IMPLEMENTASI AUDIO WATERMARKING MENGGUNAKAN METODE DWT-SVD DENGAN TEKS SEBAGAI WATERMARK BAMBANG WIJONARKO
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Tabel 4.7 Nilai koefisien korelasi hasil ekstraksi watermark dari citra Lena yang disisipkan watermark dan dikompres dengan faktor kualitas (Q=30 dan
Pengujian kedua adalah menyisipkan watermark ke cover medium dengan berbagai level dekomposisi, sedangkan pengujian ketiga dilakukan dengan memberi berbagai
Dalam beberapa makalah, seperti [2], [3], dan [4] menunjukkan bahwa metode yang diusulkan memberikan kualitas yang lebih baik pada watermark audio dan kuat
Perlindungan hak cipta audio dengan Watermarking-Phase Coding menghasilkan audio yang tahan terhadap pengolahan sinyal digital tanpa merusak audio dan berkas teks yang
Merupakan parameter pengukuran objektif yang digunakan untuk mengukur ketepatan data hasil ekstraksi pesan yang telah disisipkan pada suatu file audio dengan menghitung persentase
Sementara untuk tujuan makalah ini adalah merancang Sinkronisasi dan CS pada audio watermarking, menganalisis kualitas audio yang sudah disisipkan watermark dibandingkan
Untuk analisis ketahanan watermark pada watermarked audio menggunakan modifikasi metode FHSS, dilakukan pengujian terhadap beberapa jenis serangan, antara lain
Dari pengujian tersebut dapat disimpulkan bahwa metode Phase Coding tidak tahan terhadap serangan multiple watermark karena yang terekstraksi adalah watermark yang