• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENDAHULUAN Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Tendinitis Patellaris Dekstra Di RST Dr Soedjono Magelang.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENDAHULUAN Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Tendinitis Patellaris Dekstra Di RST Dr Soedjono Magelang."

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar belakang

Olahraga adalah kegiatan fisik guna mendapatkan kebugaran jasmani

untuk meningkatkan kemampuan fisik pada stamina dan prestasi. Akhir-akhir ini

kesadaran akan pentingnya olahraga meningkat pesat. Tapi dengan meningkatnya

minat masyarakat dengan olahraga tidak dibarengi dengan pengetahuan tentang

pencegahan cedera olahraga, yang sangat mungkin terjadi saat berolahraga.

Lutut adalah sendi yang paling sering mengalami cidera dalam olahraga.

Sebagian besar cidera yang disebabkan oleh karena tekanan ekstrim, memutar dan

mengubah kegiatan seperti yang di temukan dalam ski, sepak bola dan basket

(Peterson dan Renstrom, 2005).

Tendinitis patellaris adalah cedera lutut yang sering terjadi pada atlit yang

melibatkan melompat seperti voly, basket dll. Sehingga tendinitis patellaris sering

disebut jumpers knee (Peterson dan Renstrom, 2005).

Gejala awal dari tendinitis patellaris adalah nyeri. Yang biasanya terletak

pada tendon patella antara tempurung lutut (patella) dan daerah tibia. Awalnya

sakit saat aktivitas dan setelah latihan intens kemudian menjadi saat olahraga dan

akhirnya saat aktivitas sehari-hari bisa menjadi nyeri (Peterson dan Renstrom,

2005).

Ketika lutut ekstensi quadriceps akan menarik kedepan pada tendon

quadriceps, yang pada gilirannya menarik pada patella. Kemudian patella

(2)

2

Sebaliknya, ketika fleksi otot hamstring menarik pada tibia yang menyebabkan

lutut untuk melentur (Mansfield dan Neumann, 2009).

Dalam tendinitis patellaris, tendon patella rusak. Karena tendon ini sangat

penting untuk ekstensi lutut, kerusakan itu menyebabkan patella kehilangan

dukungan atau penahan. Menyebabkan rasa sakit dan kelemahan di lutut, dan

menyebabkan kesulitan dalam ekstensi kaki (Peterson dan Renstrom, 2005).

Usaha pengurangan nyeri atau medulasi nyeri oleh fisioterapi dapat

dilakukan dengan berbagai modalitas fisioterapi. Baik terapi termal maupun

dingin, dengan terapi latihan, pemijatan, terapi manipulasi, sinar laser, stimulasi

listrik maupun edukasi (Arovah, 2010). Dalam kasus ini penulis menggunakan

modalitas Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS), Sort Wave

Diatermy (SWD) dan terapi latihan.

TENS adalah rangkaian arus listrik atau arus transcutaneus yang

dihasilkan oleh perangkat untuk merangsang syaraf yang bertujuan mengurangi

nyeri. Pengurangan nyeri dengan menggunakan TENS dilakukan dengan teori

gerbang kontrol (Parjoto, 2006).

MWD adalah gelombang elektromagnetik yang memiliki frekuensi yang

tinggi dan panjang gelombang lebih pendek. Frekuensinya mencapai 300 MHz

hingga 300 GHz, dan panjang gelombangnya 1mm hingga 1m. Micro Wave

diathermy dapat langsung menembus ke jaringan dan mudah diserap oleh jaringan

pembuluh darah (Singh, 2009).

Terapi latihan adalah sistem kinerja tubuh yang direncanakan untuk

(3)

3

meningkatkan fungsi fisik, mencegah atau mengurangi faktor resiko yang

berhubungan dengan kesehatan, mengoptimalkan kesehatan (Kissner dan Colby,

2007).

B. Rumusan masalah

1. Apakah ada manfaat penatalaksanaan fisioterapi pada kasus tendinitis

patellaris dekstra terhadap pengurangan nyeri?

2. Apakah ada manfaat penatalaksanaan fisioterapi pada kasus tendinitis

patellaris dekstra terhadap peningkatan kekuatan otot?

C. Tujuan

1. Mengetahui tetang manfaat penatalaksanaan fisioterapi pada kasus tendinitis

patellaris dekstra terhadap penurunan nyeri.

2. Mengetahui tentang manfaat penatalaksanaan fisioterapi pada kasus

tendinitis patellaris dekstra terhadap peningkatan kekuatan otot.

D. Manfaat

1. Penulis

a. Untuk memperdalam ilmu pengetahuan dan menambah wawasan tentang

kondisi cedera olahraga khususnya tendinitis patellaris.

b. Memperdalam pengetahuan pada kondisi tendinitis patellaris yang sering

terjadi pada atlit ataupun masyarakat.

2. Institusi

a. Untuk mengembangkan ilmu pengetahuan tentang fisioterapi bagi institusi

(4)

4

b. Memberikan informasi tentang kondisi cedera olahraga terutama tentang

tendinitis patellaris.

3. Masyarakat

Membantu masyarakat untuk mengetahui kondisi cedera olahraga

terutama tentang tendinitis patellaris.

4. Pendidikan

Bermanfaat bagi dunia pendidikan untuk lebih mengembangkan ilmu

Referensi

Dokumen terkait

Nyeri yang berasal dari punggung bawah dapat berujuk kedaerah lain atau sebaliknya yang berasal dari daerah lain di rasakan di daerah punggung bawah, maka di lakukan

Untuk mengatasi masalah tersebut dapat digunakan modalitas fisioterapi seperti Transcutaneus Electrical Nerve Stimulation (TENS), Short Wave Diathermy (SWD),

Muscle strain atau cedera otot adalah kondisi yang terjadi akibat aktivitas.. yang membuat otot tertarik lebih dari pada kapasitas yang

Manfaat penulisan karya tulis ilmiah ini bagi pembaca dapat memberikan informasi kepada masyarakat tentang fasciitis plantaris dan permasalahan yang terjadi serta

Dipertahankan di depan Dosen Penguji Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa Program Studi Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta dan

Fisioterapi memiliki modalitas yang bermanfaat untuk mengurangi permasalahan atau problematika kasus Subacrmialis Bursitis dengan menggunakan Short Wave Diathermy

Paradigma sehat tersebut merupakan model pembangunan kesehatan yang dalam jangka panjang mampu mendorong masyarakat untuk bersikap mandiri dalam menjaga kesehatan mereka

Dipertahankan di depan Dosen Penguji Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa Program Studi Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta dan diterima