• Tidak ada hasil yang ditemukan

T BIO 1201395 Abstract

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "T BIO 1201395 Abstract"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Rifaatul Muthmainnah, 2014

Analisis Pedagogical Content Knowledge Guru dan Implementasinya dalam Pembelajaran Sistem Hormon

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

ABSTRAK

Penelitian dilakukan untuk mendeskripsikan gambaran pedagogical content knowledge (PCK) guru biologi SMA dalam pembelajaran sistem hormon. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Subjek penelitian adalah satu kelompok guru yang tergabung dalam MGMP (musyawarah guru mata pelajaran) biologi kota Cimahi. Gambaran PCK dilihat dari lima komponen yaitu orientasi mengajar sains, tujuan pembelajaran, konsep yang dipilih, strategi pembelajaran, dan asesmen yang digunakan dalam pembelajaran sistem hormon. Gambaran PCK dijaring melalui soal essay beralasan yang dikembangkan dari indikator PCK, rencana pembelajaran sistem hormon yang dibuat guru, video pelaksanaan pembelajaran dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan gambaran PCK guru dalam merencanakan pembelajaran sistem hormon. Tujuh orang guru umumnya berada pada tipe growing. Guru tipe growing cukup fleksibel dalam menyusun tujuan pembelajaran dengan mempertimbangkan kebutuhan keseharian siswa. Dua orang guru lainnya berada pada tipe pra. Guru tipe pra menyusun tujuan pembelajaran yang berfokus pada penguasaan materi yang bersifat hafalan. Umumnya strategi pembelajaran yang disusun oleh guru dengan tipe growing dan

pra tidak terlihat mempertimbangkan karakter konsep. Dalam hal implenetasi, sebagian besar pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan perencanaan. Beberapa ketidaksesuaian terjadi karena penyesuaian guru terhadap kondisi yang muncul saat pembelajaran.

(2)

Rifaatul Muthmainnah, 2014

Analisis Pedagogical Content Knowledge Guru dan Implementasinya dalam Pembelajaran Sistem Hormon

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

ABSTRACT

The study was conducted to describe the pedagogical content knowledge (PCK) of high school biology teacher in teaching the hormone system. The method used is descriptive method. The subjects were a group of teachers who are members of MGMP (biology teachers group) at Cimahi city. PCK concist of orientation of teaching science, learning objectives, the selected concept, learning strategies, and assessment of learning are used in the hormone system. Profile of PCK obtained through reasoned essay developed from indicators of PCK, lesson plans the, the video of learning process and interviews. The results showed seven teacher’s PCK are at growing phase. Two other teachers are at pra phase. Most learning implementation in accordance with the plan. Some discrepancy occurs due to teacher adjustments of the learning conditions.

Referensi

Dokumen terkait

Tahap wawancara, tes essay dan tes pilihan ganda beralasan bebas menyumbang miskonsepsi siswa untuk dikembangkan sebagai opsi pada soal tes two-tier.. Dari 16

Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kognitif pada kelas dengan menggunakan apersepsi tayangan video dipengaruhi oleh kemampuan mengendalikan usaha mental

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa SMA dalam memroses informasi pada isu keanekaragaman hayati di Indonesia menggunakan video dan teks serta

gambaran mengenai tanggapannya terhadap pembelajaran yang menggunakan metode ceramah di dalam kelas. Rencana kegiatan pembelajaran pada kelas kontrol dapat dilihat pada

Dapat disimpulkan bahwa virtual test yang dikembangkan telah layak digunakan dari segi kualitas tes dan virtual testyang dikembangkan mempermudah siswa dalam memahami soal

Kemampuan menyelesaikan soal diagram proses dibatasi pada materi biologi yang menggunakan diagram proses yaitu reproduksi virus, siklus biogeokimia dan hormon.. Hasil

Pada penelitian ini indikator pencapaian kompetensi yang dapat dikembangkan menyebutkan jenis ikatan yang terdapat pada suatu molekul, sedangkan untuk indikator

Selain dilihat kecenderungan cara pengambilan keputusan yang digunakan, juga dilihat hasil empiris capaian, tingkat keyakinan siswa dalam menyelesaikan soal,