0.65.

b Includes priority distribution and $1.75 transfer from

(24)

24 - 24

Scr normal, kebangkrutan dimotivasi

oleh problema finansial yg serius.

Namun, beberapa perusahaan tlh

menggunakan proceeding

kebangkrutan unt tujuan lain:

Unt memecah kontrak gabungan (union contracts) Unt mempercepat persetujuan kewajiban

(25)

24 - 25

Kritik yg muncul bhw peraturan kebangkurtan kini (1978) kurang tepat.

Tll banyak nilai terkuras oleh pengacara, manajer, dan trustees.

Pershn yg tdk memiliki harapan bertahan,

meninggalkan kepentingan kreditor ketika likuidasi terjadi.

Perusahaan dlm kebangkrutan dpt berpengaruh buruk dlm industri.

Beberapa Kritik tentang Peraturan

Kebangkrutan

(26)

24 - 26

Ektensi Chapter 24

MDA unt memprediksi kebangkrutan

Kegagalan bisnis sekarang

(27)

24 - 27

Multiple discriminant analysis (MDA) adl teknik statisstik sama seperti regresi berganda.

Ia mengidentifikasi karakteristik perusahaan yg mengalami kebangkrutan di waktu lampai.

Berikutnya, data dari perusahaan yg ada dpt dimasukkan ke dlm model unt menilai

kemungkinan kebangkrutan di waktu mendatang.

Apa yg dimaksud MDA, Bagaimana ia

dapat digunakan untuk Memprediksi

(28)

24 - 28

Asumsikan anda memiliki data data

1997 untuk 12 perusahaan berikut:

Rasio lancar (Current ratio/CR) Rasio utang (Debt ratio/DR)

Enam perusahaan (ditandai dg Xs)

tlh bangkrut di tahun 1998

sedangkan enam (ditandai dengan

titik-titik) masih solvent.

Ilustrasi MDA

(29)

24 - 29 Current Ratio Debt Ratio

.

.

.

.

. .

X X X X X X Discriminant Boundary Bankrupt Firms Solvent Firms (More...) = Solvent X = Bankrupt

.

(30)

24 - 30

Batas diskriminan (

discriminant

boundary

, atau

garis Z)

, scr statistik

memisahkan perushaan bangkrut

deng solvent.

Catatan bhw dua perusahaan salah

dikelompokkan oleh program MDA:

Satu perusahaan jth pada sisi

solvent (kiri) dan satu perusahaan

solvent jatuh pada sisi bankrut

(kanan).

(31)

24 - 31

Asumsikan persamaan unt garis

batas (boundary line)

Z = -2 + 1.5(Current ratio) - 5.0(Debt ratio).

Berikutnya, jk Z = -1 samapi +1, masa

depatn perusahaan tidak pasti. Jk Z >

1, bankruptcy tidak mungkin; jk Z <

-1, bankruptcy mungkin terjadi.

(32)

24 - 32

Anggap Pershn S memiliki CR = 4.0

dan DR = 0.40. maka,

Menggunakan MDA unt Memprediksi

Kebangkrutan

Z = -2 + 1.5(4.0) - 5.0(0.40) = +2.0,

Dan perusahaan tdk mungkin bangkrut

.

Anggap persh B memiliki CR = 1.5

dan DR = 0.75. maka,

Z = -2 + 1.5(1.5) - 5.0(0.75) = -3.5,

(33)

24 - 33

Model prediksi kebangkrutan yang

paling terkenal adl Edward Altman’s

five factor model.

Model tsb cenderung bekerja relatif

baik, tetapi hanya untuk waktu dekat

Sampel historikal lebih mirip dg

perusahaan yg dievaluasi, mrp prediksi

yg lebih baik.

(34)

24 - 34

Intermediate FM UNS 2013

Referensi

Brigham, Eugene F. dan Louis C. Gapenski. 2004.

Financial Management: Theory and Practice. Eighth

Edition. USA: The Dryden Press Tambahan:

Ross, Stephen A.; Randolph W. Westerfield; Jeffrey Jaffe. 2008. Modern Financial Management, 8th. edition.

Singapore: McGraw-Hill.

Jones, C. P. 2007. Investments: Analysis and

Management, 10th. edition. Singapore: John Willey &

Sons.

Referensi

Dokumen terkait

Sadock dan Sadock (2010) juga menegaskan bahwa kejadian cemas dan depresi pada perempuan lebih banyak dibandingkan pada pasien diabetes melitus laki-laki, dari

Kurikulum dalam suatu program studi merupakan mesin pendidikan yang akan memproses mahasiswa sebagai bahan baku untuk menghasilkan sarjana atau produk dari

Di lain pihak, upaya yang dibuat oleh Swisscontact, Nestlé, Kirana Megatara, dan Kalimajari berhasil meningkatkan produktivitas kakao, kopi, dan karet, karena keempat pelaku

Solusi perbaikan yang diusulkan untuk minimasi atau eliminasi waste yang terjadi adalah pemberian alat bantu material handling untuk aktivitas dalam satu departemen

Sesuai dengan permasalahan dalam penelitian ini, maka melalui metode deskriptif diharapkan dapat mendeskripsikan atau memberi gambaran mengenai Analisis Pelaksanaan

Dengan berbagai konsep dapat kita kelola PT yang kita cintai ini, yang paling penting integritas dan komitmen kita untuk memajukan PT, sebagai bentuk pengabdian kita dalam

Pengumpulan, analisis &amp; diseminasi/komunikasi data kesehatan (data penyakit) dan data keselamatan (data kecelakaan) spesifik untuk populasi pekerja berisiko dengan

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apakah ekspektasi pasar terhadap laba di masa yang akan datang sebagaimana tercermin dalam return saham, semakin medekati