• Tidak ada hasil yang ditemukan

Materi Administrator Aplikasi E SKP

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "Materi Administrator Aplikasi E SKP"

Copied!
54
0
0

Teks penuh

(1)

PENYUSUNAN DAN PENILAIAN

PRESTASI KERJA PEGAWAI

(2)

Penilaian

Prestasi Kerja

PNS

40% x Nilai PKP

60% x Nilai SKP

Proses penilaian secara sistematis yang

dilakukan oleh Pejabat Penilai terhadap Sasaran

Kerja Pegawai dan Perilaku Kerja PNS

SKP = Sasaran Kerja Pegawai PKP = Perilaku Kerja Pegawai

(3)

Prestasi Kerja

Hasil kerja yang dicapai oleh setiap PNS pada satuan organisasi sesuai dengan Sasaran Kerja Pegawai (SKP) dan Perilaku Kerja Pegawai

Sasaran Kerja Pegawai (SKP)

Rencana kerja dan target yang akan dicapai oleh seorang PNS

Perilaku Kerja

(4)
(5)

UNSUR-UNSUR SKP

1. Kegiatan Tugas Jabatan

Setiap kegiatan tugas jabatan yang akan dilakukan harus mengacu pada penetapan

Kinerja/RKT, sebagai implementasi kebijakan dalam rangka mencapai tujuan dan sasaran organisasi yang telah ditetapkan dan harus berorientasi pada hasil secara nyata dan terukur.

• Jabatan struktural

penyusunan SKP ini dibuat dari tingkat jabatan yang tertinggi sampai dengan tingkat jabatan yang terendah secara hierarki dan harus dijabarkan sesuai dengan tugas dan fungsi, wewenang, tanggung jawab dan uraian tugasnya yang secara umum telah ditetapkan dalam struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) dengan

memperhatikan RKT.

• Jabatan Fungsional Umum

(6)

2) Angka Kredit

Angka kredit adalah satuan nilai dari tiap butir kegiatan dan/atau akumulasi nilai butir-butir kegiatan yang harus dicapai oleh seorang PNS dalam rangka pembinaan karier dan jabatannya. Setiap PNS yang mempunyai jabatan fungsional tertentu diharuskan untuk mengisi angka kredit setiap tahun sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

3) Target

• Setiap pelaksanaan Kegiatan Tugas Jabatan harus ditetapkan target yang akan diwujudkan secara jelas, sebagai ukuran penilaian prestasi kerja.

• Target merupakan jumlah beban kerja yang akan dicapai oleh setiap PNS dalam kurun waktu tertentu.

(7)

TARGET ADALAH JUMLAH BEBAN KERJA YANG AKAN DICAPAI DARI SETIAP PELAKSANAAN TUGAS JABATAN

TARGET SKP

B

agi pemegang jabatan struktural maupun fungsional umum dengan sifat tugas yang input/bahan kerjanya berasal dari unit

organisasi bersangkutan, maka penetapan

target didasarkan pada RKT yang telah ditetapkan

Bagi pemegang jabatan struktural maupun fungsional umum dengan sifat tugas yang

input/bahan kerjanya berasal dari

output/hasil kerja unit organisasi lain, maka penetapan target didasarkan pada asumsi rata-rata tahun sebelumnya

(8)

Penilaian SKP dilakukan dengan cara

membandingkan antara realisasi kerja

dengan target dari aspek kuantitas,

kualitas, waktu dan/atau biaya

(9)

Aspek Kuantitas

Hasil dari penghitungan ini dapat diartikan bahwa semakin

tinggi realisasi output dari target output yang direncanakan, menunjukkan tingkat prestasi kerja yang semakin baik atau sebaliknya semakin rendah realisasi output dari target output yang direncanakan, menunjukkan tingkat prestasi kerja yang semakin buruk.

Nilai capaian SKP = Realisasi Output (RO) X

100

(Aspek Kuantitas) Target Output (TO)

Aspek Kualitas

Nilai capaian SKP = Realisasi Kualits (RO) X

100

(Aspek Kualitas) Target Kualitas (TO)

YOUR SITE HERE

(10)

PEDOMAN PENILAIAN KUALITAS OUTPUT

kecil, dan tidak

ada kesalahan besar,

revisi, dan

pelayanan

cukup memenuhi standar yang ditentukan dan lain-lain.

51 - 60 50 ke bawah

Kriteria

Nilai Keterangan

91 - 100 Hasil kerja sempurna, dan pelayanan di atas tidak ada kesalahan, tidak ada revisi, standar yang ditentukan dan lain-lain.

76 – 90 Hasil kerja mempunyai I (satu) atau 2 (dua) kesalahan kecil, tidak ada kesalahan besar, revisi, dan pelayanan sesuai standar yang telah ditentukan dan lain-lain.

61 – 75 Hasil kerja mempunyai 3 (tiga) atau 4 (empat) kesalahan kecil, dan tidak ada kesalahan besar, revisi, dan pelayanan cukup memenuhi standar yang ditentukan dan lain-lain.

51 – 60 Hasil kerja mempunyai 5 (lima) kesalahan kecil dan ada kesalahan besar, revisi, dan pelayanan tidak cukup memenuhi standar yang ditentukan dan lain-lain.

50 – ke

(11)

WAKTU PENILAIAN KINERJA

Berdasarkan Perka BKN No. 1 Tahun 2013 bahwa Penilaian prestasi kerja PNS

dilaksanakan oleh Pejabat Penilai sekali dalam 1 (satu) tahun yang dilakukan

setiap

akhir Desember

pada tahun yang bersangkutan atau paling lama akhir

Januari tahun berikutnya.

Permendikbud Nomor 14 Tahun 2016 pasal 2 menyatakan bahwa tunjangan

kinerja pegawai dibayarkan berdasarkan

capaian kinerja pegawai setiap

bulan

, dimana capaian kinerja yang dimaksud adalah penghitungan terhadap

komponen

capaian kerja

dan

kehadiran

.

Pasal 10 menyatakan bahwa capaian kerja yang telah disusun, pada setiap

akhir bulan akan dinilai realisasi capaiannya oleh atasan langsung.

(12)

TATA CARA PENYUSUNAN SKP

Tahap Persiapan

Dalam tahap persiapan penyusunan SKP, hal yang harus dilakukan pegawai

bersama-sama dengan pejabat penilai antara lain:

Memahami uraian kegiatan tugas jabatan yang menjadi tugas, wewenang,

dan tanggungjawabnya;

Memahami Rencana Kerja Tahunan (RKT);

Menetapkan target uraian kegiatan atau tugas jabatan yang akan

dilaksanakan dengan memperhatikan RKT;

(13)
(14)
(15)
(16)

Tahap Pelaksanaan

1) Mengisi Rencana SKP

a. Rencana SKP diisi berdasarkan penghitungan beban kerja selama 1

(satu) tahun dan penetapan target kegiatan tugas jabatan yang akan

dilakukan berdasarkan Rencana Kerja Tahunan (RKT) yang sudah

dilakukan pada tahap persiapan;

b. Pejabat penilai melakukan validasi terhadap rencana target pegawai

sebagai kontrak kerja pada tahun tersebut;

c. Rencana SKP pegawai dicetak dan ditandatangani oleh pejabat

(17)

Pasal 3 angka 12

Kewajiban setiap PNS mencapai SKP yang telah ditetapkan  

Pasal 9 tentang hukuman disiplin sedang dijatuhkan bagi pelanggaran terhadap kewajiban : PNS yang capaian kinerjanya pada akhir tahun hanya mencapai 25% sampai dengan 50%  

Pasal 10 tentang hukuman disiplin berat dijatuhkan bagi pelanggaran terhadap kewajiban : PNS yang capaian kinerjanya pada akhir tahun kurang dari 25%

YOUR SITE HERE

(18)

Hukuman Disiplin Sedang

1. Penundaan Kenaikan gaji Berkala selama 1 tahun

2. Penundaan Kenaikan Pangkat

3. Penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 1 tahun

Hukuman Disiplin Berat

4. Penurunan setingkat lebih rendah selama 3 tahun

5. Pemindahan dalam rangka penurunan jabatan

6. Pembebasan dari jabatan (structural/fungsional)

7. Pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan

sendiri

(19)
(20)

MANFAAT APLIKASI

Memudahkan pegawai dalam menyusun SKP dan proses persetujuan dari atasan

langsung

Memudahkan atasan langsung (pejabat penilai) untuk memantau progress SKP

masing-masing pegawai yang dinilai

Proses penilaian yang dilakukan sesuai dengan Permendikbud No 14 Tahun 2016. • Fasilitas cetak dokumen telah disesuaikan dengan format baku dari peraturan

kepala BKN No 1 Tahun 2013.

Memudahkan bagian kepegawaian untuk merekap data capaian kerja (SKP) bulanan

(21)

LANGKAH AWAL MENGGUNAKAN APLIKASI

(22)
(23)

MENU - SUB MENU PADA APLIKASI

Aplikasi ini memiliki beberapa menu yang mewakili tiap prosesnya. Berikut adalah fungsi-fungsi dari tiap menu :

No Menu/sub menu Fungsi

1 Beranda Digunakan untuk jalan pintas ke Data Pegawai, Rencana SKP, Realisasi SKP, dan Perilaku

2 SKP & Perilaku Kerja / Data pegawai Berisi Nama, NIP, Pangkat/Gol. Ruang, Jabatan dan Unit Kerja Pegawai, Pejabat Penilai, dan Atasan Pejabat Penilai 3 SKP & Perilaku Kerja/ Rencana SKP Digunakan untuk mengisi rencana SKP

4 SKP & Perilaku Kerja/ Pengajuan Realisasi Digunakan untuk mengajukan realisasi

5 SKP & Perilaku Kerja/ Addendum Digunakan untuk mengajukan addendum (perubahan) baik kegiatan maupun rencana SKP

6 SKP & Perilaku Kerja/ Nilai Prestasi Kerja Berisi detail nilai capaian kerja, nilai perilaku, dan nilai tambahan

7 Log Harian Digunakan untuk menginput kegiatan harian

(24)
(25)
(26)

MENYUSUN SKP

:

Untuk menyusun rencana SKP, Anda dapat memilih menu SKP dan Perilaku Kerja

(27)
(28)

Anda dapat memilih cetak PDF untuk mencetak SKP untuk

(29)
(30)
(31)
(32)

2) Mengisi Realisasi Capaian Kerja

a. Pegawai harus melaporkan capaian kerja setiap bulan berdasarkan target yang telah disusun

dengan melakukan pengajuan realisasi.

b. Pegawai harus membuat laporan harian (log book) pelaksanaan tugas jabatan dan melaporkan setiap akhir minggu dalam bulan berjalan kepada atasan langsung sebagai

pertimbangan penilaian perbulan oleh pejabat penilai.

c. Jika terdapat beberapa faktor yang menyebabkan target di awal tahun tidak sama atau tidak

sesuai dengan apa yang direalisasikan oleh pegawai, maka pegawai dapat mengajukan

ADDENDUM (perubahan terhadap apa yang sudah direncanakan) kepada pejabat penilai

(33)
(34)
(35)
(36)
(37)

Untuk mengisi realisasi per bulan, pilih bulan, kemudian klik Proses.

(38)
(39)
(40)
(41)

Setelah pejabat penilai memberikan penilaian terhadap target yang

diajukan, maka anda dapat mencetak capaian kerja bulanan dengan

(42)

ADDENDUM

Addendum atau perubahan terhadap target yang sudah direncanakan karena kondisi tertentu :

• Menghapus

Menghilangkan kegiatan yang sudah direncanakan

• Merubah

Merubah kuantitas (menambah atau mengurangi) target yang sudah direncanakan dengan kuantitas baru

• Menambah

(43)

ADDENDUM

(44)

• Untuk menambah, klik ikon plus yang berwarna biru

• Untuk mengubah, klik uraian yang ingin diubah, kemudian ikon gear yang berwarna hijau

(45)
(46)
(47)
(48)
(49)
(50)
(51)
(52)
(53)
(54)

Gambar

gambar berikut :

Referensi

Dokumen terkait