• Tidak ada hasil yang ditemukan

Monday, March 15, 2021

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Monday, March 15, 2021"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

Today’s Market:

 IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. Bursa AS ditutup menguat pada perdagangan Jumat (03/12). Harga batubara naik ke level USD 90.00 per Mt. Crude oil stabil di level USD 65.84 per barrel. Ru-piah menguat terhadap Dollar AS di level Rp 14,385. 10Yr Government Bonds Yield turun ke level 6.72%.

 Dari global, Bank Sentral AS akan melakukan rapat pada tanggal 16-17 Maret 21, dimana sejumlah ekonom memproyeksikan tidak akan ada perubahan pada suku bunga acuan

 Dari dalam negeri, BPS akan mengu-mumkan trade balance/export/import periode Feb-21, di-mana konsensus memperkirakan berada di USD 2.3bn/ +7.87% YoY/+11.93% YoY.

 Sehubungan dengan emiten, Antam (ANTM) pada 2020 mencatatkan pendapatan sebesar Rp 27.3tn (16.3% YoY) dan laba bersih sebesar Rp 1.15tn (+495% YoY) , sedikit di bawah estimasi.

 Sehubungan dengan emiten, Timah (TINS) pada 2020 mencatatkan pendapatan sebesar RP 15.2 tn (-21.33% YoY) dan rugi bersih sebesar RP 340.bn (vs. rugi bersih Rp 611bn di FY19).

 Secara teknikal indeks hari Senin (03/15), IHSG diprediksi bergerak di kisaran 6,322-6,428.

Source: Bloomberg, Sinarmas Investment Research See pg. 6-8 for Technical Corner

www.sinarmassekuritas.co.id See important disclaimer at the end of this report

IHSG naik sebanyak 93.5 poin (1.49%) ke level 6358.21. Sementara LQ45 naik sebanyak 11.6 poin (1.24%) ke level 950.83. Foreign net sell sebesar Rp 456.76 miliar.

ID X Statistics C lo sing

JCI 6,358.21

Transaction Value Regular M arket (IDR tn) 12.618 Transaction Volume Regular M arket (mn shares) 18,569 Foreign Net Buy (Sell) (IDR bn) (457) Foreign Net Buy (Sell) YTD (IDR Tn) 13.1 Total M arket Capitalization (IDR tn) 7,396.98

LQ45 950.83 1.24 1.71 EIDO 23.04 (0.69) (1.62) IDX 20.22 (0.31) (1.83) DOW JONES 32,778.64 0.90 7.10 S&P 500 3,943.34 0.10 4.99 NASDAQ 13,319.86 (0.59) 3.35 FTSE 6,761.47 0.36 4.66 NIKKEI 29,717.83 1.73 8.28 HANG SENG 28,739.72 (2.20) 5.54 STRAITS TIM ES 3,095.22 (0.35) 8.84 KLSE 1,615.69 (0.84) (0.71) USD/IDR 14,385.00 0.14 2.33 EUR/IDR 17,195.11 (0.17) (0.50) JPY/IDR 131.90 (0.08) (3.28) SGD/IDR 10,698.35 (0.16) 0.68 AUD/IDR 11,168.62 (0.25) 3.05 GBP/IDR 20,044.58 0.04 4.21

Crude Oil (USD/barrel) 65.84 7:59:12 AM 35.70 Coal (USD/mn tons) 90.00 3/12/2021 11.80 Natural Gas (USD/mmBtu) 2.55 7:59:14 AM 0.51 Gold (USD/ounce) 1,731.00 8:09:24 AM (8.81)

Nickel (USD/mn tons) 16,013.00 3/12/2021 (3.61)

Tins (USD/mn tons) 25,600.00 3/12/2021 25.95 CPO (M YR/mn tons) 4,283.00 3/12/2021 10.07 Rubber (JPY/kg) 273.30 7:47:39 AM 1.67 Wheat (USD/bushel) 637.00 7:59:00 AM (0.55)

Corn (USD/bushel) 536.00 7:59:07 AM 10.74 C o mmo dities

Other Indices C lo sing 1-D ay C hg (%) YT D C hg (%)

C urrency Spo t R ate R ate (ID R ) 1-D ay C hg (%) YT D C hg (%)

P rice T ransactio nLast C hg (%)YT D

Monday, March 15, 2021 0 2,000 4,000 6,000 8,000 10,000 12,000 14,000 16,000 3,000 3,500 4,000 4,500 5,000 5,500 6,000 6,500 7,000 M illi on s

(2)

Daily Corporate and Industry News

World Trade Organization (WTO) mempublikasikan, pertumbuhan perdagangan jasa pada bulan ini berada pada po-sisi 104,7, meningkat sangat tajam dibandingkan dengan Maret tahun lalu yang hanya 91,2. Sektor jasa mulai menggeliat pada awal tahun ini menyusul adanya penyesuaian arus lalu lintas sejak penghujung tahun lalu. Source: Bisnis Indonesia

Arah kebijakan bank sentral menjadi perhatian utama pasar di pekan ini. Sebagai informasi, Bank Sentral AS dan Indonesia akan rapat masing-masing pada tanggal 16-17 Maret dan 18-19 Maret. Sejumlah ekonom memproyeksi-kan tidak amemproyeksi-kan ada perubahan pada suku bunga acuan. Source: Kontan

Pemerintah terus mendorong penciptaan lapangan kerja sebagai upaya untuk mengantisipasi tingginya penganggu-ran karena banyak tenaga kerja yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan dirumahkan. Pola pencip-taan lapangan kerja saat ini diyakini masih berbentuk U shape dengan kata lain jumlah pencippencip-taan lapangan kerja belum tumbuh sesuai ekspektasi. Source: Investor Daily

Bank Indonesia (BI) mencatat, aliran keluar modal asing (capital outflow) neto selama periode 8-10 Maret 2021 mencapai Rp 7,83 triliun. Angka ini melonjak dibandingkan aliran keluar modal asing neto periode 1-4 Maret 2021 atau pekan sebelumnya yang hanya sebesar Rp 0,40 triliun. Source: Investor Daily

Permintaan kredit perbankan masih lemah akibat COVID 19 yang membuat penempatan dana di Surat Berharga Negara (SBN) terus meningkat. Kementerian Keuangan menunjukkan total kepemilikan SBN perbankan hingga 5 Maret 2021 mencapai Rp1.566,38 triliun. Jumlah ini naik 13,8% dari posisi 30 Desember 2020 yang kala itu berada di angka Rp1.375,57 triliun. Source: Bisnis Indonesia

Demi mengejar target penerimaan pajak, pemerintah berencana menurunkan ambang batas (threshold) omzet pen-gusaha kena pajak (PKP). Batasan nilai yang baru masih akan dibahas pada rapat kerja bersama dengan Menkeu Senin ini (15/3). Adapun threshold PKP yang berlaku sekarang, Rp4,8 miliar adalah setara dari 29 kali PDB per kapita. Source: Kontan

Tren surplus neraca dagang Indonesia diperkirakan akan berlanjut untuk bulan Februari 2021 lalu. Surplus bulan Februari 2021 yang akan diumumkan BPS Senin (15/3) ini berpotensi di atas US$2 miliar, naik dari surplus Januari 2021 lalu yang tercatat US$1,96 miliar. Surplus masih terjadi akibat penurunan pertumbuhan impor dari bulan sebe-lumnya. Adapun PMI Manufaktur Indonesia pada Februari tercatat hanya 50,9, turun dari posisi Januari yang ada di 52,2. Source: Kontan

Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyebutkan bahwa penyaluran bantuan pembiayaan perumahan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sampai Maret mencapai Rp 454.9 miliar atau sekitar 2.65% dari target 2021. Source: Investor Daily

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) DKI Jakarta Sarjoko mengatakan pihaknya sudah membangun sebanyak 882 unit rumah susun yang dibayar dengan skema down pay-ment (DP) Rp 0 di Jakarta. Source: Investor Daily

Tujuh perusahaan pelat merah yang masuk dalam holding pariwisata dan pendukung telah menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) tentang Kolaborasi Program Strategis BUMN Ekosistem Pari-wisata. Tujuh BUMN yang menandatangani MoU yaitu Angkasa Pura (AP) I dan AP II sebagai operator ban-dara, Garuda Indonesia (GIAA)., serta Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau ITDC sebagai pengem-bang dan pengelola kawasan pariwisata. Selain itu, Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko, Hotel Indonesia Indonesia Natour yang merupakan travel management dan operator jaringan hotel, serta Sarinah yang memiliki bidang usaha ritel, properti, ekspor, impor dan distribusi. Source: Bisnis Indonesia

Anton Jimmy, Direktur marketing PT Toyota Astra Motor, mengatakan bahwa penjualan mobil Toyota yang mendapatkan insentif PPnBM mengalami peningkatan signifikan, ini terlihat dari total surat pembelian kendaraan (SPK) yang dikeluarkan. Dar data 1-8 Maret 2021, SPK untuk Avanza, Sienta, Rush dan Yaris naik sekitar 94-155% dibandingkan dengan SPK bulan Februari di tanggal yang sama. Source: Investor Daily

Galaxy Property meyakini stimulus Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk hunian siap huni akan mendongkrak penjualan rumah baru (primary). Karena itu, perusahaan agen properti itu memproyeksikan penjualan tahun ini bisa naik 75% dibanding dengan setahun sebelumnya. Source: Investor Daily

(3)

Daily Corporate and Industry News

Dari segi emiten, produsen ban Gajah Tunggal (GJTL) menyiapkan capital expenditure (capex) berkisar US$30 juta hingga US$40 juta untuk beberapa keperluan seperti perawatan mesin dan alat berat, serta pelunasan akuisisi tanah PT Softex Indonesia. Tanah tersebut diakuisisi guna keperluan ekspansi pabrik ban Truck and Bus Radial secara ber-tahap. Emiten memproyeksikan penjualan tahun ini bisa meningkat ke level yang relatif sama dengan realisasi penjualan di tahun 2019 yang sebesar Rp15,93 triliun. Source: Kontan

Emiten perunggasan Widodo Makmur Unggas (WMUU) menargetkan kenaikan pendapatan dari bisnis rumah pemo-tongan hewan unggas (RPHU) sekitar 200% di tahun ini. Perusahaan telah menggelontorkan dana sebesar Rp600 miliar untuk pembangunan RPHU di Wonogiri, Jawa dengan kapasitas produksi 12.000 ekor ayam per jam pada pertengahan Februari 2021. Adapun manajemen telah mengantisipasi potensi peningkatan permintaan daging ayam menjelang bulan Ramadan dengan meningkatkan produksi sebesar 50% sehingga pasokan ayam mencapai lebih dari 13.500 ekor per jam. Source: Kontan

Prodia Widyahusada (PRDA) menargetkan pertumbuhan kinerja hingga 10% pada 2021 ini seiring dengan pemulihan ekonomi dari dampak pandemi Covid-19 dan kebutuhan laboratorium yang kian meningkat. Sepanjang 2020, emiten tersebut mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp1,87 triliun meningkat 7,4% dari realisasi 2019 yang sebesar Rp1,74 triliun. Source: Bisnis Indonesia

Golden Energy and Resources (GEAR) bersiap menjual 4.5% saham Golden Energy Mines (GEMS) kepada Ascend Global Investment Fund SPC. Sehingga, GEMS akan memenuhi ketentuan saham beredar minimal 7.5% di BEI. Source: Investor Daily

Surya Citra Media (SCMA) menuntaskan aksi pembelian kembali (buyback) saham sebanyak 2,13 miliar saham atau 14,43% dari modal disetor perseroan. Source: Investor Daily

DCI Indonesia (DCII) menggalang dana Rp150,17 miliar dari initial public offering (IPO) dengan harga pelaksanaan Rp420 per saham. Sekitar 80% dana hasil IPO setelah dikurangi biaya-biaya emisi bakal digunakan untuk belanja modal perseroan. Source: Bisnis Indonesia

Antam (ANTM) pada 2020 mencatatkan pendapatan sebesar Rp 27.3tn (16.3% YoY) dan laba bersih sebesar Rp 1.15tn (+495% YoY). Source: Kontan

Timah (TINS) pada 2020 mencatatkan pendapatan sebesar RP 15.2 tn (-21.33% YoY) dan rugi bersih sebesar RP 340.bn (vs. rugi bersih Rp 611bn di FY19). Source: Bisnis Indonesia, Kontan

(4)

World Equity Indices

Source: Bloomberg, Sinarmas Investment Research

www.sinarmassekuritas.co.id See important disclaimer at the end of this report

WO R LD E Q UIT Y IN D IC E S N O T IC KE R 1 INDU Index 32,793.32 18,213.65 2,172.16 7.10 29.29 21.37 5.00 4.71 9,773.96 9,773.96 2 SP X Index 3,960.27 2,191.86 187.27 4.99 31.98 22.84 4.31 4.01 34,799.32 34,799.32 3 CCM P Index 14,175.12 6,631.42 431.58 3.35 71.35 32.95 6.57 4.98 21,720.51 21,720.51 4 SP TSX Index 18,881.17 11,172.73 1,417.96 8.13 27.78 16.96 2.03 1.99 2,923.32 2,344.09 5 M EXB OL Index 47,987.23 32,503.25 3,702.99 8.40 38.65 14.44 2.18 1.17 6,052.85 291.65 6 SX5E Index 3,846.51 2,302.84 280.72 7.90 57.74 18.74 2.07 1.93 3,548.35 4,239.57 7 UKX Index 6,903.61 4,898.79 300.95 4.66 102.12 14.82 1.82 1.73 1,953.69 2,719.93 8 CA C Index 6,046.55 3,632.06 495.14 8.92 57.09 18.81 1.84 1.59 1,972.28 2,356.48 9 DA X Index 14,595.02 8,255.65 783.61 5.71 48.26 16.11 1.86 1.68 1,318.88 1,575.80 10 IB EX Index 8,644.50 5,814.50 570.80 7.07 # N/A N/A 18.92 1.45 1.32 570.22 681.30 11 FTSEM IB Index 24,221.78 14,153.09 1,880.32 8.46 43.32 14.22 1.21 1.20 568.88 679.69 12 A EX Index 689.24 389.60 52.80 8.45 # N/A N/A 19.80 2.14 2.05 985.99 1,178.07 13 SM I Index 11,014.28 7,650.23 136.42 1.27 24.45 17.86 2.93 2.73 1,271.82 1,369.17 14 A S51 Index 6,938.00 4,402.50 178.00 2.70 57.62 19.43 2.24 2.16 2,143.04 1,663.21 15 A S30 Index 7,207.70 4,429.10 158.99 2.32 65.75 19.87 2.22 2.11 2,361.58 1,832.82 16 SHSZ300 Index 5,930.91 3,503.19 (64.91) (1.25) 19.41 14.13 2.34 2.04 43,193.56 6,636.59 17 SHA SHR Index 3,911.92 2,773.54 (21.04) (0.58) 18.15 12.57 1.66 1.48 42,486.33 6,527.92 18 SZA SHR Index 2,628.78 1,692.95 (114.45) (4.70) 46.91 21.40 3.15 3.29 32,875.51 5,051.24 19 HSI Index 31,183.36 21,139.26 1,508.59 5.54 15.04 12.76 1.23 1.21 27,981.07 3,603.53 20 HSCEI Index 12,271.60 8,290.34 434.55 4.05 11.32 10.69 1.25 1.26 26,988.86 3,475.75 21 SENSEX Index 52,516.76 25,638.90 3,040.75 6.37 35.55 29.78 3.76 3.61 97,017.36 1,334.44 22 NIFTY Index 15,431.75 7,511.10 1,049.20 7.50 35.75 28.47 3.60 3.42 116,497.80 1,602.39 23 JCI Index 6,504.99 3,911.72 379.14 6.34 34.24 16.75 1.65 1.93 7,396,983.33 515.07 24 LQ45 Index 1,030.11 566.05 15.95 1.71 23.12 17.02 2.29 2.04 4,480,467.53 311.99 25 KSE100 Index 47,339.21 27,046.71 32.70 0.07 9.30 6.62 1.16 0.97 6,230.99 39.66 26 NKY Index 30,714.52 16,358.19 2,286.30 8.33 33.91 22.46 2.20 2.18 440,795.14 4,042.51 27 NEY Index 416.12 249.78 30.58 8.06 31.40 22.96 1.48 1.49 517,449.49 4,745.50 28 TP X Index 1,974.99 1,199.25 150.86 8.36 30.52 21.59 1.37 1.43 729,708.56 6,692.12 29 FB M KLCI Index 1,695.96 1,207.80 (11.52) (0.71) 20.98 13.71 1.65 1.57 1,045.87 253.94 30 NZSE Index 2,243.74 1,356.73 (95.92) (4.45) 51.23 34.31 2.48 1.71 174.01 124.92 31 P COM P Index 7,432.40 4,039.15 (411.16) (5.76) 30.20 18.40 1.65 1.56 8,537.05 176.41 32 FSSTI Index 3,116.31 2,208.42 251.41 8.84 47.90 16.02 1.09 1.04 565.34 420.61 33 KOSP I Index 3,266.23 1,439.43 178.39 6.21 28.60 14.39 1.18 1.20 2,024,720.14 1,781.87 34 TWSE Index 16,579.17 8,523.63 1,522.65 10.34 23.12 17.83 2.34 2.17 49,291.16 1,748.66 35 SET Index 1,584.61 969.08 118.84 8.20 34.04 20.39 1.72 1.74 17,745.80 577.78 36 SET50 Index 992.03 628.97 62.71 6.89 30.78 22.16 1.89 1.87 12,055.97 392.52 37 VNINDEX Index 1,200.85 649.10 77.69 7.04 18.21 14.93 2.47 2.37 4,415,242.41 191.58 T ra iling F o rwa rd D o m a in C urre nc y US D LO W P O IN T % T ra iling F o rwa rd A s ia / P a c if ic A m e ric a 5 2 - WE E K C H A N G E Y T D P E R ( x) P B V ( x) M A R KE T C A P ( B n) E uro pe H IG H

(5)

LQ45

Source: Bloomberg, Sinarmas Investment Research

www.sinarmassekuritas.co.id See important disclaimer at the end of this report LQ45 Index

HIGH LOW POINT % 2020 2021E 2020 2021E

1 ACES IJ 1,595 1,850 970 (120) (7.00) 37.04 35.37 6.05 5.24 27,354.25 2 ADRO IJ 1,210 1,600 610 (220) (15.38) 22.18 7.66 0.88 0.46 38,703.01 3 AKRA IJ 3,590 3,770 1,405 410 12.89 15.49 17.57 1.47 1.59 14,412.75 4 ANTM IJ 2,420 3,440 338 485 25.06 99.27 42.40 2.46 2.97 58,154.45 5 ASII IJ 5,475 6,925 3,220 (550) (9.13) 15.08 12.17 1.57 1.33 221,647.45 6 BBCA IJ 33,825 36,900 21,625 (25) (0.07) 30.76 27.21 4.52 4.12 833,955.71 7 BBNI IJ 6,150 6,750 2,970 (25) (0.40) 34.60 11.53 1.04 0.96 114,689.24 8 BBRI IJ 4,580 4,950 2,160 410 9.83 27.41 18.07 2.59 2.58 564,827.63 9 BBTN IJ 1,975 2,180 720 250 14.49 11.41 9.24 0.91 1.00 20,915.25 10 BMRI IJ 6,725 7,450 3,660 400 6.32 17.23 12.82 1.56 1.54 313,833.33 11 BSDE IJ 1,270 1,360 585 45 3.67 25.87 26.75 0.86 0.82 26,887.63 12 BTPS IJ 3,890 4,480 1,790 140 3.73 33.80 18.28 4.91 4.12 29,967.39 13 CPIN IJ 6,775 7,100 3,800 250 3.83 31.97 36.37 4.86 4.90 111,096.45 14 CTRA IJ 1,205 1,350 394 220 22.34 18.47 31.86 1.24 1.38 22,365.17 15 ERAA IJ 2,750 3,030 805 550 25.00 16.53 19.72 1.37 1.64 8,772.50 16 EXCL IJ 2,150 3,070 1,315 (580) (21.25) 79.96 23.01 1.52 1.13 23,058.05 17 GGRM IJ 36,225 55,000 30,625 (4,775) (11.65) 8.50 8.70 1.39 1.18 69,700.09 18 HMSP IJ 1,435 1,970 1,085 (70) (4.65) 16.70 17.31 6.11 5.17 166,916.44 19 ICBP IJ 8,375 10,925 7,750 (1,200) (12.53) 21.83 17.10 4.14 3.27 97,668.48 20 INCO IJ 4,640 7,100 1,340 (460) (9.02) 43.67 23.08 1.79 0.77 46,104.61 21 INDF IJ 6,375 8,000 5,000 (475) (6.93) 11.72 10.16 1.52 1.37 55,975.22 22 INKP IJ 13,325 15,550 3,020 2,900 27.82 12.55 14.50 0.95 1.17 72,900.85 23 INTP IJ 13,100 15,975 8,650 (1,375) (9.50) 30.00 30.49 2.38 2.11 48,224.14 24 ITMG IJ 11,550 15,700 5,650 (2,300) (16.61) 27.45 8.21 1.27 1.05 13,050.63 25 JPFA IJ 1,850 1,890 760 385 26.28 18.74 16.85 1.60 1.79 21,694.16 26 JSMR IJ 4,470 4,990 2,230 (160) (3.46) 38.96 64.05 1.78 1.67 32,442.68 27 KLBF IJ 1,595 1,960 830 115 7.77 26.49 27.76 4.07 4.30 74,765.82 28 MDKA IJ 2,490 3,000 890 60 2.47 60.96 86.69 6.97 6.92 57,033.08 29 MEDC IJ 655 790 259 65 11.02 #N/A N/A #N/A 0.88 0.81 16,464.23 30 MIKA IJ 2,830 3,220 1,570 100 3.66 46.15 42.72 7.90 7.30 40,317.17 31 MNCN IJ 1,085 1,320 695 (55) (4.82) 7.30 7.63 1.09 1.05 16,329.02 32 PGAS IJ 1,410 1,895 605 (245) (14.80) #N/A N/A 98.18 1.13 0.92 34,180.53 33 PTBA IJ 2,730 3,180 1,385 (80) (2.85) 13.15 9.73 1.87 1.63 31,451.40 34 PTPP IJ 1,525 2,360 484 (340) (18.23) 28.11 70.59 1.06 0.74 9,454.84 35 PWON IJ 600 615 266 90 17.65 20.99 26.22 1.71 1.88 28,895.76 36 SMGR IJ 11,425 13,000 5,475 (1,000) (8.05) 26.41 22.28 2.16 1.84 67,767.62 37 SMRA IJ 1,040 1,070 350 235 29.19 61.72 149.71 1.63 2.03 15,003.85 38 TBIG IJ 2,100 2,700 730 470 28.83 35.61 43.04 5.89 7.60 47,579.70 39 TKIM IJ 13,750 17,250 3,750 3,900 39.59 11.98 15.44 1.41 NA 42,806.82 40 TLKM IJ 3,450 3,640 2,417 140 4.23 17.37 16.66 3.22 3.09 341,764.65 41 TOWR IJ 1,240 1,325 575 280 29.17 18.14 23.05 4.97 6.04 63,258.14 42 TPIA IJ 10,575 11,350 5,025 1,500 16.53 224.48 92.05 6.38 6.80 188,589.48 43 UNTR IJ 21,225 28,475 12,000 (5,375) (20.21) 16.53 8.44 1.65 1.17 79,172.12 44 UNVR IJ 6,700 8,800 5,275 (650) (8.84) 39.11 34.59 56.79 48.38 255,605.00 45 WIKA IJ 1,640 2,450 675 (345) (17.38) 18.15 69.67 1.32 1.00 14,710.72 MARKET CAP (Bn)

(6)

Macro data

Source: Bloomberg, Sinarmas Investment Research

D escriptio n 1-D ay (%) 5-D ays (%) 1-M o nth (%) YT D (%) Property 3.23 2.56 2.18 1.81 Basic Industry 3.09 4.78 (3.20) 7.79 Trade 0.28 (0.03) 0.39 11.86 Finance 0.87 1.23 5.43 13.32 M iscellaneous Industry 0.88 (1.33) (5.14) (6.08) Consumer 1.29 (0.31) (1.65) (6.15) Infrastructure 1.63 2.13 5.00 7.29 Agriculture 3.26 4.79 4.48 0.47 M ining 3.69 (3.29) (7.67) (1.23) F eb-21 Jan-21 0.26 1.00 1.38 1.55 0.10 0.26 138.80 138.00 F OR EX Spo t R ate 1-D ay (%) 1-M o nth (%) YT D (%) USD/IDR 14,385.00 0.14 (2.86) (2.33) USD/CNY 6.51 (0.23) (0.77) 0.29 USD/EUR 0.84 (0.01) 1.46 2.19 USD/JPY 109.04 (0.01) (3.36) (5.31) USD/SGD 1.34 0.05 (1.57) (1.64) USD/AUD 1.29 (0.03) 0.20 (0.93) USD/GBP 0.72 (0.08) (0.21) (1.93) (in %) 4.10 0.15 1.46 5.88 6.72 6.47 Inflation M oM (in %)

Foreign Reserves (in USD bn)

Secto rs

Eco no mic Indicato rs

Inflation YTD (in %) Eco no mic P arameters

Inflation YoY (in %)

Indonesia 5-Year Government Bonds Yield Indonesia 10-Year Government Bonds Yield Indonesia 15-Year Government Bonds Yield Lending and D epo sit R ates JIBOR (in IDR)

LIBOR (in GBP) SIBOR ( in USD)

(7)

Technical Corner

15 March 2021

www.sinarmassekuritas.co.id See important disclaimer at the end of this report

JCI : MIXED MENGUAT Last price : 6.358 Support : 6.322, 6.273 Resistance : 6.381, 6.428

JCIpada hari ini kami perkirakan akan bergerakMIXED MENGUATdengan range 6.322 – 6.428.JCIbreakout Resistance 6.322, berpeluang melanjutkan penguatan dengan mencoba next Resistance 6.381 dan 6.428. Namun, bilaJCItidak bertahan diatas Resistance 6.322, akan kembali menguji Support 6.273 dan 6.224. Indikator MACD dan Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.

Jakarta Composite Index (JCI)

Summary of portfolio:

Stock

Recommendation

Comment

TLKM

BUY ON WEAKNESS TLKMbreakout Resistance 3.430, berpeluang melanjutkan penguatan dengan

mencoba next Resistance 3.520 dan 3.550. Namun, bilaTLKMtidak bertahan

diatas Resistance 3.430, akan kembali menguji Support 3.390 dan 3.360.

BBNI

HOLD BBNIbreakout Resistance 6.100, berpeluang melanjutkan penguatan dengan

mencoba Resistance Trendline 6.250 dan 6.300. Namun, bilaBBNItidak

bertahan diatas Resistance 6.100, akan kembali menguji support 6.050 dan 5.975.

SMGR

BUY ON WEAKNESS SMGRmencoba breakout Resistance 11.550, bila berhasil breakout 11.550, berpeluang melanjutkan penguatan dengan mencoba next Resistance 11.700

dan 11.775. Namun, bilaSMGRtidak berhasil breakout Resistance 11.550,

akan kembali menguji Support 11.375 dan 11.225.

AALI

HOLD AALIberhasil breakout Resistance Trendline 11.250, berpeluang melanjutkan

penguatan dengan mencoba next Resistance 11.400 dan 11.550. Namun, bila

AALItidak bertahan diatas Resistance Trendline 11.250, akan kembali menguji

(8)

Telkom Indonesia (Persero)Tbk (TLKM)

Bank Negara Indonesia (Persero)Tbk (BBNI)

www.sinarmassekuritas.co.id See important disclaimer at the end of this report

TLKM : BUY ON WEAKNESS

Last price : 3.450

Target price : 3.550 (5.0%)

Entry point : 3.380

Stop Loss : 3.280 (-3.0%)

TLKMbreakout Resistance 3.430, berpeluang melanjutkan penguatan dengan mencoba next Resistance 3.520 dan

3.550. Namun, bilaTLKMtidak bertahan diatas Resistance 3.430, akan kembali menguji Support 3.390 dan 3.360.

TLKMdilihat dari Indikator MACD dan Stoc Osc mengindikasikan pola Reversal.

BBNI : HOLD

Last price : 6.150

Target price : 6.600 (6.5%)

Stop loss : 5.900 (-4.8%)

BBNIbreakout Resistance 6.100, berpeluang melanjutkan penguatan dengan mencoba Resistance Trendline 6.250 dan

6.300. Namun, bilaBBNItidak bertahan diatas Resistance 6.100, akan kembali menguji support 6.050 dan 5.975.

BBNIdilihat dari Indikator MACD dan Stoc osc mulai membentuk pola Reversal.

Support : 3.390, 3.360

Resistance : 3.520, 3.550

Support : 6.050, 5.975

(9)

SMGR : BUY ON WEAKNESS

Last price : 11.425

Target price : 11.800 (9.8%)

Entry point : 10.750

Stop loss : 10.350 (-3.7%)

SMGRmencoba breakout Resistance 11.550, bila berhasil breakout 11.550, berpeluang melanjutkan penguatan dengan

mencoba next Resistance 11.700 dan 11.775. Namun, bilaSMGRtidak berhasil breakout Resistance 11.550, akan

kembali menguji Support 11.375 dan 11.225.SMGRilihat dari Indikator MACD mengindikasikan pola Uptrend dan Stoc

osc mengindikasikan pola Reversal.

AALI : HOLD

Last price : 11.300

Target price : 11.950 (9.6%)

Stop loss : 10.500 (-3.7%)

AALIberhasil breakout Resistance Trendline 11.250, berpeluang melanjutkan penguatan dengan mencoba next

Resistance 11.400 dan 11.550. Namun, bilaAALItidak bertahan diatas Resistance Trendline 11.250, akan kembali

menguji Support 11.100 dan 10.850.AALIdllihat dari Indikator MACD mulai membentuk pola Reversal dan Stoc osc

mengindikasikan pola Uptrend

.

Support : 11.375, 11.225

Resistance : 11.550, 11.700

Support : 11.100, 10.850

Resistance : 11.400, 11.550

Astra Agro Lestari Tbk (AALI)

Semen Indonesia (Persero)Tbk (SMGR)

(10)

Technical Corner

15 March 2021

www.sinarmassekuritas.co.id See important disclaimer at the end of this report

JCI : MIXED MENGUAT Last price : 6.358 Support : 6.322, 6.273 Resistance : 6.381, 6.428

JCIpada hari ini kami perkirakan akan bergerakMIXED MENGUATdengan range 6.322 – 6.428.JCIbreakout Resistance 6.322, berpeluang melanjutkan penguatan dengan mencoba next Resistance 6.381 dan 6.428. Namun, bilaJCItidak bertahan diatas Resistance 6.322, akan kembali menguji Support 6.273 dan 6.224. Indikator MACD dan Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.

Jakarta Composite Index (JCI)

Summary of portfolio:

Stock

Recommendation

Comment

TLKM

BUY ON WEAKNESS TLKMbreakout Resistance 3.430, berpeluang melanjutkan penguatan dengan

mencoba next Resistance 3.520 dan 3.550. Namun, bilaTLKMtidak bertahan

diatas Resistance 3.430, akan kembali menguji Support 3.390 dan 3.360.

BBNI

HOLD BBNIbreakout Resistance 6.100, berpeluang melanjutkan penguatan dengan

mencoba Resistance Trendline 6.250 dan 6.300. Namun, bilaBBNItidak

bertahan diatas Resistance 6.100, akan kembali menguji support 6.050 dan 5.975.

SMGR

BUY ON WEAKNESS SMGRmencoba breakout Resistance 11.550, bila berhasil breakout 11.550, berpeluang melanjutkan penguatan dengan mencoba next Resistance 11.700

dan 11.775. Namun, bilaSMGRtidak berhasil breakout Resistance 11.550,

akan kembali menguji Support 11.375 dan 11.225.

AALI

HOLD AALIberhasil breakout Resistance Trendline 11.250, berpeluang melanjutkan

penguatan dengan mencoba next Resistance 11.400 dan 11.550. Namun, bila

AALItidak bertahan diatas Resistance Trendline 11.250, akan kembali menguji

(11)

Telkom Indonesia (Persero)Tbk (TLKM)

Bank Negara Indonesia (Persero)Tbk (BBNI)

www.sinarmassekuritas.co.id See important disclaimer at the end of this report

TLKM : BUY ON WEAKNESS

Last price : 3.450

Target price : 3.550 (5.0%)

Entry point : 3.380

Stop Loss : 3.280 (-3.0%)

TLKMbreakout Resistance 3.430, berpeluang melanjutkan penguatan dengan mencoba next Resistance 3.520 dan

3.550. Namun, bilaTLKMtidak bertahan diatas Resistance 3.430, akan kembali menguji Support 3.390 dan 3.360.

TLKMdilihat dari Indikator MACD dan Stoc Osc mengindikasikan pola Reversal.

BBNI : HOLD

Last price : 6.150

Target price : 6.600 (6.5%)

Stop loss : 5.900 (-4.8%)

BBNIbreakout Resistance 6.100, berpeluang melanjutkan penguatan dengan mencoba Resistance Trendline 6.250 dan

6.300. Namun, bilaBBNItidak bertahan diatas Resistance 6.100, akan kembali menguji support 6.050 dan 5.975.

BBNIdilihat dari Indikator MACD dan Stoc osc mulai membentuk pola Reversal.

Support : 3.390, 3.360

Resistance : 3.520, 3.550

Support : 6.050, 5.975

(12)

SMGR : BUY ON WEAKNESS

Last price : 11.425

Target price : 11.800 (9.8%)

Entry point : 10.750

Stop loss : 10.350 (-3.7%)

SMGRmencoba breakout Resistance 11.550, bila berhasil breakout 11.550, berpeluang melanjutkan penguatan dengan

mencoba next Resistance 11.700 dan 11.775. Namun, bilaSMGRtidak berhasil breakout Resistance 11.550, akan

kembali menguji Support 11.375 dan 11.225.SMGRilihat dari Indikator MACD mengindikasikan pola Uptrend dan Stoc

osc mengindikasikan pola Reversal.

AALI : HOLD

Last price : 11.300

Target price : 11.950 (9.6%)

Stop loss : 10.500 (-3.7%)

AALIberhasil breakout Resistance Trendline 11.250, berpeluang melanjutkan penguatan dengan mencoba next

Resistance 11.400 dan 11.550. Namun, bilaAALItidak bertahan diatas Resistance Trendline 11.250, akan kembali

menguji Support 11.100 dan 10.850.AALIdllihat dari Indikator MACD mulai membentuk pola Reversal dan Stoc osc

mengindikasikan pola Uptrend

.

Support : 11.375, 11.225

Resistance : 11.550, 11.700

Support : 11.100, 10.850

Resistance : 11.400, 11.550

Astra Agro Lestari Tbk (AALI)

Semen Indonesia (Persero)Tbk (SMGR)

(13)

PT Sinarmas Sekuritas

Sinarmas Land Plaza Tower 3, 6th Fl. Jl. M. H. Thamrin no. 51

Tel: +62 21 392 5550 Fax: +62 21 392 5540

[email protected] www.sinarmassekuritas.co.id

Equity Research Team

DEPUTY HEAD OF RESEARCH

Richard Suherman Commodities

Tel: +62 21 3925550 Ext: 610

[email protected]

DEPUTY HEAD OF RESEARCH

Richardson Raymond Property, Industrial Estate Tel: +62 21 3925550 Ext: 159

[email protected]

EQUITY ANALYST

Andrianto Saputra

Tobacco, Plantation, Cement Tel: +62 21 3925550 Ext: 159

[email protected]

EQUITY ANALYST

Kharel Devin Fielim

Media, Poultry, Construction Tel: +62 21 3925550 Ext: 159 [email protected] RESEARCH ASSOCIATE Elvira Natalia Consumer, Retail Tel: +62 21 3925550 Ext: 159 [email protected] TECHNICAL ANALYST Eddy Wijaya Tel: +62 21 3925550 Ext: 159 [email protected] DISCLAIMER

This material is issued by PT Sinarmas Sekuritas, a member of Indonesia Stock Exchanges, represent the opinion of PT Sinarmas Sekuritas, derived its judg-ment from sources deemed reliable, however, PT Sinarmas Sekuritas and its affiliated cannot guarantee its accuracy and completeness. PT Sinarmas Seku-ritas or its affiliates may be involved in transactions contrary to any opinion herein or have positions in the securities recommended herein and may seek or will seek investment banking or other business relationships with the companies in this material. PT Sinarmas Sekuritas, its employees and its affiliates, expressly disclaim any and all liability for representation or warranties, expressed or implied, here in or omission there from or for any loss how so ever arising from any use of this material or its contents or otherwise arising in connection there with. Opinion expressed in this material are our present view and are subject to change without notice. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan data mengenai cara pemberian antibiotik yang diberikan pada pasien lansia yang menderita Bronkitis Kronik Eksaserbasi Akut di Instalasi Rawat Jalan

Nilai koreksi APTT pada mixing study diharapkan menjadi metode alternatif dalam memperkirakan kadar faktor VIII atau IX pada pasien hemofilia, sehingga dapat membantu

berpengaruh pada tampilannya. Kontekstual dalam lingkungan tropis adalah menonjolkan atap yang miring, hal ini fungsional terhadap pengaruh iklim, juga terhadap bentuk yang lain

Kejadian ikterus pada bayi baru lahir berkisar 50% pada bayi cukup bulan faktor yang berhubungan Jenis penelitian kuantitatif melalui rancangan penelitian analitik 28 hari

Diare jenis ini bersifat self limiting disease, yang artinya akan sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan dalam waktu kurang lebih 5 hari, setelah sel-sel yang rusak diganti

Namun, bila SMRA, tidak bertahan diatas Resistance Trendline 960, akan kembali menguji Support 935 dan 925.. JCI mencoba breakout Resistance 6.554, bila berhasil berpeluang

Pada rekaman strata box, gas di daerah penelitian terdapat pada lapisan sedimen dengan kedalaman lebih kurang 5 – 10 meter dari muka laut, sedangkan jika diukur dari permukaan

Namun, bila AALI bertahan diatas Resistance 8.400, akan melanjutkan penguatan dengan mencoba next Resistance 8.575 dan 8.650. ASII HOLD ASII bertahan pada Support 5.100,