• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENATAAN KAWASAN PENGGAL JALAN PEMUDA DENGAN KONSEP CITYWALK DI KOTA SEMARANG - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENATAAN KAWASAN PENGGAL JALAN PEMUDA DENGAN KONSEP CITYWALK DI KOTA SEMARANG - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

TA 122/44

PENATAAN KAWASAN PENGGAL JALAN PEMUDA DENGAN KONSEP CITY WALK

| ERY AYUNINGTIYAS-L2B009064 61 BAB IV

BATASAN DAN ANGGAPAN

4.1 BATASAN

Batasan-batasan yang diterapkan dalam perencanaan penataan Kawasan penggal Jalan

Pemuda Semarang adalah :

1. Perencanaan penataan dan pengembangan kawasan memiliki acuan untuk masa yang

akan datang dengan bertitik tolak pada eksisting yang ada serta analisa terhadap

perkembangan dan kebutuhan kawasan di masa yang akan datang.

2. Ruang lingkup perencanaan berada pada batas antara Gedung Lawang Sewu sampai

sebelum Jembatan Berok

3. Pembahasan landasan program perencanaan dan perancangan arsitektur yang berkaitan

dengan pendekatan program dan besaran ruang didasarkan pada eksisting data dari hasil

survey lapangan (kebutuhan ruang terbuka, fasilitas perdagangan, ruang parkir, ruang

terbuka), studi literature (fasilitas penunjang dan fasilitas umum) dan studi kasus untuk

pendekatan kebutuhan elemen-elemen sebagai tampilan pedestrian mall.

4. Jenis kegiatan atau aktivitas yang diwadahi dalam kawasan disesuaikan dengan fungsi

kawasan

5. Permasalahan di luar disiplin ilmu arsitektur, seperti masalah yang berkaitan dengan

manajemen dan perekonomian kawasan tidak dibahas secara mendalam

6. Sebagai pedoman perencanaan (lokasi) adalah RDTRK Semarang tahun 2010 -2030

serta peraturan-peraturan setempat.

4.2 ANGGAPAN

Anggapan yang digunakan dalam perancangan Kawasan penggal Jalan Pemuda adalah :

1. Data yang dianggap telah memenuhi syarat sesuai dengan hasil analisa terhadap

perkembangan dan kebutuhan kawasan

2. Koordinasi sektoral dilaksanakan oleh Dinas Tata Kota dan Perumahan Semarang.

3. Dianggap tidak ada masalah dengan daya dukung tanah.

4. Jaringan-jaringan tersedia di lokasi dan dapat dikembangkan.

5. Penyediaan kebutuhan luas lahan rencana penataan kawasan dianggap tidak ada

masalah, sesuai dengan hasil analisa terhadap data eksisting kawasan dan

perkembangannya.

6. Aspek-aspek pembangunan dan penguasaan tanah dapat dilaksanakan oleh pemerintah

(2)

TA 122/44

PENATAAN KAWASAN PENGGAL JALAN PEMUDA DENGAN KONSEP CITY WALK

| ERY AYUNINGTIYAS-L2B009064 62 7. Dianggap tidak ada masalah terkait dengan pembebasan lahan.

8. Dianggap pemerintah memiliki biaya yang cukup untuk merencanakan, mendesain dan

Referensi

Dokumen terkait

Dari pola persebaran tempat tinggal responden yang ada serta berdasarkan pola pergerakan masyarakat Semarang, maka ditetapkan 4 rute angkutan khusus yang bertitik tolak

Memberikan usulan perencanaan urban desain berupa kebutuhan-kebutuhan baik fisik maupun non fisik yang diperlukan pada kawasan alun-alun Banjarnegara untuk mendukung kawasan

Dari data - data yang telah terkumpul, dilakukan identifikasi dan analisa untuk memperoleh gambaran yang cukup lengkap mengenai karakteristik dan kondisi yang

PENATAAN PENGGAL JALAN PEMUDA PECINAN MAGELANGi. DENGAN KONSEP

Pihak Kesbanglinmas Kota Magelang; Bappeda Kota Magelang; Dinas Pekerjaan Umum; Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan Dan Pariwisata Kota Magelang; dan segenap

Karakteristik Ruang Gang Baru Pecinan Semarang, Tesis Program Pasca Sarjana (Tidak Dipublikasikan), Universitas Diponegoro Semarang.. Danisworo, Muhammad.1991.Teori

Oleh karena itu perlu dilakukan perancangan penataan kawasan Kanal Banjir Barat dengan penekanan desain waterfront city sehingga dapat tercipta kawasan tepi sungai yang hidup dan

Penelitian ini ingin mengetahui bagaimana pola perkembangan dan perubahan fungsi ruang (space use) pada Kawasan Perdagangan Johar Semarang serta mengidentifikasi pengaruh