LAPORAN PRAKTIKUM LAPORAN PRAKTIKUM
TEKNIK PENGUKURAN DAN INSTRUMENTASI TEKNIK PENGUKURAN DAN INSTRUMENTASI
PENGUAT OPERASIONAL (OP-AMP) DENGAN TIPE LM741
PENGUAT OPERASIONAL (OP-AMP) DENGAN TIPE LM741
Dosen Pembimbing : I!Am"# $"%"i"&"n S!TP' M!Si
Dosen Pembimbing : I!Am"# $"%"i"&"n S!TP' M!Si
Anggo" Ke#omo* Go#ong"n A+:
Anggo" Ke#omo* Go#ong"n A+:
1
1!! M
Mo
o%
%"
"m
mm
m"
",
,
"
"ssiin
n E
E##%
%"
".
..
.ii
(($
$+
+1
11
1/
/0
04
4
2
2))
/
/!! $
$iio
on
n,
,ii*
*"
" R
R"
"%
%m
m"
"n
n,
,"
"
(($
$+
+1
11
1/
/0
04
43
3
))
+
+!! P
Pii5
5o
o S
S"
"n
no
osso
o
(($
$+
+1
11
1/
/0
02
20
00
0))
4
4!! R
R"
"%
%m
m"
"
N
N6
6
"
"%
%5
5o
o
(($
$+
+1
11
1/
/0
02
20
0+
+))
PROGAM STUDI KETEKNIKAN PERTANIAN
PROGAM STUDI KETEKNIKAN PERTANIAN
8URUSAN TEKNOL
8URUSAN TEKNOLOGI PERTANIAN
OGI PERTANIAN
POLITEKNIK NEGERI 8EM$ER
POLITEKNIK NEGERI 8EM$ER
TA9UN /01+
TA9UN /01+
PENGERTIAN
Penguat operasional (Op-Amp) adalah suatu blok penguat yang mempunyai dua masukan dan satu keluaran. Penguat operasional (Op-Amp) dikemas dalam suatu rangkaian terpadu (integrated circuit-IC). Salah satu tipe operasional amplifier (Op-Amp) yang populer adalah !"#$. IC !"#$
merupakan operasional amplifier yang dikemas dalam bentuk dual in-line package (%IP). &emasan IC 'enis %IP memiliki tanda bulatan atau strip pada salah satu sudutnya untuk menandai arah pin atau kaki nomor $ dari IC tersebut. Penomoran IC dalam kemasan %IP adalah berlaanan arah 'arum 'am dimulai dari pin yang terletak paling dekat dengan tanda bulat atau strip pada kemasan %IP tersebut.
Pada kenyataannya IC Op-Amp terdapat batasan-batasan penting yang perlu diperhatikan
$. tegangan maksimum poer supply tidak boleh melebihi rating maksimum* karena akan merusak IC.
+. tegangan output dari IC op amp biasanya satu atau dua ,olt lebih kecil dari tegangan poer supply. Sebagai contoh* tegangan sing output dari suatu op amp dengan tegangan supply $ adalah /$0.
0. arus output dari sebagian besar op amp memiliki batas pada 01mA* yang berarti baha resistansi beban yang ditambahkan pada output op amp harus cukup besar sehingga pada tegangan output maksimum* arus output yang mengalir tidak melebihi batas arus maksimum. Pada sebuah peguat operasional (Op-Amp) dikenal beberapa istilah yang sering di'umpai* diantaranya adalah 2egangan ofset masukan (input offset ,oltage) io menyatakan seberapa 'auh ,3 dan , terpisah untuk mendapatkan keluaran 1 ,olt. Arus offset masukan (input offset current) menyatakan
kemungkinan seberapa berbeda kedua arus masukan. Arus pan'ar masukan (input bias current) memberi ukuran besarnya arus basis (masukan). 4arga C!55
men'amin baha output hanya tergantung pada (,3) 6 ()* alaupun ,3 dan ,-masing-masing berharga cukup tinggi. 7ntuk menghindari keluaran yang
berosilasi* maka frekuensi harus dibatasi* unity gain fre8uency memberi gambaran dari data tanggapan frekuensi. hal ini hanya berlaku untuk isyarat yang kecil sa'a karena untuk isyarat yang besar penguat mempunyai keterbatasan sehingga output maksimum hanya dihasilkan pada frekuensi yang relati,e rendah.
!"#$ adalah salah satu IC (Integrated Circuit) Op-Amp (Operational Amplifier) yang memiliki 9 pin. IC Op-Amp ini terdapat + 'enis bentuk* yaitu tabung
(lingkaran) dan kotak (persegi)* tetapi yang umum adalah yang berbentuk persegi. Op-Amp banyak digunakan dalam sistem analog komputer* penguat
,ideo:gambar* penguat audio* osilator* detector dan lainnya. !"#$ biasanya beker'a pada tegangan positif:negatif $+ ,olt* dibaah itu IC tidak akan beker'a.
Setiap pin:kaki-kaki pada IC !"#$ mempunya fungsi yang berbeda-beda* keterangan pin:kaki-kaki !"#$
!acam-macam rangkaian yang dapat dibentuk !"#$
• %etektor Penyilang ;ol mendeteksi tegangan-tegangan di atas nol • %etektor 2araf 2egangan (positif dan negatif) mendeteksi
tegangan-tegangan acuan pada tegangan-tegangan positif maupun negatif yang sudah kita tentukan.
• Penguat (<uffer) memperkuat amplitudo pada pulsa output nya. • Penguat + 2ingkat seperti rangkaian <uffer* tetapi mengalami + kali
penguatan.
• Pembangkit Isyarat untuk membangkitkan pulsa
• 5angkaian %i,erensial untuk pengukuran pengendalian instrumentasi dan penguat sinyal-sinyal yang sangat lemah.
• 5angkaian Instrumentasi untuk memperbaiki penguat differensial. %ata sheet untuk masing-masing komponen
$. 2ransistor +. !"#$
& alau perlu mendesain sinyal le,el meter* histeresis pengatur suhu* osilator* pembangkit sinyal* penguat audio* penguat mic* filter aktif semisal tapis nada bass* mi=er* kon,erter sinyal* integrator* differensiator* komparator dan sederet
aplikasi lainnya* selalu pilihan yang mudah adalah dengan membolak-balik data komponen yang bernama op-amp. &omponen elektronika analog dalam kemasan IC (integrated circuits) ini memang adalah komponen serbaguna dan dipakai pada banyak aplikasi hingga sekarang. 4anya dengan menambah beberapa resitor
dan potensiometer* dalam seke'ap (atau dua ke'ap) sebuah pre-amp audio kelas < sudah dapat 'adi dirangkai di atas sebuah proto-board.
Peng6" ,ieensi"#
Op-amp dinamakan 'uga dengan penguat diferensial (differential amplifier ). Sesuai dengan istilah ini* op-amp adalah komponen IC yang memiliki + input tegangan dan $ output tegangan* dimana tegangan output-nya adalah proporsional terhadap perbedaan tegangan antara kedua inputnya itu. Penguat diferensial
seperti yang ditun'ukkan pada gambar-$ merupakan rangkaian dasar dari sebuah op-amp.
gambar-1 : penguat diferensial
Pada rangkaian yang demikian* persamaan pada titik out adalah out > A(,$-,+) dengan A adalah nilai penguatan dari penguat diferensial ini. 2itik input ,$ dikatakan sebagai input non-iverting * sebab tegangan ,out satu phase dengan ,$. Sedangkan sebaliknya titik ,+ dikatakan input inverting sebab berlaanan phasa dengan tengangan ,out.
Di"g"m O-"m
Op-amp di dalamnya terdiri dari beberapa bagian* yang pertama adalah penguat diferensial* lalu ada tahap penguatan ( gain)* selan'utnya ada rangkaian penggeser le,el (level shifter ) dan kemudian penguat akhir yang biasanya dibuat dengan penguat push-pull kelas <. ?ambar-+(a) berikut menun'ukkan diagram dari
op-amp yang terdiri dari beberapa bagian tersebut.
gambar-2 (a) : Diagram blok Op-Amp
gambar-2 (b) : Diagram schematic simbol Op-Amp
Simbol op-amp adalah seperti pada gambar-+(b) dengan + input* non-inverting(3) dan inputinverting (-). 7mumnya op-amp beker'a dengan dual supply (3cc dan 6 ee) namun banyak 'uga op-amp dibuat dengan single supply (cc 6 ground ).
Simbol rangkaian di dalam op-amp pada gambar-+(b) adalah parameter umum dari sebuah op-amp. 5 in adalah resitansi input yang nilai idealnya infinit (tak terhingga). 5 out adalah resistansi output dan besar resistansi idealnya 1 (nol). Sedangkan AO adalah nilai penguatan open loop dan nilai idealnya tak terhingga. Saat ini banyak terdapat tipe-tipe op-amp dengan karakterisktik yang spesifik. Op-amp standard type "#$ dalam kemasan IC %IP 9 pin sudah dibuat se'ak tahun $@1-an. 7ntuk tipe yang sama* tiap pabrikan mengeluarkan seri IC dengan insial atau nama yang berbeda. !isalnya dikenal !C$"#$ dari motorola* !"#$ buatan ;ational Semiconductor* S;"#$ dari 2e=as Instrument dan lain sebagainya.
2ergantung dari teknologi pembuatan dan desain IC-nya* karakteristik satu op-amp dapat berbeda dengan op-op-amp lain. 2abel-$ menun'ukkan beberapa parameter op-amp yang penting beserta nilai idealnya dan 'uga contoh real dari parameter !"$#.
tabel-1 : parameter op-amp yang penting Peng6""n Oen-#oo
Op-amp idealnya memiliki penguatanopen-loop (AO) yang tak terhingga. ;amun pada prakteknya op-amp semisal !"#$ memiliki penguatan yang terhingga
kira-kira $11.111 kali. Sebenarnya dengan penguatan yang sebesar ini* sistem penguatan op-amp men'adi tidak stabil. Input diferensial yang amat kecil sa'a
sudah dapat membuat outputnya men'adi saturasi. Pada bab berikutnya akan dibahas bagaimana umpan balik bisa membuat sistem penguatan op-amp men'adi stabil.
Uni5-g"in e.6en;5
Op-amp ideal mestinya bisa beker'a pada frekuensi berapa sa'a mulai dari sinyal dc sampai frekuensi giga 4erBt. Parameterunity-gain freuency men'adi penting 'ika op-amp digunakan untuk aplikasi dengan frekuensi tertentu. Parameter AO biasanya adalah penguatan op-amp pada sinyal %C. 5esponse penguatan op-amp
menurun seiring dengan menaiknya frekuenci sinyal input. Op-amp !"#$
misalnya memilikiunity-gain freuency sebesar $ !4B. Ini berarti penguatan op-amp akan men'adi $ kali pada frekuensi $ !4B. ika perlu merancang aplikasi pada frekeunsi tinggi* maka pilihlah op-amp yang memiliki unity-gain freuency
lebih tinggi. S#e& "e
%i dalam op-amp kadang ditambahkan beberapa kapasitor untuk kompensasi dan mereduksi noise. ;amun kapasitor ini menimbulkan kerugian yang menyebabkan response op-amp terhadap sinyal input men'adi lambat. Op-amp ideal memiliki parameter sle-rate yang tak terhingga. Sehingga 'ika input berupa sinyal kotak*
maka outputnya 'uga kotak. 2etapi karena ketidak idealan op-amp* maka sinyal output dapat berbentuk ekponensial. Sebagai contoh praktis* op-amp !"#$ memiliki sle-rate sebesar 1.:us. Ini berarti perubahan output op-amp !"#$ tidak bisa lebih cepat dari 1. ,olt dalam aktu $ us.
P""mee MRR
Ada satu parameter yang dinamakan C!55 (!ommom "ode #e$ection #atio). Parameter ini cukup penting untuk menun'ukkan kiner'a op-amp tersebut. Op-amp dasarnya adalah penguat diferensial dan mestinya tegangan input yang dikuatkan hanyalah selisih tegangan antara input ,$ (non-inverting ) dengan input ,+
(inverting ). &arena ketidak-idealan op-amp* maka tegangan persamaan dari kedua input ini ikut 'uga dikuatkan. Parameter C!55 diartikan sebagai kemampuan op-amp untuk menekan penguatan tegangan ini (common mode) sekecil-kecilnya. C!55 didefenisikan dengan rumus C!55 > A%!:AC! yang dinyatakan dengan satuan d<. Contohnya op-amp dengan C!55 > @1 d<* ini artinya penguatan A%! (differential mode) adalah kira-kira 01.111 kali dibandingkan penguatan AC! (commom mode). &alau C!55-nya 01 d<* maka artinya perbandingannya
kira-kira hanya 01 kali. &alau diaplikasikan secara real* misalkan tegangan input ,$ > .1 ,olt dan tegangan ,+ > ,olt* maka dalam hal ini tegangan diferensialnya (differential mode) > 1.1 ,olt dan tegangan persamaan-nya (common mode)
adalah ,olt. Pembaca dapat mengerti dengan C!55 yang makin besar maka op-amp diharapkan akan dapat menekan penguatan sinyal yang tidak diinginkan
(common mode) sekecil-kecilnya. ika kedua pin input dihubung singkat dan diberi tegangan* maka output op-amp mestinya nol. %engan kata lain* op-amp dengan C!55 yang semakin besar akan semakin baik.
Pen66 b"gi"n *e-s"6
!"$# termasuk 'enis op-amp yang sering digunakan dan banyak di'umpai dipasaran. Contoh lain misalnya 21"+ dan keluarganya sering digunakan untuk penguat audio. 2ipe lain seperti !$0@:+0@:00@ adalah opamp yang sering
dipakai sebagai komparator. %i pasaran ada banyak tipe op-amp. Cara yang paling baik pada saat mendesain aplikasi dengan op-amp adalah dengan melihat dulu
karakteristik op-amp tersebut. Saat ini banyak op-amp yang dilengkapi dengan kemampuan seperti current sensing* current limmiter* rangkaian kompensasi temperatur dan lainnya. Ada 'uga op-amp untuk aplikasi khusus seperti aplikasi frekuesi tinggi* open colector output * high po%er output dan lain sebagainya. %ata karakteristik op-amp yang lengkap* ya ada di datasheet.
SPESI<IKASI I LM741
Penguat operasional (Op-Amp) adalah suatu blok penguat yang mempunyai dua masukan dan satu keluaran. Penguat operasional (Op-Amp) dikemas dalam suatu rangkaian terpadu (integrated circuit-IC). Salah satu tipe operasional amplifier (Op-Amp) yang populer adalah !"#$. IC !"#$
merupakan operasional amplifier yang dikemas dalam bentuk dual in-line package (%IP). &emasan IC 'enis %IP memiliki tanda bulatan atau strip pada salah satu sudutnya untuk menandai arah pin atau kaki nomor $ dari IC tersebut. Penomoran IC dalam kemasan %IP adalah berlaanan arah 'arum 'am dimulai dari pin yang terletak paling dekat dengan tanda bulat atau strip pada kemasan %IP tersebut. IC !"#$ memiliki kemasan %IP 9 pin seperti terlihat pada gambar berikut.
&onfigurasi Pin IC Op-Amp "#$
Pada IC ini terdapat dua pin input* dua pin poer supply* satu pin output* satu pin ;C (;o Connection)* dan dua pin offset null. Pin offset null
dalam IC untuk memaksa tegangan output men'adi nol ketika kedua input bernilai nol. IC !"#$ berisi satu buah Op-Amp* terdapat banyak tipe IC lain yang
memiliki dua atau lebih Op-Amp dalam suatu kemasan %IP. IC Op-Amp memiliki karakteristik yang sangat mirip dengan konsep Op-Amp ideal pada analisis
rangkaian. Pada kenyataannya IC Op-Amp terdapat batasan-batasan penting yang perlu diperhatikan.
Pertama* tegangan maksimum poer supply tidak boleh melebihi rating maksimum* karena akan merusak IC.
&edua* tegangan output dari IC op amp biasanya satu atau dua ,olt lebih kecil dari tegangan poer supply. Sebagai contoh* tegangan sing output dari suatu op amp dengan tegangan supply $ adalah /$0.
&etiga* arus output dari sebagian besar op amp memiliki batas pada
01mA* yang berarti baha resistansi beban yang ditambahkan pada output op amp harus cukup besar sehingga pada tegangan output maksimum* arus output yang mengalir tidak melebihi batas arus maksimum.
Pada sebuah peguat operasional (Op-Amp) dikenal beberapa istilah yang sering di'umpai* diantaranya adalah
2egangan ofset masukan (input offset ,oltage) io menyatakan seberapa 'auh ,3 dan , terpisah untuk mendapatkan keluaran 1 ,olt.
Arus offset masukan (input offset current) menyatakan kemungkinan seberapa berbeda kedua arus masukan.
Arus pan'ar masukan (input bias current) memberi ukuran besarnya arus basis (masukan).
4arga C!55 men'amin baha output hanya tergantung pada (,3) 6 (,-)* alaupun ,3 dan ,- masing-masing berharga cukup tinggi.
7ntuk menghindari keluaran yang berosilasi* maka frekuensi harus dibatasi* unity gain fre8uency memberi gambaran dari data tanggapan frekuensi. hal ini hanya berlaku untuk isyarat yang kecil sa'a karena untuk isyarat yang besar penguat mempunyai keterbatasan sehingga output maksimum hanya dihasilkan pada frekuensi yang relati,e rendah.
KARAKTERISTIK o-Am (oe"sion"# "m#iie)
Operational Amplifier atau disingkato-"mmerupakansalahsatukomponen analog yang popular
digunakandalamberbagaiaplikasirangkaianelektronika.Aplikasi op-amp popular yang paling seringdibuatantara lain adalahrangkaian in,erter* non-in,erter* integratordandifferensiator. Padapokokbahasan kali
iniakandipaparkanbeberapaaplikasi op-amp yang paling dasar*
dimanarangkaian feedback (umpanbalik) negatif memegangperananpenting. Secaraumum*
umpanbalikpositifakanmenghasilkanosilasisedangkanumpanbaliknegatifmenghasi lkanpenguatan yang dapatterukur.
O-"m i,e"#
Op-amp padadasarnyaadalahsebuahdifferential amplifier
(penguatdiferensial) yang memilikiduamasukan. Input (masukan) op-amp seperti yang telahdimaklumiada yang dinamakan input in,erting dan non-in,erting. Op-amp ideal memilikiopen loop gain (penguatanloopterbuka) yang
takterhinggabesarnya. Sepertimisalnya op-amp !"#$ yang
seringdigunakanolehbanyakpraktisielektronika* memilikikarakteristiktipikalopen loop gainsebesar $1# D $1.Penguatan yang sebesarinimembuat op-amp
men'aditidakstabil* danpenguatannyamen'aditidakterukur
(infinite).%isinilahperanrangkaiannegative feedback (umpanbaliknegatif)
diperlukan* sehingga op-amp dapatdirangkaimen'adiaplikasidengannilaipenguatan yang terukur ( finite).Impedasi input op-amp ideal mestinyaadalahtakterhingga* sehinggamestinyaarus input padatiapmasukannyaadalah 1.
Sebagaiperbandinganpraktis* op-amp !"#$ memilikiimpedansi input Ein > $1 Ohm. ;ilaiimpedansiinimasihrelatifsangatbesarsehinggaarus input op-amp
!"#$ mestinyasangatkecil.
Peng6" ,ieensi"#
Op-amp dinamakan 'uga dengan penguat diferensial (differential amplifier ). Sesuai dengan istilah ini* op-amp adalah komponen IC yang memiliki + input tegangan dan $ output tegangan* dimana tegangan output-nya adalah proporsional terhadap perbedaan tegangan antara kedua inputnya itu. Penguat diferensial
seperti yang ditun'ukkan pada gambar-$ merupakan rangkaian dasar dari sebuah op-amp.
gambar-1 : penguat diferensial
Pada rangkaian yang demikian* persamaan pada titik out adalah out >
A(,$-,+) dengan A adalah nilai penguatan dari penguat diferensial ini. 2itik input
,$ dikatakan sebagai input non-iverting * sebab tegangan ,out satu phase dengan ,$.
Sedangkan sebaliknya titik ,+ dikatakan input inverting sebab berlaanan phasa
dengan tengangan ,out. Di"g"m O-"m
Op-amp di dalamnya terdiri dari beberapa bagian* yang pertama adalah penguat diferensial* lalu ada tahap penguatan ( gain)* selan'utnya ada rangkaian penggeser le,el (level shifter ) dan kemudian penguat akhir yang biasanya dibuat
dengan penguat push-pull kelas <. ?ambar-+(a) berikut menun'ukkan diagram dari op-amp yang terdiri dari beberapa bagian tersebut.
gambar-2 (a) : Diagram blok Op-Amp
Simbol op-amp adalah seperti pada gambar-+(b) dengan + input* non-inverting(3) dan input inverting (-). 7mumnya op-amp beker'a dengan dual supply (3cc dan 6ee) namun banyak 'uga op-amp dibuat dengan single supply
(cc 6 ground ). Simbol rangkaian di dalam op-amp pada gambar-+(b) adalah
parameter umum dari sebuah op-amp. 5 in adalah resitansi input yang nilai
idealnya infinit (tak terhingga). 5 out adalah resistansi output dan besar resistansi
idealnya 1 (nol). Sedangkan AO adalah nilai penguatan open loop dan nilai
idealnya tak terhingga.
Saat ini banyak terdapat tipe-tipe op-amp dengan karakterisktik yang spesifik. Op-amp standard type "#$ dalam kemasan IC %IP 9 pin sudah dibuat se'ak tahun $@1-an. 7ntuk tipe yang sama* tiap pabrikan mengeluarkan seri IC dengan insial atau nama yang berbeda. !isalnya dikenal !C$"#$ dari motorola* !"#$ buatan ;ational Semiconductor* S;"#$ dari 2e=as Instrument dan lain sebagainya. 2ergantung dari teknologi pembuatan dan desain IC-nya* karakter istik satu op-amp dapat berbeda dengan op-amp lain. 2abel-$ menun'ukkan beberapa parameter op-amp yang penting beserta nilai idealnya dan 'uga contoh real dari parameter !"$#.
tabel-1 : parameter op-amp yang penting Peng6""n Oen-#oo
Op-amp idealnya memiliki penguatan open-loop (AO) yang tak terhingga.
;amun pada prakteknya op-amp semisal !"#$ memiliki penguatan yang terhingga kira-kira $11.111 kali. Sebenarnya dengan penguatan yang sebesar ini* sistem penguatan op-amp men'adi tidak stabil. Input diferensial yang amat kecil sa'a sudah dapat membuat outputnya men'adi saturasi. Pada bab berikutnya akan dibahas bagaimana umpan balik bisa membuat sistem penguatan op-amp men'adi stabil.
Op-amp ideal mestinya bisa beker'a pada frekuensi berapa sa'a mulai dari sinyal dc sampai frekuensi giga 4erBt. Parameter unity-gain freuency men'adi penting 'ika op-amp digunakan untuk aplikasi dengan frekuensi tertentu.
Parameter AO biasanya adalah penguatan op-amp pada sinyal %C. 5esponse
penguatan op-amp menurun seiring dengan menaiknya frekuenci sinyal input. Op-amp !"#$ misalnya memiliki unity-gain freuency sebesar $ !4B. Ini berarti penguatan op-amp akan men'adi $ kali pada frekuensi $ !4B. ika perlu
merancang aplikasi pada frekeunsi tinggi* maka pilihlah op-amp yang memiliki
unity-gain freuency lebih tinggi.
S#e& "e
%i dalam op-amp kadang ditambahkan beberapa kapasitor untuk kompensasi dan mereduksi noise. ;amun kapasitor ini menimbulkan kerugian yang
menyebabkan response op-amp terhadap sinyal input men'adi lambat. Op-amp ideal memiliki parameter sle-rate yang tak terhingga. Sehingga 'ika input berupa sinyal kotak* maka outputnya 'uga kotak. 2etapi karena ketidak idealan op-amp* maka sinyal output dapat berbentuk ekponensial. Sebagai contoh praktis* op-amp !"#$ memiliki sle-rate sebesar 1.:us. Ini berarti perubahan output op-amp !"#$ tidak bisa lebih cepat dari 1. ,olt dalam aktu $ us.
P""mee MRR
Ada satu parameter yang dinamakan C!55 (!ommom "ode #e$ection
#atio). Parameter ini cukup penting untuk menun'ukkan kiner'a op-amp tersebut. Op-amp dasarnya adalah penguat diferensial dan mestinya tegangan input yang dikuatkan hanyalah selisih tegangan antara input ,$ (non-inverting ) dengan input
,+ (inverting ). &arena ketidak-idealan op-amp* maka tegangan persamaan dari
kedua input ini ikut 'uga dikuatkan. Parameter C!55 diartikan sebagai
kemampuan op-amp untuk menekan penguatan tegangan ini (common mode) sekecil-kecilnya. C!55 didefenisikan dengan rumus C!55 > A%!:AC! yang
dinyatakan dengan satuan d<. Contohnya op-amp dengan C!55 > @1 d<* ini artinya penguatan A%! (differential mode) adalah kira-kira 01.111 kali
dibandingkan penguatan AC! (commom mode). &alau C!55-nya 01 d<* maka
artinya perbandingannya kira-kira hanya 01 kali. &alau diaplikasikan secara real* misalkan tegangan input ,$ > .1 ,olt dan tegangan ,+ > ,olt* maka dalam hal
ini tegangan diferensialnya (differential mode) > 1.1 ,olt dan tegangan
persamaan-nya (common mode) adalah ,olt. Pembaca dapat mengerti dengan C!55 yang makin besar maka op-amp diharapkan akan dapat menekan
penguatan sinyal yang tidak diinginkan (common mode) sekecil-kecilnya. ika kedua pin input dihubung singkat dan diberi tegangan* maka output op-amp mestinya nol. %engan kata lain* op-amp dengan C!55 yang semakin besar akan semakin baik.
Pen66 b"gi"n *e-s"6
!"$# termasuk 'enis op-amp yang sering digunakan dan banyak di'umpai dipasaran. Contoh lain misalnya 21"+ dan keluarganya sering digunakan untuk penguat audio. 2ipe lain seperti !$0@:+0@:00@ adalah opamp yang sering
dipakai sebagai komparator. %i pasaran ada banyak tipe op-amp. Cara yang paling baik pada saat mendesain aplikasi dengan op-amp adalah dengan melihat dulu
karakteristik op-amp tersebut. Saat ini banyak op-amp yang dilengkapi dengan kemampuan seperti current sensing* current limmiter* rangkaian kompensasi temperatur dan lainnya. Ada 'uga op-amp untuk aplikasi khusus seperti aplikasi frekuesi tinggi* open colector output * high po%er output dan lain sebagainya. %ata karakteristik op-amp yang lengkap* ya ada di datasheet.