• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT DENGAN MENGGUNAKAN PGPR PADA TANAMAN CABAI RAWIT (capsicum frutescensl.)di DESA POLAGAN kec. GALIS kab.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT DENGAN MENGGUNAKAN PGPR PADA TANAMAN CABAI RAWIT (capsicum frutescensl.)di DESA POLAGAN kec. GALIS kab."

Copied!
6
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar  2.  Tanaman  cabai  rawit  terkena  hama dan penyakit.

Referensi

Dokumen terkait

Pengaruh konsentrasi pupuk probiotik NOPKOR terhadap tingkat produksi tanaman cabai rawit dapat dilihat dalam parameter jumlah buah, berat basah, dan berat kering cabai rawit dalam

Budidaya cabai rawit terkendala dengan cuaca yang berubah-ubah, biaya pengelolaan dan harga peptisida, serta serangan berbagai hama dan penyakit. Penelitian ini

dalam penggunaan jaring ini dapat diperoleh beberapa jenis serangga hama insecta tanaman cabai rawit baik yang menguntungkan maupun yang merugikan tanaman cabai di Desa Sisarahili

KESIMPULAN Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan lama perendaman benih cabai rawit pada larutan PGPR asal akar bambu berpengaruh sangat nyata terhadap

KESIMPULAN Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan dan penelitian di laboratorium, maka dapat disimpulkan bahwa penyakit yang terdapat pada tanaman cabai rawit di kebun Gaga Semanan

Kesimpulan Adapun kesimpulan pada penelitian ini adalah jumlah kromosom cabai rawit 2n=2x=24, analisis kromosom pada bagian akar maristematis pada tanaman cabai rawit dengan pemberian

Penelitian tentang penggunaan aerator dalam pembuatan pupuk hayati bakteri penambah pertumbuhan tanaman (PGPR) dan pengendalian penyakit antraknosa pada tanaman cabai

Penelitian ini menganalisis pengaruh sistem tumpang sari tanaman jagung manis terhadap pertumbuhan dan hasil produksi tanaman cabai