• Tidak ada hasil yang ditemukan

Teknik Analisis Data dan Uji Hipotesis

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Teknik Analisis Data dan Uji Hipotesis"

Copied!
32
0
0

Teks penuh

(1)

Pertemuan 14

Prodi Pendidikan Matematika STKIP YPM Bangko

(2)

TEKNIK ANALISIS DATA

Untuk memilih teknik analisis data yang relevan,

peneliti perlu mempertimbangkan hal-hal berikut ini.

 Teknik apakah yang paling sesuai digunakan untuk membantu pemecahan masalah penelitian?

 Bagaimanakah dan dengan standar apakah

kesimpulan akan ditarik?

 Data dan informasi apa sajakah yang perlu dilaporkan?

(3)

TEKNIK ANALISIS DATA

Teknik dan prosedur analisis data yang digunakan

harus disesuaikan dengan:

tujuan penelitian

Besarnya sampel

Jenis data yang dianalisis

Selain ketiga hal di atas, untuk penelitian

kuantitatif untuk menguji hipotesis peneliti juga

mempertimbangkan uji persyaratan pengujian.

(4)

[email protected]

PENGUJIAN HIPOTESIS

Peneliti melaporkan tahapan analisis data yang dilakukan untuk pengujian hipotesis, kriteria pengujian, serta interpretasi hasil analisis. Selanjutnya, menyajikan simpulan secara sistematis sehingga mudah dipahami pembaca. Hal-hal yang perlu

diperhatikan:

Penegasan kembali rumusan hipotesis yang diuji, baik secara verbal maupun secara notasi statistik,

Pernyataan tentang teknik statistik yang digunakan di setiap tahapan dan taraf signifikansi yang digunakan,

Pengolahan data dengan statistik,

Penyajian hasil analisis secara runtut,

Penarikan kesimpulan disajikan secara naratif sehingga mudah dipahami.

Teknik Analisis dan Pengujian Hipotesis 4

(5)

[email protected]

Langkah-langkah Pengujian Hipotesis :

Menurut Harun Al Rasyid (2004 : 4)

langkah-langkah pengujian hipotesis secara umum adalah:

1.

Nyatakan hipotesis statistik (H0 dan H1/Ha)

yang sesuai dengan hipotesis penelitian yang diajukan.

2.

Menentukan taraf nyata/keberartian α (level of significance α)

3.

Kumpulkan data melalui sampel peluang (probability sample/random sample)

Teknik Analisis dan Pengujian Hipotesis 5

(6)

[email protected]

Langkah-langkah Pengujian Hipotesis : Menurut Harun Al Rasyid

4. Gunakan uji statistik yang tepat.

5. Tentukan titik kritis dan daerah kritis (daerah penolakan) H0

6. Hitung nilai uji statistik berdasarkan data yang dikumpulkan. Perhatikan apakah nilai hitung uji statistik jatuh di daerah penerimaan atau daerah penolakan.

7. Membandingkan hasil perhitungan penelitian dengan tabel statistik

8. Berikan kesimpulan statistik (statistic conclusion).

Teknik Analisis dan Pengujian Hipotesis 6

(7)

Teknik Analisis dan Pengujian Hipotesis 7

(8)

Judul penelitian:

Pengaruh Model Learning Cycle terhadap

Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VIII SMP 212 Merangin Tahun Pelajaran 2014/2015.

Variabel:

Independent : model learning cycle model konvensional

Dependent : kemampuan pemecahan masalah matematis

(9)

Rumusan masalah :

Penelitian metode eksperimen maka rumusan masalah penelitian adalah: apakah kemampuan pemecahan

masalah matematis siswa yang mengikuti pembelajaran model learning cycle lebih baik dari siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada kelas VIII SMP 212

Merangin Tahun Pelajaran 2014/2015?

Note:

Pengaruh yang dimaksud adalah efek faktor yang

diterapkan/ perlakuan/ treatment didasarkan atas model yang diteliti/ diterapkan.

(10)

Tujuan Penelitian:

Untuk mendeskripsikan kemampuan

pemecahan masalah matematis siswa yang

mengikuti pembelajaran model learning cycle lebih baik dari siswa yang mengikuti

pembelajaran konvensional pada kelas VIII SMP 212 Merangin Tahun Pelajaran

2014/2015.

(11)

Hipotesis Penelitian:

Ho : Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang

mengikuti pembelajaran model learning cycle tidak lebih baik atau sama dengan dari siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada kelas VIII SMP 212 Merangin Tahun Pelajaran 2014/2015.

H1 : Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang

mengikuti pembelajaran model learning cycle lebih baik dari siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada kelas VIII SMP 212 Merangin Tahun Pelajaran 2014/2015.

Hipotesis Statistik:

Ho : μ1 ≤ μ2 Ho : μ1 > μ2

(12)

1. Uji persyaratan analisis:

Normalitas :

Kolmogorov-Smirnov

Homogenitas :

Levene Test

2. Uji hipotesis menggunakan uji

t.

(asumsi: normal dan homogen)

Analisis dibantu s

oftware IBM SPSS 22

For Windows

(13)

Uji normalitas data kemampuan pemecahan masalah matematis:

Pengujian Persyaratan Analisis

Kelas Sig α Keterangan

Eksperimen 0,119 0,05 Normal

(14)

Uji homogenitas variansi kemampuan pemecahan masalah matematis:

Pengujian Persyaratan Analisis

No.

Kelas

Sig

α

Kriteria

1

Eksperimen

0,854 0,05 Homogen

(15)

Hipotesis

Berdasarkan perhitungan dengan uji – t diperoleh thitung = 2,716 untuk α =

0,05 dan dk = 67 diperoleh ttabel= 1,668. Karena thitung> ttabel maka

hipotesis nol ditolak dan hipotesis kerja diterima, dapat disimpulkankan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang mengikuti pembelajaran Learning Cycle lebih baik dari siswa yang mengikuti pembelajaran

konvensional pada kelas VIII SMP 212 Merangin TA. 2014/2015.

Pengujian Hipotesis

Kelas N Mean thitung ttabel

Eksperimen 34 70,29

2,716 1,668

(16)

Teknik Analisis dan Pengujian Hipotesis 16

(17)

Contoh Pengujian Hipotesis

Judul :

Pengaruh Sikap dan Tingkat Intelegensi terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas X SMA Abu-Abu Tahun 2012.

Variabel :

Pada judul tersebut variabelnya adalah :

X1 = Sikap

X2 = Tingkat Intelegensi

Y = Hasil Belajar

Teknik Analisis dan Pengujian Hipotesis 17

(18)

Contoh Pengujian Hipotesis

Paradigma Penelitian :

Teknik Analisis dan Pengujian Hipotesis 18

X1

X2

Y rx1x2

rx1Y

(19)

Contoh Pengujian Hipotesis

Rumusan masalah :

Karena merupakan penelitian korelasional maka penelitian difokuskan pada :

1.

Adakah pengaruh yang signifikan antara

sikap dengan hasil belajar matematika siswa kelas X SMA Abu-Abu tahun 2012 ?

2.

Adakah pengaruh yang signifikan antara tingkat intelegensi dengan hasil belajar matematika siswa kelas X SMA Abu-Abu tahun 2012 ?

(20)

Contoh Pengujian Hipotesis

Rumusan masalah :

3. Adakah pengaruh yang signifikan antara sikap belajar dengan tingkat intelegensi siswa kelas X SMA Abu-Abu tahun 2012 ?

4. Adakah pengaruh yang signifikan antara

sikap belajar dan tingkat intelegensi secara bersama-sama terhadap hasil belajar

matematika siswa kelas X SMA Abu-Abu tahun 2012 ?

(21)

Contoh Pengujian Hipotesis

Tujuan Penelitian :

1.

Untuk mendeskripsikan pengaruh yang

signifikan antara sikap dengan hasil belajar matematika siswa kelas X SMA Abu-Abu

tahun 2012.

2.

Untuk mendeskripsikan pengaruh yang

signifikan antara tingkat intelegensi dengan hasil belajar matematika siswa kelas X SMA Abu-Abu tahun 2012.

(22)

Contoh Pengujian Hipotesis

Tujuan Penelitian :

3. Untuk mendeskripsikan pengaruh yang

signifikan antara sikap belajar dengan tingkat intelegensi siswa kelas X SMA Abu-Abu tahun 2012 ?

4. Untuk mendeskripsikan pengaruh yang signifikan antara sikap belajar dan tingkat

intelegensi terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X SMA Abu-Abu tahun 2012 ?

(23)

Contoh Pengujian Hipotesis

Hipotesis Penelitian :

(1)

Ho : Tidak ada pengaruh yang signifikan antara sikap dengan hasil belajar matematika

siswa kelas X SMA Abu-Abu tahun 2012.

H1 : Ada pengaruh yang signifikan antara sikap dengan hasil belajar matematika siswa kelas X SMA Abu-Abu tahun 2012.

(24)

Contoh Pengujian Hipotesis

Hipotesis Penelitian :

(2)

Ho : Tidak ada pengaruh yang signifikan antara tingkat intelegensi dengan hasil belajar

matematika siswa kelas X SMA Abu-Abu tahun 2012.

H1 : Ada pengaruh yang signifikan antara tingkat intelegensi dengan hasil belajar matematika siswa kelas X SMA Abu-Abu tahun 2012.

(25)

Contoh Pengujian Hipotesis

Hipotesis Penelitian :

(3)

Ho : Tidak ada pengaruh yang signifikan antara sikap dengan tingkat intelegensi siswa kelas X SMA Abu-Abu tahun 2012.

H1 : Ada pengaruh yang signifikan antara sikap dengan tingkat intelegensi siswa kelas X SMA Abu-Abu tahun 2012.

(26)

Contoh Pengujian Hipotesis

Hipotesis Penelitian :

(4)

Ho : Tidak ada pengaruh yang signifikan antara sikap dan tingkat intelegensi terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X SMA Abu-Abu tahun 2012.

H1 : Ada pengaruh yang signifikan antara sikap dan tingkat intelegensi terhadap hasil

belajar matematika siswa kelas X SMA Abu-Abu tahun 2012.

(27)

Contoh Pengujian Hipotesis

Populasi dan Sampel :

Populasi

pada penelitian ini adalah

siswa kelas X SMA Abu-Abu tahun

2012. Misalkan terdiri dari 4 kelas dan

jumlah seluruh siswa 150 orang.

Ukuran (size) sampel

ditentukan

menggunakan rumus Taro Yamane

(Riduwan, 2006:249)

(28)

Contoh Pengujian Hipotesis

Ket :

n = Jumlah sampel N = Jumlah Populasi

d2 = Presisi yang ditetapkan

Teknik Analisis dan Pengujian Hipotesis 28

(29)

Contoh Pengujian Hipotesis

Dengan presisi 10% maka sampel = 60 siswa.

Teknik Analisis dan Pengujian Hipotesis 29

(30)

Contoh Pengujian Hipotesis

Teknik dan Instrumen Pengumpulan Data:

1. Teknik angket atau kuesioner untuk memperoleh data mengenai sikap belajar. Instrumen :

angket/kuesioner.

2. Teknik tes digunakan untuk memperoleh data

tentang tingkat intelegensi. Instrumen: soal-soal tes.

3. Tes/dokumentasi, digunakan untuk memperoleh data tentang hasil belajar matematika. Isntrumen : dokumen ulangan harian/ujian semester/nilai rapor dll.

(31)

Contoh Pengujian Hipotesis

Teknik Analisis Data:

1. Korelasi Product-Moment

2. Uji-t untuk signifikansi

3. Kofisien Determinasi/Penentu (KP)

4. Korelasi ganda

5. Uji-F untuk signifikansi korelasi ganda

6. Regresi linear sederhana

7. Regresi linear ganda

8. Uji signifikanis regresi linear ganda

(32)

Referensi

Dokumen terkait

Adolescentia berasal dari istilah Latin, adolescentia, yang berarti masa muda yang terjadi antara 17-30 tahun.Jadi, remaja (adolescence) adalah masa transisi/peralihan dari

Responden yakin dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Matic Mio Sporty akan dapat menaikkan status sosial mereka, karena sepeda motor Yama- ha Matic Mio Sporty

Secara umum penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap tentang pengobatan sendiri dengan perilaku pengobatan sendiri yang rasional

Työn tarkoituksena on tehdä tutkimus siitä, kuinka paljon raaka-ainetta on taloudellisinta pitää varastossa ja käsitellä tuotantolaitoksella niin, että pääoman

1) Kegunaan Teoritis : untuk mengembanngkan ilmu terutama dalam bidang matematika, agar pelajaran yang sealama ini dianggap sebagai momok, menjadi pelajaran yang

Leasing merupakan bisnis loosely regulated tidak seperti lembaga keuangan bank, maka perlindungan hukum terhadap para pihak sangat minim hanya sebatas itikad

KEPALA DESA SEKERTARIS DESA.. BIDANG PELAKSANAAN PEMBANGUNAN DESA 2.3. Sub Bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 2.3.04. ROKHMAN. KEPALA DESA SEKERTARIS DESA.. BIDANG