• Tidak ada hasil yang ditemukan

IMPLEMENTASI AUDIO WATERMARKING MENGGUNAKAN METODE DWT-SVD DENGAN TEKS SEBAGAI WATERMARK BAMBANG WIJONARKO

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "IMPLEMENTASI AUDIO WATERMARKING MENGGUNAKAN METODE DWT-SVD DENGAN TEKS SEBAGAI WATERMARK BAMBANG WIJONARKO"

Copied!
24
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1  Dekomposisi DWT 4 level (Al Haj  & Mohammad 2010).
Gambar 2  Alur pemrosesan berkas
Gambar 3  Alur penyisipan watermark.  Penjelasan dari alur penyisipan watermark  adalah sebagai berikut:
Gambar 5  Alur pengekstraksian watermark.
+4

Referensi

Dokumen terkait

Tabel 4.7 Nilai koefisien korelasi hasil ekstraksi watermark dari citra Lena yang disisipkan watermark dan dikompres dengan faktor kualitas (Q=30 dan

Pengujian kedua adalah menyisipkan watermark ke cover medium dengan berbagai level dekomposisi, sedangkan pengujian ketiga dilakukan dengan memberi berbagai

Dalam beberapa makalah, seperti [2], [3], dan [4] menunjukkan bahwa metode yang diusulkan memberikan kualitas yang lebih baik pada watermark audio dan kuat

Perlindungan hak cipta audio dengan Watermarking-Phase Coding menghasilkan audio yang tahan terhadap pengolahan sinyal digital tanpa merusak audio dan berkas teks yang

Merupakan parameter pengukuran objektif yang digunakan untuk mengukur ketepatan data hasil ekstraksi pesan yang telah disisipkan pada suatu file audio dengan menghitung persentase

Sementara untuk tujuan makalah ini adalah merancang Sinkronisasi dan CS pada audio watermarking, menganalisis kualitas audio yang sudah disisipkan watermark dibandingkan

Untuk analisis ketahanan watermark pada watermarked audio menggunakan modifikasi metode FHSS, dilakukan pengujian terhadap beberapa jenis serangan, antara lain

Dari pengujian tersebut dapat disimpulkan bahwa metode Phase Coding tidak tahan terhadap serangan multiple watermark karena yang terekstraksi adalah watermark yang