• Tidak ada hasil yang ditemukan

KETERAWETAN ENAM JENIS KAYU DARI JAWA BARAT DAN RIAU (Treatability of Six Wood Species from West Java and Riau)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KETERAWETAN ENAM JENIS KAYU DARI JAWA BARAT DAN RIAU (Treatability of Six Wood Species from West Java and Riau)"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Spot test dengan pereaksi A (A) dan hasil penyemprotannya berwarna kuning  (B), dan penyemprotan dengan pereaksi B (C) dan hasil penyemprotan berwarna
Tabel  3  menunjukkan  bahwa  retensi  bahan  pengawet  CCB  pada  empat  jenis  kayu  yaitu  hamirung,  jaha,  mahang  putih,  dan  bira-bira  memenuhi  persyaratan  sebagaimana  Standar  Nasional  Indonesia  (SNI  03-5010.1-1999)

Referensi

Dokumen terkait

Kulcsszavak: női szerepek, magyar startupok, startup-ökoszisztéma, női startup-vállalkozók, gátló tényezők.. Female entrepreneurship has increased significantly in most

Justeru, satu kajian berkaitan tahap kepuasan pelanggan dalaman dijalankan di Lembaga Pembangunan Seni Visual Negara (LPSVN) bagi mengenalpasti tahap kepuasan pelanggan

Salah penggunaan ini diantaranya (a) Anda digunakan untuk menunjuk orang dari strata sosial yang sama (aspek sosio-ekonomis), (b) Sampeyan tidak digunakan hanya untuk

Secara rata-rata prestasi akademik mahasiswa Politeknik Negeri Bandung yang diseleksi melalui jalur PMDK lebih baik dari pada mahasiswa Politeknik Negeri Bandung

Evaluasi Drug Related Problem Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik di Rumah Sakit Pelabuhan Jakarta Utara.Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah.. Konsep

Bentuk sediaan yang dapat dipakai sebagai bahan uji pada program Saintifikasi Jamu adalah jamu tradisional, ramuan simplisia kering (untuk dijadikan jamu “godhogan”), Obat

heveslenenlerin boşa kürek çektikleri kanaatindeyim. Fakat bir takım insanların ve bazı grupların hayalleri birmez. Biz, Sevr dayatmasının yaşandığı yıllardan çok farklı

Dalam membuat mesin adonan kerupuk, SIM Gresea dan Website Gresea, Tim pelaksana IbM telah melakukan komunikasi intens kepada Mitra I maupun Mitra II tentang kebutuhan yang