• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH TEMA DAN GAYA DESAIN INTERIOR T (1)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PENGARUH TEMA DAN GAYA DESAIN INTERIOR T (1)"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH TEMA DAN GAYA DESAIN INTERIOR TERHADAP SEGMENTASI PENGUNJUNG RESTORAN (Studi kasus : 5 restoran bertema di Yogyakarta)

Penulis Anom Wibisono, S.sn

Pembimbing: Prof. DR. Ir. Wiendu Nuryanti, M.Arch., Ph.D.

INTISARI: Aspek tema dan gaya desain interior merupakan aspek pendukung (augmented product) yang mampu membedakan antara restoran satu dengan lainnya untuk menarik pengunjung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tema dan gaya desain interior terhadap segmentasi pengunjung pada beberapa restoran di Yogyakarta. Penelitian dilaksanakan pada 5 restoran bertema di Yogyakarta yang memiliki keunggulan khas dalam tema dan gaya desain interior restoran, yakni restoran Bella Vita, Soragan Castle, Pecel Solo, Gadjah Wong dan Omah Dhuwur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Metode kualitatif digunakan melalui pengamatan, wawancara dan interview terkait hubungan variabel-variabel yang diamati dalam proses penelitian, yakni tema dan gaya desain interior restoran, segmentasi pengunjung restoran dan pengaruh tema gaya desain interior terhadap segmentasi pengunjung. Metode kuantitatif digunakan untuk

mengukur secara matematis hubungan antara variabel yang diajukan dalam penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pola tema dan gaya desain interior pada restoran bertema di Yogyakarta mewujud pada beberapa elemen tema gaya desain interior, yakni fasad bangunan, dinding, lantai, plafond, furniture dan ornamen aksesoris yang mendukung tema gaya desain interior restoran secara keseluruhan. Tema dan gaya desain interior terhadap segmentasi pengunjung restoran di Yogyakarta memiliki pengaruh besar. Hal ini berdasarkan pada faktor spot-spot kunjungan wisatawan di dalam restoran yang memiliki tingkat kunjungan tinggi dan besarnya tingkat persepsi wisatawan mengenai tema gaya desain interior restoran di Yogyakarta.

Sumber: http://etd.repository.ugm.ac.id/index.php?

Referensi

Dokumen terkait

Data studi literatur didapatkan dari hasil rumusan perbandingan pustaka mengenai elemen desain interior Gereja Katolik, sedangkan data observasi kualitatif didapatkan dari

Metode analisis deskriptif digunakan untuk memberikan gambaran tentang penerapan gaya desain pada interior GKSY dan Kapel Susteran OSF, meliputi tata letak

Analisa elemen pembentuk ruang di atas maka dapat disimpulkan, gaya desain dari interior gereja Santo Albertus Magnus Jetis ini terletak dari bangunan

Pengertian : adalah gaya desain interior pedesaan yang menggambarkan berbagai variasinya dengan penekanan pada alam dan unsur natural, desain rustik adalah desain yang

Metode analisis deskriptif digunakan untuk memberikan gambaran tentang penerapan gaya desain pada interior GKSY dan Kapel Susteran OSF, meliputi tata letak

Hasil penelitian yang didapat bahwa penerapan unsur-unsur gaya desain Posmodern pada interior food court Galaxy Mall sangat tampak antara lain pada bentuk layout, elemen

Desain interior kamar tamu dengan gaya Pop Art ini melibatkan perancangan ruang dengan warna-warna cerah, pola berani, dan citra ikonik untuk menciptakan suasana yang menarik secara

PENERAPAN TEMA BATIK KAWUNG PADA PERANCANGAN INTERIOR GRIYA LANJUT USIA DI SURAKARTA DENGAN PENDEKATAN GAYA SCANDINAVIA TUGAS AKHIR KARYA Untuk memenuhi sebagian persyaratan