• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENYELESAIAN SENGKETA PERBANKAN SYARIAH (Kritik atas Contradictio in Terminis Pasal 55 Undang-undang no. 21 Tahun 2008 Tentang Perbankan Syariah)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENYELESAIAN SENGKETA PERBANKAN SYARIAH (Kritik atas Contradictio in Terminis Pasal 55 Undang-undang no. 21 Tahun 2008 Tentang Perbankan Syariah)"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Undang-undang telah memberi kejelasan lembaga mana yang memiliki kewenangan untuk menyelesaikan sengketa perbankan syariah baik melalui lembaga pengadilan atau melalui lembaga

Jika dipahami, ketentuan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 Tentang Perbankan Syariah dapat dijelaskan mengenai ayat (1) telah menjadi prinsip hukum

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis mengenai kewenangan Pengadilan Agama dalam mengadili sengketa perbankan syariah yang melibatkan pihak non muslim

Disarankan apabila terjadi sengketa perbankan syariah yang tidak dapat diselesaikan lewat musyawarah, maka forum penyelesaian selanjutnya adalah lewat peradilan

Disarankan apabila terjadi sengketa perbankan syariah yang tidak dapat diselesaikan lewat musyawarah, maka forum penyelesaian selanjutnya adalah lewat peradilan

1. Aktualisasi court-annexed mediation dalam penyelesaian sengketa perbankan syariah di Pengadilan Agama Surabaya, Pengadilan Agama Sidoarjo dan Pengadilan Agama

21 Tahun 2008 tentang perbankan syariah dan penjelasannya, penyelesaian sengketa bank syariah selain dilakukan oleh pengadilan agama, juga diberikan pilhan lain

Di samping itu, penyelesaian sengketa di luar pengadilan juga ikut mengalami perubahan, ini disebabkan karena sebelum dibatalkannya Penjelasan Pasal