DAFTAR PUSTAKA
Atkinson & Atkinson, 1998. Pengantar Psikologi, edisi kesebelas. Batam :
Interaksara.
Atmosudirdjo,S. Prajudi, 1994. Hukum Administrasi Negara, Edisi Revisi, GhaliaIndonesia, Jakarta.
AbdurrahmanWahid, Konsep-Konsep Keadilan,
www.isnet.org/~djoko/Islam/Paramadina/00index,
http://alisafaat.wordpress.com/2008/04/10/pemikiran-keadilan-plato- aristoteles-dan- john-rawls/ , tanggal 12 Maret 2015
Bagus, Loren, 1996. Kamus Filsafat, Gramedia, Jakarta.
Bangenaar, Karel E.M., 1992. “Aturan Adalah Norma : Beberapa Aspek Mengenai Sifat Normatif dari Peraturan Perundang-undangan”, Majalah Hukum F.
Hukum UNAIR, Yuridika, No : 1 dan 2, Tahun VII, Januari-April 1992.
Bappenas, 2008. Assesment Cepat Proses Pegelolaan dan Lembaga Kebijakan di Indonesia, Proyek Pakarsa Strategis Bappenas, Jakarta
Bappenas, 2007. Modul Penerapan Prinsip-Prinsip Tata Kepemerintahan Yang Baik.
Barata, Atep, 2004. Dasar-Dasar Pelayanan Prima. Jakarta : Elex Media.
Komputindo.
Basah, Sjachran, 1986. Tiga Tulisan Tentang Hukum, Armico Bandung.
Basuki dan Shofwan, 2006. Penguatan Pemerintahan Desa Berbasis Good Governance. Malang: SPOD-FE UNIBRAW.
Batinggi, A dan Ahmad, Badudu, 2013. Manajemen Pelayanan Publik. Yogyakarta:
Andi.
Betham, David, 1993. “Liberal Democracy and the Limits of Democratisation” in David Held (ed.), Prospects for Democracy: North, South, East, West.
Cambridge: Polity Press.
Betham, David, 1990. Birokrasi, Bumi Aksara, Jakarta.
Billah, 2001. “Workshop and Seminar on Good Governance” kerjasama Utrecht University dan Airlangga University, Surabaya, 4-6, October 2001.
Blau Peter M. dan Meyer, Marshall W,1987.Birokrasi dalam Masyarakat Modern, Jakarta: UI Press.
Blau, Peter.M dan Meyer, Marshall.W, 2000, Birokrasi Dalam Masyarakat Modern, Prestasi PustakarayaJakarta.
Bob Widyahartono. “Good Governance Menang Masih Impian”
Bodenheimer, Edgar, 1967. Jurisprudence : The Philosophy And Method of Law, Brian Hoogwood dan Lewis Gunn, 1984.Policy Analysis For The Real World,
OxfordUniversity Press, 1984.
Brinkerhoff, W. Derrick, and Crosby, L. Benjamin, 2002.“Managing Policy Reform, Concept and Yools for Decision-Makers in Developing and Buchari Zainun, 1995. Administrasi dan Manajemen Kepegawaian Pemerintah
Negara Indonesia, Gunung Agung, Jakarta.
Buchori, Mochtar, 1982. Pola Tingkah Laku Birokrasi sebagai Akibat PengaruhKebudayaan, dalam Prisma, 6 Juni 1982: 70-85.
Budiarjo, Miriam, 1991.Dasar-Dasar Ilmu Politik, P.T. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
C.S.T. Kansil dan Christine S.T. Kansil, 2001, Ilmu Negara (Umum dan Indonesia), Pradnya Paramita, Jakarta.
Castles, Lance, 1986. Birokrasi : Kepemimpinan dan Perubahan Sosial diIndonesia, Surakarta, Hapsara.
Center For Population And Policy Studies, 2001.Public Service Performance, Bureucratic Corruptionin Indonesia, Gajah Mada University, Yogyakarta.
Chamblis, William J, dan Robert B.Seidman, 1971.Law, Order, and Power, AddisonWesley Publishing Company Reading, Massachusetts.
Crozier, Michael, 1964. The Bureaucratic Phenomenon, London, Tavistock Publication.
Damanhuri,Didin S., 1995. “Model-Model Pembangunan Dan Pilihan Indonesia”,Republika, Tanggal 27 Februari 1995.
Danim, Sudarwan, 2002. Menjadi Peneliti Kualitatif, Pustaka Setia, Bandung.
Darwin, Muhajir, 2007. “Abaikan Kependudukan, Negara Terancam Gagal”, Kompas,Tanggal 24 maret 2007.
Darji Darmodiharjo dan Shidarta, op cit. hal. 137 – 149. diakses peneliti http://alisafaat.wordpress.com/2008/04/10/pemikiran-keadilan-plato- aristoteles-dan- john-rawls/ , tanggal 12 Maret 2015
David Osborne dan Peter Plastrik, 2000. Memangkas Birokrasi, Lima Srategi Menuju PemerintahanWirausaha, Victory Jaya Abadi Jakarta,.
David osborne dan Peter Plastrik, 2000. MemangkasBirokrasi: Lima Strategi Menuju Pemerintahan Wirausaha, terj. Abdul Rasyid dan Ramelan,Jakarta: PPM.
David Osborne dan Ted Gaebler, 1996. Mewirausahakan Birokrasi, terj. Abdul Rasyid, Jakarta : Pustaka Binaman Pressindo.
Denhardt, Janet Valerie and Denhardt, Robert B., 2003. The New Publik Service:
Serving NotSteering, ME Sharpe Inc., New York.
Denhardt, Kathryn G, 1988. The ethics of Public Service. Westport, Connecticut:Greenwood Press.
Department of Economic and Social Affairs,2000. Promoting Ethics in the Public Service, United Nations, New York.
Didin S. Damanhuri, 2006.Korupsi, Reformasi Birokrasi dan Masa Depan Ekonomi Indonesia, Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta.
Diferensiasi New Public Management dan New Public Service
Dvorin, Eugene P. dan Robert H. Simmons, 2000. Dari Amoral Sampai BirokrasiHumanisme, Prestasi Pustakaraya, Jakarta.
Dwiyanto, Agus (ed),.2006. Mewujudkan Good Governance Melalui Pelayanan Publik. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Dwiyanto, Agus, dkk, 2008. Reformasi Birokrasi Publik di Indonesia, Yogyakarta:Gadjah Mada University Press.
Dwiyanto, Agus, et. al. 2007. Kinerja Tata Pemerintahan Daerah di Indonesia (Governance Assesment Survei 2006). Yogyakarta: PSKK.
Dwiyanto, Agus. 2008. Mewujudkan Good Governance Melalui Pelayanan Publik.
Yogyakarta : Gadjah Mada University Press.
Edy Topo Azhari, 2003. “ Upaya Meningkatkan Kinieja Pelayanan Publik”.Makalah. Disampaikan dalam Seminar Lokakarya Nasional DimensiPolitik Pelayanan Publik: Partisipasi, Transparansi & Akuntabilitas padatanggal 8-9 Oktober 2003 di Hotel Indonesia Jakarta.
Etzioni, Amitai, 1986. Organisasi-Organisasi Modern, UI-Press, Jakarta.
Evers, Hans Dieter dan Tilman Schiel, 1992. Kelompok-Kelompok Strategis : StudiPerbandingan Tentang Negara, Birokrasi, Dan Pembentukan Kelas Di DuniaKetiga, Yayasan Obor, Jakarta.
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Gadjah Mada, 2001. Volume 5, No. 2, November 2001.
Farazmand, Ali (Edit), 2009. Bureaucracy and Administration.New York: Taylor
& Francis Group.
Farmer, David John, 2005. To Kill the King: Post-Traditional Governance and Bureaucracy.USA:M.E. Sharpe, Inc.
Gasperz, Vincent, 1997.Indonesia Manajemen Kualitas : Penerapan Konsep- KonsepKualitas Dalam Manajemen Bisnis Total, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Goldstein, H, 1972. Police Policy Formulation: A Proposal for Improving Police Performance, dalam H.W. More (ed.) Critical Issues in Law Enforcement.Cincinnati: Anderson Publishing Co.
Governance and Decentralization Surve, 2006. PSKK UGM pada tahun 2006.
Gunaryo, Ahmad (et), 2001. Hukum, Birokrasi, dan Kekuasaan Di Indonesia, Walisongo Research Institute (WRI), Semarang.
Hadisuprapto, Paulus, 2006. “Ilmu Hukum dan Pendekatannya”, Makalah Dalam Rangka Dies Natalis F. Hukum Undip Semarang, Tanggal 17 Januari 2006.
Hadjon, Philipus M. dan Tatiek Sri Djatmiati, “Maladministrasi sebagai Dasar Penilaian Perilaku Administrasi (Maladministration as the Criteria of Reviewof Administrative Behaviour)”, Makalah disampaikan Dalam Seminar Non-Judicial Enforcement of Human Rights and Good Bovnance: The Ombudsman– And The Human Rights Commissions in a Comparative Perspective,
Hadjon, Philipus M. et.al,2005. Pengantar Hukum Administrasi Indonesia, GajahmadaUniversity Press, Yogyakarta.
Hamka, dkk., 2011. Tingkat Keterlibatan Masyarakat dalam Pembuatan Kebijakan di Kawasan Timur Indonesa, Laporan penelitian versi elektronik, tersedia :http://www.stialan.ac.id/artikel/artikel%20hamka.pdf (diakses 2 Mei 2015).
Hanafi, Imam, 2001. Good Governance, Demokrasi dan Keadilan Atas Sumber Daya. Jurnal Administrasi Negara Vol. II, No.1. Malang: LPD FIA UB.
Handayani, Canti Tri, 2008. Menemukan Kunci Reformasi Birokrasi, TC Media, Edisi Ke-5, Jakarta.
Handoko, Hani T, 1987. Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia, BPFE, Yogyakarta.
Handoko, Hani T, 1987. Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia, BPFE, Yogyakarta.
Harbani Pasolong, 2007. Teori Administrasi Publik. Bandung: Alfabeta.
Hardjito, Dydiet, 2001.Teori Organisasi dan Teknik Pengorganisasian, RajaGraindoPersada, Jakarta.
Hardjosoekarto Sudarsono, 1996.Strategi Pelayanan Prima, LAN, Jakarta.
Hardjosoekarto, Sudarsono, 1994. Beberapa Perspektif Pelayanan Prima, Bisnis dan Birokrasi, Jurnal Ilmu Administrasi dan Organisasi, Nomor
3/Volume II/September 1994, Universitas Indonesia.
Harian Ekonomi Neraca. “Indeks Good Governance Indonesia Terendah di Asia Harley David, 2009. Neoliberalism dan Restorasi Kelas Kapital., Resist Book,
Yogyakarta.
Hartono, Sonaryati, 2003. Panduan Investigasi Untuk Ombudsman Indonesia, KomisiOmbudsman Nasional, Jakarta.
Hatta, Mohammad. 2015. Membangun Koperasi dan Koperasi Membangun, Gramedia, Jakarta
Heady, Ferrel and Sybil l. Stokes (ed), 1962. Papers in Comparative Public Administration, The University of Michigan, Institute of Public Administration, Ann Arbor, Michigan. Islamy,M.Irfan, 1999, Reformasi Pelayanan Publik, Makalah Pelatihan Strategi Pembangunan Sumber Manusia Aparatur Pemerintah Daerah dalam EraGlobalisasi, di Kabupaten Daerah Tingkat II Trenggalek.
Hendytio, Madelina K., 1998. “Menunggu Hasil Pembenahan Birokrasi kita”, AnalisisCSIS, Vol. 27 No : 1 Januari-Maret.
Henry, Nicholas, 1995. Public Administration and Public Affairs. Sixth Edition.
EnglewoodCliffs, N.J.: Prentice-Hall International, Inc.
Hidayat, dan Sucherly, 1986.Peningkatan Produktivitas Organisasi Pemerintahan DanPegawai Negeri; Kasus Indonesia, LP3ES, Jakarta.
Himpunan Peraturan Kepegawaian Jilid 1, BAKN, Jakarta 1977.
Hood, Christoper, 1991. Public Management for All Seasons? Public Administration 69 (1): 3-19
Hosticka, C,1976. Legal Services Lawyers Encounter Clients: A Study in Street Level Bureaucracy. Disertasi Doktor, Massachussetts Institute of Technology.
Humaidi, 1993.Mengenal Ilmu Kebijakan Publik, Garuda Buana Indah, Pasuruan- JawaTimur.
Ife, Jim dan Tesoriero, Frank, 2008. Community Development: Alternatif Pengembangan Masyarakat Di Era Globalisasi(terjemahan oleh Sastrawan Manullang,dkk). Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Indarti, Erlyn, 2001. “Legal Cnstructivism ; Paradigma Baru Pendidikan Hukum DalamRangka Membangun Masyarakat Madani”, Majalah Hukum UNDIP,Masalah-Masalah Hukum, Vol. XXX, No : 3, Juli – September 2001.
Inu Kencana Syafi'i, dkk., 1999.Ilmu Administrasi Publik, Jakarta: Rineka cipta.
Irawan, Prasetya, 2004.Logika dan Prosedur Penelitian, STIA-LAN Press, Jakarta.
Iskandar, Jusman, 2004.Manajemen Publik, Puspaga, Bandung.
Islamy, Irfan, 1992.Prinsip-Prinsip Perumusan Kebijaksanaan Negara, Bumi Aksara,Jakarta.
Islamy, Muh.Irfan, 1998. Agenda Kebijakan Reformasi Administrasi Negara, Malang, Fakultas Ilmu Administrasi-Universitas Brawijaya.
Ismaun, 1970.Tinjauan Pancasila Dasar-Dasar Filsafat Negara Indonesia, CahayaRemaja, Bandung.
Ivancevich,Lorenzi, Skinner dan Crosby, 1997Manajemen Quality and Competitiveness,Irwin, Chicago.
J.B Kristiadi, 1997. “Perspektif Administrasi Publik Menghadapi Tantangan Abad 21”.
Jan Kooiman (ed.), 1993. Modern Governance: New Government-Society Interactions (London: Sage Publications, 1993), p.258.
Jones, Gareth R., 1995. Organizational Theory ; Text and Cases,Addison WesleyPublishing Company.
Jones, R., “The Citizen’s Charter Program : an Evaluation Using Hirschman Conceptof Exit Voice”, Review of Policy Issues, Vol. 1,No : 1994.
Jorgensen, Torben Beck, 1993. Modes of Governance and Administratice Change.
In Jan Kooiman, ed. Modern Governance. London: Sage, pp. 219-234.
Juliantara, Dadang (ed), 2005.Peningkatan Kapasitas Pemerintah Daerah DalamPelayanan Publik, Pembaruan, Yogyakarta.
Juniarso Ridwan dan Achmad Sodik Sudrajat, 2009.Hukum Administrasi Negara dan Kebijakan Pelayanan Publik, Nuansa, Bandung.
Jurnal Desentralisasi, Lembaga Adminisrasi Negara Republik Indonesia, Volume 5 No. 3, Tahun 2004.
Jurnal Ilmiah, Admnistrasi Publik, Birokrasi Era Reformasi, Vol. V No 1, September 2004 – Februari 2005.
Jurnal Ilmu Pemerintahan, Penataan Kelembagaan Pemerintahan, Edisi 7, Tahun 2002, Penerbit, Masyarakat Ilmu Pemerintahan.
K.A., Eliassen dan Kooiman, 1993.Managing Public Organization : Lesson FromComtemporary European Experience, Sage Publication, London.
Kabupaten/ Kota, Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara,Jakarta, 2006.
Kaisiepo, Manuel, 1987. Dari Kepolitikan Birokratik ke Korporatisme Negara:Birokrasi dan Politik Indonesia, Jurnal Politik 2, Jakarta, Gramedia.
Kamaluddin, R, 1987. Ekonomi Transportasi. Jakarta: P.T. Ghalia Indonesia.
Kamus Besar Bahasa Indonesia (2005).
Kansil, C.S.T., 1990.Sistem Pemerintahan Indonesia, Bumi Aksara, Jakarta.
Karhi Nisjar S. Ak. MM, 1997. “Beberapa Catatan tentang Good Governance”.
Dalam jurnal Administrasi dan Pembangunan.
Kartasasmita, Ginanjar, 2007. Pembangunan Menuju Bangsa Yang Maju DanMandiri, Pidato Ilmiah penerimaan gelar Dr.HC dalam Ilmu Administrasi Pembangunan dari Universitas Gajah Mada, 15 April 1995.
Kartasasmita,Ginanjar,1997. Karakteristik Dan Struktur Masyarakat Indonesia Modern, Disampaikan pada Uji Sahih Penyusunan Konsep GBHN 1998, di Yogyakarta, 29 Juni 1997.
Kartono, Drajat Tri, 2006. “Reformasi Administrasi: dari Reinventing ke Pesimisme”
Karyati,Nyimas Dwi, dkk, 2004.Kebijakan dan Manajemen Pembangunan Wilayah,Yayasan Pembaruan Administrasi Publik Indonesia, Yogyakarta.
Keban,Yeremias T., 2001. Etika Pelayanan Publik: Pergeseran Paradigma, Dilema dan Implikasinya bagi Pelayanan Publik di Indonesia , Bappenas, Jakarta: Majalah Perencaan Pembangunan Edisi 24.
Kelsen, Hans. Teori Hukum Murni,Terjemahan, Jakarta, Rimdi Press, 1995.
Kenichi Ohmae ed, 1990-1995. “The Evolving Global Economy”.
Keputusan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 46 A Tahun 2003 Tanggal 21 Nopember 2003 tentang Pedoman Penyusunan Standar Kompetensi Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil.
Koesoemahatmadja, Djenal Hoesen, 1979.Pokok-Pokok Hukum Tata Usaha Negara,Alumni, Bandung.
Koirudin. 2005. Sketsa Kebijakan Desentralisasi Di Indonesia Format Masa Depan Otonomi MenujuKemandirian Daerah. Malang: Averroes Press.
Krina, Loina Lalolo, 2003. “Indikator dan Alat Ukur Prinsip Akuntabilitas, Transparansi dan Partisipasi”. Sekretariat Good Public Governance Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. Jakarta, Agustus ( 2003).
Kristiadi,J.B, 1996, Administrasi dan Manajemen Pembangunan, LAN, Jakarta.
Kuntjoro-Jakti, Dorodjatun, 1980. “Birokrasi di Dunia Ketiga: Alat Rakyat,Alat Penguasa, atau Penguasa?”, Prisma, 10 Oktober 1980.
Kurniawan, Teguh, 2006. Hambatan dan Tantangan dalam Mewujudkan Good Government di Indonesia. http://publications-tk.blogspot.com/
Kusnardi, Moh. dan Harmaily Ibrahim, Pengantar Hukum Tata Negara Indonesia, Kusnu Goesniadhie, 2006.Harmonisasi Hukum Dalam Perspektif Perundang-
undangan, JP BOOKS, Surabaya.
Kusreni, Sri, 1999. “Pentingnya Data Kependudukan Dalam Era Otonomi Daerah” JurnalKependudukan, UNPAD, Vol.3, No. 2, Juli 1999.
Kusumah,Mulyana W., 1986.Perspektif, Teori dan Kebijaksanaan Hukum, Rajawali,Jakarta.
Laeyendeeker, L., 1983.Tata Perubahan dan Ketimpangan, Gramedia, Jakarta.
LAN – BPKP, 2000 “Pemikiran tentang Framework Code of Good Corporate Governance”. Maret 2000.
Latif, Abdul, 2005.Hukum dan Kebijaksanaan (Beleidregel) pada Pemerintahan Daerah,UII Press, Yogyakarta.
-Solving Guide. Market Street, San Fransisco: Jossey-Bass.
Lijan Poltak Sinambela, 2008.Reformasi Pelayanan Publik, Teori, Kebijakan, dan Implementasi, Bumi Aksara, Jakarta.
Lotulung, Paulus Effendi, 1994.Himpunan Makalah Asas-Asas Umum Pemerintahan YangBaik (AAUPB), Citra Aditya Bakti, Bandung. Lubis,
M. Solly, 1989.Serba-Serbi Politik dan Hukum, Mandar Maju, Bandung. Marbun, SF., 2001.Pembentukan Pemberlakuan dan Peranan Asas-Asas
UmumPemerintahan Yang Layak Dalam Menjelmakan Pemerintahan
Yang Baik danBersih di Indonesia, Disertasi, Universitas Padjajaran, Bandung.
Margono, Subando Agus, 1998. “Birokrasi, Demokrasi dan Reformasi : Sudut PandangAdministrasi Negara”, Jurnal Ilmu Sosial dan Politik, Vol. 2 No.
: 2.
Mari Pangestu, 1999. “Good Public Governance dan Pemulihan Ekonomi”. Tempo.
15 Agustus 1999.
Mariana, Dede, 2009. “Reformasi Birokrasi dan Paradigma Baru Administrasi Publik di Indonesia”Dalam Makalah Utama Konferensi Administrasi Publik, Surabaya , Mei2009, hal 1-19
Masoed, Mohtar. 1994, Negara, Kapita dan Demokrasi, Pustaka Belajar, Jakarta Mertokusumo, Sudikno,1986.Mengenal Hukum, Suatu Pengantar, Liberty,
Yogyakarta.
Merton, Robert K. et al (ed), Reader in Bureaucracy, Columbia University, The FreePress, Glencoe, Illionis, t.t.
Meuthia Ganie Rochman, Good Governance”. Kompas 23 Agustus, 1999.
Miftah Thoha, 2003.Ilmu Administrasi Negara, Jakarta: Rajawali Press, cet. keVIII.
Milovanovic, Dragan, 1994.A Primer in The Sociology of Law, Harrow and Heston, NewYork.
Moelatingsih, Moempoeni, 2003. Implementasi Asas-Asas Hukum Tata Negara MenujuPerwujudan Ius Constituendum Di Indonesia, Pidato Pengukuhan Guru BesarF. Hukum UNDIP, Semarang.
Moerdiono, 1993.Birokrasi dan Administrasi Pembangunan, Pustaka Sinar Harapan,Jakarta.
Moestopadidjaja, 1997. Transformasi Manajemen Menghadapi Globalisasi Ekonomi. Birokrasi danGlobalisasi dalam Jurnal
AdministrasiPembangunan. Vol. 1, No.1. 28-46.
Moh. Busryo Muqoddas dkk, 1992.Politik Pembangunan Hukum Nasional, UII Press, Yogyakarta.
Mohammad, Ismail, 1991. “Kualitas Pelayanan Masyarakat; Konsep dan Muchsan, 1982.Hukum Administrasi Negara, Liberty, Yogyakarta.
Muhaimin, Yahya dan Collin Mac Andrews (ed), 1980.Masalah-Masalah PembangunanPolitik, Gadjahmada University Press, Yogyakarta.
Muhaimin, Yahya, 1980. Beberapa Segi Birokrasi di Indonesia, Prisma No.10, Jakarta, LP3ES.
Mulyosudarmo, Soewoto, 2000. “Tinjauan Yuridis Terhadap Kekuasaan Pemerintah Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat”, Makalah Disampaikan dalam ForumWorkshop tentang Revitalisasi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat KabupatenMadiun, 18-19 April 2000.
Muridan S Widjojo, 2009. Kegagalan Pembangunan dan Birokrasi di Tanah Papua, LIPI.
Musanef, 1989.Sistem Pemerintahan Di Indonesia, C.V. Haji Masagung, Jakarta.
Ndraha, Taliziduhu, 1986. Birokrasi Pembangunan : Dominasi atau Alat Demokratisasi, Jurnal Ilmu Politik 1, Jakarta, Gramedia.
Nirwandar, Sapta, 1999.Kewenangan Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/ Kota Sebagai Penjabaran UU No. 22/1999 Tentang Pemerintahan Daerah,MENPAN, Jakarta.
Notohamidjojo., O, 1975.Demi Keadilan dan Kemanusiaan : Beberapa Bab Dari FilsafatHukum, Gunung Mulia, Jakarta.
Nugroho D, Riant, 2003. Reinventing Pembangunan, Jakarta: Elex Media.
Nugroho, R., 2014. Kebijakan Publik di Negara-Negara Berkembang, Pustaka Pelajar, Yogyakarta.
Osborne David, Ted Gabler, 1996. Mewirausahakan Birokrasi (Reinventing Government), Pustaka Binawan Pressindo.
Osborne, David dan Peter Plastrik, 2004.Memangkas Birokrasi :Lima Strategi MenujuPemerintahan Wirausaha, PPM, Jakarta.
Osborne, David dan Plastrik, Peter, 2000. Memangkas Birokrasi: Lima StrategiMenuju Pemerintahan Wirausaha, Jakarta, PPM.
Osborne, David and Ted Gaebler, 2000. Mewirausahakan Birokrasi (Reinventing Government). Lembaga Manajemen PPM, Jakarta.
Osborne, David and Peter Plastrik, 1997. Memangkas Birokrasi, Lima Strategi Menuju Pemerintahan Wirausaha, Lembaga Manajemen PPM, Jakarta.
Osborne.D and T.Gaebler, 1992. Reinventing Government; How The Enterpreneurial Spirit is Transforming The Public Sector, Rending Mass:
Addison-Wesley.
Pasolong, Harbani, 2007. Teori Administrasi Publik, Penerbit Alfabeta, Bandung.
Perkasa, Vidhyandika, 2008. Identifikasi Akar Penyebab Tata Pemerintahan Yang Lemah Di Wamena, Papua, Policy Brief AIGRP.
Peters, A.A.G. dan Koesriani Siswosoebroto (ed), 1990. Hukum dan Perkembangan Sosial;Buku Teks Sosiologi Hukum, Buku III, Pustaka Sinar Harapan, Jakarta.
Pizzorno, A, 1978. Political Exchange and Collective Identity in Industrial Conflict, dalam Colin Crouch & Alessandro Pizzorno (eds.) The Resurgence of Class Conflict in Western Europe Since 1968, Vol. 2. London: Macmillan.
Podegecki, Adam,1987. Pendekatan Sosiologis Terhadap Hukum, Bina Aksara, Jakarta.
Pramusinto, Agus,2009. “Reformasi tanpa Peningkatan Kesejahteraan:Bagaimana Memberikan Energi untuk Birokrasi” dalam AgusPramusinto dan Wahyudi Kumorotomo (Ed), Governance Reform diIndonesia: Mencari Arah Kelembagaan Politik yang Demokratis danBirokrasi yang Profesional, Yogyakarta: Gava Media dan MAP-UGM.
Pratikno, “Urgensi Reformasi Basis Kekuasaan Birokrasi Di Indonesia”, JurnalKebijakan dan Administrasi Publik, UGM, Vol. 2 No : 1, Februari Pujirahayu, Esmi Warassih, 2008.Pranata Hukum Sebuah Telaah Sosiologis,
Suryandaru Utama, Semarang.
Putra, Fadilah dan Syaiful Arif, 2001.Kapitalisme Birokrasi : Kritik ReiventingGovernment Osborne-Gaebler, LKIS Kerjasama dengan Puspek AverroesMalang, Yogyakarta.
Rahardjo, Satjipto, 2005. “Hidup Tak Boleh Dipenjara Undang-Undang”, Kompas Tanggal15 Oktober 2005.
Rakhmat, Jalaluddin, 1999. Rekayasa Sosial., Remaja Yosdakarya, Devisi Buku Umum, Bandung.
Rancangan Undang-Undang tentang Administrasi Pemerintahan.
Rancangan Undang-Undang tentang Pelayanan Publik.
Rapar,J.H.,2002. Filsafat Politik Plato,Aristoteles,Agustinus,Machiavelli: PT.Raja Grafindo Persada, Jakarta.
Rasyid, Ryass, 2000.Makna Pemerintahan, Tinjauan Dari Segi Etika Dan Kepemimpinan,Mutiara Sumber Widya, Jakarta.
Rasyid, Ryass, 2000. Peningkatan SDM Aparatur dan Tata Laksana serta Pelayanan Publik. (Ceramah Meneg. PAN di KBRI London, Tgl. 20 Juni 2000).
Rasyidi, Lili dan J.B. Wiyasa Putra, 1993.Hukum Sebagai Suatu Sistem, RemajaRosdakarya, Bandung.
Ratminto & Atik Septi Winarsih, 2006. Manajemen Pelayanan. Jakarta: Pustaka Pelajar.
Ratminto,dan Atik Septi Winarsih, 2005.Manajemen Pelayanan, Pustaka Pelajar,Yogyakarta.
Reed, Michael, 2001. From Eating to Meeting: The Rise of the Meeting Society, Theory, Culture, and Society, 18 (5): 131-143 In
Reimer, J.W, 1976. Deviance as Fun a Case of Building Construction Workers at Work. American Sociological Associations, 71.
Ridwan H.R., 2006.Hukum Administrasi Negara, Raja Grafindo Persada, Jakarta.
Robert, Heller, 2002. Effective Leadership, Dian Rakyat, Jakarta.
Robert, Heller, 2006. Managing People, Dian Rakyat, Jakarta.
Rochadi, Sigit, 2005.Kinerja Pemberdayaan Masyarakat Di Era Otonomi Daerah,Laporan Penelitian Untuk Departemen Dalam Negeri, Jakarta.
Rochwulaningsih,Yeti, 1996. ”Praktik Birokrasi Pemerintahan Di Indonesia SuatuTinjauan Sosial Budaya”, Lembaran Sastra, No. 20/1996.
Rohit, Ramaswamy, 2000. Design And Management Of Services Processes, AddisonWesley Pbi, Company, Massachusetts.
Rohman, Ahmad, dkk, 2010. Reformasi Pelayanan Publik. Malang: Averroes Rusli, Said, 1996.Pengantar Ilmu Kependudukan, LP3ES, Djambatan, Jakarta.
Said, M. Mas’ud, 2007. Birokrasi Di Negara Birokratis, UMM Press, Malang.
Salam, Dharma Setyawan,2003.Manajemen Pemerintahan Indonesia, Djambatan, Jakarta.
Salusu, J., 1996. Pengambilan Keputusan Strategik : Untuk Organisasi Publik dan NonProfit. Grafindo, Jakarta.
Saputra, M. Nata, 1988. Hukum Administrasi Negara, Rajawali, Jakarta.
Saragih, Bintan R., 1999. Makalah Pembanding” Kapabilitas DPR Dalam PemantapanGood Governance”, disampaikan dalam Seminar Hukum Nasional Reformasi Hukum Menuju Terwujudnya Masyarakat Madani (Civil Society), Badan Pembinaan Hukum Nasinal (BPHN) Departemen Kehakiman RI, Jakarta 12-5 Oktober 1999.
Sartini, 2004. Menggali Kearifan Lokal Nusantara: Sebuah Kajian Filsafat., Jurnal Filsafat.
Sarundajang, 1999.Arus Balik Kekuasaan Pusat ke Daerah, Sinar Harapan, Jakarta.
Sedarmayanti,1994. Restrukturisasi dan Pemberdayaan Organisasi, Mandar, Jakarta.
Sedarmayanti, 2004. Good Governance, Kepemerintahan yang Baik, Bagian Dua:
Mandar Maju, Bandung.
Sedarmayanti. 2010. Reformasi Administrasi Publik, Reformasi Birokrasi, dan Kepemimpinan Masa Depan: Refika Aditama, Bandung.
Sekretariat Jenderal MPR RI, 2002.Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik
Indonesia, Jakarta. 860 Jurnal Hukum, Vol XXVIII, No. 2, Desember 2012.
Semil, Nurmah, 2005. Servis Quality (Servqual). Pelayanan Publik Instansi Pemerintah dan The New Public Service. Jurnal Ilmu Administrasi Negara (JIANA) Vo. 5 No. 1, Januari 2005.
Setiawan, Akhmad, 1998.Perilaku Birokrasi Dalam Pengaruh Paham Kekuasan Jawa,Pustaka Pelajar, Yogyakarta.
Setiono, Budi, 2002, Jaring Birokrasi: Tinjauan dari Aspek Politik dan Administrasi, Cakung Payangan Bekasi, Gugus Press.
Shadr, Ayatullah Muhammad Baqir, 2013. Falsafatuna., Rausyan Fikr Institute, Yogyakarta.
Shofari, Bambang, 2000.Perencanaan Strategi Dan Pengukuran Kinerja Organisasi, BAPELKES, Jawa Tengah.
S.H., Hariyoso,2002.Pembaruan Birokrasi dan Kebijakan Publik, Peradaban, Jakarta.
Siagian, Sondang P, 1995. Teori Pengembangan Organisasi, Bumi Aksara, Jakarta.
Sianipar, J.P.G, 1995.Managemen Pelayanan Publik, LAN, Jakarta.
Sidharta, Bernard Arief, 1999.Refleksi Tentang Struktur Ilmu Hukum, Mandar Maju,Bandung.
Sidin, 2002. Menuju Pembaharuan Birokrasi pemerintahan, Kupang Pos edisi Kamis3/10/2002.
Singler, Yay A, dan Benyamin R. Beede, 1977.The Legal Sources of Public Policy, TheHeath and Co.
Siregar, M,1990. Beberapa Masalah Ekonomi dan Manajemen Pengangkutan.
Jakarta: FE-UI Press.
Smith, B.C., 1985. Decentralization : The Teritorial Dimension of theState.
George Allen & Unwin. London.
Soehardjo,1991.Hukum Administrasi Negara, Pokok-Pokok Pengertian SertaPerkembangannya Di Indonesia, UNDIP, Semarang.
Soehino, 2000.Ilmu Negara, Liberty, Yogyakarta.
Soekanto, Soerjono, 1983Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penegakan Hukum,RajaGrafindo Persada, Jakarta.
Soekanto,Soerjono dan Ratih Lestarini, 1988.Fungsionalisme dan Teori Konflik DalamPerkembangan Sosiologi, Sinar Grafika, Jakarta.
Soemitro, Ronny Hanitijo,1985.Metodologi Penelitian Hukum. Ghalia Indonesia.
Jakarta.
Soemitro, Ronny Hanitiyo, 1985.Studi Hukum Dan Masyarakat, Alumni, Bandung.
Soeprapto, Maria Farida Indrati, 1998.Ilmu Perundang-Undangan : Dasar-Dasar danPembentukannya, Kanisius, Yogyakarta.
Soni Soemarsono, 2001. “Peranan Akuntansi dalam Sektor Publik padaEra Otonomi Daerah bagi Pemerintahan Daerah dan MasyarakatMenuju Terciptanya Good Governance” , Makalah disampaikan padaDiskusi Panel sehari di Istana Ballroom Sari Pacific, Kamis, 22 Maret2001.
Spradley, J.P, 1979. The Ethnographic Interview. New York: Rinehart-Winston.
Steer, Richard.M, 1985, Efektivitas Organisasi, cetakan II, Erlangga, Jakarta.
Steinberg, Sheldon.S dan Austern, David T, Government, Ethics And Managers : Penyelewengan Aparat Pemerintahan, Remaja Rosda Karya,Bandung.
Subandi, 2015, Ekonomi Koperasi, Alfabeta, Bandung
Sugiyanto, 2004. “Mengukur Kinerja Kebijakan Publik (Pertanyaan Korelasional TerhadapAktualisasi Good Governance)”, Jurnal Good Governance, Vol.3, No : 1,Mei, 2004.
Suharto, Edi, 2006. “Peta dan Dinamika Welfare State di Beberapa Negara”,Makalah Seminar, “Mengkaji Ulang Relevansi Welfare State danTerobosan melalui Desentralisasi-Otonomi di Indonesia”, IREYogyakarta dan Perhimpunan Prakarsa Jakarta, Yogyakarta, 25 Juli2006.
Sulistyani, Ambar Teguh (ed), 2004.Memahami Good Governance Dalam PerspektifSumber Daya Manusia, Gaya Media, Yogyakarta.
Sumarto, Hetijah Sj., 2004.Inovasi, Partisipasi Dan Good Governance; 20 PrakarsaInovatif dan Partisipasi Di Indonesia, Yayasan Obor Indonesia, Jakarta.
Supriatna, Tjahya, 1997.Administrasi Birokrasi Dan Pelayanan Publik, Nimas Multi,Jakarta.
Supriyadi, Anwar, 2004. “Etika Birokrasi Dalam Mewujudkan Good Governance’
JurnalGood Governance, STIA-LAN, Jakarta, Vol.3, No :1, Mei 2004.
Surbakti, Ramlan, 1994. Karakteristik Dan Penampilan Birokrasi Perkotaan, Program Pasca sarjana Ilmu-Ilmu Sosial, Universitas Airlangga.Surabaya.
Surbakti, Ramlan,1992. Memahami Ilmu Politik, Gramedia Widiasarana Indonesia, Jakarta.
Surie, H.G,1987.Ilmu Administrasi Negara : Suatu Bacaan Pengantar. Gramedia, Jakarta.
Suryo, Djoko, 1993.Transformasi, Budaya Birokrasi Dari Tradisionalitas Ke Modernitas,Makalah dalam Seminar Reformasi Administrasi Negara, FISIP-UGM,Yogyakarta.
Suryono, Agus, 2005. Ekonomi Politik Pembangunan, Brawijaya,Malang.
Susanto, Budaya Perusahaan, 1997.Alexmedia Komputindo, Jakarta.
Susanto, I.S.,1999. Kejahatan Korporasi Di Indonesia, Produk Kebijakan Rezim Syafii Inu Kencana, dkk, 1999.Ilmu Administrasi Publik, Rineka Cipta, Jakarta.
Syuhadak, Mohammad, 1994.Administrasi Kepegawaian Negara, Teori dan PraktekPenyelenggaraannya Di Indonesia, Gunung Agung, Jakarta.
Tachjan,2006. Implementasi Kebijakan Publik. Bandung: AIPI Bandung – Puslit KP2W Lemlit Unpad.
Terdiman, R, 1987. Discourse-Counter Discourses: The Theory and Practice of symbolic Resistance in Nineteenth Century France. Ithaca: Cornell UniversityPress.
Teubner, Gunther, 1978. “Substantive And Reflexive Elements in Modern Law”, Law andSociety Review, Vol. 17, Number 2.
The Liang Gie, 2006. Etika Administrasi Pemerintahan, UniversitasTerbuka, Jakarta.
Thoha, Miftah dan Dharma, Agus (editor), 1999. Menyoal Birokrasi Publik, Balai Pustaka, Jakarta.
Tim, Perumus Lemhanas,1982.Stratifikasi Kebijaksanaan Nasional, Lemhanas, Jakarta.
Tjandra, W, Riawan, dkk, 2005.Peningkatan Kapasitas Pemerintah Daerah dalamPelayanan Publik, Pembaruan, Yogyakarta.
Tjandra, W. Riawan, 2008.Hukum Administrasi Negara, Universitas Atmajaya,Yogyakarta.
Tjiptoherijanto, Prijono,2004.Kependudukan Birokrasi dan Reformasi Ekonomi:Pemikiran dan Gagasan Masa Depan Pembangunan, Rineka Cipta, Jakarta.
Tjokrowinoto, Moeljarto, 1996.Pembangunan Dilema dan Tantangan, Pustaka Pelajar , Yogyakarta.
Tjokrowinoto, Moeljarto, dkk, 2004.Birokrasi Dalam Polemik, Pustaka Pelajar,Yogyakarta.
Touraine, A, 1981. The Voice and Eye: An Analysis of Social Movements. London: Cambridge University Press.
Travers, Max, 2007. The New Buraucracy: Quality Assurance and Its Critics. Great Britain: Cromwell Press, Trowbridge.
Tri Widodo W. Utomo, internet, Reinventing Government dan Semangat Kewirausahaan sektor publik. dari:http://www.apa.org/kurdek.html.
Triastuti, M.R.H., 2003. Rekonsilisiasi Nilai Demokrasi dan Birokrasi dalam Proses Formulasi Kebijakan Publik, Jurnal Administrasi Publik, No. 2 Vol. 2003: 125-139.
Dorsey.
Undang-Undang No. 25/1992 tentang Koperasi.
Undang-Undang No. 22/1999 tentang Pemerintahan Daerah.
Undang-Undang No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik Undang-Undang No. 25/2009 tentang Pelayanan Publik Undang-Undang No. 13/2003 tentang Ketenagakerjaan Undang-Undang No. 32/2004 tentang Pemerintahan Daerah Undang-Undang No. 9/2004 tentang Peradilan Tata Usaha Negara Undang-Undang No.37/2008 tentang Ombudsman
Undang-Undang No.2/2017 tentang Jasa Konstruksi Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah
Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Tahun 1999 Nomor 60, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3839).
Undang-Undang Republik Indonesia No. 25 tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik
UU Nomor 10 Tahun 1998 jo. UU Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan;
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat;
Undang-Undang nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan;
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah;
Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas;
Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah;
Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang;
Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan;
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro;
Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian;
Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan
UNDP Indonesia,2009. Menakar Demokrasi Di Indonesia: Indeks Demokrasi Indonesia 2009, United Nations Development Programme, Jakarta.
United Nations Development Programme, 2002. UNDP and Governance for Sustainable Human Development (New York: UNDP policy paper, 2002).
Lihat juga Goh Ban Lee, Non-Compliance: A Neglected Agenda in Urban Governance (Kuala Lumpur: Institute Sultan Iskandar, 2002), pp.218-27.
Utama, Yos Johan, 2006. “Beberapa Catatan Peran RUU Administrasi dan PeningkatanPelayanan Publik Sebagai Dasar Reformasi Birokrasi”.
Makalah disampaikanpada Dialog Nasional Hukum dan Non Hukum, Fakultas Hukum UNDIPSemarang, Tanggal 17-19 Juli 2006.
Utrecht, E., 1961.Hukum Administrasi Negara Indonesia, Ichtiar, Jakarta.
Vago, Steven, 1981. Law And Society, Prentice Hall Inc, Jersey.
Vallenhoven, C. Van., 1981.Penemuan Hukum Adat, Djambatan, Jakarta.
Van Apeldorn, 1983. Pengantar Ilmu Hukum, Jakarta.
Van Meter, D. & Carl Van Horn, 1975. The Policy Implementation Process: A Conceptual Framework. Administration and Society, Vol. 6: 4.
Vroom,CW, 1982. Pembangunan Organisasi: Sebuah Telaah Ulang tentang Tesis Birokrasi Patrimonial Rasional di Asia, Jakarta, Prisma 6, LP3ES.
Wahab, Solichin Abdul, 1991.Analisis Kebijaksanaan :Dari Formulasi Ke ImplementasiKebijaksanaan Negara, Bumi Aksara, Jakarta.
Wahyudi Kumorotomo, 2006. “Pelayanan yang Akuntabel dan Bebas dari KKN”,dalam Agus Dwiyanto,ed .2006. Mewujudkan Good Governance MelaluiPelayanan Publik. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Wahyudi,Andy,2010. Urgensi Komunikasi Dalam Menunjang Efektivitas Penyelenggaraan Pelayanan Publik,Samarinda: Borneo Administrator, Vol.6 No.3
Wallace, Walter L., 1984.Metode Logika Ilmu Sosial, Bumi Aksara, Jakarta.
Waluyo, S.Sos, M.Si, 2007.Manajemen Publik, Konsep, Aplikasi dan
Implemenasinya dalamPelaksanaan Otonomi Daerah, Mandar Maju, Bandung.
Warella, Y., 1997. Administrasi Negara dan Kualitas Pelayanan Publik, PidatoPengukuhan Guru Besar Madya Ilmu Administrasi Negara FISIP UNDIP,Tanggal 29 November 1997.
Warwick, Donal P., 1975. A Theory Of Public Bureaucracy, Harvard University Press.Cambridge Massachusetts.
Wasistiono, Sadu, 2003.Etika Hubungan Legislastif –Eksekutif Dalam PelaksanaanOtonomi Daerah, Fokus Media, Bandung.
Waters, Malcolm, 1994. Modern Sociological Theory, Sage Publications, London, Thousand Oaks, New Delhi.
Weber, Max, 1979. Economy And Society : An Of Interpretive Sociology, And Power, Mc-Graw Hill Book Company Limited, London.
Wibowo, Eddi, dkk, 2004.Hukum dan Kebijaksanaan Politik, YPAPI, Yogyakarta.
Widodo, Joko,2004.Membangun Birokrasi Berbasis Kinerja, Banyumedia, Malang-Jatim.
Widyahartono, B,1986. Manajemen Transportasi, Universitas Terbuka Depdikbud, Jakarta.
Wignjosoebroto, Soetandyo, 1989.Dari Hukum Kolonial Ke Hukum Nasional ; SuatuTelaah Mengenai Transplantasi Hukum Ke Negara-Negara Yang TengahBerkembang Khususnya Indonesia, Pidato Pengukuhan Guru Besar UNAIR,Surabaya.
Wignjosoebroto,Soetandyo, 2002.Hukum, Paradigma, Metode dan Dinamika Masalahnya,Elsam dan Huma, Jakarta.
Wijaya, Andy, 2006. Good Governance dan Mewirausahakan Birokrasi:
Kesinergian untuk Kesejahteraan Rakyat
Widjaya, I.G Rai, 2002, Hukum Perusahaan peseroan Terbatas, Megapoin, Jakarta Wild, de A.H, 1994. ”Pendidikan Hukum Antara Ilmu dan Profesi”, Majalah F.
HukumUNPAR, Pro Justitia, Tahun XII, No : 1, Januari, 1994.
Willis, F.N.Jr., 1966. Initial Speaking Distance as a Function of Speakers’
Relationship. Psyconomic Science, 2: 221-22.
Wilson, J.Q, 1967. The Birocracy Problem. The Public Interest. Winter.
Wilson, O.W. & McLaren, R.C, 1977. Police Administration. NY: McGraw-Hill.
Winarta, Frans H., 1999. Governance and Corruption, Makalah “Conference on GoodGovernance in East Asia Realities, Problem, and Challenges,”diselenggarakan oleh CSIS, Jakarta, tanggal 7 Nopember 1999.
WMK, Anwari, 2003. “Birokrasi Indonesia, Hegelian Atau Marxis?”, Kompas, Tanggal 8April 2003.
Wolf, E.R, 1966. Kinship, Friendship, and Patron-Client Relations in Complex Societies, dalam Michael Banton (ed.) The Social Anthropology of Complex Societies. London: Tavistock, hal, 1-22.
World Development Report 1996. “From Plan to Market”.1996
World Development Report 1997. “The State in a Changing World” 1997.
World Public Sector Report, 2005. Unlocking the Human Potential for Public Sector Performance. New York: Department of Economic and Social Affairs, United Nation.
Yanto, Subari & Arifin Zainal, 2007/2008. FilsafatIlmu (Pengantar Kuliah Umum
Di Perguruan tinggi),
Anugerah Mandiri, Makassar.
Yasin, Mohamad, 2004.Dasar-dasar Demografi, F. Ekonomi-UI, Jakarta.
Yate, Douglas, 1982. BureucraticDemocracy : The Search forDemocracy and Efficiency inAmerican Government. Cambridge,MA : Harvard University Press.
Yeremias T. Keban, Prof. Dr., 2008.Enam Dimensi Strategis Administrasi Publik, Konsep, Teoridan Isu, Gaya Media, Yogyakarta.
Yusriyadi, 2000. ”Alternatif Pemikiran Tentang Paradigma Ilmu Hukum Indonesia” dalamWajah Hukum Di Era Reformasi; Kumpulan Karya Ilmiah Menyambut 70Tahun Prof. DR. Satjipto Rahardjo,S.H., Citra Aditya Bakti, Bandung.
Zulkarnain, Happy Bone, 1986. ”Etika Pelayanan Publik dalam PJPT II”, Manajemen Pembangunan, Bandung, No. 16 / IV.