• Tidak ada hasil yang ditemukan

Ekstraksi Ciri pada Sinyal Electroenchephalogram dengan tekhnik dekomposisi wavelet haar

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Ekstraksi Ciri pada Sinyal Electroenchephalogram dengan tekhnik dekomposisi wavelet haar"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

EKSTRAKSI CIRI PADA SINYAL ELECTROENCHEPHALOGRAM DENGAN TEKHNIK DEKOMPOSISI WAVELET HAAR

Wahyu Wulandari¹, Achmad Rizal², Iwan Iwut Tirtoasmoro³

¹Teknik Telekomunikasi, Fakultas Teknik Elektro, Universitas Telkom

Abstrak

Otak adalah pusat pengatur dari segala aktivitas yang terjadi di dalam tubuh makhluk hidup. Otak manusia berfungsi sebagai pusat management aktivitas yang terjadi dalam tubuh manusia.. Pada saat ini otak menjadi salah satu objek penelitian yang dilakukan oleh i para ahli saraf dan berusaha untuk memahami aktivitas yang terjadi di dalam tubuh manusia.

Salah satu cara yang dilakukan untuk mendeteksi aktivitas yang terjadi di dalam tubuh makhluk hidup adalah dengan menganalisa sinyal Electoencephalogram(EEG) yaitu sinyal yang merupakan akumulasi dari ribuan neuron yang berada di dalam otak manusia. Sinyal EEG merupakan

penjumlahan dari sejumlah pita frekuensi dengan karakteristik tertentu yang mempunyal nilai dan besaran yang berbeda-beda sesuai dengan aktifitas yang sedang berlangsung dalam tubuh manusia.

Pada Tugas Akhir ini dilakukan ekstraksi sinyal EEG dengan menggunakan transformasi Wavelet Haar. Transformasi wavelet digunakan untuk menganalisa sinyal motorik dalam domain waktu dan frekuensi, sehingga dapat dianalisa dalam domain waktu dan frekuensi pada saat terjadi pergerakan motorik. Melalui metoda ini dapat diketahui nilai frekuensi yang dominan dalam sinyal motorik pada saat terjadi pergerakan. Output yang dihasilkan dianalisa dalam domain sinyal mu dimana pergerakan motorik tangan terjadi dalam range frekuensi 9-11 Hz. Proses klasifikasi yang dilakukan dengan menggunakan algoritma Bayesian dan didapatkan akurasi data sebesar 88.15 % untuk kelas 1 dan 90.37 % untuk kelas 2.

Kata Kunci : Electoencephalogram(EEG), Wavelet Haar, sinyal mu, Bayesian

Abstract

Brain is the center regulator from all activities that occur in the human body. Brain of human being function as the centre of activity management that occur in the body of human being. Nowadays, the brain become one of the research object which done by the neurologist and out for comprehend activity that occurs in human being body.

One of way that has to be done to detect the activity that occurs in human being body is analyze Electroencephalogram (EEG) signal. EEG signal is accumulate of many signals from thousand of neurons which residing in human being brain. EEG signal represents quantifying from a number of frequency bands with certain characteristic which has different value according to underway activity in human being body.

This Final Project extracts EEG signal using Wavelet Haar transformation. Wavelet

transformation is used to analyze motoric signal in time domain and frequency domain, so when there is a motoric movement, it can be analyze in time domain and frequency domain. Through this method, it can be found the value of dominant frequency in motoric signal when there is a movement. Output is analyzed in mu signal domain where the movement of motoric hand occurs in range of frequency 9-11 Hz. Classification process using Bayesian algorithm and it reach 88.15 % for class 1 and 90.37 % for class 2 for its accuration.

Keywords : Electroencephalogram (EEG), Wavelet Haar, mu signal, Bayesian

Powered by TCPDF (www.tcpdf.org)

(2)

BAB I Pendahuluan 1

BAB I

PENDAHULUAN

1.1LATAR BELAKANG

Pada saat ini banyak usaha yang dilakukan para ahli saraf dalam mengolah informasi yang berasal dari otak manusia. Salah satu bentuk informasi yang berasal dari otak manusia adalah sinyal electroencephalogram (EEG) yang memiliki karakteristik sebagai gelombang elektromagnetik. Fungsi otak salah satunya yaitu mengatur fungsi motorik khususnya pergerakan lengan kanan atas. Otak menghasilkan beberapa cakupan frekuensi antara lain alpha (8-13Hz) dan

mu (8-12Hz) yang diyakini berhubungan dengan motorik manusia.

Pada proses pengenalan sinyal EEG yang berhubungan dengan fungsi motorik akan menjadi komplek, hal ini dikarenakan sinyal EEG merupakan penjumlahan sinyal yang berasal dari semua fungsi yang ada di otak. Fungsi motorik lengan kanan dan lengan kiri merupakan beberapa fungsi motorik yang dapat dikenali. Sedangkan semua fungsi yang tidak berhubungan dengan kedua fungsi motorik diatas akan dianggap sebagai pengganggu/artifact. Dikarenakan hal tersebut, maka sebelum proses pengenalan sinyal EEG motorik, harus dilakukan pengenalan dan pemisahan sinyal EEG motorik dari pengganggu/artifact.

Pada tugas akhir ini akan dilakukan pengidentifikasian sinyal EEG berdasarkan pada level dekomposisi dengan menggunakan perhitungan statistik yang diharapkan akan didapatkan tingkat akurasi model sistem yang dirancang dan dapat dilakukan pengidentifikasian kesalahan.

1.2TUJUAN PENELITIAN

Penelitian yang dilakukan mempunyai tujuan sebagai berikut : 1. Mengekstraksi ciri sinyal EEG berdasarkan level dekomposisi,

2. Memilih level dekomposisi yang optimal berdasarkan perhitungan statistik, 3. Mendapatkan tingkat akurasi model sistem yang dirancang dan mengidentifikas

(3)

Ekstraksi Ciri pada Sinyal EEG Menggunakan Teknik Dekomposisi Wavelet Haar

1.3RUMUSAN MASALAH

Dalam penelitian ini dibahas lingkup permasalahan mengenai Wavelet Haar

yang berhubungan mengenai ukuran window frekuensi yang digunakan, tingkat level dekomposisi yang digunakan dan kalkulasi kesalahan.

1.4BATASAN MASALAH

Pada penelitian ini dilakukan beberapa pembatasan masalah sebagai berikut : 1. Data yang digunakan adalah EEG dipole

2. Kanal EEG yang diolah adalah kanal yang terletak pada daerah sentral (kanal C3, dan C4)

3. Pembahasan hanya pada dua gerak motorik (lengan kanan dan lengan kiri,). 4. Pengolahan sinyal EEG hanya dilakukan pada pita frekuensi mu (9-11 Hz).

1.5METODOLOGI PENELITIAN

Penelitian ini dilakukan dengan beberapa metoda, yaitu : a. Studi literatur

Merupakan kegiatan pembelajaran materi melalui sumber pustaka yang berkaitan dengan penelitian, baik berupa buku, artikel maupun jurnal ilmiah. b. Perancangan model sistem

Merupakan perancangan model ekstraksi dan klasifikasi sinyal EEG dan dengan menggunakan bahasa pemograman Matlab.

c. Kalkulasi model ekstraksi ciri sinyal EEG

Kalkulasi dilakukan agar diperoleh data akurasi model yang berguna untuk kegiatan analisa model sistem yang telah dirancang.

d. Analisa hasil kalkulasi

Menganalisa hasil kalkulasi dengan berbagai aspek tinjauan dengan berbagai pendekatan.

1.6SISTEMATIKA PENULISAN

Sistematika penulisan yang dilakukan pada penelitian ini adalah sebagai berikut :

BAB I Pendahuluan

Bab ini berisikan latar belakang, tujuan, perumusan masalah, pembatasan masalah, metoda penelitianm dan sistematika penulisan.

(4)

BAB I Pendahuluan 3

BAB II Dasar Teori

Bab ini membahas teori dasar tentang transformasi Wavelet

Haar,besaran stasistik.

BAB III Perancangan Model Ekstraksi Ciri Sinyal EEG dan Kalkulasi berdasarkan Besaran Statistik

Bab ini berisikan model sistem ekstraksi ciri sinyal beserta diagram alir perhitungan serta implementasinya dalam bahasa pemograman Matlab.

BAB IV Analisa Hasil Kalkulasi

Berisikan data-data hasil kalkulasi yang diperoleh dan analisa hasil

secara kuantitatif maupun kualitatif.

BAB V Penutup

(5)

Ekstraksi Ciri pada Sinyal EEG Menggunakan Teknik Dekomposisi Wavelet Haar

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

Panda bab V ini berisi kesimpulan dari seluruh penelitian yang telah dilakukan

dan berikutnya terdapat beberapa saran untuk pengembangan kebih lanjut dari hasil-hasil

maupun yang sudah dibahas.

5.1 Kesimpulan

Dari proses simulasi yang didapatkan dengan menggunakan bahasa pemrograman

Matlab dan dari hasil analisa yang dilakukan, dapat disimpulkan beberapa hal yaitu :

1.

Pada proses ekstraksi dengan menggunakan dekomposisi Wavelet Packet Haar

didapatkan ciri pergerakan motorik tangan kiri dan tangan kanan yang didapatkan

dari fluktuasi amplitudo dan frekuensi.

2.

Pergerakan motorik tangan kiri dan tangan kanan berbeda. Pergerakan motorik

tangan kanan mempunyai spektral daya yang lebih besar dari pada pergerakan

motorik tangan kiri.

3.

Pada saat terjadi pergerakan motorik tangan kiri dan tangan kanan didominasi

oleh satu kanal dan kanal lain seolah-olah teredam oleh kanal yang dominan.

Pergerakan tangan kiri didominasi oleh kanal C4 dan pergerakan motorik tangan

kanan didominasi oleh kanal C3.

4.

Probalitas

Gaussian digunakan untuk klasifikasi kelas yang digunakan sebagai

prinsip algoritma Bayesian, dan didapatkan hasil akurasi yang terbaik yaitu 88.15

% untuk kelas 1 dan 90.37 % untuk kelas 2.

5.2 Saran

1.

untuk penelitian lebih lanjut mengenai sinyal EEG diperlukan alat perekam EEG

untuk mendapatkan sinyal EEG yang bersih dari artifak.

2.

Proses ekstraksi dengan menganalisa sinyal mu

mempunyai kelemahan yaitu

sinyal ini bersifat random dan berinsterferensi dengan sinyal alpha karena sinyal

mu berada pada band frekuensi sinyal alpha.

(6)

Bab V : Kesimpulan dan Saran

42

3.

Pengembangan tugas akhir dpat menggunakan metode lain seperti menggunakan

Wavelet Packet, Wavelet Gabor dan sebagainya sehingga.

4.

Metode pengklasifikasian dapat menggunakan metode yang lain seperti JST,

CDHMM, AR dan lain sebagainya sehingga didapatkan hasil akurasi yang lebih

baik dari penelitian ini.

(7)

Ekstraksi Ciri pada Sinyal EEG Menggunakan Teknik Dekomposisi Wavelet Haar

Daftar Pustaka

[1]

Nykopp Tommy, 2001. “Statistical Modelling Issues for The Adaptive Brain

Interface”. Heikkonen, Department of Electrical and Communication

Engineering, Helsinki University of Technology.

[2]

Schloegle A, Lugger K, dan Purtscheller G. “Using Adaptive Autoregressive

Parameters for a Brain Computer Interface Experiment”. University of

Technology Graz, Austria.

[3]

Lehtonen, Hanne. 2002. “EEG-based Brain Computer Interfaces”. Thesis

Master pada Helsinki University of Technology Finlandia.

[4]

”BCIReview-Electroencephalograph”.Available:http://

www.robots.ox.ac.uk/%7Eparg

/projects

/bci/rev1.html [9 July 2007]

[5]

Mallat S., “

A

Wavelet

tour of Signal Processing, Second Edition

”,1999,

Academic Press, Elsevier.

[6]

Tang Y.Y., Yang L.H., Liu J., Ma H., “

Wavelet Theory and Its Application to

Pattern Recognition

”, 2000, World Scientific, Singapore.

[7]

[Ven04]

Venkataramanan S., “

A Novel Wavelet Based Technique for

Detection and De-Noising of Ocular Artifact in Normal and Epileptic

Electroencephalogram

”, 2004, IIT Guwahati, India.

[8]

Yudi Wibisono, “

Klasifikasi Berita

Berbahasa Indonesia menggunakan

Naïve

Bayes Classifier”

Powered by TCPDF (www.tcpdf.org)

Referensi

Dokumen terkait

Tingkat akurasi rata-rata pengenalan tulisan tangan dengan metode ekstraksi ciri wavelet transform pada projection profile menggunakan filter db2, db6, sym4, sym6, coif1,

Input jaringan syaraf tiruan ini berasal dari ekstraksi ciri suara jantung yang telah dilakukan menggunakan metode Dekorlet serta menggunakan metode Transformasi Wavelet

Wavelet Transform dapat digunakan untuk melakukan fitur ekstraksi karena dapat melakukan dekomposisi ruang vektor kedalam sekumpulan ruang vektor bersarang dengan

Langkah-langkah pada penelitian ini antara lain : penerapan dekomposisi citra menggunakan metode dekomposisi baku alihragam wavelet Haar 2 dimensi, pengenolan, kuantisasi, dan

Pada penelitian ini dilakukan analisis sinyal menggunakan Discrete Wavelet Transfoerm (DWT) jenis Symlet level 8 dengan filter-filter yang dapat menganalisa sinyal EMG

Pada penelitian ini akan dibangun sistem untuk perbandingan identifikasi tanda tangan statik dengan menggunakan metode backpropagation dan alihragam Wavelet Haar dan

Discrete wavelete transform DWT menggunakan filter wavelet Haar untuk membagi data ke dalam frekuensi yang berbeda atau komponen-komponen skala, dan selanjutnya menganalisis

KESIMPULAN Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa terdapat beberapa garis besar antara lainnya metode haar wavelet dapat mengkategorikan jenis