• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sistem Pendidikan Nasional dan Standar N

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Sistem Pendidikan Nasional dan Standar N"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)

Sistem Pendidikan Nasional dan

Standar Nasional Pendidikan

STUDI KEBIJAKAN

PENDIDIKAN DI INDONESIA

(2)
(3)

Pendahuluan

Sistem Pendidikan Nasional diatur

dalam UU Nomer 20 tahun 2003.

UU Nomer 20 Tahun 2003

merupakan revisi dari UU Nomer 02

Tahun 1989 tentang Sisdiknas

Dalam UU Nomer 20 Tahun 2003

(4)

Ketentuan Umum

Pendidikan adalah usaha sadar dan

terencana untuk mewujudkan suasana

belajar dan proses pembelajaran agar

peserta didik secara aktif mengembangkan

potensi dirinya untuk memiliki kekuatan

spiritual keagamaan, pengendalian diri,

kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia,

(5)

Ketentuan Umum

Pendidikan nasional adalah pendidikan yang

berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang

Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

yang berakar pada nilai-nilai agama,

kebudayaan nasional Indonesia dan tanggap

terhadap tuntutan perubahan zaman. (pasal 1,

ayat 2)

Sistem pendidikan nasional adalah

(6)

Dasar

(pasal 2)

 Pendidikan nasional berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yang terdapat pada pasal 31 ayat (1) “bahwa setiap warga negara berhak mendapat pendidikan”, dan ayat (3)

“Pemerintah mengusahakan dan

(7)

Visi Pendidikan Nasional

(dalam penjelasan)

Terwujudnya sistem pendidikan

sebagai pranata sosial yang kuat dan

berwibawa untuk memberdayakan

semua warga negara Indonesia

berkembang menjadi manusia yang

berkualitas sehingga mampu dan

proaktif menjawab tantangan zaman

(8)

Misi Pendidikan Nasional

(dalam penjelasan)

1. Mengupayakan perluasan dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan yang bermutu bagi seluruh rakyat Indonesia;

2. Membantu dan memfasilitasi pengembangan potensi anak bangsa secara utuh sejak usia dini sampai akhir hayat dal am rangka

mewujudkan masyarakat belajar;

3. Meningkatkan kesiapan masukan dan kualitas proses pendidikan untuk mengoptimalkan pembentukan kepribadian yang bermoral; 4. Meningkatkan keprofesionalan dan akuntabilitas lembaga

pendidikan sebagai pusat pembudayaan ilmu pengetahuan, keterampilan, pengalaman, sikap, dan nilai berdasarkan standar nasional dan global;

(9)

Fungsi dan Tujuan

(pasal 3)

 Pendidikan nasional berfungsi

mengembangkan kemampuan dan

membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka

mencerdaskan kehidupan bangsa,  Pendidikan nasional bertujuan untuk

berkembangnya potensi peserta didik agar

menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak

(10)

Strategi Pembangunan Pendidikan Nasional (dalam penjelasan)

1. Pelaksanaan pendidikan agama serta akhlak mulia;

2. Pengembangan dan pelaksanaan kurikulum berbasis kompetensi; 3. Proses pembelajaran yang mendidik dan dialogis;

4. Evaluasi, akreditasi, dan sertifikasi pendidikan yang memberdayakan; 5. Peningkatan keprofesionalan pendidik dan tenaga kependidikan;

6. Penyediaan sarana belajar yang mendidik;

7. Pembiayaan pendidikan yang sesuai dengan prinsip pemerataan dan berkeadilan;

8. Penyelenggaraan pendidikan yang terbuka dan merata; 9. Pelaksanaan wajib belajar;

10. Pelaksanaan otonomi manajemen pendidikan; 11. Pemberdayaan peran masyarakat;

(11)

Beberapa Isi UU No. 20 Tahun 2003

 Prinsip penyelenggaraan (pasal 4)

 Peserta didik (pasal 12)

 Jalur, jenjang, dan jenis pendidikan (pasal 13-16)

 Pendidikan dasar (pasal 17)

 Pendidikan menengah (pasal 18)

 Pendidikan tinggi (pasal 19-25)

 Pendidikan nonformal (pasal 26)

 Pendidikan informal (pasal 27)

 Pendidikan anak usia dini (pasal 28)

(12)

Beberapa Isi UU No. 20 Tahun 2003

 Wajib belajar (pasal 34)

 Standar Nasional Pendidikan (pasal 35)

 Kurikulum (pasal 36-38)

 Pendidik dan Tenaga Kependidikan (pasal 39-44)

 Pendanaan pendidikan (pasal 46-49)

 Pengelolaan pendidikan (pasal 50-52)

 Evaluasi (pasal 57-59)

 Akreditasi (pasal 60)

(13)
(14)

Pendahuluan

PP No. 15 Tahun 2005 tentang SNP

merupakan penjabaran dari UU No. 20

Tahun 2003, terutama untuk

melaksanakan ketentuan Pasal 35 ayat

(4), Pasal 36 ayat (4), Pasa l 37 ayat (3),

Pasal 42 ayat (3), Pa sal 43 ayat (2),

Pasal 59 ayat (3), Pasal 60 ayat (4), dan

Pasal 61 ayat (4)

(15)

Ketentuan Umum

 Standar nasional pendidikan adalah kriteria minimal tentang sistem pendidikan di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia (pasal 1 ayat 1)

 Badan Standar Nasional Pendidikan ya ng

selanjutnya disebut BSNP adalah badan mandiri dan independen ya ng bertugas

mengembangkan, memantau pelaksanaan, dan mengeval uasi standar nasional pendidikan

(16)

Ruang Lingkup SNP

(pasal 2 ayat 1)

Dalam ketentuan ini ada 8 Standar Nasional Pendidikan :

1. Standar isi;

2. Standar proses;

3. Standar kompetensi lulusan;

4. Standar pendidik dan tenaga kependidikan; 5. Standar sarana dan prasarana;

6. Standar pengelolaan;

7. Standar pembiayaan;dan

(17)

Fungsi dan Tujuan SNP

(pasal 2 dan 3)

Standar Nasional Pendidikan berfungsi sebagai dasar dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pen didikan dalam rangka

mewujudkan pendidikan nasional yang bermutu.

Standar Nasional Pendidikan bertujuan menjamin mutu pendidikan nasional dalam rangka

(18)

Isi/Ketentuan selain Ruang Lingkup SNP

 Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) (Bab XI)

 Evaluasi (Bab XII)  Akreditasi (Bab XIII)  Sertifikasi (Bab XIV)

(19)

PP No. 19 Tahun 2005 tentang

Standar Nasional Pendidikan diubah

pada

PP No. 32 Tahun 2013 tentang

(20)

Isi/Ketentuan yang mengalami perubahan

Isi/ketentuan yang diubah diantaranya :

 Ketentuan Pasal 1

 Ketentuan Pasal 2 ayat (1)

 Ketentuan Pasal 5

 Ketentuan Pasal 20

 Ketentuan Pasal 25 ayat (2) dan ayat (4)

 Ketentuan Pasal 43 ayat (5)

 Ketentuan Pasal 64 ayat (1) dan ayat (2)

 Ketentuan Pasal 65 ayat (3), ayat (4), dan ayat (6)

 Ketentuan Pasal 69 ayat (1)

 Ketentuan Pasal 70 ayat ayat (4)

 Ketentuan Pasal 72 ayat (1)

(21)

Isi/Ketentuan yang mengalami perubahan

Isi/ketentuan yang dihapus diantaranya :

 Judul Bagian Kesatu BAB III

 Ketentuan Pasal 6 sampai dengan Pasal 18

 Ketentuan Pasal 19 ayat (2)

 Ketentuan Pasal 22 ayat (3)

 Ketentuan Pasal 25 ayat (3)

 Ketentuan Pasal 64 ayat (3) sampai dengan

ayat (7)

 Ketentuan Pasal 65 ayat (2) dan ayat (5)

(22)

Isi/Ketentuan yang mengalami perubahan

Isi/ketentuan yang ditambah

diantaranya :

Referensi

Dokumen terkait

24 rakyat Indonesia (Sila ke-5 Pancasila), Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan (Pasal 31 ayat 1 UUD 1945), Pemerintah dan pemerintah daerah wajib

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 pasal 27 ayat (2) menyatakan bahwa setiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi

UUD 1945 Pasal 31 Ayat 1,2 dan 3 Ayat satu, Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan, Ayat 2, Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah

Disebutkan dalam Pasal 1 ayat 2 bahwa “Pendidikan nasional adalah pendidikan yang berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang berakar

Secara yuridis dalam Pasal 28 G ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menyatakan bahwa setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi,

Menurut Undang-undang No.20 Tahun 2003 Pasal 1 ayat 2 yang dimaksud dengan Pendidikan Nasional adalah pendidikan yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang

Pendidikan nasional yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa

Pasal 31 UUD 1945 tersebut mengatur : Ayat (1) Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan: Ayat (2) Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar