RENJA BPBD KABUPATEN BENGKALIS TAHUN 2021 i
i
RANCANGAN AWAL
RENJA TAHUN 2021
BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH
KABUPATEN BENGKALIS TAHUN 2020
RENJA BPBD KABUPATEN BENGKALIS TAHUN 2021 i
i KATA PENGANTAR
Dengan menucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT, atas rahmat dan karunia-Nya, dokumen Renja Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bengkalis Tahun 2021 dapat diselesaikan. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyusunan Renja BPBD Kabupaten Bengkalis Tahun 2021. Rencana Kerja (Renja) BPBD merupakan dokumen perencanaan tahunan dan merupakan penjabaran dari Renstra BPBD Kabupaten Bengkalis Tahun 2016-2021.
Renja BPBD Tahun 2021 memuat program, kegiatan, lokasi, dan kelompok sasaran yang disertai indikator kinerja dan pagu indikatif yang akan dilaksanakan oleh BPBD. Selanjutnya, dokumen ini akan menjadi acuan bagi dalam penyusunan Rencana Kerja Anggaran (RKA) Tahun 2021. Selain itu, melalui review hasil evaluasi pelaksanaan Rencana Kerja tahun sebelumnya dan perkiraan capaian tahun berjalan, dokumen ini diharapkan memperjelas kondisi terkini dan tingkat capaian kinerja serta strategi pada setiap unit kerja di BPBD yang disertai dengan kejelasan dan hasil dari program/kegiatan yang direncanakan. Untuk menjamin terlaksananya kegiatan-kegiatan tersebut serta untuk terwujudnya sinergitas kinerja pembangunan semua pihak yang terkait, maka seluruh aparatur BPBD Kabupaten Bengkalis berkewajiban untuk dapat melaksanakan program dan kegiatan yang telah ditetapkan dalam Renja Tahun 2021.
Demikian Rancangan Awal Renja BPBD Kabupaten Bengkalis Tahun 2021 ini disusun, semoga segala program dan kegiatan yang telah direncanakan dapat dilaksanakan untuk mendukung pencapaian visi dan misi Kepala Daerah
RENJA BPBD KABUPATEN BENGKALIS TAHUN 2021 ii ii
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR i DAFTAR ISI ii BAB I PENDAHULUAN 1 1.1. Latar Belakang 1 1.2. Landasan Hukum 21.3. Maksud dan Tujuan 4
1.4. Sistematika Penulisan 4
BAB II EVALUASI PELAKSANAAN RENJA PD TAHUN LALU 6
2.1. Evaluasi Pelaksanaan Renja BPBD Tahun Lalu 6
2.2. Analisis Kinerja Pelayanan BPBD 15
2.3. Isu-isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi BPBD 17
2.4. Review Terhadap Rancangan Awal RKPD 23
2.5. Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat 31
BAB III TUJUAN DAN SASARAN PERANGKAT DAERAH 32
3.1. Telaahan Terhadap Kebijakan Nasional 32
3.2. Tujuan dan Sasaran Renja BPBD 33
3.3. Program dan Kegiatan 36
BAB IV RENCANA KERJA DAN PENDANAAN PERANGKAT DAERAH 37
BAB V PENUTUP 44
RENJA BPBD KABUPATEN BENGKALIS TAHUN 2021 1
1
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Rencana Kerja Operasional Perangkat Daerah merupakan Dokumen perencanaan atau rencana yang membuat program atau kegiatan yang diperlukan untuk mencapai sasaran pembangunan dalam bentuk kerangka regulasi dan kerangka anggaran. Penyusunan Rencana Kerja merupakan produk dasar bagi penyusunan rencana kerja pemerintah daerah yang merupakan penjabaran dari rencana pembangunan jangka menengah Daerah, disesuaikan dengan Rencana Kerja Pemerintah dan menjadi pedoman dalam penyusunan Rencana Anggaran Pembangunan Belanja Daerah (RAPBD). Oleh karena itu sebagai dokumen perencanaan daerah, Rencana Kerja mempunyai kedudukan strategis yaitu menjembatani antara perencanaan strategis jangka menengah dengan perencanaan penganggaran tahunan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bengkalis merupakan salah satu lembaga Teknis Daerah yang merupakan unsur pendukung tugas Bupati dalam penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah yang bersifat spesifik yaitu sesuai dengan lingkungan tugasnya di bidang Penanggulangan Bencana.
Dengan mempedomani Rencana Nasional Penanggulangan Bencana 2015-2019, Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Daerah Tahun 2016-2021 dan mempertimbangkan potensi, kondisi, permasalahan, tantangan dan peluang yang ada di Kabupaten Bengkalis serta budaya yang hidup dalam masyarakat, maupun kondisi alam yang dimiliki maka ditetapkan Renja Badan Penanggulangan Bencana Daerah guna mendukung Visi Kabupaten untuk 5 (lima) tahun kedepan adalah : ”Mewujudkan Ketangguhan Masyarakat Kabupaten Bengkalis Dalam Menghadapi
Bencana”.
Dalam upaya mendukung pencapaian visi tersebut diatas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bengkalis menetapkan Renja untuk kurun waktu 2016-2021, yaitu rencana lima tahun yang memuat Visi, Misi, Tujuan , Sasaran dan Strategis , Kebijakan dan Program di Bidang Penanggulangan Bencana Daerah melalui Rencana Kerja Satuan Operasional Perangkat Daerah. Dalam penyusunan Rencana Kerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah berpedoman kepada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan Rencana Pembangunan jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Riau, serta dengan memperhatikan potensi, kondisi, sosial
RENJA BPBD KABUPATEN BENGKALIS TAHUN 2021 2
2
budaya masyarakat dan tantangan serta peluang daerah dalam mendukung pencapaian RPJMD Kabupaten Bengkalis Tahun 2016-2021.
Bertitik tolak kepada hal-hal diatas, maka Badan Penanggulangan Bencana Daerah mencoba menyusun rencana Strategis yang memuat berbagai kebijakan dalam upaya penanggulangan bencana di Kabupaten Bengkalis, disamping itu sebagai sarana dalam mengukur berhasil atau tidaknya suatu program yang telah ditetapkan.
1.2. Landasan Hukum
Dasar hukum yang digunakan sebagai landasan dalam penyusunan Rencana Kerja BPBD Kabupaten Bengkalis adalah :
1. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1956 tentang Pembentukan Daerah Otonom Kabupaten Dalam Lingkungan Daerah Propinsi Sumatera Tengah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1956 Nomor 25);
2. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355);
3. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik IndonesiaNomor 4421);
4. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005-2025 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 33, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4700);
5. Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587), sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang-Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679)
6. Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 42, Tambahan Lembaran Negara Nomor 6322);
7. Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2015 – 2019;
RENJA BPBD KABUPATEN BENGKALIS TAHUN 2021 3
3
8. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 1312);
9. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 90 Tahun 2019 Tentang Klasifikasi, Kodefikasi dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 1447);
10. Peraturan Daerah Provinsi Riau Nomor 9 Tahun 2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Daerah Provinsi Riau Tahun 2005 - 2025 (Lembaran Daerah Provinsi Riau Tahun 2009 Nomor 9);
11. Peraturan Daerah Pemerintah Provinsi Riau Nomor 7 Tahun 2014 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Riau 2019 – 2024 (Lembaran Daerah Provinsi Riau Tahun 2019 Nomor 3);
12. Peraturan Daerah Kabupaten Bengkalis Nomor 03 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Daerah Kabupaten Bengkalis Tahun 2005-2025 (Lembaran Daerah Kabupaten Bengkalis Tahun 2007 Nomor 03);
13. Peraturan Daerah Kabupaten Bengkalis Nomor 11 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bengkalis Tahun 2016-2021 (Lembaran Daerah Kabupaten Bengkalis Tahun 2016 Nomor 11);
14. Peraturan Daerah Kabupaten Bengkalis Nomor 3 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Bengkalis;
15. Peraturan Bupati Bengkalis Nomor 87 tahun 2019 Tentang Perubahan atas Peraturan Bupati Bengkalis Nomor 65 Tahun 2016 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Eselonering, Tugas, Fungsi dan Uraian Tugas serta tata kerja pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bengkalis (Berita Daerah Kabupaten Bengkalis Tahun 2016 Nomor 65);
16. Surat Edaran Bupati Bengkalis Nomor 050/BAPPEDA/409/2019 tentang Penyusunan Rancangan Awal Renja Perangkat Daerah.
RENJA BPBD KABUPATEN BENGKALIS TAHUN 2021 4
4 1.3. Maksud dan Tujuan
1.3.1. Maksud
Maksud Penyusunan Renja BPBD yaitu sebagai acuan dan tolak ukur dalam pencapaian kinerja BPBD Kabupaten Bengkalis tahun 2021 yang sesuai tugas, pokok dan fungsi.
1.3.2. Tujuan
Tujuan penyusunan Rencana Kerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bengkalis ini adalah:
a. Agar pelaksanaan perencanaan program/kegiatan yang telah dibuat dapat dilaksanakan dengan baik sehingga pelaksanaanya dapat terarah, efektif, efesien, tepat waktu, tepat sasaran dan tepat administrasi.
b. Untuk mendukung arah kebijakan dan strategi dalam kegiatan penanggulangan bencana yang telah ditentukan baik dalam upaya pencegahan dan kesiapsiagaan, penanganan darurat serta rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana pada tahun 2019.
1.4. Sistematika Penulisan
Rencana Kerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah Tahun 2021 sebagai pedoman dan arah kerja Bappeda, dengan sistematika penulisan sebagai berikut :
BAB I : PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang 1.2. Landasan Hukum 1.3. Maksud dan Tujuan 1.4. Sistematika Penulisan
BAB II : EVALUASI PELAKSANAAN RENJA PERANGKAT DAERAH TAHUN LALU 2.6. Evaluasi Pelaksanaan Renja BPBD Tahun Lalu dan Capaian Renstra PD 2.7. Analisis Kinerja Pelayanan BPBD
2.8. Isu-isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi BPBD 2.9. Review Terhadap Rancangan Awal RKPD
RENJA BPBD KABUPATEN BENGKALIS TAHUN 2021 5
5
BAB III : TUJUAN DAN SASARAN PERANGKAT DAERAH 3.4. Telaahan Terhadap Kebijakan Nasional 3.5. Tujuan dan Sasaran Renja BPBD 3.6. Program dan Kegiatan
BAB IV : RENCANA KERJA DAN PENDANAAN PERANGKAT DAERAH BAB V : PENUTUP
RENJA BPBD KABUPATEN BENGKALIS TAHUN 2021 6
6
BAB II
EVALUASI PELAKSANAAN RENJA PERANGKAT DAERAH
TAHUN LALU
2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja Badan Penanggulangan Bencana Daerah Tahun Lalu.
Evaluasi pelaksanaan Renja tahun lalu ditujukan untuk mengidentifikasi sejauh mana kemampuan perangkat daerah melaksanakan program dan kegiatan, mengidentifikasi realisasi pencapaian target kinerja program dan kegiatan renstra perangkat daerah, serta hambatan dan permasalahan yang dihadapi.
Perangkat Daerah Badan Penanggulangan Bencana Daerah terdiri dari satu sekretariat dan tiga bidang. Hasil Renja Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bengkalis Tahun 2017 s/d Tahun 2018 secara umum telah dilaksanakan dengan optimal dan beberapa kegiatan telah mencapai target yang ditetapkan. Hal ini karena dapat terlaksananya hampir semua kegiatan dan dapat memenuhi output yang diharapkan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bengkalis pada tahun 2019 telah menganggarkan dana sebesar Rp. 21.738.635.829,00. adapun dana tersebut adalah untuk Belanja Tidak Langsung sebesar Rp. 5.466.301.205,00. dan Belanja Langsung sebesar Rp.
16.272.334.624,00. Belanja langsung digunakan untuk membiayai 1 (satu) urusan, 5 program dan 26
kegiatan baik kegiatan yang bersifat swakelola maupun melalui proses pelelangan umum dengan rincian kegiatan sebagai berikut.
1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran Kegiatan-Kegiatan:
a. Penyediaan Jasa Surat Menyurat;
b. Penyediaan Jasa Komunikasi Sumber Daya Air dan Listrik;
c. Penyediaan Pemeliharaan dan Perizinan kedaraan dinas/operasional; d. Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor;
e. Penyediaan Alat Tulis Kantor;
f. Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan;
g. Penyediaan Komponen Instalasi Listrik/ Penerangan Bangunan Kantor; h. Penyediaan Makanan dan Minuman;
i. Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar dan dalam daerah; j. Penyediaan Jasa Keamanan Kantor;
RENJA BPBD KABUPATEN BENGKALIS TAHUN 2021 7
7
2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Kegiatan-Kegiatan:
a. Pengadaan Peralatan Gedung Kantor; b. Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor;
c. Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaran Dinas/Operasional; d. Pemeliharaan Rutin/Berkala Peralatan Gedung Kantor; e. Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan Apung. 3. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur
Kegiatan-Kegiatan:
a. Pendidikan Latihan Dasar Rescue Penanggulangan Bencana.
4. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan Kegiatan-Kegiatan:
a. Peningkatan Pusat Data dan Informasi (PUSDATIN); b. Penyusunan Dokumen Perencanaan dan Pelaporan;
c. Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Penanggulangan Bencana. 5. Program Pencegahan Dini dan Penanggulangan Korban Bencana Alam
Kegiatan-Kegiatan:
a. Pemantauan dan Penyebarluasan Informasi Potensi Bencana Alam; b. Koordinasi Penyelamatan Evakuasi Penanggulangan Bencana; c. Pembangunan Fasilitas Penjagaan pengurangan resiko bencana; d. Koordinasi Rehabilitasi/Rekonstruksi Daerah Bencana;
e. Pendistribusian Bantuan Logistik Kepada korban Bencana;
RENJA BPBD KABUPATEN BENGKALIS TAHUN 2021 8
Tabel. 2.1
Rekapitulasi Hasil Pelaksanaan RENJA dan Pencapaian RENSTRA Perangkat Daerah s/d Tahun 2020 Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bengkalis
No Kode Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan Daerah dan Program/Kegiatan
Indikator Kinerja Program (outcome)/kegiatan (Output) Target RENSTRA perangkat daerah pada tahun 2017 (Akhir periode Renstra perangkat daerah 2021) Realisasi Capaian Kinerja Renstra perangkat daerah s/d Renja PD Tahun lalu (2018)
Target dan Realisasi Kinerja
Program dan Kegiatan Tahun 2019 Target Program dan Kegiatan Renja Perangkat Daerah Tahun 2020
Perkiraan Realisasi Capaian Target Renstra Perangkat Daerah s/d Tahun Benjalan
(2020) Target Renja Perangka t Daerah Tahun 2019 Realisasi Renja Perangk at Daerah Tahun 2019 Tingkat Realisasi Realisasi Capaian Kinerja dan Anggaran Renja PD yang dievaluasi (2020) Tingkat Capaian Realisasi Target Renstra (%) 1 2 3 4 5 6 7 8=7/6*100 9 10=5+7+9 11=10/4*100 1. 3 0 0 Penunjang Urusan A 0 7 0 1 0 1 1 Program Pelayanan Administrasi perkantoran Persentase pemenuhan pelayanan adminstrasi kantor % 100 93 100 93 93 99 285 285,12 1 0 7 0 1 0 1 0 0 1 Penyediaan Jasa surat menyurat
1. Jumlah surat masuk dan keluar yang dilayani dalam 1 tahun, 2. Jumlah tenaga administrasi yg disedikan dalam 1 tahun Lembar 11250 4166 1650 1650 100,00 2000 7816 69,48 Orang 9 1 1 1 100,00 3 5 55,56 2 0 7 0 1 0 1 0 0 2 Penyediaan jasa komunikasi sumber daya air dan listrik
Terpenuhinya Layanan Jasa Telepon, Internet, Air dan
RENJA BPBD KABUPATEN BENGKALIS TAHUN 2021 9 3 0 7 0 1 0 1 0 0 6 Penyediaan jasa pemeliharaan dan perizinan kendaraan Jumlah Kendaraan Dinas/Operasional yang di
Pelihara dalam 1 Tahun Unit 40 13 9 9 100,00 15 37 92,50
4 0 7 0 1 0 1 0 0 8 Penyediaan jasa kebersihan kantor
Jumlah Peralatan dan Bahan Kebersihan yang disediakan dalam Satu Tahun; Jumlah Tenaga Kebersihan yang disediakan dalam Satu Tahun
Item 109 45 21 21 100,00 21 87 79,82 orang 36 8 10 10 100,00 10 28 77,78 5 0 7 0 1 0 1 0 1 0 Penyediaan alat tulis kantor
Jumlah Alat Tulis yang
Tersedia dalam 1 Tahun Item 228 103 36 36 100,00 38 177 77,63
6 0 7 0 1 0 1 0 1 1 Penyediaan Barang Cetakan dan Pengandaan
Jumlah barang cetakan dan pengadaan yang terpenuhi
dalam 1 tahun Item 40 16 8 8 100,00 8 32 80,00
7 0 7 0 1 0 1 0 1 2 Penyediaan Komponen Instalasi Listrik/Penerangan Bangunan Kantor
Jumlah Komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor dalam 1 tahun Item 57 22 9 9 100,00 11 42 73,68 8 0 7 0 1 0 1 0 1 5 Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan Perundang-undangan
Jumlah bahan bacaan dan praturan perundang-undangan yang disediakan dalam 1 tahun Exp 11600 2000 2000 17,24 9 0 7 0 1 0 1 0 1 7 Penyediaan Makanan dan Minuman
Jumlah box/porsi makn dan minum untuk keperluan rapat dan pelaksanaan kegiatan Box 51748 7280 7380 3490 47,29 540 11310 21,86 10 0 7 0 1 0 1 0 1 8 Rapat-rapat Koordinasi dan Konsultasi ke luar daerah dan Dalam Daerah
Jumlah dilakukannya rapat-rapat Koordinasi dan Konsultasi ke Luar dan Dalam daerah pada 1 Tahun
RENJA BPBD KABUPATEN BENGKALIS TAHUN 2021 10 11 0 7 0 1 0 1 0 1 9 Penyediaan Jasa Keamanan Kantor
Jumlah Tenaga Keamanan Kantor yang disediakan
dalam 1 Tahun Orang 20 10 5 10 200,00 10 30 150,00
12 0 7 0 1 0 1 0 3 4 Publikasi Informasi Pembangunan Terwujudnya bahan publikasi informasi pembangunan dalam 1 tahun Media 180 40 25 25 100,00 50 115 63,89 B 0 7 0 1 0 2 2 Program peningkatan sarana dan prasarana aparatur Tersedianya Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur % 100 87,19 100 100 1 0 7 0 1 0 2 0 0 7 Pengadaan Perlengkapan Gedung Kantor Jumlah Perlengkapan Kantor yang tersedia dalam
1 tahun unit 103 19 #DIV/0! 46 65 63,11
2 0 7 0 1 0 2 0 0 9 Pengadaan Peralatan gedung Kantor
Jumlah Peralatan Gedung kantor yang terpenuhi
dalam 1 tahun unit 111 148 144 28 19,44 17 193 173,87
Set 108 0 44 44 100,00 10 54 50,00 3 0 7 0 1 0 2 0 2 2 Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor
Gedung kantor yang dilakukan perawatan dalam
1 tahun Kali 130 50 50 50 100,00 12 112 86,15 4 0 7 0 1 0 2 0 2 4 Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan Dinas/operasional Jumlah Kendaraan Dinas/Operasional yang
dilakukan Pemeliharaan unit 44 17 9 9 100,00 15 41 93,18
5 0 7 0 1 0 2 0 2 8 Pemeliharaan Rutin/Berkala Peralatan Gedung Kantor Peralatan dan
perlengkapan kantor yang dilakukan perawatan dalam 1 tahun
RENJA BPBD KABUPATEN BENGKALIS TAHUN 2021 11 6 0 7 0 1 0 2 0 3 0 Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan Apung
Jumlah kendaraan apung yang dipelihara dalam 1
tahun unit 21 6 4 4 100,00 4 14 66,67 C 0 7 0 1 0 3 3 Program Peningkatan Disiplin Aparatur
Tersedianya Pakaian dan Perlengkapan Petugas Lapangan % 100 99,26 100 100 100 100 299 299,3 1 0 7 0 1 0 3 0 1 1 Pengandaan Pakaian Petugas Lapangan dan Perlengkapannya
Jumlah pakaian petugas dan perlengkapannya yang
disediakan psng 1070 100 0 0 #DIV/0! 100 9,35 D 0 7 0 1 0 5 4 Program peningkatan kapasitas sumber daya aparatur Terselenggaranya Peningkatan Kapasitas
Sumber Daya Aparatur % 100 99,70
1 0 7 0 1 0 5 0 1 0 Bimbingan Teknis Tentang Pelayanan Publik Instansi Pemerintah
Jumlah sumber daya aparatur yang mengikuti
diklat org 200 20 0 0 #DIV/0! 40 60 30,00
2 0 7 0 1 0 5 1 3 2 Bimbingan teknis penanggulangan bencana
Jumlah yang mengikuti pelatihan penanggulangan
bencana org 200 25 0 0 #DIV/0! 25 12,50
3 0 7 0 1 0 5 1 6 5 Pendidikan Latihan Dasar RESCUE Penanggulangan Bencana
Jumlah petugas rescue penanggulangan yang mengikuti pelatihan dasar
penanggulangan bencana org 160 30 30 18,75
RENJA BPBD KABUPATEN BENGKALIS TAHUN 2021 12 E 0 7 0 1 0 6 5 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan
Terlaksananya Peningkatan
Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kerja dan Keuangan % 100 92,14 99,00 98,99 99,99 98,00 289,1 289,13 1 0 7 0 1 0 6 0 3 2 Peningkatan Pusat Data dan Informasi (PUSDATIN)
Jumlah Petugas
peningkatan pusat data dan
informasi (PUSDATIN) Orang 29 17 26 26 100 26 69 238
2 0 7 0 1 0 6 0 4 3 Penyusunan Dokumen Perencanaan dan Pelaporan
Jumlah laporan dan dokumen perencanaan
yang disusun lap 24 6 6 6 100 6 18 75
3 0 7 0 1 0 6 0 4 4 Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Penanggulangan Bencana
Jumlah laporan dan data kejadian bencana di kecamatan lap 88 22 22 100 22 44 50 2. 6 0 0 0 1 Kesatuan Bangasa dan Politik Dalam Negeri A 0 7 0 1 0 2 2 6 . Program pencegahan dini dan penanggulangan korban bencana alam Terselenggaranya Pencegahan Dini dan Penanggulangan Bencana % 100 96,31 95,99 96,99 101,04 98,95 292 292,25 1 0 7 0 1 0 2 2 0 0 1 Pemantauan dan Penyebarluasan Informasi Potensi Bencana Alam
Jumlah Kecamatan yang dilaksanakan pemantauan dan penyebarluasan informasi potensi bencana alam
RENJA BPBD KABUPATEN BENGKALIS TAHUN 2021 13 2 0 7 0 1 0 2 2 0 1 1 Rakor Penanggulangan Bencana Alam
Jumlah Peserta yang mengikuti Rapat koordinasi Penanggulangan Bencana Alam org 162 80 0 0,00 3 0 7 0 1 0 2 2 0 1 2 Bantuan logistik bagi penduduk ditempat penampungan sementara JumlahPendistribusian Bantuan logistik yang diserahkan kepada korban bencana Kec 16 11 11 68,75 4 0 7 0 1 0 2 2 0 1 9 Koordinasi Penyelamatan Evakuasi Penanggulangan Bencana
Jumlah Kecamatan yang dilakukan Penyelamatan Evakuasi Penanggulangan Bencana kec 55 11 11 11 100,00 11 33 60,00 org 201 45 75 75 100,00 122 242 120,40 5 0 7 0 1 0 2 2 0 2 2 Rehabilitasi Daerah Rawan Bencana Laporan Koordinasi Rehabilitasi/rekonstruksi
untuk daerah bencana dok 1 0 0,00
6 0 7 0 1 0 2 2 0 2 7 Pendataan Kerusakan dan Kerugian Pasca Bencana
Tersedianya data kerugian dan kerusakan akibat
bencana dok 1 1 1 100,00 7 0 7 0 1 0 2 2 0 3 1 penguatan Kapasitas Anggota Masyarakat Peduli bencana kec. Bukit Batu dan Siak Kecil
Jumlah Kecamatan Penguatan Kapasitas pemberdayaan masyarakat
peduli bencana Kec 2 2 2 100,00
8 0 7 0 1 0 2 2 0 3 2 Pembangunan Fasilitas Rambu -Rambu dan pos penjagaan
pengurangan resiko bencana
Tersedianya Pos dan Rambu-rambu Pencegahan
RENJA BPBD KABUPATEN BENGKALIS TAHUN 2021 14 9 0 7 0 1 0 2 2 0 3 5 Penguatan Kapasitas Pemberdayaan Masyarakat Peduli Bencana
Tersedianya data informasi daerah rawan bencana
kec 22 18 11 4 36,36 22 100,00 10 0 7 0 1 0 2 2 0 3 6 Koordinasi Rehabilitasi Daerah Rawan Bencana Laporan Koordinasi rehab/rekon untuk daerah
bencana Lap 1 1 1 100,00 1 100,00 11 0 7 0 1 0 2 2 0 4 3 Pembangunan Fasilitas Penjagaan Pengurangan Resiko Bencana
Tersedianya pagar, tower dan pos pencegahan pengurangan resiko bencana kec 8 1 1 12,50 12 0 7 0 1 0 2 2 0 4 4 Koordinasi Rehabilitasi/Rekons truksi Daerah Bencana Laporan Koordinasi Rehabilitasi/rekonstruksi
untuk daerah bencana lap 3 1 1 100,00 1 2 66,67
13 0 7 0 1 0 2 2 0 4 5 Pendistribusian Bantuan Logistik Kepada Korban Bencana Jumlah Pendistribusian Bantuan logistik yang diserahkan kepada korban bencana kec 33 11 11 11 100,00 11 33 100,00 14 0 7 0 1 0 2 2 0 4 6 Penanganan Siaga Bencana Asap Akibat KARHUTLA Jumlah desa/kelurahan siaga bencana asap akibat
kebakaran hutan dan lahan kec 33 11 11 100,00 11 33,33
RENJA BPBD KABUPATEN BENGKALIS TAHUN 2021 15
15 2.2. Analisis Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah
Kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bengkalis diukur berdasarkan Tingkat pencapaian indikator sasaran atau yang disebut dengan indikator kinerja utama (IKU) serta menggambarkan pula tingkat capaian pada program/kegiatan.
Tabel. 2.2
Pencapaian Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bengkalis
No Indikator Satuan SP M/St and ar Nasi onal IKK
Target Renstra Perangkat Daerah Realisasi Capaian Proyeksi
Cata tan Anal isis Tahun
2017 Tahun 2018 Tahun 2019 Tahun 2020 Tahun 2017 Tahun 2018 Tahun 2019 Tahun 2020
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 1 Persentase desa/kelurahan masyarakat siaga bencana % 5 15 25 35 50 10,3 90,27 99,95 2 Level tingkat Kesiapsiagaan Level 2 2 3 4 4 2 2 3 Rata-rata waktu respone kejadian bencana % 20 50 70 85 100 100 98,62 99,11 4 Meningkatnya kualitas tanggap darurat % 15 20 25 30 50 100 90 66,14 5 Persentase penyelesaian rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana % 70 75 80 90 100 10,3 99,26 98,83 6 Indeks Kepuasan Masyarakat % 50 70 85 95 100 100 97,98 99,12 7 Nilai Akuntabilitas Kinerja Predikat CC (50) CC (50) B (60) B (60) B (70) 100 84,23 100 8 Persentase Tindak Lanjut Pemeriksaan keuangan % 100 100 100 100 100 100 100 100
RENJA BPBD KABUPATEN BENGKALIS TAHUN 2021 16
16
Tugas Pokok Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bengkalis adalah melakukan koordinasi dan penyelengaraan serta pelayanan administrasi dibidang penangulangan bencana, Serta SKPD Badan Penanggulangan Bencana Daerah kabupeten bengkalis. Dalam melaksanakan tugas pokok tersebut BPBD menyelenggarakan Fungsi :
1. Pelaksanaan penyusunan program Badan Penangulangan Bencana Daerah Kabupaten Bengkalis.
2. Menetapkan pedoman dan pengerahan terhadap usaha penangulangan bencana yang mencakup pencegahan bencana, penanganan darurat dan rehabilitasi.
3. Menetapkan standarisasi, kebutuhan penyelengaraan penangulangan bencana yang mencakup pencegahan bencana dan rehabilitasi.
4. Menyusun, menetapkan dan menginformasikan peta rawan bencana, rawan kebakaran hutan dan kebakaran lahan, pemukiman penduduk serta kebakaran lainnya.
5. Menyusun dan menetapkan prosedur tetap (protap) penanganan bencana.
6. Melaporkan penyelenggaraan penanggulangan bencana alam (Daerah) kepada Kepala Daerah setiap sebulan sekali dalam kondisi normal dan setiap saaat dalam kondisi darurat bencana.
7. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya dan mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran yang diterima dari APBD.
Dalam hal kinerja pelayanan jenis pelayanan yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bengkalis adalah sebagai berikut:
1. Perumusan dan penentapan kebijakan penangulangan bencana dan penanganan pengungsi dan bertindak cepat, tepat, efektif dan efesien.
2. Pengkoordinasian pelaksanaan kegiatan penanggulangan bencana secara terencana, terpadu dan menyeluruh.
Semua Pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah diharapkan mengerti tugas pokok dan fungsi BPBD, untuk itu Peraturan Daerah tentang Organisasi dan Tata kerja serta Peraturan Bupati tentang tugas pokok dan fungsi BPBD menjadi buku wajib bagi seluruh pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Selain Perda dan Perbup tersebut diperbanyak, secara rutin pimpinan dalam berbagai kesempatan juga menekankan perlunya pemahaman akan tugas dan fungsi Badan Penanggulangan Bencana Daerah kepada seluruh pegawai.
RENJA BPBD KABUPATEN BENGKALIS TAHUN 2021 17
17 2.3. Isu-isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Perangkat Daerah
Berdasarkan hasil penelitian dalam pemetaan resiko bencana tahun 2016 - 2017 diketahui beberapa potensi bencana yang terdapat di Kabupaten Bengkalis. Dengan potensi daerah terdiri dari areal hutan seluas dan luas areal perkebunan sawit, Kabupaten Bengkalis yang meliputi 11 (Sebelas) Kecamatan yang mempunyai resiko bencana alam yaitu Kebakaran Hutan,lahan, Angin Topan, Bencana Epidemic dan Wabah Penyakit ( Menular/ Tidak Menular), Gelombang Air Laut yang Ekstrim dan Abrasi Pantai, Konflik Sosial, Tanah Lonsor dan Banjir serta Kegagalan Tekhnologi.
Disamping itu potensi bencana juga disebabkan oleh factor non alam/ulah manusia seperti kebakaran hutan dan lahan. Berdasarkan catatan kejadian bencana yang pernah terjadi di Kabupaten Bengkalis menurut Data dan Informasi diketahui potensi bencana sebagai berikut :
a. Kebakaran Hutan dan Lahan
Kebakaran hutan dan lahan merupakan salah satu kejadian bencana yang sering terjadi di Kabupaten Bengkalis. Kabut asap yang ditimbulkan akibat kebakaran hutan dan lahan sangat mengganggu aktivitas maupun kesehatan masyarakat, tidak hanya mereka yang tinggal di wilayah Kabupaten Bengkalis tetapi juga disekitarnya. Kabut asap yang ditimbulkan akibat kebakaran hutan dan lahan sangat mengganggu aktivitas maupun kesehatan masyarakat, tidak hanya mereka yang tinggal di wilayah Kabupaten Bengkalis tetapi juga disekitarnya. Kabut asap yang menyesakkan itu dipicu oleh pembakaran yang dilatar belakangi pemanfaatan hutan dan lahan yang diperparah kondisi cuaca kering, termasuk pola angin.
Berdasarkan peta bahaya kebakaran hutan dan lahan di ketahui bahwa ancaman kebakaran hutan dan lahan hampir merata di seluruh wilayah kabupaten Bengkalis. Indeks bahaya kebakaran tertinggi hampir terdapat diseluruh wilayah Kabupaten Bengkalis dan di beberapa tempat di Kabupaten lainnya. Selanjutnya Indeks bahaya kebakaran rendah sampai sedang memiliki penyebaran yang luas terutama terdapat di penggunaan lahan hutan rawa gambut. Gambaran tentang Bahaya kebakaran hutan dan lahan.
RENJA BPBD KABUPATEN BENGKALIS TAHUN 2021 18
18
Tabel 2.3.
Rekaputilasi Hotspot Satelit Modis Periode Tahun 2017 s.d Tahun 2019
No. Kabupaten Bengkalis
Hotspot Pada Bulan
Total Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agus Sep Okt Nov Des
1. Tahun 2017 1 - 2 2 2 4 5 6 1 3 1 27 2. Tahun 2018 19 4 13 10 3 30 88 11 178 3. Tahun 2019 5 158 74 8 1 42 31 5 323
Sumber data : PUSDATIN BPBD Kabupaten Bengkalis
b. Banjir
Bencana banjir di Kabupaten Bengkalis disebabkan perkembangan dan pertumbuhan penduduk, lahan pertanian, perkebunan maupun perikanan yang cukup pesat yang mengakibatkan areal kawasan hutan sudah semakin berkurang dan sangat rawan menimbulkan bajir, terutama musim penghujan bulan September sampai dengan bulan Desember, dimana intensitas curah hujan sangat tinggi.
Frekuensi kejadian banjir yang meningkat dewasa ini antara lain disebabkan faktor topografi dan rusaknya daerah hulu Das (Daerah Aliran Sungai). Wilayah yang rawan banjir memang merupakan dataran yang memiliki topografi datar dan bahkan merupakan cukungan berawa-rawa. Kerusakan wilayah tangkapan air (daerah hulu DAS) menyebabkan resapan air menurun yang mengakibatkan aliran permukaan meningkat, kemudian menurun yang mengakibakan aliran permukaan meningkat, kemudian mengalir ke sungai-sungai yang menyebabkan banjir. Banjir tersebut terjadi karena jumlah air yang masuk ke sungai melebihi kapasitas sungai untuk mengalirkannya, sehingga terjadi luapan. Selain itu, untuk daerah pesisir pantai, adanya pasang air laut, mengakibatkan aliran air dari sungai bertahan dan meluap sebagai banjir. Peta bahaya bajir di Kabupaten Bengkalis.
c. Cuaca Ekstrim
Cuaca ekstrim merupakan salah satu bencana yang termasuk dalam Hazard Non SNI. Contoh bencana cuaca ekstrim adalah angin putting beliung dan gelombang ekstrim. Menurut peta rawan bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bengkalis, terlihat bahwa hamper seluruh wilayah Kabupaten Bengkalis memiliki indeks ancaman angin putting beliung yang tinggi.
RENJA BPBD KABUPATEN BENGKALIS TAHUN 2021 19
19
Sedangkan kejadian gelombang ekstrim dan abrasi menunjukkan indeks ancaman rendah sampai sedang. Ancaman angin putting beliung di Kabupaten Bengkalis.
d. Kekeringan
Wilayah Kabupten Bengkalis memiliki kawasan yang mempunyai potensi kekeringan. Ancaman bencana kekeringan dapat dibagi menjadi 3 kelas indek ancaman, yakni rendah, sedang, dan tinggi. Berdasarkan peta rawan bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Riau, indeks ancaman bahaya kekeringan yang tinggi terdapat di sebagian besar wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Dumai, dan Pekanbaru, dan sebagian di wilayah Kabupaten Bengkalis, Siak, Rokan Hulu, Indragiri Hulu, dan Kampar. Sedangkan Indeks ancaman bahaya kekeringan yang rendah terdapat di sebagian besar di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir dan Kuantan Singingi, dan sebagian di wilayah Kabupaten Pelalawan dan Bengkalis. Ancaman kekeringan di Kabupaten Bengkalis. Data dan Informasi Bencana Indonesia (DIBI) mencatat bahwa kekeringan terjadi di Provinsi Riau sebanyak 16 kali kejadian. Dimana pada tahun 2005 terjadi kejadian kekeringan terbesar di Kabupaten Rokan Hilir yang merusak lahan seluas 3.220 hekter.
e. Epidemi (Zoonosis) dan Wabah Penyakit
Provinsi Riau termasuk kawasan yang rawan terhadap ancaman epidemic (zoonosis) dan wabah penyakit yang dapat dibagi menjadi 3 kelas indeks ancaman, yakni rendah, sedang, dan wabah penyakit di Provinsi Riau, merujuk kepada komponen : kepadatan timbulnya malaria (KTM), kepadatan timbulnya HIV/AIDS (KTHIV/AIDS), kepadatan timbulnya campak (KTC), kepadatan timbulnya demam berdarah serta kepadatan penduduk.
Pengertian Zoonosis :
Menurut WHO (Tahun 2008) Zoonosis adalah suatu penyakit atau infeksi yang secara alami ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia atau sebaliknya.
UU No. 18 tahun 2009 ttg Pertenakan & Keswan :
Zoonosis adalah penyakit yang menular dari hewan ke manusia atau sebaiknya. Perpres No.30 Tahun 2011 (20 Mei 2011) tentang Pengendalian Zoonosis:
Zoonosis adalah penyakit yang dapat menular dari hewan kepada manusia atau sebaliknya Ancaman epidemic (zoonosis) dan wabah penyakit di Provinsi Riau telah dipetakan BPBD Provinsi Riau pada tahun 2012, bahwa sebagian besar wilayah Provinsi Riau memiliki indeks ancaman epidemic dan wabah penyakit yang rendah. Indeks ancaman epidemic dan wabah penyakit yang tinggi hanya terdapat di Kota Pekanbaru. Dalam hal ini indicator yang digunakan untuk peta bahaya bencana
RENJA BPBD KABUPATEN BENGKALIS TAHUN 2021 20
20
epidemic dan wabah penyakit adalah terjadinya kepadatan bahaya epidemic (malaria, demam berdarah, HIV/AIDS dan campak) dikombinasikan dengan kepadatan penduduk. Menurut Kementerian Kesejahteraan Rakyat, Epidemi (Zoonosis) diprediksi akan mendominasi perkembangan penyakit menular baik secara nasional maupun global, para ahli mengidentifikasi 868 patogen yang bersifat zoonosis. Secara nasional terdapat 6 zoonosis yang bernilai strategis yaitu : rebies, flu burung, anthraks, leptospirosis, per dan brusellosis.
Berdasarkan analisis epidemiologi maupun mikrobiologi terhadap zoonosis maka pengendaliannya harus dilakukan secara terpadu melalui pendekatan system yang terintegrasi atau dikenal dengan istilah “one health”. One healt merupakan interkoneksi antar system kesehatan manusia, hewan dan lingkungan yang sangat dekat hubungannya dengan ketahanan dan keamanan pangan sehingga akan lebih menjamin keberlangsungan manajemen resiko kesehatan dalam era perubahan iklim, keterbatasan sumberdaya, degradasi lingkungan, kerawanan pangan dan tantangan pembangunan lainnya.
Disamping itu, Presiden telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 30 Tahun 2011 tentang pengendalian zoonosis, serta memperkuat fungsi koordinasi kemenko kesra melalui Komisi Nasional Pengendalian Zoonosis (KNPZ). Sampai dengan akhir 2012, sebanyak 17 Provinsi (termasuk Provinsi Riau) telah menindaklanjuti Perpres 30 Tahun 2011 tersebut dengan membentuk Komisi Pengendalian Zoonosis. Percepatan pengendalian zoonosis dan antisipasi serta penanggulangan wabah zoonosis yang melibatkan berbagai sector secara teritegrasi.
Pada tahun 2012 menko kesra selaku ketua KNPZ telah menetapkan Kepmenko Nomor 28 Tahun 2012 tentang Rencana Strategis Nasional Pengendalian Zoonosis Terpadu 2012-2017. Koordinasi zoonosis melalui KNPZ telah menghasilkan 3 dokumen rencana kesiapsiagaan pandemi sector transportasi udara, energy dan kominasi serta 11 rekomendasi rapat koordinasi sebagai masukan dalam pengembangan kebijakan lintas sector. Secara nasional perkembangan zoonosis relative menurun. Namun terjadi secara local kejadian luar biasa zoonosis di beberapa wilayah. Pada tahun 2012 juga terintifikasi virus Highly Patogenic Avian Influenza H5N1 clade 2.3 yang mematikan pada itik yang sebelumnya diketahui kebal penularan. Perkembangan H5N1 clade 2.3 per 21 Januari telah menyebar di 82 Kabupaten dan Kota di 13 Provinsi yang menyebabkan kematian sebanyak 269.62 ekor peternak.
RENJA BPBD KABUPATEN BENGKALIS TAHUN 2021 21
21 f. Konflik Sosial
Konflik social merupakan suatu fenomena yang terjadi pada masyarakat yang menalami perubahan secara pesat. Konflik akan timbul akibat dari perlawanan mental sebagai akibat dari kebutuhan, dorongan, keinginan, atau tuntutan yang berlawanan, atau tindakan yang berlawanan karena ketidakcocokan/ ketidakserasian, dan berkelahi, berperang, atau baku hantam yang pada dasarnya sumber utama terjadinya konflik atau pelaku manusia.
Ketidakpuasan pemecahan masalah dari yang tidak tepat dicegah akan memicu keresahan, demonstrasi/anarkis ataupun separatism. Konflik social dapat terbentuk dalam berbagai macam seperti kerawanan ekonomi, politik, social budaya, ideology, hankam dan hokum. di Kabupaten Bengkalis, dalam 5 (lima) tahun terakhir ini banyak terjadi tuntutan masyarakat terhadap kepemilikan lahan, khususnya kasus tanah dengan penggarapan rakyat atas areal perkebunan dan sengketa tanah Rakyat. Kekurang berdayaan masyarakat khususnya di Kabupaten Bengkalis, dalam menghadapi perubahan lingkungan menyebabkan lemahnya masyarakat beradaptasi terhadap perubahan ekosistem yang terjadi.
Ketidakberdayaan masyarakat ini dapat menyebabkan kesenjangan yang semakin meluas antara masyarakat dengan masyarakat lainnya, maupun antara masyarakat dengan pihak-pihak yang menjadi bagian dari perusahan besar, yang pada gilirannya dapat berujung pada konflik social yang berkepanjangan. Kesenjangan dalam akses sumberdaya ekonomi antara pihak-pihak terkait, diantara masyarakat asli dengan pendatang, perusahaan besar dan pihak terkait lainnya di Kabupaten Bengkalis berpotensi menjadi sumber konflik social semacam itu.
g. Abrasi
Kawasan abrasi merupakan kawasa yang dalamnya memiliki potensial rawan Abrasi sehingga dikhawatirkan dapat menimbulkan bencana yang berdampak pada kehidupan masyarakat disekitarnya. Abrasi pantai merupakan pengikisan pantai yang disebabkan oleh gelombang dan dipengaruhi oleh kondisi fisik pantai dan lingkungan yang disebakan oleh rusaknya ekosistem mangrove/tumbuhan pantai, besarnya energi gelombang laut selat melaka dan karakteristik daratan pantai pada umumnya beberapa tanah gambut dan aluvial yang sangat rentan terhadap pengusuran oleh gelombang laut.
RENJA BPBD KABUPATEN BENGKALIS TAHUN 2021 22
Tabel 2.3.
Rekapitulasi Penanganan Bencana Se-Kecamatan Kabupaten Bengkalis
NO KECAMATAN HOTSPOT KARHUTLA BANJIR
ANGIN PUTING
BELIUNG LONGSOR/ GERAKAN TANAH AMUKAN GAJAH TENGGELAM KORBAN 2017 2018 2019 2017 2018 2019 2017 2018 2019 2017 2018 2019 2017 2018 2019 2017 2018 2019 2017 2018 2019 1. BENGKALIS 2 56 6 11 13 2 1 3 1 1 2. BANTAN 1 22 1 5 23 9 1 6 2 4 3. BUKIT BATU 1 4 8 1 10 3 1 4. BANDAR LAKSAMANA 3 14 15 1 4 7 1 1 1 1 1 5. SIAK KECIL 4 5 30 2 4 13 1 7 1 20 6. RUPAT 6 29 144 1 11 29 2 3 2 1 1 7. RUPAT UTARA 8 4 3 2 1 8. MANDAU 5 25 7 4 36 10 2 1 6 9. BATHIN SOLAPAN 1 20 7 22 48 1 2 3 10. PINGGIR 4 67 22 13 12 1 1 1 11. TALANG MUANDAU 2 4 8 16 27 1 1 1 1 JUMLAH KEJADIAN 27 178 323 9 121 192 3 35 3 32 13 5 1 1 1 1 7 8 3
Sumber Data: Pusdatin BPBD Kabupaten Bengkalis Keterangan :
1. Jumlah Tahun 2017 : 79 Kejadian 2. Jumlah Tahun 2018 : 357 Kejadian 3. Jumlah Tahun 2019 : 527 Kejadian
RENJA BPBD KABUPATEN BENGKALIS TAHUN 2021 23
23 2.4. Review Terhadap Rancangan Awal RKPD
Renja Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bengkalis Tahun 2020 telah sejalan dengan Rancangan Awal RKPD Kabupaten Bengkalis Tahun 2020, yang telah dituangkan secara rinci dan jelas dalam Renstra Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bengkalis. Bilamana dalam proses perkembangannya terjadi perubahan dalam RKPD baik berupa prioritas, isu strategis maupun kemampuan keuangan yang tidak sesuai lagi dengan Renja Badan Penanggulangan Bencana Daerah Tahun 2020 maka RKPD Kabupaten Bengkalis Tahun 2020 tetap menjadi pedoman utama.
Penalaahan terhadap rancangan awal RKPD Kabupaten Bengkalis Tahun 2021 dilakukan melalui tahapan sebagai berikut:
1. Mengidentifikasi program dan kegiatan prioritas BPBD yang tercantum pada RKPD 2021; 2. Membuat perbandingan antara rumusan hasil identifikasi kebutuhan program dan kegiatan
tersebut dengan berdasarkan analisis tahap-tahap sebelumnya;
3. Penyajian data dalam bentuk matrik, dengan menempatkan program dan kegiatan BPBD yang sama pada garis yang sejajar untuk memudahkan analisis;
4. Memastikan bahwa program dan kegiatan di BPBD yang merupakan kegiatan lanjutan dan/atau prioritas sudah termuat dalam RKPD tahun 2021;
5. Mengidentifikasi kesesuaian jenis program dan kegiatan BPBD antara rancangan awal RKPD dengan hasil analisis kebutuhan;
6. Merumuskan kebutuhan program dan kegiatan BPBD berdasarkan hasil review terhadap rancangan awal RKPD yang lengkap dengan lokasi, indikator kinerja, besaran target/tolok ukur, dan besaran dana yang dibutuhkan untuk setiap program/kegiatan.
Adapun tabel Review terhadap Rancangan Awal RKPD tahun 2021 dapat dilihat pada tabel berikut
RENJA BPBD KABUPATEN BENGKALIS TAHUN 2021 24
Tabel 2.4.
RIVIEW TERHADAP RANCANGAN AWAL RKPD TAHUN 2021 KABUPATEN BENGKALIS Perangkat Daerah : Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bengkalis
NO
Rancangan Awal RKPD Hasil Analisis Kebutuhan
Program/Kegiatan Lokasi Indikator Capaian Target Pagu Indikatif (Rp.) Program/Kegiatan Lokasi Indikator Capaian Target Pagu Indikatif (Rp.) A. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran Persentase pemenuhan layanan administrasi kantor (umum dan kepegawaian) 100% 2.613.902.500 1 Penyediayaan Jasa
Surat Menyurat Kabupaten Bengkalis jumlah surat masuk dan keluar yang dilayani dalam 1 tahun, 3000 lembar 19.500.000 2 Penyediaan Jasa Komunikasi Sumber Daya Air dan Listrik
Kabupaten
Bengkalis Terlaksananya layanan jasa telpon, internet, air dan listrik dalam 1 tahun 12 bulan 225.000.000 3 Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan Perizinan Kendaraan Dinas/Operasional Kabupaten
Bengkalis Jumlah Kendaraan Dinas/Operasional yang dipelihara dalam 1 Tahun
15 unit 96.500.000
4 Penyediaan Jasa
Kebersihan Kantor Kabupaten Bengkalis Jumlah Peralatan dan Bahan Kebersihan yang disediakan dalam Satu Tahun; Jumlah Tenaga Kebersihan yang disediakan dalam Satu Tahun
21 Item;
RENJA BPBD KABUPATEN BENGKALIS TAHUN 2021 25
5 Penyediaan Alat
Tulis Kantor Kabupaten Bengkalis Jumlah Alat Tulis yang Tersedia dalam 1 Tahun 45 Item 106.722.500 6 Penyediaan Barang Cetakan dan Pengandaan Kabupaten
Bengkalis Jumlah barang cetakan dan penggandaan yang terpenuhi dalam 1 tahun 6 Item 62.500.000 7 Penyediaan Komponen Instalasi Listrik/Penerangan Bangunan Kantor Kabupaten
Bengkalis Jumlah Komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor dalam 1 tahun 11 Item 155.500.000 8 Penyediaan Makanan dan Minuman Kabupaten
Bengkalis Jumlah box/porsi makanan dan minum untuk keperluan rapat dan kegiatan Setiap tahunnya
720 box 58.000.000
9 Rapat-rapat
Koordinasi dan Konsultasi ke luar daerah dan Dalam Daerah
Kabupaten
Bengkalis Jumlah rapat-rapat koordinasi dan konsultasi yang dilaksanakan 1 tahun 1.250.000.000 10 Penyediaan Jasa Keamanan Kantor Kabupaten Bengkalis Jumlah Tenaga Keamanan Kantor 10 Orang 192.000.000 11 Penyediaan Jasa
Sopir Kantor Kabupaten Bengkalis Jumlah Tenaga Sopir Kantor 2 Orang 38.400.000
12 Publikasi Informasi
Pembangunan Kabupaten Bengkalis Terwujudnya bahan publikasi informasi pembangunan dalam 1 tahun; dan tersedianya jasa pengelola website
12 Bulan;
3 Orang 150.400.000
13 Penyediaan jasa
tenaga administrasi Kabupaten Bengkalis jumlah tenaga Administrasi, Operator komputer tenaga arsip yang disediakan dalam 1 tahun
RENJA BPBD KABUPATEN BENGKALIS TAHUN 2021 26 B. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Persentase pemenuhan prasarana dan sarana termasuk pemeliharaan 100% 18.920.052.000 1 Pengadaan Kendaraan Dinas/Operasional Kabupaten
Bengkalis Jumlah Kendaraan dinas operasional yang tersedia dalam 1 tahun
29 unit 2.655.210.000
2 Pengadaan
Perlengkapan Gedung Kantor
Kabupaten
Bengkalis Jumlah Perlengkapan Kantor yang tersedia dalam 1 tahun 44 Unit 452.582.000 3 Pengadaan Peralatan gedung Kantor Kabupaten Bengkalis Jumlah Peralatan Gedung kantor yang tersedia dalam 1 tahun; dan tersedianya peralatan penanggulangan bencana 11 Unit; 1 Set; 451 Unit 12.110.840.000
4 Pengadaan Mebeleur Kabupaten
Bengkalis Jumlah Mebeleur Kantor yang tersedia dalam 1 Tahun 111 unit, 1 Set 263.920.000 5 Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor Kabupaten
Bengkalis Terlaksananya pemeliharaan gedung kantor 1 Tahun 829.500.000 6 Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan Dinas / Operasional Kabupaten
Bengkalis Jumlah Kendaraan Dinas/Operasional yang dilakukan Pemeliharaan 15 Unit 493.000.000 7 Pemeliharaan Rutin/Berkala Peralatan Gedung Kantor Kabupaten
Bengkalis Terlaksananya pemeliharaan Peralatan Gedung Kantor; dan tersesdianya jasa pemelihaharaan peralatan Dan perlengkapan 1 Tahun; 2 orang 250.000.000
RENJA BPBD KABUPATEN BENGKALIS TAHUN 2021 27
8 Pemeliharaan
Rutin/Berkala Kendaraan Apung
Kabupaten
Bengkalis Jumlah kendaraan apung yang dikeluarkan pemeliharaan dalam 1 tahun 4 Unit 371.000.000 9 Rehabilitasi Sedang/Berat Gedung Kantor Kabupaten
Bengkalis Jumlah gedung yang direhabilitasi sedang/berat 8 Paket 1.434.000.000 C. Program Peningkatan Disiplin Aparatur Persentase pemenuhan sarana penunjang disiplin aparatur 100% 209.500.000 1 Pengandaan Pakaian Petugas Lapangan dan Perlengkapannya Kabupaten Bengkalis
Jumlah pakaian dinas kerja lapangan 151 Pasang 209.500.000 D. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur Persentase pegawai yang memiliki kompetensi sesuai fungsinya 100% 585.510.000 1 Bimbingan Teknis Tentang Pelayanan Publik Instansi Pemerintah Kabupaten
Bengkalis Terlaksananya bimtek pelayanan publik instansi pemerintah 40 orang 250.000.000 2 Bimbingan Teknis Rencana Aksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bencana Kabupaten
Bengkalis Terlaksananya Bimtek Renaksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara tepat dan terpadu dalam mengkaji pasca bencana 50 Orang 130.510.000 3 Pendidikan Latihan Dasar RESCUE Penanggulangan Bencana Kabupaten
Bengkalis Terlaksananya diklat bagi petugas rescue penanggulangan bencana yang profesional handal 25 Orang 205.000.000 E. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan Persentase pelaporan capaian kinerja dan keuangan
dilaksanakan tepat waktu
RENJA BPBD KABUPATEN BENGKALIS TAHUN 2021 28
1 Peningkatan Pusat
Data dan Informasi (PUSDATIN)
Kabupaten
Bengkalis Terpenuhinya data dan informasi penanggulangan bencana; dan terpenuhinya jasa petugas pusdatin kabupaten bengkalis 17 Laporan; 26 Orang; 972.580.000 2 Penyusunan Dokumen Perencanaan dan Pelaporan Kabupaten
Bengkalis Jumlah laporan dan dokumen perencanaan yang disusun 6 Laporan 182.440.000 3 Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Penanggulangan Bencana Kabupaten
Bengkalis Terpenuhinya data indeks kepuasan masyarakat di desa/Kelurahan kecamatan sekabuaten bengkalis 22 Laporan 150.900.000 F. Program Pencegahan Dini dan Penanggulangan Korban Bencana Alam Persentase Kesiapsiagaan Masyarakat Terhadap Bencana 100% 11.357.982.200 1 Pemantauan dan Penyebarluasan Informasi Potensi Bencana Alam Kabupaten
Bengkalis Terlaksananya pemantauan dan penyebarluasan informasi potensi bencana 11 Kecamata n 202.488.200 2 Koordinasi Penyelamatan Evakuasi Penanggulangan Bencana Kabupaten
Bengkalis Terlaksananya Penyelamatan evakuasi penanggulangan bencana 11 kecamata n, 122 Orang 5.166.175.000 3 Rapat koordinasi penetapan status siaga darurat bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan
Kabupaten
Bengkalis Terlaksananya rapat koordinasi penetapan status siaga darurat bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan
RENJA BPBD KABUPATEN BENGKALIS TAHUN 2021 29 4 Penyusunan Ranperda Strategi dan Kebijakan Penanggulangan Bencana Berbasis Masyarakat di Kabupaten Bengkalis Kabupaten
Bengkalis Terwujudnya peraturan daerah tentang penyelenggaraan penanggulangan bencana di kabupaten bengkalis 1 Dokumen 404.354.000 5 Pembangunan Fasilitas Penjagaan Pengurangan resiko Bencana Kabupaten
Bengkalis Jumlah fasilitas penjagaan pengurangan resiko bencana yang di bangun 3 Kecamata n 645.800.000 6 Pendistribusian Bantuan Logistik Kepada Korban Bencana Kabupaten
Bengkalis Terlaksananya pendistribusian bantuan logistik yang diserahkan kepada korban bencana Sekabup aten Bengkalis 103.300.000 7 Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana Alam Kabupaten
Bengkalis Terlaksananya rapat koordinasi penyelenggaraan penanggulangan bencana 80 Orang 125.610.000 8 Penyiapan Posko
Siaga Bencana Alam di Kabupaten Bengkalis
Kabupaten
Bengkalis Tersedianya pos koordinasi dalam rangka siaga bencana alam di kabupaten bengkalis 11 kecamata n 346.560.000 9 Edukasi Kesiapsiagaan dalam Menghadapi Bencana di Kabupaten Bengkalis Kabupaten Bengkalis Terciptanya
masyarakat dan siswa yang tanggap, tangkas dan tangguh bencana karhutla di kabupaten bengkalis 11 Kecamata n 137.480.000 10 Penguatan Kapasitas Pemberdayaan Masyarakat Penanggulangan Bencana Kabupaten
Bengkalis terorganisirnya masyarakat penanggulangan bencana di kecamatan (MPB) 11 Kecamata n 121.600.000
RENJA BPBD KABUPATEN BENGKALIS TAHUN 2021 30 11 Koordinasi Fasilitasi dan Rehabilitasi Daerah Pasca Bencana Kabupaten
Bengkalis Terlaksananya koordinasi fasilitasi dan rehabilitasi daerah rawan bencana di wilayah kabupaten bengkalis 1 laporan 604.215.000 12 Pembangunan Fasilitasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Rawan Bencana Kabupaten
Bengkalis Terpenuhinya fasilitas rehabilitasi dan rekonstruksi rawan bencana 6 Kegiatan 3.132.980.000 13 Iventarisasi Dampak pada Daerah Rawan Bencana Pasca Bencana Kabupaten Bengkalis Terwujudnya data, Kerusakan dan kerugian daerah dampak pasca bencana
1 laporan
RENJA BPBD KABUPATEN BENGKALIS TAHUN 2021 31
31 2.5. Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat
Renja Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bengkalis Tahun 2020 tidak terdapat usulan program dan kegiatan dari masyarakat atau pemangku kepentingkan tetapi berupa program dan kegiatan yang merupakan telah menjadi tugas utama BPBD Kabupaten Bengkalis dan arahan sebagaimana telah tertuang di dalam RESNTRA Kabupaten Bengkalis Tahun 2016 – 2021.
disamping merupakan usulan dari internal pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bengkalis juga merupakan masukan dari instansi terkait, tokoh masyarakat, ormas/LSM, dunia usaha, perguruan tinggi maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Riau yang langsung ditujukan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bengkalis maupun berdasarkan hasil pengumpulan informasi dan peneliian lapangan.
RENJA BPBD KABUPATEN BENGKALIS TAHUN 2021 32
32
BAB III
TUJUAN DAN SASARAN PERANGKAT DAERAH
3.1. Telaahan Terhadap Kebijakan Nasional
Wilayah Indonesia Berada didalam Ring Of Fire Yaitu tatanan pertemuan lempeng tektonik aktif didunia, dikawasan tropik, serta berbentuk kepulauan dan faktor geografis lainnya yang menyebabkan ancaman bencana yang nyata.
Dalam menjalankan peran dan tanggung jawab diemban oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana melalui visi “Ketangguhan Bangsa Dalam Menghadapi Bencana”. Untuk itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana harus mampu mengoptimalkan peran koordinasi penanggulangan bencana di pusat dan daerah, disamping BNPB akan terus mendorong upaya keterlibatan masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan dalam upaya pengarustamaan pengurangan resiko bencana dalam berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.
Sebagai upaya mewujudkan visi secara sisteimatis dan bertahap, yang menuntut adanya kesiapan dalam menghadapi potensi bencana serta bencana, misi yang ditetapkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana sebagai berikut :
1. Melindungi bangsa dari ancaman bencana melalui pengurangan resiko bencana. 2. Membangun system penanggulangan bencana yang handal.
3. Menyelenggarakan penanggulangan bencana secara terencana, terpadu, terkoordinasi, dan menyeluruh.
Berdasarkan hasil kajian lingkungan strategis secara eksternal maupun internal, serta singkronisasi terhadap Arah Kebijakan dan Strategi Nasional di bidang penanggulangan bencana, maka arah kebijakan dan sasaran yang ditetapkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana di bidang penanggulangan bencana, maka arah kebijakan dan sasaran yang ditetapkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana di bidang penanggulangan bencana dalam kurun waktu 5 (lima) tahun adalah :
1. Terselenggaranya penanggulangan bencana, terarah, terkoordinasi, terpadu, dan menyeluruh serta akuntabel.
2. Meningkatnya kesadaran, kemampuan, dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana melalui pembentukan satuan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana.
RENJA BPBD KABUPATEN BENGKALIS TAHUN 2021 33
33
3. Terselenggaranya penanganan kedaruratan korban bencana di wilayah pasca bencana secara cepat, tepat, dan efektif, serta terkoordinir / terpadu.
4. Terselesaikannya pemulihan serana dan prasrana fisik dan non fisik di wilayah pasca bencana secara terpadu dan menyeluruh.
Sedangkan program dan kegiatan yang dilaksanakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana berdasarkan kebijakan restrukturisasi program dan kegiatan yang telah dicanangkan adalah “Program Penanggulangan Bencana”. Langkah operasional dalam bentuk Program-program BNPB yang dilaksanaan dalam kurun waktu 5 (lima) tahun adalah :
1. Program Generik, terdiri dari :
a. Dukungan manajemen pelaksanaan teknis lainnya Badan Nasional Penanggulangan Bencana
b. Peningkatan sarana dan prasrana aparatur Badan Nasional Penanggulangan Bencana c. Pengawasan dan Peningkatan akuntabilitas aparatur Negara Badan Nasional
Penanggulangan Bencana
2. Program Teknis, Penanggulangan bencana nasional
3.2. Tujuan dan Sasaran Renja Perangkat Daerah
Berdasarakan potensi Sumber Daya alam dalam posisi strategis wilayah, Pemerintah Kabupaten Bengkalis telah menetapkan Visi Pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bengkalis Tahun 2016-2021 yang merupakan Visi Kepala daerah terpilih yang telah melalui proses teknokratis dan politik sehingga menjadi Visi Daerah yakni “Terwujudnya
Kabupaten Bengkalis sebagai Negeri Maju dan Makmur di Indonesia”. Untuk mewujudkan visi
tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bengkalis menetapkan misi sebagai berikut :
1. Mewujudkan peran serta kepedulian masyarakat terhadap kesiapsiagaan dan resiko bencana.
2. Mewujudkan pengelolaan penanggulangan Bencana yang handal dan komprehensif. 3. Mewujudkan sistem manajemen dan pemerintahan yang baik.
Berdasarkan 3 (Tiga) Misi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bengkalis, terkait dengan tugas pokok dan Fungsi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bengkalis.
RENJA BPBD KABUPATEN BENGKALIS TAHUN 2021 34
34
Pelaksanaan Misi dalam mewujudkan visi Kabupaten Bengkalis pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bengkalis, terkait dengan paradigma penanggulangan bencana yang menekan manajemen resiko bencana sesuai Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Dalam hal ini dinyatakan bahwa penyelenggaraan penanggulangan bencana adalah serangkaian upaya yang meliputi penetapan kebijakan pebangunan yang beresiko timbulnya bencana, kegiatan pencegahan bencana,
tanggap darurat, dan rehabilitasi. Dimana upaya pencegahan bencana yang sering terjadi di Kabupaten Bengkalis seperti kebakaran hutan dan lahan serta banjir perlu dilakukan melalui peningkatan penataan lingkungan dan kebersihan.
Selanjutnya, tugas pokok Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bengkalis terkait Misi tersebut, berdasarkan Peraturan Bupati Bengkalis Nomor 87 tahun 2019 Tentang Perubahan atas Peraturan Bupati Bengkalis Nomor 65 Tahun 2016 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Eselonering, Tugas, Fungsi dan Uraian Tugas serta tata kerja pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bengkalis, antara lain :
1. Menetapkan pedoman dan pengarahan terhadap usaha penanggulangan bencana yang mencakup pencegahan bencana, penanganan darurat, rehabilitasi serta rekonstruksi secara adil dan setara.
2. Menetapkan standarisasi serta kebutuhan penyelenggaraan penanggulangan bencana berdasarkan Peraturan Perundang-Undangan.
3. Menyusun, menetapkan dan menginformasikan peta rawan bencana. 4. Menyusun dan menetapkan prosedur tetap penanggulangan bencana.
5. Melaporkan penyelenggaraan penanggulangan bencana kepada kepala Daerah setiap bulan sekali dalam kondisi normal dan setiap saat dalam kondisi darurat bencana.
6. Mengendalikan pengumpulan dan penyaluran uang dan barang.
RENJA BPBD KABUPATEN BENGKALIS TAHUN 2021 35
35
Memperhatikan beberapa ancaman bahaya bencana yang terdapat di Kabupaten Bengkalis khususnya dalam penanggulangan bencana alam sebagaimana dijelaskan sebelumnya, maka berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Riau Nomor 17 Tahun 2013 tentang Penanggulangan Bencana Alam pasal 19 ayat (1) dinyatakan bahwa Pelaksanaan Penanggulangan Bencana dalam Situasi Tidak Terjadi Bencana meliputi :
1. Perencanaan Penanggulangan Bencana. 2. Pengenalan dan Pemantauan Peringatan Dini. 3. Pengurangan Resiko Bencana.
4. Pencegahan.
5. Pemaduan dan Perencanaan Pembangunan. 6. Persyaratan Analisis Resiko Bencana.
7. Pelaksanaan dan Penegakan Rencana Tata Ruang Wilayah. 8. Pendidikan dan Pelatihan.
9. Persyaratan Standar Teknis Penanggulangan Bencana.
Perumusan tujuan dan sasaran berdasarkan rumusan isu-isu penting penyelenggaraan tugas dan fungsi Bappeda yang dikaitkan dengan sasaran target kinerja renstra Bappeda. Adapun yang menjadi tujuan dan sasaran Renja Bappeda Kabupaten Bengkalis tahun 2021 adalah sebagai berikut.
Tabel 3.1
Tujuan dan Sasaran Rencana Kerja Tahun 2021 BPBD Kabupaten Bengkalis
No. Tujuan Sasaran Indikator Sasaran Kinerja Target
(1) (2) (3) (4) (5)
1 Meningkatkan Peran Aktif Masyarakat dan Kepedulian Pengurangan Resiko Bencana
Meningkatnya Ketangguhan masyarakat terhadap Siaga bencana
Persentase desa/kelurahan masyarakat siaga bencana
50% Level Tingkat Kesiapsiagaan Level 4
2 Meningkatkan Respone Penanngulangan Bencana
Meningkatnya Kualitas waktu respone penanggulangan Bencana
Rata-rata waktu respone kejadian bencana
100% Meningkatnya Kualitas
Tanggap Darurat Persentase bencana alam yang di tanggulangi
50%
3 Meningkatkan Pengelolaan Pasca Bencana Meningkatnya Kualitas Pengelolaan pasca bencana
Persentase penyelesaian rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana
100% Indeks Kepuasan Masyarakat 100% 4
Meningkatkan capaian akuntabilitas kinerja dan keuangan
Meningkatnya kualitas capaian kinerja
Predikat akuntabilitas kinerja BB Persentase tindak lanjut
RENJA BPBD KABUPATEN BENGKALIS TAHUN 2021 36
36 3.3 Program dan Kegiatan
BPBD Kabupaten pada tahun 2021 akan melaksanakan sebanyak 6 Program dan 41 kegiatan sebagaimana yang telah tertuang pada Renstra BPBD Tahun 2016-2021. Program dan kegiatan tersebut merupakan upaya dalam mencapai target kinerja dalam Penanggulangan Bencana. Adapun program prioritas yang dilaksanakan oleh BPBD Kabupaten Bengkalis, yaitu Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan, Program Pencegahan Dini dan Penanggulangan Korban Bencana Alam, untuk total kebutuhan pagu tahun 2021 sebesar Rp. 14.001.788.400,00.
RENJA BPBD KABUPATEN BENGKALIS TAHUN 2021 37
37
BAB IV
RENCANA KERJA DAN PENDANAAN PERANGKAT DAERAH
Rencana Kerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah tahun 2021 merupakan dokumen perencanaan untuk tahun 2021 sebagai acuan bagi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bengkalis yang berisikan program dan kegiatan serta pagu indikatif.
Dokumen Rencana Kerja Perangkat Daerah tahun 2021 Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bengkalis dalam melaksanakan kebijakan, program dan kegiatan Penanggulangan Bencana.
Mengingat keterbatasan sumber daya anggaran pelaksanaan program dan kegiatan yang disusun dalam Rencana Kerja tahun 2020 harus dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien. Untuk itu, diperlukan upaya keterpaduan dan sinergi dari elemen yang pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bengkalis baik sekretariat maupun bidang – bidang. Untuk mencapai keterpaduan dan sinkronisasi kegiatan yang telah diprogramkan dilakukan dengan rapat koordinasi dan observasi sehingga tercapai sinergi dalam pelaksanaannya dengan tetap menerapkan prinsip-prinsip transparasi dan akuntabilitas.
Untuk menjaga efektifitas pelaksanaan program, maka monitoring dan evaluasi harus menjadi kegiatan yang tak terpisahkan dari keseluruhan proses pembangunan dan dilaksanakan pada setiap tahapan, agar diperoleh hasil yang maksimal serta sebagai umpan balik bagi perencanaan tahap berikutnya. Adapun Rencana Kerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bengkalis pada tahun 2021 akan mengusulkan penganggaran dana sebesar Rp. 39.217.156.700,00. adapun dana tersebut adalah untuk Belanja Tidak Langsung sebesar Rp. 4.099.900.000,00. dan Belanja Langsung sebesar Rp. 35.117.256.700,00. Belanja langsung digunakan untuk membiayai 1 (satu) urusan, 6 program dan 41 kegiatan baik kegiatan yang bersifat swakelola maupun melalui proses pelelangan umum.
Adapun Rencana Kerja berdasarkan program dan kegiatan, output, outcome, pagu indikatif dan sumber pendanaan yang akan dilaksanakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bengkalis tahun 2021 sebagaimana terlampir.