i
RANCANGAN AKTUALISASI
“
PEMANFAATAN MEDIA PELAPORAN ONLINE BERBASIS GOOGLE DRIVE KEPADA PARA PETUGAS PROMOSI KESEHATAN PUSKESMAS”.
DISUSUN OLEH ABU HENDRI, S.K.M 19910126 202012 1 010
02
BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER
DAYA MANUSIA KABUPATEN KAPUAS HULU
BEKERJASAMA DENGAN
BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
PROVINSI KALIMANTAN BARAT
ii
LEMBAR PERSETUJUAN
RANCANGAN AKTUALISASI
JUDUL : “PEMANFAATAN MEDIA PELAPORAN
GOOGLE DRIVE KEPADA PARA PETUGAS PROMOSI KESEHATAN PUSKESMAS”
NAMA : Abu Hendri, S.K.M
PANGKAT / GOL. RUANG : Penata Muda (III/a)
NIP : 19910126 202012 1 010
NOMOR DAFTAR HADIR : 02
JABATAN : Ahli Pertama – Penyuluh Kesehatan Masyarakat
UNIT KERJA / INSTANSI : Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu
Telah disetujui untuk diseminarkan pada hari Selasa tanggal 20 April 2021
Putussibau , 19 April 2021 Telah Diperiksa
COACH, MENTOR,
DIAN SEKAR AYU, S.STP ADE HERMANTO, S.K.M NIP.199211082016092001 NIP. 197805011997031002
iii
PEMERINTAH KABUPATEN KAPUAS HULU
BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN
SUMBER DAYA MANUSIA
Jalan Danau Luar No.05 Putussibau 78711(0567) 21027 Fax. (0567) 21764
PUTUSSIBAU – KALIMANTAN BARAT 78711 BERITA ACARA
EVALUASI RANCANGAN AKTUALISASI
PELATIHAN DASAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL GOLONGAN III ANGKATAN LXXIX DI LINGKUNGAN PEMERINTAH
KABUPATEN KAPUAS HULU TAHUN 2021
Pada hari ini Selasa tanggal Dua Puluh April Tahun 2021 bertempat di Ruang Rapat Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Kapuas Hulu (di Jl. Danau Luar No. 5 Putussibau), telah dilaksanakan Evaluasi Rancangan Aktualisasi bagi Peserta Pelatihan Dasar CPNS Golongan III angkatan LXXIX di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu tahun 2021, sebagai berikut :
Nama : Abu Hendri, S.K.M Pangkat/gol. Ruang : Penata Muda (III/a) NIP : 19910126 202012 1 010
Jabatan : Ahli Pertama – Penyuluh Kesehatan Masyarakat Unit Kerja/Instansi : Dinas Kesehatan Masyarakat
Mentor : Ade Hermanto, S.K.M Coach : Dian Sekar Ayu, S.STP Penguji : Yetry Fasawal, S.I.P, M.Kesos
Judul : Pemanfaatan Media Pelaporan Google Drive Kepada Para Petugas Promosi Kesehatan Puskesmas Di Seluruh Kabupaten Kapuas Hulu
Demikian Berita Acara Ini dibuat dengan sebenarnya dan ditandatangani oleh
MENTOR, PENYAJI,
ADE HERMANTO, S.K.M ABU HENDRI, S.K.M NIP.197805011997031002 NIP. 199101262020121010
COACH, PENGUJI,
DIAN SEKAR AYU, S.STP Yetry Fasawal, S.I.P, M.Kesos NIP. 199211082016092001 NIP. 198805172007011005
Mengetahui :
KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
KABUPATEN KAPUAS HULU
H.SARBANI, S.E., M.A.P Pembina Utama Muda NIP. 196104151986081003
iv
LEMBAR PENGESAHAN
RANCANGAN AKTUALISASI
JUDUL : PEMANFAATAN MEDIA
PELAPORAN GOOGLE DRIVE
KEPADA PARA PETUGAS
PROMOSI KESEHATAN
PUSKESMAS
NAMA : ABU HENDRI, S.K.M
PANGKAT / GOL. RUANG : PENATA MUDA (III/A)
NIP : 199101262020121010
NOMOR DAFTAR HADIR : 02
JABATAN : AHLI PERTAMA PENYULUH
KESEHATAN MASYARAKAT
UNIT KERJA / INSTANSI : DINAS KESEHATAN KABUPATEN KAPUAS HULU
Telah diperbaiki berdasarkan koreksi dan/atau saran Penguji pada Evaluasi Rancangan Aktualisasi Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan III
Angkatan LXXIX di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2021
pada hari selasa tanggal dua puluh 2021 di Ruang Rapat Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Kapuas Hulu.
Telah diperiksa/disetujui :
COACH,
DIAN SEKAR AYU, S.STP NIP. 199211082016092001 Putussibau, April 2021 MENTOR, ADE HERMANTO, S.K.M NIP. 197805011997031002 Disetujui : PENGUJI,
YETRY FASAWAL, S.I.P, M.KESOS NIP. 198805172007011005
v
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis panjatkan atas kehadirat ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan “Rancangan Aktualisasi Calon Pegawai Negeri Sipil dalam Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan LXXIX Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2021 dapat diselesaikan.
Penulisan rancangan ini terlaksana karena kontribusi banyak pihak berupa bimbingan dan motivasi sehingga pada kesempatan ini penyusun ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada :
1. Bupati Kabupaten Kapuas Hulu
2. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Barat
3. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Kapuas Hulu.
4. Kepala Dinas Kesehtan Kabupaten Kapuas Hulu
5. Bapak Ade Hermanto, S.K.M selaku Mentor di Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu yang telah memberikan dukungan, bimbingan, masukan dan saran.
6. Ibu Dian Sekar Ayu, S.STP., selaku Coach yang telah memberikan bimbingan, motivasi, nasehat-nasehat serta masukan yang sangat berharga dalam penyusunan rancangan aktualisasi.
7. Bapak Yetry Fasawal, S.I.P,M.Kesos selaku penguji rancangan aktualisasi yang sangat berkesan dalam menguji rancangan aktualisasi saya
8. Kedua orang tuaku yang selalu memberikan doa, membimbing, memberikan semangat dan kasih sayang yang tulus.
9. Rekan peserta Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan III Angkatan LXXIX Tahun 2021 Kabupaten Kapuas Hulu yang telah memberikan bantuan dan motivasi.
Penulis berupaya agar Rancangan Aktualisasi ini dapat mencapai tujuan, sehingga kritik dan saran yang sifatnya membangun demi kesempurnaan penulisan ini diterima dengan terbuka. Semoga rancangan aktualisasi ini dapat bermanfaat bagi penulis maupun bagi pembaca sebagai tambahan pengetahuan yang telah dimiliki.
Putussibau, 19 April 2021
vi DAFTAR ISI
Halaman
Lembar Persetujuan ... i
Lembar Pengesahan ... ii
Berita Acara ... iii
Kata Pengantar ... iv Daftar Isi ... v Daftar Tabel ... vi BAB I Pendahuluan ... 1 A. Latar belakang ... 1 B. Ruang Lingkup ... 2 C. Tujuan ... 3
D. Tempat Dan Waktu Kegiatan ... 3
E. Manfaat ... 4
BAB II Gambaran Umum Organisasi ... 5
A. Keadaan Umum ... 5
B. Visi-Misi dan Tujuan ... 6
C. Nilai-nilai Organisasi ... 6
D. Tugas dan Fungsi Organisasi ... 6
BAB III Nilai-Nilai Dasar, Peran Dan Kedudukan ASN Dalam NKRI ... 12
A. Nilai-Nilai ANEKA ... 12
B. Peran dan Kedudukan ASN dalam NKRI ... 16
BAB IV Rancangan Aktualisasi ... 19
A. Identifikasi dan Pemecahan ISU ... 19
B. Keterkaitan Substansi Mata Pelatihan ... 22
C. Jadwal Implementasi dan Konsultasi ... 30
Daftar Pustaka ... 35
vii
DAFTAR TABEL
Tabel 4.1 Isu Aktual ... 18
Tabel 4.2 Analisis Faktor Penyebab Isu ... 19
Tabel 4.3 Keterkaitan Substansi ... 21
Tabel 4.4 Tabel Konsultasi dengan Coach... 35
Tabel 4.5 Tabel Konsultasi dengan Mentor ... 36
1 BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Profesi pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang bekerja di Instansi Pemerintah pada masa sekarang ini diberi nama Aparatur Sipil Negara dan berlandaskan hukum peraturan Undang – Undang no 5 tahun 2014.
Pegawai Negeri Sipil adalah bagian dari Aparatur Sipil Negara yang mempunyai tugas penting yang salah satunya untuk menentukan kebijakan Pemerintah. Dalam memainkan peran penting tersebut yaitu sebagai penentu kebijakan diperlukan sosok PNS yang berkompeten mampu memenuhi standar kompetensi jabatannya sehingga mampu melaksanakan tugas pokok dan fungsi secara efektif, dan efisien. Dengan demikian maka sangat penting dilakukannya pembinaan melalui jalur pendidikan dan pelatihan diklat untuk membentuk sosok PNS yang professional.
Salah satu diantara banyak profesi yang merupakan bagian dari ASN adalah tenaga penyuluh kesehatan masyarakat. Dari tenaga penyuluh kesehatan masyarakat yang mampu mengembangkan kreatifitas potensi yang dimilikinya akan berdampak pada kinerja yang semakin baik maka akan menghasilkan output yang sangat berguna di bidang kesehatan khususnya kesehatan masyarakat.
Berdasarkan peraturan lembaga LAN-RI Nomor 1 tahun 2021 tentang pelatihan dasar CPNS adalah pendidikan dan pelatihan dalam masa prajabatan yang dilakukan secara terintegrasi untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme , dan kebangsaan , karakter kepribadian yang ungul dan bertanggung jawab, dan memperkuat profesinalisme, serta kompetensi bidang. Nilai-nilai dasar tersebut di antaranya adalah Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi atau yang sering disebut dengan ANEKA.
Setiap CPNS yang mengikuti latihan dasar diwajibkan mengaktualisasikan nilai-nilai dasar dari ASN yang selanjutkannya akan
2
diaktualisasikan pada masing – masing Instansi tempatnya bertugas. Oleh karena itu melalui pelatihan dasar CPNS angkatan LXXIX tahun 2019 ini, saya selaku peserta CPNS golongan III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu yaitu di Dinas Kesehatan wajib berkontribusi untuk dapat menerapkan nilai-nilai ANEKA pada Instansi Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu.
Dilihat dari perkembangan tekhnologi yang pesat dalam hal digitalisasi pada masa kini, saya melihat untuk di Instansi Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu khusus pada Bidang Kesehatan Masyarakat di Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat belum maksimal dalam penggunaan sebuah media yang memudahkan untuk laporan secara online yang memudahkan para petugas Puskesmas dalam melaporkan hasil indikator kegiatan yang sudah dilaksanakan.
Maka dari itu saya sebagai ASN di Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu berinisiatif untuk memaksimalkan penggunaan tekhnologi dalam pemanfaatan laporan triwulan seluruh puskesmas secara Online melalui media Google Drive
Fungsi Google Drive, Google Drive berfungsi pada sejumlah aplikasi yang terus bertambah yang dapat di pasang dari Web Chrome. Dengan aplikasi tersebut, dapat mengedit gambar dan video, mengirim faks dan menandatangani dokumen, mengisi form laporan dalam bentuk Microsoft Office, mengelola proyek, membuat bagan alur,. Berapa pun banyaknya aplikasi Google Drive yang telah Anda pasang, Anda dapat mengakses seluruh file Anda dalam satu tempat.
B. Ruang Lingkup
Dalam hal ini ruang lingkup penerapan mengacu pada penempatan formasi CPNS Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2021. Penerapan berada di Dinas Kesehatan yang akan di berikan hasil media visual kepada seluruh Puskesmas Kecamatan yang berada di Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, dan pada kegiatannya akan menerapkan nilai-nilai dasar seperti, akuntabilitas, nasionalisme, etika publik, komitmen mutu dan anti korupsi.
3 C. Tujuan
Adapun tujuan Aktualisasi nilai-nilai Dasar profesi PNS yang penulis laksanakan di Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu adalah:
1. Mampu menerapkan nilai-nilai Akuntabilitas sehingga memiliki tanggung jawab dan integritas terhadap apa yang dikerjakan.
2. Mampu menerapkan nilai-nilai Nasionalisme sehingga bekerja atas dasar semangat Pancasila.
3. Mampu mengaktualisasikan nilai-nilai Etika Publik dalam Dinas Kesehatan.
4. Mampu Menerapkan nilai-nilai Komitmen Mutu sehingga mewujudkan pelayanan yang prima terhadap siswa maupun masyarakat.
5. Mampu menerapkan nilai-nilai Anti Korupsi sehingga bisa mewujudkan sikap disiplin maupun menjaga kedisiplinan.
D. Tempat dan Waktu Kegiatan
Tempat dan waktu kegiatan akan di laksanakan pada saat offclass Laitihan Dasar CPNS Angkatan LXXIX Tahun 2019 di Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat
E. Manfaat Penulisan Rancangan Aktualisasi 1. Manfaat Bagi Diri Sendiri
Manfaat penulisan rancangan aktualisasi ini bagi diri sendiri antara lain: a) Melatih diri untuk berpikir kritis dalam menganalisis permasalahan yang
ada lingkungan kerja.
b) Mengasah diri untuk berpikir kreatif dan inovatif dalam menemukan solusi untuk permasalahan yang ada di lingkungan kerja.
c) Mengasah kemampuan menulis sesuai dengan kaidah penulisan yang benar.
d) Menjadi kesempatan awal untuk mengaktualisasikan nilai-nilai dasar PNS (Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, Anti Korupsi) dan kedudukan PNS dalam NKRI.
4 2. Manfaat Bagi Organisasi
a) Menjadi solusi atas permasalahan dalam organisasi khusunya di Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat di Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu
b) Mendukung pelaksanaan kegiatan yang menjadi tugas pokok organisasi.
c) Mendukung pelaksanaan visi dan misi serta budaya kerja organisasi. d) Mendukung penguatan nilai budaya Organisasi Perangkat Daerah
5 BAB II
GAMBARAN UMUM ORGANISASI
A. Keadaan Umum 1. Profl Lembaga
Nama Organisasi Perangkat Daerah
: Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu
Alamat : Jl. Diponegoro, no.27 Putusibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu
Kabupaten : Kapuas Hulu
No Telp/Handphone : 0813-4523-1027
Website : Dinkes.kapuashulukab.go.id
2. Kondisi Demografi
Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu adalah Lembaga Pemerintah yang berada di bawah Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, dan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat. Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu bertanggung jawab pada setiap kegiatan pelayanan kesehatan yang terselenggara dari unit terkecil pelayanan kesehatan yang berada di setiap desa atau kelurahan sampai ke tingkat kecamatan yaitu dengan adanya Organisasi Perangkat Daerah Puskesmas.
6 A. Visi dan Misi
Visi Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu adalah menjadi unit pelayanan publik yang mampu memenuhi standar pelayanan.
Misi Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu adalah : 1. Meningkatkan kualitas layanan jasa teknis
2. Meningkatkan sumber daya manusia bidang layanan 3. Menciptakan inovasi pelayanan.
B. Nilai – nilai organisasi
Nilai – nilai dari organisasi yang Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu: 1. Peduli adalah Selalu tanggap terhadap permasalahan pelanggan
2. Ramah adalah Memberikan pelayanan dengan senyum, sapa, salam, sopan, dan santun
3. Ikhlas adalah Memberikan pelayanan dengan tulus tanpa pamrih
4. Mandiri adalah Selalu berusaha secara optimal sesuai kemampuan yang dimiliki dan percaya diri
5. Adil adalah Memberikan pelayanan secara merata dan menyeluruh
C. Tugas dan Fungsi Organisasi
7
Dinas Kesehatan mempunyai tugas membantu Bupati melaksanakan Urusan Pemerintahan bidang Kesehatan yang menjadi kewenangan Daerah dan Tugas Pembantuan yang diberikan kepada Daerah Dalam melaksanakan tugas pokok, Dinas Kesehatan melaksanakan fungsi : 1. Perumusan kebijakan teknis di bidang Kesehatan;
2. Pelaksanaan urusan pemerintahan di bidang Kesehatan;
3. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan urusan pemerintahan di bidang Kesehatani;
4. Pelaksanaan administrasi Dinas;dan
5. Pelaksanaan fungsi lain yang diserahkan oleh Bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya.
2. Tugas pokok dan fungsi Sub Bidang Kesehatan Masyarakat
Bidang Kesehatan Masyarakat dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yaitu Bapak Ade Hermanto, S.K.M yang berada di bawah serta bertanggung jawab kepada Kepala Dinas melalui Sekretaris.
Bidang Kesehatan Masyarakat mempunyai tugas membantu Kepala Dinas merumuskan serta melaksanakan kebijakan teknis pelayanan kesehatan keluarga, perbaikan gizi dan promosi dan pemberdayaan masyarakat.
Untuk melaksanakan tugasnya, Bidang Kesehatan Masyarakat melaksanakan fungsi sebagai berikut:
1. Penyusunan program kerja Bidang Kesehatan Masyarakat;
2. Penyusunan petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan di bidang ibu, anak, remaja dan lanjut usia, gizi keluarga dan masyarakat, promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat;
3. Penyiapan bimbingan teknis dan supervisi di bidang pelayanan ibu, anak, remaja dan lanjut usia, gizi keluarga dan masyarakat, promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat;
4. Pengkoordinasian pelaksanaan program dan kegiatan di bidang pelayanan ibu, anak, remaja dan lanjut usia, gizi keluarga dan masyarakat, promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat;
8
5. Penyelenggaraan program dan kegiatan di bidang pelayanan ibu, anak, remaja dan lanjut usia, gizi keluarga dan masyarakat, promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat;
6. Pembinaan program dan kegiatan di bidang pelayanan ibu, anak, remaja dan lanjut usia, gizi keluarga dan masyarakat, promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat;
7. Pengendalian program dan kegiatan di bidang pelayanan ibu, anak, remaja dan lanjut usia, gizi keluarga dan masyarakat, promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat;
8. Pengaturan pelaksanaan tugas Seksi – Seksi pada Bidang Kesehatan Masyarakat;
9. Pemantauan, pengevaluasian, dan pelaporan perkembangan pelaksanaan tugas Bidang Kesehatan Masyarakat secara periodik; dan
10. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.
3. Tugas pokok dan fungsi Seksi Bidang Kesehatan Keluarga
Seksi Kesehatan Keluarga dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat.
Seksi Kesehatan Keluarga mempunyai tugas membantu Bidang
Kesehatan Masyarakat dalam penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan teknis pelayanan kesehatan ibu, anak, remaja, dan lanjut usia.
Untuk melaksanakan tugasnya, Seksi Kesehatan Keluarga
melaksanakan fungsi sebagai berikut:
1. Penyusunan rencana kegiatan Seksi Kesehatan Keluarga;
2. Penyiapan petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan pelayanan kesehatan keluarga;
3. Penyelenggaraan pelayanan kesehatan ibu, anak, remaja, dan lanjut usia; 4. Penyelenggaraan bimbingan teknis dan supervisi kegiatan pelayanan
kesehatan ibu, anak, remaja, dan lanjut usia;
5. Pengumpulan dan pengolahan data perkembangan kesehatan ibu, anak, remaja dan lanjut usia;
9
6. Pengawasan pelaksanaan kegiatan kesehatan ibu, anak, remaja, dan lanjut usia;
7. Pemantauan, pengevaluasian dan pelaporan pelaksanaan tugas Seksi Kesehatan Keluarga; dan
8. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang kesehatan Masyarakat sesuai dengan tugas dan fungsinya.
4. Tugas pokok dan fungsi Seksi Bidang Gizi
Dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada di bawah dan
bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat.
Seksi Gizi mempunyai tugas membantu Bidang Kesehatan
Masyarakat dalam penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan perbaikan gizi. Untuk melaksanakan tugasnya, Seksi Gizi melaksanakan fungsi sebagai berikut :
1. Penyusunan rencana kegiatan Seksi Gizi;
2. Penyiapan petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan perbaikan gizi; 3. Penyelenggaraan bimbingan teknis dan supervisi kegiatan peningkatan
gizi keluarga dan masyarakat;
4. Pengumpulan data dan pengolahan data perkembangan gizi keluarga, institusi, dan, masyarakat;
5. Penyelenggaraan penanggulangan gizi buruk;
6. Penyelenggaraan peningkatan gizi keluarga dan masyarakat; 7. Pemenuhan kecukupan dan perbaikan gizi pada masyarakat;
8. Peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi dan pengaruhnya terhadap peningkatan status gizi;
9. Pemantauan, pengevaluasian dan pelaporan pelaksanaan tugas Seksi Gizi; dan
10. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang kesehatan Masyarakat sesuai dengan tugas dan fungsinya
10
5. Tugas pokok dan fungsi Seksi Bidang Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat
Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat dipimpin
oleh seorang Kepala Seksi yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat.
Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat
mempunyai tugas membantu Bidang Kesehatan Masyarakat dalam penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.
Untuk melaksanakan tugasnya, Seksi Promosi Kesehatan dan
Pemberdayaan Masyarakat melaksanakan fungsi sebagai berikut
1. Penyusunan rencana kegiatan Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat;
2. Penyiapan petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat;
3. Penyelenggaraan bimbingan teknis dan supervisi kegiatan promosi kesehatan dan pemberdayaan kesehatan;
4. Fasilitasi kemitraan kesehatan;
5. Penyebarluasan informasi kesehatan;
6. Penyiapan sarana dan prasarana promosi kesehatan; 7. Pelaksanaan komunikasi, informasi dan edukasi kesehatan;
8. Pemantauan, pengevaluasian dan pelaporan pelaksanaan tugas Seksi Promosi Kesehatan dan pemberdayaan Masyarakat; dan
9. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang kesehatan Masyarakat sesuai dengan tugas dan fungsinya.
11 D. Tugas Pokok dan Fungsi ASN/PNS
Berdasarkan UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN, seorang ASN berfungsi sebagai :
1. Pelaksana kebijakan publik; 2. Pelayan publik;
3. Perekat dan pemersatu bangsa;
4. Selain itu, seorang ASN memiliki tugas antara lain:
5. Melaksanakan kebijakan publik yang dibuat oleh Pejabat Pembina
6. Kepegawaian sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; 7. Memberikan pelayanan publik yang professional dan berkualitas; dan 8. Mempererat persatuan dan kesatuan Negara Republik Indonesia.
12 BAB III
NILAI-NILAI DASAR, PERAN DAN KEDUDUKAN ASN
A. Identifikasi Nilai-nilai Dasar Profesi PNS
Untuk mewujudakan Fungsi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayanan publik serta pemerekat dan pemersatu bangsa , maka diperlulah ASN yang professional, kompeten dan integritas yang berkarakter ANEKA ( Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi )
1. Akuntabilitas
Akuntabilitas adalah kemampuan memberi jawaban kepada otoritas yang lebih tinggi atas tindakan seseorang/sekelompok orang terhadap masyarakat luas dalam suatu organisasi (Syahrudin Rasul, 2002:8)
Pengertian akuntabilitas menurut Mahmudi adalah kewajiban agen (pemerintah) untuk mengelola sumber daya, melaporkan, dan mengungkapkan segala aktivitas dan kegiatan yang berkaitan dengan penggunaan sumber daya publik kepada pemberi mandat (prinsipal) (Mahmudi 2010:23)
Akuntabilitas yaitu kewajiban setiap individu, kelompok, atau instansi untuk memenuhi tanggung jawab yang menjadi amanahnya. Nilai-nilai yang mencerminkan akuntabilitas yaitu :
a. Kejelasan target
Kejelasan target adalah sasaran yang tetapkan untuk dicapai. b. Partisipatif
Partisipatif yaitu mendorong keikutsertaan setiap individu di dalam suatu proyek kelompok tanpa memandang usia, jenis kelamin, kelas sosial dan latar belakang pendidikan yang tumbuh dari rasa kesadaran dan tanggung jawab.
c. Tanggung jawab
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatan yang disengaja maupun yang tidak disengaja.
d. Netral
13 e. Adil
Adil adalah suatu sikap yang tidak memihak atau sama rata, tidak ada yang lebih dan tidak ada yang kurang, tidak ada pilih kasih dan masih banyak lagi persepsi yang lainnya
f. Transparansi
Tujuan dari adanya transparansi adalah a. Mendorong komunikasi yang lebih besar dan kerjasama antara kelompok internal dan eksternal; b. Memberikan perlindungan terhadap pengaruh yang tidak seharusnya dan korupsi dalam pengambilan keputusan; c. Meningkatkan akuntabilitas dalam keputusan-keputusan; d. Meningkatkan kepercayaan dan keyakinan kepada pimpinan secara keseluruhan.
g. Integritas Dengan adanya integritas menjadikan suatu kewajiban untuk menjunjung tinggi dan mematuhi semua hukum yang berlaku, Undang-undang, kontrak, kebijakan, dan peraturan yang berlaku. Dengan adanya integritas institusi, dapat memberikan kepercayaan dan keyakinan kepada publik dan/atau stakeholders.
2. Nasionalisme
Nasionalisme adalah membahas bagaimana pembentukan karakter melalui penanaman nilai-nilai Pancasila dalam menumbuhkan nasionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN) sehingga pembuat dan pelaksanaan kebijakan publik, pelayanan publik, dan sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa. Nasionalisme dalam ari sempit adalah suatu sikap yang meninggikan bangsanya sendiri sedangkan dalam arti luas merupakan pandangan tentang rasa cinta yang wajar terhadap bangsa dan negara, sekaligus menghormati bangsa lain. Nilai-nilai yang mencerminkan nasionalisme yaitu :
a. Religius
Religius adalah suatu sikap dan prilaku yang taat/patuh dalam menjalankan ajaran agama yang dipeluknya, bersikap toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain, serta selalu menjalin kerukunan hidup antar pemeluk agama.
14 b. Kerja sama
Kerja sama adalah bekerja bersama menuju akhir yang sama dan mendapatkan hasil yang sama.
c. Tanggung jawab
Tanggung jawab adalah keadaan dimana wajib menanggung segala sesuatu sehingga kewajiban, menanggung, segala sesuatu menjadi akibat.
d. Tidak diskriminatif
Tidak diskriminatif adalah sifat yang tidak membeda-bedakan satu golongan dengan golongan lain.
e. Kepentingan bersama
Kepentingan bersama adalah sebuah keputusan yang sudah dipikirkan secara matang, untuk mewujudkan keinginan yang di inginkan secara bersama.
f. Menghargai Karya Orang Lain
Menghargai karya orang lain adalah memberikan apresiasi (penghargaan) atau hasil usaha dan jerih payah orang lain. Sebab, jerih payah atau karya termasuk harta kepemilikan yang wajib dilindungi.
g. Musyawarah
Musyawarah adalah pengambilan keputusan bersama yang telah disepakati dalam memecahkan suatu masalah
h. Disiplin
Disiplin adalah perasaan taat dan patuh terhadap nilai – nilai yang dipercaya merupakan tanggung jawabnya.
3. Etika Publik
Etika publik merupkan refleksi tentang standar atau norma yang menentukan baik/baik, benar/salah suatu perilaku, tindakan dan keputusan untuk mengarahkan kebijakan publik dalam ranagka menjalankan tanggung jawab pelayanan publik. Nilai-nilai Etika Publik antara lain :
a. Cermat
Cermat adalah memperhatikan atau teliti dalam mengerjakan atau melakukan sesuatu.
15 b. Sopan
Sopan adalah suatu kewajiban yang harus dikerjakan oleh tiap kelompok/prilaku yang mencerminkan kebaikan dan keramahan kepada orang lain.
c. Kerahasiaan
Kerahasiaan adalah praktik pertukaran informasi antara sekelompok orang, biasa hanya seabanyak orang lain.
d. Hormat
Hormat adalah sikap menghargai orang lain. 4. Komitmen Mutu
Komitmen mutu dalam kaitannya dengan penyelenggaraan Negara bertujuan menjadikan pemerintah yang baik dan bersih. Indikator komitmen mutu dalam pelaksanaan tugas ASN dicirikan pada pekerjaan yang berdasarkan efektivitas, efisiensi, dan selalu berinovasi demi menjawab tantangan yang senantiasa berubah. Nilai-nilai yang mencerminkan komitmen mutu antara lain:
a. Efektivitas
Efektivitas adalah suatu keadaan yang menunjukkan tingkat keberhasilan atau pencapaian suatu tujuan yang diukur dengan kualitas, kuantitas,dan waktu sesuai dengan yang telah direncanakan sebelumnya.
b. Efesiensi
Efesiensi adalah ketepatan cara dalam melakukan sesuatu, dan kemampuan dalam melaksanakan tugas dengan baik dan tepat tanpa membuang waktu, biaya serta tenaga.
c. Inovatif
Inovatif merupakan sebuah ide, yang dilandasi dan diterima sebagai suatu hal yang baru oleh seseorang ataupun kelompok tertentu untuk diaplikasikan ataupun diadopsi.
d. Berorientasi Mutu
Berorientasi mutu adalah suatu kondisi dinamis yang berkaitan dengan produk atau pelayanan yang sesuai atau melebihi harapan konsumen. 5. Anti Korupsi
Kata korupsi berasal dari latin yaitu Corruptio yang artinya kerusakan, keberokan dan kebusukan. Selaras kata asalnya, korupsi sering
16
dikatakan sebagai kejahatan luar biasa, salah satu alasannya adalah karena dampaknya yang luar biasa menyebabkan kerusakan baik dalam runag lingkup, pribadi, keluarga, masyarakat dan kehidupan yang lebih jelas.
a. Mandiri
Mandiri adalah sikap untuk tidak menggantungkan keputusan kepada orang lain.
b. Berani
Berani adalah mempunyai hati yang mantap dan rasa percaya diri yang besar dalam menghadapi bahaya, kesulitan, dan sebagaimana.
c. Jujur
Jujur adalah suatu kesesuaian sikap antara perkataan dan perbuatan serta apa yang diucapkan memang itulah yang sesungguhnya yang di lakukan. d. Tanggung Jawab
Tanggung jawab adalah keadaan dimana wajib menanggung segala sesuatu sehingga kewajiban, menanggung, segala sesuatu menjadi akibat.
B. Peran dan Kedudukan PNS dalam kerangka NKRI 1. Manajemen ASN
Pada UU no 5 tahun 2014 pasal 11 ASN berfungsi sebagai melaksanakan kebijakan yang dibuat oleh pejabat Pembina kepegawaian sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, melaksanakan pelayan publik yang profesional dan berkualitas, mempererat persatuan dan kesatuan negara kesatuan Republik Indonesia. Manajemen ASN adalah pengelolaan ASN untuk menghasilkan pegawai ASN yang propesional, memilikin nilai dasar, etika profesi, bebas dati intervensi politik, dan bersih dari praktek korupsi, Ada beberapa asas manajemen yaitu:
a. Profesionalitas
Profesionalitas adalah kemampuan, kemahiran cara pelaksanaan sesuatu dan lain hal.
b. Efektif dan Efesien
Efektif adalah suatu usaha untuk mendapatkan tujuan, hasil dan target yang diharapkan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. Sedangkan
17
efesien adalah usaha untuk mengharuskan menyelesaikan pekerjaan dengan tidak menguras waktu.
c. Akuntabilitas
Akuntabiltas adalah bahwa setiap kegiatan dan hasil akhir dari kegiatan dapat dipertanggung jawabkan.
2. Whole Of Government (WOG)
Whole Of Government (WOG) adalah pendekatan penyelenggaraan
pemerintahan yang menyatukan upaya upaya kolaboratif pemerintah dari keseluruhan sector dalam ruang lingkup koordinas yang olebih luas guna mencapai tujuan-tujuan pembangunan kebijakan, manajemen program dan pelayanan publik. Di dalam Whole Of Government terdapat beberapa asas yaitu : kolaborasi, komukasi, sinkronikasi
a. Komunikasi
Komunikasi adalah instansi antara dua orang atau lebih untuk menyampaikan suatu pesan atau informasi.
b. Koordinasi
Koordinasi adalah suatu upaya yang sinkron dan teratur demi menyediakan jumlah serta waktu yang tepat, dan juga mengarahkan pelaksanaan untuk bisa melahirkan suatu tindakan yang selaras dan harmonis pada tujuan yang sebelumnya sudah ditentukan
c. Singkronisasi
Singkronisasi adalah kesesuaian sesuatu hal. 3. Pelayanan publik.
Berdasarkan UU Nomor 25 tahun 2009 tentang pelayanan publik, dijelaskan bahwa pelayanan publik, adalah kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan perundang-undangan bagi setiap warga negara dan penduduk atas barang, jasa, dan/atau pelayanan administrative yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik. Ada beberapa asas pelayanan publik yaitu :
a. Efesien dan Efesiensi
Efesien dan Efesiensi penyelenggara pelayanan publik harus mampu mewujudkan tujuan-tujuan yang hendak dicapainya dan cara mewujudkan tujuan tersebut dilakukan dengan prosedur yang sederhana, tenaga, kerja yang sedikit, dan biaya yang murah
18
b. Kejelasan adalah suatu perihal yang jelas. c. Kepastian adalah ketentuan atau ketetapan d. Transparan
Transparan dalam penyelenggara layanan publik, pemerintah sebagai penyelenggara pelayanan public harus menyediakan akses bagi warga negara untuk mengetahui segala hal yang terkait dengan pelayanan public yang diselengarakan tersebut.
e. Responsif
Responsif dalam penyelengaraan pelayanan public pemerintahan wajib mendengar dan memenuhi tuntutan kebutuhan warga negaranya terkait dengan bentuk dan jenis pelayanan publik. yang mereka butuhkan. f. Tidak Diskrimatif
Tidak diskriminatif merupakan pelayanan publik yang diselengarakan oleh pemerintah tidak boleh membedakan suku atau bangsa.
19 BAB IV
RANCANGAN AKTUALISASI
A. Identifikasi Isu Dan Gagasan Pemecahan
Isu-isu aktual yang dapat ditemukan di Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu adalah sebagai berikut:
1. Rendahnya pengetahuan kader tentang posyandu terintegrasi
2. Kurangnya maksimalnya pelaporan promosi kesehatan di Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu
3. Rendahnya pemahaman petugas Puskesmas tentang 9 indikator promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat
Dalam upaya menyikapi isu-isu aktual serta tantangan perubahan dan perkembangan yang terjadi berdasarkan tugas pokok dan fungsi Penyuluh Kesehatan Masyarakat, perlu ditentukan prioritas yang akan ditangani. Penentuan isu aktual prioritas dilakukan dengan menggunakan skala dengan rentang angka dari 1-5 yang menyatakan bahwa isu tersebut : “(1) tidak penting”, “(2) kurang penting”. “(3) cukup penting”, “(4) Penting”,. Skala penilaian ini berpedoman pada 4 kriteria isu, yaitu isu yang bersifat actual, problematic, khalayak dan layak atau biasa disingkat APKL. Adapun penentuan isi aktualnya sebagai berikut:
Tabel 4.1
Isu Aktual di Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu
No. Isu Aktual Kriteria ∑ Rank
A P K L
1. Tidak adanya kebun toga percontohan 4 4 3 3 14 II 2. Kurang maksimalnya laporan promosi
kesehatan di Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu
4 4 5 4 17 I
3. Rendahnya pemahaman petugas Puskesmas tentang 9 indikator promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.
20
Dari hasil isu-isu aktual yang menggunakan metode APKL didapatkan isu prioritas dari 3 isu yang angkat yaitu “Kurang maksimalnya pelaporan promosi kesehatan di Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu”, dengan jumlah nilai skor 17. Isu ini diangkat karena di Kabupaten Kapuas Hulu masih belum masimal dalam pelayanan posyandu terintegrasi. Hal tersebut di pengaruhi karena berbagai aspek yaitu :
1. Jarak tempuh penyampaian laporan triwulan dari Puskesmas ke Dinas Kesehatan yang lumayan jauh
2. Belum adanya media laporan online triwulan dari Puskesmas ke Dinas Kesehatan
3. Beban kerja petugas promosi kesehatan di Puskesmas yang banyak
Tabel 4.2
Analisis Faktor Penyebab Isu Utama dengan Metode USG
Dari 3 aspek di atas akan dipilih salah satu aspek yang menjadi prioitas yang membutuhkan penanganan terlebih dahulu. Cara pemilihan aspek yang menjadi prioritas dapat menggnakan metode Urgency (Urgensi), Seriousness (Keseriusan) dan Growth (Perkembangan) atau biasa disingkat dengan USG dengan skala nilai 1 – 5 dap at dijabarkan
No Aspek U S G ∑ Rank
1. Jarak tempuh penyampaian laporan dari Puskesmas ke Dinas Kesehatan yang lumayan jauh
3 3 4 10 III
2. Belum adanya media pelaporan online
dari Puskesmas ke Dinas Kesehatan 4 5 5 14 I 3. Beban kerja petugas promosi kesehatan di
Puskesmas yang banyak 3 4 4 11 II
Dari table USG di atas didapatkan aspek yang menjadi prioritas yaitu “Belum adanya media pembelajaran baru tentang posyandu terintegrasi untuk para kader” dengan demikian maka penulis ingin membuat suatu terobosan terbaru guna mempermudah kinerja petugas puksemas untuk pembinaan para kader untuk menjalankan Posyandu terintegrasi.
21
Dengan demikian maka gagasan penyelesaian isu yang di ajukan adalah “Pemanfaatan media pelaporan Google Drive kepada para petugas Promosi Kesehatan Puskesmas”
22 B. KETERKAITAN SUBSTANSI MATA PELATIHAN
Penerapan nilai-nilai dasar profesi PNS, kedudukan dan peran PNS dalam NKRI terkait dengan kegiatan yang dilakukan di unit kerja tertera pada tabel 4.3 di bawah ini :
Unit Kerja : Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu Isu
yang Diangkat :
Kurangnya maksimalnya pelaporan promosi kesehatan di Dinas Kesehatan
Masalah
yang Diangkat :
Belum adanya media pelaporan online dari Puskesmas ke Dinas Kesehatan
Gagasan
Pemecahan Isu :
Pemanfaatan media pelaporan online berbasis Google Drive kepada para Petugas Promosi Kesehatan Puskesmas No Kegiatan Dan Output/Hasil Kegiatan Tahapan Kegiatan
Proses Kegiatan Aktualisasi dan Keterkaitan dengan
Nilai-Nilai Dasar CPNS Kontribusi terhadap Visi-Misi Organisasi Nilai – Nilai Organisasi 1 2 3 4 5 6 1. Kegiatan: Konsultasi kepada Pimpinan terkait tentang penggunaan 1. Membuat janji dengan Pimpinan
1. Saya menelpon pimpinan untuk membuat janji menemui atasan.
(Etika Publik yaitu: Hormat, Sopan). (Nasionalisme : Musyawarah) Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu: Sudah Sesuai dengan Visi Nilai – nilai Organisasi : Dari nilai organisasi
23 media laporan onlie
berbasis google drive Output / Hasil Kegiatan: Terlaksananya Konsultasi dan mendapatkan persetujuan dari Pimpinan 2. Menemui Pimpinan Mengkonsultasikan kegiatan yang akan dilakukan 3. Mendengarkan masukan dari Pimpinan mencatat masukan dari Pimpinan (WoG : Koordinasi)
2. Saya menemui Pimpinan dengan waktu yang sudah di tentukan untuk melakukan konsultasi, (Akuntabilitas :
Partifipatif dan
Transparan),
(Nasioanalisme : Kerja Sama) (Manajemen ASN : Profesional)
3. Saya mendengarkan masukan dari Pimpinan dan mencatat masukan yang Pimpinan berikan. (Akuntabilitas : Kejelasan Target ) (Etika Publik : Cermat) (Komitmen Mutu : Berorientasi pada mutu) (Anti Korupsi : Peduli) (Pelayanan Publik : Responsif) memenuhi standar pelayanan Mendukung Misi Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu : Tahapan Kegiatan Meningkatkan sumber daya manusia bidang layanan .Sudah sesuai dengan visi dan misi dinas kesehatan yaitu Meningkatkan kualitas jasa pelayanan teknis yang terdapat pada tahap kegiatan satu adalah Ramah, Mandiri
24 2. Kegiatan:
Pembuatanan ulang kerangka acuan data laporan online berbasis Google Drive untuk Petugas
Puskesmas Kabupaten Kapuas Hulu Output / Hasil Kegiatan: Media laporan Online berbasis Google Drive 1. Menyiapkan laptop 2. Membuat konsep untuk Laporan format laporan 3. Mempelajari konsep laporan kedalam media online Google
Drive
1. Saya menyiapkan alat dukung (leptop) untuk membuat media laporan online puskesmas. (Akuntabilitas : Tanggung Jawab) (Komitmen Mutu : Berorientasi Mutu) (Nasionalisme : Kerja Keras) (Manajemen ASN : Efektif)
2. Saya, membuat konsep untuk Laporan format laporan (Etika Publik : Cermat) (Pelayanan Publik : Efektif) 3. Saya mempelajari konsep
laporan kedalam media online Google Drive
(Akuntabilitas : Konsisten) (WoG : Kepentingan Bersama)
4. Mulai membuat media
Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu : Tahapan Kegiatan Meningkatkan sumber daya manusia bidang layanan Mendukung Misi Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu : Tahapan Kegiatan Meningkatkan sumber daya manusia bidang layanan Sudah sesuai dengan visi dan
Nilai – nilai Organisasi : Dari nilai organisasi yang terdapat pada tahap kegiatan satu adalah Peduli, Mandiri
25 4. Mulai membuat
media pelaporan online melalui
Google Drive
pelaporan online melalui
Google Drive, (Akuntabilitas
: Tanggung Jawab) (Komitmen Mutu : Berorientasi mutu) (Anti Korupsi : Mandiri) misi Dinas Kesehatan yaitu Meningkatkan Kualitas Jasa Pelayanan Teknis 3. Kegiatan: Konsultasi kepada Pimpinan mengenai hasil dari pembuatan media pelaporan untuk disosialisasikan dan edukasikan ke para petugas Puskesmas Promosi Kesehatan Output/Hasil Kegiatan: Di setujui oleh 1. Membuat janji dengan Pimpinan 2. Menemui Pimpinan 3. Menunjukkan kepada Pimpinan
1. Saya Membuat janji dengan Kepala Puskesmas Bunut Hulu, (Etika Publik yaitu:
Hormat, Sopan).
(Nasionalisme :
Musyawarah) (WoG : Koordinasi, Integrasi) 2. Saya menemui Pimpinan,
(Akuntabilitas : Partifipatif
dan Transparan),
(Nasioanalisme : Kerja Sama) (Pelayanan Publik : Responsif)
3. Saya Menunjukkan kepada Pimpinan tentang media
Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu : Tahapan Kegiatan Meningkatkan sumber daya manusia bidang layanan .Mendukung Misi Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu : Nilai – nilai Organisasi : Dari nilai organisasi yang terdapat pada kegiatan ini adalah Ramah Mandiri
26 Pimpinan untuk
melakukan sosialisasi kepada para petugas Puskesmas Promosi Kesehatan tentang media laporan online berbasis Google Drive 4. Mendengar dan mencatat masukan tentang media laporan online berbasis Google Drive 5. Mengonsultasikan kepada pimpinan tentang akan disosialisasikan media tersebut ke para petugas Puskesmas Promosi
laporan online berbasis
Google Drive (Nasionalisme
: Kerja Sama) (Etika Publik : Hormat) (Managemen ASN : Keterbukaan)
4. Saya Mendengar dan mencatat masukan tentang pelaporan online berbasis
Google Drive (Akuntabilitas
: Kejelasan Target ) (Etika Publik : Cermat) (Komitmen Mutu : Berorientasi pada mutu) (WoG : Komunikasi)
5. Saya mengonsultasikan kepada Pimpinan tentang akan disosialisasikan media tersebut ke para petugas Puskesmas Promosi Kesehatan, (Akuntbilitas : Kejelasan Tahapan Kegiatan Meningkatkan sumber daya manusia bidang layanan Sudah sesuai dengan visi dan misi Dinas Kesehatan yaitu Meningkatkan
Kualitas Jasa Pelayanan Teknis
27
Kesehatan. Target) (Nasionalisme : menghormati keputusan) (Anti Korupsi : Berani)
4. Kegiatan: Koordinasi kepada petugas promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat di Puskesmas Kabupaten Kapuas Hulu melalui Media Sosial whatsapp Group Promosi Kesehatan Output/Hasil : Seluruh Petugas 1. Membuka whatsapp grup yang terdapat Petugas
Puskesmas
Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat
2. Membuat janji untuk melakukan pertemuan dengan para petugas Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat
1. Saya Membuka whatsapp grup yang terdapat Petugas Puskesmas Promosi
Kesehatan dan
Pemberdayaan Masyarakat, (Akuntabilitas : Tanggung Jawab) (Nasionalisme : Kerja Sama) (Komitmen Mutu : Efektifitas) (Pelayanan Publik : Partisipatif)
2. Saya membuat janji untuk melakukan pertemuan dengan para petugas Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Puskesmas di Dinas Kesehatan, (Akuntabilitas : Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu : Tahapan Kegiatan Meningkatkan sumber daya manusia bidang layanan Sudah sesuai dengan visi dan misi Dinas Kesehatan yaitu Meningkatkan Kualitas Jasa Pelaanan Teknis Nilai – nilai Organisasi : Dari nilai organisasi yang terdapat pada tahap kegiatan satu adalah Ramah Mandiri
28 Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat mengetahui jadwal sosialisasi mengenai pelaporan berbasis Google Drive Puskesmas di Dinas Kesehatan 3. Bukti dokumentasi
Kejelasan Target) (Etika Publik : Disiplin)
(WoG : Koordinasi)
3. Saya mengambil bukti dokumentasi dalam bentuk screenshoot media
whatsapp grup (Promkes
Kapuas Hulu 2021), (Akuntabilitas : Tanggung Jawab) (Anti Korupsi : Transparan) (Manajemen ASN : Profesional) 5. Kegiatan : Sosialisasi dan edukasi tentang pemanfaatan media pelaporan online berbasis Google Drive kepada petugas
Puskesmas di 1. Menyiapkan peralatan untuk Sosialisasi dan edukasi (Laptop, Infocus, Daftar Absen Kegiatan)
1. Saya menyiapkan peralatan untuk sosialisasi dan edukasi (Laptop, Infocus, Daftar Absen Kegiatan), (Akuntabel : Kejelasan Target, Tanggung Jawab) (Nasionalisme : Rela Berkorban) (Komitmen Mutu : Efektif) (Manajemen
Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu : Tahapan Kegiatan Meningkatkan sumber daya manusia bidang layanan Nilai – nilai Organisasi : Dari nilai organisasi yang terdapat pada tahap kegiatan satu adalah Peduli,
29 seluruh Kabupaten
Kapuas Hulu Output/Hasil :
Para petugas promosi kesehatan puskesmas memahami dan mengerti cara mengisi laporan triwulan melalui media online berbasis Google Drive
2. Menunggu para petugas Puskesmas hadir semua 3. Memulai kegiatan sosialisasi tentang pemanfaatan media pelaporan online berbasis Google Drive ASN : Profesionalitas) 2. Saya menunggu para
petugas Puskesmas hadir semuanya, maka pada poin ini saya telah menerapkan nilai – nilai ASN (Nasionalisme : Rela berkorban) (WoG : Kepentingan bersama) 3. Saya memulai kegiatan
sosialisasi tentang pemanfaatan media pelaporan online berbasis
Google Drive, maka dengan
hal ini saya telah menerapkan nilai – nilai ASN (Etika Publik : Sopan) (Komitmen mutu : Efektif) (Pelayan Publik : Mudah dan murah, Transparan)
Sudah sesuai dengan visi dan misi Dinas Kesehatan yaitu Meningkatkan Kualitas Jasa Pelayanan Teknis Ramah, Ikhlas, Mandiri, Adil
30 4. Memberikan angket
kepada para peserta untuk menilai pemanfaatan media pelaporan online berbasis Google Drive
4. Saya memberikan angket kepada para peserta yang hadir untuk menilai sejauh mana manfaat media pelaporan online berbasis
Google Drive, (Komitmen
Mutu : Efektif, Efisien, Berorientasi Mutu)
Coach
DIAN SEKAR AYU, S. STP. NIP. 199211082016092001 Menyetujui, Mentor ADE HERMANTO, S.K.M. NIP. 197805011997031002 Peserta Latsar ABU HENDRI, S.K.M NIP. 199101262020121010
31 C. Jadwal Implementasi dan Konsultasi
1. Jadwal Implementasi Aktualisasi
Rancangan aktualisasi akan dijadwalkan pada waktu tertentu dan setiap kegiatan mempunyai output yang jelas dan memudahkan Calon Pegawai Negeri Sipil membuat laporan hasil aktualisasi. Berikut jadwal rancangan aktualisasi di Dinas Kesehatan Kapuas Hulu.
Table 4.4
Jadwal Implementasi Aktualisasi Nama peserta : Abu Hendri, S.K.M
Instansi : Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu Tempat Aktualisasi : Dinas Kesehatan
No Kegiatan Tanggal Pelaksanaan Output Bukti 1 Menelaah Kepada Pimpinan terkait tentang Kegiatan Edukasi Petugas Puskesmas Kabupaten Kapuas Hulu 22 April – 26 April 2021 Disetujuinya oleh Pimpinan Foto Dokumentasi 2 Pembuatanan ulang kerangka acuan data laporan online berbasis
Google Drive untuk Petugas Puskesmas Kabupaten Kapuas Hulu 27 April – 7 Mei 2021 Tersedianya media laporan online Google Drive Foto dokumentasi 3 Menelaah dengan Pimpinan mengenai hasil dari pembuatan media pelaporan untuk 10 Mei - 17 Mei Disetujui oleh Pimpinan Foto dokumentasi
32 disosialisasikan dan
edukasi ke para petugas Puskesmas Promosi Kesehatan 4 Koordinasi kepada petugas promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat di Puskesmas Kabupaten Kapuas Hulu melalui Media Sosial
Whatsapp Group Promosi
Kesehatan 18 Mei – 20 Mei 2021 Didapatkan kesepakatan bersama untuk jadwal sosialisasi dan eduksi tentang pelaporan online berbais Google Drive a. Gambar Screen hasil koordnasi
5 Sosialisasi dan edukasi tentang pemanfaatan media pelaporan online berbasis Google Drive kepada petugas Puskesmas di seluruh Kabupaten Kapuas Hulu
27 Mei 2021 Terlaksananya kegiatan evaluasi a. Foto Menyetujui : Mentor ADE HERMANTO, S.K.M NIP. 197805011997031002 Peserta Latsar ABU HENDRI, S.K.M NIP. 199101262020121010
33 2. Jadwal Konsultasi dengan Coach
Tabel di bawah ini menggambarkan jadwal kegiatan konsultasi mengenai rancangan aktualisasi bersama Coach
Tabel 4.5
Jadwal Konsultasi Dengan Coach Nama Peserta Abu Hendri, S.K.M
Instansi Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu Tempat Aktualisasi Dinas Kesehatan
No Tanggal Kegiatan Media
Komunikasi Coach Paraf 1 Kamis, 8 April
2021
Diskusi awal terkait
rancangan aktualisasi Tatap Muka Dian Sekar Ayu S.STP 2 Sabtu, 9 April
2021
Konsultasi mengenai
isu yang diangkat Tatap Muka Dian Sekar Ayu S.STP 3 Senin, 12 April
2021 Bimbingan BAB I, II, III Whatsapp Dian Sekar Ayu S.STP 4 Selasa, 13 April
2021
Bimbingan BAB I, II,
III, IV Tatap Muka Dian Sekar Ayu S.STP 5 Rabu, 14 April
2021
Bimbingan kesiapan
rancangan aktualisasi Tatap Muka Dian Sekar Ayu S.STP 6 Minggu, 18 April
2021
Persetujuan
Rancangan Aktualisasi Tatap Muka Dian Sekar Ayu S.STP
Coach
DIAN SEKAR AYU, S. STP. NIP. 199211082016092001
Mengetahui, Peserta Latsar
ABU HENDRI, S.K.M NIP. 199101262020121010
34 3. Jadwal Konsultasi dengan Coach
Tabel di bawah ini menggambarkan jadwal kegiatan konsultasi mengenai rancangan aktualisasi bersama Coach
Tabel 4.6
Jadwal Konsultasi Dengan Mentor Nama Peserta : Abu Hendri, S.K.M
Instansi : Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu Tempat Aktualisasi : Dinas Kesehatan
No Tanggal Kegiatan Media
Komunikasi Mentor Paraf
1 Kamis, 15 April 2021
Konsultasi Isu yang diangkat
Tatap Muka Ade Hermanto, S.K.M
2 Jumat, 16 April 2021
Konsultasi B AB I, II, III,
IV
Whatsapp Ade Hermanto, S.K.M
3 Senin, 19 April 2021
Konsultasi BAB I, II, III,
IV
Tatap Muka Ade Hermanto, S.K.M
Mentor ADE HERMANTO, S.K.M NIP. 197805011997031002 Peserta Latsar ABU HENDRI, S.K.M NIP. 199101262020121010
35
DAFTAR PUSTAKA
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2015. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS : Akuntabilitas. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2015. Modul Pelatihan
Dasar Calon PNS : Nasionalisme. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik
Indonesia.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2015. Modul Pelatihan
Dasar Calon PNS : Etika Publik. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik
Indonesia.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2015. Modul Pelatihan Dasar Calon
PNS : Komitmen Mutu. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2015. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS : Anti Korupsi. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2017. Modul Pelatihan Dasar Calon
PNS : Manajemen Aparatur Sipil Negara. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara
Republik Indonesia.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2015. Modul Pelatihan Dasar Calon
PNS : Nasionalisme. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2017. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS : Pelayanan Publik. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik
Indonesia.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2017. Modul Pelatihan Dasar Calon
PNS : Whole Of Government. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik
Indonesia.
Peraturan LAN RI Nomor 1 tahun 2021 tentang Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil.
Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu. 2019.
36
BIODATA PENULIS
Nama : Abu Hendri, S.K.M Jenis Kelamin : Laki – laki
Tempat/Tanggal Lahir : Sintang, 26-01-1991
NIP : 199101262020121 010
Pangkat/Gol. Ruang : Ahli Pertama /IIIa
Status : Kawin
Agama : Islam
Pendidikan : S1- Kesehatan Masyarakat
Jabatan : Ahli Penyuluh Kesehatan Masyarakat Unit Kerja : Dinas Kesehatan
Alamat Unit Kerja : Jl. Diponegoro No.27 Putussibau Utara Alamat Rumah : Jl. Gogom, Gg. Asura II