PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS
MAHASISWA
JUDUL PROGRAM
PENGARUH ‘
HIBRIDISASI
’ BUDAYA
ASING PADA
KOMUNITAS PENJAJA ‘
JERSEY ROMBENG’
DI
COMBORANMALANG
BIDANG KEGIATAN
PKM
–
PENELITIAN
Diusulkan oleh :
Ketua : Oki Seru 14310039 / Angkatan 2014
Anggota : Sunge Pharolin Febriani 14330052 /Angkatan 2014
Anggota : Theresia Andrawati 14330026 / Angkatan 2014
UNIVERSITAS MERDEKA MALANG
MALANG
PENGESAHAN PROPOSAL PKM-P
1. Judul Kegiatan : Pengaruh Hibridisasi Budaya di Malang
Raya Dalam Masyarakat Ekonomi Asean
2. Bidang Kegiatan : PKM-P
3. Ketua Pelaksana Kegiatan
a. Nama Lengkap : Oki Seru
b. NIM : 14310039
c. Jurusan : Ilmu Administrasi Publik
d. Universitas :UniversitasMerdeka Malang
e. Alamat Rumah dan No. Hp :
f. Alamat email : [email protected]
4. Anggota Pelaksana Kegiatan : 2 Orang
5. Dosen Pendamping
a. Nama Lengkap dan Gelar :
b. NIDN :
c. Alamat Rumah dan No. Hp :
6. Biaya Kegiatan Total
a. DIKTI : Rp. 10.472.000,00
b. Sumber lain (sebutkan...) : Rp. -
7. Jangka Waktu Pelaksanaan : 5 Bulan
Malang, 30 September2015
Menyetujui
Wakil Dekan III Ketua Pelaksana Kegiatan
( ) ( Oki Seru )
NIP. NIM. 14310039
Wakil Rektor III Dosen Pendamping
( ) ( )
DAFTAR ISI
Halaman Sampul ……… i
Halaman Pengesahan ……… ii
Daftar Isi ………... iii
Ringkasan ………..… iv
Bab 1. Pendahuluan………. 1
Bab 2. TinjauanPustaka... 3
Bab 3. Metode Penelitian 3.1. Tahapan Penelitia 3.1.1. Pengumpulan Data………... 6
3.1.2. Analisisdan Penafsiran Data..……….. 6
3.1.3. Pengujian Data……….. 6
3.1.4. Penyimpulan Data………... 6
3.2. Indikator Capaian………... 7
3.2.1. Pengumpulan Data………..…...….. 7
3.2.2. Analisis dan Penafsiran Data……….….. 7
3.2.3. Pengujian Data……….… 7
3.2.4. Penyimpulan Data………... 7
Bab 4. Biayadan Jadwal Kegiatan 4.1. Ringkasan Biaya………. 8
4.2. Jadwal Kegiatan………... 8
Daftar Pustaka………..... 9
Daftar Lampiran: Lampiran 1.Biodata Ketua Pelaksana Kegiatan ………. 10
Biodata Anggota 1 Pelaksana Kegiatan ………. 11
Biodata Anggota 2 Pelaksana Kegiatan……….. 12
Biodata Dosen Pendamping ………... 13
Lampiran 2.Justifikasi Biaya Penelitian ………. 14
RINGKASAN
Jual-beli jersey rombeng di Comboran ,Malangsudahmenjadikegiatan yang membudaya di masyarakatlokal. Penjualan jersey rombeng mampu memenuhi kebutuhan pasar dengan memanfaatkan jersey bekas(rombeng).
Hal ini menarik untuk diteliti karena mencakup kebudayaan dan perekonomian masyarakat lokal, terutama dalam menghadapi komunitas Masyarakat Ekonomi ASEAN (AEC). Dimana masyarakat lebih tertarik untuk membeli jersey rombeng di bandingkan jersey baru, dan hal ini sudah sangat membudaya serta menjadikara kteristik masyarakat lokal.
Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai apa yang menjadi daya tarik kegiatan jual beli jersey rombeng dan pengaruh hibridisasi budaya asing dalam kegiatan ini terutama dalam AEC.
BAB 1. PENDAHULUAN
1.1.Latar Belakang
Dalam beberapa bulan kedepan Indonesia akan meghadapi komunitas Masyarakat Ekonomi Asean (AEC). Perhimpunan Negara Asia Tenggara cukup komit untuk merealisasikan komunitas ini dengan potensi masing-masing untuk tumbuh dan kesiapan dalam menghadapi berbagai tantangan yang melingkupi proses pembentukan AEC tersebut. Banyak aspek yang perlu diperhatikan dalam proses menuju AEC, khususnya di Indonesia. Tidak hanya kesiapan ekonomi yang menjadi satu-satunya faktor yang perlu diperhatikan tetapi masih banyak faktor lain yang perlu dibenahi untuk kesiapan menghadapi AEC tersebut. Salah satu faktor yang juga perlu diperhatikan adalah aspek budaya.Dimana, mampu mencakup pola pikir dan kinerja masyarakat yang menjadi idenditas atau karakter suatu bangsa. Namun, dalam komunitas AEC yang menjalankan perdagangan bebas akan memungkinkan adanya peleburan budaya (hibridisasi budaya). Dalam hal ini, hibridisasi budaya dapat mengakibatkan dua dampak yakni negatif dan positif.
Di Malang, khususnya daerah Comboran, terdapat kegiatan jual-beli barang bekas yang sudah sangat lama menjadi budaya di masyarakat lokal. Salah satunya adalah jersey rombeng.
Jersey rombeng adalah istilah untuk jersey original namun
bekas.Penjualan jersey rombeng sudah sangat lama dan masih eksis keberadaannya.Kegiatan jual-beli jersey rombeng ini sudah memiliki daya tarik yang cukup kuat dikalangan masyarakat lokal dimana mayoritas memiliki kecintaan terhadap dunia sepak bola.Hal ini pun telah menjadi budaya dimana
masyarakat lebih tertarik membeli jersey “bekas” dibanding jersey original yang
masih baru, karena lebih ekonomis dan masih sangat layak pakai.Para penjaja jersey rombeng mampu memenuhi kebutuhan pasar dengan memanfaatkan jersey bekas original untuk di pasarkan ke masyarakat ekonomi menengah ke bawah namun tak jarang mampu menarik minat kalangan menengah ke atas untuk membeli jersey rombeng ini. Mereka mampu mengemas jersey rombeng tampak seperti baru dengan cara mencuci baju tersebut dan juga memberi wewangian untuk memberikan daya pikat sehingga layak untuk dijual kembali dengan harga yang lebih terjangkau.
1.2. Rumusan Masalah
1. Apakah yang menjadi daya tarik kegiatan jual-beli jersey rombeng? 2. Mengapa kegiatan jual-beli jersey rombeng menjadi budaya masyarakat lokal?
3. Bagaimana pengaruh hibridisasi budaya asing terhadap kegiatan jual- beli jersey rombeng?
1.3. Tujuan
1. Mengetahui apa yang menjadi daya tarik kegiatan jual-beli jersey rombeng.
2. Mengetahui mengapa kegiatan jual-beli jersey rombeng menjadi sebuah budaya di masyarakat lokal.
3. Mencari pengaruh hibridisasi budaya asing terhadap kegiatan jual-beli
jerseyrombeng.
1.4. Manfaat
Dari pemaparan diatas diharapkan dari penelitian ini menghasilkan dua pokok manfaat:
1. Akademik
Dalam penelitian ini diharapkan hasil penelitian dapat membantu pengembangan ilmu sosial.
2. Non Akademik
Mengetahui pola pikir dan tren soisal di masyarakat lokal.
1.5. Luaran
BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA
A. Globalisasi dan Hibridisasi Budaya
Globalisasi merupakan koneksi global ekonomi, sosial, budaya dan politik yang semakin mengarah ke berbagai arah di seluruh penjuru dunia dan merasuk ke dalam kesadaran kita (Barker, 2004). Produksi global atas produk lokal dan lokalisasi produk global dari globalisasi adalah proses dimana berbagai peristiwa, keputusan dan kegiatan di belahan dunia yang satu dapat membawa konsekuensi penting bagi berbagai individu dan masyarakat di berbagai belahan dunia lain (A.G. Mc. Grew, 1992). Globalisasi telah membawa kita pada suatu keseragaman, homogenitas, dan standarisasi melalui teknologi, komersial, dan bahkan modernitas budaya pun menjadi tipikal.Indikasi-indikasi tersebut kemudian mengarahkan definisi globalisasi untuk terikat dengan westernisasi. Hal ini juga di dukung oleh pernyataan Scholte (2001) yang mendefiniskan globalisasi sebagai proses westernisasi. Dengan kata lain, Globalisasi merupakan proses yang menjadikan negara-negara lain diseluruh dunia menjadi serupa atau identik dengan negara-negara barat, atau lebih spesifik lagi negara-negara Eropa dan Amerika Serikat.Jan Nederveen Pieterse (2014) mengemukakan beberapa masalah terkait dengan konseptual globalisasi sebagai westernisasi. Globalisasi memang berasal dan dimulai dari barat dan Eropa. Oleh karenanya, banyak pihak yang menyatakan bahwa globalisasi merupakan nama lain westernisasi. Namun, sesungguhnya westernisasi menjelaskan fenomena dan permasalahan yang terkait dengan Eurocenstrism.
Pieterse (2004), dalam tulisannya Globalization as Hybridization, mengemukakan pendapatnya bahwa globalisasi adalah suatu proses hibridisasi yang berdampak pada munculnya global mélange. Pieterse berpandangan bahwa definisi mengenai globalisasi sebagai suatu proses homegenisasi dan standarisasi adalah salah, karena sesungguhnya globalisasi dan globalisme tidak mengabulkan heterogenitas masyarakat itu sendiri.
Hibridisasi menghasilkan fenomena baru terkait dengan aspek budaya dan identitas. Seperti yang dikemukakan Ken Booth dalam tulisan Pieterse (2004) yakni “Identity patterns are becoming more complex, as people assert local
loyalties but want to share in global values and lifestyle”. Globalisasi yang
globalisasi telah membawa pola dan prospek budaya kearah peleburan satu sama lain dan menghasilkan bentuk kebudayaan baru yang unggul.
B. Teori Perilaku Konsumen
Perilaku konsumen adalah proses yang dilalui oleh seseorang atau organisasi dalam mencari, membeli, menggunakan, mengevaluasi, dan membuang produk atau jasa setelah di konsumsi untuk memenuhi kebutuhannya. Proses pengambilan keputusan pembelian suatu barang atau jasa akan melibatkan berbagai pihak sesuai dengan peran masing-masing. Peran yang dilakukan tersebut adalah: (1) Initiator, adalah individu yang mempunyai inisiatif pembelian barang tertentu; (2) Influencer, adalah individu yang berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Informasi mengenai kriteria yang diberikan akan dipertimbangkan baik secara sengaja atau tidak; (3) Decider, adalah yang memutuskan apakah akan membeli atau tidak, apa yang akan dibeli dan bagaimana membelinya; (4) Buyer, adalah individu yang melakukan transaksi pembelian sesungguhnya; (5) User, yaitu individu yang mempergunakan produk atau jasa yang dibeli.
Adapun beberapa teori perilaku konsumen, adalah sebagai berikut:
1. Teori Ekonomi Mikro
Teori ini beranggapan bahwa setiap konsumen akan berusaha memperoleh kepuasan maksimal. Mereka akan berupaya meneruskan pembeliaanya terhadap suatu produk apabila memperoleh kepuasan dari produk yang telah dikonsumsinya, dimana kepuasaan ini sebanding atau lebih besar dengan
marginal utility yang diturunkan dari pengeluaran yang sama untuk beberapa
produk yang lain.
2. Teori Psikologis
Toeri ini mendasarkan diri pada faktor-faktor psikologis individu yang dipengaruhi oleh kekuatan-kekuatan lingkungan. Bidang psikologis ini sangat kompleks dalam menganalisa perilaku konsumen, karena proses mental tidak dapat diamati secara langsung.
3. Teori Antropologis
Berikut ini beberapa ciri-ciri perilaku konsumen yang bersifat rasional:
1. Konsumen memilih barang berdasarkan kebutuhan.
2. Barang yang dipilih konsumen memberikan kegunaan optimal bagi konsumen. 3. Konsumen memilih barang yang mutunya terjamin.
4. Konsumen memilih barang yang harganya sesuai dengan kemampuan konsumen.
Beberapa ciri-ciri perilaku konsumen yang bersifat irrasional:
1. Konsumen sangat cepat tertarik dengan iklan dan promosi di media cetak maupun elektronik.
2. Konsumen memiliki barang-barang bermerek atau branded yang sudah dikenal luas.
BAB 3. METODE PENELITIAN
Penelitian ini merupakan penelitian “eksplanatif” yang bertujuan untuk
menjelaskan faktor-faktor serta mekanisme yang menyebabkan terjadinya fenomena yang diteliti dengan pendekatan etnografi yang bersifat kualitatif. Secara konsep, pendekatan etnografi dalam sebuah penelitian sosial adalah mengkaji pola interaksi antar masyarakat di lokasi penelitian yang menjadi objek penelitian dalam satu kelompok masyarakat. Penelitian ini melalui beberapa tahapan yakni:
3.1. Tahapan Penelitian
3.1.1. Teknik Pengumpulan Data
Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data sekunder dan data primer. Data sekunder diperoleh dari dokumentasi kegiatan masyarakat dilokasi penelitian, dan sedangkan data primer diperoleh dari proses wawancara (interview) yang dilakukan secara terstruktur kepada informan-informan terpilih di lokasi penelitian. Informan-informan tersebut dapat diambil dari pelaku kegiatan pelaku ekonomi penjaja jersey di Comboran, Malang.
3.1.2. Analisis dan Penafsiran Data
Data dalam penelitian ini dianalisis dengan teknik “grounded” yang dilakukan secara interaktif (Sugiono, 2009: 91-99) dalam tiga tahap analisis yakni: [1] Reduksi data; menuangkan data lapangan kedalam catatan penelitian. [2] Penyajian data; data yang telah direduksi kemudian disajikan untuk memudahkan peneliti membaca titik persoalan dalam penelitian. Dan [3] Verifikasi data; melakukan verifikasi secara terus menerus atas seluruh data yang telah diperoleh untuk mempermudah peneliti dalam menarik kesimpulan.
3.1.3. Pengujian Data
Untuk menguji keabsahan dan validitas data, penelitian ini menggunakan model trianggulasi seperti yang dikembangkan oleh Wiliam Wiersma (Sugiono, 2009: 125) yakni membandingkan seluruh informasi yang diperoleh dari teknik wawancara maupun dokumentasi sehingga menemukan informasi yang sahih.
3.1.4. Penyimpulan Data
3.2. Indikator Capaian
3.2.1. Pengumpulan Data
Indikator capaian dalam tahapan ini adalah ditemukannya informan-informan kunci serta dokumen-dokumen terkait dengan subyek penelitian.
3.2.2. Analisis dan Penafsiran Data
Indikator capaian dalam tahapan ini adalah dapat mereduksi, menyajikan, serta memverifikasikan data yang telah dikumpulkan. 3.2.3. Pengujian Data
Indikator capaian dalam tahapan ini adalah dapat membandingkan data yang diperoleh dari informan dengan data dokumentasi subyek penelitian.
3.2.4. Penyimpulan Data
BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN
4.1. Ringkasan Biaya
No. Jenis Pengeluaran Biaya (Rp)
1 Peralatan penunjang (15-25%) 2.226.000
2 Bahan habis pakai (20-30%) 4.496.000
3 Perjalanan (15-25%) 2.450.000
4 Lain-lain (15%) 1.300.000
Jumlah 10.472.000
Justifikasi anggaran biaya dapat dilihat pada lampiran 2.
4.2. Jadwal Kegiatan
No .
Jenis Kegiatan Bulan
Bulan 1 Bulan 2 Bulan 3 Bulan 4 Bulan 5 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 Pengumpulan
literatur & bahan
2 Mengelolah data awal dari literatur & penyusunan teori
3 Analisis lapangan 4 Survei lapangan 5 Administrasi
perizinan temuan di lokasi
10 Sosialisasi dan Publikasi
DAFTAR PUSTAKA
Pieters, Jan Neverdeen, 2004. Globalization as Hybridization.Jakarta: Gramedia Pustaka
J. Setiadi, Nugroho, 2003. Perilaku Konsumen. Jakarta: Gramedia Pustaka
Sugiono, 2009.Metode Penelitian Kualitatif Kuantitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta
http://sistya-asri-fisip12.web.unair.ac.id/
Lampiran I. Biodata Ketua, Anggota, dan Dosen Pembimbing Biodata Ketua Pelaksana
A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Oki Seru
2 Jenis Kelamin Laki-laki
3 Program Sudi Administrasi Publik
4 NIM/NIDN 14310039
5 Tempat dan Tanggal Lahir Bengalon, 03
September 1996
6 E-mail [email protected]
7 Nomor Telepon/HP 085204134941
B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Intitusi SDN 004 SMPN 1 SMKN 1
Jurusan - - TKR
Tahun Masuk-Lulus 2006-2008 2008-2011 2011-2014
C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation) No. Nama Pertemuan
Ilmiah/Seminar
Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Tempat
1 2 3
D. Penghargaan dalam 10 Tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi lainnya)
No. Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Penghargaan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.Apabila dikemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM Penelitian.
Malang, 30 September 2015 Pengusul
Biodata Anggota 1 A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Sunge Pharolin Febriani
2 Jenis Kelamin Perempuan
3 Program Sudi Ilmu Komunikasi
4 NIM/NIDN 14330052
5 Tempat dan Tanggal Lahir Sintang, 21 Februari 1996
6 E-mail [email protected]
7 Nomor Telepon/HP 085779609972
B. iwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Intitusi SDS Harapan
Bunda
C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation) No. Nama Pertemuan
Ilmiah/Seminar
Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Tempat
1 2 3
D. Penghargaan dalam 10 Tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi lainnya)
No. Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Penghargaan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.Apabila dikemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM Penelitian.
Malang, 30 September 2015 Pengusul
Biodata Anggota 2 A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Theresia Andrawati
2 Jenis Kelamin Perempuan
3 Program Sudi Ilmu Komunikasi
4 NIM/NIDN 14330026
5 Tempat dan Tanggal Lahir Balikpapan, 30-11-1996
6 E-mail [email protected]
7 Nomor Telepon/HP 081254609630
B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Intitusi SDN 025 SMPN 10 SMAN 4
Jurusan - - IPA
Tahun Masuk-Lulus 2002-2008 2008-2011 2011-2014
C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation) No. Nama Pertemuan
Ilmiah/Seminar
Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Tempat
1 2 3
D. Penghargaan dalam 10 Tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi lainnya)
No. Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Penghargaan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.Apabila dikemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM Penelitian.
Malang, 30 September 2015 Pengusul
Biodata Dosen Pembimbing A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap
2 Jenis Kelamin L/P
3 Program Sudi
4 NIM/NIDN
5 Tempat dan Tanggal Lahir
6 E-mail
7 Nomor Telepon/HP
B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Intitusi Jurusan
Tahun Masuk-Lulus
C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation) No. Nama Pertemuan
Ilmiah/Seminar
Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Tempat
1 2 3
D. Penghargaan dalam 10 Tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi lainnya)
No. Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Penghargaan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.Apabila dikemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM Penelitian.
Malang, 30 September 2015 Pembimbing
Lampiran 2.Justifikasi Anggaran Kegiatan
1. Peralatan Penunjang (15-25%) Material Justifikasi
Pemakaian
Kuantitas Harga Satuan (Rp)
Jumlah (Rp)
Kamera Digital Dokumentasi
Penelitian
Dokumentasi 1 unit 100.000 100.000
Flashdisk 16 GB Arsip Data dan
Laporan
3 unit 150.000 450.000
Sewa Kendaraan Transportasi
Penelitian
1 unit 600.000 600.000
Literatur Bahan
Pengumpulan Data
5 unit 80.000 400.000
SUB TOTAL (Rp) 2.226.000 2. Bahan Habis Pakai (20-30%)
Material Justifikasi Pemakaian
Kuantitas Harga Satuan (Rp) (Merah, Biru dan Kuning)
Alat Cetak 1 unit 250.000 250.000
Modem Penunjang Data
Penelitian
2 unit 250.000 500.000
Pulsa Internet Penunjang Data
Penelitian
5 bulan 150.000 750.000
Laporan
Konsumsi Penelitian dan
Pengumpulan Data
3 orang 250.000 750.000
SUB TOTAL (Rp) 4.496.000 3. Perjalanan (15-25%)
Material Justifikasi Pemakaian
Kuantitas Harga Satuan (Rp)
Survey Lapangan 3 orang 100.000 300.000
Perjalanan Malang – Comboran (PP)
Pengumpulan data 3 orang 400.000 1.200.000
Bensin Penunjang
pengumpulan data
2 motor 200.000 400.000
Akomodasi Penunjang
pengumpulan data
3 orang 150.000 450.000
SUB TOTAL (Rp) 2.450.000 4. Lain-lain (15%)
Material Justifikasi Pemakaian
Kuantitas Harga Satuan (Rp)
Jumlah (Rp)
Kuesioner 50 lembar 6.000 300.000
Intensif Informan 5 orang 200.000 1.000.000
Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Peneliti dan Pembagian Tugas
14 jam/minggu - Mengkoordinasi
proses pengumpulan literature dan bahan, administrasi
interpretasi data, dan penyusunan laporan penelitian.
- Mengkoordinasi
persiapan instrument penelitian,
- Bertanggung jawab
terhadap hasil pelaporan penelitian mulai dari laporan harian, laporan kemajuan, laporan akhir dan
penggunaan
anggaran penelitian.
2. Sunge
14 jam/minggu - Membantu ketua
perizinan, pengumpulan literature dan bahan, pengambilan data, pengumpulan data, analisis data, penyusunan
interpretasi data, dan penyusunan laporan penelitian.
- Membantu ketua
dalam persiapan instrument penelitian, perlengkapan
penelitian, dan instrument penunjang.
- Membantu ketua
dalam penyusunan
- Turut bertanggung
jawab terhadap hasil pelaporan penelitian mulai dari laporan harian, laporan kemajuan, laporan akhir dan
penggunaan
anggaran penelitian
3. Theresia
14 jam/minggu - Membantu ketua
dalam proses pengumpulan literature dan bahan, pengambilan data, pengumpulan data, analisis data, penyusunan
interpretasi data, dan penyusunan laporan penelitian.
- Membantu ketua
penelitian, dan instrument penunjang.
- Membantu ketua
dalam penyusunan laporan akhir penelitian, publikasi hasil penelitian dalam seminar nasional/ prosiding.
- Turut bertanggung
jawab terhadap hasil pelaporan penelitian mulai dari laporan harian, laporan kemajuan, laporan akhir dan
penggunaan
Lampiran 4. Surat Pernyataan Ketua Pelaksana
UNIVERSITAS MERDEKA MALANG
Jl. Terusan Raya Dieng 6264 Malang Telp.0341568395 Ext.325.Fax. : 0341 564994 website: www.unmer.ac.id, email : [email protected]
SURAT PERNYATAAN
Yang bertandatangan di bawahini:
Nama : Oki Seru
NIM : 14310039
Program Studi : Administrasi Publik
Fakultas : FakultasI lmu Sosial dan Ilmu Politik
Dengan ini menyatakan bahwa proposal program kreatifitas mahasiswa penelitian dengan judul pengaruh hibridisasi budaya asing pada komunitas penjaja jersey rombeng di Comboran Malang. Yang diusulkan untuk tahun nggaran 2016 bersifat original dan belum pernah dibiayai oleh lembaga atau sumber dana lain.
Bilamana di kemudian hari ditemukan ketidak sesuaian dengan perryataan ini, maka saya bersedia dituntut dan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan mengembalikan seluruh biaya penelitian yang sudah diterima ke kas negara. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sesungguhnya dan dengan sebenar- benarnya.
Mengetahui, Wakil Rektor
Bidang Kemasiswaan dan Alumni
(Husein Muslimin,. S.H,.M.Hum)
Malang,
Yang Menyatakan