KARYA TULIS ILMIAH
EFEKTIVITAS PROGRAM PEMBERDAYAAN
MASYARAKAT KELURAHAN
DI KELURAHAN SESUMPU, KECAMATAN PENAJAM
KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA
DISUSUN OLEH:
RINI WEDHAYANTI, S.IP
SEKRETARIS LURAH
KELURAHAN SESUMPU
KECAMATAN PENAJAM
KATA PENGANTAR
Puji dan Syukur penulis panjatkan kepada Allah S.W.T yang telah memberi rahmat dan karunia-Nya atas terselesaikannya makalah berjudul Efektivitas Program Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Di Kelurahan Sesumpu Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara ini.
Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) merupakan unsur penyelenggara pemerintahan daerah yang dalam upaya mencapai keberhasilannya perlu didukung dengan perencanaan yang baik sesuai dengan visi dan misi organisasi. Pendekatan yang dilakukan adalah melalui perencanaan strategis yang merupakan serangkaian rencana tindakan dan kegiatan mendasar yang dibuat untuk diimplementasikan oleh organisasi dalam rangka pencapaian tujuan organisasi yang telah ditetapkan sebelumnya.
Dari berbagai perencanaan strategis tersebut kemudian lahirlah Program Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan di kabupaten penajam Paser Utara dalam rangka mempercepat upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kualitas sumber daya manusia di Kelurahan menuju kemandirian Kelurahan dipandang perlu untuk memberikan peran lebih besar kepada masyarakat Kelurahan untuk terlibat dalam merencanakan, melaksanakan dan mengawasi kegiatan Pembangunan di wilayahnya. Dibutuhkan peningkatan kemampuan Pemerintah Kelurahan dan lembaga kemasyarakatan di Kelurahan dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan Kelurahan dengan melibatkan partisipasi dari seluruh warga masyarakat di Kelurahan tersebut.
Akhirnya, semoga makalah yang membahas efektivitas program baru di Kabupaten Penajam Paser Utara ini menjadi arah dan pedoman serta motivasi peningkatan kinerja bagi seluruh aparat pemerintah, didalam melaksanakan tugas Pokok dan Fungsinya serta menjadi rujukan bagi kalangan akademisi dalam memberikan masukan pada para praktisi. Amin.
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR 2
DAFTAR ISI 3
BAB I
PENDAHULUAN 4
1.1 Latar Belakang
1.2 Rumusan Masalah 5
1.3 Tujuan Penulisan Makalah 5
BAB II
PEMBAHASAN 7
1.1 Gambaran Umum Kelurahan Sesumpu 7
1.2 Program Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan 7
BAB III
ANALISIS EFEKTIVITAS HASIL KEGIATAN 13
1.1 Analisis Efektivitas Hasil Kegiatan dan Refleksi 13 1.2 Hambatan Dalam Pelaksanaan Kegiatan PPMK 13 1.3 Usaha Mengatasi Hambatan 14
BAB III
PENUTUP 15
A. Kesimpulan 15
B. Saran 16
DAFTAR PUSTAKA 18
PENDAHULUAN
1.4 Latar Belakang
Pemerintah sebagai pendongkrak pembangunan yang paling utama senantiasa memiliki kebijakan-kebijakan baru setiap tahunnya. Dengan berbekal Undang-Undang dan Pemerintah lainnya, inovasi serta kreasi baru lahir setiap tahunnya baik dari pusat maupun dari daerah. Sebagai bagian dari Pemerintah Daerah, tak terkecuali Kabupaten Penajam Paser Utara pun senantiasa berupaya mengembangkan program-program baru untuk mendukung pembangunan di sana. Kabupaten yang telah berusia 14 tahun ini memusatkan perhatian pada Kelurahan yang selalu dianggap sebagai ujung tombak Pembangunan.
Adanya Peraturan Bupati Penajam Paser Utara Nomor 15 Tahun 2015 tentang Program Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan serta adanya anggaran dana yang teralokasikan dalam DPA Kelurahan Sesumpu No. 91702.44/DPPA-SKPD/BPKAD/I/2015. Bahwa dalam rangka mempercepat upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kualitas sumber daya manusia di Kelurahan menuju kemandirian Kelurahan dipandang perlu untuk memberikan peran lebih besar kepada masyarakat Kelurahan untuk terlibat dalam merencanakan, melaksanakan dan mengawasi kegiatan Pembangunan di wilayahnya. Dibutuhkan peningkatan kemampuan Pemerintah Kelurahan dan lembaga kemasyarakatan di Kelurahan dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan Kelurahan dengan melibatkan partisipasi dari seluruh warga masyarakat di Kelurahan tersebut.
Kegiatan PPMK Kelurahan Sesumpu pada tahun 2015 merupakan kegiatan yang baru. Pada DPA Kelurahan Sesumpu dengan kode program 87. yaitu program Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan dan kode kegiatan 01. Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan. Tertera anggaran sejumlah Rp 200.000.000,00 dengan rincian 4 kegiatan utama. Yaitu Pelatihan Fardhu Qifayah, Pelatihan Menjahit, Belanja Modal pengadaan tarup/serobong dan belanja modal pengadaan kontruksi jalan/peningkatan Gang Empang.
Berdasarkan latar belakang di atas maka terciptalah makalah berjudul Efektivitas Program Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan di Kelurahan Sesumpu Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara
Secara umum, rumusan masalah pada makalah “Efektivitas Program Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan di Kelurahan Sesumpu Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara” ini dirumuskan sebagai berikut:
1. Apakah Program Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan di Kelurahan Sesumpu Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara berjalan efektive?
2. Mengapa Program Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan di Kelurahan Sesumpu Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara berjalan tidak efektive? 3. Bagaimana cara meningkatkan Efektivitas Program Pemberdayaan Masyarakat
Kelurahan di Kelurahan Sesumpu Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara?
1.6 Tujuan Penulisan Makalah
a) Bagi Penulis
Makalah ini disusun untuk memenuhi kelengkapan administrasi pada pendaftaran calon mahasiswa baru pascasarjana Magister Manajemen Administrasi Publik serta bagi penulis pribadi dalam rangka merangkum rekaman Efektivitas Program Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan di Kelurahan Sesumpu Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara.
b) Bagi Pembaca
Makalah yang secara garis besar membahas Program Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan di Kelurahan Sesumpu Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara ini bertujuan untuk memberikan gambaran secara menyeluruh tentang
1.2 Gambaran Umum Kelurahan Sesumpu
Sesumpu adalah salah satu Kelurahan di Kecamatan Penajam, yang terletak di jalan Gamma RT. 01 Kabupaten Penjam Paser Utara Kalimantan Timur, Indonesia. Wilayah Kelurahan Sesumpu secara keseluruhan dari proses observasi dan data yang kami dapatkan di Profil Desa Kelurahan Sesumpu mempunyai luas wilayah sebesar ± 431,10 HA/m² dengan batas-batas wilayah sebagai berikut :
1. Sebelah utara berbatasan dengan Kelurahan Sungai Parit
2. Sebelah selatan berbatasan dengan Kelurahan Pajalah/Kampung Baru 3. Sebelah timur berbatasan dengan Kelurahan Balikpapan
4. Sebelah barat berbatasan dengan Kelurahan Saloloang/Lawe-lawe
Kelurahan Sesumpu pada tahun 2014 memiliki jumlah penduduk sebesar 861 jiwa, dengan kondisi jumlah penduduk laki-laki sebanyak 448 jiwa dan jumlah perempuan 413 jiwa. (Profil Kelurahan Sesumpu Tahun 2015)
Visi aparat pemerintahan Kelurahan Sesumpu adalah sebagai berikut :
“Terciptanya pelayanan prima diiringi hubungan pemerintah dan masyarakat yang harmonis”
Misi aparat pemerintahan Kelurahan Sesumpu adalah sebagai berikut : 1. Terwujudnya Pelayanan Prima
2. Terciptanya Peningkatan Kualitas Sumber Daya Aparatur
3. Terwujudnya Administrasi dan Pelaporan Kinerja Pemerintahan yang berkualitas 4. Terbentuknya SDM masyarakat Kelurahan yang berkualitas
5. Terwujudnya partisipasi masyarakat kelurahan yang berkualitas 6. Tercapainya fungsi koordinasi Kelurahan
7. Terciptanya sarana dan prasarana penunjang produksi ekonomi masyarakat
2.2 PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KELURAHAN 1. Peningkatan Gang Empang
a. Definisi dan Latar Belakang Kegiatan
kondisi Gang Empang yang rawan dan rusak ini sangat memerlukan adanya perhatian berupa peningkatan Jalan. Bila kondisi hujan, jalan kampung pisang yang diteruskan dengan Gang Empang ini sangat berbahaya untuk dilalui sehingga dengan memperhatikan kondisi ini dan berdasarkan persetujuan dari warga. Kelurahan Sesumpu kemudian menganggarkan peningkatan Gang Empang dalam program PPMK tahun 2015 dengan anggaran berjumlah Rp 119.580.000,00.
b. Waktu dan Tempat Pelaksanaan Kegiatan
Waktu : 21 Oktober 2015 s/d 04 Desember 2015 Tempat : Gang Empang RT II Kelurahan Sesumpu
c. Manfaat Peningkatan Gang Empang Kelurahan Sesumpu
Peningkatan Gang Empang memiliki manfaat sebagai berikut:
1. Mempermudah akses masyarakat kelurahan Sesumpu yang melalui jalanan RT II, Kampung Pisang, dan Gang Empang untuk menuju rumah dan pergi keluar;
2. Meningkatkan sarana dan prasarana fisik yang berguna untuk masyarakat, dalam hal ini adalah Gang Empang yang merupakan prasarana jalan; 3. Memberikan kesempatan kepada masyarakat di Kelurahan Sesumpu
untuk berpartisipasi seluas-luasnya dalam pembangunan di mana masyarakat yang turut serta ikut dalam peningkatan Gang Empang;
4. Menciptakan hubungan yang harmonis antara Pemerintah dalam hal ini Pemerintah Kelurahan Sesumpu dengan masyarakat dengan cepatnya serta sigapnya.
d. Dana yang dihabiskan
No. Nama/Jenis Belanja Satuan VOL Harga Jumlah
1. Belanja Material Pendukung Paket 1 Rp 1.275.000,00 Rp 1.275.000,00 2. Pengadaan Telpod (Batu Gunung
Penutup Sirtu)
M3 132 Rp 669.000,00 Rp 88.308.000,00 3. Honor Tukang Paket 1 Rp20.000.000,00 Rp 20.000.000,00 4. Perencanaan Paket 1 Rp 3.000.000,00 Rp 3.000.000,00 5. Pengawasan Paket 1 Rp 3.000.000,00 Rp 3.000.000,00
Jumlah Dana yang dihabiskan Rp
2. Pelatihan Menjahit Tingkat Terampil a. Definisi dan Latar Belakang Kegiatan
Pelatihan menjahit tingkat terampil merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat Kelurahan Sesumpu yang merupakan keberlanjutan dari program PNPM yang telah dilaksanakan pada tahun 2014. Pelatihan menjahit yang dilaksanakan oleh LKP Cahaya bayu ini terdiri dari tiga tingkat, yaitu dasar, terampil dan mahir. Pada tahun 2014, melalui program PNPM, 20 orang Ibu-Ibu dari Kelurahan Sesumpu yang dianggap mampu menjadi pelopor pembangunan di Kelurahan Sesumpu diikutsertakan dalam pelatihan tingkat dasar ini. Kemudian di tahun 2015, agar pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh oleh Ibu-Ibu yang telah mengikuti pelatihan dasar tersebut tidak lenyap, hilang dan terbatas pada dasar-dasar menjahit saja, akhirnya berdasarkan hasil rapat dengan warga Sesumpu pada hari selasa tanggal 16 Desember 2014, diputuskan bahwa Pelatihan Menjahit tingkat Terampil di LKP cahaya Bayu menjadi bagian dari Program PPMK kelurahan Sesumpu. Kegiatan ini setelah dirapatkan kembali dengan Ibu-Ibu Peserta pelatihan menjahit dasar, jumlah pesertanya di tahun 2015 hanya tersisa 12 orang disebabkan musim kemarau yang berkepanjangan mengharuskan sebagian besar warga untuk mengantri air di sumur, sebagian lagi disibukkan dengan urusan lain.
Bila pada Pelatihan dasar peserta pelatihan memperoleh pelatihan keterampilan membuat baju sederhana satu setel. Maka pada pelatihan terampil di tahun 2015 ini, peserta pelatihan memperoleh kesempatan membuat baju jas disertai variasi kantong dan menciptakan rok dengan variasi belahan. Pelatihan ini berlangsung selama dua minggu dengan diawasi pegawai Kelurahan setiap harinya.
b. Waktu dan Tempat Pelaksanaan Kegiatan
Waktu : 05 s/d 16 Oktober 2015
Tempat : Gedung LKP Cahaya Bayu Girimukti
c. Manfaat Pelatihan Menjahit Tingkat Terampil
Pelatihan Menjahit Tingkat Terampil memiliki manfaat sebagai berikut:
2. Meningkatkan kerja sama dan tali silaturahmi antara masyarakat di Kelurahan Sesumpu karena telah bersama-sama mengikuti pelatihan dan berjuang bersama-sama hingga pelatihan usai;
No. Nama/Jenis Belanja Satuan VOL Harga Jumlah
1. Belanja Bahan Habis Pakai Paket 1 Rp 2.550.000,00 Rp 2.550.000,00 2. Sewa Mesin Jahit UJ 375 Rp 30.000,00 Rp 11.250.000,00 11. Honorarium Tim Swakelola Paket 1 Rp 3.300.000,00 Rp 3.300.000,00 12. Biaya Akomodasi Peserta OH 120 Rp 30.000,00 Rp 3.600.000,00 Jumlah Dana yang dihabiskan Rp 29.060.000,00
3. Pelatihan Fardhu Qifayah
I. Definisi dan Latar Belakang Kegiatan
Pelatihan fardhu qifayah merupakan pelatihan yang diikuti oleh masyarakat Kelurahan Sesumpu baik kaum adam maupun kaum hawa. Pelatihan yang mengambil durasi waktu 2 hari ini diikuti oleh perwakilan-perwakilan dari setiap RT dan Ketua RT itu sendiri. Fardhu qifayah terdiri atas pelatihan berupa materi dan praktek tentang mengurus jenazah yang akan dikuburkan di mulai dari memandikan, mengkafani, mensholati hingga menguburkan.
II. Waktu dan Tempat Pelaksanaan Kegiatan
Waktu : 3 s/d 4 November 2015
Tempat : Hotel 3 Be Garden Kelurahan Lawe-Lawe
III. Manfaat Pelatihan Fardhu Qifayah bagi Masyarakat Kelurahan Sesumpu
Pelatihan Fardhu Qifayah memiliki manfaat sebagai berikut:
1. Memberikan wawasan dan pengetahuan untuk warga Kelurahan Sesumpu tentang tata cara mengurus jenazah dimulai dari memandikan, mengkafani, hingga menguburkan jenazah;
2. Memberikan kemudahan bagi warga Sesumpu manakala terdapat salah seorang di antara mereka yang meninggal dunia, mereka tak perlu menunggu lagi atau berharap pada orang yang paling dituakan, tetapi sudah ada petugas yang siap mengurus jenazah tersebut;
3. Merupakan amal jariyah untuk semua yang terlibat dalam kegiatan pelatihan ini.
IV. Dana yang dihabiskan
No. Nama/Jenis Belanja Satuan VOL Harga Jumlah
BAB III
ANALISIS EFEKTIVITAS HASIL KEGIATAN
Berdasarkan hasil pelaksanaan Kegiatan PPMK, dapat disampaikan beberapa hal sebagai berikut:
a. Dalam pelaksanaan Kegiatan PPMK di Kelurahan Sesumpu dari awal sampai akhir secara keseluruhan sudah berjalan baik;
b. Musyawarah terlebih dahulu dengan ketua RT dan semua tokoh masyarakat sangat di perlukan sebelum menentukan baik lokasi maupun waktu kegiatan PPMK dilaksanakan sehingga kegiatan PPMK dapat berjalan maksimal; c. Menu konsumsi dan manfaat dari tujuan PPMK yang bervariasi membuat
kegiatan PPMK menjadi lebih dinamis dan menyenangkan bagi masyarakat; d. Persiapan yang matang dari Kantor Kelurahan Sesumpu, masyarakat dan
peserta PPMK sangat menentukan keberhasilan PPMK;
e. Pemberian evaluasi baik lisan maupun tertulis dapat menjadi umpan balik dari BPM-PD dan Kantor Kecamatan untuk mengetahui sejauh mana kegiatan PPMK di Kelurahan Sesumpu dapat di tingkatkan lagi kualitasnya dan diperbaiki kekurangannya;
f. Kerja sama yang baik antara BPM-PD, BPKAD selaku instansi pemberi anggaran kegiatan melalui rekomendasi beberapa instansi lain, dan masyarakat sangat menentukan keberhasilan pelaksanaan Kegiatan PPMK di Kelurahan Sesumpu. sehingga diperlukan pembagian waktu yang cermat agar semua masyarakat dapat turut berpartisipasi mengikuti PPMK.
b. Hambatan khusus
1. Masalah rusaknya jalan yang tidak dapat diperkirakan waktunya dikarenakan banyak kendaraan besar masuk ke dalam Kelurahan Sesumpu sehingga di hari awal pelatihan fardhu qifayah, terdapat beberapa warga yang terlambat di mobilisasi keluar;
3. Musim kemarau yang mengakibatkan warga harus bersiap siaga mengantri air di sumur dan menunggu penjual air tandon agar memperoleh pasokan air.
2.3Usaha Mengatasi Hambatan
Mengacu pada hambatan yang ada dalam pelaksanaan Kegiatan PPMK, ada beberapa langkah yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut, yaitu : a. Mengatur waktu dengan cermat, dimana pada hari-hari pelaksanaan PPMK,
jumlah masyarakat yang mengikuti bisa maksimal;
b. Melakukan pendekatan secara rutin setiap pertemuan dengan masyarakat tentang pentingnya PPMK di Kelurahan Sesumpu sehingga seringkali ide untuk melaksanakan PPMK di suatu tempat biasanya malah muncul dari masyarakat sendiri;
c. Membentuk Sesumpu Berjasa, yaitu penyedia bahan-bahan material yang dikelola oleh masyarakat sendiri dengan tujuan mempercepat tibanya material yang dibutuhkan bila terjadi kondisi yang sangat genting;
d. Memaksimalkan fungsi kendaraan dinas milik Kantor Kelurahan agar dapat dinikmati juga oleh warga kelurahan Sesumpu.
BAB III PENUTUP
Dari seluruh rangkaian Kegiatan PPMK yang telah dilaksanakan, maka dapat disimpulkan sebagai berikut:
1. Observasi dan perencanaan Lapangan setahun sebelum pelaksanaan kegiatan PPMK sangatlah penting agar tidak terjadi kekurangan anggaran seperti di tahun 2015 ini;
2. Kegiatan PPMK dapat terlaksana atas bimbingan Bappeda, Dinas PU dan BPMPD Kab. Penajam Paser Utara beserta warga dan pihak lain yang membantu dalam kegiatan PPMK;
3. Kegiatan PPMK yang dilaksanakan sesuai dengan rencana yang ada di Kantor Kelurahan Sesumpu dan jadwal yang telah disepakati antara pihak kelurahan dengan masyarakat, sehingga dapat terlaksana dengan baik;
4. Kerjasama yang terjalin baik antara Bappeda, Dinas PU dan BPMPD Kab. Penajam Paser Utara serta warga sangat menentukan keberhasilan dalam pelaksanaan kegiatan PPMK. Sikap yang saling terbuka sangat memudahkan dalam berkomunikasi dengan semua pihak yang terkait dalam pelaksanaan Kegiatan PPMK.
Berdasarkan 4 kesimpulan di atas, di dapatlah jawaban dari rumusan masalah sebagai berikut:
1) Apakah Program Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan di Kelurahan Sesumpu Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara berjalan efektive?
Jawab : Ya, Program Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan di Kelurahan Sesumpu Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara berjalan efektive dengan adanya bimbingan dari Bappeda, Dinas PU dan BPMPD Kab. Penajam Paser Utara beserta warga dan pihak lain yang membantu dalam kegiatan PPMK serta perencanaan yang baik.
2) Mengapa Program Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan di Kelurahan Sesumpu Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara berjalan tidak efektive?
Jawab : Program Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan di Kelurahan Sesumpu Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara berjalan tidak efektive dikarenakan dana yang dialokasikan masih kurang yaitu hanya Rp 200.000.000,00 sementara pekerjaan rumah yang harus dikerjakan oleh aparat Kelurahan Sesumpu melalui Program Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan masih banyak.
Jawab : Cara meningkatkan Efektivitas Program Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan di Kelurahan Sesumpu Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara yaitu dengan menambah alokasi anggaran Program Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan pada tahun berikutnya pada pagu SKPD Kelurahan yang berhasil melaksanakan Program ini dengan baik, khususnya Kelurahan Sesumpu yang memiliki pekerjaan rumah proyek fisik masih banyak sebagai salah satu lumbung padi Kabupaten penajam paser utara.
D. Saran
Beberapa saran yang dapat disampaikan dalam pelaksanaan program kegiatan PPMK yang telah terlaksana demi efektivitas dan peningkatan Kegiatan PPMK dimasa yang akan datang, adalah sebagai berikut :
1. Bagi Kantor Kelurahan Sesumpu
a. Pelaksanaan observasi sebelum kegiatan PPMK yang dilakukan sangat bermanfaat, oleh karena itu harus dilaksanakan dengan seefektif mungkin untuk menentukan lokasi dan waktu PPMK yang akan dilaksanakan tanpa melupakan persetujuan dari warga;
b. Dengan menjaga kerja sama dan mempererat semangat kekeluargaan antara Kantor Kelurahan dengan warga, segala permasalahan selama Kegiatan PPMK yang timbul dapat diselesaikan dengan baik.
2. Bagi Masyarakat Sekitar
a. Ditingkatkan kembali pengertian dan kesadaran masyarakat akan pentingnya berpartisipasi dalam kegiatan PPMK yang berlangsung di Kelurahan Sesumpu;
b. Ide kreatif tidak dibatasi hanya muncul dari Aparatur Kantor Kelurahan Sesumpu tapi masyarakat juga berhak mengajukan ide kreatif masing-masing, kotak saran dan masukan telah disediakan oleh Kantor Kelurahan Sesumpu untuk dimanfaatkan masyarakat.
3. Bagi Bappeda, Dinas Pu dan BPMPD Kab. Penajam Paser Utara selaku Instansi Pembimbing
b. Pemberian evaluasi terhadap kegiatan PPMK yang telah dilaksanakan perlu agar bilamana terjadi kesalahan dalam kegiatan PPMK di tahun ini, tidak akan terjadi di tahun berikutnya;
c. Pendanaan merupakan hal yang sangat penting dalam melaksanakan kegiatan, oleh karena itu pendampingan dari instansi terkait terhadap pendanaan dalam DPA untuk rekening kegiatan PPMK lebih ditingkatkan lagi agar kegiatan yang direncanakan dapat terlaksana dengan baik.
Republik Indonesia. 2015. Peraturan Bupati Penajam Paser Utara Nomor 15 Tahun 2015 tentang Program Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan. Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara. Penajam.
Republik Indonesia. 2015. DPA Kelurahan Sesumpu Tahun 2015. Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara. Penajam
Republik Indonesia. 2015. Laporan Pelaksanaan Program Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Sesumpu tahun 2015. Kantor Kelurahan Sesumpu. Sesumpu
Republik Indonesia. 2015. Profil Kelurahan Sesumpu tahun 2015. Kantor Kelurahan Sesumpu. Sesumpu
Republik Indonesia. 2015. Renstra Kelurahan Sesumpu Tahun 2013-2018. Kantor Kelurahan Sesumpu. Sesumpu