• Tidak ada hasil yang ditemukan

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah BAB I

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah BAB I"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

LAMPIRAN : RANCANGAN PERATURAN BUPATI TANA TORAJA

NOMOR : 12 TAHUN 2015

TENTANG : RENCANA KERJA PEMERINTAH DAERAHA (RKPD)

KABUPATEN TANA TORAJA TAHUN 2016

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) adalah dokumen perencanaan

Pemerintah Daerah untuk periode satu tahun yang yang berdasarkan kepada RPJPD

Kabupaten Tana Toraja dan mengacu pada RKP Nasional dan RKPD Provinsi Sulawesi

Selatan.

Undang – Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan

Pembangunan Nasional dan Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang

Pemerintah Daerah, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Pengganti

Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor

23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, mengamanatkan bahwa dalam rangka

penyelenggaraan pemerintahan, Pemerintah Daerah berkewajiban menyusun perencanaan

pembangunan daerah sebagai satu kesatuan sistem perencanaan pembangunan nasional.

Perencanaan pembangunan daerah tersebut meliputi Rencana Pembangunan

Jangka Panjang Daerah (RPJPD) untuk jangka waktu 20 (dua puluh) tahun, Rencana

Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk jangka waktu 5 (lima) tahun

dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) untuk jangka waktu 1 (satu) tahun.

Terkait dengan amanat tersebut, setiap Pemerintah Daerah diwajibkan menyusun

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Selanjutnya Rencana

Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tersebut dijabarkan ke dalam Rencana

Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang memuat kerangka ekonomi daerah, prioritas

pembangunan daerah, rencana kerja dan pendanaannya, baik yang dilaksanakan langsung

oleh pemerintah maupun bersama partisipasi masyarakat.

Fenomena yang ada dan isu strategis yang akan dihadapi pada tahun pelaksanaan

RKPD, mempertimbangkan sinergitas antar sektor dan antar wilayah serta penjaringan

aspirasi secara bertahap melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan

(Musrenbang) yang secara partisipatif dilakukan dari Tingkat Lembang/Kelurahan,

Kecamatan dan Kabupaten yang selanjutnya diformasikan melalui forum SKPD dan

Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten

Tana Toraja. Untuk lebih jelasnya proses penyusunan RKPD Kabupaten Tana Toraja

(2)

Gambar 1.1

RKPD tahun 2016 sebagai dokumen resmi rencana daerah mempunyai

kedudukan yang strategis, karena menjembatani program perencanaan jangka menengah

dengan perencanaan dan sekaligus penganggaran tahunan daerah, untuk itu maka sesuai

amanat dalam undang – undang diatas, Bappeda merupakan lembaga institusi yang

ditunjuk dan berfungsi sebagai koordinator guna penyelenggaraan perencanaan daerah

dan mengkoordinasikan perencanaan-perencanaan yang bersifat sektoral di daerah.

RKPD merupakan pedoman bagi penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan

dan Belanja Daerah (RAPBD). RAPBD akan menjadi landasan penyusunan APBD yang

ditetapkan secara bersama–sama oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan

Pemerintah Daerah. Dengan demikian RAPBD 2016 adalah pedoman bagi Pemerintah

Daerah dalam menyusun perencanaan program kegiatan tahun 2016 sebagai dasar

pelaksanaan pembangunan dalam rangka mencapai tujuan dan sasaran pembangunan

daerah. Oleh karena itu cakupan dan tata cara penetapan RKPD merupakan pedoman

penyusunan APBD mempunyai fungsi pokok sebagai berikut :

1. Menjadi acuan seluruh komponen daerah karena memuat kebijakan publik.

2. Menjadi pedoman dalam menyusun KUA, PPAS, PPA dan RKA SKPD, karena

memuat arah kebijakan pembangunan satu tahun.

3. Menjadi kebijakan daerah, karena merupakan komitmen daerah.

9

JANUARI FEBRUARI MARET APRIL MEI

P

Sumber: Lampiran 2 SEB MPPN/Kepala Bappenas dan Mendagri tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Musrenbang Tahun 2007

(3)

pengarusutamaan dalam proses penyusunan dokumen ini. Dengan prinsip tersebut,

diharapkan dokumen RKPD ini harus dapat diakses oleh semua stakeholders baik dalam

tahap pelaksanaan, pengawasan, pengendalian dan evaluasi.

1.2. Dasar Hukum Penyusunan

Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Tana Toraja disusun

berdasarkan Pancasila sebagai landasan idiil, Undang-Undang dasar 1945 sebagai

landasan konstitusional, dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2016 sebagai

landasan Operasional serta dengan mengacu kepada peraturan perundang- undangan yang

berlaku sebagai berikut :

1. Undang-Undang Nomor 29 Tahun 1959 tentang Pembentukan Daerah-Daerah

Tingkat II di Sulawesi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1959 Nomor

74, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor Nomor 1822);

2. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran

Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara

Republik Indonesia Nomor 4256);

3. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan

Perundang-Undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 53, Tambahan

Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4405);

4. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan

Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan

Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4405);

5. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara

Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia

Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor

4438);

6. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran

Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara

Republik Indonesia Nomor 5587), sebagaimana telah diubah dengan Peraturan

Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran

Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 246, Tambahan Lembaran Negara

(4)

7. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah

(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan

Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578);

8. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan

Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi dan Pemerintahan

Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor

82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737);

9. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan,

Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran

Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 21, Tambahan Lembaran Negara

Republik Indonesia Nomor 4817);

10. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman

Pengelolaan Keuangan Daerah, sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir

dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan

Kedua atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang

Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;

11. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaaan

Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan,

Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;

12. Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Nomor 2 Tahun 2010 tentang Sistem

Perencanaan Pembangunan Daerah;

13. Peraturan Gubernur Nomor 35 Tahun 2015 tentang Rencana Kerja Pemerintah

Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2016;

14. Peraturan Daerah Kabupaten Tana Toraja Nomor 2 Tahun 2008 tentang

Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah;

15. Peraturan Daerah Kabupaten Tana Toraja Nomor 3 Tahun 2012 tentang Rencana

Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Tana Toraja Tahun

2010 – 2030;

16. Peraturan Daerah Kabupaten Tana Toraja Nomor 7 Tahun 2014 tentang Anggaran

Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tana Toraja Tahun 2015;

17. Peraturan Bupati Kabupaten Tana Toraja Nomor 30 Tahun 2014 tentang Penjabaran

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tana Toraja Tahun

(5)

1.3. Hubungan Antar Dokumen

Sesuai dengan Undang – Undang Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem

Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN), maka keberadaan RKPD Kabupaten Tana

Toraja Tahun 2016 ini merupakan satu bagian yang utuh dari manajemen kerja di

lingkungan Pemerintah Kabupaten Tana Toraja, khususnya dalam menjalankan agenda

pembangunan yang telah tertuang baik dalam RPJMD dan RPJP Daerah Kabupaten Tana

Toraja maupun RTRW Kabupaten Tana Toraja. RPJMD ini selanjutnya akan dijadikan

sebagai pedoman bagi SKPD untuk penyusunan Renstra SKPD. Secara bersamaan, baik

RPJMD maupun Renstra SKPD akan digunakan sebagai dasar bagi penyusunan Rencana

Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), yang terinci ke dalam Rencana Kerja (Renja) SKPD.

Selanjutnya, dalam kaitan dengan sistem keuangan, sebagaimana yang

diamanatkan dalam UU No. 17 tahun 2003, maka penjabaran RPJMD ke dalam RKPD

Kabupaten Tana Toraja untuk setiap tahunnya, akan dijadikan pedoman bagi penyusunan

Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Tana Toraja.

Gambaran tentang hubungan antara RKPD Kabupaten Tana Toraja Tahun 2016 dengan

dokumen perencanaan lainnya, baik dalam kaitan dengan sistem perencanaan

pembangunan maupun dengan sistem keuangan adalah sebagaimana ditunjukkan pada

Gambar 1.2 berikut ini :

Gambar 1.2

(6)

Dalam penyusunan dokumen RKPD Kabupaten Tana Toraja Tahun 2016

digunakan sejumlah dokumen perencanaan yang ada di tingkat nasional maupun daerah

yang digunakan sebagai acuan, yakni :

1. RPJM Nasional

RPJM Nasional sudah ditetapkan dengan Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun

2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2015-2019,

pada tanggal 8 Januari 2015. Ada 4 (empat) dokumen sebagai lampiran dari Perpres

Nomor 2 Tahun 2015, yaitu : (i) Buku I dengan judul “Agenda Pembangunan

Nasional”, (ii) Buku II dengan judul “Agenda Pembangunan Bidang Bagian Satu”,

(iii) Buku III dengan judul “Agenda Pembangunan Bidang Bagian Dua, serta (iv)

Buku IV dengan Judul “Agenda Pembangunan Wilayah’.

RPJM Nasional tersebut menjadi acuan penyusunan Rancangan Awal RKPD

Kabupaten Tana Toraja, khususnya dalam menjabarkan program-program sektoral

dan program kewilayahan/regional. Program yang bersifat sektoral, antara lain dapat

dilihat pdalam Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2010 tentang program

Pembangunan yang Berkeadilan. Inpres ini membuat program-program yang

dinaungi ke dalam Program Pro-Rakyat, Program Keadilan untuk semua (justice for

all) dan Program Pencapaian Tujuan Milenium (Millenium Development Goals –

MGDs).

2. RPJM Daerah Provinsi Sulawesi Selatan

RPJM Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2013-2018 ditetapkan dengan

Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Nomor 10 Tahun 2013 menjadi acuan

dalam penyusunan RKPD Kabupaten Tana Toraja dengan memperhatikan kondisi

lingkungan strategis di daerah serta evaluasi pelaksanaan pembangunan priode

sebelumnya, prioritas dan sasaran pembangunan yang menjadi agenda utama dalam

mewujudkan sinergitas pencapaian tujuan dan sasaran pembangunan dalam kerangka

pencapaian visi dan pelaksanaan misi Provinsi dan Nasional.

3. RENJA – SKPD

Renja SKPD adalah dokumen perencanaan SKPD untuk periode 1 (satu)

tahun yang memuat kebijakan, program dan kegiatan pembangunan baik yang

dilaksanakan langsung oleh pemerintah daerah maupun yang ditempuh dengan

mendorong partisipasi masyarakat.

Penyusunan rancangan Renja SKPD merupakan tahapan awal yang harus

dilakukan sebelum disempurnakan menjadi dokumen Renja SKPD yang defenitif.

Rancangan Rencana Kerja SKPD Tahun 2016 sebagai bahan untuk penyusunan

(7)

digunakan sebagai acuan perumusan program, kegiatan, indikator kinerja dan

pagu indikatif dalam Renja SKPD Kabupaten Tana Toraja Tahun 2016 sesuai

dengan rencan program prioritas pada rancangan awal RKPD Kabupaten Tana

Toraja Tahun 2016.

b. Mengacu pada hasil evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan priode

sebelumnya sebagai acuan perumusan kegiatan alternatif dan/atau baru untuk

tercapainya sasaran Renstra SKPD berdasarkan pelaksanaan Renja SKPD

tahun-tahun sebelumnya.

c. Untuk memecahkan masalah yang dihadapi, sebagai acuan perumusan tujuan,

sasaran, kegiatan, kelompok sasaran, lokasi kegiatan serta prakiraan maju dalam

rancangan Renja SKPD serta dapat menjawab barbagai isu-isu penting terkait

dengan penyelenggaraan tugas dan fungsi SKPD.

d. Memasukkan usulan kegiatan hasil musrenbang kecamatan yang terkait dengan

SKPD sebagai acuan perumusan kegiatan dalam rancangan Renja SKPD yang

mengakomodir usulan masyarakat yang selaras dengan prioritas yang tercantum

dalam rancangan awal RKPD Tahun 2016.

Dengan demikian RKPD Kabupaten Tana Toraja Tahun 2016 ini merupakan

bahan acuan sebagai seluruh pemangku kepentingan dalam melaksanakan pembangunan

daerah tahun 2016 sehingga tercipta sinergitas perencanaan program kegiatan

pembangunan antar bidang/fungsi dan antar wilayah dengan mengacu pada tujuan

Pembangunan Nasional maupun Provinsi Sulawesi Selatan.

1.4. Sistematika Dokumen RKPD

Sistematika Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Tana

Toraja Tahun 2016 adalah sebagai berikut:

BAB I. PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Mengemukakan pengertian ringkas tentang RKPD, proses penyusunan

RKPD, kedudukan RKPD tahun rencana dalam periode RPJMD,

keterkaitan antara dokumen RKPD dengan dokumen perencanaan

lainnya, Renstra SKPD, Renja SKPD serta tindaklanjutnya dengan

proses penyusunan RAPBD.

1.2. Dasar Hukum Penyusunan

Berisi uraian ringkas tentang dasar hukum yang digunakan dalam

penyusunan RKPD, baik yang berskala nasional maupun lokal.

(8)

Berisi tentang hubungan RKPD dengan dokumen lain yang relevan

beserta penjelasannya. Keterhubungan dengan dokumen lain, seperti :

RPJPN, RPJP Provinsi, RTRW Nasional, RTRW Provinsi dan RTRW

Kabupaten.

1.4. Sistematika Dokumen RKPD

Mengemukakan organisasi penyusun dokumen RKPD terkait dengan

pengaturan bab serta garis besar isi setiap bab didalamnya.

1.5. Maksud dan Tujuan

Memberikan uraian ringkas tentang tujuan penyusunan dokumen

RKPD bagi daerah dan sasaran penyusunan dokumen RKPD bagi

daerah

BAB II. EVALUASI HASIL KINERJA PEMBANGUNAN DAERAH

2.1. Kondisi Umum Kondisi Daerah

Berisi tentang gambaran umum kondisi daerah yang meliputi aspek

geografi dan demografi serta indikator kinerja penyelenggaraan

pemerintah daerah

2.2. Evaluasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan RKPD Tahun

Sebelumnya dan Realisasi RPJMD

Mengemukakan hasil evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan

pembangunan daerah tahun lalu.

2.3. Permasalahan Pembangunan Daerah

Berisi uraian rumusan umum permasalahan pembangunan daerah, isu

permasalahan daerah yang berhubungan dengan prioritas

pembangunan daerah, dan permasalahan lainnya yang berhubungan

dengan layanan dasar dan tugas fungsi SKPD

BAB III. KERANGKA EKONOMI DAERAH DAN KEBIJAKAN KEUANGAN

DAERAH

Memuat penjelasan tentang kondisi ekonomi tahun lalu dan perkiraan tahun

berjalan, yang antara lain mencakup indikator pertumbuhan ekonomi daerah,

sumber-sumber pendapatan dan kebijakan pemerintah daerah yang diperlukan

dalam pembangunan perekonomian daerah meliputi pendapatan daerah,

belanja daerah dan pembiayaan daerah.

3.1. Arah Kebijakan Ekonomi Daerah

(9)

3.2. Arah Kebijakan Keuangan Daerah

Berisikan uraian mengenai kebijakan yang akan ditempuh oleh

Pemerintah Daerah berkaitan dengan pendapatan daerah, pembiayaan

daerah dan belanja daerah.

BAB IV. PRIORITAS DAN SASRAN PEMBANGUNAN DAERAH

Berisi tentang perumusan prioritas dan sasaran pembangunan daerah.

4.1. Tujuan dan Sasaran Pembangunan

Menjelaskan tentang prioritas pembangunan tahun rencanan yang

diambil dan dikaitkan dengan sasaran pembangunan daerah.

4.2. Prioritas Program dan Kegiatan Pembangunan

Berisi gambaran prioritas pembangunan tahun rencana yang diambil

dan dikaitkan dengan program prioritas pembangunan daerah.

BAB V. RENCANA KERJA DAN PENDANAAN

Berisi tentang rencana kerja dan pendanaan Tahun 2016.

BAB IV. PENUTUP

1.5. Maksud dan Tujuan

Maksud Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten

Tana Toraja adalah :

1. Menjadi acuan resmi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk mengambil peran

dalam mendukung perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.

2. Merupakan rencana pembangunan yang mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah

dan Peraturan Presiden RI Nomor 5 Tahun 2010 tentang Rencana Pembangunan

Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2010 – 2014.

3. Sebagai dasar penyusunan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja

Daerah (KUA), Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) dan APBD Tahun

Anggaran 2016.

Sedangkan Tujuan Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)

Kabupaten Tana Toraja adalah :

1. Menjabarkan program indikatif Kabupaten Tana Toraja kedalam prioritas program

dan kegiatan yang akan dilaksanakan Tahun 2016.

2. Menciptakan sinergitas program kegiatan pembangunan antar wilayah, antar sektor

pembangunan dan antar tingkat pemerintahan.

3. Mewujudkan efesiensi dan efektivitas alokasi sumber daya daerah dalam

(10)

4. Sebagai pedoman bagi SKPD dalam penyusunan Renja dengan sumber

pembiayaannya.

5. Menjadi pedoman dalam menyusun KUA dan PPAS untuk APBD, APBN, Dekon,

TP dan PHLN.

6. Menciptakan kepastian kebijakan pembangunan yang merupakan komitmen

Gambar

Gambar 1.1
Gambar 1.2

Referensi

Dokumen terkait

Dalam dimensi globalisasi di bidang ekonomi, terdapat dua jenis sistem kelembagaan yang menghambat pertumbuhan berbasis inovasi dengan membuat penghalang insentif..

a. perbuatan tertentu itu harus merupakan perbuatan yang dilarang; b. perbuatan tertentu itu harus dilakukan oleh orang... Pidana merupakan suatu hal yang mutlak diperlakukan

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah menemukan hasil yang optimal untuk mengatasi kendala-kendala yang timbul dari mata kuliah, dosen, mahasiswa, dan ruangan kuliah agar

Pada umumnya masyarakat baik yang tinggal di sekitar jalan By Pass Kota Padang maupun masyarakat pengguna jalan sangat mengharapkan dalam kegiatan penghijauan di Damija

[r]

Hal ini sesuai dengan (Rokhani, 1995) dan (Pantastico, l986) bahwa laju respirasi semakin menurun dengan semakin rendahnya suhu penyimpanan dan penyimpanan dingin

Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa review produk, brand awareness dan trust adalah faktor-faktor yang berhubungan dengan minat beli pelanggan, dimana untuk

Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa Hubungan antara tingkat pengetahuan KK terhadap kepemilikan jamban keluarga di Desa Mendalan Kecamatan Winongan Kabupaten