HUKUM KONTRAK BISNIS
oleh:
I GUSTI AGUNG
WISUDAWAN,SH.,MH
Dosen Tetap Fakultas
Hukum UNRAM
PENGERTIAN KONTRAK
• Kontrak brasal dari istilah “perjanjian”.
• Dalam bahasa Inggris disebut “ Contract Of Law” • Dalam bahasa Belanda disebut sebagai
“ Overenkomst”.
• Hukum Kontrak adalah sebagai aturan hukum
• Kontrak adalah suatu perjanjian atau serangkaian perjanjian di mana hukum
memberikan ganti rugi terhadap wanprestasi dari kontrak tersebut dan oleh hukum,
pelaksanaan dari kontrak tersebut dianggap merupakan suatu tugas yang harus
dilaksanakan.
• “ Suatu hubungan hukum antara subyek hukum yang satu dengan subyek hukum yang lain
dalam bidang harta kekayaan , dimana subyek hukum yang satu berhak atas suatu prestasi sedangkan subyek hukum yang lain
• Hukum Kontrak juga berarti keseluruhan kaidah
hukum yang mengatur hubungan-hubungan antara dua pihak atau lebih berdasarkan kata
• Adapun unsure-unsur dari kontrak bisnis
adalah :
• adanya hubungan hukum
• adanya dua pihak (debitor dan kreditor) • adanya hak dan kewajiban
• adanya prestasi (pokok
perikatan)---memberikan sesuatu, berbuat sesuatu dan tidak berbuat sesuatu.
• Perjanjian menurut Van Dunne adalah “ suatu
hubungan hukum antara dua pihak atau lebih
berdasarkan kata seakat dan menimbulkan akibat hukum.
• Tiga tahap pembuatan perjanjian menurut
Anglosaxon Law :
• tahap pracontractual--- penawaran dan
penerimaan
• tahap contractual--- yaitu persesuaian
kehendak antara para pihak Signature (Ttd)
Sistem Pengaturan Hukum
Kontrak.
• Bersifat Terbuka (Open System)---artinya bahwa
setiap orang dapat mengadakan perjanian baik yang sudah diatur maupun yang belum diatur di dalam UU sesuai dengan yang tercantum di
dalam pasal 1338 KUH Perdata (kebebasan berkontrak), yaitu kebebasan untuk :
• membuat atau tidak membuat perjanjian • mengadakan perjanjian dengan siapapun • menentukan isi perjanjian, pelaksanaan dan
persyatannya
• menentukan bentuk perjanjian yaitu lisan dan
ASAS-ASAS HUKUM
KONTRAK
• ASAS KONSESUALISME---kesepakatan para pihak.
• ASAS KEBEBASAN BERKONTRAK --- Pasal 1338
(perjanjian yang dibuat secara sah berlaku sebagai undang-undang bagi para pihak yang membuatnya)
• ASAS PACTA SUNT SERVANDA---akibat dari perjanjian
• ASAS ITIKAD BAIK (Goede Trouw)----Pasal 1338 ayat (3) perjanjian harus dilaksanakan dengan itikad
yang baik.
ASAS-ASAS LAIN
• ASAS KEPERCAYAAN
• ASAS PRSAMAAN HUKUM • ASAS KESEIMBANGAN
• ASAS KEPASTIAN HUKUM • ASAS MORAL
• ASAS KEPATUHAN THDP ISI KONTRAK • ASAS PERLINDUNGAN (DEBITOR)
SYARAT SAH NYA PERJANJIAN
(Pasal 1320 KUH PDT)
• ADANYA KESEPAKATAN
• ADANYA KECAKAPAN HUKUM
• ADANYA OBJEK YANG DIPERJANJIKAN • ADANYA KAUSA YANG HALAL.
• Jika syarat 1 dan 2 dilanggar maka perjanjian
atau kontrak itu dapat dibatalkan, sedangkan jika syarat 3 dan 4 dilanggar maka kontrak atau
SAHNYA PERJANJIAN
MENURUT AMERICAN LAW
• Ada empat syarat sahnya perjanjian yaitu :
– adanya offer dan acceptance (penawaran dan
penerimaan)
– meeting of minds (persesuaian kehendak) – konsederasi (prestasi)
– competent legal parties ( kewenangan hukum
para pihak)
BENTUK-BENTUK KONTRAK
BISNIS
1. PERJANJIAN TERTULIS :
•
PERJANJIAN DIBAWAH TANGAN
•
PERJANJIAN DENGAN SAKSI NOTARIS
•
PERJANJIAN YANG DIBUAT DIHADAPAN DAN
OLEH NOTARIS DALAM BENTUK AKTA
NOTARIEL.
Ada Tiga Fungsi Akta
notariel
• Sebagai bukti bahwa para pihak telah yang
bersangkutan telah mengdakan perjanjian.
• Sebagai bukti para pihak bahwa apa yang telah
Fungsi dari Kontrak
1. Fungsi yuridis---- dapat memberikan kepastian hukum bagi para pihak
MAKNA ASAS KEBEBASAN
BERKONTRAK
• Membuat atau tidak membuat perjanjian • Mengadakan perjanjian dengan siapa pun
• Menentukan idi perjanjian, pelaksanaan dan
persyaratannya
• Menentukan bentuknya perjanjian yaitu tertulis
Momentum Terjadinya
Kontrak
• Kontrak dapat terjadi dan terlaksana jika adanya
kesepakatan antara kedua belah pihak sesuai dengan ketentuan Pasal 1320 KUH Perdata dan 1338 KUH Perdata
• Teori peryataan, teori pengiriman, teori
Jenis-Jenis Kontrak
• Kontrak Nominaat--- jual beli, tukar menukar,
sewa menyewa, penitipan barang, pinjam pakai, pinjam meminjam. (dikenal dalam KUH Perdata)
• Kontrak Innominaat---Perjanjian Internasional,
Perjanjian Pijaman Luar Negeri, Perjanjian
Pinjaman Daerah, Perjanjian pembiayaan, Kontrak Pengadaan Jasa Konsultasi, Kontrak Produksi,
Interpretasi Dalam Kontrak
• Perjanjian yang dibuat oleh para pihak harus
dimengerti dan dipahami isinya, namun
kenyataannya banyak kontrak yang isinya tidak dimengerti oleh para pihak.
• Isi perjanjian dapat dibagi 2 yaitu kata-katanya
Cara Melakukan Penafsiran
• Jika ada kata-kata yang memberikan berbagai
penafsiran maka para pihak harus diselidiki maksud dari para pihak
• Jika ada janji memberikan berbagai penafsiran,
maka para pihak harus menyelidiki pengertian agar perjanjian itu
• Jika ada keraguan harus diteliti kembali kemauan
Biaya Dalam Pembuatan
Perjanjian
• Biaya penelitian---survei, menentukan hak milik
mana yang akan diinginkan.
• Biaya negoisasi----biaya persiapan, biaya
penulisan kontrak, biaya tawar menawar.
• Biaya monitoring---- biaya penyelidikan tentang
objek.
• Biaya pelaksanaan----persidangan dan arbitrase. • Biaya kekeliruan hukum---jika hakim salah
PRA PENYUSUNAN KONTRAK
1. Identifikasi para pihak----kewenangan hukum
2. Penelitian awal aspek hukum---- unsur pembayaran, ganti rugi serta perpajakan.
3. Pembuatan MOU (Memorandum Of Understanding)----perjanjian pendahuluan dan diikuti dengan Understanding)----perjanjian lainnya, isinya singat dan pokok, pendahuluan (isi yang diperjanjikan), biasanya tidak dibuat secara formal, serta tidak ada kewajiban yang mmaksa untuk adanya kontrak terperinci.
Tahap Negoisasi
1. Tahap Persiapan---menguasai konsep rancangan kontrak bisnis,menguasai tentang apa yang
diperjanjikan,memahami apa yang diinginkan oleh para pihak, mengidentifikasi point-point yang berpotensi
menjadi masalah (pengiriman, asuransi dan choice of law) dan menumbuhkan percaya diri.
2. Tahap Pelaksanaan----dapat memimpin negoisasi, mengerti apa yang hendak dicapai dlm negoisasi,
Struktur Kontrak
1. Judul Kontrak
2. Pembukaan---tanggal pembuatan kontrak 3. Pihak-pihak dalam kontrak
4. Racital---latar belakang terjadinya kontrak. 5. Isi Kontrak----apa yang dikehendaki, hak dan
kewajiban para pihak termasuk pilihan penyelesaian sengketa.
Ketentuan Umum Dalam
Hukum Kontrak
• Somasi----teguran dari pihak kreditur kepada pihak debitur
agar melunasi hutang----peringatan sebanyak 3 kali selama 30 hari.
• Isi dari Somasi yaitu : apa yang dituntut (pokok & bunga),
dasar tuntutan (perjanjian antara kreditur dan debitur) dan tanggal paling lambat pembayaran.
• Cara terjadinya Somasi : debitur melakukan prestasi yang
keliru, debitor tidak memenuhi prestasi pada hari yang
• Wanprestasi---tidak memenuhi atau lalai
melaksanakan kewajiban sebagaimana yang telah ditentukan dalam perjanjian yang
dibuat antara kreditor dan debitor
• Dasar tuntutan wanprestasi :
1. kreditor dapat meminta pemenuhan pretasi saja dari debitor
2. kreditor dapat menuntut dan meminta ganti rugi hanya mungkin karena keterlambatan. 3. Kreditor dapat menuntut pembatalan
perjanjian
• Ganti Rugi--- ganti rugi karena wanprestasi
dan karena perbuatan melawan hukum.
• Keadaan Memaksa (Overmacht)---keadaan
dimana debitor tidak dapat melakukan prestasinya kepada kreditor disebabkan
karena adanya kejadian yang berada diluar kekuasaannya---- gempa bumi, banjir, lahar.
• Keadaan Memaksa Absoulut---sama sekali
tidak bisa membayar.
• Keadaan Memaksa yang Relatif----walaupun
Cara Berakhirnya Kontrak
1. Pembayaran---pelunasan hutang
2. Subrogasi----penggantian kedudukan pihak kreditur oleh pihak ketiga dalam perjanjian. 3. Pembebasan hutang
4. Jangka waktu kontrak telah berakhir 5. Kesepakatan kedua belah pihak
Penyelesaian Sengketa
Bisnis
• Litigasi---Pengadilan Umum
• Non Litigasi---ADR (Alternative Dispute
Resolution) terdiri dari : Mediasi, Konsiliasi, Arbitrase.
• Para pebisnis lebih banyak menggunakan ADR