• Tidak ada hasil yang ditemukan

21 MEI 2015 APEKSI - SEMINAR UU 23/2014 & LAUNCHING BUKU BEST PRACTICE JILID

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "21 MEI 2015 APEKSI - SEMINAR UU 23/2014 & LAUNCHING BUKU BEST PRACTICE JILID"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

THE REDUCTION OF OPPORTUNITIES FOR CORRUPTION IN SUB – NATIONAL GOVERNMENTS IN INDONESIA THROUGH THE MORE TRANSPARENT AND EFFICIENT DELIVERY OF LOCAL GOVERNMENT SERVICES

Hotel Aston Rasuna Jakarta

(2)

Adminduk Arsip 2011

8

(3)

Support to Indonesia’s Islands of Integrity Program for Sulawesi (SIPS)

10

Latar Belakang

“Piloting Corruption

Prevention with Sub-National

Government in Sulawesi”

Latar Belakang Proyek SIPS

• Tahun keempat di Proyek SIPS (2011 – 2015) dengan dukungan dana DFATD Canada (dulunya dikenal dengan CIDA) dilaksanakan oleh Cowater International • Mitra Pemerintah di tingkat nasional adalah KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) • Tujuan secara umum adalah untuk mengidentifikasi, mempromosikan dan

mensosialisasikan praktek tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel di 10 Pemda di Sulawesi dengan fokus di 3 area pelayanan publik (Adminduk, Perizinan, dan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah):

Propinsi Sulsel, Kota Makassar, Kabupaten Pinrang, Kabupaten Enrekang, Kabupaten Tana Toraja

Propinsi Sulut, Kota Manado, Kota Bitung, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Sangihe

• Hasil jangka panjang yang diharapkan adalah untuk mengurangi peluang korupsi di Pemda melalui praktek pencegahan yang melibatkan berbagai unsur

masyarakat sipil, dunia usaha, akademisi dan masyarakat luas. • Kesetaraan gender dan tatakelola pemerintahan yang ramah lingkungan

• Berkoordinasi dan kolaborasi dengan Kemendagri, Bappenas, KemenPAN & RB, LKPP, KLH dan Ombudsman RI

(4)

Support to Indonesia’s Islands of Integrity Program for Sulawesi (SIPS)

12

The mandate of SIPS with respect to sub-national governments in Sulawesi is:

Mandat SIPS sehubungan dengan pemerintah daerah di Sulawesi adalah: Reducing the opportunities for corruption through improving public

service delivery

”pencegahan kesempatan untuk korupsi lewat perbaikan pelayanan publik”

Partnering with KPK, SIPS targets institutional change

Bermitra dengan KPK, SIPS mentargetkan perubahan kelembagaan.

Technical assistance is one part of this

Bantuan teknis adalah salah satu bagiannya.

Bagian besar – bagian sulit – adalah persegeran paradigma, perubahan pola pikir untuk melihat peran pemerintah sebagai satu dari layanan dan mencoba untuk menghidupkan kepercayaan bahwa tempat – tempat umum didalam kita untuk melayani publik yang sama dengan cara yang jujur, transparan, dan kompeten.

Latar Belakang Proyek SIPS (lanjutan)

Program dengan Pemda:

• Dukungan terhadap pembentukan dan pengembangan Pelayanan Terpadu Satu Pintu untuk perizinan dan pelayanan lainnya. • Dukungan terhadap peningkatan pelayanan Kependudukan dan

Pencatan Sipil (KTP dan dokumen kependudukan lainnya)

• Dukungan terhadap pengembangan sistem Pengadaan Barang dan Jasa yang transparan, adil, dan efisien

Program dengan KPK:

• Bantuan teknis untuk penguatan kapasitas KPK dalam perannya membantu Pemda dalam pencegahan korupsi

• Bantuan teknis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam upaya pengembangan tata kelola pemerintahan daerah yang lebih transparan, akuntabel dan efisien

(5)

Metodologi Reformasi Pelayanan SIPS

Langkah Langkah

• penilaian teknis awal mengenai status layanan dan infrastruktur • “sosialisasi” di Dinas dan masyarakat sipil di daerah; STA

• pembentukan Gugus Tugas dengan tanggung jawab pengawasan dan kebijakan dan pembentukan Pokja untuk memimpin kegiatan reformasi sehari-hari di setiap wilayah layanan yang dipilih;

• pengembangan rencana aksi untuk peningkatan layanan masyarakat dengan memperhatikan kerangka hukum, SOP, penguatan sumber daya manusia (HRD), IT, software dan dukungan infrastruktur, pengarusutamaan gender dan integrasi upaya perlindungan lingkungan

• pengembangan indikator keberhasilan untuk mengukur hasil (PMF) • bantuan teknis dari konsultan Indonesia dan konsultan internasional yang

terpilih;

• Penyampaian lokakarya dan pelatihan terkait;

Penyelenggaraan kunjungan kerja dan magang ke fasilitas – fasilitas praktik terbaik di Indonesia;

• Disusul dengan mentoring ditempat kerja oleh konsultan-konsultan jangka pendek;

• monitoring dan evaluasi 14

Support to Indonesia’s Islands of Integrity Program for Sulawesi (SIPS)

15

(6)

Kegiatan Kunci - Pemda

Dengan Gugus Tugas dan Pokja, memfasilitasi pembuatan Rencana Aksi di 10 mitra pemda pada 3 sektor pelayanan publik

• Implementasi Rencana Aksi mulai pada kuartal IV 2012 • Kemajuan proyek telah dapat diraih melalui:

1. Komitmen – komitmen dari unsur pemerintahan dan masyarakat sipil yang terlibat

2. Dukungan dari KPK

3. Penguatan Kapasitas untuk 3 sektor pelayanan publik dalam bentuk pelatihan, lokakarya, magang

4. Mendukung pengembangan renovasi front office, partisi, ruang arsip 5. Memfasilitasi peralatan IT hardware (komputer, server, genset, mesin

antrian) dan sofware (aplikasi pelacakan di PTSP/OSS).

16

Kegiatan Kunci Pemda

Dengan Capil, PTSP dan PBJ (LPSE dan ULP) ada serangkaian pelatihan dan lokakarya tentang:

Perda/SK (kepastian hukum), SOPs, standar layanan, menguatkan SDM, arsip, service excellence, asitensi dengan modal terbatas untuk IT dan infrastruktur, monitoring dan evaluasi

Kunjungan kerja dan magang ke lokasi praktik-praktik yang baik termasuk: Yogya, Surakarta,

Gunung Kidul, Provinsi Jawa Barat, Surabaya

Pelatihan/Lokakarya di Sulut dan Sulsel tentang:

• Manajemen Perubahan

• Administrasi Kependudukan, PTSP dan PBJ • Jender

• Lingkungan Hidup (Green Procurement dan Perijinan/izin lingkungan)

• APPK (Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi) kerjasama Sekretariat Stranas PPK BAPPENAS December 2013

• Strategi Komunikasi

• Pelatihan Result Based Management (RBM) Planning: Pilot Kab Pinrang, Sulsel Oktober 2014

• Assitensi modal terbatas untuk IT dan infrastruktur • Pengembangan software SIPS untuk Capil dan PTSP

(7)

Kegiatan Kunci dengan KPK

Menyusun Rencana Peningkatan Kapasitas, antara lain:

• Lokakarya Tentang Etika dan Nilai di dalam Pemerintahan Daerah untuk Pencegahan Korupsi (dengan Malaysia Anti-Corruption Academy) (Bogor, Maret 2013)

• Lokakarya Tentang Pencegahan Korupsi Melalui Pengawasan E-Procurement (dengan LPSE Jawa Barat, LKPP, ICW dan IPW) (Bandung, Mei 2013)

• Mendukung tiga staf KPK menempuh pendidikan Postgraduate

Certificate pada Corruption Studies di University of Hong Kong

(November 2013)

Formulasi Strategi Komunikasi Pencegahan Korupsi, termasuk FGD di

KPK (18 Juni), Makassar (26-27 Juni) dan Manado (3-4 Juli 2013)

18

Kegiatan Kunci dengan KPK

Lokakarya Preventing Corruption at the Local Government Level:

Vulnerabilities in LG Planning, Budgeting and Public Expenditures (PFM), Bandung, Juni 2014

Review dan Perbaikan Diagnostic Tools, termasuk Institutional Risk Assessment (IRA) - KPK melakukan ujicoba atas alat IRA di Sulsel (Juni

di PTSP, Juli di ULP & PU)

Kunjungan studi banding ke Korea Selatan untuk kerjasama perbaikan

Diagnostic Tools (Survey Integritas dan PIAK), Agustus 2014

Pembelian kendaraan baru untuk Penyebaran Informasi oleh Direktorat

Dikyanmas KPK yang akan digunakan di Sulawesi

Rapat umum di Kantor KPK Jakarta dengan 2 Gubernur, 15 Walikota

dan Bupati dan 10 Ketua DPRD tentang Hasil Survei Integritas (2x)

(8)

Kolaborasi dengan Lembaga-Lembaga Nasional

KemenPAN & RB - Public Service Innovation Summit,

June 2014

LKPP – Pelatihan dan Sertifikasi LPSE dan ULP

Bappenas – APPK

Kemendagri – Adminduk dan PTSP

Ombudsman – Manajemen Pengaduan

KLH – Green Procurement, Integration of

Environmental Considerations into Licences/Permits  KPK

20

Support to Indonesia’s Islands of Integrity Program for Sulawesi (SIPS)

(9)

Support to Indonesia’s Islands of Integrity Program for Sulawesi (SIPS)

22

Pelatihan

SOP Adminduk

SOP Training

(10)

Procurement/ULP & LPSE

24

(11)

PTSP Minahasa, Ruang Pengaduan

26

Pinrang Layanan Mobil Keliling

Adminduk Capil

(12)

Pinrang Layanan Mobil Keliling PTSP

28

OSS Kota Bitung, Team Building

Adminduk Capil

(13)

Support to Indonesia’s Islands of Integrity Program for Sulawesi (SIPS)

30

Pelayanan Publik

PINRANG Layanan Mobil Keliling

Adminduk Capil dan PTSP

(14)

Pinrang Layanan Mobil Keliling PTSP

32

(15)

Kabupaten Tana Toraja – Kantor Disdukcapil

34

OSS/PTSP Kota Bitung, Front Office

(16)

Pinrang Layanan Mobil Keliling

Adminduk Capil

36

Support to Indonesia’s Islands of Integrity Program for Sulawesi (SIPS)

(17)

Kabupaten Pinrang: Perkembangan sampai saat ini

Sebelum

Ruang Tunggu Ruang Verifikasi

38

PINRANG

BP2TPM

CAPIL

(18)

Kabupaten Pinrang: Perkembangan sampai saat ini

Pusat Pelayanan Publik – Kependudukan dan Catatan Sipil

(19)

Kabupaten Tana Toraja Kantor Disdukcapil 42 TANA TORAJA Kantor PAS/DISDUKCAPIL Kantor LPSE

(20)

PROVINSI SULSEL UPT P2T

INFORMATION DESK

FRONT OFFICE

(21)

KOTA MAKASSAR

DISDUKCAPIL Office

DISDUKCAPIL Enrekang

(22)

PTSP Minahasa, Front Office

48

(23)

Support to Indonesia’s Islands of Integrity Program for Sulawesi (SIPS)

Terima Kasih

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini menggunakan Metode Monte Carlo dan dapat dijadikan dasar keputusan pada pemilihan jumlah supplier optimal untuk dilibatkan dalam pengadaan bahan

Cara kerja kereta listrik sederhana yang dibuat menggunakan lilitan tembaga sebagai rel kereta  bawah tanah dan magnet yang di tempelkan di batu baterai sebagi gerbong

Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2004 Tentang Kekuasaan Kehakiman, (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 8, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor

Perbekalan Farmasi dengan melihat barang atau alat yang habis atau hamper habis... Prosedur yang harus dilkukan oleh Depo Farmasi Instalasi Bedah Senral untuk 

Menurut Woodward (Romanyshyn 1971:6), diakonia karitatif cenderung mempertahankan status quo, ideologi, dan teologinya, karena kemiskinan tidak terhindarkan, karena

Scorecard merupakan sebuah sistem manajemen untuk mengimplementasikan strategi,mengukur kinerja yang tidak hanya dari sisi finansial semata melainkan juga melibatkan sisi

perilaku tugas dan perilaku hubungan. Berdasarkan simpulan penelitian, maka penulis ingin mengemukakan beberapa saran sebagai berikut: 1) Kepala sekolah khususnya di

• Jumlah individu untuk setiap jenis ikan karang yang ditemukan di masing-masing stasiun transek permanen di Natuna dengan menggunakan me- tode UVC menunjukkan bahwa