• Tidak ada hasil yang ditemukan

KEPALA BADAN STANDARDISASI NASIONAL,

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "KEPALA BADAN STANDARDISASI NASIONAL,"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

KEPUTUSAN KEPALA BADAN STANDARDISASI NASIONAL NOMOR 375A/KEP/BSN/9/2021

TENTANG

TIM PENGELOLA PERUBAHAN DAN AGEN PERUBAHAN REFORMASI BIROKRASI ATAU AGENT OF ETHICS

BADAN STANDARDISASI NASIONAL KEPALA BADAN STANDARDISASI NASIONAL,

Menimbang : a. bahwa untuk meningkatkan efektivitas organisasi manajemen perubahan dan dalam rangka menindaklanjuti Keputusan Kepala BSN No. 24B/KEP/BSN/3/2021 tentang Road Map Pengembangan Budaya Kerja di Lingkungan Badan Standardisasi Nasional Tahun 2021 – 2024, perlu menetapkan pegawai yang menjadi role model;

b. bahwa untuk mendukung kelancaran dan keselarasan manajemen perubahan sebagaimana dimaksud pada huruf a, perlu didukung oleh tim yang selanjutnya disebut Tim Pengelola Perubahan dan Agen Perubahan Reformasi Birokrasi atau Agent of Ethics Badan Standardisasi Nasional;

c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a dan b, perlu menetapkan Keputusan Kepala Badan Standardisasi Nasional tentang Tim Pengelola Perubahan dan Agen Perubahan Reformasi Birokrasi atau Agent of Ethics Badan Standardisasi Nasional;

(2)

- 2 -

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 6, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5494);

2. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2014 tentang Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 216, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5584);

3. Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2018 tentang Sistem Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 110, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6225);

4. Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2010- 2025;

5. Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2018 tentang Badan Standardisasi Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 10);

6. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 10 Tahun 2011 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Manajemen Perubahan;

7. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Agen Perubahan di Instansi Pemerintah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 1455);

(3)

- 3 -

8. Peraturan Badan Standardisasi Nasional Nomor 10 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Standardisasi Nasional (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 1037);

9. Keputusan Kepala BSN No.

24B/KEP/BSN/3/2021 tentang Road Map Pengembangan Budaya Kerja di Lingkungan Badan Standardisasi Nasional Tahun 2021 – 2024.

MEMUTUSKAN:

Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA BADAN STANDARDISASI NASIONAL TENTANG TIM PENGELOLA PERUBAHAN DAN AGEN PERUBAHAN REFORMASI BIROKRASI ATAU AGENT OF ETHICS BADAN STANDARDISASI NASIONAL

KESATU : Menetapkan daftar nama sebagaimana tercantum dalam Lampiran I Keputusan Kepala Badan ini sebagai Tim Pengelola Perubahan dan Agen Perubahan Reformasi Birokrasi atau Agent of Ethics Badan Standardisasi Nasional, yang selanjutnya disebut Tim Pengelola Perubahan dan Agen Perubahan atau Agent of Ethics BSN.

KEDUA : Tim Pengelola Perubahan BSN sebagaimana dimaksud dalam Diktum KESATU terdiri atas:

a. Pengarah;

b. Project Management; dan

c. Design and Quality Assurance Management.

(4)

- 4 -

KETIGA : Pengarah sebagaimana dimaksud dalam Diktum KEDUA huruf a memiliki tugas:

a. memberikan arahan dalam pelaksanaan program perubahan; dan

b. memastikan keberhasilan seluruh pelaksanaan program perubahan melalui monitoring dan evaluasi secara berkala.

KEEMPAT : Project Management sebagaimana dimaksud dalam Diktum KEDUA huruf b memiliki tugas:

a. bertanggung jawab terhadap pelaksanaan program perubahan; dan

b. memastikan keberhasilan pelaksanaan program perubahan yang telah ditetapkan baik dari kualitas hasil, ketepatan waktu, dan anggaran melalui monitoring dan evaluasi berkala.

KELIMA : Design and Quality Assurance Management sebagaimana dimaksud dalam Diktum KEDUA huruf c memiliki tugas:

a. merencanakan, melaksanakan dan mengelola program dan kegiatan perubahan; dan

b. melaksanakan monitoring dan evaluasi secara internal terhadap pelaksanaan program dan kegiatan perubahan.

KEENAM : Agen Perubahan atau Agent of Ethics BSN sebagaimana dimaksud dalam Diktum KESATU memiliki kriteria:

a. tidak sedang menjalani hukuman disiplin pegawai;

b. taat aturan disiplin dan kode etik pegawai serta konsisten terhadap penegakan aturan disiplin dan kode etik;

(5)

- 5 -

c. bertanggungjawab atas setiap tugas yang diberikan sesuai dengan bidang tugas dan fungsinya;

d. mampu menjadi role model dalam penerapan nilai-nilai ASN BSN;

e. mampu memberikan pengaruh positif bagi lingkungan organisasinya; dan

f. inovatif dan proaktif terkait dengan pelaksanaan tugas fungsi dan upaya peningkatan kualitas pelaksanaan Reformasi Birokrasi.

KETUJUH : Agen Perubahan atau Agent of Ethics BSN sebagaimana dimaksud dalam Diktum KESATU bertugas:

a. menyusun dan melaksanakan rencana aksi agen perubahan/rencana aksi budaya yang sesuai dengan kebutuhan organisasi;

b. melakukan internalisasi, institusionalisasi, dan eksternalisasi nilai-nilai organisasi, kode etik, dan kode perilaku yang telah ditetapkan melalui komunikasi secara aktif dan langsung pada unit kerja masing-masing agar menjadi budaya kerja di lingkungan BSN;

c. melakukan pengawasan dan pelaporan apabila terjadi pelanggaran kode etik dan kode perilaku di unit kerja.

d. melakukan monitoring dan evaluasi serta pelaporan terhadap pelaksanaan program rencana aksi Agen Perubahan/rencana aksi budaya secara berkala kepada Kepala BSN melalui Sekretaris Utama.

(6)

- 6 -

KEDELAPAN : Agen Perubahan atau Agents of Ethics BSN sebagaimana dimaksud dalam Diktum KESATU memiliki peran:

a. sebagai katalis, yang bertugas memberikan keyakinan kepada seluruh pegawai di lingkungan unit kerjanya masing-masing tentang pentingnya perubahan unit kerja menuju ke arah unit kerja yang lebih baik;

b. sebagai penggerak perubahan, yang bertugas mendorong dan menggerakkan pegawai untuk ikut berpartisipasi dalam perubahan menuju ke arah unit kerja yang lebih baik;

c. sebagai pemberi solusi, yang bertugas memberikan alternatif solusi kepada para pegawai atau pimpinan di lingkungan unit kerja yang menghadapi kendala dalam proses berjalannya perubahan unit kerja menuju unit kerja yang lebih baik;

d. sebagai mediator, yang bertugas membantu memperlancar proses perubahan, terutama menyelesaikan masalah yang muncul dalam pelaksanaan reformasi birokrasi dan membina hubungan antara pihak-pihak yang ada di dalam dan pihak di luar unit kerja terkait dengan proses perubahan;

e. sebagai penghubung, yang bertugas menghubungkan komunikasi dua arah antara para pegawai di lingkungan unit kerjanya dengan para pengambil keputusan; dan

f. sebagai teladan (role model) yang dapat dijadikan contoh dalam bertingkah laku dan berprestasi.

(7)

- 7 -

KESEMBILAN : Semua pejabat dalam organisasi manajemen perubahan menjadi Agen Perubahan atau Agent of ethics.

KESEPULUH : Agent of Ethics yang melaksanakan tugas sebagaimana tercantum dalam Diktum KETUJUH huruf c setiap bulan selama setahun, ditunjuk melalui surat tugas Kedeputian.

KESEBELAS : Segala biaya yang diperlukan sebagaimana pelaksanaan Keputusan Kepala Badan ini dibebankan kepada anggaran Badan Standardisasi Nasional.

KEDUABELAS : Pada saat Keputusan Kepala Badan ini mulai berlaku, Keputusan Kepala Badan Standardisasi Nasional Nomor 6B/KEP/BSN/2/2021 tentang Tim Pengelola Perubahan dan Agen Perubahan Reformasi Birokrasi Badan Standardisasi Nasional dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

KETIGABELAS : Keputusan Kepala Badan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Jakarta

pada tanggal 1 September 2021

KEPALA BADAN STANDARDISASI NASIONAL,

KUKUH S. ACHMAD

(8)

- 8 -

LAMPIRAN

KEPUTUSAN BADAN STANDARDISASI NASIONAL NOMOR : 375A/KEP/BSN/9/2021 /7/2017 TENTANG :

TIM PENGELOLA PERUBAHAN PERUBAHAN DAN AGEN PERUBAHAN REFORMASI BIROKRASI ATAU AGENT OF ETHICS BADAN STANDARDISASI NASIONAL

SUSUNAN TIM PENGELOLA PERUBAHAN DAN AGEN PERUBAHAN REFORMASI BIROKRASI ATAU AGENT OF ETHICS

BADAN STANDARDISASI NASIONAL BSN

NO. NAMA KETERANGAN

1. Pimpinan Tinggi Utama dan Seluruh Pimpinan Tinggi Madya

Pengarah

2. Seluruh Pimpinan Tinggi Pratama

Project Management

3. Seluruh Koordinator Design and Quality Assurance Management

4. Seluruh Subkoordinator Agen Perubahan atau Agent of Ethics

5. Alky Jatisantoso Wibowo Agen Perubahan atau Agent of Ethics Biro Perencanaan, Keuangan, Umum dan Pengadaan 6. Faisal Yunus

7. Muhammad Rosyid Al-Amin

8. Angela Prasetya Agen Perubahan atau Agent of Ethics Biro Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Hukum

9. Kristanto

10. Rindang Ayu Puspa Srikandi

(9)

- 9 -

NO. NAMA KETERANGAN

11. Stefanie Dwipuspita 12. Muhammad Syukri

13. Aldy Muslim Prasetya Agen Perubahan atau Agent of Ethics Biro Humas, Kerja sama, dan Layanan Informasi

14. Reni Selvianingati 15. Firmansyah

16. Muhammad Bahrudin

17. Aisah Latifah Rahmah Putri Agen Perubahan atau Agent of Ethics Inspektorat

18. Ajeng Harisetyowati

19. Indra Hikmawan Agen Perubahan atau Agent of Ethics Pusat Data dan Sistem Informasi

20. Nila Yantrisiana Puspitasari

21. Ajun Tri Setyoko Agen Perubahan atau Agent of Ethics Pusat Riset dan Pengembangan Sumber Daya Manusia

22. Ellia Kristiningrum 23. Daryono

24. Muhammad Haekal Habibie 25. Suningsih

26. Daya Aruna Bratajaya 27. Lukluk Khairiyati

28. Sukmawijiati Inderasari Utami Agen Perubahan atau Agent of Ethics Direktorat Pengembangan Standar Agro, Kimia, Kesehatan, dan Halal

29. Widita Kasih Pramita 30. Ririn Setiaasih

31. Windri Widyaningsih

32. Bayu Krishna Murti Agen Perubahan atau Agent of Ethics Direktorat Pengembangan 33. Denok Wahyu Febrina

(10)

- 10 -

NO. NAMA KETERANGAN

34. Eka Candra Wayana Standar Mekanika, Energi, Elektronika, Transportasi, dan Teknologi Informasi

35. Fandi Yogiswara

36. Sigit Suyanto Agen Perubahan atau Agent of Ethics Direktorat Pengembangan Standar Infrastruktur, Penilaian Kesesuaian, Personal, dan Ekonomi Kreatif

37. Dina Nur Febriani 38. Ayumi Hikmawati 39. Andiko Perdana

40. Aries Agus Budi Hartanto Agen Perubahan atau Agent of Ethics Direktorat Sistem Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian 41. Kartika Anggar Kusuma

42. Arsanti Rakhasiwi 43. Tyas Kumiasih

44. Farisah Primarini Siswi 45. Yuridha Amarin Mahardinis

46. Bety Prastiwi Agen Perubahan atau Agent of Ethics Direktorat Penguatan Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian

47. Antonius Ari Pranomo 48. Nandita Harmina

49. Ratri Alfitasari Agen Perubahan atau Agent of Ethics Direktorat Sistem dan Harmonisasi Akreditasi

50. Ranti Wening Ingtyas

51. Anissa Tiana Sheilayanti Putri Agen Perubahan atau Agent of Ethics Direktorat Akreditasi Laboratorium

52. Ita Rosita

53. Puri Wulandari Rahayu 54. Arintina Sri Maradewi 55. Intan Fitalia

(11)

- 11 -

NO. NAMA KETERANGAN

56. Nuari Wahyu Dwi Cahyani 57. Sofyan Yusuf

58. Yeyen Febriyanti

59. Adi Husada Agen Perubahan atau Agent of Ethics Direktorat Akreditasi Lembaga Inspeksi dan Lembaga Sertifikasi

60. Eko Agus Purnomo 61. Yola Anda Rozza 62. Ahmad Bahrul Anam

63. Fahmy Munawar Cholil Agen Perubahan atau Agent of Ethics Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Mekanika, Radiasi, dan Biologi

64. Istiqomah

65. Ashri Khusnul Chotimah Alwahid Setiawan

Agen Perubahan atau Agent of Ethics Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia

66. Brillyana Githanadi

KEPALA BADAN STANDARDISASI NASIONAL,

KUKUH S. ACHMAD

Referensi

Dokumen terkait

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia tentang

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Kepala Badan Narkotika Nasional tentang Tata Cara Peningkatan

Keputusan Kepala Badan Standardisasi Nasional Nomor 686/KEP/BSN/12/2019 tentang Penetapan Standar Nasional Indonesia 8867:2019 Spesifikasi asbuton campuran panas3.

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, huruf b dan huruf c, perlu menetapkan Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional