• Tidak ada hasil yang ditemukan

LEMBARAN DAERAH PROPINSI JAWA BARAT

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "LEMBARAN DAERAH PROPINSI JAWA BARAT"

Copied!
32
0
0

Teks penuh

(1)

LEMBARAN DAERAH PROPINSI JAWA BARAT

NO. 20 2000 SERI. D

PERATURAN DAERAH PROPINSI JAWA BARAT NOMOR : 15 TAHUN 2000

T E N T A N G

DINAS DAERAH PROPINSI JAWA BARAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

GUBERNUR JAWA BARAT

M e n im b a n g : a . b a h w a d e n g a n t e la h d it e t a p k a n n ya Pe r a t u r a n

P e m e r i n t a h N o m o r 2 5 T a h u n 2 0 0 0 t e n t a n g

Kewenangan Pemerintah dan Kewenangan Propinsi

sebagai Daerah Otonom, sebagaimana diamanatkan

Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang

Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah

Nomor 84 Tahun 2000 tentang Pedoman Organisasi

Perangkat Daerah, perlu ditetapkan pembentukan,

kedudukan, tugas pokok, fungsi, susunan organisasi

dan tata kerja tentang Dinas Daerah Propinsi Jawa

Barat;

(2)

NO. 20 2000 SERI. D

b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud huruf a di atas, maka pembentukan, kedudukan, tugas pokok, fungsi, susunan organisasi dan tata kerja tentang Dinas Daerah Propinsi Jawa Barat perlu ditetapkan dengan Peraturan Daerah Propinsi Jawa Barat.

Mengingat: 1. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Repu blik Indonesia Nomor III/MPR/2000 tentang Sumber Hukum dan Tata Urutan Peraturan Perundang - undangan;

2. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor IV/MPR/2000 tentang Rekomendasi Kebijakan Dalam Penyelenggaraan Otonomi Daerah;

3. Undang-undang Nomor 11 Tahun 1950 tentang Pem- bentukan Propinsi Jawa Barat (Berita Negara Tang- gal 4 Juli 1950);

4. Undang-undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok- pokok Kepegawaian (Lembaran Negara Tahun 1974 Nomor 55, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3041) jo. Nomor 43 Tahun 1999 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian (Lembaran Negara Tahun 1999 Nomor 169, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3890);

5. Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Tahun 1999 Nomor 60, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3839);

6. Undang-undang Nomor 25 Tahun 1999 tentang

Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan

Daerah (Lembaran Negara Tahun 1999 Nomor 72,

Tambahan Lembaran Negara Nomor 3848);

(3)

NO. 20 2000 SERI. D

7. Undang-undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (Lembaran Negara Tahun 1999 Nomor 75, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3851);

8. Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2000 tentang Kewenangan Pemerintah dan Kewenangan Propinsi Sebagai Daerah Otonom (Lembaran Negara Tahun 2000 Nomor 54, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3952);

9. Peraturan Pemerintah Nomor 84 Tahun 2000 tentang Pedoman Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Negara Tahun 2000 Nomor 165);

10. Peraturan Daerah Propinsi Jawa Barat Nomor 1 Tahun 2000 tentang Tata Cara Pembentukan dan Teknis Penyusunan Peraturan Daerah (Lembaran Daerah Tahun 2000 Nomor 2 Seri D).

Dengan Persetujuan

DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROPINSI JAWA BARAT

M E M U T U S K A N :

Menetapkan : PERATURAN DAERAH PROPINSI JAWA BARAT TENTANG DINAS DAERAH PROPINSI JAWA BARAT.

BAB I

KETENTUAN UMUM Pasal 1

Dalam Peraturan Daerah ini, yang dimaksud dengan :

1. Daerah adalah Propinsi Jawa Barat;

(4)

NO. 20 2000 SERI. D

2. Pemerintah Daerah adalah Pemerintah Propinsi Jawa Barat;

3. P e me r i n t a h a n D a e r a h a d a l a h p e n y e l e n g g a r a a n p e me r i n t a h a n D a e r a h O t o n o m o l e h P e m e r i n t a h D a e r a h d a n D e w a n P e r w a k i l a n R a k y a t D a e r a h menurut asas desentralisasi;

4. Gubernur adal ah Gubernur J awa Barat;

5. Sekretariat Daerah adalah unsur staf Pemerintah Daerah:

6. Peraturan Daerah adalah Peraturan Daerah Propinsi Jawa Barat tentang Pembentukan, Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah Propinsi Jawa Barat;

7. Desentralisasi adalah penyerahan wewenang pemerintahan oleh Pemerintah kepada Daerah Otonom dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia;

8. Dekonsentrasi adalah pelimpahan wewenang dari Pemerintah kepada Gubernur sebagai Wakil Pemerintah dan/atau Perangkat Pusat di Daerah;

9. Otonomi Daerah adalah kewenangan Daerah Otonom untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat menurut prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi masyarakat sesuai dengan peraturan perundang-undangan;

10. Daerah Otonom selanjutnya disebut Daerah, adalah

kesatuan masyarakat hukum yang mempunyai batas

tertentu, berwenang mengatur dan mengurus

kepentingan masyarakat setempat menurut prakarsa

sendiri berdasarkan aspirasi masyarakat dalam ikatan

Negara Kesatuan Republik Indonesia;

(5)

NO. 20 2000 SERI. D

11. Kabupaten/Kota adalah Daerah Otonom yang berada dalam lingkup wilayah Propinsi Jawa Barat;

12. Perangkat Daerah adalah organisasi/lembaga pada Pemerintah Daerah yang bertanggung jawab kepada Kepala Daerah dan membantu Kepala Daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan yang terdiri atas Sekretariat Daerah, Dinas Daerah dan Lembaga Teknis Daerah sesuai dengan kebutuhan daerah;

13. Dinas Daerah adalah unsur pelaksana Pemerintah Daerah yang melaksanakan urusan-urusan pe- merintahan yang menjadi tanggung jawab dan kewenangannya;

14. Unit Pelaksana Teknis Dinas adalah bagian dari Dinas sebagai unsur pelaksana operasional Dinas di lapangan untuk melaksanakan kewenangan Pe- merintah Daerah yang ada di Kabupaten/Kota;

15. Unit Kerja adalah bagian dari perangkat Pemerintah Daerah untuk melaksanakan kewenangan Kabu- paten/Kota yang diserahkan kepada Pemerintah Daerah.

BAB II PEMBENTUKAN

Pasal 2

Dengan Peraturan Daerah ini dibentuk Dinas Daerah Propinsi Jawa Barat, terdiri dari :

1. Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Barat;

2. Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat;

3. Dinas Sosial Propinsi Jawa Barat;

4. Dinas Pertanian Tanaman Pangan Propinsi Jawa

(6)

NO. 20 2000 SERI.

6

5. Dinas Peternakan Propinsi Jawa Barat;

6. Dinas Perikanan Propinsi Jawa Barat;

7. Dinas Kehutanan Propinsi Jawa Barat;

8. Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Barat;

9. Dinas Perhubungan Propinsi Jawa Barat;

10. Dinas Tata Ruang dan Permukiman Propinsi Jawa Barat;

11. Dinas Bina Marga Propinsi Jawa Barat;

12. Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Propinsi Jawa Barat;

13. Dinas Pertambangan dan Energi Propinsi Jawa Barat;

14. Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Propinsi Jawa Barat;

15. Dinas Kebudayaan dan P ariwisata P ropinsi Jawa Barat;

16. D inas Pe nd apatan P ropinsi Jawa B arat;

17. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi Jawa Barat;

18. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Propinsi Jawa Barat;

19. Dinas Polisi Pamong Praia Propinsi Jawa Barat.

BAB III

KEDUDUKAN, TUGAS POKOK DAN FUNGSI Pasal 3

(1) Dinas Daerah adalah unsur pelaksana Pemerintah Daerah.

(2) Sefiap unsur pelaksana Pemerintah Propinsi yang

dipimpin oleh Seorang Kepala Dinas yang berada di

bawah dan bertanggung jawab kepada Gubernur

(7)

NO. 20 2000 SERI. D (3) Dinas Daerah mempunyai tugas pokok merumuskan

kebijakan operasional dan melaksanakan sebagian kewenangan desentralisasi Propinsi dan kewenangan yang dilimpahkan kepada Gubemur.

(4) Dalam menyelenggarakan tugas pokok sebagaimana dimaksud dalam Ayat (3) pasal ini, Dinas Daerah mempunyai fungsi :

a. perumusan kebijakan teknis sesuai dengan lingkup tugasnya;

b. pemberian perijinan dan pelaksanaan pelayanan umum;

c. pemberian pelaksanaan tugas sesuai dengan lingkup tugasnya.

BAB IV

SUSUNAN ORGANISASI Pasal 4

(1) Susunan organisasi Dinas Daerah, sebaaai berikut : a. Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Barat, terdiri atas:

1. Kepala Dinas dan Wakil Kepala Dinas;

2. Bagian Tata Usaha, membawahkan : a) Subbagian Kepegawaian;

b) Subbagian Keuangan;

c) Subbagian Umum.

3. Subdinas Bina Program, membawahkan a) Seksi Data dan Informasi;

b) Seksi Penyusunan Program;

c) Seksi Evaluasi dan Pelaporan.

(8)

NO. 20 2000 SERI. D 4. Subdinas Pelayanan Kesehatan, membawah-

kan :

a) Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar;

b) Seksi Pelayanan Kesehatan Rujukan;

c) Seksi Pelayanan Kesenatan Khusus dan Kesehatan Matra;

d) S e k s i G i zi .

5. Subdinas Sumber Daya Kesehatan, mem - bawahkan :

a) Seksi Pengembangan dan Pendayagu- naan Tenaga Kesehatan;

b) Seksi Jaringan Pelayanan Kesehatan Masyarakat;

c) Seksi Prom osi Kesehatan;

d) Seksi institusi Kesehatan.

6 . Su b d i n a s P e m b e r a n t a s a n P e n ya k it d a n Penyehatan Lingkungan, membawahkan : a) Seksi Pengamatan Pencegahan dan

Penanggulangan KLB:

b) Seksi Pemberantasan Penyakit;

c) Seksi Penyehatan Lingkungan.

7. Subdinas Pengawasan, membawahkan : a) Seksi Obat, Kosmetika dan Alat Kese-

hatan;

b) Seksi Makanan dan Minum an;

c) Seksi Narkotika dan Sediaan Berbahaya.

8. Unit Pelaksana Teknis Dinas.

9. Kelom pok Jabatan Fungsional.

b. Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat, terdin atas:

1. Kepala Dinas dan Wakil Kepala Dinas;

(9)

NO 20 2000 SERI. D

2. Bagian Tata Usaha, membawahkan : a) Subbagi an Kepegawai an;

b) Subbagi an Keuangan;

c) Subbagian Umum.

3. Subdinas Bina Program, membawahkan : a ) S ek s i D at a da n Inf o r mas i ; b ) S ek s i Pe n y us u na n Pr o gr a m;

c) Seksi Evaluasi dan Pelaporan.

4. Subdinas Pendidikan Dasar membawahkan : 1 . S e k s i K u r ik u l u m ;

2 . S e k s i K e t e n a g a a n ;

3 . Seksi Prasarana dan Sarana;

4 . Seksi Kesiswaan.

5. Subdinas Pendidikan Menengah Kejuruan, Pendidikan Menengah Umum dan Pendi - dikan Tinggi, membawahkan :

1. Seksi Kurikulum ; 2. S e k s i K e t e n a g a a n ;

3. Seksi Prasarana dan Sarana;

4. Seksi Kesiswaan.

6 . S u b d i n a s S e k o l a h L u a r B i a s a , m e m - bawahkan :

1. Seksi Kurikulum ; 2. S e k s i K e t e n a g a a n ;

3. Seksi Prasarana dan Sarana;

4. Seksi Kesiswaan.

7. Subdinas Pendidikan Luar Sekolah, mem - bawahkan:

1. Seksi Kurikulum ; 2. Seksi Ketenagaan;

3. Seksi Prasarana dan Sarana;

4. Sek s i W arg a Be laj ar .

(10)

NO. 20 2000 SERI.

10

8 . U n i t P e l a k s a n a T e k n i s D i n a s . 9 . K e l o m p o k J a b a t a n F u n g s i o n a l . c. Dinas Sosial Propinsi Jawa Barat, terdiri atas :

1. Kepala Dinas dan Wakil Kepala Dinas;

2. Bagian Tata Usaha, membawahkan : a) S u b b ag i an Ke p e g aw ai a n ; b ) Subbagian Keuangan;

c) Subbagian Umum.

3. Subdinas Bina Program, membawahkan : a) Seksi Data dan Informasi,

b) Seksi Penyusunan Program ; c) Seksi Evaluasi dan Pelaporan.

4. Subdinas Pemberdayaan Partisipasi Sosial Masyarakat, membawahkan

a) Seksi Penyuluhan dan Bimbingan SosiaI;

b) Se k s i Pe m b e r d a ya a n R e la wa n d a n Kelembagaan Sosial;

c) Seksi Sumbangan Sosial.

5. Subdinas Pengembangan Sosial, memba- wahkan:

a) Seksi Pengembangan Anak dan Remaja;

b) Seksi Pengem bangan Keluarga dan Masyarakat Adat;

c) Seksi Pelestarian Nilai-nilai Kepahla- wanan dan Kejuangan.

6. Subdinas Pemulihan Sosial, membawahkan : a) Seksi Pemulihan Penyandang Cacat;

b) Seksi Pemulihan Anak Nakal dan Korban Narkoba;

c) Seksi Pemulihan Tuna Sosial.

(11)

NO. 20 2000 SERI. D

7. Subdinas Bantuan dan Perlindungan Sosial, membawahkan :

a) Sek si Bantuan Korban Bencana;

b) Seksi Bantuan dan Perlindungan Lansia dan Korban Tindak Kekerasan;

c) Seksi Bantuan Kesejahteraan Sosial.

8. Unit Pelaksana Teknis Dinas.

9. Kelompok Jabatan Fungsional.

d. Dinas Pertanian Tanaman Pangan Propinsi Jawa Barat, terdiri atas :

1. Kepala Dinas dan Wakil Kepala Dinas;

2. Bagian Tata Usaha, membawahkan : a) Subbagian Kepega waia n;

b) Su b b a g ia n Keu a n g a n;

c) Subbagian Umum.

3. Subdinas Bina Program, membawahkan : a) Seksi Data dan Informasi;

b) Seksi Penyusunan Program ; c) Seksi Evaluasi dan Pelaporan.

4. Subdinas Sumber Daya, membawahkan:

a) Seksi Lahan dan Tata Guna Air;

b) Seksi Sarana Produksi dan Mekanisasi;

c) Seksi SDM Pertanian.

5. Subdinas Padi dan Palawija, membawahkan : a ) Sek s i Pr o d uk si Pa d i;

b ) Seksi Produksi Palawija;

c) Seksi Perlintan Padi dan Palawija.

6. Subdinas Hortikultura, membawahkan :

a) Seksi Produksi Sayuran;

(12)

NO. 20 2000 SERI. D

12

b) Seksi Produksi Buah-buahan dan Aneka Tanaman;

c) Seksi Perlintan Hortikultura.

7. Subdinas Pengelolaan Hasil Panen dan Pemasaran, membawahkan :

a) Seksi Pengelolaan Pasc a Panen;

b) Seksi Kelem bagaan Usaha;

c) Seksi Pemasaran.

8. Unit Pelaksana Teknis Dinas.

9. Kelompok Jabatan Fungsional.

e. Dinas Peternakan Propinsi Jawa Barat, terdiri atas :

1. Kepala Dinas dan Wakil Kepala Dinas;

2. Bagian Tata Usaha, membawahkan : a ) Su b b a g ia n Kep e g a wa ia n ; b ) S u b b a g i a n K e u a n g a n ; c) Subbagian Umum.

3. Subdinas Bina Program, membawahkan : a) Seksi Data dan Inf orm asi;

b) Seksi Pen yusunan Program ; c) Seksi Evaluasi dan Pelaporan.

4. Subdinas Perbibitan, membawahkan:

a) Seksi Standarisasi dan Sertifikasi Bibit;

b) Seksi Penyebaran dan Pengembangan Bibit;

c) Seksi Pelestarian Bibit Lokal dan Hewan

Kesayangan.

(13)

NO. 20 2000 SERI. D

13 5. Subdinas Pengembangan Petemakan, mem-

bawahkan :

a) Seksi Pengem bangan Usaha Peter - nakan;

b) Seksi Pengembangan Sarana dan Tek- nologi Petemakan;

c) Seksi Pengembangan W ilayah Peter - nakan.

6. Subdinas Kesehatan Hewan, membawahkan : a) Seksi Pengam atan dan Pen yidik an

Penyakit Hewan;

b) Seksi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Hewan;

c) Seksi Standarisasi Pelayanan Kesehatan Hewan.

7. Subdinas Kesehatan Masyarakat Veteriner, membawahkan :

a) Seksi Penanggulangan Penyakit Zoo- nosis;

b) Seksi Standarisasi Sarana dan Prasarana Kesmavet;

c) Seksi Kesehatan Produk Hasil Peter - nakan.

8. Unit Pelaksana Teknis Dinas.

9. Kelompok Jabatan Fungsional.

f. Dinas Perikanan Propinsi Jawa Barat, terdiri atas : 1. Kepala Dinas dan Wakil Kepala Dinas;

2. Bagian Tata Usaha, membawahkan : a) Subbagian Kepegawaian;

b) Subbagian Keuangan;

c) Subbagian Umurn.

(14)

NO. 20 2000 SERI. D

14

3. Subdinas Bina Program, membawahkan a ) S e k s i D a t a d a n I n f o r m a s i ; b ) S a k s i P e n y u s u n a n P r o g r a m ; c) Seksi Evaluasi dan Pelaporan.

4. Subdinas Produksi dan Konservasi, mem - bawahkan

a ) S e k s i B u d i D a y a ; b ) S ek s i Pe n an gk a pa n;

c ) S e k s i S a r a n a P r o d u k s i ;

d ) S ek s i Pe rl i n du ng an S umb e r Da y a.

5. Subdinas Prasarana, membawahkan : a ) S ek s i P ras a ra na P en ang k a pa n;

b ) Seksi Tata Operasional Pelabuhan Per- ikanan;

c ) S e k s i P r a s a r a n a B u d i D a y a ; d ) S e k s i I n f o r ma s i T e k n o l o g i . 6. Subdinas Usaha, membawahkan :

a) Seksi Kelembagaan Usaha;

b) S e k s i P e m a s a r a n ; c) Seksi Mutu.

7. Subdinas Eksplorasi Kelautan, membawah- kan :

a ) S ek s i Pe r enc a na an Ek s p l o r as i ; b ) Seksi Kerja Sama Eksplorasi.

8. Unit Pelaksana Teknis Dinas.

9. Kelompok Jabatan Fungsional.

g. Dinas Kehutanan P ropinsi Jawa Barat, terdiri atas:

1. Kepala Dinas dan Wakil Kepala Dinas;

(15)

NO. 20 2000 SERI. D 2. Bagian Tata Usaha, membawahkan :

a) Subbagian Kepegawaian;

b) Subbagian Kauangan;

c) Subbagian Umum.

3. Subdinas Bina Program, membawahkan : a ) S ek s i D at a da n Inf o r mas i ,

b ) S ek s i Pe n y u s u na n Pr o gr a m;

c) Seksi Evaluasi dan Pelaporan.

4 . S u b d i n a s P e m a n t a p a n K a w a s a n H u t a n , membawahkan :

a) Seksi Kehutanan Regional;

b) Seksi Pengukuhan dan Tata Guna Hutan;

c) Seksi Peruntukan Kawasan Hutan.

5. Subdinas Pengusahaan Hutan, m em ba - bawahkan :

a) Seksi Pemanfaatan dan Pengolahan Hasil Hutan;

b) Seksi Peredaran Hasil Hutan;

c) Seksi Usaha Wisata Alam dan Peredaran Satwa.

6. Subdinas Pem binaan dan Perlindungan Hutan, membawahkan :

a) Seksi Rehabilitasi Lahan dan Perhutanan Sosial;

b) Seksi Pemantauan Lingkungan;

c) Seksi Konservasi SDA dan Keaneka - ragaman Hayati.

7 . S u b d i n a s P e n g a ma n a n d a n P e n y u l u h a n Kehutanan, membawahkan :

a ) S e k s i P e n y u l u h a n d a n P e n g a m a n a n

Hutan;

(16)

NO 20 2000 SERI D

16

b) Sek si Terti b Kawasan dan Hasil Hutan;

c ) S e k s i S a r a n a Pe n y u l u ha n d a n P e n g - amanan Hutan.

8 . U n i t P e l a k s a n a T e k n i s D i n a s . 9 . K e l o mp o k J a b a t a n F u n g s i o n a l .

h. Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Barat, terdiri atas:

1 . K ep al a Di n as da n W ak i l Ke pal a Di nas ; 2 . B agi a n Ta ta Us ah a , m em b a wa hk a n

a ) S u b b a g i a n K e p e g a w a i a n ; b ) Subbagian Keuangan;

c) Subbagian Umum.

3. Subdinas Bina Program, membawahkan : a ) Sek s i Da t a d a n I nf orm a s i;

b ) Sek s i Pe n yu s u n a n Pr og r am ; c) Seksi Evaluasi dan Pelaporan.

4. Subdinas Bina Produksi, membawahkan : a) Seksi Pembenihan dan Pengembangan

Komoditas;

b) Seksi Sarana dan Prasarana Produksi;

c) Seksi Intensifikasi dan Rehabilitasi.

5. Subdinas Bina Usaha, membawahkan : a) Seksi Pemberdayaan SDM dan Permo-

dalan;

b) Seksi Manajem en dan Kelem bagaan Usaha Perkebunan;

c) Seksi Pasca Panen dan Pemasaran.

6. Subdinas Pengendalian, membawahkan :

a) Seksi Pelestarian Lahan dan Lingkungan;

(17)

NO 20 _____ 2000 SERI. D

b ) S ek s i Pe rl i n du ng an Ta na ma n Pe rk e - bunan;

c ) S e k s i P a n a t a a n A r e a d a n P e n g e m - bangan Perkebunan.

7 . U ni t Pel ak s a n a Tek ni s D i n as . 8 . K el o mp ok J a ba ta n F un gs i on al .

i. Dinas Perhubungan Propinsi Jawa Barat, terdiri atas : 1. Kepala Dinas dan Wakil Kepala Dinas;

2. Bagian Tata Usaha, membawahkan : a) Subbagian Kepegawaian;

b) Subbagian Keuangan;

c) Subbagian Umum.

3. Subdinas Bina Program, membawahkan : a) Seksi Data dan Informasi;

b) Seksi Penyusunan Program;

c) Seksi Evaluasi dan Pelaporan.

4. Subdinas Angkutan, membawahkan : a) Seksi Angkutan Darat;

b) Seksi Angkutan Laut;

c) Seksi Angkutan Udara.

5. Subdinas Lalu Lintas, membawahkan : a) Seksi Lalu Lintas Darat;

b) Seksi Lalu Lintas Laut;

c) Seksi Lalu Lintas Udara;

6. Subdinas Sarana, membawahkan :

a) Seksi Sarana Perhubungan Darat;

b) Seksi Sarana Perhubungan Laut;

c) Seksi Sarana Perhubungan Udara.

(18)

NO. 20 2000 SERI. D

18

J.

7. Subdinas Pengendalian, membawahkan : a ) S ek s i Pe n ge nd al i a n Ang k u ta n;

b ) Seksi Pengendalian Lalu Lintas;

c) Seksi Pengendalian Sarana.

8. Unit Pelaksana Teknis Dinas.

9. Kelompok Jabatan Fungsional.

Di nas Tata Ruang dan Permuk i man Propi ns i Jawa Barat, terdiri atas :

1. Kepala Dinas dan Wakil Kepala Dinas;

2. Ba g ia n T a t a Us a h a , m em ba wa hk a n a ) Su b b a g ia n Kep e g a wa ia n ; b ) S u b b a g i a n K e u a n g a n ; c) Subbagian Umum.

3. Subdinas Bina Program, membawahkan : a) Seksi Data dan Inf orm asi;

b) Seksi Pen yusunan Program ; c) Seksi Evaluasi dan Pelaporan.

4. Subdinas Tata Ruang Kawasan, membawah- kan :

a) Seksi Penyusunan Tata Ruang Kawasan;

b) Seksi Pemanfaatan Tata Ruang Kawa- san;

c) Seksi Pengendalian Tata Ruang Kawa- san;

d) Seksi Pem etaan.

5. Subdinas Permukiman, membawahkan : a) Seksi Bantuan Teknik Perumahan;

b) Sek s i Ai r B ers ih ;

c) Seksi Penyehatan Lingkungan.

(19)

NO. 20 2000 SERI. D 6

.

Su bd in as Pr as ar a n a W ila ya h , m em b a wa h -

kan :

a ) S e k s i P e r e n c a n a a n ; b ) Seksi Bantuan Teknik;

c) Seksi Pemanfaatan.

7. Subdinas Jasa Konstruksi, membawahkan : a) Seksi Hubungan Kem itraan;

b) Sek s i Pe n ingk a t a n SDM ; c) Seksi Kinerja.

8, Unit Pelaksana Teknis Dinas.

9. Kelompok Jabatan Fungsional.

k. Dinas Bina Marga Propinsi Jawa Barat, terdiri atas:

1. Kepala Dinas dan W akil Kepala Dinas;

2. Bagian Tata Usaha, m embawahkan : a ) S u b b a g ia n K e p e g a w a i a n ; b ) S u b b a g i a n K e u a n g a n ;

c ) Subbagian Hukum dan Tatalaksana;

d ) Subbagian Um um .

3. Subdinas Bina Program, membawahkan : a) Seksi Data dan Inf orm asi;

b) Seksi Pen yusunan Program ; c) Seksi Evaluasi dan Pelaporan.

4. Subdinas Bina Teknik, membawahkan : a) Seksi Tata Teknik Bina Teknik;

b) Seksi Perancangan;

c) Seksi Pengujian Tanah dan Bahan Jalan;

5. Subdinas Pembangunan, membawahkan :

a) Seksi Tata Teknik Pembangunan;

(20)

20

NO. 20 7000 SERI_ D

b ) S e k s i P e m b a n g u n a n J a l a n ; c ) Seksi Pembangunan Jembatan.

6. Subdinas Pemeliharaan, membawahkan a) Seksi Tata Teknik Pemeliharaan;

b) Seksi Pem eliharaan Jalan;

c) Seksi Pemeliharaan Jembatan.

7. Subdinas Pengawasan Pemanfaatan, mem - bawahkan:

a) Seksi Tata Teknik Pengawasan Peman- faatan;

b) Seksi Pengawasan Jalan;

c) Seksi Pemanfaatan Jalan.

8. Unit Pelaksana Teknis Dinas.

9. Kelom pok Jabatan Fungsional.

I. Dinas Pengelolaan Sum ber Da ya Air Propinsi Jawa Barat, terdiri atas :

1. Kepala Dinas dan W akil Kepala Dinas;

2. Bagian Tata Usaha, m embawahkan : a ) Su b b a g ia n Kep e g a wa ia n ;

b ) Subbagian Keuangan;

c) Subbagian Umum.

3. Subdinas Bina Program, membawahkan : a) Seksi Data dan Inf orm asi;

b) Seksi Pen yusunan Program ; c) Seksi Evaluasi dan Pelaporan.

4. Subdinas Konservasi dan Pelestarian, mem - bawahkan:

a) Seksi Konservasi Sumber Daya Ai r;

b) Seksi Pelestarian Sumber Daya Air;

c) Seksi Hidrologi

(21)

NO 20 2000 SERI. D

5. Subdinas Bina Teknik, membawahkan a ) Sek s i Ra nc a n g Ban g u n;

b ) Sek s i Bin a Ko ns tr uk si;

c) Seksi Bantuan Teknik

6. Subdinas Operasi dan Pemeliharaan, mem - bawahkan:

a) Seksi Operasi;

b) S e k s i P e m e l ih a r a a n ;

c) Seksi Pengendalian Bencana Banjir dan Kekeringan.

7. Subdinas Bina Manfaat, membawahkan a) Seksi Kerjasam a Antar Lem baga;

b) Sek s i Bin a Pe n g us a h aa n ; c) Seksi Pengawasan Pemanfaatan, 8. Unit Pelaksana Teknis Dinas. 9.

Kelompok Jabatan Fungsional

m. Dinas Pertambangan dan Energi Propinsi Jawa Barat, terdiri alas :

1. Kepala Dinas dan W akil Kepala Dinas;

2. Bagian Tata Usaha, m embawahkan : a ) S u b b a g i a n K e p e g a w a i a n ; b ) S u b b a g i a n K e u a n g a n ; c) Subbagian Umum.

3. Subdinas Bina Program, membawahkan a) Seksi Data dan Inf orm asi;

b) Seksi Pen yusunan Program ;

c) Seksi Evaluasi dan Pelaporan.

(22)

NO. 20 2000 SERI. D

22

a ) Sek s i Ek sp lor as i;

b ) Sek s i Pem et a a n : c) Seksi Data dan Evaluasi.

5. Subdinas Bina Usaha. membawahkan a ) Sek s i Pe n gem b a n g an U s a ha ; b ) Seksi Pelayanan dan Promosi;

c) Seksi Bina Produksi.

6. Subdinas Bina Teknik. membawahkan : a) Seksi T eknik Eksploitasi;

b) Sek s i T ek n ik Pe n g o la ha n ; c) Seksi Sarana dan Prasarana.

7. Subdinas Konservasi dan Pengendalian, membawahkan :

a ) Sek s i Pe n at a a n W ila ya h ; b ) Seksi Pengendalian;

c) Seksi Reklamasi.

8. Unit Pelaksana Teknis Dinas.

9. Kelompok Jabatan Fungsional.

n . D in as Ko p er as i d a n U s a ha Kec il M en e n g a h Propinsi Jawa Barat, terdiri atas :

1. Kepala Dinas dan W akil Kepala Dinas;

2. Bagian T ata Usaha, m em bawahk an : a ) S u b b a g i a n K e p e g a w a i a n ;

b ) Subbagian Keuangan;

c) Subbagian Umum.

3. Subdinas Bina Program, membawahkan : a ) Sek s i Da t a d a n I nf orm a s i;

b ) Sek s i Pe n yu s u n a n Pr og r am ;

c) Seksi Evaluasi dan Pelaporan.

(23)

NO 20 7000 SERI

4. Subdinas Bina Manajemen, membawahkan : a ) Sek s i Ko p er as i Pr o duk s i;

b ) Seksi Koperasi Jasa.

5. Subdinas Bina Kelembagaan, membawahkan:

a) Seksi Koperasi Produksi dan Jasa;

b) Seksi Usaha Kecil Menengah.

6. Subdinas Bina Sumber Daya, membawahkan:

a ) S e k s i P e n i n g k a t a n S D M ; b ) Seksi Fasilitasi Perm odalan;

7. Unit Pelaksana Teknis Dinas.

8. Kelompok Jabatan Fungsional.

o. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Jawa Barat, terdid atas :

1. Kepala Dinas dan W akil Kepala Dinas;

2. Bagian T ata Usaha, m em bawahk an : a ) S u b b a g i a n K e p e g a w a i a n ;

b ) Subbagian Keuangan;

c) Subbagian Umum.

3. Subdinas Bina Program, membawahkan : a ) Sek s i Da t a d a n I nf orm a s i;

b ) Sek s i Pe n yu s u n a n Pr og r am ; c) Seksi Evaluasi dan Pelaporan.

4. Subdinas Kesenian, membawahkan : a) Seksi Pengem bangan Kreativitas;

b) Seksi Kelembagaan dan Sumber Daya.

5. Subdinas Kebudayaan, membawahkan : a) Seksi Pengembangan Budaya Daerah;

b) Seksi Sejarah dan Nilai-nilai Tradisional.

(24)

NO. 20 2000 ________________________ SERL 0

6. Subdinas Bina Kepariwisataan, membawah- kan :

a) Seksi Sumber D aya;

b) Seksi Kelembagaan Pariwisata;

7. Subdinas Bina Promosi, membawahkan a) Seksi Promosi Kepariwisataan;

b) Seksi Promosi Seni dan Budaya.

8. Unit Pelaksana Teknis Dinas.

9. Kelompok Jabatan Fungsional

p. Dinas Pendapatan Propinsi Jawa Barat, terdiri atas:

1. Kepala Dinas dan Wakil Kepala Dinas;

2. Bagian Tata Usaha, membawahkan a) Subbagian Kepegawaian;

b) Subbagian Keuangan;

c) Subbagian Perlengkapan;

d) Subbagian Umum.

3. Subdinas Bina Program, membawahkan a) Seksi Data dan Informasi;

b) Seksi Penyusunan Program;

c) Seksi Evaluasi dan Pelaporan.

4. Subdinas Pajak, membawahkan a) Seksi Piutang Pajak;

b) Seksi Sengketa;

c) Seksi Pembukuan

5. Subdinas Non Pajak, membawahkan : a) S ek si P enerim aan;

b) Seksi Perimbangan;

c) Seksi Pembukuan;

(25)

NO 20 2000 SERI. D

6 . Su b d in as Pe n g e n da lia n d a n Pem b in a a n, membawahkan :

a) Seksi Pengendalian Operasional;

b) Seksi Pengendalian Pendapatan;

c) Seksi Evaluasi.

7. Unit Pelaksana Teknis Dinas.

8. Kelompok Jabatan Fungsional

q. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi Java Barat, terdiri atas :

1. Kepala Dinas dan W akil Kepala Dinas;

2. Bagian T ata Usaha, m em bawahk an : a) Subbagian Kepega waia n:

b) Subbagian Keuangan;

c) Subbagian Umum.

3. Subdinas Bina Program, membawahkan:

a ) Sek s i D a t a d a n I nf orr na s i;

b ) Sek s i Pe n yu s u n a n Pr og r am ; c) Seksi Evaluasi dan Pelaporan.

4. Subdinas Industri Logam, Kimia dan Aneka, membawahkan :

a) Seksi Logam dan Mesin;

b) S e k s i K i m i a ;

c) Seksi Agro Industri;

d) S e k s i A n e k a I n d u s t r i .

5. Subdinas Industri Kecil Menengah, memb a- wahkan :

a) Seksi Kim ia dan Agro;

(26)

NO. 20 2000 SERI. D

26

6. Subdinas Perdagangan Dalam Negeri, mem - bawahkan :

a ) S e k s i U s a h a P e r d a g a n g a n d a n P e r l i n - dungan Konsumen;

b ) Seksi Pengadaan dan Pen yaluran:

c ) Sek si Pendaf taran Perusahaan;

d ) Seksi Sarana dan Promosi Dagang.

7. Subdinas Perdagangan Luar Negeri, m em - bawahkan :

a) Seksi Ekspor Hasil Industri;

b) Seksi Ekspor Hasil Non Industri;

c) S e k s i I m p o r ;

d) Sek s i Pr om os i da n Kerj a Sam a L ua r Negeri.

8. Unit Pelaksana Tek nis Dinas.

9. Ke lom pok J a b a ta n F u na s io n a l.

r. Dinas renaga Kerja dan Transmigrasi Propinsi Jawa Barat terdiri atas :

1. Kepala Dinas dan W akil Kepala Dinas;

2. Bagian T ata Usaha, m em bawahk an : a) Subbagian Kepega waia n;

b) Subbagian Keuangan;

c) Subbagian Umum.

3. Subdinas Bina Program, m embawahkan:

a ) Sek s i Da t a d a n inf orm a s i;

b ) Sek s i Pe n yu s u n a n Pr og r am ; c) Seksi Evaluasi dan Pelaporan

.

4 . S u b d i n a s Pe n e m p a t a n T e n a g a K e r j a d a n

Puma Kerja, membawahkan :

(27)

NO 20 2000 SERI. 0

a ) S e k s i P e n e m p a t a n d a n P e n ya l u r a n Tenaga Kerja;

b ) Seksi Kerjasam a dan Pem asaran.

5. Subdinas Peningkatan Kualitas dan Puma Kerja, membawahkan :

a) Seksi Pengem bangan Pelatihan;

b) Seksi Standarisasi dan Sertifikasi.

6. Subdinas Perlindungan Tenaga Kerja dan Puma Kerja, membawahkan :

a) Seksi Pengendalian;

b) Seksi Jaminan Kesejahteraan Tenaga Kerja dan Puma Kerja.

7. Subdinas Transmigrasi, membawahkan : a ) Sek s i T ra nsm ig ra s i L ok a l;

b ) Seksi Transm igrasi Antar Daerah.

8. Unit Pelaksana Teknis Dinas.

9. Kelompok Jabatan Fungsional

s. Dinas Polisi Pamong Praja Propinsi Jawa Barat, terdiri atas :

1. Kepala Dinas dan W akil Kepala Dinas;

2. Ba g ia n T a t a Us a h a , m em ba wa hk a n a) Subbagian Kepega waia n;

b) Subbagian Keuangan;

c) Subbagian Um um .

3. Subdinas Bina Program, membawahkan :

a ) S e k s i D a t a d a n I n f o r m a s i;

(28)

NO. 20 2000 SERI.

28

4. Subdinas Tata Operasional, membawahkan : a ) Sek s i Per e nc a n aa n O pe r as io n a l;

b ) Sek s i Kerj as a in a O pe ra s io n a l.

5 S u b d i n a s P e m b i n a a n P e n y i d i k P e g a w a i Negeri Sipil, membawahkan

b ) Sek s i F as ilit as i Pem bin a a n PPN S;

c) Sek s i Pe n ingk a t a n Ka pa s it as.

6. Subdinas Pengendalian Operasional, mem - bawahkan :

a) Seksi Pengendalian Penyidik Pegawai Negeri Sipil;

b) Seksi Pengendalian Satuan Po lisi Pa- mong Praja.

7. Unit Pelaksana Teknis Dinas.

8. Kelompok Jabatan Fungsional .

(2) Penjabaran tugas pokok dan fungsi masing-masing Dinas D a e ra h d a n u n i t k e r j a dibawahnya sebagaimana dimaksud pada pasal ini, ditetapkan dengan Keputusan Gubernur.

(3) Bagan Struktur Organisasi masing -masing Dinas Daerah sebagaimana tercantum dalam Lampiran dan m er u p ak an b a g ia n ya n g t id ak t er p is a hk an d a ri Peraturan Daerah ini.

BAB V

UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS DAN UNIT KERJA

Pasal 5

(1) Dalam rangka pengembangan fungsi teknis tertentu

dan pelaksanaan kewenangan Propinsi yang masih

ada di Kabupaten/Kota dibentuk Unit Pelaksana

Teknis Dinas Daerah.

(29)

NO 20 2000 SERI. D

(2) Untuk melaksanakan kewenangan yang diserah-

kan oleh Kabupaten/Kota kepada Pemerintah Propinsi dibentuk unit kerja pada Kabupaten/Kota yang wilayah kerjanya dapat terdiri dari satu atau beberapa Kabupaten/Kota.

(3) Pembentukan, Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Dinas Daerah dan Unit Kerja sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan (2) pasal ini, ditetapkan dengan Peraturan Daerah tersendiri.

BAB VI

KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL Pasal 6

(1) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas sejumlah tenaga dalam jenjang jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang keahliannya.

(2) Setiap kelompok dipimpin oleh seorang tenaga fungsional senior yang diangkat oleh Gubernur.

(3) Jenis, jenjang dan jumlah jabatan fungsional ditetap-

kan oleh Gubernur berdasarkan kebutuhan dan beban

kerja, sesuai peraturan perundang-undangan yang

berlaku.

(30)

NO. 20 2000 SERI. U

30

BAB VII TATA KERJA

Pasal 7

(1) Dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya, Kepala Dinas, Kepala Bagian Tata Usaha, Kepala Sub Dinas, Kepala Sub Bagian, Kepala Seksi dan k e l o mp o k te n ag a f u ng s i on al w aji b me ne rap k an prinsip kordinasi, integrasi dan sinkronisasi baik dalam lingkungan masing -masing maupun antar satuan organisasi di lingkungan Pemerintah Daerah serta instansi lain di luar Pemerintah Daerah sesuai dengan tugas pokoknya masing-masing.

(2) Setiap pemimpin satuan organisasi wajib mengawasi bawahannya masing-masing dan bila terjadi penyim- p an g an ag a r m e n g am b i l l an g k ah - l a n g k a h y an g diperlukan.

(3) Setiap pemimpin satuan organisasi bertanggung - jawab memimpin dan mengkordinasikan bawahan masing-masing dan memberikan bimbingan serta petunjuk bagi pelaksanaan tugas bawahannya.

(4) Setiap Pemimpin satuan organisasi wajib mengikuti dan mematuhi petunjuk dan bertanggungjawab pada at as an n y a m as i n g - m as i n g se rt a m en y am p ai k an laporan berkala tepat waktu.

(5) Setiap laporan yang diterima oleh pimpinan satuan organisasi dari bawahannya wajib diolah dan diper- gunakan sebagai bahan untuk penyusunan laporan lebih lanjut dan untuk memberikan petunjuk kepada bawahan.

(6) D a l a m m e n y a m p a i k a n l a p o r a n m a s i n g - m a s i n g

kepada atasan, tembusan laporan wajib disampaikan

pula kepada satuan organisasi lain yang secara fung-

sional mempunyai hubungan kerja.

(31)

NO 20 2000 SERI. D

BAB VIII P E M B I A V A A N

Pasal 8

Pembiayaan Dinas Daerah dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.

BAB IX

KETENTUAN PERALIHAN Pasal 9

Unit Pelaksana Teknis Dinas dan Unit Pelaksana Teknis ya n g te la h d ibe nt uk sebe lum ditet apk an Pe ratura n D a e r a h i n i m a s i h t e t a p b e r l a k u s a m p a i d e n g a n ditetapkannya ketentuan lebih lanjut.

Pasal 10

(1) Jumlah, bentuk dan struktur organisasi Dinas-Dinas Daerah yang tercantum dalam Peraturan Daerah ini, akan ditinjau kembali selambat-lambatnya 2 (dua) tah un sejak dite ta pk ann ya d isesu aik an d en gan kemampuan, kebutuhan, beban kerja dan potensi kewenangan.

(2) Pemanfaatan personal, pembiayaan, peralatan dan dokumen yang berasal dari perangkat Pemerintah diatur lebih lanjut oleh Gubernur.

BAB X

KETENTUAN PENUTUP Pasal 11

Dengan berlakunya Peraturan Daerah ini, maka segala

peraturan perundang -undangan yang berte ntangan

dengan Peraturan Daerah ini dinyatakan tidak berlaku

(32)

No. 20 2000 SERI. U

Pasal 12

Hal-hal yang belum cukup diatur dalam Peraturan Daerah Ini sepanjang mengenai teknis pelaksanaannya akan diatur lebih lanjut dengan Keputusan Gubernur.

Pasal 13

Peraturan Daerah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.

Agar setiap orang dapat mengetahuinya, memerintahkan Pengundangan Peraturan Daerah ini dengan penem - patannya dalam Lembaran Daerah Propinsi Jawa Barat.

Ditetapkan di Bandung

pada tanggal 12 Desember 2000 GUBERNUR JAW A BARAT

ttd

R . N U R I A N A

Diundangkan di Bandung

pada tanggal 13 Desember 2000

SEKRETARIS DAERAH PROPINSI JAWA BARAT,

ttd

DANNY SETIAWAN NIP. 010 054 068

LEMBARAN DAERAH PROPINSI JAWA BARAT TAHUN 2000 NOMOR 20 SERI D.

http://www.bphn.go.id/

Referensi

Dokumen terkait

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu menetapkan Peraturan Bupati tentang Pembentukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Bupati tentang Pembentukan, Kedudukan, Susunan Organisasi,

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Walikota tentang Pembentukan, Kedudukan, Susunan Organisasi,

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu menetapkan Peraturan Bupati tentang Kedudukan, Tugas Pokok, Fungsi dan Tata Kerja Dinas

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a, perlu menetapkan Peraturan Walikota tentang kedudukan, susunan organisasi, tugas, fungsi dan tata kerja

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud di dalam huruf a dan huruf b perlu merumuskan dan menetapkan Kedudukan, Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi dan Tata Kerja

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a, perlu menetapkan Peraturan Bupati tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas, Fungsi, dan Tata

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu menetapkan Peraturan Gubernur Aceh tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas, Fungsi dan Tata