pengaruh profesionalisme, konflik peran, tekanan peran, teknik audit berbantuan komputer (tabk) dan pengalaman terhadap kinerja auditor
Teks penuh
Gambar
Garis besar
Dokumen terkait
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik peran dan ketidakjelasan peran berpengaruh terhadap kinerja auditor sedangkan struktur audit dan kompleksitas tugas tidak berpengaruh
Pengaruh Kemampuan Auditor Investigatif terhadap Efektivitas Pelaksanaan Prosedur Audit dalam Pembuktian Kecurangan (Studi Kasus pada Badan Pemeriksa Keuangan Bandung)..
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh Teknik Audit Berbantuan Komputer, Computer Self Efficacy dan etika profesi terhadap kinerja auditor di kantor
Penelitian ini untuk menghasilkan kualitas audit yang baik, auditor harus melakukan pekerjaannya sesuai dengan standar audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan
Salah satu penyebab keterlambatan ini dapat terjadi adalah kinerja unit audit internal yang kurang baik, sehingga saat proses audit akan dilakukan, auditor eksternal
Konflik peran terhadap kinerja auditor internal memiliki hubungan yang cukup dan memiliki arah yang negatif yang berarti apabila konflik peran menurun maka kinerja
Dihubungkan dengan konteks audit, konsep Computer Self Efficacy diharapakan mampu mengukur sejauh mana kemampuan auditor menggunakan Teknik Audit Berbantuan
Dihubungkan dengan konteks audit, konsep Computer Self Efficacy diharapakan mampu mengukur sejauh mana kemampuan auditor menggunakan Teknik Audit Berbantuan