APA YANG HARUS ANDA LAKUKAN JIKA TERKENA (1)

26  66 

Loading.... (view fulltext now)

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

APA YANG HARUS ANDA LAKUKAN JIKA TERKENA TILANG ?

1 Di Indonesia banyak pengendara kendaraaan bermotor. Jika pengendara melakukan pelanggaran, tentu pihak berwajib akan menilangnya. Pengendara kendaraan bermotor perlu

mengetahui prosedur penilangan. Berikut ini hal yang harus Anda perhatikan ketika dikenakan surat bukti pelanggaran berlalu lintas. Dengan memperhatikan hal ini, ketika melakukan pelanggaran, Anda tidak akan dirugikan dan akan mendapat sanksi sesuai dengan peraturan.

2 Pertama, kenali si petugas. Cobalah mengenali nama dan pangkat polisi yang tercantum di pakaian seragamnya. Mereka mempunyai kewajiban menunjukkan tanda pengenal. Nama dan pangkat polisi menjadi penting apabila polisi bertindak di luar prosedur. Jangan hentikan kendaraan Anda jika ada orang berpakaian preman mengaku sebagai polisi lalu lintas

(polantas)!

3 Kedua, pahami kesalahan Anda. Tanyakanlah apa kesalahan Anda, pasal berapa yang dilanggar, dan berapa dendanya. Sebagai pembimbing masyarakat, polisi harus menjelaskan kesalahan pengendara agar kesalahan tersebut tidak terulang kembali. Alasan pelanggaran dan besarnya denda juga harus berdasarkaan hukum yang berlaku.

4 Ketiga, pastikan tuduhan pelanggaran. Pengendara sudah selayaknya mengecek tuduhan pelanggaran polisi tersebut, benar atau tidak. Jika polisi menyatakan Anda dilarang belok ke kiri karena ada tanda dilarang belok kiri, Anda harus yakin bahwa tanda tersebut benar-benar ada.

(2)

mengakibatkan kematian, pengemudi tidak dapat

menunjukkan STNK, atau pengemudi tidak dapat menunjukkan SIM. Jadi, utamakanlah SIM (surat izin mengemudi) sebagai surat yang ditahan oleh polantas!

6 Kelima, terima atau tolak tuduhan. Setiap pengemudi

mempunyai dua alternatif terhadap tuduhan pelanggaran yang diajukan polantas, yaitu menerima atau menolak tuduhan

tersebut. Apabila menerima tuduhan, Anda harus bersedia membayar denda ke bank. Anda akan diberi surat tilang berwarna biru. Tanda tanganilah surat bukti pelanggaran berlalu lintas itu. Dibaliknya terdapat bukti penyerahan surat atau kendaraan yang dititipkan. Surat atau kendaraan yang ditahan dapat diambiljika Anda dapat menunjukkan bukti

pembayaran denda. Jika menolak tuduhan, katakan keberatan Anda dengan sopan. Anda akan diberi surat bukti pelanggaran berlalu lintas berwarna merah sebagai undangan untuk

mengikuti sidang. Penentuan hari sidang memerlukan waktu 5-12 hari. Barang sitaan baru dapat dikembalikan kepada

pelanggar setelah ada keputusan hakim.

(diadaptasi dari sumber samsat dan kepolisian)

Tugas 1 (halaman 59)

1. Apakah kalian sudah berhak mengendarai kendaraan bermotor ?

Jawab : Belum, karena belum cukup umur dan belum memenuhi syarat.

2. Apakah kalian sudah memenuhi syarat untuk mempunyai surat izin mengemudi ?

(3)

3. Pernahkah kalian melihat orang terkena tilang atau pernahkah kalian sendiri terkena tilang ?

Jawab : Jika melihat orang tekena tilang sudah pernah, tetapi jika terkena tilang belum pernah.

4. Apa yang kalian lakukan jika ditilang ?

Jawab : 1 kenali si petugas

2 pahami kesalahan Anda

3 pastikan tuduhan pelanggaran

4 jangan serahkan kendaraaan atau STNK (surat tanda nomor kendaraan) begitu saja

5 terima atau tolak tuduhan

5. Apakah kalian pernah disidang karena terkena tilang ?

Jawab : Tidak, karena belum pernah terkena tilang.

6. Jika pernah, kesalahan apa yang kalian lakukan sehingga kalian terkea tilang ?

Jawab : Tidak pernah.

7. Betukah rendahnya kesadaran berlalu lintas menjadi penyebab utama terjadinya pelanggaran ?

Jawab : Betul, karena jika kesadaran berlalu lintas nya tinggi maka tidak akan terjadi pelanggaran.

(4)

Jawab : Betul, karena jika karakter seseorang itu disiplin dan taat maka ia akan mentaati aturan dan rambu-rambu lalu lintas

9. Jelaskan bahwa pelanggaran lalu lintas dapat membahayakan diri sendiri atau orang lain ?

Jawab : Dapat membahayakan diri sendiri atau orang lain

karena misalnya jika seseorang menerobos lampu merah maka akan menabrak orang lain dan membuat celaka.

10. Apa yang harus kalian lakukan pada saat melihat

kecelakaan lalu lintas yang pengendaranya terluka parah ?

Jawab : Meminta bantuan orang-orang di sekitar untuk membantu menolong lalu membawanya ke rumah sakit terdekat.

Tugas 2 (halaman 42)

1 Dimanakah kalian dapat menemukan teks seperti itu ?

Jawab : Di kantor polisi, di buku dan di internet.

2 Ditujukan kepada siapakah teks seperti itu dibuat ?

Jawab : Kepada para pengendara dan siswa (pelajar)

3 Apakah tujuan teks itu ?

Jawab : Memberi tahu pembaca cara atau langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan jika terkena tilang.

(5)

Jawab : Harus bersedia membayar denda ke bank, Anda akan diberi surat tilang berwarna biru.

5 Dimanakah kalian harus membayar denda ?

Jawab : Di bank

6 Kapankah kalian menerima kembali barang-barang yang disita ?

Jawab : Barang sitaan baru dapat dikembalikan kepada pelanggar setelah ada keputusan hakim

7 Bagaimana jika kalian menolak tuduhan pelanggaran ?

Jawab : Katakan keberatan dengan sopan.

8 Mengapa penting bagi kalian mengenali nama dan pangkat petugas ?

Jawab : Nama dan pangkat polisi menjadi penting apabila polisi bertindak diluar prosedur.

9 Ada berapa alternatif tindakan jika pengemudi melakukan penggaran ?

Jawab : Ada dua, yaitu menerima atau menolak tuduhan pelanggaran.

10 Ada berapa langkah yang diberikan dalam teks prosedur itu ?

Jawab : Ada 5, 1 kenali si petugas

2 pahami kesalahan Anda

(6)

4 jangan serahkan kendaraaan atau STNK begitu saja

5 terima atau tolak tuduhan

Tugas 3 (halaman 42-44)

Kalimat imperatif berfungsi untuk meminta atau melarang seseorang untuk melakukan sesuatu.

Contoh-contoh kalimat imperatif yang kalian temukan :

(a) Kita harus menanami sawah yang gundu.

(b) Setiap pagi memunguti keong emas.

(c) Hasil pungutannya dibuang ke jalan raya.

(d) Dibasmi dengan menggunakan semprotan, sebagan lagi dengan obat lain yang dicampur dengan pupuk.

Kalimat deklaratif adalah kalimat yang berisi peryataan, berfungsi untuk memberikan informasi atau berita tentang sesuatu.

Contoh-contoh kalimat deklaratif yang kalian temukan :

(a) Para petani setiap hari harus menanami sawahnya yang gundul akibat diserang keong emas dan anjing tanah.

(b) Para petani setiap pagi memunguti keong emas yang muncul di pagi hari.

(7)

(d) Para petani membasminya dengan menggunakan semprotan, sebagan lagi dengan obat lain yang dicampur dengan pupuk agar mati dan tidak berkembang biak lagi.

Kalimat interogatif adalah kalimat yang berisi pertanyaan, berfungsi untuk meminta informasi tentag sesuatu.

Contoh-contoh kalimat interogatif yang kalian temukan :

(a) Apakah sawahnya gundul ?

(b) Apakah setiap pagi keong emas dipungut ?

(c) Mengapa pungutan keong emas dibuang ke jalan raya ?

(d) Apakah keong emasnya dibasmi ? Dengan cara apa ?

Tugas halaman 50

Carilah contoh konjungsi temporal lain. Jika tidak ada kalian boleh mengambil contoh dari luaar teks.

a) Pertama, ketiga bahan tersebut dicampur secara

proposional. Kemudian, campuran itu dapat dipanaskan dalam tungku pada suhu yang sangat tinggi. Lalu adonan kaca di produksi. Setelah itu, campuran adonan itu dibentuk menjadi botol dengan cetakan. Selanjutnya, untuk memperkuat kaca botol-botol tersebut, botol botol itu dipanaskan kembali lalu di dinginkan. Kadang-kadang pecahan-pecahan kaca

ditambahkan. Akhirnya botol-botol itu siap untuk digunakan.

(8)

dan angkat. Setelah itu, hidangkan sebagai pelengkap menu utama.

c) Pertama, masukan 2 gelas air ke dalam panci. Lalu, buka kemasan mie. Saat menunggu air mendidih masukan bumbu kedalam mangkuk. Setelah air mendidih masukan mie. Setelah mie masak angkat dan tiriskan. Lalu, masukan mie ke dalam mangkuk, aduk rata. Mie siap disajikan.

d) Campurkan semua bahan. Haluskan cabai dan garam. Tambahkan gula merah. Tambahkan kacang yang telah dipanggang dan cabai yang telah dihaluskan tadi. Tuangkan sedikit cairan asam. Aduk buah dan bumbu yang telah dibuat tadi. Sajikan dingin.

Dialog teks negosiasi antara Karyawan dan Pengusaha

1. Wakil karyawan : Selamat sore, Pak.

2. Wakil perusahaan : Selamat sore. Mari, silakan duduk. 3. Wakil karyawan : Ya, terima kasih.

4. Wakil perusahaan : Saya, Hadi Winoto, wakil dari perusahaan. Anda siapa?

5. Wakil karyawan : Saya Suparmin, yang dipercaya teman-teman untuk menemui pimpinan. (Mereka bersalaman)

6. Wakil perusahaan : Sebenarnya, apa yang terjadi? Semua karyawan di perusahaan ini melakukan demonstrasi. Kalau begini caranya, perusahaan bisa bangkrut dan karyawan bisa di-PHK.

7. Wakil karyawan : Tidak ada apa-apa, Pak. Kami hanya ingin memperbaiki nasib dan hidup layak.

8. Wakil perusahaan : Maksudnya?

(9)

Rp2.000.000,00 sebulan. Paling tidak, kami menerima upah sebesar Rp3.000.000,00.

10. Wakil perusahaan : Itu tidak mungkin. Perusahaan sudah menanggung beban terlalu berat. Listrik naik, bahan bakar naik, dan biaya operasional lain juga naik. Kenaikan UMP (upah minimum provinsi) belum bisa naik sekarang.

11. Wakil karyawan : Kalau begitu, kami tetap akan melakukan aksi mogok kerja sampai tuntutan kami dipenuhi.

12. Wakil perusahaan : Tidak boleh demikian. Kita harus mencari jalan tengah.

13. Wakil karyawan : Lalu, bagaimana?

14. Wakil perusahaan : Saya akan mengusulkan kenaikan tersebut kepada direksi. Perusahaan hanya mampu

menaikkan UMP sampai Rp2.400.000,00. Tidak lebih dari itu. Anda sendiri tahu bahwa pada situasi global ini perusahaan mana pun mengalami kesulitan.

15. Wakil karyawan : Tidak bisa, Pak. Ini kota Jakarta, Pak. Semua harus dibeli dengan uang. Ya, tolong diusahakan

bagaimana caranya agar kami dapat hidup layak. Paling tidak kami menerima gaji sebesar Rp2.800.000,00.

16. Wakil perusahaan : Nanti saya akan mengusulkan ke direksi sebesar Rp2.600.000,00.

17. Wakil karyawan : Tapi, usahakan lebih, Pak. Kami akan bekerja lebih keras lagi.

18. Wakil perusahaan : Baiklah, akan saya coba. Tolong kendalikan teman-teman karyawan dan sampaikan kepada mereka mulai besok semua karyawan harus masuk kerja kembali. Karyawan yang mogok kerja akan kena sanksi. 19. Wakil karyawan : Baik, Pak. Terima kasih. Boleh saya keluar?

20. Wakil perusahaan : Ya, silakan. (Mereka bersalaman)

(10)

Tugas 3 Menerapkan Ungkapan Khas dalam Teks Negosiasi

Jawablah pertanyaan berikut!

1. Siapakah yang terlibat dalam negosiasi itu? Jawab :

· Wakil Karyawan bernama Suparmin · Wakil Perusahaan bernama Hadi Winoto

2. Mengapa negosiasi itu dilakukan? Jawab :

Untuk meminta kenaikan gaji yang layak bagi

kehidupan karyawan saat ini yang serba mahal dengan tidak merugikan pihak karyawan maupun pihak wakil perusahaan.

3. Apa maksud karyawan yang diwakili oleh Suparmin? Jawab :

Ia meminta kenaikan gaji bagi semua karyawan di perusahaan itu kepada wakil perusahaan, gaji yang layak bagi kehidupan di zaman ini.

4. Apa perbedaan antara karyawan dan pengusaha? Jawab :

Karyawan adalah orang yang bekerja kepada orang lain dan mendapatkan imbalan jasa. Sedangkan Pengusaha adalah orang yang mempunyai usaha dan memperkerjakan orang dan memberi mereka upah atau imbalan jasa.

5. Apakah negosiasi antara karyawan dan pengusaha tersebut berhasil?

Jawab :

Kesepakatan antara karyawan dan pengusaha tersebut berhasil karena mereka telah menemukan harga kesepakatan gaji yang akan di ajukan oleh wakil perusahaan kepada direksi.

(11)

Kesepakatan nilai gaji yang akan dinaikkan dari 2 juta menjadi 2 juta enam ratus ribu adalah nilai kesepakatan yang akan diusulkan wakil perusahaan kepada direksi.

7. Apakah kesepakatan itu dicapai dengan mudah atau sebaliknya?

Jawab :

Untuk mencapai kesepakatan lumayan sulit.

8. Dalam negosiasi terdapat dua pihak. Setiap pihak mungkin bertindak atas nama diri sendiri secara individual, atas nama orang lain secara individual, atas nama sekelompok orang, atau atas nama lembaga. Pada dialog negosiasi antara karyawan dan pengusaha di atas, kedua belah pihak bertindak atas nama siapa?

Jawab :

Nama sekelompok Orang

9. Pada negosiasi itu, wakil perusahaan lebih dominan. Tunjukkan buktinya selain dari porsi tuturan yang diproduksi juga dari penggunaan bahasanya.

Jawab :

Wakil perusahaan pada teks negosiasi itu memang lebih dominan baik dari tuturan yang ia produksi maupun dari

penggunaan bahasanya. Selain itu, alasan yang ia berikan pun selalu lebih logis begitu pula keputusan yang ia ajukan selalu dengan pertimbangan dari berbagai alasannya.

10. Apakah kesepakatan antara pengusaha dan karyawan sudah bisa langsung diterapkan?

Berikut ini adalah sebagian ciri negosiasi apabila dilihat dari segi isinya.

a) Negosiasi menghasilkan kesepakatan

b) Negosiasi menghasilkan keputusan yang saling menguntungkan

(12)

e) Negosiasi memprioritaskan kepentingan bersama. Sekarang buatlah kalimat dengan menggunakan kata atau kata-kata yang dicetak miring itu. Apabila diperlukan, kalian dapat mengecek arti kata atau kata-kata itu dari kamus terlebih dahulu.

Jawab :

a) Kesepakatan tercapai apabila antara satu pihak dengan pihak yang lain setuju pada suatu usulan atau pendapat.

b) Diskusi dilakukan untuk mencari penyelesaian terhadap suatu atau beberapa masalah

c) Dalam bernegosiasi antara satu pihak dengan pihak yang lain harus saling menguntungkan

d) Segala masalah pasti ada jalan penyelesaiannya.

Tugas 4

Mengidentifkasi tuturan Berpasangan dalam Teks Dialog

Kerjakan menurut petunjuk yang diberikan pada setiap nomor!

1. Dialog itu terdiri atas 22 tuturan. Susunlah dialog itu menurut struktur teksnya, yaitu pembukaan^isi^penutup. Untuk membantu kalian, titik-titik yang pertama jawabannya sudah diisi.

Jawab :

· Negoisasi antara wakil karyawan dan wakil perusahaan · Pembukaan Tuturan: 1-5

· Isi Tuturan: 6-18

· Penutup Tuturan : 19-22

2. Betulkah pembukaan dialog hanya berisi salam dan

perkenalan antara wakil perusahaan dan wakil karyawan? Apa isi penutupnya?

(13)

Ya, Penutup berisi ungkapan terima kasih dan salam penutup

3. Perhatikan pasangan tuturan berikut ini!

1) 2. Wakil Perusahaan : Selamat sore. Mari, silahkan duduk. Memerintah

2) 3. Wakil Karyawan : Ya, terima kasih. Mematuhi perintah

Terlihat bahwa pada tuturan nomor 2 dan 3, wakil perusahaan menyuruh wakil karyawan untuk duduk. Di situ terdapat

pasangan tuturan memerintah-mematuhi perintah. Apabila perintah itu tidak dipatuhi, pasangan itu menjadi menjadi memerintah-menolak perintah.

Pasangan tuturan yang lain yang mungkin terdapat dalam negosiasi adalah sebagai berikut.

Mengucapkan salam-membalas salam Bertanya-Menjawab atau tidak menjawab Meminta-memenuhi atau menolak tawaran

Mengusulkan-menerima atau menolak, usulan, dan sebagainya

berdasarkan pasangan tuturan itu, identifkasilah pasangan di bawah in dengan mengisi titik-titik yang tersedia. setelah selesai, cocokkan dengan pekerjaan teman kalian.

Jawaban tiap pasangan Tugas 4 nomor 3 1) Mengucapkan Salam

2) Menjawab salam - memerintah

3) Mematuhi Perintah - menjawab perintah 4) Memperkenalkan diri dan bertanya

5) Menjawab pertanyaan dan memperkenalkan diri 6) Bertanya dan menjelaskan

7) Menjawab pertanyaan

(14)

10) Menolak Permintaan

11) Menawarkan tawaran (Mengusulkan) 12) Menolak tawaran

13) Meminta usulan (bertanya) 14) Menawarkan usulan

15) Menolak usulan 16) Menawarkan usulan

17) Menerima usulan - meminta tolong

18) Mematuhi permintaan - meminta tolong 19) Berterima kasih - bertanya

20) Menjawab pertanyaan

4. Perhatikan tuturan “Baik, Pak. Terima kasih. Boleh saya keluar?” (tuturan 19). Tuturan itu merupakan permintaan izin untuk meninggalkan ruang negosiasi, jelaskan, apakah hal itu menunjukkan bahwa negosiasi sudah selesai?

Jawab :

ya, karena ini menyatakan setuju - dilihat dari kata baik, Pak dan menutup percakapan

5. Negosiasi di atas dilakukan dengan bahasa yang santun. Setujukah kalian bahwa yang dimaksud dengan santun adalah sikap dan perkataan yang menghargai orang lain?

Jawab : ya.

6. Salah satu bukti yang menunjukkan bahasa santun pada negosiasi itu adalah penggunaan ungkapan silahkan duduk. Pilihlah ungkapan lain berikut ini yang memperlihatkan

kesantunan itu dengan membubuhkan tanda centang.

Ungkapan Kalimat Negosiasi Ya Tidak

(15)

b. ya, tolong diusahakan bagaimana caranya agar kami dapat hidup layak. sopan

c. Kita harus mencari jalan tengah. sopan

d. Tolong kendalikan teman-teman karyawan. sopan e. Karyawan yang mogok akan kena sanksi sopan

alasan

a. sopan dilihat dari intonasinya begitu pula b dan c

d sopan karena meminta tolong

e sopan karena sekedar memberitahukan peraturan

7. Pada dialog diatas wakil pengusaha mengusulkan keinginan wakil karyawan kepada direksi perusahaan. Bayangkan kalian bertindak sebagai wakil siswa di sekolah kalian untuk melakukan negosiasi dengan kepala sekolah. Buatlah kalimat yang berisi usulan tentang keinginan teman-teman kalian itu!

Sebutkan 4 contoh usulan kepada kepala sekolah! Jawab :

a) bu kepala sekolah, sebaiknya setiap hari jum’at diadakan kegiatan bersih-bersih setelah sholat Jum’at agar sekolah kita semakin indah, bersih, dan rapi.

b) Pak kepala sekolah, menurut keluhan dan saran teman-teman, sebaiknya untuk siswa kelas 10 jam belajar di sekolah harap dikurangi. Selama ini kami selalu pulang sore, sebagian besar diantara kami langsung tidur sepulang sekolah. Jadi, itu usulan saya dan teman-teman saya.

c) Pak kepala sekolah, tolong biaya iuran sekolah

diringankan untuk siswa yang tidak mampu, bahkan kalau bapak sanggup bisa digratiskan. Beberapa diantara teman saya keluarganya sedang kesulitan fnansial

(16)

8. pada awal dan akhir negosiasi para pelaku bersalaman. Aksi nonverbal seperti itu menunjukkan apa?

Jawab:

Menunjukkan adanya kesepakatan antara kedua belah pihak

9. perbuatan awal dan akhir negosiasi para pelaku

bersalaman, dapatkah dikatakan bahwa jarak antara wakil karyawan dan wakil perusahaan terasa makin jauh?

Jawab :

Ya itu adalah kebiasaan yang sudah membudaya.

10. Seandainya mereka tidak bersalaman, dapatkah dikatakan bahwa jarak antara wakil karyawan dan wakil perusahaan

terasa makin jauh? Jawab :

Ya, karena bersalaman sudah membudidaya sebagai simbol keeratan, dengan tidak bersalaman, orang dapat berpikiran acuh tak acuh.

1. penjual (umtk mencari nafkah) & pembeli (penikmat seni)

2. ya bisa jd.. krn penjual memperkenalkan produk (karya) seni kpd orang asing tsb 3. mungkin saja sudah pernah.. krn bahasa indonesia yang diucapkan sudah bisa lancar

4. sudah tau. krn pembeli adalh pncinta seni. dlm dunia pewayangan jawa, dewa wisnu adalah dewa pemelihara perdamaian dan keadilan

5. mnurut saya itu adlh salah satu bentuk budaya jual beli di pasar trdisional 6. kesepakatan harga sebesar Rp 275.000. penjual yg lebih mengalah

7. ke-7 "ya, ini tdk terlalu besar tapi terbuat dari kayu. yg dari kuningan habis" 8.dalam transaksi perdagangan, tidak boleh ada unsur paksaan. penjuan maupun pembeli tidak harus saling menuruti.

9. ya.. jika di pasar tradisional bisa ditawar... akan tetapi jika di Mall , itu sudah harga pas.. tidak bisa ditawar

10. pada saat membeli brang.. kita dapat memilihnya.. sebab kita adlh pembeli

Kegiatan 3

Kerja Mandiri Membangun Teks Negosiasi

Tugas 1 Menanggapi Isi Teks Negosiasi

1.Negosiasi adalah bentuk interaksi sosial yang berguna untuk mencapai

kesepakatan diantara kedua belah pihak yang terlibat , Cara cara yang dilakukan antara lain : Menyesuaikan pembicaraan kearah tujuan, mempersempit ruang perbedaan, Mementingkan kepentinga bersama, Mnegalokasikan tanggung jawab yang tepat, Serta Menemukan gagasan yang baru. Alasanya adalah Negosiasi dilakukan karena pihak pihak yang berkepentingan butuh

(17)

Tujuan Untuk mengurangi perbedaan posisi dari setiap pihak yang terlibat. Struktur bahasa yang digunakan harus bahasa yang sopan,efektif dan resmi. 2.Ya,

Tugas 2 Bernegosiasi dengan Pengusaha

1.Teks Negosiasi : Tokoh : Mongga (Pembeli) Restow (Penjual) Restow : Ada yang bisa saya bantu ? Eh.. Mongga??

Mongga : Eh Restow, Ini Toko Kamu ? Restow : Iya mongg.. Mau beli apa ??

Mongga : Ini To aku mau beli kaos, ada yang bagus ga ?? Restow : Banyak nih mong pilih aja...

Mongga : Coba liat yang itu to... Restow : Nih Mong...

Mongga : Berapa ini to ?

Restow : Wah yang ini 190.000 mong..

Mongga : Ah ga deh -_-" Wahh ada kaos K-On too aku mauuu >.< Itu berapa ?? Restow : Tau aja kamu yang bagus :D ini ga terlalu mahal kok... ini 110.000 Mongga : Ahh to harga kita-kita lah :D

Restow : Yaah karna teman makanya ga usa kurang hehe :D Mongga : halaah -_- 90 000 lah too :D too :D too :D

Restow : halaah 105 000 lah -_- ntar untungnya aku dimana >.< Mongga : eeeh ayolah >.< aku tambahin 5000 deh, 95000 yaa.. Restow : Ehh 100 Atau tidak sama sekali! :D

Mongga : Andeh yaudah deh to, 100 yaa.. nih cash langsung .. :D Restow : okee heehee makasih Mongga :D

2.pembeli : "ini berapa ya ?,bu "

penjual : " ini16.000/kg ,kalau yg ini 19.000/kg" pembeli : " kok mahal banget sih ,mbak "

penjual : " susah sekarang carinya jadi mahal ,dik" pembeli : " bisa di tawar gak mbak ?"

penjual : " maaf gak bisa,dik "

pembeli : "ya udah saya beli yang 16.000 ya ,mbak " penjual : " ya, saya bungkuskan ya,dik

pembeli: " ya,ini uangnya"

penjual : "ya ini buahnya ,makasih" pembeli : " ya, sama2 "

3.Pengusaha : selamat siang

(18)

pengusaha : ya, saya ingin bertemu dg kepala bag.kredit pihak bank : mari saya antar. (menuju ke r.kepala bag.kredit)

pengusaha : begini pak. saya akan mengembangkan usaha sy. jadi, sy akan mengajukan kredit

pihak bank : berapa jumlah uang yang anda butuhkan untuk mengembangkan usaha anda?

pengusaha : saya membutuhkan dana sebesar 200jt. bisakah sy mendapatkan pinjaman itu?.pihak bank: maaf, pak. jumlah pinjaman bapak terlalu besar. bagaimana jika pihak bank memberikan pinjaman kpd bapak sebesar 100jt pengusaha : apa tidak bisa lebih dari itu pak ? saya kan sudah lama menjadi nasabah dibank ini.

pihak bank : baiklah untuk bapak sy berikan 130juta. bagaimana pak?

pengusaha : usahakan lebih. saya membutuhkan itu untuk mengembangkan usaha saya.

pihak bank : baiklah. bank hanya mampu memberikan pinjaman sebesar 150jt pengusaha : baiklah. akan sy ambil. kapan uang itu dapat dicairkan. kalau bisa secepatnya

pihak bank : kalau bapak setuju uang itu bisa dicairkan secepatnya pengusaha : ya, lalu bagaimana selanjutnya?

pihak bank : pihak bank akan memberikan pelayanan yg terbaik untuk bapak. pengusaha : baiklah kalau begitu terima kasih atas kerjasamanya, saya permisi dahulu pak.

pihak bank : sama-sama pak. selamat siang pengusaha : selamat siang.

(keluar dari ruang kepala bag.kredit) 4.Ya,

Tugas 3 Bernegosiasi untuk Memecahkan Konflik

1. wakil pedagang : selamat siang.

wakil pengelola pasar : selamat siang, silakan duduk. Saya Hary tanoe pimpinan pasar, anda siapa?

Wakil pedagang : terima kasih, saya Winarto wakil dari para pedagang di pasar ini.

Wakil pengelola pasar : memangnya ada apa kok di pasar ribut-ribut?

Wakil pedagang : tidak ada apa-apa, kami hanya ingin pengertian bapak selaku pimpinan di sini

(19)

Wakil pedagang : yah, anda kan tau musim hujan ini membuat pengunjung sepi, tapi biaya kebersihan malah dinaikan. Kami selaku pedagang justru merugi bulan-bulan terakhir ini.

Wakil pengelola pasar : jadi apa yang bisa saya bantu?

Wakil pedagang : kami ingin biaya kebersihan tidak ditarik saat sepi

pengunjung, karena kami akan terus merugi dan terancam menutup usaha kami, lagi pula jika kami semua tutup anda juga akan bangkrut bukan?

Wakil pengelola pasar : tunggu-tunggu jangan gegebah ingin menutup usahanya dulu. Biaya kebersihan dinaikan karena musim hujan membuat pasar kotor, namun jika tidak ditarik kami juga akan bangkrut kan?

Wakil pedagang : saya punya usul, bagaimana kalau saat sepi tidak usah diminta tetapi saat ramai bisa anda minta dengan setengah dari biasanya, bagaimana?

Wakil pengelola pasar : baiklah, tapi usahakan besok para pedagang harus berdagang seperti biasanya, kami tidak akan meminta biaya kebersihan sementara.

Wakil pedagang : baiklah, terima kasih atas kemurahan hati bapak. Boleh saya keluar?

Wakil pengelola pasar : silahkan.

2. ketua osis : ibu kepala kami memiliki ide untuk mendirikan koperasi mini disekolah kita

kepsek: ya,tolong jelaskan bagaimana konsep koperasi yg kalian ajukan?? ketos: dengan memberikan bantuan dan meminta bantuan dari siswa dan untuk siswa,saya yakin koperasi ini akan berjalan dengan baik

kepsek: tanpa meragukan kalian,saya ijinkan ide ini untuk dilaksanakan,

ketos: terima kasih atas semua dukungan ibu/bpk,kami akan bekerja keras untuk memulainya

3.Ya, sudah kami peragakan.

Tugas 4 Membuat Teks Negosiasi tentang Rintisan Kerja Sama

1. Negosiasi antar pengusaha batik

(20)

Pengusaha batik B : ya, saya setuju dengan anda tapi untuk mendirikan sebuah laboratorium batik membutuhkan dana yang sangat besar kita tidak mungkin bisa mendirikannya sendiri.

Pengusaha batik C : bagaimana kalau kita meminta bantuan pada pemerintah? Pengusaha batik D : benar, saya setuju. Tapi salah satu harus mewakili kita semua.

Pengusaha batik A : saya yang akan mewakili kita semua.

Negosiasi wakil pengusaha batik dan wakil pemerintah

Wakil pemerintah : jadi saudara ingin mendirikan laboratorium batik?

Wakil pengusaha batik : iya pak, dengan adanya laboratorium batik ini batik akan berkembang pesat.

Wakil pemerintah : apa yang membuat anda yakin kalau batik akan berkembang pesat?

Wakil pengusaha batik : kami sudah memiliki beberapa inovasi batik yang siap dipasarkan setelah laboratorium ini berdiri, lagi pula kami juga bekerja sama dengan 3 pengusaha batik lainnya yang juga memiliki ide-ide inovatif. Lagi pula kalau batik berkembang pesat ke internasional pemerintah juga

diuntungkan, bukan?

Wakil pemerintah : lalu mengapa saudara membutuhkan bantuan pemerintah? Wakil pengusaha batik : kami hanya perlu bantuan dana kecil dan surat-surat ijin dari pemerintah

Wakil pemerintah : baiklah, tiga hari lagi kami akan memberi pemberitahuan kepada saudara

Wakil pengusaha batik : terima kasih

Kegiatan 3

Kerja Mandiri Membangun Teks Negosiasi

Tugas 1 Menanggapi Isi Teks Negosiasi

(21)

Cara-cara yang dilakukan antara lain :

1) Mengajak untuk membuat kesepakatan. 2) Memberikan alasan mengapa harus ada kesepakatan.

3) Membandingkan beberapa pilihan.

4) Memperjelas dan menguji pandangan yang dikemukakan.

5) Mengevaluasi kekuatan dan komitmen bersamaan. 6) Menetapkan dan menegaskan kembali tujuan

negosiasi.

Negosiasi dilakukan karena pihak-pihak yang berkepentingan perlu menyelesaikan masalah yang sedang mereka hadapi untuk mencapai kesepakatan bersama.

Tujuan dilakukan negosiasi adalah untuk mengurangi perbedaan posisi setiap pihak.

Struktur bahasa yang digunakan harus dengan bahasa yang sopan, efektif dan resmi.

Tugas 2 Bernegosiasi dengan Pengusaha

1. Andi : “Ada yang bisa saya bantu, mbak? Eh... Senia?” Senia : “Eh Andi... Ini toko kamu, An?”

Andi : “Iya Sen. Mau beli apa, Sen?”

Senia : “Ini An, aku mau beli jaket. Ada jaket yang bentuknya imut, An?”

Andi : “Banyak, Sen. Sini aku tunjukkan.” Senia : “Coba lihat yang itu, An.”

Andi : “Yang ini Sen?”

Senia : “Iya, An. Berapa ini harganya, An?”

Andi : “Kalau yang ini harganya Rp 250.000 Sen.”

Senia : “Kemahalan itu, An. Gimana kalau Rp 200.000 An?” Andi : “Rp 225.000 lah Sen, ini kan kualitasnya bagus.” Senia : “Rp 210.000?”

Andi : “Ditambahin Rp 10.000 lah Sen? Nanti untungku dimana, Sen?”

(22)

Senia : “Makasih, Andiii.... Ini aku bayar cash, An!” Andi : “Ada yang mau dibeli lagi, Sen?”

Senia : “Tidak An, aku hanya ingin membeli jaket saja.” Andi : “Yaudah kalau begitu, Sen.”

2. Pembeli : "Anggur merahnya ini harganya berapa ya, Bu?"

Penjual : "Kalau yang ini harganya Rp 35.000/kg." Pembeli : "Wah mahal. Rp 30.000 ya, Bu? "

Penjual : "Kalau yang ini tidak boleh, mbak. Kalau anggur hijau Rp 30.000 boleh

mbak."

Pembeli : "Tidak, Bu. Yang anggur merahnya ini bisa ditawar tidak, Bu?"

Penjual : "Maaf, tidak bisa, mbak."

Pembeli : "Ya sudah saya beli anggur merahnya 2 kg, Bu." Penjual : "Sebentar, saya bungkuskan dulu, mbak."

Pembeli : "Ya, Bu."

Penjual : "Ada yang mau dibeli lagi, mbak?" (Sambil memberikan buah kepada Pembeli).

Pembeli : "Tidak, Bu. Ini uangnya, Bu." Penjual : "Terima kasih, mbak."

Pembeli : "Ya, sama-sama."

Tugas 3 Bernegosiasi untuk Memecahkan Konfik

1. Setelah para pedagang membuat keributan di pasar secara bersama-sama, akhirnya wakil pengelola pasar itu menerima wakil para pedagang untuk berdialog. Sementara pedagang yang lainnya masih ribut di pasar.

Wakil Pedagang : Selamat siang, Pak.

Wakil Pengelola Pasar : Selamat siang, silakan duduk. Wakil Pedagang : Ya, terima kasih.

(23)

Wakil Pedagang : Saya Suparman, ketua paguyuban pedagang.

(Mereka bersalaman)

Wakil Pengelola Pasar : Sebenarnya, apa yang terjadi? Kenapa di pasar ada ribut-ribut?

Wakil Pedagang : Tidak ada apa-apa, Pak. Kami hanya ingin pengertian bapak selaku pimpinan di sini.

Wakil Pengelola Pasar : Maksudnya Anda apa?

Wakil Pedagang : Ya, pasti Bapak tahu. Musim hujan ini membuat pengunjung sepi, tapi biaya kebersihan malah

dinaikan. Kami selaku pedagang justru merugi bulan-bulan terakhir ini.

Wakil Pengelola Pasar : Jadi, apa yang bisa saya bantu? Wakil Pedagang : Kami ingin biaya kebersihan tidak ditarik saat sepi pengunjung, karena kami akan terus merugi dan terancam menutup usaha kami, lagi pula jika kami semua tutup anda juga akan bangkrut bukan?

Wakil Pengelola Pasar : Tunggu-tunggu, jangan gegebah ingin menutup usahanya dulu. Biaya kebersihan dinaikan karena musim hujan membuat pasar kotor. Namun, jika tidak ditarik kami juga akan bangkrut.

Wakil Pedagang : Saya punya usul, bagaimana kalau saat sepi tidak usah diminta tetapi saat ramai bisa anda minta dengan setengah dari biasanya, bagaimana?

Wakil Pengelola Pasar : Baiklah, tapi usahakan besok para pedagang harus berdagang seperti biasanya, kami tidak akan meminta biaya kebersihan sementara.

Wakil Pedagang : Baiklah, terima kasih atas kemurahan hati Bapak. Boleh saya keluar?

Wakil Pengelola Pasar : Ya, silakan.

Wakil Pedagang : Ya, terima kasih. Selamat siang. Wakil Pengelola Pasar : Selamat siang.

(Mereka bersalaman)

(24)

2. Ketua OSIS : Permisi.(Sambil mengetuk pintu) Kepala Sekolah : Ya, silakan masuk.

Ketua OSIS : Saya Reyna Arkeyla (Mereka bersalaman) Kepala Sekolah : Ya, ada apa?

Ketua OSIS : Saya selaku ketua OSIS mewakili pengurus OSIS mempunyai ide untuk mendirikan koperasi di sekolah kita. Kepala Sekolah : Kalau begitu, tolong jelaskan bagaimana konsep koperasi yang kalian ajukan?

Ketua OSIS : Dengan memberikan bantuan dan meminta bantuan dari siswa dan untuk siswa, Saya yakin koperasi ini akan berjalan dengan baik.

Kepala Sekolah : Bagaimana dengan tempat koperasinya? Ketua OSIS : Saya minta izin untuk menggunakan ruangan yang sudah tidak terpakai yang berada di sebelah kelas X.MIA 4 itu, Pak. Daripada ruangan itu tidak berguna, lebih baik kita manfaatkan, Pak.

Kepala Sekolah : Pemikiran yang bagus. Ya sudah kalau begitu, saya izinkan untuk menggunakan tempat itu. Lalu, kapan koperasi itu akan dibangun?

Ketua OSIS : Secepatnya, setelah sumbangan dari teman-teman terkumpul, Pak.

Kepala Sekolah : Lalu, siapa yang nanti menjaga koperasinya?

Ketua OSIS : Saya dan pengurus OSIS yang lain akan membuat jadwal untuk menjaga koperasi tersebut, Pak. Kepala Sekolah : Jika kalian menjaga koperasi, bagaimana dengan jam pelajaran kalian?

Ketua OSIS : Begini, Pak. Kami hanya menjaga koperasi pada saat jam istirahat saja. Pada saat jam pelajaran kami menutup koperasi tersebut.

Kepala Sekolah : Kalau begitu, Saya izinkan untuk mendirikan koperasi.

(25)

Kepala Sekolah : Ya, Saya tunggu. Sama-sama.

Ketua OSIS : Kalau begitu saya masuk ke kelas dulu, Pak. Kepala Sekolah : Ya, silakan.

(Mereka bersalaman)

Tugas 4 Membuat Teks Negosiasi tentang Rintisan Kerja Sama 1. Negosiasi antar pengusaha batik

Pengusaha batik A : Saudara sekalian, pada hari ini kita berkumpul untuk membicarakan perkembangan batik yang semakin menurun. Sebagai sesama pengusaha batik tentu kita ingin batik berkembang lebih pesat, untuk itu saya mengajak saudara-saudara untuk mendirikan laboratorium batik guna mengembangkan batik.

Pengusaha batik B : Ya, saya setuju dengan Anda. Tapi, untuk mendirikan sebuah laboratorium batik membutuhkan dana yang sangat besar kita tidak mungkin bisa mendirikannya sendiri.

Pengusaha batik C : Bagaimana kalau kita meminta bantuan kepada pemerintah?

Pengusaha batik A, B, D : Benar, saya setuju.

Pengusaha batik B : Tapi siapa yang akan mewakili kita semua?

Pengusaha batik A : Saya yang akan mewakili kita semua.

Negosiasi wakil pengusaha batik dan wakil pemerintah Wakil pengusaha batik : Selamat siang, Pak.

Wakil pemerintah : Selamat siang. Mari, silakan duduk. Wakil pengusaha batik : Ya, terima kasih.

Wakil pemerintah : Saya, Harta Dinata, wakil pemerintah.

Wakil pengusaha batik : Saya Ardyanto, wakil para pengusaha.

(Mereka bersalaman)

(26)

Wakil pengusaha batik : Begini, Pak. Sebenarnya saya dan pengusaha batik yang lain ingin meminta bantuan dana untuk mendirikan laboratorium batik.

Wakil pemerintah : Jadi, Saudara ingin mendirikan laboratorium batik?

Wakil pengusaha batik : Iya, Pak. Dengan adanya

laboratorium batik nanti, kami harap batik akan berkembang pesat.

Wakil pemerintah : Apa yang membuat Anda yakin kalau batik akan berkembang pesat?

Wakil pengusaha batik : Kami sudah memiliki beberapa inovasi batik yang siap dipasarkan setelah laboratorium ini berdiri, lagi pula kami juga bekerja sama dengan 3 pengusaha batik lainnya yang juga memiliki ide-ide inovatif. Lagi pula

kalau batik berkembang pesat ke internasional pemerintah juga diuntungkan, bukan?

Wakil pemerintah : Lalu, mengapa Saudara membutuhkan bantuan pemerintah?

Wakil pengusaha batik : Karena, kami membutuhkan bantuan dana dan

surat izin dari pemerintah, Pak. Wakil pemerintah : Baiklah, empat hari lagi kami akan memberi pemberitahuan kepada Saudara.

Wakil pengusaha batik : Terima kasih atas kerja sama Bapak. Wakil pemerintah : Ya, sama-sama.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...