• Tidak ada hasil yang ditemukan

MODUL 7 KONSEP AR MANAGEMENT. Pemateri : Nyoman Riyanto, SE., MM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "MODUL 7 KONSEP AR MANAGEMENT. Pemateri : Nyoman Riyanto, SE., MM"

Copied!
29
0
0

Teks penuh

(1)

MODUL 7

KONSEP AR

MANAGEMENT

Pemateri :

(2)

Nyoman Riyanto, SE., MM

Head Of Deskcoll

Adira Finance:

Special Project (Tim Auditor lapangan)---Tahun 2006 sd 2011 Deskcoll Officer (Asst Manager div .Collection)---Tahun 2011 sd 2015 Head Of Performance Monitoring---Tahun 2016 sd 2017 Head Of Deskcoll---Tahun 2017 sd 2019

Pendidikan  S1 Tahun 2005

(3)
(4)

TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Menjelaskan pentingnya peran

account recievable di dalam

industri pembiayaan

2. Menjelaskan konsep, istilah dan

alur pengelolaan AR di Lembaga

Pembiayaan

(5)

ACCOUNT RECEIVABLE (AR)

Fungsi yang bertugas untuk mengurangi kerugian

perusahaan dengan mengunjungi nasabah yang

sudah menunggak untuk melakukan penagihan

pembayaran angsuran unit kendaraan yang

merupakan objek pembiayaan perusahaan.

(6)

BISNIS PROSES

ADIRA

FINANCE

DEALER/SHOWROOM

Motor - Mobil

* DP/Uang Muka * Terima DP * Kirim Barang * Bayar Dealer * Pegang BPKB

survey

PERJANJIAN KREDIT

SURVEYOR

KONSUMEN

(7)

PENTINGNYA AR PADA PERUSAHAAN PEMBIAYAAN

Perusahaan pembiayaan

Non perusahaan pembiayaan

KONSUMEN

MEMBUTUHKAN

BARANG/JASA

KONSUMEN

MENERIMA

BARANG/JASA YANG

DIBUTUHKAN

KONSUMEN

MELAKUKAN

ANGSURAN

PEMBAYARAN

KONSUMEN

MENGALAMI

KESULITAN

PEMBAYARAN

KONSUMEN

MELUNASI

PEMBAYARAN

(8)

LATAR BELAKANG

SEMAKIN

MENINGKATNYA

BIAYA HIDUP

SITUASI

EKONOMI YANG

TIDAK MENENTU

KARAKTER

CUSTOMER YANG

BERBEDA-BEDA

RESIKO BISNIS

DAN

PERUSAHAAN

(9)

ILUSTRASI

KONDISI

EKONOMI

PEMBAYARAN

TERTUNDA

PROFIT

HUBUNGAN

PERUSAHAAN

PEMBIAYAAN

DENGAN

NASABAH

PERAN

PERUSAHAAN

PEMBIAYAAN

DALAM

MENANGANI

NASABAH

PERAN AR

UNTUK

KEPENTINGAN

PERUSAHAAN

& NASABAH

(10)

PERAN ACCOUNT RECEIVABLE

Meminimalkan

resiko

Menjadi negosiator

dalam melakukan

penagihan

Membantu perusahaan

dalam

stabilitas pendapatan

KUNCI PERUSAHAAN

PEMBIAYAAN

(11)

ANALISIS PENYEBAB KERUGIAN

40%

25%

15%

10%

10%

Akibat manusia

Material

Kompetisi

Sistem pendukung

Metode

(12)

EXCELLENCE ACCOUNT RECEIVABLE

“Account Receivable berfungsi untuk memastikan barang yang sudah

diberikan kepada nasabah, diamankan lagi ke perusahaan yang

(13)

EXCELLENCE ACCOUNT RECEIVABLE

Meningkatkan

keuntungan

perusahaan

Mempercepat

proses

pembayaran

Meningkatkan

nilai uang

perusahaan

Mengurangi

kerugiaan

keuangan

perusahaan

(14)

KEWAJIBAN ACCOUNT RECEIVABLE

HUKUM

ATURAN

PERUSAHAAN

SUPERIOR

ATURAN SAAT

BERTEMU

NASABAH

HUKUM DAERAH

HUKUM NASIONAL

PERATURAN

PERUSAHAAN

MENJAGA NAMA

BAIK

SURAT TUGAS

ATTITUDE

ATTITUDE

INFORMATIF

SESUAI PROSEDUR

ACCOUNT RECEIVABLE BERTUGAS UNTUK MENAATI 4

HAL BERIKUT :

(15)

HAK ACCOUNT RECEIVABLE

• Diberikan perlindungan hukum • Diberikan upah sesuai dengan

kualitas kerja

• Diberikan pelatihan & peningkatan kerja

HAK

UMUM

• Diberikan surat tugas

HAK

(16)

KARAKTER ACCOUNT RECEIVABLE

JUJUR

DIPERCAYA

TANGGUNG

JAWAB

LOYAL

RAJIN

ULET

KERJA KERAS

&

CERDAS

(17)

TUGAS & UKURAN KEBERHASILAN AR

Tugas Ukuran Keberhasilan

1.Memonitor daftar kunjungan harian (DKHC) kemudian menyusun rencana kerja bersama atasan sesuai hasil monitor.

Perolehan data yang akurat

2. Menerima DKHC dan mengunjungi nasabah sesuai yang tertera di DKHC.

Nasabah terkunjungi 100% sesuai DKHC.

3. Menawarkan dan menjelaskan program rehab kepada nasabah yang berkarakter baik, lalu melakukan survei di kemudian hari.

Jumlah nasabah rehab yang valid dengan kualitas yang bagus.

4. Membuat analisa kasus nasabah kemudian memberikan dokumen pendukung kepada PIC

Kejelasan keberadaan unit, nasabah, dan kasusnya serta terkendalinya dokumen-dokumen Collection. 5. Mengomunikasikan pencapaian hasil kerja dan kendala

yang dihadapi kepada atasan

(18)

PRINSIP CARE

• CEKATAN

• ANTUSIAS

• RAMAH

• EMPATI

(19)

CEKATAN

CEPAT MEMAHAMI MASALAH NASABAH DAN MEMBANTU MEMBERIKAN SOLUSI

Contoh:

Teo: Baiklah Pak, saya mengerti masalah yang bapak hadapi.

Hari: Terima kasih, Pak Teo.

Teo: Jika boleh, saya ingin membantu bapak memberikan solusi untuk masalah bapak

ini. Menurut saya sebaiknya bapak menunda untuk membeli Handphone lagi,

karena ini membuka tambahan tagihan bapak di tempat yang lain

Hari: Iya, sih Pak, tapi saya tidak tega kepada anak saya yang lagi ingin Handphone

Teo: Benar. Tapi ingat Pak, dahulukan hal yang lebih penting, jika bapak sudah selesai

membayar tagihan bapak sekarang mungkin bapak bisa beli Handphone

Hari: (mengangguk-angguk seperti setuju)

(20)

ANTUSIAS

SEMANGAT DAN AKTIF MEMBERI SARAN UNTUK NASABAH DALAM HAL PELUNASAN

TAGIHAN

Contoh:

Teo: Terimakasih Pak Hari atas penjelasannya namun mohon maaf, bapak tetap

harus membayar tunggakan angsuran bapak karena sudah menjadi

kewajiban bapak untuk menjaga nama baik bapak di Bank.

Hari: Iya pak saya mengerti karena itu sudah menjadi tanggung jawab saya.

Teo: Sekedar saran saja pak, jika bapak menerima solusi yang saya ajukan tadi,

pasti Bapak bisa membayar angsuran.

Hari: Baik Pak Hari, saya akan mempertimbangkan saran bapak. Terimakasih ya

Pak.

Teo tetap semangat dan aktif memberikan saran untuk nasabah agar dapat

melunasi tagihan pembayarannya.

(21)

RAMAH

RAMAH BERARTI SELALU MENJAGA SOPAN SANTUN, DALAM SETIAP SITUASI.

TEGAS TAPI SELALU MENJAGA KERAMAHAN.

Contoh:

Teo: Selamat pagi, Pak Hari. Saya, Teo, dari Adira Finance. Maksud kedatangan

saya kemari ingin menagih angsuran kendaraan bapak.

Hari: Oh, iya Pak, sebenarnya ada masalah dengan kondisi keuangan saya.

Teo: Iya untuk itu saya kemari Pak, boleh saya mengetahui penyebab alasan

penunggakan pembayaran angsuran Pak Hari. Siapa tau ketika saya

mendengar permasalahan bapak, saya dapat memberikan solusi

Hari: Terimakasih Pak. Silahkan masuk Pak, kita bicara didalam

Teo: Terima kasih Pak.

Teo selalu menjaga sopan santun, kepada nasabah dalam setiap situasi. Dia pun

tetap bersikap tegas namun tetap ramah

(22)

EMPATI

MENCOBA MENGERTI KESULITAN NASABAH DALAM PEMBAYARAN.

Contoh:

Teo: Maaf Pak, saya harus mengetahui alasan bapak menunggak angsuran

bulan ini.

Hari: Begini, Pak. Saya sedang ingin membelikan anak saya laptop karena

ada kebutuhan sekolah anak saya, kemarin anak saya nanggis untuk

membeli laptop Pak.

Teo : Oh itu penyebabnya. Terimakasih sudah menceritakan masalah bapak,

sehingga saya tau apa solusi yang bisa saya berikan. Saya coba remind

ya,

Teo : Oke Pak.

Teo tidak meremehkan masalah yang dihadapi nasabahnya, dia mencoba

mengerti kesulitan nasabah yang dihadapinya dalam pembayaran.

(23)

ISTILAH UMUM HANDLING

ISTILAH

DEFINISI

OVERDUE angsuran debitur yang sudah jatuh tempo yang belum dibayar

Repossess (seringkali

disingkat Repo/Unit Tarikan)

unit debitur yang telah ditarik dan telah dilakukan proses early termination / pengakuan pengambilalihan piutang bermasalah debitur yang unitnya telah ditarik menjadi piutang titipan dalam general ledger di system

Recovery Rate harga jual yang diperoleh dari penjualan/pelunasan unit UKJ dibagi dengan total amount outstanding principle unit UKJ pada saat dilakukan repossess

Proyeksi Perkiraan tentang keadaan yang akan datang

Prediksi Ramalan/Prakiraan dari proyeksi yang lebih akurat dengan menggunakan data sekarang atau data pada periode yang sama di tanggal/bulan/semester/tahun yang lalu sebagai acuan/asumsi

(24)

ISTILAH UMUM HANDLING

ISTILAH

DEFINISI

Target suatu angka/nilai yang harus dicapai dalam suatu periode tertentu

CWO/Calon WO account yang overdue >180 hari atau account yang pada saat dilakukan WO mencapai umur overdue >209 hari

Write Off (WO) penghapusbukuan piutang debitur yang telah overdue >209 hari

Loss on Repossess (LOR) kerugian yang muncul dari selisih nilai jual unit tarikan setelah dikurangi dengan

sisa amount principle Unit Kuasa Jual (UKJ) ditambah biaya-biaya yang dikeluarkan dalam usaha penarikan unit.

Net Cash In (NCI) atau Recovery

(25)

ISTILAH UMUM HANDLING

Bal OD >0

adalah Balance Overdue di atas 0 (nol) hari.

Bal OD >0

merupakan istilah lain dari

TOD (Total Overdue).

Satuan Pelaporan

Penjelasan

Account Jumlah account atau unit yang overdue di atas 0 (nol) hari yang belum dilakukan WO

Persentase Total OD amount Principal di atas 0 (nol) hari dibandingkan dengan total amount O/S principle Cabang

% Achievement Nilai OD >0 dibandingkan dengan Targetnya (1+(target – actual)/target) x 100%

Bal OD >30

adalah Balance Overdue di atas 30 (tiga puluh) hari.

Satuan Pelaporan

Penjelasan

Account

Jumlah account atau unit yang overdue di atas 30 (tiga puluh) hari yang belum dilakukan WO Persentase Total OD amount Principal di atas 30 (tiga puluh) hari dibandingkan dengan total amount O/S

principle Cabang % Achievement

(26)

ISTILAH UMUM HANDLING

Bucket 1-30

adalah Balance Overdue 1-30 hari.

Bucket 31-60

adalah Balance Overdue 31-60 hari

Satuan Pelaporan

Penjelasan

Account Jumlah account atau unit yang overdue 31-60 hari

Persentase Total OD amount Principal 31-60 hari dibandingkan dengan total amount O/S principle Cabang

% Achievement Nilai OD 31-60 dibandingkan dengan Targetnya (1+(target – actual)/target) x 100%

Satuan Pelaporan

Penjelasan

Account Jumlah account atau unit yang overdue 1-30 hari

Persentase Total OD amount Principal 1-30 hari dibandingkan dengan total amount O/S principle Cabang

% Achievement Nilai OD 1-30 dibandingkan dengan Targetnya (1+(target– tactual/target) x 100%

(27)

KESIMPULAN

AR MANAGEMENT OBJECTIVE :

Meminimalkan potensial kerugiaan

perusahaan dengan tindakan

pencegahan, penagihan dan penarikan

(bila mana perlu) dengan dilandasi

strategi yang tepat untuk setiap kondisi

nasabah yang berbeda

(28)
(29)

Gambar

ILUSTRASI  KONDISI  EKONOMI   PEMBAYARAN TERTUNDA   PROFIT    HUBUNGAN  PERUSAHAAN  PEMBIAYAAN  DENGAN  NASABAH    PERAN  PERUSAHAAN PEMBIAYAAN DALAM  MENANGANI  NASABAH    PERAN AR UNTUK  KEPENTINGAN PERUSAHAAN & NASABAH

Referensi

Dokumen terkait