• Tidak ada hasil yang ditemukan

PT RED PLANET INDONESIA, TBK. RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUNAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PT RED PLANET INDONESIA, TBK. RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUNAN"

Copied!
49
0
0

Teks penuh

(1)

PT RED PLANET INDONESIA, TBK.

RAPAT UMUM

PEMEGANG SAHAM TAHUNAN

Jakarta, 31 Agustus 2021

(2)

Susunan Dewan

Komisaris dan Direksi

Perseroan

(3)

Bapak Hapsoro – Komisaris Utama

Bapak Suganto Gunawan Komisaris Independen

Bapak Mayjen TNI (Purn.) Adang Ruchiatna Puradiredja – Komisaris Independen

Dewan Komisaris

(4)

▪ Bapak Suwito – Direktur Utama

▪ Bapak Mark Michael Reinecke – Direktur

▪ Bapak Timothy John Hansing – Direktur

▪ Bapak Rivolinggo Pamudji – Direktur Independen

Dewan Direksi

(5)

• Red Planet Indonesia merupakan perusahaan publik, pengembang, pemilik dan sekaligus operator hotel ekonomis di Indonesia.

• Red Planet Indonesia adalah anak Perusahaan dari Red Planet Hotels Limited jaringan hotel ekonomis terbesar di Asia.

• Portofolio sebanyak 31 properti yang sudah beroperasi, tersebar di Indonesia, Thailand, Filipina dan Jepang dan 8 properti dalam pengembangan.

• Red Planet Indonesia saat ini memiliki 7 hotel ekonomis yang berlokasi di Bekasi, Makassar, Palembang, Pasar Baru-Jakarta, Pekanbaru, Solo dan Surabaya.

• Perusahaan juga memiliki 1 hotel Pusako yang berlokasi di Bukittinggi.

Kondisi Umum Perseroan

(6)

Red Planet Indonesia

7 HOTELS IN INDONESIA

Pekanbaru 139 rooms Palembang 146 rooms

Bekasi 156 rooms

Jakarta Pasar Baru 161 rooms

Solo 152 rooms

Surabaya 155 rooms Makassar 144 rooms

Total 1,053 rooms

(7)

Red Planet Grup

NUMBER OF HOTELS: 39 31 in operation

8 under development NUMBER OF ROOMS: 6,739 4,991 in operation

1,748 under development

(8)

Mata Acara RUPS

(9)

1. Laporan Direksi mengenai jalannya usaha Perseroan dan tata usaha keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Independen dan Laporan Tahunan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 serta Laporan Pelaksanaan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan dalam Tahun Buku 2020;

2. Penunjukan Kantor Akuntan Publik Independen yang akan melakukan audit atas buku-buku Perseroan untuk tahun buku yang akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2021;

3. Perubahan susunan Direksi dan Komisaris Perseroan;

4. Penetapan paket remunerasi anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan untuk tahun buku 2021;

Mata Acara RUPS

(10)

5. Perubahan Anggaran Dasar Perseoran dalam rangka penyesuaian dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka.

Mata Acara RUPS (Lanjutan)

(11)

Mata Acara Rapat

Pertama

(12)

Mata Acara Pertama Rapat

Laporan Direksi mengenai jalannya usaha Perseroan dan tata usaha keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Independen dan Laporan Tahunan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 serta Laporan Pelaksanaan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan dalam Tahun Buku 2020.

(13)

Red Planet Indonesia memiliki dan mengoperasikan 8 (delapan) Hotel di beberapa wilayah Indonesia, 7 (tujuh) diantaranya adalah Red Planet Hotel yang merupakan Hotel Ekonomis dan 1 (satu) hotel full-service, yaitu Hotel Pusako di Bukittinggi.

Dari seluruh Red Planet Hotel di Indonesia, tingkat hunian tertinggi selama tahun 2020 diraih oleh:

• Red Planet Palembang : 65,13%

• Red Planet Bekasi : 63,74%

• Red Planet Solo : 54,16%

Kinerja Perseroan

(14)

Laporan Laba Rugi Konsolidasian 2019 vs 2020 (Diaudit)

*Catatan: Jumlah dalam Jutaan Rupiah 68,170

42,427

2019 2020

Revenue

36,162

21,153

2019 2020

Gross Margin

13,142

14,400

2019 2020

Depreciation

4,174

(6,265)

2019 2020

EBITDA

2,723

2,299

2019 2020

Interest Expense

(11,692)

(22,963)

2019 2020

Loss before tax

(15)

Neraca Perseroan 2019, 2020, Q2 2020 dan Q2 2021

464,540

436,431

451,034

427,445

2019 2020 Q2 2020 Q2 2021

Total Assets

66,196 67,270

63,922

66,480

2019 2020 Q2 2020 Q2 2021

Total Liabilities

398,344

369,161

387,112

360,965

2019 2020 Q2 2020 Q2 2021

Total Equity

17%

18%

17%

18%

2019 2020 Q2 2020 Q2 2021

Liabilities to Equity

(16)

Penjualan Kamar

-24.52% di 2020 vs 2019

21,764

20,039

23,180

21,562

17,551

21,576

24,292

22,813 23,022

23,909 24,229 24,078

20,764 20,411

15,668

9,088

10,817

14,876 15674

17547

16272

19120

20453

21621

- 5,000 10,000 15,000 20,000 25,000 30,000

Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec

Room Nights

2019 2020

(17)

Berikut ini adalah rincian komponen Laba Rugi Komprehensif konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, yang komponen-komponen pokoknya telah kami uraikan sebelumnya:

1. Perseroan membukukan pendapatan usaha sebesar Rp42,43 miliar. Jumlah tersebut menurun 37,76% atau sebesar Rp25,74 miliar dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp68,17 miliar. Penurunan pendapatan usaha khususnya dipengaruhi oleh penurunan pada pendapatan kamar sebesar Rp20,16 miliar serta pendapatan makanan dan minuman sebesar Rp3,83 miliar yang disebabkan oleh pandemi Covid-19 sejak pertengahan Maret 2020 sampai dengan saat ini, dimana pada triwulan 2 dan triwulan 3 Pemerintah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di hampir seluruh kota-kota besar di Indonesia, sehingga mengakibatkan penurunan drastis dalam pergerakan perekonomian dan mobilitas masyarakat antar kota baik untuk kegiatan bisnis maupun wisata lokal.

2. Sejalan dengan menurunnya pendapatan usaha dan berbagai efisiensi biaya secara ketat dan pengurangan biaya, maka laba kotor Perseroan mengalami penurunan sebesar 41,51%

atau setara Rp15,01 miliar dari Rp36,16 miliar pada tahun 2019 menjadi Rp21,52 miliar pada tahun 2020.

3. Perseroan mencatat rugi sebelum pajak sebesar Rp22,96 miliar, meningkat 96,41% atau setara Rp11,27 miliar dibanding tahun 2019 sebesar Rp11,69 miliar. Meningkatnya rugi sebelum pajak terutama bersumber dari peningkatan rugi operasi sebesar Rp11,93 miliar.

Penjelasan

(18)

Penetapan Penggunaan Laba Bersih Tahun Buku 2020

Secara keseluruhan sebagaimana dilaporkan dalam Laporan Keuangan Audit, Perseroan masih mencatat kerugian bersih selama tahun 2020 sehingga Perseroan belum dapat membagikan dividen.

(19)

Strategi Perseroan

Fokus kepada kebutuhan dan

kepuasan konsumen

Mengembangkan aspek pemasaran

melalui sosial media

Mengarahkan reservasi hotel melalui platform

Red Planet

(20)

Red Planet Indonesia Brand Standards

(21)

• Tingkat rata-rata penambahan pengguna baru sebesar 2.9 ribu FOLLOWERS semenjak awal periode pandemi (Maret sampai dengan Desember 2020)

• Promo Code adalah kata kunci terbanyak yang sering digunakan dalam sosial media kami, diikuti dengan kata kunci HOTEL AMAN, MENGINAP AMAN.

Digital & Media Sosial

(22)

HASIL PROMO CODE 2020

(23)

Protokol Red Planet Hotels Untuk Covid-19

Kami selalu memprioritaskan kesehatan, keselamatan dan kenyamanan Anda. Kami tunggu kedatangan Anda kembali. Sampai Jumpa!

(24)

Protokol Red Planet Hotels Untuk Covid-19

Dalam hal penanganan Covid-19, perusahaan berperan penting dalam menjaga kesehatan karyawan.

Perseroan telah mengikuti dan mengimplementasikan secara ketat prosedur-prosedur kesehatan yang berlandaskan pada Post Quarantine Hotel Standard Operating Procedure yang diterbitkan pada 8 Juni 2020. Prosedur kesehatan tersebut dilaksanakan di kantor pusat maupun lokasi hotel Perseroan yang diuraikan sebagai berikut:

a. Standar Prosedur Operasi Karyawan Hotel, Mitra (Housekeeping, Keamanan, dan Vendor), dan Tamu

b. Standar Prosedur Operasi Penanganan Kasus Dugaan Covid-19 c. Penerapan Informasi mengenai Covid-19

d. Proses Disinfeksi Setiap Hari e. Penyediaan Hand Sanitizers

f. Sanitasi Reguler Hotel (Area Publik) g. Sanitasi Reguler Kamar Tamu

h. Pemasangan Sneeze Guards

i. Social Distancing: Mengelola Antrian j. Social Distancing: Mengelola Elevator

(25)

Protokol Red Planet Hotels Untuk Covid-19

(26)

Sertifikasi CHSE KEMENPAREKRAF

Certification: CHSE Indonesia Care

Red Planet Jakarta

Pasar Baru Red Planet Solo Red Planet Surabaya Red Planet Makassar

Red Planet Bekasi Red Planet Palembang Red Planet Pekanbaru

(27)

Sertifikasi CHSE SUCOFINDO

Certification: CHSE Standards (SUCOFINDO)

Red Planet Jakarta

Pasar Baru Red Planet Solo Red Planet Surabaya Red Planet Makassar

Red Planet Bekasi Red Planet Palembang Red Planet Pekanbaru

(28)

Program Red Planet Indonesia Untuk Kelestarian Lingkungan

(29)

Perseroan bekerja sama dengan WWF Indonesia melalui Program Signing Blue untuk mewujudkan kepariwisataan bahari yang bertanggung jawab (responsible marine tourism/RMT).

Signing Blue memiliki perangkat marine tourism improvement program (MTIP) yang memungkinan pelaku kepariwisataan mengetahui level praktik keberlanjutan yang telah dilakukan.

Program WWF “Signing Blue”

(30)

Program Signing Blue bertujuan untuk memberikan penghargaan kepada perusahaan yang berkomitmen untuk menerapkan praktik pariwisata bahari yang bertanggung jawab, membantu perusahaan mencapai praktik terbaik untuk pariwisata bahari yang bertanggung jawab melalui program peningkatan pariwisata, mempromosikan layanan wisata bahari yang bertanggung jawab melalui jaringan bisnis, mendorong pengembangan kerangka kebijakan yang menguntungkan untuk penyedia pariwisata bahari yang bertanggung jawab di tingkat nasional, serta mendidik wisatawan tentang urgensi penerapan wisata bahari yang bertanggung jawab melalui pemilihan penyedia tur.

Bergabungnya Perseroan dalam Program Signing Blue sebagai salah satu wujud komitmen Perseroan dalam aksi berkelanjutan dari kepedulian Perseroan terhadap lingkungan, khususnya lingkungan bawah laut.

Program WWF “Signing Blue”

(31)

Perseroan berpartisipasi dalam Gerakan Earth Hour yang diselenggarakan pada 28 Maret 2020. Gerakan Earth Hour merupakan sebuah gerakan global yang diadakan oleh World Wide Fund for Nature (WWF) dengan tujuan mengajak individu, komunitas, praktisi bisnis, dan pemerintah di seluruh dunia untuk menunjukkan kepedulian dan kontribusinya terhadap upaya penanggulangan perubahan iklim secara simbolis melalui aksi mematikan lampu dan peralatan elektronik yang tidak digunakan selama 60 menit, setiap hari Sabtu di pekan terakhir bulan Maret setiap tahunnya.

Dalam peringatan earth hour 2020, seluruh penerangan yang tidak diperlukan di Red Planet Hotel di Indonesia dimatikan selama 1 jam mulai dari pukul 20.30 hingga 21.30 waktu setempat.

Kegiatan Earth Hour

(32)

Kegiatan Earth Hour

(33)

Laporan Kegiatan Komite Audit di

Tahun 2020

(34)

1. Pada 6 April 2020, online via Zoom dengan agenda membahas situasi usaha, kinerja operasi, performa keuangan tahun 2019 dan respon Perseroan mengenai Covid-19, dan rencana Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan untuk tahun buku 2019;

2. Pada 23 April 2020, online via Zoom dengan agenda membahas performa hotel di kuartal I tahun 2020, hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham tahun buku 2019, update POJK terbaru dan penyusunan Laporan Tahunan 2019.

3. Pada 6 Agustus 2020, online via Zoom dengan agenda membahas performa keuangan tahun semester I tahun 2020 dan situasi terkini mengenai dampak Covid-19 bagi Perseroan.

4. Pada 12 Agustus 2020, online via Zoom dengan agenda membahas strategi dan prakiraan untuk semester ke-2 tahun 2020 dan rencana persiapan RUPS mendatang.

Kegiatan Komite Audit di Tahun 2020

(35)

Tugas & Tanggung Jawab Komite Audit

1. Penelaahan atas informasi keuangan Perseroan antara lain laporan keuangan, proyeksi, dan laporan lainnya terkait dengan informasi keuangan Perseroan.

2. Melakukan penelahaan atas ketaatan Perseroan terhadap peraturan dan undang- undang yang berhubungan dengan kegiatan Perseroan.

3. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai penunjukan Akuntan berdasarkan independensi, ruang lingkup penugasan dan fee untuk disampaikan kepada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan.

4. Melakukan penelahaan atas pelaksanaan pemeriksaan oleh Auditor Internal dan pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas temuan Auditor Internal.

5. Melakukan penelahaan terhadap aktivitas pelaksanaan manajemen resiko yang dilakukan oleh Direksi.

6. Menelaah pengaduan yang berkaitan dengan proses akuntansi dan pelaporan keuangan Perseroan.

7. Menelaah dan memberikan saran kepada Dewan Komisaris terkait dengan potensi adanya benturan kepentingan.

8. Menjaga kerahasiaan dokumen, data dan informasi Perseroan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan Komite Audit Perseroan sepanjang Tahun Buku 2020 tidak terdapat temuan-temuan yang bersifat material.

(36)

Mata Acara Kedua

Rapat

(37)

Penunjukan Kantor Akuntan Publik Independen yang akan melakukan audit atas buku-buku Perseroan untuk tahun buku yang akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2021.

Mata Acara Kedua Rapat

(38)

Penunjukan Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit Laporan Keuangan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 akan didasarkan pada POJK Nomor 10/POJK.04/2017, persyaratan dan penilaian atas kemampuan teknis, serta rekomendasi dari Dewan Komisaris.

Persyaratan minimal Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit laporan keuangan Perseroan, antara lain:

1. Kantor Akuntan Publik telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan, dan dapat melaksanakan tugas audit sesuai dengan standar akuntansi dan ketentuan perundangan yang berlaku, termasuk peraturan di bidang pasar modal, peraturan Bapepam dan LK dan/atau Peraturan OJK.

2. Memiliki pengalaman mengaudit laporan keuangan bidang usaha properti.

3. Independen.

4. Tidak tersangkut perkara denganPerseroan, anak perusahaan, afiliasi, induk perusahaan, Direktur atau Komisaris Perseroan.

Latar Belakang Penunjukan Kantor Akuntan Publik

(39)

Dewan Komisaris telah mengusulkan untuk tetap menggunakan jasa Kantor Akuntan Publik (KAP) Kanaka Puradiredja, Suhartono.

Dan untuk itu Direksi mengusulkan agar Rapat menyetujui:

1. Penunjukan Kantor Akuntan Publik Kanaka Puradiredja, Suhartono yang akan melakukan audit atas buku-buku Perseroan untuk tahun buku yang akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2021.

2. Memberikan kuasa dan wewenang kepada:

a) Dewan Direksi untuk menetapkan honorarium dan persyaratan- persyaratan lain penunjukan Akuntan Publik tersebut.

b) Dewan Komisaris untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik pengganti bilamana Kantor Akuntan Publik tersebut tidak dapat melaksanakan tugas auditnya sesuai dengan standar akuntansi dan ketentuan perundangan yang berlaku, termasuk peraturan di bidang pasar modal dan peraturan Bapepam dan LK dan/atau Peraturan OJK.

Usulan Dewan Komisaris Untuk Penunjukan Kantor Akuntan Publik

(40)

Mata Acara Ketiga

Rapat

(41)

Mata Acara Ketiga Rapat

Perubahan susunan Direksi dan Komisaris Perseroan.

Persetujuan atas perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris sehubungan dengan adanya penggantian dan perubahan dalam susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi.

Riwayat hidup dari calon anggota Direksi yang akan diusulkan untuk diangkat dalam Rapat dapat dilihat di dalam website Perseroan.

(42)

Mata Acara Keempat

Rapat

(43)

Mata Acara Keempat Rapat

Penetapan paket remunerasi anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan untuk tahun buku 2021.

(44)

Mata Acara Keempat Rapat

Sesuai dengan Pasal 96 ayat 1 UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, besarnya gaji dan tunjangan anggota Direksi ditetapkan berdasarkan keputusan RUPS, namun berdasarkan Pasal 96 ayat 2 UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, kewenangan tersebut dapat dilimpahkan kepada Dewan Komisaris. Sedangkan ketentuan mengenai besarnya gaji atau honorarium dan tunjangan bagi anggota Dewan Komisaris, sesuai Pasal 113 UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, ditetapkan oleh RUPS.

(45)

Mata Acara Kelima

Rapat

(46)

Mata Acara Kelima Rapat

Perubahan Anggaran Dasar Perseoran dalam rangka penyesuaian dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka.

(47)

Sehubungan dengan telah diterbitkannya Peraturan OJK No. 15/POJK.04/2020 yang diundangkan pada tanggal 20 April 2020, dan sesuai dengan ketentuan Pasal 57 dan 63 POJK No. 15/2020, Perseroan wajib mengubah anggaran dasarnya dan menyesuaikan ketentuannya dengan ketentuan dalam POJK tersebut, dalam waktu 18 bulan sejak diundangkannya POJK tersebut.

Kami informasikan pula bahwa Pokok-pokok Perubahan Anggaran Dasar Perseroan telah diunggah dalam situs web Perseroan.

Penjelasan Mata Acara Kelima Rapat

(48)
(49)

Referensi

Dokumen terkait

Keputusan Agenda 1 Memberikan persetujuan dan pengesahan atas Laporan Direksi mengenai jalannya usaha Perseroan dan tata usaha keuangan Perseroan untuk tahun buku

• (1) Persetujuan Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Tahunan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, termasuk di dalamnya Laporan Direksi,

Penyampaian Laporan Tahunan Perseroan oleh Direksi dan Pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasi Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021

Keputusan Agenda 1 Memberikan persetujuan dan pengesahan atas Laporan Direksi mengenai jalannya usaha Perseroan dan tata usaha keuangan Perseroan untuk tahun buku

usaha keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2016, serta persetujuan dan pengesahan atas Laporan Keuangan Perseroan termasuk

RUPST menyetujui dan mengesahkan Laporan Direksi mengenai jalannya usaha Perseroan dan administrasi keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31

1) Laporan tahunan Direksi Perseroan dan Laporan pengawasan Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019, serta

Persetujuan atas Laporan Tahunan termasuk Laporan Keuangan Perseroan dan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019