• Tidak ada hasil yang ditemukan

Laporan Kegiatan Bulanan 2017

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Laporan Kegiatan Bulanan 2017"

Copied!
42
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas Karunia dan Rahmat-Nya kegiatan Balai Riset dan Observasi Laut (BROL) April 2017 dapat terlaksana dan tersusun dengan baik.

Laporan rutin bulanan ini berisi capaian kinerja dan anggaran Balai Riset dan Observasi

Laut yang merupakan bentuk pertanggungjawaban kepada stakeholders sesuai dengan

Instruksi Peraturan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan nomor 27.2/BALITBANG KP/2011.

Dalam dokumen ini melaporkan pelaksanaan kegiatan riset dan manajerial serta kerjasama dalam bidang kelautan dan perikanan BROL pada bulan April, nantinya hasil penyusunan laporan dan evaluasi ini dapat dijadikan dasar dalam perbaikan perencanaan kegiatan pada bulan mendatang untuk mencapai visi dan misi BROL.

Kami berharap agar laporan bulanan ini dapat memenuhi harapan sebagai media

pertanggung jawaban kepada stakeholders dan pemicu peningkatan kinerja organisasi Balai

Riset dan Observasi Laut.

Jembrana, April 2017

(3)

DAFTAR ISI

DAFTARISI ... III

DAFTARGAMBAR ... IV

DAFTARTABEL ... V

RINGKASAN ... 1

BABI.LAYANANPERKANTORAN ... 2

BABII.DOKUMENDUKUNGANMANAJERIAL ... 4

2.1 TATA OPERASIONAL

... 4

2.1.1 Penyusunan, Perencanaan Program Dan Anggaran ... 4

2.1.2 Manajemen Monitoring Dan Evaluasi Riset Kelautan... 5

2.2. PELAYANAN TEKNIS

... 6

2.2.1 Pengembangan Kerjasama Riset Kelautan ... 6

2.3 TATA USAHA

... 10

2.3.1 Manajemen Kepegawaian Riset Kelautan ... 10

2.3.2 Manajemen Keuangan dan Tata Usaha Riset Kelautan ... 10

BABIII.SARANADANPRASARANA ... 11

3.1 Pengadaan data Radar

... 11

3.3 Pengadaan Perangkat Operasional Perkantoran Pendukung Riset Kelautan

... 11

3.2 Infrastructure Development of Space Oceanography (INDESO)

... 11

BABIV.ILMUPENGETAHUANDANTEKNOLOGI ... 12

4.1 Sistem Informasi Spasial untuk Daerah Penangkapan Ikan dan Peubahan Lingkungan

... 12

BABV.LAYANANIPTEK ... 14

5.1 Laboratorium Riset Kelautan

... 14

5.1.1 Laboratorium Kualitas Perairan ... 14

5.1.2 Peningkatan Layanan Laboratorium Penginderaan Jauh Laut ... 15

5.1.3 Operasional Laboratorium Alam ... 18

5.1.4 Laboratorium Observasi Oceanografi dan Pemodelan... 20

5.2 Infrastructure Development of Space Oceanography (INDESO)

... 24

BABVI.PERMASALAHANDANTINDAKLANJUT... 26

(4)

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. Diagram Realisasi anggaran dan fisik sampai bulan April 2017 ... 1

Gambar 2. Grafik Realisasi Capaian Sampai Bulan April ... 1

Gambar 3. Pembahasan tindak lanjut Cut Off di Jakarta ... 5

Gambar 4. Kunjungan Sekretaris BRSDM dan Kepala Pusat Riset Perikanan ke BROL ... 6

Gambar 5. Rangkaian kegiatan “hari Bumi” pelepasan Abalon dan Teripang ... 7

Gambar 6. Rangkaian kegiatan “hari Bumi” foto bersama peserta kegiatan dan penanaman bibit mangrove. ... 8

Gambar 7. Rangkaian Kegiatan “hari Bumi” deklarasi stop buang sampah di Laut dan pembersihan sampah hasil dari kegiatan. ... 8

Gambar 8. Diskusi kecil Bpk Kepala Balai dengan Mr. Masahiko Yamada sebelum pelaksanaan kegiatan dan pemaparan pengenalan aplikasi dari UMITRON... 9

Gambar 9. Kunjungan pemerintah Mauritania ke Instalasi INDESO ... 9

Gambar 10. Kunjungan Peserta Sekolah Lapang Iklim ke BROL ... 10

Gambar 11. Pemaparan materi Kegiatan Penelitian dan manfaat PPDPI kepada Peserta SLI ... 13

Gambar 12. Dokumentasi kegiatan penginderaan jauh laut ... 17

Gambar 13. Titik Lokasi Kegiatan Survey ... 19

Gambar 14. Pengukuran Arus dengan Flowmeter ... 20

Gambar 15. Kondisi salah satu stasiun pengukuran di Bagian hulu (kiri) dan di Bagian tengah Sungai Ijo Gading ... 20

(5)

DAFTAR TABEL

Tabel 1. Realisasi Anggaran Berdasarkan Sumber Dana dan Jenis Belanja Satker

BROL bulan April ... 1

Tabel 2. Realisasi Anggaran pada Output Layanan Perkantoran ... 2

Tabel 3. Realisasi Anggaran pada Bidang Program ... 4

Tabel 4. Realisasi Anggaran pada Bidang Pelayanan Teknis... 6

Tabel 5. Realisasi Anggaran pada Bidang Tata Usaha ... 10

Tabel 6. Realisasi anggaran pada bidang sarana dan prasarana ... 11

Tabel 7. Realisasi anggaran pada kegiatan riset ... 12

Tabel 8. Realisasi Anggaran pada Kegiatan Layanan IPTEK ... 14

Tabel 9. Personil yang terlibat dalam Survei April 2017 ... 19

Tabel 10. Hasil Monitoring Kegiatan Alat Observasi Laut (BUOY) ... 22

(6)

Pesisir yang terdiri dari 9 sub output dengan pagu anggaran sebesar Rp 41.403.603.000 Realisasi anggaran pada bulan April sebesar Rp. 675.416.171 atau sekitar 1,67% dari total

pagu. Untuk rincian serapan per sumber dana pada bulan April terlihat pada Tabel 1

Tabel 1. Realisasi Anggaran Berdasarkan Sumber Dana dan Jenis Belanja Satker BROL bulan April

Ket Rupiah Murni (RM) Rp PHLN Rp PNBP Rp

51 52 53 53 52 Pagu 8.044.332.000 8.657.666.000 2.595.323.000 22.060.000.000 46.282.000 Target 281.886.000 322.233.000 71.299.000 0 0 Realisasi 281.885.636 322.232.317 71.298.218 0 0 % 3,50 3,72 2,75 0 0 Total Pagu 19.297.321.000 22.060.000.000 46.282.000 Total Realisasi 675.416.171 (1,63)

Gambar 1. DiagramRealisasi Anggaran dan fisik sampai bulan April 2017 6.18%

93.82%

Capaian Anggaran Sampai Bulan April Realisasi Anggaran

Sisa Anggaran

22.00%

78.00%

Capaian Fisik Sampai Bulan April

Realisasi Fisik Belum tercapai

Januari Februari Maret April

Target 252,975,785 829,793,362 524,414,922 663,389,497 Realisasi 252,926,838 827,143,261 804,108,615 675,416,171 - 200,000,000 400,000,000 600,000,000 800,000,000 1,000,000,000 Target Realisasi

(7)

BAB I. LAYANAN PERKANTORAN

Layanan perkantoran merupakan kegiatan rutin yang bersifat tetap untuk mendukung operasional kantor. Dalam pelaksanaannya kegiatan layanan perkantoran anggarannya dibebankan kepada anggaran tahun berjalan, kegiatan layanan perkantoran meliputi

1. Pembayaran gaji dan tunjangan,

2. pembayaran biaya operasional (listrik, air, internet dll) 3. Pemeliharaan kantor.

4. Pemeliharaan Kendaraan Operasional

Perkembangan pelaksanaan anggaran pada kegiatan layanan perkantoran bulan MJ

sebesar Rp. 587.655.477,- dari pagu anggaran sebesar Rp. 15.440.453.000,- . Realisasi

anggaran selengkapnya dapat dilihat pada Tabel 2.

Tabel 2. Realisasi Anggaran pada Output Layanan Perkantoran

Uraian Pagu

(Rp.)

Realisasi (Rp.)

Bulan Ini Total Penyerapan %

Pembayaran Gaji dan

Tunjangan 8.044.332.000 281.885.636 1.022.970.905 12,71 Operasional dan

Pemeliharaan kantor 7.396.121.000 305.425.317 1.170.184.977 15,82

Jumlah 15.440.453.000 587.655.477 2.193.155.882 14,20

Hasil yang telah dicapai pada bulan April telah dilakukan pembayaran Gaji dan tunjangan pegawai dan operasional perkantoran dan pemeliharaan kantor harian. pemeliharaan kantor diantaranya , perbaikan, perbaikan saluran pembuangan air, serta operasional perkantoran lainnya.untuk data kegiatan selengkapnya pada kegiatan Tata Usaha.

Manajemen Tata Usaha, BMN dan Layanan perkantoran

1. Pemasangan Korde Pada Gedung Mushola dan Kantin 2. Pemasangan Korde Pada Mess 12

3. Perbaikan Rungan Kerja Yantek

- Perbaikan Instalasi Listrik Pada Lantai I Gedung Utama Khususnya Ruangan

kerja Yantek

- Pengecatan Ruangan Dinding Dan Plafons

- Perbaikan Plafon Bekas Perbikan Jaringan Listrik

4. Perawatan Dive Com

5. Perawatan Kendaraan Hilux Putih Nopol DK 9809 W

- Penggantian 4 Unit Ban Luar

- Sporing & Balancing

- Motor assy Wiper Depan Belakang

6. Perawatan Kendaraan Kijang LGX Nopol DK 1023 W

- Ganti Rack Stering KF 70 & Oli Power Staring

- Bolam H1 12 V 6 W

- Bolam H3 12 V 90 W

7. Perawatan Kendaraan Innova Nopol B 1287 UQQ

- Penggantian Sok Beker Depan dan Belakang

- Penggantian Antena

- Ganti Oli Mesin

- Bolam H3 12 V 90 W

(8)

-

Penggantian Power Supply

Capaian kegiatan pada bulan ini

1. Terpasangnya Korde Pada Gedung Mushola dan Kantin 2. Terpasangnya Korde Pada Mess 12

3. Ruangan Kerja Pelayanan teknis dapat digunakan kembali setelah dilakukan perbaikan jaringan listrik dan aspek lainnya:

4. Dive Com sudah dapat digunakan kembali untuk survay setrelah dilakukan Servis dan Ganti Baterai Sounto Dive Com

5. Sudah dilakukannya perbaikan untuk kendaraan Hilux Putih Nopol DK 9809 W Siaga Untuk Mendukung Operasional

6. Kendaraan Kijang LGX Nopol DK 1023 W Siaga Untuk Mendukung Operasional 7. Kendaraan Innova Nopol B 1287 UQQ Siaga Untuk Mendukung Operasional 8. PC. Unit Acer sudah dapat digunakan kembali

(9)

BAB II. DOKUMEN DUKUNGAN MANAJERIAL

Dalam pelaksananan kegiatan di Balai Riset dan Observasi Laut dibutuhkan dukungan manajerial. Beberapa perubahan untuk tahun anggaran 2017 dibandingkan tahun sebelumnya adalah bahwa perjalanan dinas manajerial dipusatkan pada pagu anggaran yang ada di Kasubag Tata Usaha. Sehingga pagu di manajerial lain hanya terkait dengan anggaran di luar perjalanan dinas.

Dalam struktural manajerial BROL terdiri dari : a). Seksi Tata Operasional

b). Seksi Pelayanan Teknis c). Subbagian Tata Usaha

Seksi tata operasional sebagaimana yang dimaksud diatas mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana program dan anggaran, pemantauan dan evaluasi serta pelaporan. Seksi pelayanan teknis sebagaimana yang dimaksud di atas mempunyai tugas melakukan pelayanan teknis, jasa, informasi, komunikasi, diseminasi, punlikasi, kerjasama, dan pengelolaan prasarana dansarana penelitian dan observasi, serta perpustakaan.

Subbagian tata usaha sebagaimana yang dimaksud di atas mempunyai tugas melakukan urusan keuangan persuratan kearsipan, kepegawaian dan rumah tangga dan perlengkapan, serta tata laksana.

Berikut adalah uraian pelaksanaan kegiatan bulan April 2017 pada masing-masing tim manajerial.

2.1 TATA OPERASIONAL

2.1.1 PENYUSUNAN, PERENCANAAN PROGRAM DAN ANGGARAN

Perkembangan pelaksanaan anggaran kegiatan lingkup program pada bulan April sebesar Rp. 0, - dari pagu anggaran Rp 7.704.000,- . Realisasi anggaran

selengkapnya dapat dilihat pada Tabel 3.

Tabel 3. Realisasi Anggaran pada Bidang Program

Uraian Pagu

(Rp.)

Realisasi (Rp.) Bulan Ini Total

Penyerapan %

Manajemen Perencanaan Program dan Anggaran Riset Kelautan

4.000.000 - - -

Jumlah 4.000.000 - - -

Kebutuhan anggaran untuk mendukung program kerja yang terbatas diperlukan skala prioritas kegiatan yang dapat mendukung kebijakan Kementerian Faktor-faktor yang mendukung keberhasilan dari kegiatan ini adalah tersedianya rencana program dan anggaran yang baik sesuai dengan arah kebijakan dibidang kelautan, sedangkan

(10)

resiko yang dapat menghambat pencapaian sasaran adalah jika terjadi perubahan kebijakan.

Agar diperoleh dokumen Program dan Rencana Kerja yang baik, perlu dilakukan identifikasi kebutuhan terkait sumberdaya laut dan pesisir yang menyeluruh dan sesuai dengan tugas dan fungsi BROL. Penyusunan Program dan Rencana Kerja harus dapat memenuhi kebutuhan BROL sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Capaian kegiatan pada bulan April ini adalah telah dilaksanakan nya 1. Penyusunan kembali perhitungan cutoff.

2. Penetapan kinerja level III dan IV lingkup BROL .

3. Mengikuti Pembahasan Kegiatan Cut off oleh BRSDM di Jakarta. 4. Telah tersusunnya penetapan kinerja level III dan Level IV. 5. Telah tersusunya RKAKL DIPA baru BROL.

Gambar 3. Pembahasan tindak lanjut Cut Off di Jakarta

2.1.2 MANAJEMEN MONITORING DAN EVALUASI RISET KELAUTAN

Monitoring dan evaluasi sangat berperan dalam upaya meningkatkan kualitas operasional suatu kegiatan dan berkontribusi penting dalam memandu pembuat kebijakan diseluruh strata organisasi. Kegiatan monev dapat memberi gambaran tentang bagaimana kualitas operasional kegiatan baik kekuatan dan kelemahan yang ada, efektivitas biaya dan arah produktif potensial masa depan akan tercapai apabila disusun, didesain dan dilakukan analisa yang tepat dan akurat. Pelaksanaan anggaran kegiatan lingkup Monitoring dan evaluasi pada bulan April sebesar sebesar Rp. 0,- dari total pagu anggaran Rp 14.300.000,-

Pada bulan April ini telah dilaksanaknnya beberapa kegiatan rutin dan laporan tidak terjadual diantaranya

1. Telah dilakukan penyusunan laporan mingguan dan telah di sampaikan kepada Monev Pusriskel.

2. Penyusunan formulir A PP36 th 2006 tentang capaian kegiatan Triwulan I 2017, hasil laporan ini akan disampaikan kepada Eselon I, dalam penyusunan tersebut diantaranya capaian anggaran, fisik , serta permasalahan dari seluruh 4 output kegiatan yang ada dalam RKAKL.

3. Telah dilakukan penyusunan bahan materi untuk profil Balai Riset dan Observasi Laut terkait kedatangan dari Sekretaris Badan Riset dan Sumberdaya Manusia Kelautan dan Perikanan ke Kantor BROL.

(11)

4. Telah dilkukan pengawalan/notulensi pelaksanaan Learning Session edisi 26 April 2017. Dengan pemateri dari UMITRON dan Peneliti BROL Novia Arinda Pradisty dan Dessy Berlianty.

5. Telah dilakukan monitoring/ pelaporan kegiatan hari bumi.

6. Telah disampaikan laporan Bulanan dan triwulan I BROL kepada monev BRSDMKP.

Gambar 4. Kunjungan Sekretaris BRSDM dan Kepala Pusat Riset Perikanan ke BROL

2.2. PELAYANAN TEKNIS

Perkembangan pelaksanaan anggaran kegiatan lingkup pelayanan teknis sampai bulan April adalah sebesar Rp. 0.- dari pagu anggaran sebesar Rp. 9.600.000.-

Tabel 4. Realisasi Anggaran pada Bidang Pelayanan Teknis

Uraian Pagu

(Rp.)

Realisasi (Rp.) Bulan Ini Total

Penyerapan %

Manajemen Kerjasama Riset

Kelautan 9.600.000 - - -

Jumlah 9.600.000 - - -

2.2.1 Pengembangan Kerjasama Riset Kelautan

Balai Riset dan Observasi Laut merupakan suatu lembaga yang telah banyak menghasilkan kegiatan maupun penelitian penelitian di bidang kelautan dan observasi kelautan. Hasil penelitian dan observasi tersebut sangat berguna bagi seluruh pihak yang berkepentingan dibidang kelautan (stakeholders). Berbagai koordinasi telah dilaksanakan untuk meningkatkan jumlah perjanjian kerjasama, baik dalam bentuk kunjungan ke instansi dalam rangka promosi BROL dan undangan presentasi pada acara diskusi. Salah satunya adalah memfasilitasi kunjungan tamu dan bimbingan kemahasiswaan yang melakukan penelitian di BROL. Dengan diadakannya kegiatan tersebut, diharapkan keberadaan Balai Riset dan Observasi Laut lebih dikenal dan hasil-hasil risetnya dapat dipergunakan semaksimal mungkin untuk kepentingan masyarakat.

Pada Bulan April telah dilakukan beberapa kegiatan diantaranya :

1. Peringatan hari bumi pada 19-22 April 2017, bekerja sama dengan UPT KKP lingkup Bali, CI dan kelompok masyarakat. Peringatan Hari Bumi terdiri dari beberapa kegiatan yaitu:

(12)

a. Restocking teripang dan abalon di Pantai Cemagi Mengwi

Field Session sosialisasi dan restocking 3000 bibit abalon dan 500 bibit teripang di Wantilan Pura Luhur Batu Ngaus, Desa Cemagi, Mengwi, Badung pada 19 April 2017. Dengan koordinasi dari Conservation Internasional Indonesia, acara berlangsung sukses dihadiri oleh Camat Mengwi, Kepala Desa Cemagi, UPT KKP se-Bali, perwakilan desa adat dan desa dinas, kelompok karang taruna, PKK, sekaa teruna, pihak keamanan desa, kelompok nelayan Baruna 1,2,3, pemilik dan manager villa setempat. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah mengajak masyarakat untuk bersama-sama peduli dan melakukan aksi nyata untuk kelestarian ekosistem pesisir yang keberadaannya sangat penting untuk menunjang kehidupan masyarakat di sekitarnya.

Gambar 5. Rangkaian kegiatan “hari Bumi” pelepasan Abalon dan Teripang b. Penanaman dan pembersihan mangrove; class session di BROL.

Dalam field session, seratus bibit mangrove berhasil ditanam di sebelah utara

kantor BROL. Sementara dalam mangrove cleanup, peserta berhasil

mengumpulkan sampah dengan berat mencapai 100 kg. Jenis sampah yang

banyak ditemui adalah sampah rumah tangga seperti pampers dan plastik. Hal ini

menunjukkan masih kurangnya kesadaran masyarakat sekitar dalam menjaga

lingkungan. Sampah – sampah ini selanjutnya akan diangkut oleh pihak Dinas

Lingkungan Hidup Jembrana untuk dibawa ke tempat pembuangan sampah. Dalam acara ini sekaligus dilakukan penandatanganan berita acara kerjasama “Pelaksanaan dan Monitoring Sampah di Sungai Ijo Gading Melalui Prototipe Mangrove-Bin” antara CI Indonesia, BROL dan Kelompok Masyarakat Peduli Sumber Daya Air (KMPSDA) Ijo Gading.

(13)

Gambar 6. Rangkaian kegiatan “hari Bumi” foto bersama peserta kegiatan dan penanaman

bibit mangrove.

c. Underwater cleanup di Pantai Semawang Sanur

Rangkaian acara peringatan hari bumi ditutup dengan kegiatan underwater cleanup di pantai Semawang Sanur, Sabtu 22 April 2017. Kegiatan diikuti oleh sekitar 60 diver dari berbagai macam kalangan mulai dari UPT KKP lingkup Bali, Perkumpulan Penyelam Profesional Bali (P3B), Nusa Dua Reef Foundation, CI Indonesia, Desa Adat Semawang serta Kepolisian Perairan Polda Bali dengan koordinasi dari Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL), Denpasar.

Gambar 7. Rangkaian Kegiatan “hari Bumi” deklarasi stop buang sampah di Laut dan

pembersihan sampah hasil dari kegiatan. 2. Perkembangan kegiatan kerja sama :

a. Implementasi kerja sama dengan CI dengan pemasangan ‘mangrove – bin’,

(14)

mangrove Perancak. ditindaklanjuti dengan penandatanganan berita acara

kerja sama monitoring sampah dengan menggunakan mangrove bin.

b. Pembahasan kerja sama antara BROL dan Program Studi Ilmu lingkungan –

Pascasarjana Universitas Udayana dengan peneliti BROL. Judul kerja sama yang disepakati adalah Pengembangan Model Spasial Sumberdaya Laut dan Pesisir di Perairan Bali.

c. Implementasi kerja sama dengan Yagasu, perencanaan pelatihan pembuatan batik mangrove bersama masyarakat sekitar BROL

.

3. Menerima Kunjungan dari UMITRON Jepang.

Telah di terima kunjungan dari UMITRON jepang, dalam kunjungan tersebut dilakukan pemaparan mengenai pembudidayaan Ikan. Mr. Masahiko Yamada mengenalkan sebuah aplikasi yang mampu menggambarkan kondisi gerombolan ikan School Ship dalam satu k awasan tambak dengan dampak yang ditimbulkan pada lingkungan, aplikasi ini menggunakan sebuah alat kamera dan beberapa alat penunjang penelitian lain (pendeteksi keberadaan ikan) untuk mengetahui waktu pemberian pakan ikan dalam budidaya.

Gambar 8. Diskusi kecil Bpk Kepala Balai dengan Mr. Masahiko Yamada sebelum pelaksanaan kegiatan dan pemaparan pengenalan aplikasi dari UMITRON 4. Menerima Kunjungan dari pemerintah Mauritania.

Kunjungan ini merupakan rangkaian kegiatan field trip dari kegiatan Fisheries Transparency Initiative 2017 yang di selenggarakan di Denpasar Bali.

Gambar 9. Kunjungan pemerintah Mauritania ke Instalasi INDESO

5. Menerima Kunjungan SLI Kerjasama dengan BMKG dan PPN Pengambengan

Stasiun Klimatologi Negara Bali bekerjasama dengan BROL dan PPN Pengambengan melaksanakan Sekolah Lapang Iklim Nelayan yang diikuti oleh

(15)

Gambar 10. Kunjungan Peserta Sekolah Lapang Iklim ke BROL

2.3 TATA USAHA

Perkembangan pelaksanaan realisasi anggaran kegiatan lingkup tata usaha pada bulan April sebesar Rp. 8.607.000.- dari pagu anggaran sebesar Rp. 319.903.000.

Tabel 5. Realisasi Anggaran pada Bidang Tata Usaha

Uraian Pagu

(Rp.)

Realisasi (Rp.) Bulan Ini Total

Penyerapan %

Manajemen Kepegawaian

Riset Kelautan 46.282.000 - - - Manajemen Keuangan

dan Tata Usaha Riset Kelautan

273.621.000 8.607.000 59.197.052 21.63

Jumlah 319.903.000 8.607.000 59.197.052 18,50

Beberapa capaian kinerja tata usaha yang dilaporkan pada bulan April 2017 adalah sebagai berikut:

2.3.1 Manajemen Kepegawaian Riset Kelautan

1. Usulan aktif berkerja kembali setelah tugas belajar a.n Teja Arief Wibawa. 2. Update data simpeg; data dasar pegawai.

3. Usulan berkas tugas belajar a.n Novia Arinda.

4. Terlaksananya sosialisasi e-peneliti, dengan narasumber dari LIPI, Yoke Pradanatama, SE.

5. Pengusulan berkas PAK bagi teknisi litkayasa BROL a.n Nyoman Surana 6. Pelporan LHKPN.

7. Penyampaian Berita Acara Calon penerima penghargaaan Satya Lencana Karya Satya.

2.3.2 Manajemen Keuangan dan Tata Usaha Riset Kelautan

1. Pengusulan dan penyusunan tariff baru PNBP yang diusulkan untuk jasa-jasa yang dihasilkan oleh BROL.

2. Kunjungan dalam rangka pendampingan pengusulan tariff baru PNBP oleh Biro Keuangan KKP.

(16)

BAB III. SARANA DAN PRASARANA

Pertumbuhan organisasi pada umumnya akan berimplikasi pada bertambahnya kebutuhan sumber daya manusia beserta sarana dan prasarana pendukungnya, demikian pula yang terjadi pada Balai Riset dan Observasi Laut. Oleh karena itu perlu adanya upaya pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana dengan melakukan beberapa kegiatan pengadaan barang dan jasa yang terdiri dari:

1.

Pengadaan Data Radar.

2.

Pengadaan Perangkat Operasional Perkantoran Pendukung Riset Kelautan.

3.

Infrastructure Development of Space Oceanography (INDESO).

Tabel 6. Realisasi anggaran pada bidang sarana dan prasarana

Uraian Pagu

(Rp.)

Realisasi (Rp.) Bulan Ini Total

Penyerapan %

Pengadaan data Radar 2.519.523.000 - - - Pengadaan Perangkat

Operasional Perkantoran Pendukung RIsert Kelautan

76.000.000 - nfrastructure Development of Space Oceanography (INDESO) 22.060.000.000 - - - Jumlah 24.655.323.000 - - -

3.1 Pengadaan data Radar

Pada bulan ini tidak ada laporan yang bisa disampaikan.

3.3 Pengadaan Perangkat Operasional Perkantoran Pendukung Riset Kelautan

Pada bulan April ini telah dilakukan beberapa kegiatan diantaranya :

1. Keseluruhan unit barang sejumlah 6 unit telah terdistribusi kepada end user pada kelompok peneliti;

3.2 Infrastructure Development of Space Oceanography (INDESO)

(17)

BAB IV. ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI

Pada Tahun 2017 ini kegiatan Ilmu Penelitian yang ada di Balai Riset dan Observasi Laut hanya memeilki satu output kegiatan, hal ini telah disesuaikan dengan arahan pusat untuk memfokuskan kegiatan penelitian dapat membangun kebijakan pemerintahan saat ini yaitu membangun potensi perikanan nasional. Oleh karena itu , saat ini BROL telah mengambil langkah untuk kegiatan penelitian akan dilaksanakan di satu lokasi WPP 573

pesisir Bali dengan judul Penelitian “Sistem Informasi Spasial untuk Daerah

Penangkapan Ikan dan Perubahan Lingkungan pada Ekosistem Pesisir”. 4.1 Sistem Informasi Spasial untuk Daerah Penangkapan Ikan dan Peubahan Lingkungan

Perkembangan pelaksanaan anggaran kegiatan penelitian pada bulan April sebesar Rp 8.200.000, - dari pagu anggaran sebesar Rp 924.774.000, - Realisasi anggaran

selengkapnya dapat dilihat pada tabel 7.

Tabel 7. Realisasi anggaran pada kegiatan riset

Uraian Pagu

(Rp.)

Realisasi (Rp.) Bulan Ini Total

Penyerapan %

Sistem Informasi Spasial untuk Daerah Penangkapan Ikan dan Perubahan

Lingkungan pada Ekosistem Pesisir

924.774.000 8.200.000 235.943.733 24,63

Jumlah 924.774.000 8.200.000 235.943.733 24,63

Perkembangan capaian kinerja dari masing-masing kegiatan yang melaporkan adalah sebagai berikut:

Selat Bali merupakan daerah perairan yang berada diantara Pulau Bali dan Pulau Jawa. Secara administratif, Selat Bali terletak di Kabupaten Banyuwangi (Prop. Bali), Kabupaten Jembrana, Kabupaten Tabanan, dan Kabupaten Badung. Selat Bali merupakan daerah yang memiliki potensi perikanan yang sangat besar, seperti potensi perikanan lemuru. Disamping potensi perikanan, perairan pesisir Selat Bali merupakan daerah pantai dengan pemanfaatan di bidang pariwisata, tak kurang beberapa daerah Pariwisata terkenal di Bali berada di Selat Bali seperti, Pantai Kuta, Pantai Seminyak, Pantai legian, pantai medewi, tanah lot dan lain-lainnya. Baik pengelolaan potensi perikanan maupun pariwisata juga haruslah didekati melalui berbagai ekosistem pendukungnya, seperti mangrove, terumbu karang, padang lamun, maupun ekosistem pesisir dan laut lainnya.

Metode identifikasi dan pengelolaan sumberdaya akan lebih efektif apabila didekati dengan Sistem informasi spasial yang akan menggambarkan secara integral daerah kajian. Dengan sistem ini akan dikembangkan lebih lanjut terkait peta prakiraan daerah penangkapan ikan (PPDPI) serta peta potensi sumberdaya lainnya di wilayah Selat Bali.

(18)

Sub output yang dihasilkan berupa data dan/atau informasi riset kelautan baik berupa peta spasial maupun dalam bentuk lainnya. Pelaksanaan kegiatan penelitian dapat berjalan dengan baik dan lancar apabila didukung dengan manajerial yang baik serta dukungan teknis lainnya

Pada bulan April ini telah dilakukan kegiatan diantaranya :

1. Koordinasi antar tim penelitian untuk menyesuaikan data dan informasi yang akan digunakan untuk analisis penelitian

2. Penggabungan data satelit dengan data numerical model 3. Menganalisa data insitu dan analisis kualitas air

4. Pengolahan data model hasil survey 5. Pengolahan data satelit SST dan klorofil-a

6. Integrasi data satelit dengan data model SST dan klorofil-a

7. Survey di Bali utara dalam rangka recovery dan deploy data logger 8. Melanjutkan pemrosesan numerical model skala regional

9. Pemaparan kegiatan Penelitian yang sedang dilakukan pada tahun 2017

kepada Penyuluh Nelayan pada acara Sekolah lapang Iklim yang di laksanakan oleh BMKG bekerjasama juga dengan PPN Pengambengan.

Capaian Kinerja yang telah dicapai hingga bulan ini adalah : 1. Data satelit sudah didapatkan

2. Data satelit dan data model sudah diintegasikan 3. Data logger Bali utara telah didapatkan

4. Pengolahan data satelit, data hasil survey dan numerical model sdh mulai di proses.

(19)

BAB V. LAYANAN IPTEK

Layanan iptek di BROL dibagi dalam dua kegiatan umum yaitu kegiatan di Laboratorium Riset Kelautan (LRK) dan INDESO. Laboratorium Riset Kelautan didirikan dalam upaya tercapainya pelaksanaan riset strategis dan aplikasi teknologi kelautan secara optimal yang meliputi riset dasar, pengembangan dan aplikasi teknologi kelautan di Indonesia. Selain itu untuk memfasilitasi berbagai kepentingan yang membutuhkan pelayanan jasa laboratorium. Laboratorium Riset Kelautan dilengkapi berbagai fasilitas yang dapat mendukung setiap pengujian yang terdiri dari Laboratorium Kimia, Fisika dan Biologi Kelautan. Pada Tahun 2017 ini LRK BROL terbagi menjadi sub Laboratorium diantaranya:

a) Laboratorium Kualitas Perairan b) Laboratorium Penginderaan Jauh c) Laboratorium Alam

d) Laboratorium Observasi dan Pemodelan Laut

5.1 Laboratorium Riset Kelautan

Perkembangan pelaksanaan anggaran kegiatan layanan Litbang pada bulan Muntuk pelaksanaan anggaran kegiatan adalah sebesar Rp 0. dari pagu anggaran Rp

34.011.000 Realisasi anggaran selengkapnya dapat dilihat pada tabel 8.

Tabel 8. Realisasi Anggaran pada Kegiatan Layanan IPTEK

Uraian Pagu

(Rp.)

Realisasi (Rp.)

Bulan Ini Total

Penyerapan %

Pelayanan jasa Riset 34.011.000 - - -

Jumlah 34.011.000 - - -

Beberapa capaian kinerja pelayanan informasi dan teknologi yang dilaporkan pada bulan April 2017 adalah sebagai berikut :

5.1.1 Laboratorium Kualitas Perairan

Informasi tentang kondisi sumberdaya kelautan dari tahun ke tahun harus didukung oleh data dan informasi yang akurat agar upaya pengelolaan yang dilakukan lebih efektif. Pengelolaan sumberdaya kelautan tidak terlepas dari peranan penting laboratorium pengujian yang didukung oleh sumberdaya yang kompeten. Laboratorium pengujian sebagai penyedia data primer tentang kualitas sumberdaya kelautan perlu dibina secara berkesinambungan dan ditingkatkan kapasitasnya agar dapat memanfaatkan sarana dan prasarana laboratorium secara optimal dan menghasilkan data yang akurat. Oleh karena itu sangat diperlukan laboratorium pengujian kualitas perairan kompeten yang mampu melakukan pengujian parameter kualitas perairan dan mampu menyajikan data pemantauan kualitas perairan dengan benar.

Laboratorium Kualitas Perairan - Laboratorium Riset Kelautan Balai Riset dan Observasi Laut (LKP - LRK BROL) telah berdiri sejak awal 2006. Dalam perjalanannya dari tahun 2006 hingga tahun 2014 ini, LKP telah banyak mengalami kemajuan di bidang pelayanan jasa pengujian, sarana maupun prasarana. Ketersediaan sarana dan prasarana pendukung yang semakin bertambah dari tahun

(20)

ke tahun merupakan bentuk pemenuhan terhadap permintaan layanan pengujian dengan parameter yang semakin beragam dari pengguna jasa laboratorium. Dengan semakin meningkatnya jumlah pengguna jasa dan permintaan layanan pengujian laboratorium dari tahun ke tahun menjadikan LKP harus mengedepankan pelayanan dan kualitas hasil pengujian.

Dengan telah didirikannya LKP dengan segala sarana dan prasarana yang ada, maka diperlukan sebuah kegiatan operasional laboratorium untuk mendukung kegiatan penelitian dan pengembangan yang dilakukan oleh BROL dan juga melayani para pengguna jasa laboratorium di sekitar lingkungan BROL.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengoperasionalkan laboratorium pengujian melalui kegiatan layanan pengujian dan pengolahan data di Laboratorium Kualitas Perairan -

Laboratorium Riset Kelautan Balai Riset dan Observasi Laut (LKP – LRK BROL)

yang dapat digunakan untuk mendukung kegiatan penelitian. Kegiatan yang telah dilakukan bulan April 2017:

1. Kunjungan PT. Merck Chemicals and Life Sciences ke LKP-LRK BROL (18 April 2017)

Diikuti oleh seluruh personil LKP

2. Keikutsertaan LKP-LRK BROL dalam pameran Hari Bumi di Gedung GEOL BROL (20 April 2017)

Diikuti oleh seluruh personil LKP

3. Survei customer eksternal mahasiswa S3 IPB di perairan Bali Barat (22 – 23 April 2017).

Diikuti oleh personil LKP:Mardatilah, disertai dengan penyewaan alat WQC 4. Survei Laboratorium Alam wilayah Perancak (27 April 2017)

Diikuti oleh personil LKP: I Nyoman Surana, Novia Arinda Pradisty

.

Capaian Kinerja :

1. Jumlah sampel kualitas air bulan April : 40 sampel, dituangkan dalam 8 Lembar Hasil Pengujian (LHP).

2. Jumlah sampel kualitas air total : 291 sampel.

3. Asal Customer internal: Kegiatan Operasional Laboratorium Alam (Perancak) .

4. Asal Customer eksternal: PT. Menjangan Mas, PT. Indosarnia, Conservation

International (CI) – Indonesia, P3E KLHK Bali – Nusra, Mahasiswa S3 IPB.

5.1.2 Peningkatan Layanan Laboratorium Penginderaan Jauh Laut

Secara garis besar kegiatan mencakup inventarisasi, pengolahan, dan distribusi data satelit oseanografi serta pembuatan PPDPI, agar produksi PPDPI dapat lebih optimal untuk mendukung kegiatan penangkapan ikan bagi nelayan.

Kegiatan yang dilakukan pada bulan ini adalah.

1. Pembuatan PPDPI Nasional, Pelabuhan Perikanan, dan Wilayah Khusus 2. Pembuatan Pelikan Tuna

3. Meng-upload informasi PPDPI ke website BROL

Capaian kinerja yang dicapai bulan ini yakni, telah dihasilkan PPDPI Nasional 59 Peta, PPS Belawan 1 Peta, PPS Bitung-Ternate 2 Peta, PPS Cilacap 3 Peta, PPN Ambon 1 Peta, PPN Pelabuhan Ratu 7 Peta, PPN Sungai Liat 3 Peta, PPN Muncar-Pengambengan 1 Peta, PPP Tamperan 1 Peta, PPN Kejawanan 8 Peta, PPN

(21)

5 Peta, Pulau Lombok 10 Peta, Pelikan Cakalang 0 Peta, Pelikan Lemuru 10 Peta, Pelikan tuna 0 Peta.

(22)
(23)

5.1.3 Operasional Laboratorium Alam

Sebagai salah satu laboratorium yang menjadi bagian dari laboratorium terpadu LRK, laboratorium alam dikembangkan untuk menunjang kegiatan penelitian dan pengembangan yang diilaksanakan di BROL. Tidak hanya itu, laboratorium ini juga diharapkan dapat menyediakan data dan informasi terkait dengan isu-isu di lingkungan perairan berbasis pada pendekatan ekosistem. Salah satu kegiatan rutin yang dilakukan oleh tim Laboratorium Alam BROL adalah survei periodik di Estuari Perancak. Kegiatan ini telah dilakukan mulai Tahun 2015 hingga saat ini (2017),

dengan penambahan titik pengukuran di sepanjang aliran Sungai Perancak –

Samblong dan Sungai Ijo Gading). Estuari Perancak berada di sekitar kantor BROL dan secara geografis berada langsung menghadap ke Selat Bali. Estuari ini mendapat pengaruh dari aktivitas manusia, seperti pertambakan, aktivitas pelabuhan, dan limbah dari pemukiman penduduk. Monitoring kualitas perairan dan lingkungan di wilayah ini sangat diperlukan guna mendapatkan data dan informasi time series, sehingga gambaran perubahan kondisinya dapat diketahui secara berkesinambungan. Hal ini diperlukan sebagai justifikasi dalam rencana pengelolaan Estuari Perancak dikemudian hari, sebagai bagian dari wilayah yang akan dikembangkan menjadi taman pesisir oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Jembrana dan juga sebagai penunjang kehidupan masyarakat di sekitarnya.

Kegiatan bulan April diantaranya:

1. Melakukan survei periodik ke-4 pada tanggal 27 April 2017; 2. Identifikasi plankton dari sampel hasil survei bulan Maret 2017

3. Analisis nutrien, BOD, dan COD pada sampel air hasil pengambilan pada survei Bulan Maret 2017.

Capaian pada bulan April diantaranya :

1. Data kualitas perairan dan hidrodinamika hasil pengukuran langsung di sepuluh stasiun, di sepanjang aliran Sungai Ijo Gading, Sungai Perancak – Samblong, hingga ke Muara Perancak;

2. Data nutrien, COD, BOD, serta kelimpahan plankton di Sungai Ijo Gading dan Sungai Perancak – Samblong hasil survei Bulan Maret 2017 .

(24)

Gambar 13. Titik Lokasi Kegiatan Survey Rencana kegiatan pada bulan Mei :

1. Melakukan survei periodik ke-5 di Estuari Perancak pada pertengahan Bulan Mei 2017 dan pengolahan data;

2. Pembuatan laporan survei periodik dan laporan bulanan;

3. Pembuatan peta distribusi parameter kualitas perairan di stasiun monitoring Hasil pelaksanaan survei periodik Laboratorium Alam bulan April

Tabel 9. Personil yang terlibat dalam Survei April 2017

No NAMA TUGAS INSTANSI

1. Nuryani Widagti Melakukan pengukuran kualitas air dengan WQC TOA DKK

BROL (Peneliti)

2. Adi Wijaya Melakukan Pengambilan Sampel Plankton

BROL (Peneliti) 3. I Nyoman Surana Mengemudikan kapal

(Kapten)

BROL (Litkayasa/Teknisi Konservasi)

4. Novia Arindra Pengambilan sampel air dan dokumentasi kegiatan

Peneliti Laboratorium 5. Nadya Christa Magdalena Melakukan pengukuran arus menggunakan flowmeter

Operator Pemodelan Laut

(25)

Gambar 14. Pengukuran Arus dengan Flowmeter

Gambar 15. Kondisi salah satu stasiun pengukuran di Bagian hulu (kiri) dan di Bagian tengah Sungai Ijo Gading

5.1.4 Laboratorium Observasi Oceanografi dan Pemodelan

Perkembangan dan kemajuan suatu unit kerja dapat diukur dari perkembangan kinerja dan hasil kegiatan yang dapat bermanfaat bagi masyarakat. Sesuai Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan NOMOR.PER.34/MEN/2011, tugas pokok dan fungsi Seksi Pelayanan Teknis BROL adalah melakukan pelaksanaan kerjasama penelitian dan observasi serta diseminasi, komunikasi, publikasi dan dokumentasi hasil penelitian dan observasi strategis di bidang kelautan.

Layanan Laboratorium Observasi dan Pemodelan Laut BROL meliputi

operasionalisasi peralatan survei dan observasi laut, terutama variabel fisik, serta dokumentasi dan publikasi data kondisi laut baik yang bersumber dari stasiun observasi maupun prediksi model. Di tahun 2017 stasiun observasi laut yang beroperasi sebanyak 10 unit dengan lokasi stasiun adalah sebagai berikut:

(26)

a) Perairan Selat Bali, Bali b) Perairan Ende, NTT c) Perairan Kupang, NTT d) Perairan Bacan, Maluku

e) Perairan Pulau Makian, Maluku f) Perairan Ternate, Maluku

g) Perairan Bunta, Sulawesi Tengah h) Perairan Sigenti, Sulawesi Tengah i) Perairan Bolang Uki, Sulawesi Utara j) Perairan Kema, Sulawesi Utara

Variabel yang diukur pada stasiun observasi laut adalah suhu, konduktivitas, kandungan oksigen dan konsentrasi klorofil. Pengukuran dilakukan pada lapisan permukaan dengan kedalaman sensor sekitar 5 m.

Kegiatan yang dilakukan pada bulan April:

a. Mempersiapkan sarana dan prasarana untuk kebutuhan survei lapangan dalam kegiatan penelitian di BROL

b. Melakukan monitoring dan pengolahan data yang bersumber dari sistem alat observasi laut (sistem buoy permukaan) di 10 lokasi yaitu:

- Buoy 01: Perairan Selat Bali, Bali

- Buoy 02: Perairan Ende, NTT

- Buoy 03: Perairan Kupang, NTT

- Buoy 04: Perairan Bacan, Maluku

- Buoy 05: Perairan Pulau Makian, Maluku

- Buoy 06: Perairan Ternate, Maluku

- Buoy 07: Perairan Bunta, Sulawesi Tengah

- Buoy 08: Perairan Sigenti, Sulawesi Tengah

- Buoy 09: Perairan Bolang Uki, Sulawesi Utara

- Buoy 10: Perairan Kema, Sulawesi Utara

Inventarisasi sarana dan prasarana penunjang kegiatan litbang dilakukan untuk mengetahui jumlah dan kondisi peralatan yang ada di BROL. Sarana dan prasarana dimaksud berupa peralatan dan perlengkapan survei dan monitoring kondisi fisik perairan yang dalam penggunaannya dioperasikan oleh Lab Observasi dan Pemodelan Laut. Peralatan dan perlengkapan yang berada dalam kondisi baik diharapkan dapat membantu kelancaran kegiatan suatu penelitian.

Monitoring dan dokumentasi data yang bersumber dari stasiun observasi laut diperlukan untuk mengetahui tingkat keberhasilan pengukuran dan menyediakan data yang siap digunakan lebih lanjut. Pengolahan data awal dilakukan dengan menyaring (filtering) data dengan nilai yang berada di luar batas kewajaran (tresshold). Data yang telah melalui tahap penyaringan kemudian didokumentasikan untuk keperluan lebih lanjut. Sampai saat ini telah terdokumentasikan hasil dari pengukuran stasiun observasi laut di 10 lokasi.

Persentase data hasil pengamatan buoy dengan kualitas baik.

Periode: 1 – 31 April2017

(27)

Tabel 10. Hasil Monitoring Kegiatan Alat Observasi Laut (BUOY)

No Stasiun Parameter Persentase data

1

Selat Bali

Suhu

Konduktivitas

Klorofil

Oksigen terlarut

97.98 %

97.98 %

97.74 %

97.98 %

2

Perairan Ende

Suhu

Konduktivitas

Klorofil

Oksigen terlarut

100.0 %

99.96 %

99.96 %

100.0 %

3

Perairan Kupang

Suhu

Konduktivitas

Klorofil

Oksigen terlarut

99.34 %

98.75 %

99.23 %

99.34 %

4

Pulau Bacan, Maluku

Suhu

Konduktivitas

Klorofil

Oksigen terlarut

0.00 %

0.00 %

0.00 %

0.00 %

5

Pulau Makian, Maluku

Suhu

Konduktivitas

Klorofil

Oksigen terlarut

0.00 %

0.00 %

0.00 %

0.00 %

6

Pulau Ternate, Maluku

Suhu

Konduktivitas

Klorofil

Oksigen terlarut

0.00 %

0.00 %

0.00 %

0.00 %

7

Perairan Bunta, Sulteng

Suhu

Konduktivitas

Klorofil

Oksigen terlarut

83.59 %

83.48 %

83.31 %

83.59 %

8

Perairan Sigenti, Sulteng

Suhu

Konduktivitas

Klorofil

Oksigen terlarut

0.00 %

0.00 %

0.00 %

0.00 %

9

Perairan Bolang Uki, Sulut

Suhu

Konduktivitas

Klorofil

Oksigen terlarut

0.00 %

0.00 %

0.00 %

0.00 %

10 Perairan Kema, Sulut

Suhu

Konduktivitas

Klorofil

Oksigen terlarut

0.00 %

0.00 %

0.00 %

0.00 %

Deskripsi:

Data berkualitas baik yang dimaksud adalah data yang mempunyai nilai logis atau di dalam batas kewajaran untuk setiap variabel pengamatan. Batas yang digunakan

(28)

untuk suhu adalah 25 0C – 34 0C, konduktivitas 30 mS/cm – 60 mS/cm, klorofil 0 µg/l – 50 µg/l, dan oksigen terlarut 1 ml/l – 12 ml/l.

.

Grafik data hasil pemantauan.

Plot deret waktu dari suhu, konduktivitas, klorofil, dan kadar oksigen (DO) di 10 stasiun observasi laut pada bulan April tahun 2017 diperlihatkan sebagai berikut:

1. Stasiun perairan Selat Bali.

2. Stasiun perairan Ende.

(29)

4. Stasiun perairan Bacan. (Tidak ada Grafik)

5. Stasiun perairan Pulau Makian. (Tidak ada Grafik)

6. Stasiun perairan Ternate. (Tidak ada Grafik)

7. Stasiun perairan Bunta.

8. Stasiun perairan Sigenti. (Tidak ada Grafik)

9. Stasiun perairan Bolang Uki. (Tidak ada Grafik)

10. Stasiun perairan Kema. (Tidak ada Grafik)

Rencana kegiatan pada bulan selanjutnya:

a. Monitoring dan dokumentasi data yang terukur dari alat observasi laut di 10 lokasi

b. Persiapan penyediaan data untuk operasionalisasi Ocean Forcasting System.

5.2 Infrastructure Development of Space Oceanography (INDESO)

Infrastucture Development Of Space Oceanography (INDESO) merupakan sebuah Proyek kerja sama dengan Pemerintah Prancis yang dimiliki oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan yang mempunyaii infrastruktur oseanografi berbasis teknologi satelit dan mulai diimplementasikanpada tahun 2012 dan menjadi inovasi teknologi pertama di Indonesia yang mengadopsi sistem operasional oseanografi. Sistem ini dikembangkan sebagai wujud konsistensi pemerintah dalam menjami keberlangsungan pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan secara lestari dan berkelanjutan. INDESO merupakan program yang didesain untuk memantai kondisi perairan Indonesia termasuk biogeokimia dan ekosistem dengan melibatkan berbagai displin ilmu dalam pengimplementasiannya. INDESO ditujukan juga untuk memperketat pengawasan terhadap aksi pencurian ikan di perairan Indonesia sekaligus melindungi kekayaan biodevitasnya.

Proyek ini mengacu pada pembentukan jaringan pengamatan oseanografi yang nyata, adaptasi pengembangan bentuk dan prediksi dalam sistem pengolahan maupun analisa sehingga dimungkinkan untuk melakukan pemeliharaan perikanan

(30)

Proyek INDESO yang berlangsung selama ini mencakup dua kegiatan utama. Pertama, pembangunan infrastruktur ground station/satellite reception dan fasilitas pengolah datanya. Kedua, pengembangan infrastruktur computing untuk pemodelan

oseanografi dan hayati laut. Keduanya dibangun di BROL Perancak – Bali,

sedangkan sistem basis data sebagai sistem backup (Redundant Database System) dibangun di Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan (BalitbangKP) di Jakarta.

Pada Bulan April ini telah dilaksanakan beberapa kegiaan diantaranya :

1. Mendukung operasi laut PSDKP-BAKAMLA di Perairan Natuna, Sulawesi, dan Arafura

2. Monitoring sistem INDESO, menanggapi email, respon user, monitoring antena (test pass antena secara rutin)

3. Penyusunan daily sistem oleh Sys Ops

4. Perencanaan dan penyusunan jadwal acq untuk test pas antena di perairan Arafura 2 scene, Natuna 10 scene, Pulau Subi 1 scene dan Sulawesi 5 scene, order acq plan dan ingest farming ke RVAS Maestro

5. Analisis posisi kapal ber-VMS/AIS, akuisisi dan analisis radar di perairan Natuna 7 scene dengan 2 data lost disebabkan unlock VHR, Arafura 2 scene dan Sulawesi 5 scene

6. Maintenance Fingertec, antenna, repair bug, 7. Update software SLEW PLAN

8. Update script terkait vms dan radar

9. Membuat panduan login JIRA untuk PSDKP 10. Monitoring antenna system dan test pass antenna 11. Transducer Calibration untuk Y axis pada antenna 12. Monitoring VMS dan tracking kapal

13. Mempelajari modul Matplotlib Plt. Quivor untuk plotting ship trajectory analyst 14. Trial PLT Quiver modul phyton

15. Membuat Laporan mingguan, menyusun user manual untuk akses JIRA tiket PSDKP, penyusunan abstract paper dan PPT

16. Modul pengaplikasan modul geopandas untuk geospatial analyst 17. Penambahan 6 user baru pada website Indeso

18. Kunjungan dari BRSDM ke fasilitas stasiun bumi Radar

19. Penyusunan RAB perbaikan dinding pantry, Maintenance Antenna

20. Koordinasi dengan tukang untuk perbaikan pantry ICT, astinet tentang invoice dan lapor bukti pembayarannya, perbaikan dg teknisi untuk saluran pantry gedung

21. TECH yang tersumbatMenerima Kunjungan dari Pemerintah Mauritaniake fasilitas INDESO.

(31)

BAB VI. PERMASALAHAN DAN TINDAK LANJUT

Pelaksanaan kegiatan selama bulan April sudah berjalan dengan baik. Namun, di bulan ini untuk permasalahan dan tindak lanjut tentunya masih beberapa ditemukan. Namun, kedepannya diharapkan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan perencanaan yang telah dilakukan.

Tabel 11. Permasalahan dan Tindak lanjut

Permasalahan Tindak Lanjut

Keg. Penelitian :

Cut off anggaran menyebabkan survey leg 2 pada bulan Mei gagal dilaksanakan.

Melakukan perencanaan ulang untuk pelaksanaan survey Monev :

Aplikasi Edalwas, SIPMONEV dan Dashboard Belum ada kemajuan atau update terbaru sehingga pelaksaan monitoring serta pelaporan terkendala efisiensi waktu

Menunggu pembenahan dan pembaharuan aplikasi dari Monev Eselon I, II dan Datin Pusat.

Laboratorium Kualitas Perairan

1. Beberapa parameter kimia yang diinginkan

customer belum dapat dilaksanakan LKP-LRK BROL karena keterbatasan alat instrumentasi dan bahan laboratorium.

2. Pengujian parameter plankton belum bisa

ditawarkan kembali kepada customer eksternal karena belum ada pengganti personil LKP-LRK BROL yang memiliki kompetensi pengolahan data dan verifikasi parameter plankton

Pengajuan pengadaan alat laboratorium

Kebutuhan personil LKP-LRK BROL yang memahami

pengujian biologi/memiliki latar belakang pendidikan biologi.

Laboratorium Penginderaan Jauh Laut Software Arcgis sering crash

Tutupan awan pada data citra satelit

Menghubungi Pihak Pelayanan Teknis untuk dilakukan perbaikan.

Laboratorium Observasi Oseanografi dan Modelling

1. Sensor pada alat observasi laut tidak selalu dalam kondisi baik sehingga data tidak sepenuhnya terukur.

2. Hampir seluruh alat observasi laut berlokasi jauh dari kantor BROL sehingga untuk keperluan perawatan dan perbaikan tidak dapat dilakukan dengan cepat.

3. Pemasangan buoy pantai sangat beresiko tinggi terhadap pencurian

1. Perawatan rutin terhadap sensor diperlukan.

2. Melakukan kerjasama dengan dinas atau kelompok nelayan yang berada dekat dengan lokasi stasiun observasi untuk keperluan perawatan dan perbaikan ringan

3. Koordinasi lintas sektoral guna memberikan informasi yang aktual tentang keberadaan buoy pantai tersebut. Layanan Perkantoran

Kerusakan Pada IPAL Laboratorium

menyebabkan adanya arus pada pase O instalasi listrik gedung Utama, Laboratorium, Genset dan Gedung asimilasi Data

1. Menghentikan Oprasionol IPAL dan tidak disambungkan dengan aliran listrik

2. Identifikasi Kerusakan IPAL 3. Melakukan perbaikan dan

penggantian komponen yang rusak

(32)

BAB VII. PENUTUP

Demikian sekiranya yang dapat kami sampaikan dalam laporan kegiatan bulan April Tahun Anggaran 2017. Besar harapan kami agar pelaksanaan kegiatan dan anggaran dapat berjalan dengan baik sehingga target capaian kinerja yang telah ditetapkan dapat tercapai dengan memuaskan. Kami akan selalu berusaha untuk selalu memperbaiki kinerja kami. sehingga dapat mendukung terwujudnya rencana strategis yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.

(33)
(34)

LAPORAN PERKEMBANGAN PELAKSANAAN DIPA KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN

TAHUN ANGGARAN 2017 BULAN : April

I. DATA UMUM

1 NAMA SATKER : BALAI RISET DAN OBSERVASI LAUT

2 KODE SATKER : 452935

3 UNIT ORGANISASI PELAKSANA : Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan

4 NAMA KUASA PENGGUNA ANGGARAN : Dr. I Nyoman Radiarta, Spi, M.Sc

5 JABATAN KUASA PENGGUNA ANGGARAN : Kepala Balai Riset dan Observasi Laut

6 NAMA BENDAHARA PENGELUARAN : Made Agus Dwipayana, S.E

7 ALAMAT SATKER : JALAN BARU PERANCAK. NEGARA-JEMBRANA-BALI

II. DATA KEUANGAN

1. JUMLAH ANGGARAN DIPA (APBN MURNI) : Rp 19.297.321.000,-

2. PNBP TA Berjalan : Rp 46.282.000,-

3 PHLN : Rp 22.060.000.000,-

. JUMLAH SELURUHNYA : Rp 41.403.603.000,-

Jembrana, 1 Mei 2017

Kepala Balai Riset dan Observasi Laut

(35)

II. REKAPITULASI PERKEMBANGAN PELAKSANAAN DIPA TAHUN 2017 MENURUT PUSAT DAN DAERAH

BULAN : April

NAMA SATKER : (452935) BALAI RISET DAN OBSERVASI LAUT [KD]

KODE

PROGRAM/ KEGIATAN/ OUTPUT/ SUB OUTPUT/ KOMPONEN/ SUB KOMPONEN/

AKUN ANGGARAN BOBOT

REALISASI ANGGARAN REALISASI FISIK

Sampai bulan lalu

Sampai bulan ini

Sampai bulan

lalu

Sampai bulan ini

Target Realisasi Target Realisasi

Rp % Rp % Rp % Fisik TTB Fisik TTB

032.11.04

Program Penelitian dan Pengembangan Iptek

Kelautan dan Perikanan 41.403.603.000 100,00 1,836,088,662 4.43 2,270,573,566 5.48 2,559,594,885 6.18 9.38 22.00 7,87 22.00 7,87

2373

Penelitian dan Pengembangan Iptek Kewilayahan, Dinamika dan Sumber Daya

Laut dan Pesisir 41.403.603.000 100.00 1,836,088,662 4.43 2,270,573,566 5.48 2,559,594,885 6.18 9.38 22.00 7,87 22.00 7,87

2373.001

Informasi dan/atau Rekomendasi Kebijakan

Riset Kelautan 924,774,000 2.23 227,743,733 24.63 401,376,200 43.40 235,943,733 25.51 24.63 26.45 0,46 30.01 0,46

2373.001.001 Data dan/atau Informasi Riset Kelautan 924,774,000 2.23 227,743,733 24.63 401,376,200 43.40 235,943,733 25.51 24.63 26.5 0,46 30.01 0,46

52

Riset Data dan/atau Informasi Daerah

Penangkapan Ikan 924,774,000 2.23 227,743,733 24.63 401,376,200 43.40 235,943,733 25.5 24.63 26.5 0,46 30.01 0,46

A

Sistem Informasi Spasial untuk Daerah Penangkapan Ikan dan Perubahan Lingkungan

pada Ekosistem Pesisir 924,774,000 2.23 227,743,733 24.63 401,376,200 43.40 235,943,733 25.51 - - -

521211 Belanja Bahan 176,077,000 0.43 62,429,933 35.46 91,466,200 51.95 62,429,933 35.46 - - - 521213 Honor Output Kegiatan 38,660,000 0.09 3,210,000 8.30 5,710,000 14.77 5,210,000 13.48 - - - 521811

Belanja Barang Untuk Persediaan Barang

Konsumsi 6,000,000 0.01 2,995,000 49.92 3,000,000 50.00 2,995,000 49.92 - - - 522141 Belanja Sewa 545,200,000 1.32 130,650,000 23.96 262,500,000 48.15 130,650,000 23.96 - - - 522151 Belanja Jasa Profesi 24,000,000 0.06 - 0.00 - 0.00 - 0.00 - - - 522191 Belanja jasa Lainnya 3,500,000 0.01 - 0.00 - 0.00 - 0.00 524111 Belanja Perjalanan Biasa 131,337,000 0.32 28,458,800 21.67 38,700,000 29.47 34,658,800 26.39 - - -

2373.95 Layanan Dukungan Manajemen Eselon I 383,053,000 0.93 2,500,000 0.65 77,046,750 20.11 59,197,052 15.45 2.45 17.73 0,03 10.39 0,03

2373.950.001

Layanan Dukungan Manajemen Perencanaan

Program dan Anggaran Riset Kelautan 4,000,000 0.01 - 0.00 - 0.00 - 0.00 0,00 23.08 0,00 23.08 0,00

51 Penyusunan Rencana Program 4,000,000 0.01 - 0.00 - 0.00 - 0.00 0,00 23.08 0,00 23.08 0,00

(36)

KODE

PROGRAM/ KEGIATAN/ OUTPUT/ SUB OUTPUT/ KOMPONEN/ SUB KOMPONEN/

AKUN ANGGARAN BOBOT

REALISASI ANGGARAN REALISASI FISIK

Sampai bulan lalu

Sampai bulan ini

Sampai bulan

lalu

Sampai bulan ini

Target Realisasi Target Realisasi

Rp % Rp % Rp % Fisik TTB Fisik TTB

522151 Belanja Jasa Profesi 4,000,000 0.01 - 0.00 - 0.00 - 0.00 - - -

2373.950.002

Layanan Dukungan Manajemen Kerjasama

Riset Kelautan 9,600,000 0.02 - 0.00 1,600,000 40.00 - 0.00 0,00 40.00 0,00 0,00 0,00

51 Penjalinan Kerja Sama 9,600,000 0.02 - 0.00 1,600,000 16.67 - 0.00 0,00 16.67 0,00 0,00 0,00

A tanpa sub komponen 9,600,000 0.02 - 0.00 1,600,000 16.67 - 0.00 - - -

522141 Belanja Sewa 9,600,000 0.02 - 0.00 1,600,000 16.67 - 0.00 - - -

2373.950.004

Layanan Dukungan Manajemen Kepegawaian

Riset Kelautan 46,282,000 0.11 - 0.00 - 0.00 - 0.00 0,00 0.00 0,00 0,00 0,00

51 Pengadministrasian Kepegawaian 46,282,000 0.11 - 0.00 - 0.00 - 0.00 0,00 0.00 0,00 0,00 0,00

A Pelatihan Kompetensi Laboran dana dari PNBP 46,282,000 0.11 - 0.00 - 0.00 - 0.00 - - -

522191 Belanja Jasa Lainnya * 46,282,000 0.11 - 0.00 - 0.00 - 0.00 - - -

2373.950.005

Layanan Dukungan Manajemen Keuangan

dan Tata Usaha Riset Kelautan 273,621,000 0.66 2,500,000 0.91 70,246,500 25.67 59,197,052 21.63 16,75 25.67 0,11 21.63 0,11

52 Pelayanan Tata Usaha 273,621,000 0.66 2,500,000 0.91 70,246,500 25.67 59,197,052 21.63 16,75 25.67 0,11 21.63 0,11

A Operasional Satuan Kerja 273,621,000 0.66 2,500,000 0.91 70,246,500 25.67 59,197,052 21.63 - - -

521211 Belanja Bahan 21,800,000 0.05 2,500,000 11.47 - 0.00 - 0.00 - - - 521811

Belanja Barang Untuk Persediaan Barang

Konsumsi 16,000,000 0.04 - 0.00 3,854,000 24.09 2,500,000 15.63 - - - 522151 Belanja Jasa Profesi 3,000,000 0.01 - 0.00 - 0.00 2,000,000 66.67 - - - 524111 Belanja Perjalanan Biasa 204,921,000 0.49 48,090,052 23.47 66,392,500 32.40 54,697,052 26.69 - - - 524113 Belanja Perjalanan Dinas Dalam Kota 6,300,000 0.02 - 0.00 - 0.00 - 0.00 - - - 524114

Belanja Perjalanan Dinas Paket Meeting Dalam

Kota 21,600,000 0.05 - 0.00 - 0.00 - 0.00 - - -

2373.950.008

Layanan Dukungan Manajemen Monitoring

dan Evaluasi Riset Kelautan 14,300,000 0.03 - 0.00 1,700,250 11.89 - 0.00 14.70 17.64 0,00 17.64 0,00

51 Pelaksanaan Pemantauan dan Evaluasi 14,300,000 0.03 - 0.00 1,700,250 11.89 - 0.00 14.70 17.6 0,00 17.64 0,00

(37)

KODE

PROGRAM/ KEGIATAN/ OUTPUT/ SUB OUTPUT/ KOMPONEN/ SUB KOMPONEN/

AKUN ANGGARAN BOBOT

REALISASI ANGGARAN REALISASI FISIK

Sampai bulan lalu

Sampai bulan ini

Sampai bulan

lalu

Sampai bulan ini

Target Realisasi Target Realisasi

Rp % Rp % Rp % Fisik TTB Fisik TTB

522151 Belanja Jasa Profesi 4,000,000 0.01 - 0.00 - 0.00 - 0.00 - - -

2373.950.009

Layanan Dukungan Manajemen Tata Laksana

dan Pelayanan Jasa Riset Kelautan 35,250,000 0.09 - 0.00 3,500,000 9.93 - 0.00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

52 Pelayanan Jasa Riset 35,250,000 0.09 - 0.00 3,500,000 9.93 - 0.00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

A tanpa sub komponen 35,250,000 0.09 - 0.00 3,500,000 9.93 - 0.00 - - -

521213 Honor Output Kegiatan 2,880,000 0.01 - 0,00 - 0,00 - 0,00 - - - 521219 Belanja Barang Non Operasional Lainnya 10,000,000 0.02 - 0,00 3,500,000 0,00 - 0,00 - - - 522151 Belanja Jasa Profesi 6,000,000 0.01 - 0,00 - 0,00 - 0,00 - - - 522191 Belanja Jasa Lainnya 16,370,000 0.04 - 0,00 - 0,00 - 0,00 - - -

2373.951 Layanan Internal (Overhead) 24.655.323.000 59.55 - 0.00 - 0.00 71,298,218 0.29 0,00 33.33 0,00 33.33 0,00

2373.951.006 Sarana dan Prasarana Riset Kelautan 24.655.323.000 59.55 - 0.00 - 0.00 71,298,218 0.29 0,00 33.33 0,00 33.33 0,00

51

Pengadaan Sarana dan Prasarana Riset

Kelautan 24.655.323.000 59.55 - 0.00 - 0.00 71,298,218 0.29 0.00 33.33 0,00 33.33 0,00

A Pengadaan Data Radar 2,519,323,000 6.08 - 0.00 - 0.00 - 0.00 - - -

532111 Belanja Modal Peralatan dan Mesin 2,519,323,000 6.08 - 0,00 - 0,00 - 0,00 - - -

B

Pengadaan Pendukung operasional perkantoran

dan riset kelautan 76,000,000 0.18 - 0.00 - 0.00 71,298,218 93.81 - 100.0

0 -

100.0

0 -

532111 Belanja Modal Peralatan dan Mesin 76,000,000 0.18 - 0,00 - 0.00 71,298,218 93.81 - 100.0

0 -

100.0

0 -

C

Infrastructure Development of Space

Oceanography (INDESO) 22,060,000,000 53.28 - 0.00 - 0.00 - 0.00 - - -

533111 Belanja Modal Gedung dan Bangunan 22,060,000,000 53.28 - 0,00 - 0,00 - 0,00 - - -

2373.994 Layanan Perkantoran 15.440.453.000 37.29 1,605,844,929 10.40 1,792,150,616 11.61 2,193,155,882 14.20 10.45 14.27 3,07 14.27 3,07

2373.994.001 Layanan Pembayaran Biaya Operasional 15.440.453.000 37.29 1,605,844,929 10.40 1,792,150,616 11.61 2,193,155,882 14.20 10.45 14.27 3,07 14.27 3,07

1 Gaji dan Tunjangan 8,044,332,000 19.43 741,085,269 9.21 928,151,616 11.54 1,022,970,905 12.72 9.21 11.54 1,79 12.72 1,79

A tanpa sub komponen 8,044,332,000 19.43 741,085,269 9.21 928,151,616 11.54 1,022,970,905 12.72 - - -

511111 Belanja Gaji Pokok PNS 2,293,486,000 5.54 316,252,700 13.79 420,677,800 18.34 420,677,800 18.34 - - - 511119 Belanja Pembulatan Gaji PNS 55,000 0.00 4,867 8.85 6,514 11.84 6,514 11.84 - - -

(38)

KODE

PROGRAM/ KEGIATAN/ OUTPUT/ SUB OUTPUT/ KOMPONEN/ SUB KOMPONEN/

AKUN ANGGARAN BOBOT

REALISASI ANGGARAN REALISASI FISIK

Sampai bulan lalu

Sampai bulan ini

Sampai bulan

lalu

Sampai bulan ini

Target Realisasi Target Realisasi

Rp % Rp % Rp % Fisik TTB Fisik TTB

511121 Belanja Tunj. Suami/Istri PNS 175,953,000 0.42 23,024,060 13.09 30,599,500 17.39 30,599,500 17.39 - - - 511122 Belanja Tunj. Anak PNS 35,449,000 0.09 6,266,138 17.68 8,318,638 23.47 8,318,638 23.47 - - - 511123 Belanja Tunj. Struktural PNS 52,320,000 0.13 3,240,000 6.19 4,320,000 8.26 4,320,000 8.26 - - - 511124 Belanja Tunj. Fungsional PNS 634,232,000 1.53 90,745,000 14.31 116,610,000 18.39 116,610,000 18.39 - - - 511125 Belanja Tunj. PPh PNS 267,294,000 0.65 794,670 0.30 1,006,930 0.38 1,006,930 0.38 - - - 511126 Belanja Tunj. Beras PNS 116,124,000 0.28 20,929,380 18.02 27,809,280 23.95 27,809,280 23.95 - - - 511129 Belanja Uang Makan PNS 450,054,000 1.09 28,796,000 6.40 66,300,500 14.73 43,986,000 9.77 - - - 511151 Belanja Tunjangan Umum PNS 82,748,000 0.20 4,595,000 5.55 6,065,000 7.33 6,065,000 7.33 - - - 512211 Belanja uang lembur 29,700,000 0.07 - 0.00 - 0.00 - 0.00 - - - 512411 Belanja pegawai (Tunjangan Khusus/Kegiatan) 3,906,917,000 9.44 246,437,454 6.31 246,437,454 6.31 363,571,243 9.31 - - -

2 Operasional dan Pemeliharaan Kantor 7,396,121,000 17.86 864,759,660 11.69 863,999,000 11.68 1,170,184,977 15.82 11.69 11.68 1,29 15.82 1,29

A Kebutuhan Sehari-hari perkantoran 206,646,000 0.50 67,148,755 32.49 45,747,000 22.14 83,580,935 40.45 - - -

521111 Belanja Keperluan Perkantoran 147160000 0.36 31,024,375 21.08 39,573,000 26.89 45,514,535 30.93 - - - 521113 Belanja Penambah Daya Tahan Tubuh 15048000 0.04 3,761,500 25.00 5,110,000 33.96 5,016,500 33.34 - - - 521114 Belanja pengiriman surat dinas pos pusat 12000000 0.03 844,880 7.04 1,064,000 8.87 1,531,900 12.77 - - - 521119 Belanja Barang Operasional Lainnya 32438000 0.08 31,518,000 97.16 - 0.00 31,518,000 97.16 - - -

B Langganan Daya dan Jasa 1,402,200,000 3.39 307,718,701 21.95 433,600,000 30.92 372,630,300 26.57 - - -

522111 Belanja Langganan Listrik 600000000 1.45 118,783,011 19.80 161,200,000 26.87 158,283,805 26.38 - - - 522112 Belanja Langganan Telepon 36000000 0.09 5,696,937 15.82 7,800,000 21.67 7,069,642 19.64 - - - 522113 Belanja Langganan Air 48000000 0.12 14,983,700 31.22 19,800,000 41.25 16,053,800 33.45 - - - 522119 Belanja Langganan Daya dan Jasa Lainnya 718200000 1.73 168,255,053 23.43 244,800,000 34.09 191,223,053 26.63 - - -

C Pemeliharaan Kantor 1,799,362,000 4.35 230,751,648 12.82 104,612,000 5.81 294,416,448 16.36 - - -

523111

Belanja Biaya Pemeliharaan Gedung dan

Bangunan 326498000 0.79 51,536,730 15.78 24,400,000 7.47 63,236,730 19.37 - - -

523119

Belanja Biaya Pemeliharaan Gedung dan

Bangunan Lainnya 24104000 0.06 1,000,000 4.15 2,192,000 9.09 1,000,000 4.15 - - -

523121

Belanja Biaya Pemeliharaan Peralatan dan

Gambar

Gambar 1. Diagram Realisasi Anggaran dan fisik sampai bulan April 2017
Tabel 2. Realisasi Anggaran pada Output Layanan Perkantoran
Tabel 3. Realisasi Anggaran pada Bidang Program
Gambar 3. Pembahasan tindak lanjut Cut Off di Jakarta
+7

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Gambar 9 memberikan informasi tentang periode mulai mencari pekerjaan untuk alumni Program Studi D3 Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Lampung lulusan tahun

menekankan pada perlindungan hak pemegang saham minoritas karena Undang- Undang Perseroan Terbatas mempunyai asumsi bahwa pelaksanaan akuisisi tersebut sebenarnya hanya

Apakah ada interaksi antara penggunaan strategi pembelajaran yang berbeda dan kemampuan berpikir lcreatif dalam mempengaruhi kcmampuan membaca pemahaman siswa..

Bagi Mahasiswa yang ditolak judul dan yang belum masuk agar segera berkonsultasi dengan pembimbing yang sudah ditunujuk dan.

Berdasarkan hasil pengamatan tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa kambing Kacang diduga lebih resisten terhadap infeksi parasit saluran pencernaan jika dibandingkan dengan

Bapak Sri Darnoto, SKM., MPH., selaku pembimbing II yang telah membimbing dengan kesabarannya dan telah memberikan pengarahan serta bimbingan sehingga skripsi ini dapat

Tanggal 09 Juni 2018 Jam 16.00 WIB, tindakan keperawatan yang dilakukan adalah mengajarkan senam nifas, memeriksa tinggi fundus uteri dan memonitor tanda-tanda

 Konsep rumah tangga pertanian adalah rumah tangga yang salah satu atau lebih anggota rumah tangganya melakukan dan bertanggungjawab dalam kegiatan pembudidayaan,