• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR ISI ; Juli 2021 DITERBITKAN BERDASARKAN SURAT KEPUTUSAN SEKRETARIS DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "DAFTAR ISI ; Juli 2021 DITERBITKAN BERDASARKAN SURAT KEPUTUSAN SEKRETARIS DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TENGAH"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

1

Juli 2021

(2)

DITERBITKAN BERDASARKAN SURAT KEPUTUSAN SEKRETARIS DAERAH

PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

Pelindung :

Gubernur Kalimantan Tengah Penasehat :

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Pengarah :

Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah

Sekda Prov. Kalteng Penanggung Jawab:

Kepala Biro Adminitrasi Pimpinan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah

Pemimpin Redaksi:

Kepala Bagian Materi dan Komunikasi Pimpinan pada Biro Adminitrasi Pimpinan Sekretariat Daerah Provinsi

Kalimantan Tengah Sekretaris Redaksi:

Kepala Sub Bagian Dokumentasi Pimpinan pada Biro Adminitrasi Pimpinan Sekretariat Daerah Provinsi

Kalimantan Tengah Wakil Sekretaris Redaksi:

Kepala Sub Bagian Komunikasi Pimpinan pada Biro Adminitrasi Pimpinan Sekretariat Daerah Provinsi

Kalimantan Tengah Koordinator Distribusi :

Kepala Sub Bagian Penyiapan Materi Pimpinan pada Biro Adminitrasi Pimpinan Sekretariat Daerah Provinsi

Kalimantan Tengah Redaktur :

Setya Sri Saryanta, Noriko Yunanto Penyedia Bahan :

Rani Diah Anggraini Staf Redaksi : Dewi Yulianti, Dina Meitriana, Winda Paskanova, Renny Patrisia, Nova Anggreni, Sophia Fitra Djangkan.

Fotografer :

Boy Irawan, Efendy, Eka Supriyaningsih, Joko Prabowo.

Layout : Benito Zuares Operator Komputer : Kamala Sri Yadikawati Rasan.

Alamat Redaksi :

Jl. RTA Milono No. 1 Palangka Raya Telp/Fax (0536) 4200241

Ijin Penerbitan Khusus No. 2114/SK/Dirjen PPG/STT/1995

Redaksi menerima naskah tulisan dari Dinas, Badan, Instansi, Biro dan Kantor Unit Satuan Kerja baik berupa Artikel, Feature maupun Foto yang menunjang kemajuan Buletin Isen Mulang dan Redaksi berhak mengedit Naskah yang masuk. Kiriman Naskah Tulisan maupun Foto disampaikan ke Biro Adminidtrasi Pimpinan Setda Prov Kalteng Jl. RTA Milono No.1 Palangka Raya, Telp/Fax (0536) 4200241

DAFTAR ISI ;

Website : http://biroadpim.kalteng.go.id/

Facebook : http://www.facebook.com/SetdaProvKalteng/

Twitter : http://www.twitter.com/setda_kalteng Instragram : @sekretariat.daerah.kalteng

email : [email protected]

WAGUB PIMPIN APEL GABUNGAN DALAM RANGKA KESIAPAN UPAYA PENANGANAN COVID-19 DAN PERCEPATAN VAKSINASI COVID-19_____________________3 WAKIL GUBERNUR EDY PRATOWO HADIRI ACARA KONSULTASI PUBLIK PENYUSUNAN RANCANGAN AWAL RPJMD 2021-2026________________________________________4 SOSIALISASIKAN PENYUSUNAN RPJMD 2021-2026, PEMPROV KALTENG GELAR RAPAT KOORDINASI_____4 PENJABAT SEKRETARIS DAERAH NURYAKIN IKUTI PERTEMUAN TEKNIS PENYERAHAN LULUSAN IPDN ANGKATAN XXVIII TAHUN 2021_________________________5 GUBERNUR: REVOLUSI MENTAL BUKAN SEKADAR SLOGAN ATAU JARGON___________________________________6 PEMPROV KALTENG GELAR WORKSHOP INOVASI PELAYANAN PUBLIK TAHUN 2021______________________6 ASISTEN BIDANG ADMINISTRASI UMUM HADIRI PEMBUKAAN WORKSHOP PENILAIAN MANDIRI PELAKSANAAN REFORMASI BIROKRASI_______________7 GUBERNUR APRESIASI DUKUNGAN DAN KERJA SAMA DPRD KALTENG DALAM PELAKSANAAN APBD TAHUN ANGGARAN 2020_________________________________________8 PEMPROV KALTENG DAN DPRD PROVINSI KALTENG TANDA TANGANI NOTA KESEPAKATAN TERHADAP RANCANGAN AWAL RPJMD TAHUN 2021-2026_______9 GUBERNUR LANTIK PENJABAT SEKRETARIS DAERAH KALTENG_________________________________________________10 PELAKSANA TUGAS SEKRETARIS DAERAH NURYAKIN IKUTI RAKOR NASIONAL GUBERNUR SEBAGAI WAKIL PEMERINTAH PUSAT____________________________________11 PELAKSANA TUGAS SEKRETARIS DAERAH NURYAKIN HADIRI LELANG KENDARAAN DINAS MILIK PEMPROV KALTENG_________________________________________________11 GUBERNUR: PPTLRHP BPK RI DI KALTENG SEMESTER I TAHUN 2021 ALAMI PROGRES_________________________12 GUBERNUR: PPTLRHP BPK RI DI KALTENG SEMESTER I TAHUN 2021 ALAMI PROGRES_________________________13 WAGUB BERSAMA KAPOLDA DAN DANREM PANTAU POSKO PENYEKATAN PERBATASAN KALTENG-KALSEL DI KABUPATEN KAPUAS___________________________________14 WAGUB KALTENG HADIRI SECARA VIRTUAL

PEMBUKAAN BIMTEK DAN WORKSHOP ANUGERAH DESA WISATA INDONESIA_____________________________15 PEMBUKAAN MPLS/M JENJANG SMA/MA/SMK/SLB SE- KALTENG TA 2021/2022______________________________16 PLT. SEKDA KALTENG HADIRI PERINGATAN HARI JADI KE-56 PEMKO PALANGKA RAYA DAN HARI JADI KE-64 KOTA PALANGKA RAYA SECARA VIRTUAL___________17 GUBERNUR LANTIK BUPATI PULANG PISAU SISA MASA JABATAN TAHUN 2018-2023__________________________18 FOTO-FOTO KEGIATAN PEMPROV. KALTENG________19

(3)

3

Juli 2021

PALANGKA RAYA – BIRO ADPIM. Wakil Gubernur (Wagub) H. Edy Pratowo memimpin apel gabungan dalam rangka Peningkatan Upaya Penanganan Covid-19 dan Percepatan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang digelar di Lapangan Barigas Mapolda Kalteng, Senin (05/07/2021).

Apel tersebut digelar sebagai salah satu bentuk kesiapan unsur pemerintah daerah bersama TNI/

Polri serta stakeholder terkait lainnya dalam rangka implementasi Surat Edaran Gubernur Kateng Nomor 443.1/107/Satgas Covid-19 tentang Peningkatan Upaya Penanganan Covid-19 dan Percepatan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19.

Mengawali amanatnya dalam apel tersebut, Wagub mengatakan meningkatnya kasus Covid-19 dalam beberapa hari terakhir ini serta munculnya varian baru telah menjadi momok bagi semua orang.

Pemerintah telah memutuskan PPKM mikro masih dinilai sebagai kebijakan yang paling tepat dalam pengendalian Covid-19 hingga ke tingkat desa karena bisa berjalan tanpa mematikan ekonomi rakyat.

Bahkan, Presiden Joko Widodo telah memutuskan pemberlakukan PPKM darurat untuk wilayah Jawa- Bali pada 3-20 Juli 2021.

Untuk itulah, Gubernur Kalteng menerbitkan SE Nomor 443.1/107/Satgas Covid-19. “Surat Edaran ini menjadi panduan kita semua untuk lebih meningkatkan sinergi dalam berbagai upaya penanganan Covid-19,”

ungkap Wagub.

Upaya yang dimaksud, antara lain memperkuat penerapan PPKM mikro melalui optimalisasi Posko Covid-19 yang telah terbentuk di setiap daerah demi mendorong kesadaran masyarakat agar selalu berdisiplin menjalankan protokol kesehatan;

memperketat pengawasan mobilisasi orang keluar dan masuk wilayah Provinsi Kalteng; mempercepat pencairan anggaran penanganan Covid-19; penguatan 3T (Testing, Tracing, dan Treatment); penambahan tempat tidur pada rumah sakit-rumah sakit dengan Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur di atas 50%; serta melibatkan semua komponen dalam upaya percepatan vaksinasi.

“Selanjutnya, dalam menjalankan tugas pengawasan operasi yustisi dan penegakan hukum, saya mengharapkan semua jajaran terkait dapat melakukan secara tegas dan humanis dengan selalu mengedepankan langkah-langkah persuasif pada masyarakat,” tutur Wagub.

Percepatan vaksinasi menjadi faktor kunci mewujudkan herd immunity atau kekebalan komunitas.

“Saya berharap kerja sama solid semua komponen, baik pemerintah maupun masyarakat, sehingga target

WAGUB PIMPIN APEL GABUNGAN DALAM RANGKA KESIAPAN UPAYA PENANGANAN COVID-19

DAN PERCEPATAN VAKSINASI COVID-19

70% masyarakat sudah menerima vaksin pada Oktober 2021 dapat tercapai dengan baik,” pinta Wagub.

Wagub menambahkan bahwa mobilisasi dari semua pihak terkait juga diperlukan dalam mengkampanyekan atau mengedukasi masyarakat, tidak hanya mengandalkan kerja dan kebijakan yang dibuat oleh pemerintah saja.

“Dengan sinergi kebersamaan dan gotong-royong semua pihak serta diiringi doa, Insya Allah pandemi Covid-19 akan bisa kita kendalikan dan diatasi, sehingga perekonomian masyarakat Kalteng dapat pulih dan bangkit kembali,”

kata Wagub optimis.

Wagub pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerja keras para dokter dan tenaga kesehatan, jajaran TNI/Polri, dinas/instansi terkait, para relawan, serta seluruh elemen masyarakat dalam upaya percepatan penanganan pandemi Covid-19 di Kalteng. “Mudah- mudahan kita selalu diberikan kekuatan dan perlindungan dalam mengemban tugas mulia ini serta pengabdian kita melakukan dengan penuh keihklasan ini akan dicatat sebagai amal ibadah kita di hadapan Tuhan YME,”

pungkasnya.

Usai apel, Wagub menyerahkan secara simbolis masker kepada perwakilan pasukan dan melepas kendaraan perangkat yang akan melakukan penyemprotan disinfektan serta pemberangkatan tim yustisia penegakan protokol kesehatan. Tampak mendampingi Wagub dalam apel, antara lain Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo, Danrem 102/Pjg Brigjen TNI Purwo Sudaryanto, dan Kepala Kejaksaan Tinggi Kalteng Iman Wijaya. Apel juga diikuti oleh sejumlah pasukan, antara lain dari TNI, Brimob, Satgas Covid-19, Polres, dan Satpol PP. (dew/ben).

(4)

4

PALANGKA RAYA – BIRO ADPIM. Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo menghadiri acara Konsultasi Publik Penyusunan Rancangan Awal Rencama Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2021- 2026 secara virtual dari Ruang Rapat Wakil Gubernur, Kompleks Kantor Gubernur, Kota Palangka Raya pada Senin (12/7/2021).

Konsultasi publik dalam rangka penyusunan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang). Acara yang dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Edy Pratowo ini bertujuan untuk meyerap masukan dan saran dari berbagai stakeholder (pemangku kepentingan) di Provinsi Kalimantan Tengah.

Dalam laporannya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan Yuren S. Bahat menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengupayakan keterlibatan dan partisipasi semua pihak dalam rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2021-2026.

“Dalam rangka pembangunan partisipatif

WAKIL GUBERNUR EDY PRATOWO HADIRI ACARA KONSULTASI PUBLIK PENYUSUNAN RANCANGAN AWAL RPJMD 2021-2026

sebagaimana amanat Undang- Undang Nomor 25 Tahun 2004 dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah mengupayakan seluruh pemangku kepentingan terlibat penyusunan Rancangan Awal RPJMD Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2021-2026,” ujar Yuren S. Bahat.

Saat menyampaikan sambutan, Wakil Gubernur Edy Pratowo mengungkapkan bahwa penyusunan rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah berpedoman pada visi, misi, dan program Gubernur dan Wakil Gubernur.

“Penyusunan rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah merupakan penyempurnaan rancangan teknokratik yang telah disusun pada tahun 2020, dengan berpedoman pada visi, misi, dan program Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih,” kata Wakil Gubernur.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Edy Pratowo mengharapkan dukungan serta komitmen dari semua pihak untuk mewujudkan Kalimantan Tengah Semakin Berkah.

“Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan di Provinsi Kalimantan Tengah, diharapkan dapat mewujudkan Kalimantan Tengah yang Bermartabat, Elok, Religius, Kuat, Amanah, dan Harmonis. Oleh karenanya, dibutuhkan komitmen yang kuat dari pemangku kepentingan pembangunan di daerah,” kata Wakil Gubernur.

Tampak hadir mendampingi Wakil Gubernur, yaitu Pelaksana Tugas Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Andi Arsyad serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan Yuren S. Bahat. (rik/bow).

PALANGKA RAYA – BIRO ADPIM. Pelaksana Tu- gas (Plt.) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Nuryakin membuka secara resmi Sosia- lisasi dan Koordinasi Penyusunan Rancangan Awal Ren- cana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kalteng Tahun 2021-2026, Kamis (1/7/2021). Plt.

Sekda Kalteng Nuryakin hadir melalui konferensi video dari Ruang Rapat Bajakah, Kompleks Kantor Gubernur, Kota Palangka Raya, didampingi Kepala Bappedalitbang

SOSIALISASIKAN PENYUSUNAN RPJMD 2021-2026, PEMPROV KALTENG GELAR RAPAT KOORDINASI

Yuren S. Bahat.

Sosialisasi dan koordinasi penyusunan RPJMD ini digelar dalam rangka melakukan orientasi dan pen- genalan Rancangan Awal RPJMD Provinsi Kalteng Ta- hun 2021-2026 kepada seluruh Perangkat Daerah di Provinsi Kalteng. “Dalam forum ini dilakukan penjarin- gan dari Perangkat Daerah dalam merumuskan target capaian selama 5 tahun yang akan dituangkan dalam penyusunan Renstra Perangkat Daerah yang disusun

(5)

5

Juli 2021

menggunakan pendekatan teknokratis dan partisipatif,”

ungkap Plt. Sekda Kalteng Nuryakin.

Lebih lanjut, Plt. Sekda Nuryakin menjelaskan ta- hap berikutnya dalam penyusunan RPJMD ini adalah konsultasi publik dengan melibatkan seluruh Bappeda Kabupaten/Kota, Perangkat Daerah Provinsi, beserta Pemangku Kepentingan. “Konsultasi publik ini bertujuan untuk memperoleh masukan penyempurnaan Rancan- gan Awal RPJMD Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2021-2026,” kata Plt. Sekda Kalteng tersebut.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, pada 25 Mei 2021, telah dilaksanakan pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng terpilih untuk masa jabatan 2021-2024.

Dengan dilantiknya Gubernur dan Wakil Gubernur terpil- ih, Pemerintah Daerah wajib menyusun dokumen peren- canaan 5 tahun atau dokumen RPJMD. Penyusunan ran- cangan awal RPJMD dimulai sejak Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih dilantik.

“RPJMD Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2021- 2026 mulai disusun sejak pelantikan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah terpilih pada tanggal 25 Mei 2021”, ucap Kepala Bappedalitbang Yuren S. Bahat saat me- nyampaikan laporannya.

Selain itu, Yuren mengutarakan bahwa Bappeda- litbang selaku koordinator dalam perencanaan pemban-

gunan daerah, telah melakukan perumusan rancangan awal dengan melakukan penjabaran visi dan misi Ke- pala Daerah dan Wakil Kepala Daerah ke dalam tujuan dan sasaran.

“Berdasarkan hasil perumusan awal visi dan misi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah tersebut, di-breakdown menjadi 8 tujuan dan 16 sasaran yang nantinya menjadi kinerja pembangunan selama 5 tahun mendatang guna menyelesaikan permasalahan pem- bangunan di Provinsi Kalimantan Tengah,” beber Yuren.

Plt. Sekda Kalteng berharap, dengan diseleng- garakannya kegiatan ini, maka semua Perangkat Dae- rah dapat saling bersinergi dan memberikan aspirasi sebagai bahan pertimbangan penyusunan dokumen RPJMD Provinsi Kalteng. “Melalui Sosialisasi dan Koor- dinasi Penyusunan Rancangan Awal RPJMD Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2021-2026, diharapkan se- luruh Perangkat Daerah dapat bekerja sama dan ber- peran aktif dalam penyusunan dan perumusan peren- canaan selama 5 tahun ini. Selain itu, saya berharap seluruh aspirasi dapat ditampung sebagai pertimban- gan bahan masukan penyusunan dokumen RPJMD Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2021-2026,” pung- kas Plt. Sekda Kalteng.

Penyusunan RPJMD Provinsi Kalteng Tahun 2021-2026 ini melibatkan 2 Tenaga Ahli dari Univer- sitas Trunojoyo, yaitu Dr. Sutikno, S.E., M.E. dan dan Titov Chuk’s Mayvani, S.E., M.E. Kegiatan sosialisasi dan koordinasi yang dilaksanakan secara virtual ini dirangkai dengan paparan yang disampaikan oleh Dr.

Sutikno, S.E., M.E. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama seluruh Kepala Perangkat Dae- rah Provinsi Kalteng yang dipimpin oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Hamka, di- dampingi Kepala Bidang Perencanaan dan Evaluasi Pembangunan Daerah Bappedalitbang Luqman Alha- kim. (renn/ben).

PALANGKA RAYA – BIRO ADPIM. Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Nuryakin mengikuti Pertemuan Teknis Penyerahan Lulusan Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXVIII Tahun 2021 secara virtual dari ruang kerja, Kompleks Kantor Gubernur, Kota Palangka Raya pada Jumat (30/7/2021).

Pertemuan tersebut digelar dalam rangka persiapan penyerahan lulusan IPDN Angkatan XXVIII Tahun 2021 yang rencananya dilaksanakan pada 3 Agustus 2021. Pertemuan diselenggarakan oleh Sekretariat Jenderal Kementerian Dalam Negeri.

Saat memberikan penjelasan, Sekretaris

PENJABAT SEKRETARIS DAERAH NURYAKIN IKUTI PERTEMUAN TEKNIS PENYERAHAN

LULUSAN IPDN ANGKATAN XXVIII TAHUN 2021

Jenderal Kementerian Dalam Negeri Muhammad Hudori menyampaikan bahwa dalam rangka persiapan penyerahan lulusan, koordinator wilayah akan bertugas membantu berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah.

“Koordinator atau pendamping wilayah bertugas mengkoordinasikan dengan baik dengan teman-teman di Pemerintah Daerah, misalnya penjemputan pakai apa dan sebagainya,” ungkapnya.

Pertemuan teknis tersebut diikuti Sekretaris Daerah, Kepala Badan Kepegawaian Provinsi se-Indonesia, koordinator masing-masing wilayah, serta pejabat terkait di IPDN melalui telekonferensi video. (rik).

(6)

PALANGKA RAYA – BIRO ADPIM. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) menggelar kegiatan Workshop Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2021. Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Nuryakin hadir mewakili Gubernur Kalteng untuk membuka secara resmi Workshop tersebut secara daring melalui konferensi video dari

PEMPROV KALTENG GELAR WORKSHOP INOVASI

PELAYANAN PUBLIK TAHUN 2021

ruang kerja, Kompleks Kantor Gubernur, Kota Palangka Raya, pada Rabu, 28 Juli 2021.

Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran dalam sambutan yang disampaikan Pj. Sekda Nuryakin mengungkapkan bahwa pelayanan publik merupakan wajah konkret kehadiran negara dalam kehidupan masyarakat sehari-hari, sehingga para ASN harus terus melahirkan berbagai inovasi dan terobosan agar dapat memberikan pelayanan yang prima, cepat, profesional, dan berkeadilan bagi masyarakat, terlebih di situasi sulit pandemi COVID-19 saat ini.

Oleh karena itu, Gubernur mengapresiasi diselenggarakannya Workshop Inovasi Pelayanan Publik yang diikuti secara daring oleh perwakilan ASN dari PALANGKA RAYA – BIRO ADPIM. Penjabat (Pj.)

Sekretaris Daerah (Sekda) Nuryakin, mewakili Gubernur Sugianto Sabran, membuka Workshop Revolusi Mental di Lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) Tahun 2021 secara virtual dari ruang kerja di Lantai II Kantor Gubernur, Kamis (29/7/2021).

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, dalam sambutan yang dibacakan Pj. Sekda Nuryakin, menegaskan bahwa Revolusi Mental bukan sekadar slogan atau jargon, tetapi harus menjadi aksi nyata yang dilaksanakan untuk perubahan ke arah yang lebih baik.

“Hal ini memerlukan gerakan kolektif seluruh komponen bangsa, baik penyelenggara negara maupun masyarakat, untuk bersama-sama mengimplementasikan nilai-nilai strategis instrumental dalam Revolusi Mental,” jelasnya.

Dipaparkan Gubernur, ada 3 nilai strategis instrumental dalam Revolusi Mental yang penting untuk dipahami dan diimplementasikan, termasuk dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

Pertama, Integritas, yaitu sikap berpegang teguh pada prinsip-prinsip kebenaran, moral, etika, dapat dipercaya, dan bertanggung jawab. Kedua, Etos Kerja, yaitu sikap atau budaya kerja yang optimis, bekerja keras, berdaya saing, kreatif, mandiri, inovatif, dan produktif. Ketiga, Gotong Royong, yaitu sikap saling menghargai, kerja sama, tolong-menolong, dan solidaritas yang berorientasi pada kebaikan bersama.

Gubernur pun mengapresiasi diselenggarakannya Workshop Revolusi Mental ini. “Saya berharap Workshop ini dapat menjadi sarana meningkatkan dan memperkuat komitmen ASN (Aparatur Sipil Negara) di Kalimantan Tengah untuk melaksanakan nilai-nilai integritas, etos kerja, dan semangat gotong royong dalam mengabdi, sehingga tentunya akan mampu mendorong terciptanya pelayanan publik yang prima dan profesional bagi masyarakat serta memacu percepatan kemajuan pembangunan,” harap Gubernur.

GUBERNUR: REVOLUSI MENTAL BUKAN SEKADAR SLOGAN

ATAU JARGON

Terkait penanganan pandemi Covid-19, Gubernur berharap nilai-nilai strategis Revolusi Mental benar- benar dapat diimplementasikan bersama-sama. “Mari kita bekerja sama dan bersinergi serta bergotong royong dalam upaya penanganan dan pengendalian pandemi Covid-19, terutama dengan selalu disiplin menjalankan Protokol Kesehatan 5M dalam kegiatan kita sehari-hari, turut menyukseskan program vaksinasi, dan memperkuat rasa kepedulian kita untuk saling tolong-menolong antar sesama,” pungkas Gubernur Kalteng Sugianto Sabran.

Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalteng Sri Widanarni, dalam laporannya menyampaikan bahwa Workshop Revolusi Mental ini diselenggarakan dalam rangka meningkatkan kompetensi sosio kultural ASN.

“Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014, kompetensi ASN itu ada 3, yaitu kompetensi manajerial, kompetesi teknis, dan salah satunya adalah kompetensi sosio kultural,” jelasnya.

“Kemudian di Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah juga disebutkan, selain memiliki kompetensi manajerial, teknis, dan sosio kultural, para ASN juga harus memilki kompetensi pemerintahan. Namun, pada kesempatan kali ini, kita lebih fokus pada kompetensi sosio kultural, dalam hal ini adalah kompetensi dalam memiliki semangat juang untuk melakukan, melaksanakan gerakan Revolusi Mental yang sudah dicanangkan oleh Bapak Presiden,”

imbuh Sri Widanarni.

Acara dihadiri oleh Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Teknis dan Sosio Kultural ASN Lembaga Administrasi Negara (LAN) Caca Syahroni yang juga menjadi narasumber dalam Workshop kali ini.

Selain itu, acara juga dihadiri oleh Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemprov Kalteng atau yang mewakili, Widyaiswara, serta Pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan BPSDM Provinsi Kalteng.

Workshop sendiri diikuti oleh Pejabat Administator/

Pejabat Pengawas/ASN di Provinsi dan Kabupaten/

Kota se-Kalteng. (ran/sop/ist).

(7)

7

Juli 2021

Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalteng tersebut. Workshop ini diharapkan dapat lebih mendorong para ASN agar terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kalimantan Tengah Makin BERKAH.

“Kami menyambut baik terselenggaranya Workshop Inovasi ini, yang tentunya diharapkan dapat lebih menggugah dan memacu para ASN di Kalimantan Tengah agar memiliki budaya inovatif untuk terus meningkatkan profesionalitas dan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat,” ungkap Gubernur melalui Pj.

Sekda Nuryakin.

Pada kesempatan ini, Gubernur Sugianto Sabran juga meminta kepada seluruh pihak untuk dapat bersatu padu mendukung segala upaya pengendalian pandemi COVID-19, apalagi wabah ini meningkat sangat cepat dalam beberapa waktu terakhir, dan bahkan, mulai tanggal 26 Juli sampai 2 Agustus 2021, dilakukan penerapan PPKM Level 3 di kabupaten/kota se-Kalteng.

“Saya mengajak kepada Bapak Ibu semua untuk bersama-sama mendukung upaya-upaya penanganan

pandemi, terutama dengan disiplin menjalankan Protokol Kesehatan 5 M dalam kegiatan kita sehari-hari dan turut menyukseskan program vaksinasi,” pinta Gubernur Kalteng sebagaimana disampaikan Pj. Sekda.

Sementara itu, Kepala BPSDM Provinsi Kalteng Sri Widanarni dalam laporan sebelumnya mengemukakan bahwa tujuan dari penyelenggaraan Workshop pada hari ini adalah untuk mendorong semangat dan budaya inovasi bisa tercipta di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Kalimantan Tengah. “Khususnya bagaimana kita memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Kepala BPSDM Sri Widanarni.

Lebih lanjut, kegiatan Workshop ini menghadirkan beberapa narasumber, antara lain Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Prof. Diah Natalisa, perwakilan Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Antun Nasri Sidik, dan Juara I Nasional Kompetisi Inovasi Pasca Diklat (SINOPADIK) Tahun 2019 dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kotawaringin Timur Cokorda Putra Legawa. (set/ist).

PALANGKA RAYA – BIRO ADPIM. Asisten Bidang Administrasi Umum Lies Fahimah mewakili Gubernur Kalimantan Tengah menghadiri acara pembukaan Workshop Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB) di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah secara virtual dari Ruang Kerja, Kompleks Kantor Gubernur, Kota Palangka Raya pada Selasa (6/7/2021).

Acara workshop yang digelar secara virtual melalui telekonferensi video ini diinisiasi oleh Badan

Pengembangan Sumber Daya Manusia bekerja sama dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Acara yang mengundang narasumber dari Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan II Kemenpan RB ini, dihadiri antara lain Kepala Perangkat Daerah Provinsi dan Kepala Perangkat Daerah Kabupaten/Kota se- Kalimantan Tengah.

Saat memberikan laporan, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Sri Widanarni menyampaikan bahwa workshop diselenggarakan dalam rangka meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia di

ASISTEN BIDANG ADMINISTRASI UMUM HADIRI PEMBUKAAN WORKSHOP PENILAIAN MANDIRI

PELAKSANAAN REFORMASI BIROKRASI

bidang reformasi birokrasi.

“Workshop ini diselenggarakan dalam rangka pengembangan sumber daya manusia terutama dalam hal penerapan reformasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sampai ke Kabupaten/Kota,” ungkap Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Sri Widanarni.

Sementara itu, Asisten Bidang Administrasi Umum Lies Fahmati saat menyampaikan Sambutan Gubernur Kalimantan Tengah mengungkapkan bahwa penilaian mandiri pelaksanaan reformasi birokrasi adalalah instrumen penting yang akan memberikan informasi mengenai kemajuan pelaksanaan reformasi birokrasi di setiap instansi pemerintah.

“Penerapan penilaian mandiri pelaksanaan reformasi birokrasi tentu penting untuk mengawal pencapaian reformasi birokrasi dalam rangka mewujudkan pemerintahan bersih dan bebas KKN, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat kapasitas dan akuntabilitas kinerja birokrasi,” kata Asisten Bidang Administrasi Umum saat membacakan sambutan Gubernur Kalimantan Tengah.

(rik/bow).

7

Juli 2021

(8)

PALANGKA RAYA – BIRO ADPIM. Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Edy Pratowo menghadiri Rapat Paripurna (Rapur) Ke-5 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2021 secara virtual dari Aula Serbaguna Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Senin (5/7/2021).

Rapur hari ini dipimpin Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalteng H. Abdul Razak, dengan agenda Penyampaian Pidato Pengantar Gubernur Kalteng terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Provinsi Kalteng tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalteng Tahun Anggaran 2020.

Membacakan Pidato Pengantar Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran, Wagub Edy Pratowo menyampaikan bahwa penyampaian pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2020 merupakan tahapan lanjutan setelah pemeriksaan yang dilakukan oleh BPK RI Perwakilan Kalteng.

Sebagaimana diberitakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI selama 7 tahun berturut-turut mulai tahun 2014 sampai dengan 2020.

“Hal ini membuktikan bahwa kinerja Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui pelaksanaan APBD sangat bagus, dapat dipertanggungjawabkan berkat dukungan dan kerja sama dengan DPRD sebagai mitra Pemerintah Daerah,” ucap Gubernur Kalteng dalam pidato yang dibacakan Wagub Edy Pratowo.

Lebih lanjut, Gubernur melalui Wagub Edy Pratowo menekankan bahwa APBD Tahun Anggaran 2020 secara riil telah dilaksanakan sebagaimana niat Pemerintah Daerah untuk mewujudkan sinergitas upaya pemulihan dan peningkatan ekonomi nasional dan daerah. APBD Tahun Anggaran 2020 juga telah dilaksanakan guna memenuhi kehendak masyarakat untuk perubahan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah yang diselaraskan dengan prinsip keadilan dan kehati-hatian serta lebih fokus pada pengendalian Covid-19, percepatan vaksinasi, pengembangan UMKM, pembangunan bidang infrastruktur, pembangunan bidang pendidikan, pembangunan bidang kesehatan, dan pembangunan bidang ekonomi masyarakat secara luas.

Dipaparkan Wagub Edy Pratowo, Anggaran Pendapatan pada APBD Provinsi Kalteng Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp 4,816 trilliun lebih dengan realisasi sampai dengan 31 Desember 2020 sebesar Rp 4,767 trilliun lebih atau 98,97%, terdiri dari Pendapatan Asli Daerah dengan realisasi Rp 1,570 trilliun lebih atau 105,67% dari target Rp1,485 trilliun lebih, Pendapatan Transfer dengan realisasi Rp 3,170 trilliun lebih atau 95,42% dari target Rp 3,322 trilliun lebih, dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah dengan realisasi Rp

GUBERNUR APRESIASI DUKUNGAN DAN KERJA SAMA DPRD KALTENG DALAM

PELAKSANAAN APBD TAHUN ANGGARAN 2020

26,529 miliar lebih atau 326,57% dari target Rp 8,123 miliar lebih.

Sementara itu, disampaikan Wagub, Anggaran Belanja mencapai Rp 4,772 trilliun lebih dengan realisasi sampai dengan 31 Desember 2020 sebesar Rp 4,466 trilliun lebih atau 93,60%, terdiri dari Belanja Operasi dengan realisasi Rp 3,172 trilliun lebih atau 91,70%

dari target Rp 3,400 trilliun lebih, Belanja Modal dengan realisasi Rp 1,108 trilliun lebih atau 95,93% dari target Rp 1,155 trilliun lebih, dan Belanja Tidak Terduga dengan realisasi Rp 186,398 miliar lebih atau 86,29% dari target Rp 216,020 miliar lebih.

Selanjutnya, untuk Anggaran Transfer, sebesar Rp 655,846 miliar lebih dengan realisasi sampai dengan 31 Desember 2020 sebesar Rp 564,218 miliar lebih atau 86,03%, terdiri dari Transfer Bagi Hasil Pendapatan dengan realisasi Rp 555,738 miliar lebih atau 89,56%

dari target Rp 620,554 miliar lebih dan Transfer Bantuan Keuangan dengan realisasi Rp 8,480 miliar lebih atau 24,03% dari target Rp 35,292 miliar.

Untuk Anggaran Pembiayaan Daerah (Pembiayaan Neto), sebesar Rp 611,326 miliar lebih dengan realisasi sampai dengan 31 Desember 2020 sebesar Rp 610,945 miliar lebih atau 99,94%, sehingga Sisa Lebih Pembiayaan Tahun Berkenaan sebesar Rp 346,935 miliar lebih.

Terakhir, untuk Neraca Pemprov Kalteng per 31 Desember 2020 dengan jumlah aset sebesar Rp 11,033 trilliun lebih, kewajiban Pemprov sebesar Rp 317,899 miliar lebih dan Ekuitas sebesar Rp 10,715 miliar lebih, sehingga kewajiban dan ekuitas dana akhir tahun 2020 sebesar Rp 11,033 trilliun lebih.

Dijelaskan bahwa naskah lampiran Laporan Keuangan Pemerintah Daerah yang terdiri dari Laporan Realisasi Anggaran, Neraca, Laporan Arus Kas, Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih, Laporan Perubahan Ekuitas, Laporan Operasional, dan Catatan Atas Laporan Keuangan adalah laporan yang sudah dilakukan perbaikan dan koreksi-koreksi sesuai hasil temuan pemeriksaan oleh BPK RI Perwakilan Kalteng.

Anggota Dewan pun dipersilakan untuk meneliti Naskah Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Kalteng Tahun Anggaran 2020 ini sesuai dengan mekanisme yang berlaku dan jadwal pembahasan yang sudah ditentukan. “Selanjutnya, kami mohon persetujuan atas Rancangan Peraturan Daerah dimaksud dan atas kerja sama serta dukungannya saya sampaikan terima kasih,” pungkas Gubernur dalam pidato pengantar yang dibacakan Wagub Edy Pratowo.

Tampak hadir pula secara virtual pada Rapur hari ini, antara lain Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalteng Jimmy Carter, unsur Forkopimda Kalteng atau yang mewakili, dan sejumlah Kepala SOPD terkait. (ran/dmr).

(9)

9

Juli 2021

PEMPROV KALTENG DAN DPRD PROVINSI KALTENG TANDA TANGANI NOTA KESEPAKATAN TERHADAP

RANCANGAN AWAL RPJMD TAHUN 2021-2026

PALANGKA RAYA – BIRO ADPIM. Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Edy Pratowo menghadiri Rapat Paripurna (Rapur) Ke-8 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2021 DPRD Provinsi Kalteng secara virtual dari Ruang Kerja di Lantai I Kantor Gubernur, Selasa (27/7/2021).

Rapur dengan agenda Penandatanganan Kesepakatan terhadap Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kalteng Tahun 2021-2026 ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Kalteng Wiyatno.

Wiyatno menegaskan bahwa RPJMD merupakan dokumen penting dan strategis dalam kebijakan pembangunan daerah yang menjadi acuan bagi rencana kerja Pemerintah Daerah atau Perangkat Daerah untuk 5 tahun ke depan.

Sementara itu, Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran, dalam pidato yang disampaikan Wagub Edy Pratowo mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan saran atau masukan dari Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Kalteng.

“Rancangan Awal RPJMD Provinsi Kalimantan Tengah akan disempurnakan berdasarkan masukan yang berasal dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah dan akan dikonsultasikan kepada Menteri melalui Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah paling lambat 50 hari setelah Kepala Daerah atau Wakil Kepala Daerah dilantik,” kata Gubernur dalam pidato yang disampaikan Wagub Edy Pratowo.

Lebih lanjut disampaikan Wagub bahwa RPJMD Provinsi Kalteng Tahun 2021-2026 merupakan dokumen perencanaan 5 tahunan atau dokumen perencanaan jangka menengah yang berisi tentang penjabaran dari Visi, Misi, dan program kepala daerah yang memuat Tujuan, Sasaran, Strategi, Arah Kebijakan, Pembangunan Daerah dan Keuangan Daerah, serta Program Perangkat Daerah dan Lintas Perangkat

Daerah yang disertai dengan kerangka pendanaan bersifat indikatif untuk jangka waktu 5 tahun yang disusun dengan berpedoman pada RPJPD, RTRW, dan RPJMN.

Sebagaimana diketahui, Visi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kalteng Terpilih adalah ”Kalteng Makin BERKAH (Bermartabat, Elok, Religius, Kuat, Amanah, dan Harmonis)”. Untuk mewujudkan Visi tersebut, telah ditetapkan 5 Misi yang diharapkan dapat menuntaskan permasalahan di Provinsi Kalteng, yakni mempercepat pembangunan ekonomi yang produktif, kreatif, dan berwawasan lingkungan; memperkuat ketahanan daerah dalam mengantisipasi perubahan global; mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik melalui reformasi birokrasi; mempercepat pembangunan sumber daya manusia yang cerdas, sehat, dan berdaya saing; serta meneguhkan Kalteng yang beriman, berbudaya, dan Berkesetaraan gender.

Melalui Visi Misi tersebut dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan di Provinsi Kalteng, diharapkan dapat mewujudkan Kalteng yang Bermartabat, Elok, Religius, Kuat, Amanah, dan Harmonis.

“Oleh karena itu, dibutuhkan komitmen yang kuat dari pemangku kepentingan pembangunan di daerah untuk mengintegrasikan, mensinkronisasikan, dan mensinergikan rencana pembangunan, baik antardaerah, antarruang, antarwaktu, maupun antarfungsi pemerintahan,” pungkas Gubernur sebagaimana disampaikan Wagub Edy Pratowo.

Pada Rapur hari ini, Penandatanganan Nota Kesepakatan dilakukan oleh Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo dan Ketua DPRD Provinsi Kalteng Wiyatno secara virtual dari ruang kerja masing-masing.

Tampak hadir mendampingi Wagub di ruang kerja, antara lain Plt. Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalteng Andi Arsyad, unsur Forkopimda Kalteng, serta Kepala SOPD terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalteng. (ran/foto:

kominfo kalteng).

(10)

PALANGKA RAYA – BIRO ADPIM. Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran melantik Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Nuryakin. Pelantikan bertempat di Aula Jayang Tingang, Lantai 2 Kantor Gubernur, Kamis (22/07/2021).

Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Persetujuan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 123/3894/SJ tanggal 16 Juli 2021 perihal Persetujuan Pengangkatan dan Pelantikan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng. Hal tersebut sebagaimana telah tertuang dalam Pasal 5 Ayat (1) Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 3 Tahun 2018 tentang Penjabat Sekretaris Daerah yang menyebutkan,

“Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat mengangkat Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi untuk melaksanakan tugas Sekretaris Daerah Provinsi setelah mendapat persetujuan Menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan dalam negeri.”

Disampaikan oleh Gubernur Sugianto Sabran, dilantiknya Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng ini adalah untuk mengisi kekosongan jabatan defi nitif Sekretaris Daerah. Hal ini penting karena Penjabat Sekretaris Daerah memiliki tugas strategis, yaitu membantu Kepala Daerah dalam menyusun kebijakan dan pengoordinasian administratif pelaksanaan tugas Perangkat Daerah serta pelayanan administratif sampai dengan

GUBERNUR LANTIK PENJABAT SEKRETARIS DAERAH KALTENG

adanya pengangkatan Sekretaris Daerah defi nitif.

“Saya berharap Saudara Nuryakin dapat melaksanakan tugas tersebut dengan baik dan memastikan program-program prioritas Pemerintah Provinsi Kalteng dapat terlaksana sesuai dengan perencanaan. Secara khusus, saya minta agar penanganan pandemi COVID-19 harus menjadi fokus utama. Lakukan terobosan-terobosan dan perkuat sinergi dengan seluruh stakeholders, sehingga upaya-upaya penanganan pandemi dapat berjalan lebih optimal dan efektif,” tegas Gubernur Sugianto Sabran.

Dalam akhir sambutannya Gubernur Sugianto Sabran meminta kepada para Kepala Perangkat Daerah dan segenap jajaran Pemerintah Provinsi Kalteng untuk memberikan dukungan dan kerjasama yang baik kepada Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Nuryakin.

Turut hadir mendampingi Gubernur, yaitu Wakil Gubernur Kalteng, Ketua DPRD Provinsi Kalteng, Kepala Kepolisian Daerah Kalteng, Danrem 102/

Pjg, Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Kalteng, dan sejumlah Kepala SOPD Provinsi Kalteng. (nov/din/eka).

(11)

11

Juli 2021

PALANGKA RAYA – BIRO ADPIM. Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Nuryakin mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat yang berlangsung secara virtual dari Ruang Kerja, Kompleks Kantor Gubernur, Kota Palangka Raya pada Jumat (16/7/2021).

Rapat koordinasi nasional tersebut dilaksanakan dalam rangka percepatan pelaksanaan tugas dan wewenang Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat dan kegiatan dekonsentrasi Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat tahun anggaran 2021. Acara ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri.

Saat memberikan kata pengantar, Pelaksana Harian (Plh.) Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan

PELAKSANA TUGAS SEKRETARIS DAERAH NURYAKIN IKUTI RAKOR NASIONAL GUBERNUR

SEBAGAI WAKIL PEMERINTAH PUSAT

Suhajar Dewantoro menyampaikan bahwa dalam menyelenggarakan urusan pemerintah pusat di daerah berpedoman pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“Jadi, peran inilah yang ingin kita pertegas, sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, jelas dikatakan apa yang menjadi tugas Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat,” ungkapnya.

Rapat koordinasi nasional tersebut diikuti melalui video conference oleh Sekretaris Daerah; Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan; Inspektur; Kepala Biro Pemerintahan; serta Kepala Biro Hukum se-Indonesia.

(rik)

PA L A N G K A RAYA – BIRO ADPIM. Pelaksana Tugas (Plt.) S e k r e t a r i s Daerah Nuryakin m e n g h a d i r i acara Lelang Kendaraan Dinas Milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang, Kota Palangka Raya pada Rabu (14/7/2021).

Lelang tanpa kehadiran peserta dengan penawaran terbuka (e-Auction Open Bidding) terhadap objek lelang barang milik daerah berupa kendaraan dinas Pemprov Kalteng diselenggarakan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Palangka Raya.

Saat memberikan kata pengantar, Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Palangka Raya Sigit Budi Prabowo menyampaikan bahwa Lelang tanpa kehadiran peserta dengan penawaran terbuka terhadap objek lelang barang milik daerah berupa kendaraan dinas Pemprov Kalteng bermanfaat bagi pemasukan negara.

“Manfaatnya besar sekali dengan adanya lelang ini, di antaranya adalah pemasukan bagi negara dan mengurangi risiko tanggung jawab dari pengurus barang.

Kemudian, dengan adanya lelang ini, ruangan (gudang) aset otomatis bisa digunakan untuk menyimpan barang yang lainnya,” ujar Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang.

Saat menyampaikan sambutan, Plt. Sekretaris Daerah Nuryakin mengungkapkan bahwa lelang tanpa

PELAKSANA TUGAS SEKRETARIS DAERAH NURYAKIN HADIRI LELANG KENDARAAN DINAS MILIK PEMPROV KALTENG

kehadiran peserta dengan penawaran terbuka terhadap objek lelang barang milik daerah merupakan tindak lanjut Surat Keputusan Gubernur Kalteng Nomor 188.44/148/2021 tentang Nilai Limit dan Penjualan Barang Milik Daerah Berupa Kendaraan Dinas Milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengajukan permohonan lelang pada tahun 2021, sebagai tindak lanjut diterbitkannya Keputusan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 188.44/148/2021 tentang Nilai Limit dan Penjualan Barang Milik Daerah Berupa Kendaraan Dinas Milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Lelang Umum dengan total 50 unit kendaraan dinas,” kata Plt. Sekretaris Daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Sekretaris Daerah Nuryakin menyampaikan apresiasi kepada Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Palangka Raya serta berharap proses lelang berjalan tertib dan baik.

“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Palangka Raya yang telah mendukung suksesnya lelang kendaraan dinas milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah serta Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan harapan agar proses lelang ini dapat diikuti dengan tertib dan seluruh persyaratan dapat terpenuhi dengan baik yang tentunya menjamin transparansi, sehingga siapapun penawaran lebih tinggi akan menjadi pemenang karena semua peserta lelang mempunyai kesempatan yang sama untuk menang,” kata Plt.

Sekretaris Daerah. (rik).

11

Juli 2021

(12)

PALANGKA RAYA – BIRO ADPIM. Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Nuryakin mewakili Gubernur Kalteng mengikuti Workshop Percepatan Penyelesaian Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (PPTLRHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI yang berlangsung secara virtual, bertempat di Aula Eka Hapakat, Lantai 3 Kantor Gubernur, Senin (26/07/2021).

Setiap tahunnya, BPK RI mengeluarkan Laporan Hasil

Pemeriksaan (LHP) yang di antaranya berisi beragam temuan dan rekomendasi kepada entitas pengelola keuangan negara, namun tindak lanjut atas rekomendasi tersebut terbilang masih rendah.

“Sehingga penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan terhindar dari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) adalah harapan kita bersama. Untuk mewujudkan hal tersebut, tentunya peran dari suatu lembaga negara dalam hal ini BPK RI sangat diperlukan guna melakukan pemeriksaan dan pengawasan terhadap sistem pengelolaan keuangan negara di lingkungan Provinsi Kalteng,” ungkap Pj. Sekda Nuryakin dalam sambutan Gubernur Kalteng yang dibacakannya.

Disampaikan oleh Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, “Rekomendasi BPK tersebut merupakan saran dari Tim Pemeriksa berdasarkan hasil dari pemeriksaannya yang ditujukan kepada orang dan/atau badan yang berwenang untuk melakukan tindakan dan/

atau perbaikan. Berdasarkan undang-undang Nomor 15 Tahun 2004 bahwa pejabat wajib menindaklanjuti rekomendasi dalam laporan hasil pemeriksaan tersebut dan wajib memberikan jawaban atau penjelasan kepada BPK tentang tindak lanjut atas rekomendasi dalam laporan hasil pemeriksaan.”

Gubernur Sugianto menyampaikan bahwa sampai dengan semester I tahun 2021 progres PPTLRHP BPK RI di lingkungan Provinsi Kalteng berada di angka rata- rata 85,6190%. Adapun progres penyelesaian terbesar, adalah Kabupaten Kotawaringin Barat dengan capaian 99,43%, diikuti Kabupaten Kotawaringin Timur dengan capaian 96,29%, dan Kota Palangka Raya dengan

capaian 94,0776%.

“Sehingga untuk dapat menindaklanjuti hasil rekomendasi BPK tersebut, tentunya membutuhkan pengetahuan, wawasan, kerja sama, dan peran serta aktif dari semua pihak. Oleh karena itu, melalui workshop ini diharapkan nantinya dapat meningkatkan kinerja aparatur baik di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalteng maupun Kabupaten/Kota dalam rangka percepatan penyelesaian tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan BPK dan juga menjadi wadah untuk membangun koordinasi dan komunikasi yang baik dan intensif serta menjadi momentum penyatuan visi, mensinergikan langkah, dan memperkokoh komitmen untuk terus bekerja sama mengoptimalkan program dan kebijakan dalam membangun daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat menuju Kalteng yang semakin berkah,” ungkap Gubernur dalam sambutan tersebut.

Gubernur Sugianto Sabran mengapresiasi kepada Kabupaten/Kota tersebut yang sejauh ini telah menindaklanjuti rekomendasi hasil pemeriksaan BPK RI di lingkungan pemerintahannya. Ini dinilai harus

menjadi contoh dan bisa memacu kabupaten lainnya untuk segera menindaklanjuti rekomendasi laporan hasil pemeriksaan dalam waktu yang tidak terlalu lama.

“Saya berharap para peserta dapat mengikuti workshop dengan penuh kesungguhan serta penuh dedikasi yang tinggi sampai selesai pelaksanaan, dengan harapan hasil yang dicapai dapat diaktualisasikan untuk kemajuan di wilayah masing-masing,” ungkap Gubernur Sugianto dalam sambutan tersebut. (nov/din/bow).

GUBERNUR: PPTLRHP BPK RI DI KALTENG

SEMESTER I TAHUN 2021 ALAMI PROGRES

(13)

13

Juli 2021

PALANGKA RAYA – BIRO ADPIM. Vaksinasi mas- sal bagi pelajar di Kota Palangka Raya telah dimulai pada hari ini, Sabtu (17/7/2021), di SMAN 1 Palangka Raya.

Kegiatan perdana vaksinasi massal bagi pelajar ini diikuti oleh 150 pelajar usia 12-18 tahun, dengan rincian 100 pelajar dari SMAN 1 Palangka Raya dan 50 pelajar dari SMPN 3 Palangka Raya. Vaksinasi massal diselenggara- kan di bawah koordinasi Badan Intelijen Nasional Daerah (Binda) Kalimantan Tengah (Kalteng) bekerja sama den- gan Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng.

Sejumlah anggota Forum Koordinasi Pimpinan Dae- rah (Forkopimda) Kalteng turut meninjau secara langsung ke lokasi vaksinasi, antara lain Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedy Prasetyo, Wakapolda Kalteng Brigjen Pol Ida Oetari Poernamasasi, Danrem 102/Pjg Brigjen TNI Purwo Sudaryanto, serta Kepala Binda Kalteng Brigjen TNI Sin- yo, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kalteng Suyuti Syamsul dan Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kalteng Ah- mad Syaefudi.

Kepala Binda Kalteng Brigjen TNI Sinyo selaku koordinator pelaksanaan kegiatan ini mengatakan vaksi- nasi pelajar sesuai dengan arahan dan perintah Presiden Joko Widodo di mana BIN turut serta mengawal pelak- sanaan vaksinasi tersebut. “Oleh karena itu, kami Binda Kalteng didampingi Forkopimda, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan hari ini juga melaksanakanya di SMA 1 Palangka Raya. Seperti kita ketahui bersama bahwa Covid-19 sekarang mengalami peningkatan khususnya pada kalangan milenial. Dan, apabila mereka terpapar, kalangan milenial ini relatif membutuhkan lebih lama waktu rawat inap. Karena itu, betapa pentingnya vaksi- nasi terhadap pelajar,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sinyo pun berharap kegiatan vaksinasi pelajar terus digelar secara berkesinambungan dalam rangka menghadapi pandemi dan menciptakan herd im- munity di kalangan generasi muda.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kalteng Ahmad Syaefudi dalam sambutannya melaporkan, per 28 Juni 2021, vaksinasi bagi guru dan tenaga kependi- dikan sudah mencapai 85% se-Kalteng. “Gubernur men- ginginkan agar kekebalan kelompok (herd immunity) tercapai dengan sempurna, maka beliau menganjurkan orang tua dari guru, tenaga kependidikan, dan peserta di-

VAKSINASI MASSAL PERDANA BAGI PELAJAR DIGELAR HARI INI

dik mendapat vaksinasi. Alhamdulilah, orang tua guru dan orang tua peserta didik sudah divaksin. Harapan kita agar nanti pembelajaran tatap muka terbatas bisa dilaksanakan sebaik-baiknya,” ucap Ahmad Syaefudi.

Terkait rencana pembelajaran tatap muka terba- tas yang sedianya dilaksanakan 12 Juli lalu, Ahmad Syaefudi di hadapan awak media mengatakan rencana tersebut ditunda karena tingkat penyebaran Covid-19 semakin naik, sehingga dikhawatirkan kesehatan dan keselamatan warga masyarakat terganggu. “Kita tunda sampai 2 minggu ke depan, 24 Juli. Tanggal 20 kita tin- jau ulang kondisi status zona wilayah. Jika memung- kinkan, kita akan laporkan pimpinan. Sekolah sudah siap. Substansi tatap muka terbatas adalah 50% tatap muka dan 50% daring. Ini penyesuaian, adaptasi terus,”

ungkapnya seraya menambahkan kesiapan lembaga yang dipimpinnya untuk berkoordinasi dengan Pemer- intah Kabupaten/Kota dalam menyiapkan tempat dan mobilisasi pelajar untuk vaksinasi.

Pada kesempatan wawancara dengan sejumlah media, Kepala Dinas Kesehatan Kalteng Suyuti Syam- sul pun menyampaikan bahwa dari sasaran sebanyak 2.080.000 orang, vaksin sudah diterima oleh kurang lebih 450 ribu orang (20% dari sasaran). Kalau dari total populasi, maka vaksinasi baru mencapai angka 16%.

“Kita berupaya mencapai 70% pada 31 Oktober 2021.

Hanya saja, kecepatan kita tergantung dari ketersedi- aan vaksin juga. Kalau datangnya bertahap, kita juga menyesuaikan di lapangan,” tuturnya.

Pelaksanaan vaksinasi massal perdana bagi pe- lajar dilakukan oleh Tim RS TNI bagi pelajar SMAN 1 Palangka Raya dan Tim Biddokkes Polda Kalteng bagi pelajar SMPN 3 Palangka Raya. (dew/ran/ben).

(14)

KAPUAS TIMUR – BIRO ADPIM. Wakil Gubernur (Wagub) H. Edy Pratowo bersama Kapolda Irjen Pol Dedi Prasetyo dan Danrem 102/Pjg Brigjen TNI Purwo Sudary- anto melakukan kunjungan kerja dalam rangka meman- tau Posko Penyekatan Perbatasan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dengan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) di Desa Anjir Serapat Timur, Kecamatan Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas pada Selasa (6/7/2021).

Bertempat di Lobi Mapolda Kalteng, Wagub Edy Pratowo bersama Kapolda dan Danrem mengawali agen- da dengan terlebih dahulu melepas keberangkatan Tim Yustisi Pendisiplinan Protokol Kesehatan (Prokes) CO- VID-19, Pemakaian Masker, dan Penyemprotan Disinfek- tan. Tim Yustisi itu akan melaksanakan patroli bersama di daerah Pasar Kahayan dan Pasar Besar, Kota Palangka Raya.

Usai pelepasan Tim Yustisi, Wagub Kalteng, Ka- polda, Danrem, dan rombongan selanjutnya berangkat dengan berkendaraan mobil menuju Kabupaten Pulang Pisau. Tiba di Aula Kantor Bappedalitbang, kedatangan rombongan Wagub disambut oleh Plt. Bupati Pulang Pisau Pudjirustaty Narang beserta Forkopimda setempat untuk kemudian meninjau langsung pelaksanaan keg- iatan vaksinasi massal di Gerai Vaksin Presisi di lokasi tersebut.

Selesai peninjauan di Gerai Vaksin Presisi Kabupat- en Pulang Pisau itu, Wagub beserta rombongan melan- jutkan perjalanan menuju Kabupaten Kapuas. Setibanya di Posko Penyekatan Perbatasan Kalteng-Kalsel di Desa Anjir Serapat, kedatangan rombongan Wagub Kalteng ini disambut oleh Bupati Ben Brahim S. Bahat dan Forkopim- da Kapuas. Rombongan kemudian melakukan dialog dengan para petugas dan juga memantau langsung pelaksanaan kegiatan penyekatan.

Dalam sesi wawancara di sela-sela peninjauan, Wagub Edy Pratowo menjelaskan bahwa maksud kun- jungannya adalah untuk memantau langsung pelaksa- naan Surat Edaran Gubernur Kalteng Nomor 443.1/107/

Satgas COVID-19 yang mengatur tentang peningkatan- peningkatan upaya penanganan COVID-19 dan percepa- tan pelaksanaan vaksinasi di wilayah Kalteng, terlebih menghadapi ancaman kasus COVID-19 yang meningkat begitu cepat dalam beberapa waktu terakhir dan muncul- nya virus varian baru yang lebih mudah menular.

Peningkatan upaya-upaya tersebut di antaranya adalah pengetatan pengawasan mobilitas orang keluar masuk wilayah Kalteng, percepatan vaksinasi, dan juga pendisiplinan Prokes, sebagaimana juga telah diinstruk- sikan oleh Pemerintah Pusat. “Kami dari Pemerintah Provinsi bersama dengan Pak Kapolda, Pak Danrem, dan Forkopimda Provinsi ini dalam rangka untuk meman-

WAGUB BERSAMA KAPOLDA DAN DANREM PANTAU POSKO PENYEKATAN PERBATASAN

KALTENG-KALSEL DI KABUPATEN KAPUAS

tau pelaksanaan Surat Edaran Gubernur, yang pertama itu,” jelas Wagub Edy Pratowo.

“Di Pusat telah dilaksanakan PPKM Darurat, dan tindak lanjut dari PPKM Darurat itu, kemarin Bapak Menko Perekonomian melalui kegiatan rapat koordina- si nasional juga ditambahkan untuk di luar Pulau Jawa ada 10 Provinsi, termasuk Kalimantan Tengah, yang dipandang perlu untuk melaksanakan pengetatan ter- hadap upaya kita untuk menekan lajunya penyebaran Virus Corona ini,” imbuh Wagub Kalteng.

Wagub pun menekankan bahwa berbagai pening- katan upaya penanganan COVID-19 dan percepatan vaksinasi tersebut memerlukan dukungan dan sinergi seluruh pihak, khususnya para Bupati/Wali Kota beser- ta Forkopimda. “Saya kira kerja sama nanti para Bupati dan FKPD di kabupaten/kota itu penting untuk melaku- kan sinergi dalam rangka upaya-upaya pencegahan Vi- rus Corona di Kalimantan Tengah,” ungkap Wagub Edy Pratowo.

Ditambahkan oleh Kapolda Irjen Pol Dedi Pra- setyo, keberadaan Posko Penyekatan di wilayah per- batasan Kalteng dengan provinsi tetangga ini penting bagi upaya menekan penyebaran COVID-19. “Di Pu- lang Pisau, tadi kita sudah mengecek pelaksanaan kegiatan vaksinasi. Dan, hari ini kita juga mengecek untuk pelaksanaan Pos Sekat yang ada di Perbatasan Kapuas dan Banjar. Dengan harapan kita mengurangi kegiatan mobilitas masyarakat yang betul-betul tidak diperlukan untuk tidak usah keluar rumah,” tegas Ka- polda Kalteng.

Pada kesempatan yang sama, Danrem 102/Pjg Brigjen TNI Purwo Sudaryanto mengingatkan bahwa keberhasilan pengendalian pandemi juga tergantung pada kedisiplinan mematuhi protokol kesehatan dan pelaksanaan PPKM Mikro. “Kita imbau, kita ajak ma- syarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehat- an, walaupun sudah dilaksanakan vaksinasi. Di samp- ing itu, yang kedua, implementasi dari PPKM Mikro ini harus kita lakukan dengan baik. Kalau ini bisa kita kerjakan, insya Allah, bisa membantu menekan penye- baran COVID di wilayah Kalimantan Tengah,” pungkas Danrem.

Lebih lanjut, dalam kunjungan kerjanya di Kabu- paten Kapuas, Wagub Kalteng bersama Kapolda dan Danrem serta didampingi Bupati Ben Brahim S. Ba- hat dan Forkopimda Kabupaten juga menyempatkan waktu untuk mengunjungi dan meninjau Fasilitas Iso- lasi Mandiri yang berada di Perumahan NSD (New Site Development). (set/dmr).

(15)

15

Juli 2021

PALANGKA RAYA – BIRO ADPIM.

Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Edy Pratowo menghadiri Acara Pembukaan Kegiatan Bimbingan Teknis dan Workshop Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Tahun 2021 Zona Wilayah B yang dibuka secara virtual oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, bertempat di Ruang Rapat Wagub, Kompleks Kantor Gubernur, Kota Palangka Raya pada Jumat (16/7/2021).

Kegiatan Bimtek dan Workshop ADWI Tahun 2021 Zona Wilayah B merupakan ajang untuk menjadikan desa wisata yang ada di Indonesia sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia, berdaya saing, berkelanjutan, serta mampu mendorong pembangunan daerah dan kesejahteraan rakyat sekaligus membangun motivasi bagi pengelola desa untuk mengembangkan dan menjadikan desa sebagai penggerak

ekonomi dengan mengedepankan kearifan lokal. Kegiatan ini juga bisa membangun motivasi bagi pengembangan desa dan menjadi penggerak ekonomi tingkat desa melalui desa wisata.

“Diharapkan dapat mendorong pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di desa wisata dapat lebih berkembang, meningkatkan kapasitas masyarakat dan pengelola desa wisata, serta mengembangkan kreativitas dalam menciptakan konten kreatif, sehingga dapat meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia yang berkualitas dan berkelanjutan, menciptakan lapangan kerja, dan memberikan kesejahteraan masyarakat,”

ungkap Menparekraf Sandiaga.

Menparekraf juga menjelaskan pandemi telah mengubah pola hidup masyarakat menjadi lebih bersih dan sehat. Hal tersebut yang kemudian membawa perubahan tren masyarakat dalam berwisata, di mana masyarakat lebih tertarik untuk mengunjungi desa wisata yang sesuai dengan karakter tersebut, yakni alam terbuka, namun memiliki daya tarik pariwisata dan ekonomi kreatif yang sangat tinggi.

Kegiatan Bimtek dan Workshop ADWI Tahun 2021 Zona Wilayah B mengangkat tema “Indonesia Bangkit”.

Penyelenggaraan kegiatan ADWI diharapkan dapat mendorong semua pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif untuk menjadikan desa wisata berkembang dalam mengembangkan ekonomi bangsa Indonesia menjadi kuat, tangguh, dan bangkit kembali dari keterpurukan akibat pandemi.

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan desa wisata adalah simbol kebangkitan ekonomi Indonesia karena pengembangannya akan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat setempat.

WAGUB KALTENG HADIRI SECARA VIRTUAL PEMBUKAAN BIMTEK DAN WORKSHOP ANUGERAH DESA WISATA INDONESIA

“Tren pariwisata kini sudah terlihat bahwa desa wisata adalah masa depan pariwisata Indonesia dan simbol kebangkitan ekonomi kita,” katanya saat membuka Bimtek dan Workshop Online ADWI 2021 Zona B secara virtual.

Menurut Sandiaga, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akan mendukung penuh pengembangan desa wisata karena dapat menciptakan lapangan pekerjaan serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di tengah kondisi pandemi saat ini.

“Kita akan all out di Kemenparekraf untuk mendorong desa wisata karena kami yakin ini akan membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya dan akan berpihak, berkeadilan kepada masyarakat menengah ke bawah yang membutuhkan manfaat ekonomi yang sekarang betul-betul diperlukan di tengah pandemi,”

katanya.

Ia pun mengingatkan peran penting seluruh pemangku kepentingan untuk dapat berkolaborasi dalam bingkai 3C, yaitu Competence, Commitment, dan Champions, serta menghadirkan program yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu.

Sandiaga juga menuturkan akan mempercepat pengembangan potensi desa wisata seiring dengan kolaborasi dengan Kementerian Desa PDTT dan kementerian/lembaga lainnya.

“Jadi, Indonesia sejahtera, adil, dan makmur dapat kita wujudkan. Bukan Indonesia membangun desa, tapi desa yang membangun Indonesia. Ini upaya kita bersama untuk melestarikan potensi budaya dan nilai-nilai kearifan lokal,” kata mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu. (nov/may/bow).

(16)

PALANGKA RAYA – BIRO ADPIM. Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran, diwakili oleh Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalteng H. Nuryakin membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah/Madrasah (MPLS/M) pada jenjang SMA/MA/SMK/SLB se-Kalteng Tahun Ajaran 2021/2022 secara virtual, bertempat di Ruang Rapat Bajakah, Lantai 2 Kantor Gubernur, Senin (12/7/2021).

Tampak hadir pada kegiatan tersebut, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kalteng Hamka dan Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng Ahmad Syaifudi, serta perwakilan dari Guru SMA/MA/SMK/SLB se-Kalteng.

Pendidikan merupakan hak asasi manusia dalam upaya meningkatkan derajat kualitas hidup sebagai warga negara dan warga masyarakat. Oleh karena itu, tugas pemerintah adalah menyiapkan pelayanan pendidikan yang bermutu, relevan, dan berdaya saing, serta mudah diakses oleh masyarakat, sehingga tujuan negara untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dapat terwujud sebagaimana diamanatkan dalam pembukaan UUD 1945. Pemerintah melalui lembaga satuan pendidikan di Sekolah/Madrasah harus dapat memberikan jaminan kualitas kepada masyarakat dalam menempuh pendidikannya yang ditandai dengan terpenuhinya Standar Nasional Pendidikan untuk dapat melaksanakan proses pembelajaran yang efektif, bermakna, dan menyenangkan bagi peserta didik melalui olah pikir, olah rasa, olah hati, dan olahraga. Inti dari penyelenggaraan pendidikan adalah bagaimana melaksanakan proses pembelajaran sebagai tempat mengolah dan mengembangkan potensi dan kepribadian peserta didik secara lancar, efektif, dan menyenangkan.

Dalam sambutan Gubernur Kalteng yang dibacakan oleh Plt. Sekda Provinsi Kalteng Nuryakin, diungkapkan,

“Saya berharap semua kebijakan, program, dan kegiatan pendidikan berfokus pada peningkatan kualitas proses pembelajaran di kelas, sehingga akan menghasilkan lulusan berkualitas dan berdaya saing sesuai tujuan pendidikan nasional, yaitu mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang bertanggung jawab,” ungkap Gubernur Sugianto Sabran.

“Mengawali Tahun Ajaran 2021/2022, seluruh peserta didik baru wajib mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Biasanya pada hari pertama masuk sekolah, kita dapat berdiri di lapangan bersama seluruh siswa untuk memulai tahun pelajaran baru. Akan tetapi, pada tahun ini, kegiatan MPLS dilaksanakan secara berbeda akibat pandemi Covid-19 yang masih harus menjadi perhatian serius kita semua. Sebagai upaya bersama-sama untuk mencegah penularan wabah ini, maka kegiatan MPLS ini diselenggarakan secara virtual atau daring,” jelas Gubernur.

“Saya berharap anak-anakku siswa baru bisa mengikuti kegiatan MPLS daring ini dengan penuh

PEMBUKAAN MPLS/M JENJANG SMA/MA/SMK/SLB SE-KALTENG

TA 2021/2022

semangat dan sungguh-sungguh, memperhatikan bimbingan Bapak/Ibu Guru. Kepada orang tua siswa, agar tetap memantau dan membimbing anaknya mengikuti pengenalan lingkungan sekolah ini. Tak lupa, saya ingin menyampaikan ucapan selamat kepada anak-anakku peserta didik baru yang telah diterima menjadi siswa SMA/MA/SMK/SLB, serta seluruh siswa kelas X dan XI yang telah berhasil naik kelas. Atas izin Allah SWT, kalian diberi kesempatan untuk menimba ilmu pada jenjang pendidikan lebih tinggi. Meski saat ini masih harus belajar dari rumah, tetaplah semangat belaja untuk menggapai cita-cita kalian,” ujar Gubernur Sugianto Sabran.

Pengenalan lingkungan sekolah/madrasah ini merupakan kegiatan sangat penting bagi para peserta didik baru untuk mengenal dan memahami dengan baik lingkungan barunya, sehingga mereka merasa nyaman dan aman karena diperlakukan dengan baik, wajar, dan ramah oleh seluruh warga satuan pendidikan barunya.

Pengenalan lingkungan sekolah/madrasah ini harus mampu memberi kesan positif dan hangat kepada para peserta didik baru untuk memulai proses pembelajaran yang efektif dan menyenangkan. “Oleh sebab itu, saya tegaskan bahwa model-model kegiatan dalam pengenalan lingkungan sekolah ini tidak boleh mengarah pada perpeloncoan. Lakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat dan memotivasi peserta didik baru agar lebih bersemangat belajar. Kenalkan dan jelaskan tata tertib sekolah atau madrasah agar para peserta didik baru dapat mengetahui hak dan kewajibannya sebagai siswa. Perkenalkan pula berbagai kegiatan ekstra kurikuler sebagai pilihan siswa dan siswi baru dalam mengembangkan potensi bakatnya,” tegas Gubernur Sugianto Sabran.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur menyampaikan, “Saya ingin berpesan kepada para Kepala Sekolah/Madrasah, guru, dan siswa, antara lain: Pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan bahagia. Oleh sebab itu, pendidikan di Kalteng harus dilaksanakan dengan perencanaan, pengendalian, evaluasi, dan pelaporan yang baik, transparan, dan akuntabel, sehingga visi, misi, tujuan, dan sasaran pembangunan pendidikan Kalteng Makin BERKAH dapat diwujudkan. Saya juga berharap agar para guru dapat menjalankan tugasnya dalam mengajar, mendidik, melatih, dan membimbing para siswa dengan sebaik-baiknya. Peran guru tidak tergantikan, bahkan dengan alat secanggih apapun, terutama dalam memberikan kasih sayang kepada siswa-siswinya agar dapat menjadi pribadi berkarakter unggul, yang memiliki keseimbangan kecerdasan intelegensi, kecerdasan emosional, dan kecerdasan spiritual. Selanjutnya, kepada anak-anakku para siswa dan siswi, agar terus semangat dan tekun dalam belajar, sayangi dan hormati kedua orang tua dan bapak/ibu guru, hindari penyalahgunaan Narkoba dan obat-obatan terlarang lainnya, dan bentengi diri kalian dari pengaruh negatif teknologi informasi dari gadget yang sangat canggih melalui peningkatan iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dengan beribadah sesuai agama dan kepercayaannya masing-masing,” pungkas Gubernur Sugianto Sabran. (din/foto: kominfo kalteng).

Referensi

Dokumen terkait