• Tidak ada hasil yang ditemukan

SUMBER ENERGI BRIKET BATUBARA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "SUMBER ENERGI BRIKET BATUBARA"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)

*. • ’l

*

GI

lN /

-r, .* '

MODIFIKASI RUANG ALAT PENGERING IKAN TIPE PLAT BERONGGA DENGAN

SUMBER ENERGI BRIKET BATUBARA

<

i

OleJu

s

ANTONI

*T,

i

•i

>

i

V.

FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SRIWIJAYA

s

INDRALAYA 2005 ,

!

r/-'»,,»., i'

*

i

37

i

J

r*

f ^

- ^

• *. ••

«i•-

v

’H.

' !\!■ Y

(2)

>

iy .

W\

MODIFIKASI RUANG ALAT PENGERING/^^J^'^^

IKAN TIPE PLAT BERONGGA DENGAN

SUMBER ENERGI BRIKET BATUBARA 'A ^

* •N

&

j A. V

/

\

Oleh ANTONI

FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SRIWIJAYA

fNDRALAYA

2005

(3)

RINGKASAN

ANTONI. Modifikasi Ruang Alat Pengering Ikan Tipe Plat Berongga dengan Sumber Energi Briket Batubara (Dibimbing oleh DANIEL SAPUTRA dan AMIN REJO).

Tujuan penelitian ini adalah untuk memodifikasi ruang alat pengering ikan tipe platberongga dengan sumber energi briket batubaraagar suhu yang dihasilkan konstandanmeratasampaipadabagianrakpalingatas.

Penelitian ini telah dilaksanakan di Bengkel Teknik Pertanian, Jurusan Teknologi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Sriwijaya, padabulan Februari sampaiAgustus2005.

Kapasitas alat pengering ikan tipe plat beronggayaitu berkisar 10 kg sampai dengan 20 kg dengan mempertimbangkan faktor efisiensi penggunaan ruang dan distribusialiran udara. Waktuyang dibutuhkanuntukmengeringkan 10kg ikanasin yaitu 13jamdengan 3,651 kgmassaairyangdiuapkansertamembutuhkan 130butir briket batubara super (6,5 kg). Efisiensi pengeringan dari alat pengering tipe plat beronggainiyaitu22,4%danefesiensipemanasannyayaitu30,97 %.

(4)

MODIFIKASI RUANG ALAT PENGERING IKAN TIPE PLAT BERONGGA DENGAN SUMBER ENERGI BRIKET BATUBARA

Oleh ANTONI

SKRIPSI

sebagai salah satu syaratuntukmemperolehgelar SarjanaTeknologiPertanian

pada

PROGRAMSTUDITEKNIKPERTANIAN JURUSANTEKNOLOGI PERTANIAN

FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SRIWIJAYA

INDRALAYA 2005

(5)

Skripsi

MODIFIKASI RUANG ALAT PENGERING IKAN TIPE PLAT BERONGGA DENGAN

SUMBER ENERGI BRIKET BATUBARA

Oleh ANTONI 05003106001

telahditerimasebagai salahsatusyarat untukmemperolehgelar

SarjanaTeknologiPertanian

PembimbingI Indralaya, Agustus 2005

FakultasPertanian Universitas Sriwijaya Dr.Ir. DanielSaputra, M.S.A.Eng.

PembimbingII

W

Dr. Ir. AminRejo, M.P. V ^-v. . Dr.Ir. GatotPrivanto, M.S.

——"NIP. 131414570

(6)

Skripsi beijudul “Modifikasi Ruang AlatPengering Ikan Tipe PlatBerongga dengan Sumber Energi Briket Batubara” oleh Antoni telah dipertahankan di depan Komisi Pengujipadatanggal 2Agustus2005.

Komisi Penguji

1. Dr.Ir.DanielSaputra, M.S.A.Eng. Ketua

2. Dr. Ir.AminRejo,M.P. Sekretaris

3. Dr. Ir.Hersyamsi,M.Agr. Anggota

4. Dr.Ir. BasuniHamzah, M.Sc. Anggota )

Mengetahui Mengesahkan

KetuaJurusanTeknologiPertanian KetuaProgramStudiTeknikPertanian

'r. In inReio.M.P

NIP. 131 875 110 Ir.RahmadHari Pumomo,MSi

NIP. 131 477698

(7)

PERNYATAAN

Saya yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan dengan sesungguhnya bahwa seluruhdatadan informasi yangdisajikan dalam skripsi ini, kecuali yangdisebutkan dengan jelas sumbernya, adalah hasil penelitian dan investigasi saya sendiri dan pembimbing dan belum pernah atau tidak sedang diajukan sebagai syarat untuk memperolehgelarkesarjanaanlainataugelarkesarjanaanyangsamaditempatlain.

Indralaya, Agustus2005 Yangmembuatpenyataan

Antoni

(8)

RIWAYATHIDUP

Penulis dilahirkan di Desa Menanga Besar Kecamatan Cempaka kabupaten OKU Timur Provinsi Sumatera Selatan padatanggal 25 Juli 1981, merupakan anak pertamadarienambersaudarakeluargaHattadanNuryati.

Penulis menyelesaikan pendidikan sekolah dasar pada tahun 1994 di SD Negeri 1 Menanga. Sekolah Lanjutan TingkatPertamadiselesaikan di SLTPNegeri 3 Cempaka pada tahun 1997, dan Sekolah Menengah Umum di SMU Negeri 4 Palembangpadatahun2000.

Penulisterdaftar sebagai mahasiswaFakultas Pertanian Universitas Sriwijaya pada tahun 2000 melalui jalur Penyelusuran Minat dan Kreativitas (PMDK) pada programstudiTeknikPertanianJurusanTeknologi Pertanian.

Tahun2002/2003 penulis aktifdi dalam organisasi Badan WakafPengkajian Islam di bidang Ilmu dan Pengetahuan sebagai koordinator dan pada tahun yang sama penulis aktif di organisasi mahasiswa sebagai ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas (DPMF). Penulis pernah menjadi asisten pada mata kuliah Thermodinamika, Pindah Panas,Penerapan Komputer,Elektronika, dan Dasar-Dasar PengolahanDataPerikanan.

(9)

KATAPENGANTAR

Puji dan syukur atas kehadirat zat yang Maha Sempurna di alam semesta ini Allah SWT, atas kemudahan, rahmatyang berlimpah, dan curahan kesempatanyang selalu kurasakan dari-Nya dan salawat kepada junjungan semua makhluk Nabi Muhammad SAWbeserta sahabat, sehinggaskripsi penelitian ini dapat diselesaikan.

“Modifikasi Ruang Alat Pengering Ikan Tipe Plat Penelitian ini berjudul

Berongga dengan Sumber Energi Briket Batubara” merupakan salah satu syarat untuksyaratyangharusdikerjakanuntukmenjadi SarjanaTeknologiPertanian.

Penulis mengucapkan terima kasih kepada Bapak Dr. Ir. Damel Saputra, M.S.A.Eng. selaku pembimbing ke-1 dan Bapak Dr. Ir. Amin Rejo, M.P. selaku pembimbing ke-2 atas kesabarannya dalam memberikan bimbingan, pengarahan serta saran yang sangat berharga hingga selesainya penelitian ini. Penulis juga mengucapkan terimakasih kepada dosen-dosen penguji yaitu Bapak Dr. Ir.

Hersyamsi, M.Agr.dan Bapak Dr.Ir. Basuni Hamzah, M.Sc. yang memberikansaran danmasukanyangamatberartipadahasilpenelitianini.

Ucapanterimakasihjugapenulissampaikankepada :

1. Ayahanda Hatta, ibunda tercintaNuryati yangtanpa lelah berjuang demi putra- putrinya untuk menjadi orang yang bermanfaat, Akas dan Ombai yang selalu sabar,berdoa,danmendukungku.

2. Teman sejiwa Suci Angelia, S.P., “arah yang menunjukkan kesuksesan itu InsyaAllah tidak akan hilang, selalu kujaga dari kelamnya fana, dan ingin kucapaiJannahitu”

IX

(10)

3. Adik-adikku Dina, Helda, Husni, Feri Yadi, dan Leni Apriani semoga Allah SWT memberikan selalu kesempatan dan kemudahan, keponakanku tersayang Aldi Pratamayangselalu menentramkan hatiku, dan terimakasih kepada Ibu Hj.

NaniNuraini atassaran dannasihatnya.

4. Bapak Farry Apriliano H, S.T.P., Ibu Puspitahati, S.T.P., Ibu Hilda Agustina, S.T.P, Bapak Ir. R. Mursidi, M.Si., Bapak Ir. Rahmad Hari Pumomo, M.Si., Bapak Ir. Endo Argo Kuncoro, M.Agr., Bapak Hermanto, S.T.P., Bapak Budi Santoso, M.Si, danIbuTamariaPanggabean, S.T.P. yang memberikansaran dan masukanyangamatberarti dalampenelitianini.

5. Pamanku H. Hamdan dan istri yang telah memberikan sumbangsih berupa dukunganmorildanmateriil,terikakasihatasbantuannya.

6. Pamanku Heri Suroyo, S.Si dan istri Hudaidah Suroyo, S.Pd yang memberikan sarandanmasukanyangamatberartidalampenelitianini.

7. Saudara sepupuku, Anita dan keluarga, Bik Mas, Pak Purnama, dan semuanya yang tak pernah bosan memberikansumbangsih, saran, dan nasehat, terimakasih atasdukungannyayangtakpernahhenti untukkesuksesanpenelitianini.

8. Partner terbaikku Oey Anton, terimakasih atas kebersamaan yang berharga ini.

M. Yazri Agusta Putra, S.T.P., Endang Kumiawan, Endang Widyaningsih, Desriansyah, Wira Alidinata Kesuma, Pramudia Aba Sani, Kak Adam, Kak Is, KakEdi,danKakJhon,terimakasihatasbantuannyadalampenelitianini.

9. Saudaraku di Teknik Pertanian2000dan Fakultas Pertanian yangmenjadi bagian dalamhidupkudan selalumemacudirikuuntukmaju.

x

(11)

Harapan penulis semoga hasil penelitian ini memberikan sentuhan manfaat yang dapat dirasakan bagi pembacanya. Penulis menyadari tulisan ini masih jauh dari kesempurnaan, penulis sangat mengharapkan masukan yang dapat menjadi referensiselajutnya.

Indralaya, Agustus2005

Penulis

XI

(12)

DAFTARISI

Halaman DAFTARTABEL XIV

DAFTARGAMBAR xv DAFTARLAMPIRAN XVI

I. PENDAHULUAN 1 A. LatarBelakang. 1 B. TujuanPenelitian 3 II. TINJAUANPUSTAKA 4

A. Ikan SepatSiam 4 B. Penggaraman 6 C. IkanAsin 8

D. ProsesPengeringan 10

E. SumberEnergiBriketBatubara 12

III. PENDEKATAN RANCANGAN 16

A. KriteriaRancangan 16

B. RancanganFungsional 18

C. Rancangan Struktural 19

IV. PELAKSANAANPENELITIAN 22

A. Tempatdan Waktu 22

B. AlatdanBahan 22

C. MetodePenelitian 23

UPT. WS'WswlAAS....

UMWfRft X

ah

C -4WAYA

0Cl550

Ho.&AMW :

AlT

TAWHiAi. : 1 5 SEP 2C05

(13)

D. CaraKerja 24

E. ParameterPengamatan 25 V. HASILDAN PEMBAHASAN 27

A. PenelitianPendahuluan 27 B. PenelitianUtama. 29

1. Suhupadaalatpengering 32 2. Kecepatanpengeringan 35 3. Kelembabanudara 37 4. Kebutuhanenergi panas 38 5. Analisakadarair. 40 6. Ujiorganoleptik 41

a. Tekstur 42 b. Aroma 42 c. Warna. 43

d. Penampakan. 43

7. Telaahrancangan 45

8. Ikanasin 46

9. Briketsuper 46

VI.KESIMPULANDANSARAN 47

A. Kesimpulan 47

B. Saran 47

DAFTARPUSTAKA 48

LAMPIRAN

xin

(14)

DAFTARTABEL

Halaman Komposisikimiadaging ikanper 100 gbahan 6

1.

2. StandarNasional IndonesiauntukIkan AsinKering

(SNINo. 01-2721-1992)... 9 3. Komposisibriketbatubaratipetelurdantipeslinderatautipesarang

tawon... 13

Spesifikasi briketbatubarasuper 15

4.

Hasil perhitunganpengeringanikanSepatSiamsegar

5. 30

6. Kebutuhanenergipanaspadaalatpengeringuntuk mengeringkan

ikanSepat Siamsegar... 39

U

j

i

;•

s

XIV

(15)

DAFTARGAMBAR

Halaman 1. Alatpengeringikantipeplatberonggadengansumberenergi

briketbatubara...

2. Suhudi dalamruangpengeringtanpabahanyangdikeringkan

27 28 3. Suhudi dalamruangpengeringpadapengeringan 1 kgikan

Sepat Siamsegarmenggunakanalatpengeringtipeplatberongga

dengansumberenergibriketbatubara... 32 4. Suhudi dalamruangpengeringpadapengeringan 10kgikan

Sepat Siamsegarmenggunakanalatpengeringtipeplatberongga

dengansumberenergibriketbatubara... 33 5. Suhudi dalamruangpengeringpadapengeringan20kgikan

Sepat Siamsegarmenggunakanalatpengeringtipeplatberongga

dengansumberenergibriketbatubara... 34 6. Kecepatanpenurunankadarairuntukmengeringkan 10kg ikan

Sepat Siamsegar...

7. Kecepatan penurunankadarairuntukmengeringkan 1 kgikan SepatSiamsegar...

8. Kecepatanpenurunankadarairuntukmengeringkan20kgikan SepatSiamsegar...

9. Penurunankadarairikanasin SepatSiamselamapenelitian...

35

36

37 40

xv

(16)

DAFTAR LAMPIRAN

Halaman 1. Datapenyebaransuhualat pengeringikantipeplatberonggadengan

sumberenergibriketbatubara...

2. Kadarairikanasin SepatSiam...

3. Perhitungankadarairawal ikanasinSepatSiam...

4. PerhitungankadarairakhirikanasinSepat Siam... . 5. Alatpengeringikantipeplatberonggadengan sumberenergi

briketbatubarasecarateknis...

52 60 84 87

90 6. Alatpengeringikantipeplatberonggadengansumberenergi briket

batubaratanpabahan(kosong)... 93 7. Alatpengeringikantipeplatberonggadengansumberenergibriket

batubaradenganbahanyangdisusundi atasrakyangakan

dikeringkan... 94 8. Ikanyangsudahdikeringkandengan alatpengering ikantipeplat

beronggadengansumber energibriketbatubara... . 95 9. Alatpengukursuhu (readerthermocouple) dimanakawat-kawatnya

dihubungkandandiaturdengan switchbox... 96

10. Hygrometer 97

11.Bahanpembuatbriketbatubarasuper...

12.Perhitunganefisiensirakpengeringpadapengeringan ikanasin.

13. Sifat-sifatudara...

98 99 102

14.Panaslatenpenguapan 103

15.Diagram psikometrik 104

16. Ujiorganoleptik 105

XVI

(17)

I. PENDAHULUAN

A. LatarBelakang

Hasil perairan merupakan salah satu sumber daya alam yang potensial, apabiladimanfaatkan denganbaikmakadapatmeningkatkandevisanegara,

hasil perairan merupakan sumber protein hewani yang paling baik karena mengandungproteinyangtinggi.

Menurut Dinas Kelautan dan Perikanan Sumatera Selatan (2003), produksi ikan budidaya kolam di Sumatera Selatan sebesar 1.834,4 ton per tahun, produksi perikanan budidaya kramba sebesar 1.409,1 ton per tahun, sedangkan produksi perikananperairanumum sebesar848,7ton pertahun. Angkatersebutmenunjukkan bahwa produksi perikananbaikperairanumumdanperikanan lautakanmelimpahdi Produk

saatpanen.

Usaha untuk meningkatkan umur simpan produk perikanan agar lebih tahan lama perlu dilakukan untuk mengatasi permasalahan ketika panen ikan

melimpah. Ada berbagai bentuk pengolahan dan pengawetan produk yang dikenal, misalnya pengeringan, pengasapan, penggaraman, pemindangan dan fermentasi.

Bentuk-bentuk komoditi hasil olahan tradisional tersebut yang paling banyak dijumpaiantaralainikanasin, ikanasap,ikanpeda,danikanpindang.

Salah satu cara pengawetan ikan, yaitu pengeringan. Pengeringan bertujuan mengurangi kadarairdalamtubuhikan, sehinggatidakmemberikankesempatanbagi

berkembangbiakdanpadaakhirnyaikandapatdisimpanlebihlama.

yang

bakteriuntuk

1

(18)

2

Menurut Excell (1981), pengeringan merupakan tahap yang penting, karena kandungan air yang tinggi harus dikurangi pada penyimpanan atau pengemasan untukmelindungi ikan asindarijamurdan insekta yang tumbuh suburpadakondisi airtinggi.

Permasalahan teknis utama yang merupakan faktor penghambat pada proses pengeringan ikan adalah peralatan pengering karena sebagian besar ikan masih dikeringkandi udaraterbuka ataumenggunakansinarmatahari. Penjemuran dengan cara ini mempunyai banyak kelemahan, antara lain tergantung pada keadaan cuaca yang selalu berubah-ubah, keadaan suhu yang tidak dapat dikontrol, membutuhkan tempat penjemuran yang luas, membutuhkan waktu yang lama, bahan yang dikeringkanmudahterkontaminasi, danmembutuhkanbanyaktenagakerja,sehingga alat pengering buatan yang murah dan efisien sangat diperlukan untuk mengatasi masalahtersebut(Excell, 1981).

Pengeringan dapat berlangsung dengan baik jika pemanasan terjadi pada setiap tempat dari bahan tersebut serta uap air yang diambil berasal dari

permukaanbahandengansuhuyangkonstandan seragamsampai kebahan, sehingga akan menghasilkan bahan kering secara seragam (Winamo, 1993), sedangkan alat pengeringbuatan yang sudah ada, yaitualat pengeringtipe rak dengan energi listrik (iheater) sebagai sumber panas yang dilakukan oleh Affida (2001),

semua

mempunyai kelemahanpada proses pendistribusian suhu pada setiap rak yang tidak sama. Rak bagian bawah menyerap kalor lebih banyak dari bahan pada rak bagian atas karena panas udara sudah diserap oleh bahan-bahan yang ada pada rak di bagian bawah tersebut(Afrida,2001).

(19)

3

Alat pengering ikan tipe plat berongga ini direncanakan menggunakan sumber energi briket batubara. Briket batubara digunakan sebagai bahan bakar karena mempunyai nilai kalor yang cukup baik, nyala api yang baik, memberikan panas secara merata, tahan lama dalam pembakaran dan membantu pemerintah dalam mensosialisasikan penggunaan briket batubara kepada masyarakat sebagai sumber energi alternatif, sehingga ketergantungan pada salah satu suplai energi dominanyaitu bahanbakarminyak dapatdikurangi (Mangunwidjaya, 1991).

B. TujuanPenelitian

Tujuan penelitian ini adalah untuk memodifikasi ruang alat pengering ikan tipe plat berongga dengan sumber energi briket batubara (Afrida, 2001) sehingga suhu yang dihasilkan konstan dan merata pada ruang pengering sampai bagian rak palingatas.

(20)

DAFTARPUSTAKA

Afrianto,E. danE. Liviawaty. 1989. PengawetandanPengolahanIkan. Kamsius.

Yogyakarta.

Alfrida, R. 2001. Rancang Bangun Alat Pengering Kerupuk Kemplang dengan Menggunakan Energi Listrik (heater) Sebagai Sumber Panas. Skripsi TeknologiPertanianUniversitas Sriwijaya. Palembang.

Anonymous. 1993. Briket Batubara Untuk Energi Rumah Tangga. Direktorat Jenderal Pertambangan Umum, Pusat Penelitian dan Pengembangan TeknologiMineral. Bandung, Indonesia.

(«

Asnawi,P.2002. PerancanganMesinPengeringIkan UntukTepungIkan Type ScrewDenganKapasitas33Kg/Jam. ('http://www.digilib.itb.ac.jd),diakses

13 Februari2004.

i

1

BadanStandarisasiNasional Indonesia. 1995. StandarisasiNasionalIndonesia untukIkanAsinKering. SNINo.01-2721-1992.

Brooker,D.B.,F.W.BArkemadan C.W.Hall. 1974. DryingCereal Grains.TheAVI PublishingCompanyInc.,Westport,Connecticut.

Clucas dan Suteliffe. 1981 dalam Tim Peneliti 1990. Mempelajari Pengaruh Penggunaan Insektisida dalam Mengendalikan Serangan Serangga pada Pengolahan serta Penyimpanan Ikan Asin. Laporan Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakattanggal 28 Juni 1989. Fakultas Perikanan IPB.

Bogor. !

DepartemenPertanian. 1982. Penggaramandan PengeringanIkan. Bagian Proyek InformasiPertanian. IrianJaya.

Dinas Kelautan dan Perikanan Sumatera Selatan. 2003. Sumatera SelatanExell, R.H.B. 1981. Basic Design Theory for Simple Solar Rice Dry>er, In ProceedingRegionalAsiaandPasific Workshop on TheApplications ofSolar Energy in Agricultural and Post-Harvest Activities. Bandung 12-25 January

1981. Bandung.

48

(21)

49

Djarijah, A.S. 1995. IkanAsin. Kanisius. Jakarta.

Earle, R. L. 1969. Satuan Operasi Dalam Pengolahan Pangan. Terjemahan Zein Nasution. 1982. PT. Sastra Hudaya. Teknologi Hasil Pertanian.

Bogor.

IPB.

Elvina,A.RdanS. Teguh. 1996. PetunjukMemilihProdukIkandanDaging.

Swadaya. Jakarta.

Eko, AnantoE. 1980. Alat-AlatBudidayaPertanianSederhana. FakultasPasca SarjanaInstitutPertanian Bogor. Bogor.

Esmay,Soemangat,M.,Eriyatno,andPhilips,A. 1979. RicePostproduction Technologyin The Tropics. UniversityPressofHawaii, Honolulu.

Exell, R.H.B. 1981. BasicDesignTheoryforSimpleSolar RiceDryer. In

ProceedingRegionalAsiaandPasific Workshop onTheApplicationsofSolar EnergyinAgriculturalandPost-HarvestActivities. Bandung 12-25January

1981. Bandung.

Gunarif,T,Gumbara, Sdan Sutedjo. 1987. OperasiPengeringanpadaPengolahan HasilPertanian. MediyatamaPerkasa. Jakarta.

Hadiwiyoto, S. 1993. TeknologiPengolahanHasilPerikanan. Jilidi. Fakultas PerikananUGM. Liberty. Yogyakarta.

Hall,C.W. 1957. DryingFarm Crops. EdwardBrotgersCo. Michigan.

Henderson,S.MandJ.R. Perry. 1976. Agriculture ProcessEngineering. Third Edition. AVI PublishingCompanyInc. WestPort, Connecticut.

Irawan, H.S.R. 1997. PengawetanIkandanHasilPerikanan. Aneka. Solo.

Mangunwidjaya, A. 1992. Batubara dalam Program diversifikasi energi.

PertambangandanEnergi. DepartemenPertambangandanEnergi.

Moeljanto. 1992. PenggaramandanPengeringanIkan. Swadaya. Jakarta.

(22)

50

Mustadjab. M.M.,N. Komar,danU.Effendi. 1998.PenerapanKalorKonveksi Alamidan KonveksiPaksaPadaSistem PengeringandanPenyimpanan JagungSkalaKomersialdiPedesaan. DalamPuspitahati. JProsidingSeminar Nasional AgrobisnnisdanAgroindustri.Palembang, 7 Oktober2002

Panaka. 1992. Briket Batubara dan Permasalahannya. Tekno Energi 1(3).

UPTLSDEBPPTeknologi.

PTBA. 2004. Briket Super, Untuk Industri Pemanas Ruang Rumah Makan dan RumahTangga. TanjungEnim.

PPTM. 1993. Briket Super. Dalam Triana Surtikasari. 1995. Uji Efisiensi Termal Penggunaan Bahan Bakar Briket Batubara Pada Beberapa Tungku Tradisional. Skripsi FakultasTeknologiPertanian. IPB. Bogor.

Potter,N.N. FoodScience. TheAVIPublishingCompanyInc. Westport.

Saanin,H. 1984. TaksonomidanKunciIdentifikasiIkan 1. BinaCipta. Jakarta.

Saraswati. 1993. MengawetkanIkan. Bhratara. Jakarta.

Setijahartini. 1985. Pengeringan. Departemen TeknologiHasilPertanian. Institut PertanianBogor. Bogor.

Soeseno,S. 1982. PemulihanIkandiKolamPekarangan. Kanisius. Yogyakarta.

Sopyan,I. 2001. RancanganAwalAlatPengeringEnergiMatahari (SolarDryer).

SkripsiUniversitasPangandanGizi InstitutPertanianBogor. Bogor.

Suharto. 1991. TeknologiPengawetanPangan. RinekaCipta. Jakarta.

Sumantadinata,K. 1981. PengembangbiakanIkan-IkanPeliharaan diIndonesia.

SastraHudaya. Bogor.

Taib, G.,G. Said,danS.Wiraatmadja. 1987. OperasiPengeringanpadaPengolahan HasilPertanian. MedyatamaPerkasa.Jakarta

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan workshop tersebut, ditetapkan bahwa visi dari Drug-Free ASEAN 2015 adalah untuk mengontrol narkotika dan obat-obatan terlarang dan mengurangi konsekuensi negatif

Pada saat Keputusan Presiden ini mulai berlaku, Keputusan Presiden Nomor 89 Tahun 2002 tentang Harga Jual Tenaga Listrik Tahun 2003 Yang Disediakan oleh Perusahaan Perseroan

Temuan penelitian ini juga sejalan Pada penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Dimas Rizky (2014) dengan judul Pengaruh Kemampuan, Motivasi dan Kepuasan Kerja Terhadap

Berikut ini adalah algoritma untuk Form SMS Server, administrator atau general user diberikan empat pilihan tab yang berisi form – form Tab Pengaturan dan Pesan, Tab

Maka nishab dan zakatnya sama dengan ketentuan emas dan perak, artinya jika seseorang memiliki bermacam-macam bentuk harta dan jumlah akumulasinya lebih besar atau sama dengan

Kegiatan pokok yang dilaksanakan PKL adalah (1) pengawasan kebersihan Lingkungan disetiap rumah termasuk sekolah, tempat-tempat umum(TTU) dan tempat-tempat industri (TTI)

Tindakan yang telah dilakukan help desk dalam menanggapi tuntutan para user tersebut adalah dengan menyelenggarakan pelatihan trouble shooting periode bulanan yang

menunjukkan bahwa system kontrol suhu ruangan pada incubator anak ayam ini bisa di implementasikan pada peternakan ayam dan dapat membantu para peternak agar mudah