• Tidak ada hasil yang ditemukan

POKJA KEDAULATAN ENERGI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "POKJA KEDAULATAN ENERGI"

Copied!
31
0
0

Teks penuh

(1)

POKJA KEDAULATAN ENERGI

RAPAT PERSIAPAN MUSRENBANG REGIONAL KALIMANTAN 2016

FORUM KERJASAMA REVITALISASI PERCEPATAN PEMBANGUNAN REGIONAL KALIMANTAN (FKRP2RK)

Jakarta, 10 Maret 2016

(2)

Outline Paparan

1. Gambaran Ekonomi Kalimantan

2. Gambaran Umum Sektor Energi di Kalimantan

3. Permasalahan Umum Sektor Energi

4. Permasalahan Khusus Sektor Energi Kalimantan

5. Pendekatan Penanganan Sektor Energi

6. Usulan program/kegiatan dan dukungan yang

diperlukan dari K/L

(3)

Slide - 3

Sumber: Badan Pusat Statistik, 2015 (http://www.bps.go.id)

Pergeseran peran wilayah Kalimantan dalam pembentukan PDB Nasional mengalami penurunan pada Tahun 2015 menjadi 8,15 persen.

PERAN WILAYAH/PULAU DALAM

PEMBENTUKAN PDB NASIONAL 1978-2015

PULAU 1978 1983 1988 1993 1998 2003 2008 2013 2015 Sumatera 27,6 28,7 24,9 22,8 22,0 22,4 22,9 23,8 22,21 Jawa 50,6 53,8 57,4 58,6 58,0 60,0 57,9 58,0 58,29 Kalimantan 10,2 8,7 8,9 9,2 9,9 8,9 10,4 8,7 8,15 Sulawesi 5,5 4,2 4,1 4,1 4,6 4,0 4,3 4,8 5,92

Bali dan Nusa Tenggara 3,1 2,8 3,0 3,3 2,9 2,8 2,5 2,5 3,06 Maluku dan Papua 2,9 1,8 1,7 2,0 2,5 1,8 2,0 2,2 2,37

Kontribusi wilayah Kalimantan yang tinggi merupakan sumbangan yang didominasi dari ekspoitasi sumber daya alam tak terbarukan (pertambangan dan penggalian) industri

pengolahan khususnya berbasiskan migas

Selama ± 34 tahun, rata-rata kontribusi Kalimantan dalam membentuk PDRB Nasional sebesar 9,4% dan masih belum mampu menggeser posisi Pulau Jawa dan Sumatera dalam pembentukan PDB Nasional

(4)

PERTUMBUHAN DAN STRUKTUR EKONOMI PROVINSI

DI PULAU KALIMANTAN

Tahun 2014 hingga 2015 Pertumbuhan Ekonomi Indonesia dan Provinsi di Kalimantan mengalami penurunan. Bahkan untuk Provinsi Kaltim merosot tajam hingga mencapai minus 0,85%. Hanya Provinsi Kalteng yang meningkat 7,01%. Hal ini disebabkan pertumbuhan positif terjadi dari seluruh sektor lapangan usaha di Kalteng dan kontribusi sektor pertaniannya lebih mendominasi. Namun meskipun demikian Kontribusi paling besar terhadap pembentukan PDRB Wilayah Kalimantan terdapat di Provinsi Kaltim dengan Total PDRB (ADHB) pada tahun 2014 sebesar Rp. 564,7 Triliyun atau sebesar 59,49% dari total PDRB Wilayah Kalimantan. 6.08 5.02 4.81 7.37 6.21 7.01 5.18 4.85 3.84 1.59 1.40 -0.85 5.90 5.02 4.79 -2.00 -1.00 0.00 1.00 2.00 3.00 4.00 5.00 6.00 7.00 8.00 2013 2014 2015

Kalimantan Barat Kalimantan Tengah

Kalimantan Selatan Kalimantan Timur dan Utara Indonesia

(5)

Kontribusi PDRB Provinsi di Wilayah Kalimantan Terhadap PDB

Tahun 2015

Pada tahun 2016, perekonomian Kalimantan diproyeksi tumbuh membaik yang didukung meningkatnya kinerja sektor industri dan pertanian. Pada sisi permintaan, peningkatan ditopang oleh perbaikan ekspor. Kemudian secara spasial, perbaikan perekonomian Kalimantan pada 2016 diperkirakan akan terjadi di semua daerah.

(Kajian Ekonomi Regional, BI, 2015)

Distribusi PDRB Wilayah Kalimantan 8,2% 564.69 137.52 100.15 146.89 Kalimantan Timur dan Utara

Kalimantan Selatan Kalimantan Tengah Kalimantan Barat

PDRB Wilayah Kalimantan Tahun 2015 (Rp Trilyun) Kaltim dan Kaltara 4,89% Kalsel 1,19% Kalteng 0,87% Kalbar 1,27%

(6)

SASARAN PERTUMBUHAN EKONOMI WILAYAH PULAU

KALIMANTAN TAHUN 2015-2019

6

Diperlukan akselerasi pengembangan sektor sektor sumber pertumbuhan ekonomi melalui proses hilirisasi produk sumber daya alam tak terbarukan untuk meningkatkan nilai tambah

Provinsi di Pulau Kalimantan harus mampu menjadi wadah bagi pertumbuhan dan perkembangan investasi serta industri untuk meningkatkan daya saing, dengan menciptakan iklim usaha dan investasi yang kondusif dan efisien, cepat dan murah

(7)

PETA RENCANA KELISTRIKAN PULAU KALIMANTAN 2015-2019 SABAH (MALAYSIA) SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH Longikis Tj Selo. r Manggarsari Melak Rantau Buntok Palangkaraya Kuala Kurun Puruk Cahu Muara Teweh Kasongan Seberang Cempaka New Palangkaraya Amuntai Kotabaru Batulicin Satui Sukamara Nangabulik Pangkalan Bun Kuala Pambuang Pangkalan Banteng Parenggean Ketapang Sukadana Sandai Bengkayang Sambas Siantan Sei Raya Ngabang Sanggau Tayan Sekadau Sintang Putussibau Nanga Pinoh Kota Baru ( SERAWAK ) MALAYSIA Talisayan Muara Wahau Kayutangi Kendawangan Marabahan New SMD Sepaku biru Ulin Sei Tabuk A Bandara Mantuil Pelaihari Asam-Asam New Balikpapan Industri Kuaro Komam Grogot Rantaupulut 12. MPP Kalselteng 100 MW - 2016 13. MPP Kalselteng 100 MW - 2016 14. PLTU Kalsel (FTP2) 200 MW-2017 15. PLTU Pulang Pisau 120 MW-2015 16. PLTU Kalselteng-2 200 MW-2019/20 17. Kalsel Peaker-1 200 MW-2017 18. PLTU Sampit 50 MW-2018 19. PLTU Kalselteng-1 200 MW-2019/20 12. MPP Kalbar 100 MW – 2016 13. Kalbar Peaker 100 MW- 2019 14. PLTU Ketapang (FTP2) 20 MW-2016 15. PLTU Ketapang IPP 12 MW-2015 16. PLTU P Baru (FTP1) 100 MW-2016 17. PLTU P Baru (FTP2) 110 MW-2017/18 18. PLTU Kalbar-1 200 MW-2018 19. PLTU Pantai Kura-Kura 55 MW-2016

1. PLTMG Malinau (6 MW) – 2017 2. PLTU Malinau 6 MW- 2016 3. PLTU Tj. Selor 14 MW-2015 4. PLTMG Tj. Selor 15 MW- 2017 5. PLTU Tj. Redep 14 MW-2015 6. MPP Kaltim 100 MW - 2016 7. PLTU Kaltim FTP2 200 MW-2018/19 8. PLTU Kaltim (MT) 55 MW-2017 9. Kaltim Peaker-2 100 MW-2017 10. PLTU Kaltim-4 200 MW-2019/20 11. PLTG Senipah (ST) 35 MW-2017 Interkoneksi ke Serawak Kariangau Petung 1 2 Tidang Pale Malinau 3 4 Tj Re.dep 5 Maloi Sepaso Sangatta Bontang Kuala Bonta ng 7 Samb era 8 Sanga-Sanga Sambutan 9 Bukuan Kota Bangun 10 Embalut 11 Senipah New Industri 13 14 15 Selat 16 Barito17 Sampit 18 22 23 Long Bagun Bukit Tengkawang Haru Samboja Karjo Tamiang Layang Tanjung Paringin Barikin Kandang an 19 1T2risa1kt3i 6 25 Singkaw ang 26 27 Mempa wah Parit Baru 21 24 20 Kota Baru

(8)

Jumlah Pelanggan Daya Tersambung (MVA) Penjualan (GWh) Pendapatan (Rp. M) Rasio Elektrifikasi (%) Kalbar 908.252 1.125.282 1.654,8 1.523,577 78,48 Kalselteng 1.462.299 1.711.611 2.690,5 2.339,628 81,36 Kaltimra 848.488 1.488.075 2.477,5 2.564,464 84,06 Reg-KAL 3.219.039 4.324.968 6.823,8 6.428,67 81,30

Program Strategis Regional Kalimantan

(9)

100 90 80 70 60 50 40 30 20 10 0

Kalbar Kalselteng Kaltimra

2013 2014 Okt '15

Program Strategis Regional Kalimantan

(10)

TEMA PENGEMBANGAN WILAYAH KALIMANTAN

RPJMN 2015-2019

Mempertahankan fungsi Kalimantan sebagai paru-paru dunia, dengan

meningkatkan konservasi dan rehabilitasi DAS, lahan kritis, hutan lindung, dan hutan produksi; serta mengembangkan sistem pencegahan dan penanggulangan bencana alam banjir dan kebakaran hutan.

Lumbung energi nasional dengan pengembangan hilirisasi komoditas batu

bara, termasuk pengembangan energi baru terbarukan berbasis biomassa dan air atau matahari atau sesuai dengan kondisi SDA masing-masing provinsi

Pengembangan industri berbasis komoditas kelapa sawit, karet, bauksit,

bijihbesi, gas alam cair, pasir zirkon dan pasir kuarsa.

Menjadikan Kalimantan sebagai salah satu Lumbung Pangan Nasional

Bagaimana Kementerian dan lembaga mendukung melalui Program / Kegiatan di Pulau Kalimantan dalam mendorong pengembangan sektor energi

(11)

POKJA ENERGI

(12)

Permasalahan Umum Pengembangan

Energi di Kalimantan

Laju pertumbuhan konsumsi energi yang sangat tinggi;

tetapi belum diiringi dengan penyediaan sumber energi

alternatif;

Pemerataan Infrastruktur di bidang energi masih

terbatas dikarenakan kondisi geografis dan alasan

lainya;

Akses terhadap energi belum merata;

Sebagian besar teknologi energi masih belum dikuasai

baik dalam bentuk perangkat keras maupun lunak

(13)

Permasalahan Khusus Pengembangan

Energi di Kalimantan

1. Tidak mencukupinya kuota BBM dan LPG

bersubsidi

2. Penyediaan bahan bakar bersubsidi bagi petani

daerah perbatasan dan nelayan (Solar Paket Dealer

Nelayan/SPDN)

3. Pembangunan pembangkit listrik dan jaringannya

(interkoneksi se-kalimantan),

4. Belum dikembangkan dan dimanfaatkannya energi

baru dan terbarukan di Kalimantan: biomassa,

angin, mikrohidro, uranium, biodisel, dan bioetanol.

(14)

Mendesak

Jangka

Menengah

Jangka

Panjang

• Menambah Kuota BBM dan LPG • Perbaikan distribusi dan

Pengawasan

• Membangun Pembangkit Listrik dan Jaringan

• Pembangunan PLTU dan PLTA Baru • Pembangunan Jaringan Transmisi • Kajian EBT (Nuklir)

• Pengembangan & Pemanfaatan EBT

• Pengembangan Energi Nuklir • Interkoneksi Jaringan Kalimantan • BIOFUEL/Biomassa

14

Pendekatan Pemecahan Masalah

(15)

KALIMANTAN TENGAH

USULAN PROGRAM FKRP2RK

1. Inventarisasi kebutuhan BBM bersubsidi

2. Program Pembinaan, Pengendalian, Monitoring dan Evaluasi Pengusahaan Minyak Bumi

3. Inventarisasi Penyediaan BBM bersubsidi pada SPDN (Solar Packed Dealer Nelayan)

4. Pembangunan PLTU: Sampit (APBN) 2x25 MW; Kalteng 1 2x100 MW

5. Pembangunan PLTA Muara Joloi 4x71 MW 6. Pembangunan Jaringan Listrik Saluran Udara

Tegangan Tinggi (SUTT) Muara Teweh - Puruk Cahu 7. Pembangunan Jaringan Listrik Saluran Udara

Tegangan Tinggi (SUTT) 150 KV Puruk Cahu - Kuala Kurun

(16)

KALIMANTAN TENGAH

USULAN PROGRAM FKRP2RK

8. Pembangunan Jaringan Listrik Saluran Udara

Tegangan Tinggi (SUTT) 150 KV Kuala Kurun-Kasongan

9. Pembangunan Jaringan Listrik Saluran Udara

Tegangan Tinggi (SUTT) 150 KV Sampit - Pangkalan Bun

10. Pembangunan Jaringan Listrik Tegangan Menengah dan Tegangan Rendah ( SUTM) dan SUTR

11. Pembangunan Gardu Induk: Pangkalan Banteng; Puruk Cahu; Kuala Kurun; Parenggean

(17)

KALIMANTAN TENGAH

USULAN PROGRAM FKRP2RK

12. Pembangunan Gardu Induk Sukamara 13. Pembangunan Gardu Induk Nangabulik

14. Pembuatan Pra FS Pembangunan Kabel Bawah Laut dari Kalteng ke Jateng

15. Pembuatan Pra FS Pembangunan PLTN di Kalteng 16. Pengembangan dan Pemanfaatan Energi Baru

Terbarukan di Kalteng

17. Pengadaan Jaringan Listrik Tenaga Surya di Kawasan Pesisir

(18)

KALIMANTAN BARAT

USULAN PROGRAM FKRP2RK

1. Kuota BBM Kabupaten/Kota

2. Kuota LPG 3Kg

3. Penyediaan Bahan Bakar Bersubsidi Bagi

Petani Daerah Perbatasan & Nelayan (Solar

Paket Dealer Nelayan)

4. PLTU: Sintang 3x7MW; Parit Baru (FTP1)

2x50MW; Parit Baru - Loan China (FTP2) 2x55

MW; Kalbar-1; 2x100 MW; Biomassa Ketapang

2x5 MW.

5. Pembangunan Jaringan Transmisi

6. Pembangunan PLTS Terpusat/ Terpadu

7. Dukungan Kajian Pengembangan Gas Biogenic

(19)

KALIMANTAN BARAT

USULAN PROGRAM FKRP2RK

8. Pembangunan PLTMH Kab. Kayong Utara,

Kab. Sambas, Kab. Bengkayang, Kab.

Landak, Kab. Sanggau, Kab. Sekadau, .Kab.

Melawi, Kec. Air Besar & Kec. Kuala Behe

9. Pembangunan PLTA di DAS Sui Kapuas

10. Pembangunan PLTN

(20)

KALIMANTAN SELATAN

USULAN PROGRAM FKRP2RK

Penambahan Kuota BBM :

1. Penambahan Kuota BBM Solar dan Kuota LPG 3 KG 2. Pembangunan pipanisasi distribusi gas di Kalsel 3. Penyediaan bahan bakar bersubsidi bagi petani

daerah perbatasan dan nelayan (solar paket)

20 Pengembangan dan Pemanfaatan Energi Baru

Terbarukan :

1. Pembangunan PLTS terpusat 2. Pembangunan PLTMH

(21)

KALIMANTAN SELATAN

USULAN PROGRAM FKRP2RK

Pemenuhan Kelistrikan

1. PLTU: Kotabaru; Kalselteng2 2. PLTG/MG/GU Kalsel Peaker 1

3. Jaringan Transmisi 150 KV Batulicin – Landing point Batulicin; Landing point P.Laut – Kotabaru; Landing point Kotabaru – Landing point P. Laut; Barikin – Kayutangi; Seberang Barito – Trisakti; PLTU Kalsel 1(FTP 2) – Tanjung; Seberang Barito – Trisakti; PLTGU Kalselteng peaker – Seberang

4. Gardu Induk: Kotabaru; Paringin; Pelaihari; Amuntai 5. Jaringan Tegangan Menengah (JTM)

6. Jaringan Tegangan Rendah (JTR)

7. Pembangunan Trafo Kalsel (83,5MVA) 8. Sambungan Rumah (SR)

9. Listrik Murah dan Hemat

(22)

KALIMANTAN TIMUR

USULAN PROGRAM FKRP2RK

1. Penyediaan Premium Bersubsidi 2. Penyediaan Solar Bersubsidi 3. Penyediaan LPG Kemasan 3 Kg

4. Pembangunan Jaringan Gas Rumah Tangga 5. PLTA - Tabang

6. PLTU : Sangata; Teluk Balikpapan, Unit 3 & 4; Tanjung Redep; Lati Eksp; Tana Grogot; Kaltim (MT); Kaltim (FTP2) ; Kaltim 4; Kaltim 2 (FTP2) -Bontang

7. PLTG/ MG Mobile 8. PLTGU Senipah (ST)

9. PLTG/MG/GU Kaltim Peaker 2 10.PALARAN - SENIPAH 11.Kota Bangun-Melak 12.Melak - Bangkanai 13.Bontang - Sangata 14.Sangata - Tj. Redeb 15.Tj. Redeb - Tj. Selor

16.Tenggarong - Kota Bangun 17.New Samarinda - Embalut

(23)

KALIMANTAN TIMUR

USULAN PROGRAM FKRP2RK

18. GI New Balikpapan - GI Kariangau 19. Kuaro - Grogot

20. Sangatta – Maloy 21. Lati - Tanjung Redep 22. Kariangau – Sepaku

23. New Industri 2 LB, 1 TB, 60 MVA 24. Kariangau, 1 LB, 30 MVA

25. Kota Bangun, 1LB, 30 MVA 26. Melak, 1 LB, 30 MVA

27. Bontang, 1 LB, 30 MVA 28. Sangata, 1LB, 30 MVA 29. Tj. Redeb, 1LB, 30 MVA 30. Tj. Selor, 1LB, 30 MVA

31. Harapan Baru 2 LB, 60 MVA 32. Sambutan 1 TB, 30 MVA 33. Tana Paser 1 LB, 30 MVA

34. Koman B. Sopang 1 TB, 30 MVA 35. Long lkis, 1LB, 30 MVA

36. Lati New, 1LB, 30 MVA

(24)

KALIMANTAN TIMUR USULAN PROGRAM FKRP2RK

37. Trafo Dist

38. JTM

39. JTR

40. SR

41. Pembangunan PLTS Komunal di Kaltim

42. Pembangunan PLTMH

43. Pembangunan Pembangkit Listrik dengan

Pemanfaatan Limbah Sawit

44. Penyusupan Masterplan Kawasan Industri

Nuklir

(25)

KALIMANTAN UTARA

USULAN PROGRAM FKRP2RK

Penambahan Kuota BBM:

1. Penyediaan Premium dan solar bersubsidi 2. Penyediaan LPG kemasan 3 KG

3. Pengembangan City Gas 4. Pembangunan SPPBE

5. Pembangunan SPBU Pemerintah

Penyediaan bahan bakar bersubsidi bagi petani daerah perbatasan dan nelayan

1. Penyediaan Premium dan solar bersubsidi

Pembangunan Pembangkit Listrik dan Jaringan Ketenagalistrikan

1. PLTMG Tanjung Selor 15 MW 2. PLTMG Nunukan 210 MW

3. Pengembangan jaringan transmisi dan distribusi 4. Pembangunan jaringan listrik antara Bulungan dan

Tarakan

(26)

KALIMANTAN UTARA

USULAN PROGRAM FKRP2RK

Pengembangan & Pemanfaatan Energi Baru & Terbarukan

1. PLTA Besahan (Kayan 3) dan PLTA Long Sempanjang Total Kapasitas

2. Pembangunan PLTS Komunal di Kalimantan Utara 3. Pembangunan PLTMH

(27)
(28)

Provinsi Pengembangan Pembangkit listrik

Program/Kegiatan Alokasi Tahun 2017 Alokasi Tahun 2018 Kementerian /Lembaga Kalimantan Timur Penambahan kuota BBM, penyedian bahan bakar bagi nelayan,

pembangunan

pembangkit listrik dan jaringannya,

pengembangan energi baru dan terbarukan

4 Program/ 69 Kegiatan: a. Penambahan Kuota Bbm

b. Penyediaan bahan bakar bersubsidi bagi petani daerah perbatasan dan nelayan (Solar Paket Dealer

Nelayan/SPDN)

c. pembangunan pembangkit listrik & jaringannya (interkoneksi se

kalimantan)

d. pengembangan & pemanfaatan energi baru & terbarukan

Rp. 7.370,76 Milyar Rp. 7.652,84 Milyar -Kementerian ESDM Kalimantan Tengah Pembangunan

pembangkit listrik dan jaringannya (Interkoneksi se Kalimantan), Pengembangan dan pemaanfaatan energi dan terbarukan 4 Program/ 22 Kegiatan: a. penambahan kuota bbm

b. Penyediaan bahan bakar bersubsidi bagi petani daerah perbatasan dan nelayan (Solar Paket Dealer

Nelayan/SPDN)

c. Pembangunan pembangkit listrik dan jaringannya (interkoneksi

se-kalimantan

d. Pengembangan dan pemanfaatan energi dan terbarukan

Rp. 2.483,70 Milyar Rp. 1.421,54 Milyar -Kementerian ESDM

(29)

Provinsi Pengembangan Pembangkit listrik

Program/Kegiatan Alokasi Tahun 2017 Alokasi Tahun 2018 Kementerian /Lembaga Kalimantan Barat Pembangunan

pembangkit listrik dan jaringannya (Interkoneksi se Kalimantan), Pengembangan dan pemaanfaatan energi dan terbarukan 4 Program/ 13 Kegiatan: a. penambahan kuota bbm b. Penyediaan bahan bakar

bersubsidi bagi petani daerah perbatasan dan nelayan (Solar Paket Dealer Nelayan/SPDN)

c. Pembangunan pembangkit listrik dan jaringannya (interkoneksi se-kalimantan) d. Pengembangan dan

pemanfaatan energi dan terbarukan Rp. 19.222,43 Milyar Rp. 350,00 Milyar -Kementerian ESDM Kalimantan Selatan Penambahan kuota BBM, Pembangunan

pembangkit listrik dan jaringannya (Interkoneksi se Kalimantan), Pengembangan dan pemaanfaatan energi dan terbarukan 4 program/ 24 Kegiatan a. penambahan kuota bbm b. Penyediaan bahan bakar

bersubsidi bagi petani daerah perbatasan dan nelayan (Solar Paket Dealer Nelayan/SPDN)

c. Pembangunan pembangkit listrik dan jaringannya (interkoneksi se-kalimantan) d. Pengembangan dan

pemanfaatan energi dan terbarukan Rp. 13.269,13 Milyar - -Kementerian ESDM

(30)

Provinsi Pengembangan Pembangkit

listrik

Program/Kegiatan Alokasi Tahun 2017 Alokasi Tahun 2018 Kementerian/Le mbaga Kalimantan Utara Penambahan Kuota BBM, pembangunan pembangkit listrik dan jaringannya, pemanfaatan energi baru dan terbarukan

4 Program/ 16 Kegiatan: a. penambahan kuota bbm b. Penyediaan bahan bakar

bersubsidi bagi petani daerah perbatasan dan nelayan (Solar Paket Dealer Nelayan/SPDN)

c. Pembangunan pembangkit listrik dan jaringannya (interkoneksi se-kalimantan) d. Pengembangan dan

pemanfaatan energi dan terbarukan Rp. 5111,16 Milyar Rp. 5331,16 Milyar - Kementerian ESDM

TOTAL 20 Program/144 Kegiatan Rp. 28.234,75 Milyar

Rp. 9.424,38 Milyar

(31)

Referensi

Dokumen terkait

Saran yang diberikan untuk meningkatkan pelayanan kargo dan indeks kepuasan pengguna atau penumpang maskapai penerbangan PT “X” rute Jakarta-Batam adalah dengan

Dari penjabaran beberapa fungsi perpustakaan di atas, perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai sarana pemenuhan informasi bagi masyarakat perguruan tinggi, tetapi perpustakaan

Terdapat perbedaan asam amino yang mempengaruhi struktur permukaan protein selubung virus dengue serotipe 3 pada dua strain yang beredar di Surabaya.. Analisis

Dalam pelaksanaan kegiatan Kerja Praktek ini, kami mengharapkan PT PERTAMINA untuk dapat menempatkan kami secara langsung di TERMINAL DEPO REWULU guna

Dengan partisipasi aktif para mitra dan donatur, PKPU menjalankan rangkaian program Ramadhan yang tidak hanya bernilai ibadah bagi mitra dan donatur tetapi juga

Penjadwalan yang telah ada dan dilaksanakan di SMA Trinitas selama ini masih bersifat manual. Penjadwalan dilaksanakan dengan menuliskan jadwal yang akan dijalankan pada

Pada kondisi bergerak, prosedur tersebut dibutuhkan untuk mempertahankan connection baik dalam sesama sistem WCDMA pada frekuensi yang sama melalui intra frequency handover, atau

4 Akan tetapi dalam pelaksanaannya masih saja banyak kendala yang timbul, terutama masih terdapat adanya penghindaran pajak dalam transaksi tanah, khususnya Pajak Penghasilan