Apakah E-Gov?
E-government refers to the use by government
agencies of information technologies (such as Wide Area Network, the Internet, and mobile computing)
that have the ability to transform relations with citizens, businesses, and other arms of government.
Unsur-unsur E-govt:
1.Teknologi informasi (WAN, Internet, mobile computing) 2.Kemudahan penggunaan (user friendly)
3.Transformasi hubungan pemerintah-swasta-masyarakat 4.Perbaikan kinerja kebijakan & pelayanan publik (efisiensi, efektivitas, produktivitas, responsivitas).
Strategi Pengembangan E-gov
Inpres No.3/2003:
1. Sistem layanan yg andal & terpercaya 2. Manajemen Pempus & Pemda holistik 3. Teknologi informasi optimal
4. Peranserta swasta, industri telekomunikasi, teknologi informasi
5. SDM di pemerintahan & e-literacy masyarakat 6. Pengembangan sistematis dengan tahapan yg
Tahapan E-gov (ASPA):
1. Emerging; hanya menampilkan situs web sebagai sumber informasi alternatif
2. Enhanced; peningkatan informasi, lebih dinamis
3. Interactive; fasilitas mengunduh formulir, e-mailing, fasilitas dialogis
4. Transactional; interaksi online payment
5. Seamless; integrasi penuh layanan publik secara onlin
e.
UPIK (Unit Pelayanan Informasi & Keluhan)
Pemkot Jogja
z
Datang langsung: BID, operator UPIK
z
Fixed line: 0274 555242
z
SMS: 081 227 80001 atau 2740
z
Situs web:
www.upik.jogja.go.id
zE-mail:
[email protected]
Distribusi Aduan ke UPIK
Mei 2007 September 2007 No.
Peringkat Dinas Dituju Jumlah Dinas Dituju Jumlah 1 Kimpraswil 15 Humas & Info 11 2 Humas & Info 12 Naker/Kepegawaian 10
3 Pendidikan 9 Kimpraswil 10 4 Perijinan 7 Adum/pemerintahan 7 5 Lain-lain 5 Perijinan 6 6 Ketertiban 3 Perindag 4 7 Naker/Kepegawaian 3 Pendidikan 3 8 Sosial 3 BKKBC 2 9 Perhubungan 2 Lain-lain 2 10 Pariwisata 2 Perhubungan 1 ∑ 62 ∑ 56
Manfaat UPIK
1. Meningkatnya kemampuan Pemda
mengenali kebutuhan masy
2. Kemudahan menyusun agenda & skala prioritas
3. Pengemb program sesuai aspirasi & kebutuhan masy
4. Meningkatnya tanggungjawab atas layanan 5. Meningkatnya komitmen aparat dlm melayani
Indikator Keberhasilan
Indikator Keberhasilan
E
E
-
-
procurement
procurement
Pemkot Surabaya
Pemkot Surabaya
Indikator keberhasilan tujuan Jumlah kasus KKN pada proses pengadaan barang/jasa (kecil)
Indikator keberhasilan sasaran
Efisiensi anggaran (tinggi), efisiensi waktu
(cepat & tepat waktu) & efisiensi SDM (Σ rendah) Jumlah penyedia barang/jasa berpartisipasi di pengadaan (besar)
Jumlah penyedia barang/jasa dari luar daerah (besar)
Jumlah temuan BPK pada proses pengadaan barang/jasa (kecil)
Adanya media informasi atas proses pengadaan yang diakses publik (ada)
Dasar Hukum
Dasar Hukum
E
E
-
-
procurement
procurement
UU nomor 18 tahun 1999 tentang Jasa KonstruksiUU nomor 18 tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi
PP nomor 29 tahun 2000 tentang Penyelenggaraan Jasa Konstruksi
PP nomor 29 tahun 2000 tentang Penyelenggaraan Jasa Konstruksi
Keppres nomor 80 tahun 2003 tentang Pedoman Pengadaan
Keppres nomor 80 tahun 2003 tentang Pedoman Pengadaan
Barang/Jasa Pemerintah yang telah diubah ke
Barang/Jasa Pemerintah yang telah diubah ke--empat kalinya dengan empat kalinya dengan Perpres nomor 8 tahun 2006
Perpres nomor 8 tahun 2006
Instruksi Presiden nomor 5 tahun 2004 tentang Percepatan
Instruksi Presiden nomor 5 tahun 2004 tentang Percepatan
Pemberantasan Korupsi
Pemberantasan Korupsi
Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika nomor :
Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika nomor :
29/PERM/M.KOMINFO/11/2006 tentang Pedoman Penyelenggaraan
29/PERM/M.KOMINFO/11/2006 tentang Pedoman Penyelenggaraan
Certification Authority (CA) di Indonesia
Certification Authority (CA) di Indonesia
Peraturan Walikota Surabaya nomor 50 tahun 2004 jo nomor 30 tahu
Peraturan Walikota Surabaya nomor 50 tahun 2004 jo nomor 30 tahun n 2006 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa secara
2006 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa secara
elektronik (eProcurement)
E-procurement
di Pemkot Surabaya
z
www.lelangserentak.com
(sejak tahun
2003)
z
www.surabaya-eproc.or.id
(sejak tahun
2004)
z
E-proc dengan fasilitas Public Key
Infrastructure. Sistem tambahan: backup
dengan colocation, private key.
Konsep Penerapan
Konsep Penerapan
Hard copy Temu muka antar pihak Paperless efisiensiOn line potensi arisan hilang & penawaran kompetitif
Dokumen Lelang terbatas
/ tertutup
Transparan & akuntabilitas dapat diakses publik
publik Pemberlakukan
SKK & SKP
Pembatasan potensi proyek perolehan pekerjaan alami kemacetan atas dasar kemampuan menurun
teknis & keuangan
X
X
X
√
Konsep Penerapan e
Konsep Penerapan e
-
-
Procurement
Procurement
Sistem Informasi e-Proc Server, fire wall Admin Staf
Sekretariat Layanan eProc
Panitia Pengadaan
Menyusun OE
Menyusun dok lelang
Penyedia Barang/Jasa
up load
Mempelajari dok lelang Memilih paket pekerjaan Menghitung penawaran down load Nilai penawaran submit Menetapkan jadwal Mengevaluasi Penawaran submit Pengumuman, alasan gugur, dokumen lelang, pengaduan, dll
Kendala Awal
Kendala Awal
Sulit merubah budaya kerja dari manual ke
Sulit merubah budaya kerja dari manual ke
elektronik
elektronik
Sulit membiasakan diri bekerja berdasarkan
Sulit membiasakan diri bekerja berdasarkan
standar operasional & prosedur ketat (SOP
standar operasional & prosedur ketat (SOP
dikembangkan berdasarkan keppres 80/2003)
dikembangkan berdasarkan keppres 80/2003)
Adanya perasaan curiga dan ketakutan terhadap
Adanya perasaan curiga dan ketakutan terhadap
hilangnya tambahan pendapatan dari model/
hilangnya tambahan pendapatan dari model/
mekanisme kerja lama (internal & eksternal
mekanisme kerja lama (internal & eksternal
sama)
sama)
Dampak Positif
Dampak Positif
Terjadi efisiensi : Terjadi efisiensi :
-- thd biaya proses s/d 80% (krn kertas kerja terkurangi)thd biaya proses s/d 80% (krn kertas kerja terkurangi)
-- thd penawaran antara 20%thd penawaran antara 20%--25%25% Terkurangi
Terkurangi--nya waktu yang dibutuhkan dalam proses nya waktu yang dibutuhkan dalam proses pengadaan barang/jasa, shg paket
pengadaan barang/jasa, shg paket –– paket proyek berjalan paket proyek berjalan relatif lebih tepat waktu (proyek lanjutan/luncuran
relatif lebih tepat waktu (proyek lanjutan/luncuran menurun), layanan publik terjaga
menurun), layanan publik terjaga
Panitia Pengadaan dapat melakukan evaluasi kualifikasi Panitia Pengadaan dapat melakukan evaluasi kualifikasi
dan evaluasi penawaran dengan cepat dan akurat dan evaluasi penawaran dengan cepat dan akurat
Terwujudnya respon yang cepat terhadap pertanyaan serta Terwujudnya respon yang cepat terhadap pertanyaan serta
klarifikasi selama proses lelang klarifikasi selama proses lelang
Proteksi perusahaan lokal/daerah
Proteksi perusahaan lokal/daerah
Perusahaan
Perusahaan
Pemenang
Pemenang JumlahJumlah ProsentaseProsentase
Domisili dari Domisili dari Surabaya Surabaya 380380 96,45%96,45% Domisili luar Domisili luar Surabaya Surabaya 1414 3,55%3,55%
CATATAN : 1. Data Pelaksanaan e-Procurement 2004
2. Paket pek pemenang luar Surabaya tak ada yang jasa konstruksi (pemasokan barang & jasa konsultansi)
Dampak Positif
Dampak Positif
Terkurangi
Terkurangi--nya personil yang terlibat dalam penerimaan, nya personil yang terlibat dalam penerimaan, pencatatan, maupun pendistribusian persyaratan
pencatatan, maupun pendistribusian persyaratan administrasi lelang
administrasi lelang
Terciptanya rantai audit dalam rangka transparansi dan Terciptanya rantai audit dalam rangka transparansi dan menilai integritas pihak
menilai integritas pihak –– pihak yang terkait proses lelang pihak yang terkait proses lelang (akuntabilitas terjaga)
(akuntabilitas terjaga)
Terwujudnya media bagi masyarakat untuk awasi Terwujudnya media bagi masyarakat untuk awasi pekerjaan, karena spesifikasi teknis pekerjaan dpt di pekerjaan, karena spesifikasi teknis pekerjaan dpt di-
-download dari situs (rasa memiliki timbul & partisipasi bisa download dari situs (rasa memiliki timbul & partisipasi bisa meningkat)
meningkat)
Tidak ada temuan BPK yang berasal dari proses Tidak ada temuan BPK yang berasal dari proses
pengadaan barang/jasa (Surabaya dpt predikat wajar tanpa pengadaan barang/jasa (Surabaya dpt predikat wajar tanpa perkecualian & hanya 3 pemkab/pemkot yang mendapat perkecualian & hanya 3 pemkab/pemkot yang mendapat predikat ini u/ pelaksanaan APBD tahun 2006)
Pengembangan selanjutnya
Pengembangan selanjutnya
Aplikasi e
Aplikasi e--Procurement Surabaya diProcurement Surabaya di--install di server Instansi install di server Instansi Pemerintah lain yang berminat dan satu dengan yang lain dapat
Pemerintah lain yang berminat dan satu dengan yang lain dapat
saling terintegrasi seolah
saling terintegrasi seolah--olah jadi 1 (satu) sistem tunggalolah jadi 1 (satu) sistem tunggal
Sekeproc Deplu Sekeproc Pemkot Surabaya Sekeproc Pemkab Tjg Jbng Sekeproc BRR NAD-Nias
Server Server Server Server
Data Integrity
Server Repository
Data Kualifikasi Perusahaan Data Black List Perusahaan Data Riwayat Pekerjaan Data Paket Pekerjaan
Server Bappenas, Depkominfo, KPK atau lainnya
yg memerlukan data mining proses
Prospek Pengembangan
Prospek Pengembangan
e
e--Sourcing, sebagai katalog elektronik, rujukan standar teknis Sourcing, sebagai katalog elektronik, rujukan standar teknis barang/jasa publik bagi para user, salah satu source harga pasar
barang/jasa publik bagi para user, salah satu source harga pasar
u/ OE (dikembangkan dgn prinsip
u/ OE (dikembangkan dgn prinsip Supply Chain Management Supply Chain Management –– SCM
SCM)) m
m--Procurement, sebagai pemenuhan life style para user yang Procurement, sebagai pemenuhan life style para user yang mempunyai mobilitas tinggi
mempunyai mobilitas tinggi
Help Desk application dan standar implementasi e
Help Desk application dan standar implementasi e--Proc Surabaya Proc Surabaya sebagai panduan bagi instansi pemerintah/ BUMN/ BUMD yang
sebagai panduan bagi instansi pemerintah/ BUMN/ BUMD yang
akan menerapkan aplikasi eProc Surabaya
akan menerapkan aplikasi eProc Surabaya
Software IKP (Infrastruktur Kunci Publik) dan pembentukan
Software IKP (Infrastruktur Kunci Publik) dan pembentukan
Lembaga CA untuk menyongsong pengesahan RUU ITE
Lembaga CA untuk menyongsong pengesahan RUU ITE
(Informasi & Transaksi Elektronik) yang mewadahi penggunaan
(Informasi & Transaksi Elektronik) yang mewadahi penggunaan
tanda tangan elektronik
eBudgeting (2004) eProject (2005) eProcurement (2004) eDelivery (2007) eControlling (2007) ePerformance (2007) ePlanning (2008) eSourcing (2006)
Prospek Pengembangan
Prospek Pengembangan
ePayment & Sistem Keu Da (2010) eManPower (2009)Integrasi sistem eProcurement dengan aplikasi eGoverment lainnya
Integrasi sistem eProcurement dengan aplikasi eGoverment lainnya
yang sudah dan sedang serta akan dikembangkan dan diberi nama
yang sudah dan sedang serta akan dikembangkan dan diberi nama
Sistem Manajemen Sumber Daya Pemerintahan (SiMaSDaP) /
Sistem Manajemen Sumber Daya Pemerintahan (SiMaSDaP) /
GRMS (government resource management system)
GRMS (government resource management system)
Infrastruktur Kunci Publik & L – CA (2007) Data Ware House (2005) DSS (2009) fokus