P U T U S A N NOMOR : 301/PID/2014/PT-MDN.
Teks penuh
Dokumen terkait
Bahwa pada bulan April 2009 terdakwa menampar korban sehingga rahang korban bergeser dan terdakwa suka marah serta berkata kasar pada korban
Terdakwa berkata kembali kepada saksi korban “ Mobil Bus Ini Harus Kami Bawa “ lalu saksi korban bertanya kepada Terdakwa : “ KENAPA KAM BAWA MOBIL BUS INI,
4 A Medan melihat saksi korban berhenti dan turun terdakwa, ZEBUA, LAIA dan HALAWA juga berhenti dan turun dari sepeda motor lalu LAIA memukul bagian dada
Bahwa selanjutnya terdakwa kembali menjalin komunikasi kepada saksi korban, yang mana terdakwa meminta kepada saksi korban untuk berjumpa pada hari Sabtu tanggal 15
hingga akhirnya saksi korban pasrah dan rela dibawa kekamar tempat tidur terdakwa lalu terdakwa menyuruh saksi korban tidur ditempat tidur terdakwa lalu tubuh
Selanjutnya terdakwa mengatakan bahwa terdakwa sangat sayang dan mencintai saksi korban sambil terdakwa mencium wajah dan bibir serta membuka baju saksi korban lalu terdakwa
Menimbang, bahwa tindakan Terdakwa yaitu meminta uang kepada saksi Korban Ali Hakim namun tidak diberi selanjutnya memberikan kode dengan mengatakan
uang dari saksi korban Martinus Mendrofa untuk diserahkan kepada nasabah namun pada minggu kedua pada bulan Agustus 2011 cicilan nasabah yang ditagih terdakwa berkurang,