PSIKOLOGI KEPRIBADIAN I
Latar Belakang
Psikologi berkembang pada akhir abad XIX sebagai anak kandung filsafat dan fisiologi eksperimental
Asal usul teori kepribadian lebih bersumber pada profesi dan lingkungan praktek kedokteran
Latar Belakang
Pertanyaan para filsuf Hippokrates, Plato dan Aristoteles mengenai konsepsi manusia
Dimulai dengan
Tradisi observasi klinis,
Tradisi gestalt,
Psikologi eksperimental dan teori belajar
Tradisi psikometrik, pengukuran dan penelitian tentang perbedaan perbedaan individu
Sasaran
Memperoleh informasi mengenai tingkah laku manusia
Mendorong individu agar dapat hidup secara penuh dan memuaskan
Kepribadian
Berasal dari bahasa latin ‘persona’ (Bahasa Yunani- Kuno)
Artinya ‘topeng’ yang biasa dipakai artis dalam teater. Artis bertingkah laku seperti topeng yang dipakainya
Namun, ketika personaliti dipakai menjadi istilah ilmiah pengertiannya menjadi lebih bersifat
internal, permanen, menuntun, mengarahkan, dan mengorganisir aktivitas manusia
Istilah Kepribadian
Personality: penggambaran tingkah laku secara deskriptif tanpa memberi nilai
Karakter: penggambaran tingkah laku dengan menonjolkan nilai (benar-salah, baik-buruk)
Disposition (watak): karakter yang telah lama dimiliki dan sampai sekarang belum berubah
Temperamen (temperamen): kepribadian yang berkaitan erat dengan determinan biologik/fisiologik, disposisi hereditas
Traits (sifat): respon yang senada (sama) terhadap sekelompok stimuli yang mirip, berlangsung dalam kurun waktu yang relatif lama
Type-attribute (ciri): mirip dengan sifat, namun dalam kelompok stimuli yang lebih terbatas
Habit (kebiasaan): respon yang sama cenderung berulang untuk stimulus yang sama pula
Definisi Kepribadian
• Fikiran, kegiatan, perasaan yg berpengaruh secara sistemik terhadap keseluruhan tingkah lakunya
Umum
• Membedakan diri dengan orang lain
Khas
• Tidak mudah berubah, kalaupun berubah disebabkan oleh kejadian luar biasa
Berjangka Lama
• Unit tunggal, struktur/organisasi internal hipotetik yg membentuk kesatuan dan konsisten
Kesatuan
• Ciri kepribadian dipakai untuk mejelaskan bagaimana dan mengapa orang senang, susah, berhasil, gagal, dsb
Bisa berfungsi
baik/buruk
Kepribadian sebagai Perpaduan Faktor-Faktor
Genetik Sifat-sifat Budaya dan Masyarakat
Pembelajaran Pilihan
Pribadi Mekanisme Bawah-Sadar
Proses-proses Kognitif
6 Paradigma Teori Kepribadian
• Tradisi Klinik-Psikiatri
• Mengenali insting-insting seksual dan agresi- dorongan biologik
• Freud, Jung
Psikoanalis
• Tradisi Psikologi Fungsionalisme dan Psikologi Pengukuran
• Pentingnya berbagai sifat yang dimiliki seseorang
• Wiliam James, Murray, Maslow, Cattel, Eysenck, Allport
Traits/Sifat
6 Paradigma Teori Kepribadian
• Tradisi Kondisioning
• Menjalaskan interaksi manusia dan
lingkungan, tingkah laku dapat berubah sebagai dampak dari interaksi
• Pavlov, Skinner, dan Watson
Behaviorisme
• Fikiran, motivasi, perasaan dan ingatan bekerja dalam kesatuan menangkap sensasi baru
• Lewin, George Kelly, Rogers, Bandura, dan Mischel
Kognitif/Eksistensi al-Humanistik
6 Paradigma Teori Kepribadian
• Berfokus ke studi faktor-faktor sosial-budaya yg mempengaruhi kepribadian
• Alder, Horney, Erikson Sosiokultural
• Warisan genetik yg mempengaruhi kecenderungan seseorang untuk
terlibat di perilaku sosial tertentu
• David M. Buss Evolusi
Anggapan Dasar tentang Manusia
Kebebasan Vs Ketidakbebasan Manusia bebas berkehendak,
mengambil sikap dan menentukan arah hidup dan kehidupan (Soren, Maslow, Sartre)
Tingkah laku manusia ditentukan
sejumlah determinan dari diri sendiri (Freud) dan luar (Skinner)
Rasionalitas Vs Irrasionalitas Tingkah laku manusia didasari oleh hal
hal yang disadari (Skinner)
Tingkah laku manusia didorong oleh kekuatan yang tidak disadari (naluri)
→ Freud
Holisme Vs Elementalisme Suatu fenomena bisa dimengerti dan
melihat keseluruhan sebagai totalitas (Freud, Maslow)
Suatu hal hanya bisa dipelajari dengan jalan menyelediki aspek secara terpisah (Skinner)
Berubah Vs Tak Berubah Tingkah laku manusia selalu berubah
sepanjang hidup (Skinner, Maslow)
Manusia tidak berubah sepanjang hidup ditentukan pengalaman kanak kanak awal (Freud)
Teori Kepribadian
(Metode Dalam Menyusun Teori) Pemikiran Spekulatif (Plato, Kant, Bahnsen, Queyrat, Malapart)
Penyelidikan Empiris (Heymans, Freud, Jung, Adler, Eysenck, Rogers)
Teori Kepribadian
(komponen kepribadian)
Teori Konstitusional (Mahzab Italia, Perancis, Kretschmar, Sheldon)
Teori Temperament (Kant, Meumann, Enselhans, Heymans, Ewald)
Teori Ketidaksadaran (Freud, Jung, Adler)
Teori Faktor (Eysenck, Cattel)
Teori Kebudayaan (Spranger)
Teori Kepribadian
(Cara Pendekatannya)
Pendekatan Tipologi (Plato, Hipocrates-Galenus, Enselhans, Heymans, Ewald)
Pendekatan Pensifatan (Klages, Allport, Rogers, Freud, Jung, Murphy)
Pendekatan tipologis kurang tepat karena menggolongkan manusia kedalam tipe tipe
dan mengabaikan sifat sifat khas (individual)
yang justru penting dalam kepribadian)
Teori Kepribadian (Prailmiah)-1
Chirologi (Garis Tangan)
Garis tangan manusia tidak ada yang sama satu sama lain
Jika seseorang dapat mengenal perbedaan serta kekhususannya maka sifat sifatnya akan terlihat
Astrologi
Pengaruh kosmis pada manusia yaitu pada saat
manusia dilahirkan (bagaimana susunan kosmis saat itu)
Grafologi
Gerakan menulis merupakan ekspresi jiwa
Teori Kepribadian (Prailmiah)-2
Phisiognomi
Pengaruh keadaan wajah dengan kepribadian
Phrenologi,
Tiap tiap fungsi atau kecakapan berpusat di otak.
Onychologi
Kuku di ujung jari itu mempunyai hubungan yang erat dengan susunan syaraf. Warna dan bentuk kuku
digunakan sebagai landasan untuk mengenal kepribadian seseorang
Mahzab dalam Teori Kepribadian
Mahzab Pertama : Psikoanalisis Klasik Freud
Manusia pada dasarnya dilahirkan jahat
Tingkah laku manusia digerakkan oleh daya daya yang bersifat negatif atau merusak dan tidak disadari, seperti kecemasan, agresi dan permusuhan
Agar menjadi positif maka manusia membutuhkan pendampingan yang bersifat impersonal dan direktif (mengarahkan)
Aliran Pemikiran Pesimistik
Mahzab Kedua : Behaviorisme Skinner
Manusia pada dasarnya dilahirkan netral, ‘tabula rasa’
Lingkungan yang menentukan arah perkembangan tingkah laku manusia lewat proses belajar
Perkembangan manusia bisa dikendalikan kearah tertentu
sebagaimana ditentukan oleh lingkungan dengan rekayasa yang bersifat
impersonal dan direktif
Aliran Pemikiran deterministik
Mahzab Ketiga : Humanistik Maslow & Rogers
Manusia pada dasarnya dilahirkan baik
Tingkah laku manusia dengan sadar, bebas dan bertanggung jawab
dibimbing oleh daya daya positif yang berasal dari dalam dirinya sendiri ke arah pemekaran seluruh potensi manusiawinya secara penuh
Agar berkembang positif, manusia tidak memerlukan pengarahan melainkan
suasana dan pendampingan personal yang penuh penerimaan dan
penghargaan
Aliran Pemikiran Optimistik
❖ Teori tersebut berasal dari masyarakat budaya barat yang kemungkinan akan berbeda jika
diterapkan pada masyarakat budaya timur (Ho, 1985)
❖ Perlu adanya pemikiran kritis mengenai pengaruh budaya dan adanya kebenaran universal (culture free) pada teori teori kepribadian tersebut