• Tidak ada hasil yang ditemukan

Universitas Dian Nuswantoro Jalan Nakula 1 No 5-11, (024) , Semarang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Universitas Dian Nuswantoro Jalan Nakula 1 No 5-11, (024) , Semarang"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

PENERAPAN DATA MINING KLASIFIKASI DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA C4.5 PADA DATA NASABAH KREDIT DI BANK KREDIT

DESA (BKD) KABUPATEN REMBANG Dina Rusdiana Sari

Universitas Dian Nuswantoro

Jalan Nakula 1 No 5-11, (024) 3515261, Semarang e-mail: [email protected]

ABSTRAK

Bank adalah salah satu lembaga keuangan yang berperan penting dalam perekonomian di Indonesia. Bank menghimpun dana dari masyarakat yaitu berupa simpanan tabungan yang dilakukan oleh masyarakat, kemudian bank melakukan peranan bank yang lain yaitu memberikan jasa keuangan berupa kredit. Bank Kredit Desa (BKD) merupakan salah satu perbankan yang melayani perkreditan di desa. Adanya BKD memudahkan bagi rakyat pedesaan untuk meminjam dana . Kebutuhan masyarakat pedesaan yang semakin meningkat menyebabkan tidak sedikitnya yang melakukan kredit di BKD. Pada penelitian ini digunakan teknik data mining klasifikasi dengan metode algoritma C4.5 untuk mengetahui apakah nasabah tergolong nasabah lancar ataupun macet.. Dari hasil pengujian data menghasilkan akurasi sebesar 84,67% yang tergolong good classification dan menghasilkan rule dari pohon keputusan yang diterapkan pada implementasi sistem klasifikasi data nasabah kredit di BKD Kabupaten Rembang. Model ini berhasil diterapkan sistem untuk mengetahui nasabah yang tergolong lancar ataupun macet.

Kata kunci : data mining, klaifikasi, algoritma C4.5, kredit 1. Pendahuluan

Bank adalah salah satu lembaga keuangan yang berperan penting dalam perekonomian di Indonesia.

Bank menghimpun dana dari masyarakat yaitu berupa simpanan tabungan yang dilakukan oleh masyarakat, kemudian bank melakukan peranan bank yang lain yaitu memberikan jasa keuangan berupa kredit, agar dana yang dihimpun dari masyarakat bisa diputar kembali dalam bentuk

pinjaman dan pihak bank mengurangi resiko likuiditas sehingga dana yang ada dapat menjadi modal oleh pihak bank untuk menyalurkannnya dalam bentuk kredit, sehingga pihak bank tidak hanya membayar bunga atas tabungan dari nasabah [1].

Menurut SK Direksi Bank Indonesia No 31/KEP/DIR/ tanggal 12 November 1998 bahwa kegiatan perkreditan

merupakan proses

(2)

pembentukan asser bank sehingga kredit merupakan asset bank yang memiliki risiko risk asset karena asset tersebut dikuasai oleh pihak luar yaitu debitur. Bank harus berusaha mengelola asset tersebut agar kualitas risk asset tersebut menjadi sehat dalam arti produktif sehingga dapat memberikan kontribusi pendapatan yang besar bagi bank.

BKD (Bank Kredit Desa) merupakan salah satu perbankan yang melayani perkreditan di desa. BKD sudah ada sejak jaman kolonial Belanda, yang dirintis oleh seorang asisten residen pada tahun 1897 dan kemudian dikukuhkan berdasarkan Ordonansi 14 September 1929 (Staatsblad No. 357). Adanya BKD memudahkan bagi rakyat pedesaan untuk meminjam dana . Kebutuhan masyarakat pedesaan yang semakin meningkat menyebabkan tidak sedikitnya yang melakukan kredit di BKD.

Didalam menyalurkan dana kredit bank mendapati ada beberapa kredit yang dikatakan kurang lancar atau kredit macet yang kemudian akan berpengaruh kepada pemberian kredit selanjutnya atau juga bisa mempengaruhi kemampuan bank didalam menyalurkan kredit [1].

Dalam penelitian ini, penulis melakukan analisa kredit dengan menggali data- data yang sudah ada terhadap

data nasabah kredit BKD Rembang berdasarkan atribut- atributnya dengan teknik data mining menggunakan algoritma C 4.5. Data mining adalah proses menganalisa data dari perspektif yang

berbeda dan

menyimpulkannya menjadi informasi - informasi yang penting yang dapat digunakan untuk meningkatkan keuntungan, memperkecil biaya pengeluaran atau keduanya[2]. Algoritma C4.5 merupakan kelompok algoritma decision tree.

Algoritma ini mempunyai input berupa training samples dan samples [3]. Oleh karena itu, penelitian ini fokus pada pemanfaatan data mining dengan menggunakan algoritma C4.5 untuk klasifikasi data nasabah kredit, sehingga dapat diketahui apakah nasabah bersangkutan termasuk ke dalam golongan nasabah lancar ataupun macet dan sebagai acuan untuk

permohonan kredit

selanjutnya.

Penelitian sebelumnya dilakukan oleh Fitri Nuraeni, Rahadi Deli Saputra dan Neneng Sri Uryani “ Algoritma C 4.5 Untuk Klasifikasi Pola Pembayaran Kredit Motor Pada Perusahaan Pembiayaan (Leasing). Pada tahun 2012, Angga Ginanjar Mabrur dan Riani Lubis “ Penerapan Data Mining Untuk Memprediksi Kriteria Nasabah Kredit”. Penelitian sebelumnya melakukan

(3)

penelitian untuk membandingkan beberapa algoritma data mining seperti regresi linier, neural network, dan decision tree. Semua model algoritma digunakan

untuk menganalisa

persetujuan pinjaman dalam bentuk kredit. Dari hasil penelitian yang didapat bahwa decision tree dengan algoritma C4.5 terbukti mempunyai akurasi tertinggi dalam menentukan keputusan dibandingkan dengan algoritma yang lain [4].

2. Metode Penelitian

Pada penelitian ini menggunakan model Cross Standard Industry for Data Mining (CRISP-DM) [5]

seperti pada gambar 1:

Gambar 1. CRISP-DM a) Pemahaman Bisnis

Istilah kredit memiliki arti khusus, yaitu meminjamkan

uang(penundaan

pembayaran) [1]. Didalam menyalurkan dana kredit bank mendapati ada beberapa kredit yang dikatakan kurang lancar atau kredit macet yang

kemudian akan

berpengaruh kepada pemberian kredit selanjutnya atau juga bisa mempengaruhi

kemampuan bank didalam menyalurkan kredit [1].

Guna untuk mencegah kredit macet maka harus adanya klasifikasi terhadap data nasabah.

b) Pemahaman Data

Data yang

digunakan pada penelitian ini diperoleh dari BKD Rembang. Data yang diperoleh yaitu data nasabah yang melakukan kredit pada BKD Rembang yang terdiri dari 10 variabel atau atribut diantaranya no pinjaman, nama, alamat, jenis kelamin, pekerjaan, penghasilan, pinjaman, jenis pinjaman, waktu pinjaman dan keterangan.

c) Pengolahan Data

Pada pengolahan data ini, data yang akan digunakan adalah sebagai berikut:

Tabel 1 Kedudukan Atribut yang Digunakan

Atribut Kegunaa n No

pinjaman

Tidak digunaka n

Nama Tidak

digunaka n

Alamat Tidak digunaka n

Jenis Kelamin

Tidak digunaka n

(4)

Pekerjaan Tidak digunaka n

Penghasila n

Regular (nilai model) Pinjaman Regular

(nilai model) Jenis Regular

(nilai model) Waktu Regular

(nilai model) Keterangan Label

(hasil)

Atribut yang

digunakan dikategorikan sebagai berikut:

Tabel 2 Kategori Atribut

Atribut Keterangan Penghas

ilan

a)Kecil <=

1.250.000 b)1.250.000<Se dang<=

2.750.000 c)Besar >

2.750.000 Pinjama

n

a)100.000 <

Kecil

<=2.575.000 b)2.575.000<Se dang

<=7.525.000 c)7.525.000 <

Besar<=10.000.

000

Waktu a)Pendek <=

10 bulan

b)10 bulan <

Sedang <= 26 bulan

c)Panjang > 26 bulan

d) Pemodelan (Modeling)

Pada tahap

pemodelan algoritma C4.5 dalam pengembangan model menggunakan framework RapidMiner versi 6 sehingga dapat menghasilkan hasil yang akurat.

Rumus perhitungan Entropy

( )

(2)

Keterangan:

S : Himpunan kasus

n :

Jumlah partisi S pi : Proporsi dari Si ke S

Rumus perhitungan Gain

( ) ( )

∑ ( ( ))

(1) Keterangan:

S : Kasus A : Atribut n :Jumlah partisi atribut A

(5)

Si : Jumlah kasus pada partisi ke-i

S : Jumlah Kasus e) Evaluasi

Dalam tahap ini dilakukan pengukuran akurasi.

f) Fase Penyebaran (Deployment Phase)

Hasil dari penelitian ini adalah analisis yang mengarah ke Decision Support System (DSS) yang dapat digunakan oleh BKD untuk mengklasifikasikan data nasabah kredtit yang tergolong lancar maupun macet.

3. Pembahasan

Pengujian data dilakukan dengan menggunakan algoritma C4.5 pada

rapidminer yang

menghasilkan pohon keputusan seperti berikut:

Gambar 2. Decision tree Selain menghasilkan pohon keputusan, juga menghasilkan akurasi pada confusion matrix berikut ini:

Gambar 3. Confusion matrix Kemudian rule yang dihasilkan pada pengujian

data kemudian

diimplementasikan pada program.

Gambar 4. Implementasi 4. Kesimpulan

Dari permasalahan di atas dapat disimpulkan bahwa klasifikasi data nasabah kredit di BKD Rembang dapat diselesaikan menggunakan teknik data mining, yaitu dengan mengunakan algoritma C4.5, karena rules yang terbentuk sederhana. Akurasi yang dihasilkan dari pemodelan algoritma C4.5 sebesar 84,67% yang

tergolong Good

Classification.

5. Daftar Pustaka

(6)

[1] Nurul Fitria and Raina Linda Sari, "Analisis Kebijakan Pemberian Kredit dan Pengaruh Non Performing Loan Terhadap Loan To Deposit Ratio Pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk Cabang Rantau Aceh Tamiang (Periode 2007- 2011)," Ekonomi dan Keuangan, vol. 1, no. 1, pp.

88-101, Desember 2012.

[2] Angga Ginanjar Mabrur and Riani Lubis, "Penerapan Data Mining Untuk Memprediksi Kriteria Nasabah Kredit," Komputer dan Informatika (KOMPUTA), vol.

1, pp. 53-57, Maret 2012.

[3] Sunjana , "Klasifikasi Data Nasabah Sebuah Asuransi Menggunakan Algoritma C 4.5," Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi 2010 (SNATI 2010), pp. 31- 34, Juni 2010.

[4] Fitri Nuraeni, Rahadi Deli Saputra, and Neneng Sri Uryani, "Algoritma C4.5

Untuk Klasifikasi Pola Pembayaran Kredit Motor Pada Perusahaan Pembiayaan (Leasing)," Seminar Nasional Informatika , pp. 245-250, 2013.

[5] Irwan Budiman, "Data Clustering Menggunakan CRISP-DM untuk Pengenalan Pola Proporsi Pelaksanaan Tridharma," Universitas, Diponegoro, Thesis Sistem Informasi 2012.

Gambar

Tabel 1 Kedudukan  Atribut yang Digunakan
Tabel 2 Kategori Atribut
Gambar 2.  Decision tree  Selain  menghasilkan  pohon  keputusan,  juga  menghasilkan  akurasi  pada confusion matrix  berikut ini:

Referensi

Dokumen terkait

Menyusun kubus menyerupai stupa, digunakan untuk , mengenalkan warna mengenalkan jumlah motorik halus konsentrasi Harga Rp.45.000,- Menara Balok Digunakan untuk :

Bahwa Pencipta Lagu dan/atau Publisher telah membuat perjanjian pembuatan master rekaman (“Perjanjian Pembuatan Master Rekaman”) dengan Perusahaan Rekaman baik secara sendiri

Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat dijadikan perantara dalam rangka proses interaksi antara guru dan siswa dengan catatan bahwa media tersebut

Psikologi sebagai ilmu jiwa menekankan perhatiannya pada manusia, terutama pada perilaku manusia (human behavior or action). Hal ini dapat dipahami karena perilaku yang

Jika anda merasa tidak puas dengan kondisi ditempat anda sebelumnya, apa yang sudah anda perbuat untuk menanggulangi masalah ketidakpuasan tersebut?. Bisa anda

Selanjutnya, pada pengujian hipotesis mengindikasi bahwa terdapat hubungan yang signifikan positif yaitu: service quality dan corporate image , service quality dan

Dengan ketinggian tiang pendulum 70cm kemudian diberikan gangguan pada robot, akan mempunyai grafik respon seperti dibawah :. Grafik Respon Robot Dengan

Kumpeh Ilir Pengadaan dan Pemasangan Pipa PVC dia.6&#34; + accessories pada Rehabilitasi IPA Unit Tanjung Kec.