• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tugas Akhir RD Perancangan Konten Virtual Museum Mpu Tantular Sidoarjo Tanya Liwail Chamdy

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Tugas Akhir RD Perancangan Konten Virtual Museum Mpu Tantular Sidoarjo Tanya Liwail Chamdy"

Copied!
32
0
0

Teks penuh

(1)

89

Gambar 5.1 logo Museum Mpu Tantular Sidoarjo

Sumber : Perancangan Identitas Visual Museum Mpu Tantular Sidoarjo

Logo museum ini akan disesuaikan untuk logo aplikasi Konten Virtual Museum Mpu Tantular, pengubahan pada logo tidak menyalahi standar manual logo museum. Pengubahan logo dimaksudkan untuk memberikan perbedaan aplikasi ini dengan media museum lain.

Gambar 5.2 logo aplikasi Konten Virtual Museum Mpu Tantular Sidoarjo

Gambar 5.3 pengaplikasian logo aplikasi pada kategori koleksi dan zona museum

(2)

Gambar 5.5 pola Museum Mpu Tantular Sidoarjo

Sumber : Perancangan Identitas Visual Museum Mpu Tantular Sidoarjo

Logo museum dan pola ini akan diterapkan sebagai salah satu elemen pada konten virtual museum sekaligus sebagai media promosi. Pemilihan desain dan hal lain yang menyangkut logo tersebut terdapat pada judul perancangan yang terkait. Warna dan jenis huruf yang digunakan nantinya berdasarkan studi sebelumnya dan riset konsumen. Penerapan warna tetap pada palet warna yang telah ditentukan sebelumnya.

5.1.2. Splash Screen

Splash Screen berfungsi sebagai screensaver ketika aplikasi tidak

digunakan. Selain itu juga berfungsi mengembalikan ke halaman awal pada masing-masing materi konten ketika pengunjung sebelumnya telah menggunakan virtual konten museum ini. Splash Screen berupa animasi logo museum Mpu Tantular.

(3)

Gambar 5.6 Splash Screen

5.1.3. Peta

Pada pojok kanan atas tampilan, terdapat fitur peta yang membawa pengguna pada fitur museum virtual untuk melihat kondisi museum yang sebenarnya dalam gadget mereka. Peta menggunakan gerakan geser pada layar untuk navigasi.

Gambar 5.7 tampilan virtual pada peta

5.1.4. Tata letak Homescreen dan Halaman Kategori

Tampilan awal berisi ikon untuk navigasi menuju zona yang diinginkan. Ikon berupa slideshow contoh-contoh koleksi yang tersedia di dalamnya. Semisal Zona Jaman Hindu Buddha yang berisi Garudeya dan Prajnaparamitha, ikon zona

(4)

tersebut juga akan menampilkan foto Garudeya dan foto patung Prajnaparamitha setelah logo zona ditampilkan.

Gambar 5.8 tampilan homescreen

Untuk halaman kategori koleksi ditampilkan contoh benda koleksinya berupa fotografi dan namanya. Jumlah ikon tergantung jumlah kategori koleksi dalam satu zona tersebut.

(5)

Gambar 5.9 tampilan kategori koleksi

5.1.5. Layout Zona Jaman Purba

Zona ini berisi koleksi unggulan museum Mpu Tantular berupa koleksi batuan/geologika, koleksi fosil manusia dan hewan purba, dan koleksi perkembangan teknologi prasejarah atau arkeologika.

(6)

Gambar 5.10 tampilan kategori koleksi zona jaman purba

5.1.5.1. Layout Koleksi Geologika

Dari hasil riset pasar, ditemukan bahwa pasar lebih menyukai tampilan penuh, maka tata letak materi koleksi juga dibuat memenuhi layar. Berikut adalah tata letak untuk koleksi batuan atau geologika. Memiliki 3 sub tampilan di dalamnya, yaitu tampilan konten materi batuan atau pengunjung memilih tombol dengan ikon informasi menuju infografis mengenai skala mohs batuan.

(7)

Gambar 5.11 Desain layout Zona Jaman Purba - Geologika Sumber : penulis

Disini penulis menonjolkan tekstur batuan dengan dukungan ilustrasi berupa 3 dimensi batuan, selain itu juga tentunya informasi yang disampaikan yakni asal batuan atau fungsi batuan. Informasi profil setiap koleksi selalu ditampilkan dalam bagian grid sebelah kiri. Selanjutnya untuk kembali pengguna menggunakan tombol kembali untuk menu kategori koleksi zona jaman purba. Koleksi batuan museum Mpu Tantular terdapat 8 batuan, untuk berpindah dari satu batuan ke batuan lain, pengguna tinggal menggeser layar, dan telah disediakan indikator jumlah halaman yang tersedia dan indikator posisi halaman yang sedang dilihat.

Infografis materi skala mohs dan materi tiap-tiap batuan disampaikan dengan gambar pendukung dan tipografi yang singkat dan jelas. Dengan cara seperti ini, pengguna dapat lebih mudah menangkap informasi yang disampaikan. Selain itu, penggunaan virtual konten yang interaktif dapat meningkatkan keaktifan pengunjung dalam mencari informasi.

(8)

Gambar 5.12 Desain layout infografis skala mohs Sumber : penulis

5.1.5.2. Layout Koleksi Biologika

Koleksi biologika museum Mpu Tantular terdiri dari koleksi hewan purba antara lain bofidae, ammonite, sarcosucchus, gajah purba dan kerbau air, kemudian koleksi tengkorak manusia purba yakni australopithecus africanus,

homo wajakensis, dan pithecanthropus soloensis. Pada halaman biologika, penulis

menunjukkan ilustrasi bentuk dan rupa hewan dan manusia purba tersebut ketika masih hidup. Informasi sejarah koleksi hewan purba berupa bagaimana proses fosilisasi hingga ditemukannya oleh para paleoantolog. Untuk membuka informasi tersebut, terdapat permainan sederhana yang perlu diselesaikan pengguna berupa permainan menggali tanah layaknya arkeolog.

(9)
(10)

Untuk infografis koleksi tengkorak manusia purba, terdiri atas 3 koleksi tengkorak, terdapat 3 ilustrasi manusia purba. Informasi yang disampaikan berupa masa hidupnya, volume otak, morfologi tulang, dan perkembangan teknologi mereka. Selain itu, terdapat tombol informasi yang menuju informasi sejarah manusia purba di Indonesia dan siapa tokoh-tokoh penemunya.

(11)

Gambar 5.15 permainan informasi sejarah penemuan manusia purba

Gambar 5.16 tampilan informasi sejarah penemuan manusia purba

(12)

Koleksi arkeologika terdiri dari surya stambha, kapak persegi, kapak genggam dan candrasa. Informasi yang disampaikan pada setiap koleksi berupa asal waktu dibuat, arti nama, dan fungsinya.

Gambar 5.17 Desain layout konten arkeologika

Tombol informasi disediakan untuk melihat infografis teknologi jaman prasejarah. .

(13)

Gambar 5.18 Desain layout infografis teknologi prasejarah

5.1.6. Layout Zona Masa Hindu-Buddha

Zona ini berisi koleksi unggulan museum Mpu Tantular berupa karya emas bernama Garudeya, perhiasan Prajnapartamitha dan koleksi patung.

Gambar 5.19 Desain kategori koleksi zona masa hindu buddha

(14)

Tampilan awal materi Garudeya berisi informasi singkat mengenai dimana ditemukannya, berapa nilai emasnya, sejarahnya dan apa fungsi Garudeya. Terdapat ikon garudeya yang terdiri atas 3 bagian yaitu, ornamen Garuda, bagian atas, dan bagian tengah. Garudeya termasuk salah satu koleksi yang dilindungi dan dijaga dengan ketat dalam museum. Koleksi ini termasuk koleksi yang tidak boleh sembarangan dijamah, oleh karena itu diberi ikon tanda dalam halaman Garudeya bahwa koleksi tidak boleh sembarangan disentuh.

(15)

Gambar 5.20 Desain layout infografis Garudeya

Untuk penjelasan makna Garuda, disuguhkan komik digital mengenai kisah Garuda dengan menekan bar informasi kisah Garudeya.

Gambar 5.21 komik kisah Garuda

5.1.6.2. Layout Koleksi Patung

Koleksi patung diwakili oleh koleksi patung Ganesha dan Durga Mahesasuramardhini. Informasi yang disampaikan berisi ilustrasi 3 dimensi

(16)

patung. Pada setiap patung terdapat kisah tokoh patung tersebut untuk memperjelas siapakah tokoh tersebut, seperti komik kisah Ganesha pada halaman patung Ganesha.

(17)

Gambar 5.23 komik kisah Ganesha

Gambar 5.24 halaman siapakah Prajnaparamitha

5.1.6.3. Layout Koleksi Perhiasan Prajnaparamitha

Pada materi Prajnaparamitha, halaman pertama berupa ilustrasi prajnaparamitha dan perhiasan-perhiasan yang dipakainya. Pada halaman-halaman

(18)

selanjutnya berisi koleksi perhiasan yang dimiliki museum Mpu Tantular yang berupa koleksi numismatika atau koleksi logam mulia. Dalam virtual konten, koleksi numismatika diwakili oleh manjira dan kalung kala.

Gambar 5.25 Desain layout perhiasan Prajnaparamitha Sumber : penulis

(19)

Gambar 5.26 Desain layout siapakah Prajnaparamitha

5.1.7. Layout Zona Masa Jaman Islam

Zona ini berisi koleksi unggulan museum Mpu Tantular berupa karya sastra yakni koleksi naskah lontar dan naskah kertas.

(20)

5.1.7.1. Layout Koleksi Naskah

Materi koleksi naskah terdiri dari 2 bagian yang berbeda, yaitu naskah lontar dan naskah kertas. Terdapat tombol informasi untuk menuju infografis mengenai deskripsi umum naskah lontar, dan alat yang digunakan untuk menulis lontar.

(21)

Gambar 5.28 Desain layout naskah lontar

(22)

5.1.8. Layout Zona Masa Kolonial

Zona ini berisi koleksi unggulan museum Mpu Tantular berupa koleksi artileri bersejarah berbentuk pistol dan senapan.

Gambar 5.30 Desain kategori koleksi zona jaman kolonial

5.1.8.1. Layout Koleksi Pistol dan Senapan

Sedikit perbedaan pada jenis informasi yang disampaikan adalah pada karakteristik senapan dan sejarah masing-masing senjata tersebut digunakan. Tombol informasi berisi animasi cara kerja pistol flintlock dan sejarah penemuannya.

(23)
(24)

Gambar 5.32 Desain layout cara kerja flintlock

5.1.9. Layout Zona Koleksi Von Faber

Zona ini berisi koleksi unggulan museum Mpu Tantular berupa koleksi milik mendiang Von Faber kepada Surabaya. Koleksi beliau antara lain pemutar musik, Simphonion dan koleksi sepeda.

(25)
(26)

5.1.9.2. Layout Koleksi Sepeda

Untuk tampilan infografis sepeda kayu dan sepeda tinggi hanya terdiri dari 1 layar saja. Untuk materi sepeda tinggi terdapat pop-up yang menjelaskan cara menaiki sepeda tinggi tersebut.

(27)

Gambar 5.35 Desain layout sepeda kayu dan sepeda tinggi

Setiap halaman koleksi dalam zona Koleksi Von Faber memiliki tombol untuk menuju profil seorang Godfried Hariowald von Faber. Profil ini berfungsi sebagai media museum untuk memperkenalkan tokoh Von Faber sebagai seseorang yang berperan dalam kurasi sejarah di Surabaya.

(28)

Gambar 5.36 Desain layout profil Von Faber

5.1.10. Hasil Pencarian dan pemindaian kode QR

Konten Virtual memiliki fitur "cari" dan pemindaian kode QR pada koleksi museum untuk memudahkan pengguna dalam mengakses informasi koleksi. Kode QR berfungsi layaknya memasukkan kata kunci dalam kotak cari. Sehingga kedua fitur ini akan membawa pengguna pada halaman Hasil Pencarian.

(29)

Gambar 5.38 akses kamera untuk scan kode QR

(30)

5.2. Hirarki Navigasi

Berikut adalah navigasi virtual konten museum dari:

Gambar 5.40 diagram hirarki konten virtual museum Mpu Tantular

5.3. Spesifikasi

Agar dapat berjalan optimal pada perangkat komputer yang dimiliki museum maka resolusi layar yang digunakan untuk media interaktif ini adalah 1280 x 800 pixel. Dengan spesifikasi minimum komputer:

a. Sistem operasi Windows XP/Vista/7/8/MacOSX b. Flash Player 11

c. Prosesor setara Intel Pentium III 800 Mhz atau yang lebih tinggi d. Mouse, pen tablet atau layar sentuh

e. VGA 128 MB f. Memori 512 MB

g. Ruang kosong hard disk 100 MB

Selain menggunakan komputer, virtual konten museum juga bisa berjalan pada tablet dengan spesifikasi :

a. Sistem operasi minimum Android Ice Cream Sandwich 4.0/ iOS 4 b. Prosesor setara Snapdragon 800 Mhz atau yang lebih tinggi

(31)
(32)

Gambar

Gambar 5.1 logo Museum Mpu Tantular Sidoarjo
Gambar 5.5 pola Museum Mpu Tantular Sidoarjo
Gambar 5.6 Splash Screen
Gambar 5.8 tampilan homescreen
+7

Referensi

Dokumen terkait

Video Profil Museum Kereta Api Ambarawa memiliki latar belakang kegiatan yang ada di museum tersebut. Video ini bercerita tentang sejarah berdiri, koleksi-koleksi

Elemen penunjang peran ruang pada zona pengunjung Museum Tekstil……… Elemen kesan ruang pada zona pengelola dan hunian Museum Tekstil dan Museum

Produk yang dihasilkan dari penelitian ini adalah sebuah sistem display berupa satu set vitrin/almari pajang kaca dan pedestal/dak museum yang menonjolkan ciri

Koleksi yang ada di Museum Sangiran antara lain berupa fosil manusia, fosil hewan, fosil tumbuhan, batu-batuan, sediment tanah, dan juga peralatan batu yang dulu pernah dibuat

Dapat dikatakan demikian karena museum memiliki koleksi yang mamapu menunjukan bagaimana proses dari unsur-unsur tersebut tumbuh hingga menjadi seperti sekarang ini,

Menu berikutnya dari aktifitas peminjaman kolesksi museum yaitu menu transaksi yang digunakan untuk manajemen data transaksi peminjaman benda koleksi museum yang berisi

Museum Astronomi dan Planetarium adalah tempat penyimpanan koleksi- koleksi yang berhubungan dengan ilmu astronomi untuk dipamerkan kepada seluruh kalangan masyarakat yang

Dengan menggunakan media pembelajaran berupa video yang memanfaatkan koleksi museum sebagai contoh dari peninggalan sejarah dapat membantu siswa memahami materi sejarah karena peserta