• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGAWASAN TERHADAP PRODUK HUKUM DAERAH DI ERA REFORMASI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PENGAWASAN TERHADAP PRODUK HUKUM DAERAH DI ERA REFORMASI"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

2) KEPUTUSAN KEPALA DAERAH SEBAGAIMANA DIMAKSUD PADA AYAT (1) DIAJUKAN KEPADA SEKRETARIS DAERAH SETELAH MENDAPAT PARAF KOORDINASI KEPALA BIRO HUKUM PROVINSI ATAU

(4) Untuk memudahkan masyarakat dalam memberikan masukan secara lisan dan/atau tertulis sebagaimana dimaksud pada ayat (1), setiap rancangan Perda, Peraturan

(3) Apabila dalam persidangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Anggota Direksi tidak hadir tanpa alasan yang sah, maka yang bersangkutan dianggap menerima keputusan

Penyusunan Produk Hukum Daerah berbentuk peraturan berupa perda sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (2) huruf a dilakukan berdasarkan Propemperda dan dapat berasal dari

(1) Rancangan Perda sebagaimana dimaksud dalam Pasal 25 ayat (1) yang disusun oleh anggota DPRD, komisi, gabungan komisi, atau Balegda disampaikan kepada pimpinan DPRD..

(3) Hasil penyempurnaan Rancangan Perda sebagaimana dimaksud pada ayat (2) disampaikan kepada Sekretaris Daerah setelah dilakukan paraf koordinasi oleh Kepala Bagian

(3) Apabila dalam persidangan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 (satu) Pasal ini Anggota Direksi tidak hadir, maka yang bersangkutan dianggap menerima keputusan yang

3) Keputusan pembatalan diberitahukan oleh Pemerintah Pusat kepada Pemerintahan Daerah yang bersangkutan berserta alasan- alasanya;dan.. 4) Dalam waktu selambat-lambatnya