PT RED PLANET INDONESIA, TBK.
RAPAT UMUM
PEMEGANG SAHAM TAHUNAN
Jakarta, 31 Agustus 2021
Susunan Dewan
Komisaris dan Direksi
Perseroan
▪ Bapak Hapsoro – Komisaris Utama
▪ Bapak Suganto Gunawan – Komisaris Independen
▪ Bapak Mayjen TNI (Purn.) Adang Ruchiatna Puradiredja – Komisaris Independen
Dewan Komisaris
▪ Bapak Suwito – Direktur Utama
▪ Bapak Mark Michael Reinecke – Direktur
▪ Bapak Timothy John Hansing – Direktur
▪ Bapak Rivolinggo Pamudji – Direktur Independen
Dewan Direksi
• Red Planet Indonesia merupakan perusahaan publik, pengembang, pemilik dan sekaligus operator hotel ekonomis di Indonesia.
• Red Planet Indonesia adalah anak Perusahaan dari Red Planet Hotels Limited jaringan hotel ekonomis terbesar di Asia.
• Portofolio sebanyak 31 properti yang sudah beroperasi, tersebar di Indonesia, Thailand, Filipina dan Jepang dan 8 properti dalam pengembangan.
• Red Planet Indonesia saat ini memiliki 7 hotel ekonomis yang berlokasi di Bekasi, Makassar, Palembang, Pasar Baru-Jakarta, Pekanbaru, Solo dan Surabaya.
• Perusahaan juga memiliki 1 hotel Pusako yang berlokasi di Bukittinggi.
Kondisi Umum Perseroan
Red Planet Indonesia
7 HOTELS IN INDONESIA
Pekanbaru 139 rooms Palembang 146 rooms
Bekasi 156 rooms
Jakarta Pasar Baru 161 rooms
Solo 152 rooms
Surabaya 155 rooms Makassar 144 rooms
Total 1,053 rooms
Red Planet Grup
NUMBER OF HOTELS: 39 31 in operation
8 under development NUMBER OF ROOMS: 6,739 4,991 in operation
1,748 under development
Mata Acara RUPS
1. Laporan Direksi mengenai jalannya usaha Perseroan dan tata usaha keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Independen dan Laporan Tahunan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 serta Laporan Pelaksanaan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan dalam Tahun Buku 2020;
2. Penunjukan Kantor Akuntan Publik Independen yang akan melakukan audit atas buku-buku Perseroan untuk tahun buku yang akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2021;
3. Perubahan susunan Direksi dan Komisaris Perseroan;
4. Penetapan paket remunerasi anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan untuk tahun buku 2021;
Mata Acara RUPS
5. Perubahan Anggaran Dasar Perseoran dalam rangka penyesuaian dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka.
Mata Acara RUPS (Lanjutan)
Mata Acara Rapat
Pertama
Mata Acara Pertama Rapat
Laporan Direksi mengenai jalannya usaha Perseroan dan tata usaha keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Independen dan Laporan Tahunan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 serta Laporan Pelaksanaan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan dalam Tahun Buku 2020.
Red Planet Indonesia memiliki dan mengoperasikan 8 (delapan) Hotel di beberapa wilayah Indonesia, 7 (tujuh) diantaranya adalah Red Planet Hotel yang merupakan Hotel Ekonomis dan 1 (satu) hotel full-service, yaitu Hotel Pusako di Bukittinggi.
Dari seluruh Red Planet Hotel di Indonesia, tingkat hunian tertinggi selama tahun 2020 diraih oleh:
• Red Planet Palembang : 65,13%
• Red Planet Bekasi : 63,74%
• Red Planet Solo : 54,16%
Kinerja Perseroan
Laporan Laba Rugi Konsolidasian 2019 vs 2020 (Diaudit)
*Catatan: Jumlah dalam Jutaan Rupiah 68,170
42,427
2019 2020
Revenue
36,162
21,153
2019 2020
Gross Margin
13,142
14,400
2019 2020
Depreciation
4,174
(6,265)
2019 2020
EBITDA
2,723
2,299
2019 2020
Interest Expense
(11,692)
(22,963)
2019 2020
Loss before tax
Neraca Perseroan 2019, 2020, Q2 2020 dan Q2 2021
464,540
436,431
451,034
427,445
2019 2020 Q2 2020 Q2 2021
Total Assets
66,196 67,270
63,922
66,480
2019 2020 Q2 2020 Q2 2021
Total Liabilities
398,344
369,161
387,112
360,965
2019 2020 Q2 2020 Q2 2021
Total Equity
17%
18%
17%
18%
2019 2020 Q2 2020 Q2 2021
Liabilities to Equity
Penjualan Kamar
-24.52% di 2020 vs 2019
21,764
20,039
23,180
21,562
17,551
21,576
24,292
22,813 23,022
23,909 24,229 24,078
20,764 20,411
15,668
9,088
10,817
14,876 15674
17547
16272
19120
20453
21621
- 5,000 10,000 15,000 20,000 25,000 30,000
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Room Nights
2019 2020
Berikut ini adalah rincian komponen Laba Rugi Komprehensif konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, yang komponen-komponen pokoknya telah kami uraikan sebelumnya:
1. Perseroan membukukan pendapatan usaha sebesar Rp42,43 miliar. Jumlah tersebut menurun 37,76% atau sebesar Rp25,74 miliar dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp68,17 miliar. Penurunan pendapatan usaha khususnya dipengaruhi oleh penurunan pada pendapatan kamar sebesar Rp20,16 miliar serta pendapatan makanan dan minuman sebesar Rp3,83 miliar yang disebabkan oleh pandemi Covid-19 sejak pertengahan Maret 2020 sampai dengan saat ini, dimana pada triwulan 2 dan triwulan 3 Pemerintah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di hampir seluruh kota-kota besar di Indonesia, sehingga mengakibatkan penurunan drastis dalam pergerakan perekonomian dan mobilitas masyarakat antar kota baik untuk kegiatan bisnis maupun wisata lokal.
2. Sejalan dengan menurunnya pendapatan usaha dan berbagai efisiensi biaya secara ketat dan pengurangan biaya, maka laba kotor Perseroan mengalami penurunan sebesar 41,51%
atau setara Rp15,01 miliar dari Rp36,16 miliar pada tahun 2019 menjadi Rp21,52 miliar pada tahun 2020.
3. Perseroan mencatat rugi sebelum pajak sebesar Rp22,96 miliar, meningkat 96,41% atau setara Rp11,27 miliar dibanding tahun 2019 sebesar Rp11,69 miliar. Meningkatnya rugi sebelum pajak terutama bersumber dari peningkatan rugi operasi sebesar Rp11,93 miliar.
Penjelasan
Penetapan Penggunaan Laba Bersih Tahun Buku 2020
Secara keseluruhan sebagaimana dilaporkan dalam Laporan Keuangan Audit, Perseroan masih mencatat kerugian bersih selama tahun 2020 sehingga Perseroan belum dapat membagikan dividen.
Strategi Perseroan
Fokus kepada kebutuhan dan
kepuasan konsumen
Mengembangkan aspek pemasaran
melalui sosial media
Mengarahkan reservasi hotel melalui platform
Red Planet
Red Planet Indonesia Brand Standards
• Tingkat rata-rata penambahan pengguna baru sebesar 2.9 ribu FOLLOWERS semenjak awal periode pandemi (Maret sampai dengan Desember 2020)
• Promo Code adalah kata kunci terbanyak yang sering digunakan dalam sosial media kami, diikuti dengan kata kunci HOTEL AMAN, MENGINAP AMAN.
Digital & Media Sosial
HASIL PROMO CODE 2020
Protokol Red Planet Hotels Untuk Covid-19
Kami selalu memprioritaskan kesehatan, keselamatan dan kenyamanan Anda. Kami tunggu kedatangan Anda kembali. Sampai Jumpa!
Protokol Red Planet Hotels Untuk Covid-19
Dalam hal penanganan Covid-19, perusahaan berperan penting dalam menjaga kesehatan karyawan.
Perseroan telah mengikuti dan mengimplementasikan secara ketat prosedur-prosedur kesehatan yang berlandaskan pada Post Quarantine Hotel Standard Operating Procedure yang diterbitkan pada 8 Juni 2020. Prosedur kesehatan tersebut dilaksanakan di kantor pusat maupun lokasi hotel Perseroan yang diuraikan sebagai berikut:
a. Standar Prosedur Operasi Karyawan Hotel, Mitra (Housekeeping, Keamanan, dan Vendor), dan Tamu
b. Standar Prosedur Operasi Penanganan Kasus Dugaan Covid-19 c. Penerapan Informasi mengenai Covid-19
d. Proses Disinfeksi Setiap Hari e. Penyediaan Hand Sanitizers
f. Sanitasi Reguler Hotel (Area Publik) g. Sanitasi Reguler Kamar Tamu
h. Pemasangan Sneeze Guards
i. Social Distancing: Mengelola Antrian j. Social Distancing: Mengelola Elevator
Protokol Red Planet Hotels Untuk Covid-19
Sertifikasi CHSE KEMENPAREKRAF
Certification: CHSE Indonesia Care
Red Planet Jakarta
Pasar Baru Red Planet Solo Red Planet Surabaya Red Planet Makassar
Red Planet Bekasi Red Planet Palembang Red Planet Pekanbaru
Sertifikasi CHSE SUCOFINDO
Certification: CHSE Standards (SUCOFINDO)
Red Planet Jakarta
Pasar Baru Red Planet Solo Red Planet Surabaya Red Planet Makassar
Red Planet Bekasi Red Planet Palembang Red Planet Pekanbaru
Program Red Planet Indonesia Untuk Kelestarian Lingkungan
Perseroan bekerja sama dengan WWF Indonesia melalui Program Signing Blue untuk mewujudkan kepariwisataan bahari yang bertanggung jawab (responsible marine tourism/RMT).
Signing Blue memiliki perangkat marine tourism improvement program (MTIP) yang memungkinan pelaku kepariwisataan mengetahui level praktik keberlanjutan yang telah dilakukan.
Program WWF “Signing Blue”
Program Signing Blue bertujuan untuk memberikan penghargaan kepada perusahaan yang berkomitmen untuk menerapkan praktik pariwisata bahari yang bertanggung jawab, membantu perusahaan mencapai praktik terbaik untuk pariwisata bahari yang bertanggung jawab melalui program peningkatan pariwisata, mempromosikan layanan wisata bahari yang bertanggung jawab melalui jaringan bisnis, mendorong pengembangan kerangka kebijakan yang menguntungkan untuk penyedia pariwisata bahari yang bertanggung jawab di tingkat nasional, serta mendidik wisatawan tentang urgensi penerapan wisata bahari yang bertanggung jawab melalui pemilihan penyedia tur.
Bergabungnya Perseroan dalam Program Signing Blue sebagai salah satu wujud komitmen Perseroan dalam aksi berkelanjutan dari kepedulian Perseroan terhadap lingkungan, khususnya lingkungan bawah laut.
Program WWF “Signing Blue”
Perseroan berpartisipasi dalam Gerakan Earth Hour yang diselenggarakan pada 28 Maret 2020. Gerakan Earth Hour merupakan sebuah gerakan global yang diadakan oleh World Wide Fund for Nature (WWF) dengan tujuan mengajak individu, komunitas, praktisi bisnis, dan pemerintah di seluruh dunia untuk menunjukkan kepedulian dan kontribusinya terhadap upaya penanggulangan perubahan iklim secara simbolis melalui aksi mematikan lampu dan peralatan elektronik yang tidak digunakan selama 60 menit, setiap hari Sabtu di pekan terakhir bulan Maret setiap tahunnya.
Dalam peringatan earth hour 2020, seluruh penerangan yang tidak diperlukan di Red Planet Hotel di Indonesia dimatikan selama 1 jam mulai dari pukul 20.30 hingga 21.30 waktu setempat.
Kegiatan Earth Hour
Kegiatan Earth Hour
Laporan Kegiatan Komite Audit di
Tahun 2020
1. Pada 6 April 2020, online via Zoom dengan agenda membahas situasi usaha, kinerja operasi, performa keuangan tahun 2019 dan respon Perseroan mengenai Covid-19, dan rencana Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan untuk tahun buku 2019;
2. Pada 23 April 2020, online via Zoom dengan agenda membahas performa hotel di kuartal I tahun 2020, hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham tahun buku 2019, update POJK terbaru dan penyusunan Laporan Tahunan 2019.
3. Pada 6 Agustus 2020, online via Zoom dengan agenda membahas performa keuangan tahun semester I tahun 2020 dan situasi terkini mengenai dampak Covid-19 bagi Perseroan.
4. Pada 12 Agustus 2020, online via Zoom dengan agenda membahas strategi dan prakiraan untuk semester ke-2 tahun 2020 dan rencana persiapan RUPS mendatang.
Kegiatan Komite Audit di Tahun 2020
Tugas & Tanggung Jawab Komite Audit
1. Penelaahan atas informasi keuangan Perseroan antara lain laporan keuangan, proyeksi, dan laporan lainnya terkait dengan informasi keuangan Perseroan.
2. Melakukan penelahaan atas ketaatan Perseroan terhadap peraturan dan undang- undang yang berhubungan dengan kegiatan Perseroan.
3. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai penunjukan Akuntan berdasarkan independensi, ruang lingkup penugasan dan fee untuk disampaikan kepada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan.
4. Melakukan penelahaan atas pelaksanaan pemeriksaan oleh Auditor Internal dan pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas temuan Auditor Internal.
5. Melakukan penelahaan terhadap aktivitas pelaksanaan manajemen resiko yang dilakukan oleh Direksi.
6. Menelaah pengaduan yang berkaitan dengan proses akuntansi dan pelaporan keuangan Perseroan.
7. Menelaah dan memberikan saran kepada Dewan Komisaris terkait dengan potensi adanya benturan kepentingan.
8. Menjaga kerahasiaan dokumen, data dan informasi Perseroan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan Komite Audit Perseroan sepanjang Tahun Buku 2020 tidak terdapat temuan-temuan yang bersifat material.
Mata Acara Kedua
Rapat
Penunjukan Kantor Akuntan Publik Independen yang akan melakukan audit atas buku-buku Perseroan untuk tahun buku yang akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2021.
Mata Acara Kedua Rapat
Penunjukan Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit Laporan Keuangan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 akan didasarkan pada POJK Nomor 10/POJK.04/2017, persyaratan dan penilaian atas kemampuan teknis, serta rekomendasi dari Dewan Komisaris.
Persyaratan minimal Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit laporan keuangan Perseroan, antara lain:
1. Kantor Akuntan Publik telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan, dan dapat melaksanakan tugas audit sesuai dengan standar akuntansi dan ketentuan perundangan yang berlaku, termasuk peraturan di bidang pasar modal, peraturan Bapepam dan LK dan/atau Peraturan OJK.
2. Memiliki pengalaman mengaudit laporan keuangan bidang usaha properti.
3. Independen.
4. Tidak tersangkut perkara denganPerseroan, anak perusahaan, afiliasi, induk perusahaan, Direktur atau Komisaris Perseroan.
Latar Belakang Penunjukan Kantor Akuntan Publik
Dewan Komisaris telah mengusulkan untuk tetap menggunakan jasa Kantor Akuntan Publik (KAP) Kanaka Puradiredja, Suhartono.
Dan untuk itu Direksi mengusulkan agar Rapat menyetujui:
1. Penunjukan Kantor Akuntan Publik Kanaka Puradiredja, Suhartono yang akan melakukan audit atas buku-buku Perseroan untuk tahun buku yang akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2021.
2. Memberikan kuasa dan wewenang kepada:
a) Dewan Direksi untuk menetapkan honorarium dan persyaratan- persyaratan lain penunjukan Akuntan Publik tersebut.
b) Dewan Komisaris untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik pengganti bilamana Kantor Akuntan Publik tersebut tidak dapat melaksanakan tugas auditnya sesuai dengan standar akuntansi dan ketentuan perundangan yang berlaku, termasuk peraturan di bidang pasar modal dan peraturan Bapepam dan LK dan/atau Peraturan OJK.
Usulan Dewan Komisaris Untuk Penunjukan Kantor Akuntan Publik
Mata Acara Ketiga
Rapat
Mata Acara Ketiga Rapat
Perubahan susunan Direksi dan Komisaris Perseroan.
Persetujuan atas perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris sehubungan dengan adanya penggantian dan perubahan dalam susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi.
Riwayat hidup dari calon anggota Direksi yang akan diusulkan untuk diangkat dalam Rapat dapat dilihat di dalam website Perseroan.
Mata Acara Keempat
Rapat
Mata Acara Keempat Rapat
Penetapan paket remunerasi anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan untuk tahun buku 2021.
Mata Acara Keempat Rapat
Sesuai dengan Pasal 96 ayat 1 UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, besarnya gaji dan tunjangan anggota Direksi ditetapkan berdasarkan keputusan RUPS, namun berdasarkan Pasal 96 ayat 2 UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, kewenangan tersebut dapat dilimpahkan kepada Dewan Komisaris. Sedangkan ketentuan mengenai besarnya gaji atau honorarium dan tunjangan bagi anggota Dewan Komisaris, sesuai Pasal 113 UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, ditetapkan oleh RUPS.
Mata Acara Kelima
Rapat
Mata Acara Kelima Rapat
Perubahan Anggaran Dasar Perseoran dalam rangka penyesuaian dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka.
Sehubungan dengan telah diterbitkannya Peraturan OJK No. 15/POJK.04/2020 yang diundangkan pada tanggal 20 April 2020, dan sesuai dengan ketentuan Pasal 57 dan 63 POJK No. 15/2020, Perseroan wajib mengubah anggaran dasarnya dan menyesuaikan ketentuannya dengan ketentuan dalam POJK tersebut, dalam waktu 18 bulan sejak diundangkannya POJK tersebut.
Kami informasikan pula bahwa Pokok-pokok Perubahan Anggaran Dasar Perseroan telah diunggah dalam situs web Perseroan.
Penjelasan Mata Acara Kelima Rapat