Kuat Karena Mengakar. Ulangi...Baca Hal 4
Teks penuh
(2) NASIONAL. HALAMAN 2. SABTU, 8 NOVEMBER 2014 / 15 MUHARRAM 1436 H. RADAR SUKABUMI. MARITIM. 90 Persen Kapal Asing Keruk Ikan tanpa Izin JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyatakan selama ini Indonesia melupakan potensi kekayaan alam laut yang seharusnya dikembangkan. Terutama berbagai jenis ikan yang dimiliki laut dan samudera Indonesia. Menurutnya, selama ini justru kapal-kapal asing yang memanfaatkan dan mengeruk kekayaan tersebut. “Dari data kita kira-kira ada 5400an kapal yang ngambil ikan-ikan yang ada di lautan kita. Izin maupun tidak izin,” ujar Presiden saat memberi sambutan di acara media massa nasional di Jakarta Selatan, Jumat, (7/11). Dari jumlah itu, ujarnya, 90 persen tidak memiliki izin. Selain itu, hanya 10 persen kapal Indonesia yang menangkap ikan. Sisanya adalah kapal-kapal asing tak berizin. Kenyataan ini, tutur Presiden, pernah ditemuinya di perairan Maluku. (flo/jpnn). HUKUM. Bendahara Yayasan Puri Cikeas Diperiksa JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Bendahara Yayasan Kepedulian Puri Cikeas Hartanto Edi Wibowo, Jumat (7/11). Hartanto diperiksa dalam kasus dugaan korupsi pembangunan sarana prasarana proyek olahraga Hambalang. “Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka MS (Direktur Utama PT Dutasari Citralaras Machfud Suroso),” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha ketika dikonfirmasi, Jumat (7/11). Priharsa mengaku tidak mengetahui materi pemeriksaan terhadap adik Ani Yudhoyono itu. Namun, menurut Priharsa, keterangan Hartanto diperlukan oleh penyidik. “Untuk mengkonfirmasi dalam rangka penyidikan,” ujarnya. Selain memeriksa Hartanto, KPK juga melakukan pemeriksaan terhadap Direktur PT Pabea Tata Mandiri Djamilahhasyim. “Dia juga diperiksa sebagai saksi untuk MS,” tandas Priharsa. Dalam kasus dugaan korupsi pembangunan sarana prasarana proyek olahraga Hambalang, Machfud diduga melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-undang Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Dengan penerapan kedua pasal itu, Machfud disebut melanggar perbuatan hukum dengan menyalahgunakan kewenangannya untuk memperkaya diri sendiri dan orang lain yang merugikan keuangan negara. (gil/jpnn). FOTO; AGUS WAHYUDI / JAWA POS. 3 KARTU: Presiden Joko Widodo (2 kanan) foto bersama penerima kartu sekaligus meresmikan Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di Kantor Pos Pusat, Pasar Baru, Jakarta, Senin (3/11). Jokowi di dampingi Ibu Negara Iriana dan sejumlah menteri Kabinet Kerja, antara lain Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah Anies Baswedan, Menteri Sosial Khafifah Indar Parawansa, menteri agama Lukman Hakim Saifuddin, dan Menteri Kesehatan Nila F Moeloek.. Dana CSR Tak Bisa Digunakan Sembarangan JAKARTA - Kritikan Profesor Yusril Ihza Mahendra terhadap pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) terkait legalitas pembiayaan tiga kartu sakti (Indonesia Sehat, Indonesia Pintar dan Keluarga Sejahtera) yang telah diluncurkan Presiden RI Jokowi, harus dipertimbangkan serius. “Pembiayaan tiga kartu itu akan menggunakan dana CSR BUMN. Saran saya penuhi azas transparansi, akuntabilitas dan legalitas serta pastikan berapa total dana yang dibutuhkan untuk ketiga kartu itu. tiap tahun dan berapa pula total dana CSR BUMN yang akan terkumpul tiap tahun,” kata La Ode Ida, di Jakarta, Jumat (7/11). Mantan Wakil Ketua DPD RI mengatakan, jajaran pemerintahan Jokowi-JK juga harus memperhatikan aspek fisolofi dan tujuan CSR, yang pada hakikatnya untuk lebih menguntungkan masyarakat di sekitar lokasi atau kawasan operasi suatu perusahaan. “Sebelumnya, program itu bernama dana CD (community development fund), termasuk. di dalamnya terkait dangan lingkungan,” ungkap dia. Jadi lanjutnya, jika perusahaan menggarap sumberdaya alam (SDA) di Papua, Kalimantan, atau Sulawesi, misalnya, maka fokus penggunaan dana CSR-nya seharusnya untuk kepentingan masyarakat dan atau pembangunan di wilayah lokasi operasi perusahaan itu. Bukan untuk di daerah lain. “Jika dialihkan untuk memfasilitasi masyarakat di luar wilayah lokasi operasi perusahaan itu, bukan mustahil. menimbulkan masalah tertentu. Apalagi masyarakat sekarang sudah kian kritis, berani melakukan perlawanan jika haknya tidak dipenuhi oleh pihak perusahaan,” tegas dia. La Ode Ida mengingatkan, dana CSR merupakan bagian dari keuntungan dan kewajiban perusahaan, di mana jika itu BUMN maka akuntabilitasnya harus diukur dari tiga pihak yakni pihak pengawasan administrasi keuangan yakni BPK, pengawasan politik oleh DPR. dan DPD, dan pengawasan oleh rakyat, khususnya dari elemen masyarakat di mana perusahaan itu beroperasi. “Maka seharusnya memang musti hati-hati dalam menggunakan dana CSR. Atau, untuk pembiayaan ketiga kartu yang dilaunching atau sebagai janji politik kerakyatan oleh Presiden Jokowi, harusnya berkoordinasi terlebih dahulu dengan parlemen sehingga pembiayannya dari APBN, di mana pihak DPR tidak boleh melarang,” sarannya. (fas/jpnn). Yohanes Soeharsono, Korban Perampokan di Yokohama yang Telah Setahun Lumpuh Total. Hidup dengan Tempurung Kepala dari Titanium Perjalanan bisnis Yohanes Soeharsono ke Yokohama setahun silam, bisa jadi pelesir terakhirnya. Karena dirampok, lelaki 37 tahun itu sudah setahun terakhir hanya bisa tergolek di ranjang. Dia lumpuh total. Laporan Thoriq S.K., Surabaya. IVONNE Soeharsono sudah pasti tidak pernah membayangkan kondisi anak ketiganya, Yohanes Soeharsono, seperti saat ini. Sejak kecil, banyak harapan yang ditumpukan kepadanya. Namun, harapan itu entah kapan terwujud. Sebab, kini Yohanes hanya terbujur di kamar dengan perawatan intensif. Tubuh Yohan, sapaan Yohanes, tidak bisa digerakkan. Mulai tangan, kaki, hingga organ lainnya. Hanya mata Yohan yang masih bisa terbuka dan melihat orang di sekelilingnya. Sesekali keluar air mata dari indra tersebut. Itulah yang membuat Ivonne kerap menangis. ’’Saya bisa merasa apa yang dirasakan Yohan, tapi kami tidak bisa berbuat banyak,’’ katanya. Ivonne dan ketiga anaknya yang lain hanya bisa mencurahkan kasih sayang yang mendalam. Mereka merawat Yohan dan membuatnya merasa nyaman. Tujuan mereka, kesedihan Yohan terkikis meski tubuhnya tidak bisa digerakkan. Keseharian Yohan bergantung kepada mereka. Yakni, Ivonne sang bunda dan ketiga saudaranya: Imelia Soeharsono, Shierly Soeharsono, dan Yuseph Soeharsono. Yohan harus makan dengan trakealkanyl, semacam slang yang menembus leher. ’’Namun, kami rawat seutuhnya dan sebaik mungkin,’’ ujar Ivonne. Misalnya, kemarin siang Ivonne didampingi Imelia, putri sulungnya, untuk menunggui Yohan. Pagi itu, tatapan mata Yohan terlihat cerah. Bisa jadi dia memahami sedang ditunggui sang kakak. Namun, rasa bahagia tersebut tidak bisa diucapkan. Di bagian kepala, terlihat garis panjang. Bentuknya menyilang. Ada beberapa titik bekas jahitan di kepala. tersebut. Maklum saja, Yohan tiga kali menjalani operasi tempurung kepala. Kondisi kamar juga diupayakan tetap bersih. Siapa pun yang hendak masuk harus steril. Khawatir ada bakteri yang akan mengganggu kesehatannya. Selain itu, beberapa alat kesehatan siaga. Di antaranya, trakealkanyl yang selalu terpasang. Imelia mengaku kerap tidak sampai hati melihat kondisi adik lelakinya itu. Dahulu Yohan dikenal sebagai pemuda yang memiliki tanggung jawab. Semangat dia bekerja menginspirasi kakak dan adiknya. Tepatnya, ketika dia masih berusia 35 tahun. ’’Dia membuka dan menjalankan usaha sendiri,’’ ujar Imelia. Usaha jual beli aneka produk lem dan cat itu ditekuni Yohan. Setiap produk yang dia tawarkan kepada pelanggan selalu berkualitas. Kepuasan pelanggan menjadi prioritas. utama. Wajar, pelayanan tersebut membuat Yohan disegani rekan-rekannya. Hingga suatu hari, ada produk yang kualitasnya tidak maksimal. Imelia menyebut merek produk lem yang dianggap bermasalah itu. Yohan meyakini bukan produknya yang jelek, tapi cara menggunakannya kurang tepat. Dia mencari referensi penggunaan lem itu agar bisa dirasakan manfaatnya. Kebetulan, lem itu diproduksi di Jepang. Muncullah niat Yohan untuk mengunjungi Negeri Sakura itu. Dia ingin bertanya kepada produsennya langsung tentang cara menggunakan lem tersebut. Agustus 2013 Yohan berangkat ke Yokohama, Jepang. Niat baik itu bertujuan untuk memuaskan pelanggan. Sayang, nasibnya tidak berujung baik. Petaka menimpanya pada 18 Agustus di salah satu sudut Kota Yokohama. Pria lajang. FOTO: SHIERLY SOEHARSONO FOR JAWA POS. TUNGGU KESEMBUHAN: Yohanes Soeharsono bersama keluarga ketika dirawat di Yokohama.. tersebut dihadang perampok. Kepalanya dipukul hingga tidak sadarkan diri. ’’Informasi kejadian itu kami dengar dari kepolisian Jepang,’’ kata Imelia. Pertolongan pertama dilakukan polisi. Yohan dirawat intensif di National Center for Global Health and Medicine. Menurut cerita salah seorang perawat, sambung Imelia, kondisi Yohan sangat mengenaskan. ’’Darah terus mengucur dari kepalanya,’’ ungkap Imelia. Pertolongan pertama langsung dilakukan di rumah sakit. tersebut. Kepala bagian kanan dioperasi. Darah beku bisa disedot. Harapannya, setelah operasi, darah tidak lagi mengucur. Tapi, kenyataan tidak begitu. Darah tetap merembes. Dokter pun memutuskan operasi ulang di kepala bagian kiri Yohan. Tapi, hasilnya tetap belum terlihat. Perawatan terus berlangsung. Selama dua bulan menjalani pemeriksaan dan operasi itu, Yohan didampingi Ivonne dan Shierly yang menyusul ke Yokohama. Namun, belum ada perkem-. bangan sama sekali. Yohan tetap tidak sadarkan diri. Darah juga masih merembes meski tidak sederas sebelumnya. Akhirnya, dokter mengambil keputusan mengganti tempurung kepala Yohan dengan titanium. Keputusan itu diiyakan keluarga. Operasi dilaksanakan dan secara resmi tempurung kepala Yohan bukan asli lagi. ’’Kami terus berusaha. Keputusan akhir seperti itu,’’ ujar Imelia. Selesai operasi, dokter rumah sakit menjelaskan, hampir 80 persen saraf motorik Yohan rusak. Akib a t n y a , Yo h a n l u m p u h . ’’Kami sempat shock. Dokter hanya bisa menyelamatkan nyawanya, tapi tidak mampu mengembalikan seperti semula,’’ imbuh Imel. Dua bulan perawatan intensif ditambah dua bulan perawatan reguler dirasa cukup oleh Ivonne. Dengan dibantu Kedutaan Besar Republik Indonesia, Yohan pun dibawa pulang ke Indonesia. Selama di Indonesia, tubuh Yohan masih belum stabil. Darah memang tidak lagi merembes. Namun, suhu tubuhnya turun naik. Apalagi saat turun dari pe-. sawat pada Desember lalu, tubuhnya kejang-kejang. ’’Kami terpaksa melarikan ke RS Pantai Indah Kapuk untuk mendapat pertolongan,’’ ucap Imelia. Empat hari di rumah sakit, kondisi mulai normal. Lalu, Yohan dibawa ke Surabaya dan masuk ke RS Bedah Surabaya. Di rumah sakit tersebut, Yohan mendapatkan perawatan. Namun, semua dokter menyatakan tidak sanggup. Karena tidak ada perubahan, Ivonne membawa Yohan pulang ke rumah. Sejak saat itu, Yohan dirawat sendiri sambil menjalani terapi. Keluarga terus berusaha mencari pengobatan alternatif untuk mengembalikan Yohan seperti semula; sosok yang energik, ramah, dan suka bergaul. ’’Kami sangat menantikan informasi dari siapa pun,’’ katanya. Jika memang ada teknologi atau cara pengobatan yang menjamin kembalinya Yohan, Ivonne ingin mencobanya. Dia meyakini anak laki-lakinya itu bisa sembuh seperti semula. ’’Tapi kapan, kami akan terus berusaha,’’ imbuh dia. Semoga lekas sembuh, Yohanes (*/c6/dos).
(3) MIMBAR PUBLIK. SABTU, 8 NOVEMBER 2014 / 15 MUHARRAM 1436 H. HALAMAN 3. RADAR SUKABUMI. Kirimkan Foto atau Unek-unek Anda terhadap layanan publik seperti PLN, PDAM, PT Pos, Telepon, Jalan Rusak, Pungli, Kemacetan, Pembuatan KK/K T P / S I M / Pa s p o r /. Sertifikat Tanah, dll. Ketik :. MPB(spasi)isipesan Kirim ke. 0899-7585-616 Layanan ini bertarif normal. atau kirimkan melalui E-mail :. [email protected] telp : 0266 - 219 204 fax: 0266-210 615. Cantukan nama dan alamat lengkap, nomor telepon yang bisa dihubungi, nomor pelanggan (untuk layanan PDAM/ PLN/Telkom) dan lampirkan fotokopi KTP. Kirimkan ke Redaksi Radar Sukabumi, Jl. Salabintana KM 3,5 Panjalu Sukabumi. Jalan Depan GSI Masih Macet. Hanya yang memenuhi syarat yang akan dimuat. Redaksi berhak mengedit isi tulisan tanpa mengurangi substansi. Redaksi tidak bertanggungjawab atas dampak langsung maupun tidak, pasca pemuatan tulisan.. KEMACETAN selalu terjadi di depan pabrik PT Gold Star Indonesia (GSI) baik di Sukalarang maupun di Cikembar setiap pagi dan petang. Padahal pak polisi dan petugas Dishub Kabupaten bertugas mengatur lalu lintas di depan. Terima kasih.. Cantumkan Identitas Lengkap. Penting 110 1. Polisi 6. PPemadam Kebakaran 113 atau (0266) 222155 123 atau (0266) 221163 2.. Ambulans 118 7. PPLN (0266) 222142 3.. BASARNAS 115 Gangguan PJU 8. G 4.. Kantor Pos (0266) 222542 KKota Sukabumi 147 atau (0266) 220666 Kota Sukabumi 99.. TTelkom (0266) 222542 5.. PDAM TBW (0266) 221172 10. KODIM 0607. Polres Sukabumi Kota (0266) 245068 (0266) 215785 (0266) 218182 (0266) 216110 ( (0266) ) 241712 (0266) 221834 (0266) 234919 (0266) 231210 ((0266)) 222352. 9. PPolsek Sukabumi 10.. Polsek Sukaraja 11. Polsek Sukalarang 11. 12. 2. Polsek Kadudampit 13.. Polsek Kebon Pedes 14.. Polsek Cireunghas 15.. Polsek GN.Guruh 15. (0266) 223298 (0266) 221745 (0266) 261349 ( (0266) ) 214643 (0266) 245983 (0266) 243376 (0266) 6325354. Polres Sukabumi (0266 - 434110) (0266) 531136 1. Polsek Cibadak (0266) 534110 2.. Polsek Nagrak (0266) 621210 3.. Polsek Cikidang (0266) 321110 4.. Polsek Cikembar (0266) 731210 5.. Polsek Cicurug 6.. Polsek Parung Kuda ((0266)) 531853 7.. Polsek Kalapa Nunggal (0266) 620110 8.. Polsek Palabuhanratu (0266) 431110 9.. Polsek Warung Kiara (0266) 321823 (0266) 431034 10. 0. Polsek Cisolok 11. 1. Polsek Jampang Tengah : (0266) 460110 (0266) 341125 12. 2. Polsek Sagaranten (0266) 6461567 13. 3. Polsek Lengkong (0266) 14. 4. Polsek Ciemas 0266) 490295 15. 5. Polsek Surade. 16 Polsek Cidahu 16. 17. 17 7. Polsek Parakan Salak 18. 18 8. Polsek Simpenan 19. 19 9. Polsek Cikakak 20. 20 0. Polsek Purabaya 21. 21 1. Polsek Tegal Buleud 22. 22 2. Polsek Kali Bundeur 23. 23 3. Polsek Ciracap 24. 24 4. Polsek Jampang Kulon 25. 25 5. Polsek Bojong Genteng 26. 26 6. Polsek Caringin 27. 27 7. Polsek Nyalindung 28. 28 8. Polsek Gegerbitung 29. 29 9. Polsek Curug Kembar. (0266) 733598 (0266) 735117 (0266) 490599 (0266) 6440361 (0266) 340099 ((0266)) (0266) (0266) 490487 (0266) 490110 (0266) 620580 (0266) 238307 (0266) 480110 (0266) 241592 (0266) -. RUMAH SAKIT 1. RSUD R.Syamsudin S.H 2.. RSUD Palabuhan Ratu 3.. RSUD Sekar Wangi 4. RS Betha Medika. (0266) 225180 (0266) 432081 (0266) 531261 (0266) 248022. 5. RSI.Assyifa (0266) 222663 6. RS. Hermina (0266) 6252525 7. RS. KarƟka (0266) 6250905 M Medikal Center. PALANG MERAH INDONESIA (PMI) (0266) 236447 (0266) 236974 (0266) 213119 (0266) 226551. 1. PMI Kab. Sukabumi 2. Unit Tranfusi Darah PMI Kab. Sukabumi 3. PMI Kota Sukabumi 4. Unit Donor Darah (UDD) Kota Sukabumi. Jadwal Perjalanan Kereta Api Eksekutif / Eko AC. KA PANGRANGO. Sukabumi - Bogor Stasiun Sukabumi Bogor. Stasiun Sukabumi Bogor. Stasiun Sukabumi Bogor Eksekutif / Eko AC. KA. 101 Dtg Brkt 07.03. 05.00 -. KA. 103 Dtg Brkt 12.08. 10.05 -. KA. 105 Dtg Brkt 17.48. 15.45 -. Sukabumi Cianjur. Stasiun Sukabumi Cianjur. Stasiun Sukabumi Cianjur. Bogor Sukabumi. Stasiun Bogor Sukabumi. Stasiun Bogor Sukabumi. KA. 104 Dtg Brkt 09.59. 07.55 -. KA. 106 Dtg Brkt 15.29. 13.25 -. KA. 108 Dtg Brkt 20.41. 18.30 -. KA SILIWANGI / PANGRANGO. Sukabumi - Cianjur Stasiun. Bogor - Sukabumi Stasiun. KA. 102 Dtg Brkt 07.05. 05.45 -. KA. 104 Dtg Brkt 11.41. 10.20 -. KA. 106 Dtg Brkt 17.10. 15.50 -. Cianjur - Sukabumi Stasiun Cianjur Sukabumi. Stasiun Cianjur Sukabumi. Stasiun Cianjur Sukabumi. 085861521110. BBM Naik, Rakyat Menjerit. Nomor Telepon. 1. Polsek Cikole 2.. Polsek Gunung Puyuh 3.. Polsek Citamiang 4.. Polsek Warudoyong 5.. Polsek Baros 6.. Polsek Cibereum 7.. Polsek Lembursitu 8.. Polsek Cisaat. pabrik. Mohon kedepan pengaturan lalulintas dan masuk kerja karyawan pabrik agar diatur, sehingga tak menimbulkan kemacaten parah setiap pagi dan sore. Terima kasih.. KA. 103 Dtg Brkt 09.36. 08.15 -. KA. 105 Dtg Brkt 15.10. 13.50 -. KA. 107 Dtg Brkt 19.35. 18.15 -. KENAIKAN harga bahan bakar minyak (BBM) bulan ini bakal membuat rakyat menjerit. Meski sudah ada Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar tetap membebani masyarakat khususnya harga sembilan kebutuhan makanan pokok (sembako) yang tak mendapat subsidi dari pemerintah. Padahal sembako ini berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat setiap harinya. Saya menyadari kenaikkan harga BBM ini. untuk kebaikkan kita semua, karena beban APBN terlalu berat untuk mensubsidi BBM yang katanya hanya dinikmati masyarakat menengah keatas (karena memiliki motor dan mobil). Bagaimana pun juga alibi pemeritah, kenaikkan BBM ini membuat masyarakat menjerit. Semoga kenaikkan BBM dapat memberikan dampak positif bagi negeri ini. 087888771134. Terima Kasih Pak Wali, Jalan Sudah Mulus TERIMA kasih pak wali, jalan raya di Kota Sukabumi sudah banyak yang mulus sekarang. Semoga ini berkesinambungan sampai kedepannya, cuman sayang persimpangan di Jalan Syamsudin-Siliwangi sudah berlubang kembali. Ini diakibatkan oleh adanya adanya saluran. air yang bocor. Apakah saluran air ini tidak bisa dibetulkan atau dipindahkan ? Agar tidak terus menerus merusak jalan yang membuat bahaya penggunanya. Semoga ini mendapat perhatian dari dinas terkait.. PENJUALAN telur penyu di Pantai Pangumbahan Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi masih saja terjadi. Orang bebas membeli telur penyu di satu lokasi regenerasi penyu hijau di Tanah Air. Di pantai ini terdapat Taman Pesisir Penyu yang sekaligus berperan sebagai tempat penangkaran penyu. Setahu saya. penjualan penyu di lokasi ini terlarang, tapi kenapa masih saja terjadi. Kepada aparat kepolisian agar menangkap penjual penyu baik secara eceran maupun borongan ini. Begitu juga pak bupati tegas pada aparat pemkab yang bertugas di sana, jangan karena keuntungan sesaat dan segelintir oknum, kelestarian. penyu hijau di lokasi ini semakin terancam oleh manusia sendiri. Pemkab sendiri sudah menggelontorkan dana miliran rupiah untuk membangun konservasi penyu hijau, jadi ayo kita komitmen menjaga kelestarian penyu hijau. 087721445483. Pembentuk DPR Tandingan Tak Dewasa MASIH belum beresnya persoalan di DPR RI tentang adanya kubu tandingan itu menandakan mereka tidak dewasa dan mereka hanya mengincar jabatan. Ingat bapak/ibu yang di Koalisi Indonesia Hebat (KIH) kalian dipih rakyat bukan dapet dari arisan/lotre dan menjadi wakil. rakyat tidak harus menjadi ketua fraksi tapi harus totalitas memperjuangkan keinginan rakyat sesuai apa yang bapak/ ibu yang terhormat janjikan pada waktu kampanye. Janji pada saat kampanye adalah hutang, tidak dibayar otomatis tapi nanti catatan jelek di akhirat. Ayo kerja sesuai. moto Presiden Jokowi, kerja kerja, kerja. Kenapa anggota DPR malah ribut mempermasalahkan jabatan, benar-benar seperti anak kecil kalian. Sudah saja kalian bikin negara sendiri/ganti sama anak TK yang bisa diatur. 081212344958. 08978675683. Menilai Menteri. OPINI PEMILIHAN menteri dalam Kabinet Kerja Jokowi sempat menjadi trending topic. Salah satu yang paling memicu perdebatan adalah terpilihnya Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Ramainya polemik itu sangat mungkin memicu ketidakobjektifan kita dalam menilai kinerja para pembantu presiden tersebut. Saking kencangnya perdebatan, sejumlah komentar bisa disebut sudah keluar dari akal sehat dan batas-batas proporsional. Mereka yang mendukung menilai Susi bak kisah dongeng. Perempuan pejuang yang merangkak dari bawah hingga meraih sukses besar kini. Tidak punya masalah masa lalu dan berubah menjadi sosok. Penjualan Telur Penyu Dibiarkan?. mitos. Seolah-olah tidak ada yang lebih pantas menduduki posisi itu selain Susi. Ada juga yang sampai membandingkannya dengan sosok perempuan anggun, berjilbab, tapi ternyata korup. Sebaliknya, para pengecam melihat Susi tidak lebih dari perempuan perokok dan bertato yang konon tidak suka mengenakan bra serta gonta-ganti suami. Juga, ada pakar yang bilang bahwa Susi mungkin paham bisnis pengolahan ikan. Tapi, dia tidak akan paham mengurus coral reef dan sebagainya. Ada pemaksaan argumentasi di sana. Ada penilaian yang dipaksakan. Sebab, Susi menjadi menteri karena pilihan politik Jokowi. Tidak berarti orang-orang pintar berpendidikan tinggi dan. berpenampilan baik-baik tidak pantas menjadi menteri. Mereka tidak menjadi menteri karena pilihan politik Jokowi. Tidak berarti Susi tidak mampu, tapi juga tidak berarti yang lain tidak mampu. Soal gayanya yang dipersoalkan, semestinya itu adalah hak pribadi Susi. Sepanjang dia tidak mengambil uang negara atau memalak orang untuk membeli rokok atau merokok di tempat yang dilarang, itu adalah hak dia. Soal tato juga haknya. Begitu pula mengenai ketidaksukaannya mengenakan bra. Tidak merugikan negara atau masyarakat. Namun, juga tidak adil bila menyebut pejabat berjilbab, terlihat anggun, dan berpendidikan. itu semua jahat. Ada pula pejabat perempuan yang tidak bertato dan tidak merokok yang berhasil. Misalnya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Masalahnya bukan pada gaya, tapi kinerja. Silakan bersekolah setinggitingginya dan mencari ilmu ke mana saja. Silakan memilih merokok atau tidak. Tapi, jangan lantas menganggap orang yang berbeda gaya terlihat lebih jelek, buruk, dan tidak layak menjadi pejabat. Maka, nilailah seorang menteri dari kerjanya selama lima tahun ke depan. Apakah dia korup atau tidak, apakah dia becus atau tidak, itu lebih pantas disorot. Ketimbang berdebat apakah seorang pejabat itu bertato atau tidak, merokok atau tidak. Padahal, bekerja saja belum.. Mari, sama-sama mengamati kinerja para menteri, bukan gayanya. (*). DIBUTUHKAN 1. SALES 2. ADM KEUANGAN 3. OB/ KURIR MESSENGER 4. SOPIR Syarat : t1SJB . t8BOJUB . t1FOE.JO4."4FEFSBKBU . t1FOE.JO4.,TFEFSBKBU . t.FNJMJLJ.PUPSEBO4*.$"LUJG . t.FNQVOZBJ4*.""LUJG . t#FSQFOHBMBNBO.JOUBIVO . t6TJB
(4) UBIVO . Wilayah Kerja t4VLBCVNJ . t%,*+BLBSUB . t#FLBTJ . t,BSBXBOH . Lamaran + CV dikirimkan ke : &NBJM[email protected] Atau ke HRD "QBSUFNFO*TUBOB)BSNPOJMU( ,PNQMFLT)BSNPOJ1MB[B#MPL%$ +MO4VSZPQSBOPUP/P +BLBSUB1VTBU.
(5) TERUSAN. 4. RADAR SUKABUMI. Persib Juara sambungan dari Hal 1. Alhasil, Mutiara Hitam yang merupakan juara bertahan mampu unggul lebih dulu berkat gol Ian Louis Kabes saat laga berjalan enam menit. Kabes berhasil menguasai bola umpan terobosan Gerald Pangkali. Tinggal berhadapan dengan kiper I Made Wirawan, Kabes melepaskan tendangan mendatar yang membuat bola bersarang di pojok gawang Persib. Tertinggal, Persib berusaha meningkatkan intensitas serangannya. Pada menit ke-16, Konate berusaha melepaskan tembakan keras memanfaatkan kemelut di depan kotak penalti lawan. Sayang, bola hasil Konate masih melambung di atas mistar. Persipura membalas ancaman tersebut melalui tembakan Robertino Pugliara pada menit ke-18. Namun, bola masih bisa ditepis I Made. Laga kemudian berjalan sengit dan cenderung keras. Pada menit ke-20, Firman Utina harus dilanggar keras Bio di depan kotak penalti Persipura. Bio kemudian diganjar kartu kuning. Firman yang mengeksekusi tendangan bebas masih gagal memanfaatkannya setelah bola membentur pagar hidup Persipura. Persib kembali melepaskan ancaman pada menit ke-25. Ferdinand dengan cerdik memberikan bola kepada Tantan yang merangsek ke dalam kotak penalti. Tantan langsung melepaskan tembakan, tetapi bola berhasil ditepis kiper Dede Sulaiman. Setelah itu, Persipura dan Persib bertukar serangan. Persib memiliki kesempatan emas pada menit ke44. Tantan berhasil masuk ke dalam kotak penalti dan berduel dengan kiper. Ferdinad Sinaga Pemain Terbaik tambahan setelah skor 2-2 bertahan hingga waktu normal usai. Pada menit-menit awal babak tambahan, Konate memiliki dua peluang emas. Namun, peluang tersebut berhasil digagalkan Dede. Setelah itu, permainan berjalan dengan tempo lambat karena kedua tim terlihat kelelahan. Pada menit ke-110, Persib harus kehilangan Vladimir Vujovic. Ia mendapatkan kartu kuning kedua karena menanduk bola yang sudah berada di dalam genggaman Dede. Dalam adu penalti, Persib mampu menang 5-3. Konate yang maju sebagai algojo pertama sukses mencetak gol. Boaz dengan tenang membalasnya dengan menaklukkan kiper I Made. Algojo kedua Persib, Ferdinand, mampu menyarangkan bola ke pojok kanan atas gawang Persipura. Persipura membalasnya melalui tembakan keras Pahabol. Toni sebagai eksekutor Persib sukses melakukan tugasnya. Pugliara juga berhasil membobol gawang Persib. Penendang keempat Persib, Supardi, berhasil melepaskan tendangan mendatar yang mengecoh kiper Dede. Namun, kiper I Made Wirawan tampil brilian dengan menepis tembakan Alom. Achmad Jufriyanto sebagai penendang terakhir mencetak gol sekaligus memastikan Persib juara. Keberhasilan ini mengakhiri penantian panjang Persib yang sudah 19 tahun menunggu gelar juara. Sementara Persipura memperpanjang catatan buruknya yang gagal mempertahankan gelar juara sejak ISL digelar pada 2008. (net). Dede. Namun, tembakan Tantan bisa ditepis Dede. Tantan kemudian melepaskan tembakan keras memanfaatkan bola rebound tersebut, tetapi bola melenceng. Persib unggul jumlah pemain pada injury time. Persipura kehilangan Bio setelah pemain asal Kamerun tersebut menerima kartu kuning kedua karena melanggar Ferdinand. Kesalahan Bio ini harus dibayar mahal karena Persipura kebobolan. Tendangan bebas Firman menghasilkan kemelut yang membuat Emanuel Wanggai mencetak gol bunuh diri. Alhasil, babak pertama berakhir imbang. Selepas jeda, Persipura mampu mengendalikan permainan meskipun bermain dengan sepuluh pemain. Namun, perjuangan Boaz Solossa dengan cepat dibungkam Persib melalui gol M Ridwan pada menit ke-53. Firman dengan cerdik memberikan bola kepada Ridwan yang bergerak bebas di dalam kotak penalti lawan. Ridwan langsung melepaskan tembakan mendatar yang membuat bola bersarang ke pojok gawang. Persib untuk sementara unggul 2-1. Tertinggal, Mettu Dwaramurry berusaha meningkatkan agresivitas Persipura. Ia memasukkan Pahabol pada menit ke-69. P e rg a n t i a n y a n g s a n g a t brilian karena Pahabol menjadi aktor penting di balik gol Boaz pada menit ke-79. Dari sisi kiri pertahanan Persib, Pahabol berhasil melepaskan umpan kepada Pugliara. Pugliara kemudian meneruskan bola kepada Boaz. Tanpa kawalan, Boaz dengan leluasa menceploskan bola. Gol ini membuat Persipura mampu memaksa Persib memainkan babak. Penasaran Isi Perut Anakonda sambungan dari Hal 1. Tampak bahwa Rosolie bersama tim kecil memburu raksasa melata itu ke pedalaman hutan. Pada salah satu adegan, Rosolie terlihat mengenakan baju khusus yang menutupi sekujur bodinya. Baju itu diberi aroma darah babi agar menimbulkan nafsu makan si ular. Adegan berikutnya, Rosolie berjalan mendekati si ular. Kabel pengaman khusus terlilit pada kaki kiri Rosolie. ”Masuknya harus kepala. dulu,” kata Rosolie dalam film promo tersebut. Skenarionya, lelaki itu akan ditarik para kru sesaat begitu dia selesai mampir ke perut anakonda tersebut. Bagaimana adegan menegangkan itu? Tunggu saja tanggal mainnya. Yang terang, Rosolie sukses keluar dari pencernaan anakonda. Sebab, dia sudah bisa nge-tweet secara aktif di Twitter setelah syuting. Tak urung, kekhawatiran tetap muncul. Banyak yang merasa kasihan pada si ular. Yang pertama, tentu si. SABTU, 8 NOVEMBER 2014 /15 MUHARRAM 1436 H. ular sudah membayangkan mendapat santapan lezat, tapi urung. Kekhawatiran paling utama, aksi Rosolie dianggap membahayakan si ular. ”Tubuh anakonda dewasa bahkan tidak bisa menampung lebar bahu lelaki de wasa,” bunyi petisi online agar Discovery tidak menayangkan film Rosolie. Namun, Rosolie membela diri. ”Coba baca buku saya, teliti pe kerjaan saya. Apakah orang seperti saya bisa menyakiti hewan?” katanya. (Huffing ton Post/Daily Mail/c6/dos). sambungan dari Hal 1. Sebagai pemain terbaik, Ferdinand berhak mendapatkan hadiah trofi bola emas dan hadiah uang sebesar Rp100 juta. Ini pertama kalinya bagi Ferdinand berhasil meraih predikat pemain terbaik kompetisi kasta tertinggi di Indonesia. Pemain bernama lengkap Ferdinand Alfred Sinaga ini lahir di Bengkulu, 18 September 1988. Bertinggi badan 170 cm dan berat 65 kg. Berposisi sebagai penyerang. Kelebihan yang. dia miliki yaitu kecepatan serta memiliki tendangan keras yang terarah. Dia juga dipangil oleh Rahmad Darmawan untuk memperkuat Indonesia U-23 di ajang Sea Games 2011. Saat ini ia juga dipanggil untuk memperkuat tim nasional Indonesia U-23 di ajang Asian Games 2014. Sementara itu, predikat top skor ISL musim ini dipegang striker Persebaya Surabaya, Emmanuel “Pacho” Kenmogne yang mengemas 25 gol. Pacho juga berhak meraih trofi sepatu emas plus hadiah uang Rp100 juta.(net). EVAN ZUMARLI/SUMATERA EKSPRES. EUFORIA: Para pemain dan oficial Persih mengangkat coach Djajang Nurdjaman dan larut haru selebrasi juara ISL 2014 di gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Sumatera Selatan, tadi malam.. Nobar, Jalanan Sepi sambungan dari Hal 1. Pihaknya menginginkan apa yang dirasakan di Jakabaring Palembang, bisa terasa di Kota Sukabumi. “Hasilnya memang terasa, saya sebagai panitia merasa puas bisa memberikan fasilitas untuk para bobotoh di Sukabumi,” ujar Isaw kepada Radar Sukabumi. Ia menambahkan, Bobotoh Persib Sukabumi mencapai 6000 orang. Mereka menyaksikan pertandingan di Stadion Suryakencana ini. Tak ada aksi anarkis dalam nobar kali ini. Sebab, sebelum pertandingan pihaknya memberikan himbauan dan peringatan. “Alhamdulillah di setiap nobar selalu berjalan lancar, kami tekankan kepada bobotoh untuk tidak melakukan hal yang bodoh,” tegasnya. Ketua VKS, Risris menambahkan, dengan kemenangan ini pihaknya berencana akan melakukan tasyakuran dengan cara berdoa dan potong tumpeng bagi Bobotoh Persib. yang ada di Sukabumi. Selain itu, beberapa anggota VKS yang sudah berjanji jika Persib menang akan mencukur rambut hingga botak. “Penantian selama 19 tahun membuat anggota kami merasa bahagia, dan wajar jika mereka akan melakukan seperti itu. Asalkan kegiatan positif,” ujarnya. Menurut Bobotoh Persib asal Sukaraja Kabupaten Sukabumi, Yudi Septian, perjuangan yang dilakukan oleh Persib sampai juara, menjadikanya semakin cinta dan bangga. Ia berharap ke depan Persib bisa terus konsisten dalam perjalanannya. “Saya terharu atas kemenangan ini, saya bangga menjadi Bobotoh Persib. Nuhun Persib,”senangnya. Sementara itu, pertandingan Persib melawan Persipura Jayapura pada laga final Indonesia Super League (ISL), di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, tadi malam membuat jalanan Kota dan Kabupaten Sukabumi seketika sepi. Ruas jalan sepanjang Sukabumi-Bogor maupun. Sukabumi - Cianjur tiba saja senyap tak seperti biasanya. Pertandingan laga final ini memang mejadi salah satu yang ditunggu-tunggu para Bobotoh, setelah penantian panjang menginginkan juara. Ribuan bobotoh yang mengatasnamakan VKS berkumpul untuk mendukung Pangeran Biru, di Stadion Suryakencana. Tak hanya itu, di subut-sudut Kota dan Kabupaten Sukabumi para warga melakukan hal yang serupa. Seperti diketahui pada perjalanan pertandingan Persipura berhasil unggul lebih dulu atas gol yang dicetak oleh Ian Louis Kabes saat pertandingan baru berjalan lima menit. Persipura sepertinya lebih kompak di awal-awal laga Final ini, kombinasi Boaz dan Ian Kabes kerap kali menggoyang pertahanan Persib. Namun sebuah serangan dari Persib di akhir babak pertama membuat Bio Paulin harus mengganjal Ferdinan Sinaga di depan kotak pinalti Persipura. Bio Paulin mendapat kartu. kuning kedua dan harus meninggalkan lapangan. Free kick yang diambil Firman Utina menimbulkan kemelut di depan gawang Persipura dan Imanuel Wanggai tak sengaja membuat gol bunuh diri ke gawang sendiri. Babak kedua baru berjalan tujuh menit, M Ridwan berhasil membawa Persib berbalik unggul setelah mencetak gol ke gawang Persipura. Namun sang kapten Boaz Solossa kembali membuat keadaan imbang di menit 79 dengan memanfaatkan umpan Pugliara. Hingga akhir babak kedua skor imbang 2-2. Hingga akhir babak kedua skor imbang 2-2 dan pertandingan dilanjutkan ke babak extra time 2×15 menit. Dibabak extra time kedua tim gagal mencetak gol, pertandingan dilanjutkan ke babak adu pinalti. Di babak adu pinalti Persib akhirnya unggul 5-3 setelah penendang ke 4 Persipura, Alom gagal menyarangkan bola, hingga persipura harus mengakui Persib Juara. (bal/hnd/l). Ulangi Sejarah 1994 sambungan dari Hal 1. Sejak Persib menjadi penggenggam piala pertama, pemilik tahta juara selalu berganti setiap tahunnya. Uniknya, lawan Persib kali ini adalah Persipura yang notabene merupakan juara bertahan musim lalu. Motivasi berlipat ditunjukkan bek sayap Tony Sucipto tadi malam. Dia tak ingin kehilangan momen terbaik pada laga final. “Kita sudah kerja keras untuk menjadi juara,” kata Tony. Persib sukses menjungkalkan Persipura, Tony berbagi suka citanya dengan keluarga dengan membawa ke lapangan. “Juara bersama Persib ini, saya ingin ngebanggain orang tua dan keluarga,” jelasnya.. Sebelumnya ini, Tony mengaku belum mengantongi kebanggaan bila Persib belum merebut mahkota juara. “Suatu kebanggaan buat kita (Persib) bisa juara,”terangnya. Seperti diketahui, pada kompetisi 1991-1992, Persib gagal mempertahankan gelar setelah kalah 1-2 dari PSM di semifinal, dan 1-2 dari Persebaya pada perebutan tempat ketiga dan keempat. Pada tahun 1993 Wahyu Hamijaya dipilih menjadi ketua umum Persib menggantikan Ateng Wahyudi. Pada kompetisi penutup Perserikatan 19931994 Persib meraih gelar juara setelah di final mengalahkan PSM 2-0 melalui gol Yudi Guntara dan Sutiono Lamso. Persib pun berhak membawa pulang Piala. Presiden untuk selamanya karena kompetisi berikutnya berubah nama menjadi Liga Indonesia, yang pesertanya dari Galatama dan Perserikatan. Saat merebut gelar juara Kompetisi Perserikatan terakhir, trio pelatih yang menangani Persib adalah Indra Thohir, Djadjang Nurdjaman, dan Emen “Guru” Suwarman. Materi pemainnya, yakni Aris Rinaldi (kiper), Robby Darwis, Roy Darwis, Yadi Mulyadi, Dede Iskandar, Nandang Kurnaedi, Yusuf Bachtiar, Asep Kustiana, Sutiono Lamso, Kekey Zakaria, Yudi Guntara.Persib kembali mencatatkan namanya dalam sejarah kompetisi Liga Indonesia. Persib berhasil mencapai final dan. menggengam trofi juara dengan menaklukkan Petrokimia Putra dihadapan lebih kurang 80.000 penonton di partai final dengan skor 1-0 melalui gol Sutiono Lamso pada menit ke-76. Sorak sorai pun bergemuruh di Stadion Utama Senayan Jakarta. Saat itu, Persib ditangani trio pelatih Indra Thohir, Djadjang Nurdjaman, Emen “Guru” Suwarman. Persib menggunakan formasi 3-5-2 dengan materi pemain adalah Anwar Sanusi (kiper), Robby Darwis, Yadi Mulyadi, Mulyana (belakang). Dede Iskandar (kanan), Nandang Kurnaedi (kiri), Asep “Munir” Kustiana, Yusuf Bachtiar, Yudi Guntara/Asep Sumantri (gelandang), Kekey Zakaria, Sutiono Lamso (depan).(net). Setiap Show Butuh Enam Bulan untuk Riset sambungan dari Hal 1. Oscar berkolaborasi dengan Mada van Gaans, desainer aksesori asal Belanda yang pernah tiga tahun tinggal di Jogjakarta. Aksesori karya Mada yang kental akan budaya Jawa berpadu apik dengan busanabusana rancangan Oscar. Kolaborasi itu disebut Oscar sebagai bentuk perayaan budaya antara dua manusia dalam wujud fashion. Ditemui setelah show di backstage JFW, desainer kelahiran Pekanbaru, 1 September 1977, tersebut menceritakan proses kreatif di balik show malam itu. “Saya terinspirasi tarian Jawa bedaya. Semua atribut dan gerak tubuh penarinya begitu filosofis dan mystical. Keindahan itulah yang saya tuangkan dalam rancangan kali ini,” kata Oscar. Untuk menyiapkan show kali ini, putra artis senior Reggy Lawalata tersebut memerlukan waktu enam bulan. Hari-harinya dihabiskan di workshop, menggali inspirasi, lalu menuangkannya dalam desain busana. “Selesai satu show, ide-ide lainnya sudah penuh di kepala. Hari-hari saya selalu memikirkan ide desain,” ucap Oscar. yang berpartisipasi di JFW sejak kali pertama diadakan pada 2008. Sepekan sebelumnya, pemilik nama lengkap Oscar Septianus Lawalata itu juga menggelar show di event Bazaar Fashion Week. Bisa dibayangkan betapa sibuknya Oscar menyiapkan dua show besar dalam waktu yang berdekatan seperti itu. Oscar dikenal sebagai desainer yang concern mengeksplorasi tradisi Indonesia. Sosok lembut yang selalu tampil dengan rambut panjang sebahu itu memiliki lima lini fashion. Selain Lock Chan dan Mongoloid, ada The Bodo yang mengangkat tenun sutra Indonesia. Lalu, Ikat yang menonjolkan ikat Nusa Tenggara Timur serta Katunkatunku yang mengeksplorasi look Indonesia dari bahan katun. Mengenai kain ikat NTT, Oscar punya cerita panjang. Dia sudah berkarya dengan kain ikat NTT sejak satu dekade silam, tepatnya mulai 2004. Oscar begitu terpesona pada keindahan kain tradisional dari Indonesia Timur tersebut. Karena itu, dia mempelajari langsung teknik membuatnya. Tidak terhitung berapa kali Oscar berkunjung ke NTT untuk mempelajari kain ikat. “Sampai saat ini, saya ma-. sih sering ke sana. Dalam setahun bisa sampai lima kali. Bagaimana kita pergi melihat budaya, itu akan memberikan banyak kedalaman inspirasi ke dalam karya yang kita buat,” ujarnya.Oscar kerap membawa rancangan desainnya yang mengusung kain tradisional Indonesia ketika menggelar show di luar negeri. “Apa yang saya buat bukan sekadar busana, melainkan karya seni. Saya selalu berusaha menampilkan kekayaan budaya dalam rancangan saya seperti baju bodo, batik, ikat NTT, dan banyak lainnya,” ungkapnya. Selain mengeksplorasi kekayaan budaya, Oscar menyukai tantangan dan halhal baru dalam setiap karya. Misalnya, ketika dia mendesain jersey untuk klub-klub peserta Speedy NBL (National Basketball League) yang di-launching September lalu. Dia mengaku mendapat pengalaman tersendiri ketika harus merancang jersey pemain basket. Oscar tidak mengalami banyak kesulitan dalam mewujudkan idenya itu. Sebab, dia bisa becermin dari sang adik, Mario Lawalata, yang dikenal sebagai aktor dan presenter yang hobi basket.. HARIAN PAGI. RADAR SUKABUMI Jl. Salabintana KM 3,5 Panjalu Kab. Sukabumi, Telp. (0266) 219204 /Fax. (0266) 219322. Seperti halnya riset mendalam yang dilakukan untuk setiap karyanya, ketika mendesain jersey klub basket NBL, Oscar juga mengumpulkan data mengenai profil, filosofi, serta karakter setiap klub. Karena itu, dia membutuhkan waktu cukup lama, sekitar empat bulan, untuk menyelesaikan rancangannya. “Saya memang suka tantangan,” ujarnya.Munculnya desainer-desainer baru yang mencuat lewat ajang pekan mode Indonesia seperti JFW atau Indonesia Fashion Week (IFW) membuat Oscar makin tertantang. Sebab, itu berarti industri fashion Indonesia makin berkembang. Banyaknya buyer dari luar negeri menjadi indikator bahwa fashion tanah air mulai mendapat tempat di dunia mode internasional, khususnya di Asia. “Banyak sekali desainer muda Indonesia yang bermunculan dan tidak hanya dari kota-kota besar. Hanya, bagaimana setiap desainer harus memiliki identitas kuat,” tegas Oscar yang menyukai suasana tenang saat bekerja di workshop tersebut. Perjalanan Oscar menjadi desainer dimulai 16 tahun silam. Suka menggambar. sejak kecil, dia menemukan passion-nya di bidang fashion design. Lulus SMA, dia masuk ke Esmod Jakarta, sekolah mode asal Prancis. Hanya satu setengah tahun kuliah, Oscar memutuskan berhenti karena krisis ekonomi pada 1998. “Sebab, bayarnya pakai dolar. Padahal, kurs dolar sangat tinggi,” tuturnya. Dia lantas memberanikan diri membuka butik kecilkecilan di garasi rumah. Dia juga mulai berani menunjukkan rancangannya kepada para artis teman mamanya. Salah satunya kepada penyanyi Titi D.J. Titi pun kemudian menjadi klien pertama Oscar. Sejak itu, busana desain Oscar yang unik menjadi langganan para artis. Namanya pun langsung terkerek menjadi desainer papan atas. Setahun setelah itu, Oscar berhasil menjadi runner-up dalam ajang ASEAN Young Fashion Designer Contest 1999 di Singapura. Dia juga dianugerahi International Young Creative Entrepreneur (IYCE) Fashion Award 2009 di Inggris dengan menyisihkan 114 desainer dari 47 negara. Penghargaan tersebut diraih berkat konsistensinya mengolah serta mengembangkan kekayaan kain tradisional. Indonesia. Pada 2010, Oscar menampilkan rancangannya dalam dua event mode bergengsi dunia, yaitu Pret a Porter di Paris serta London Fashion Week. Support keluarga, terutama dari mama dan adik, menjadi faktor kesuksesan Oscar. Reggy dan Mario selalu hadir dalam show Oscar, termasuk di JFW Selasa lalu. “Saya selalu dikasih tahu jadwal shownya jauh-jauh hari sehingga bisa menyiapkan diri untuk datang. Sebab, saya dan mama tahu banget kerja keras Oscar dalam menyiapkan setiap show-nya,” ungkap Mario. Menurut artis 34 tahun itu, Oscar merupakan pribadi yang sangat fokus dan perfeksionis. Dia memiliki banyak koleksi buku literatur budaya dan kekayaan tradisi Indonesia yang sangat berguna dalam proses kreatif merancang suatu desain. Bila sedang berkonsentrasi mendesain untuk persiapan show, Oscar tidak bisa diganggu. Jangankan oleh orang lain, mama dan adiknya pun tidak berani mengusik. “Kalau lagi konsen, Oscar berubah jadi galak. Boro-boro ngajak pergi, buat ngobrol aja nggak bisa. Tapi, begitulah Oscar. Dia benarbenar mencurahkan seluruh. pikirannya pada bidang yang dia suka,” ujarnya. Mario ingat betul, waktu SMP, saat mendapat tugas menggambar, dirinya pasti minta tolong Oscar untuk membuatkan. Pria yang tergabung dalam tim basket selebriti Happy Ballers itu begitu mengidolakan sang kakak. “Lihat sehelai kain, Oscar sudah bisa membayangkan akan membuat rancangan seperti apa. Meskipun sudah nonton show-nya bertahuntahun, saya selalu dibikin amazed di tiap rancangannya,” ujar Mario yang kerap mengenakan setelan rancangan kakak sekaligus desainer kebanggaannya itu. Saat ini Oscar sedang membangun kantor, workshop, sekaligus rumah tinggal di samping rumah sang mama di kawasan Jakarta Selatan. Dia menegaskan akan terus mengembangkan kain-kain tradisional, memberikan ruang bagi perajin-perajin di pedalaman Indonesia untuk berkreasi dan menampilkan keindahan budaya Indonesia dalam rancangan desainnya. “Masih banyak ragam budaya Indonesia yang belum tersentuh dan bisa diexplore dalam rancangan busana,” ucap dia. (*/c5/ari). PRESKOM: Misbahul Huda KOMISARIS: H.M. Alwi Hamu PELAKSANA DIREKSI: Aswan Achmad, Hety GENERAL MANAGER : Untung Bachtiar PEMIMPIN REDAKSI : Untung Bachtiar REDAKTUR PELAKSANA: Sri Sumarni REDAKTUR SENIOR: Rahmad Yanadi SEKRETARIS REDAKSI: Anie Khaerunisa KORLIP: Ferly Rizal REDAKTUR: Nurfalah, Andri Somantri ASSISTEN REDAKTUR: Handi Salam, Wahyu REPORTER: Widi Fitria, Rendi Rustandi, Mulvi M. Noor, Risma Trisnawati, Imam Maulana Fikri, Fajar Sidik, Ujang Herlan BIRO CICURUG: Andri Somantri GRAFIS: Darwin Sandy PHOTOGRAPHER: Ikbal Zaelani PRACETAK/ PERWAJAHAN: Darwin Sandy (Koordinator),Rido Cahya, Hamdan Eka, Wishnu Andika TEKNOLOGI INFORMASI (IT): Beni Irawan IKLAN: Vega Sukmayudha (koordinator) Jakarta: M. Romdhoni PEMASARAN:Asep Gunawan (koordinator) KEUANGAN : Wiwin Winarti HRD: Didit Rahma Aditya BOGOR: GRAHA PENA Jl. K.H.R. Abdullah Bin Muhammad Nuh Bogor Telp. (0251) 7544001 (Hunting) Faks. (0251) 7544008PERWAKILAN JAKARTA: GRAHA PENA Lt. 6 Jl. Kebayoran Lama No. 12 Jakarta 12210Telp./Fax.: (021) 53699624 E-MAIL: [email protected] [email protected] BANK: BCA Cabang Utama Sukabumi. No Rekening: 0383029209 PENERBIT: PT Bogor Ekspres Media. SIUPP:651/SK/ MENPEN/SIUPP/28 Oktober 1998 PERCETAKAN: PT Bogor Media Grafika. Wartawan Radar Sukabumi selalu dibekali identitas dan tidak diperbolehkan menerima apa pun dari narasumber..
(6) SABTU, 8 NOVEMBER 2014 / 15 MUHARRAM 1436 H. PENDIDIKAN. HALAMAN 5. RADAR SUKABUMI. Sekolah Anda Punya Agenda Kegiatan dan Punya Prestasi yang Ingin Dipublikasikan?. 6LODKNDQNLULPNDQ )RWR5LOLV .HJLDWDQQ\D DWDX ELVDPHQJKXEXQJLODQJVXQJ :DUWDZDQNDPL &RQWDFW 3HUVRQ. .DQWRU5HGDNVL
(7) (PDLO [email protected]/ [email protected]. RONA HAMIDAH. Senang Berbagi Ilmu KALAU ditanya apa yang kamu senangi? Pasti jawaban Hamidah, adalah berbagi ilmu keagamaan kepada adik tingkatnya. Gadis yang duduk di bangku Kelas VI SDIT Adzkia 2 Sukabumi ini tak pernah kertinggalan dalam berlatih, begitupun bersyukur atas prestasi yang ia raih selama ini seperti Juara I Hafalan Al-Quran Tingkat Kecamatan serta Juara MTQ Tingkat Kecamatan di Sukabumi. “Rajin berlatih, tidak mudah putus asa dan bersyukur atas apa yang sudah diraih serta janganlah pelit. Karena ilmu yang akan mencerdaskan masa depan kita semuanya,”ujarnya kepada Radar Sukabumi. (cr6/d). SEMENTARA ITU. Pemerintah AS Puji Pendidikan di Indonesia JAKARTA -- Pemerintah Amerika Serikat siap memperkuat kerja sama bidang pendidikan dan riset dengan pemerintah Indonesia pasca terpilihnya Presiden Joko Widodo. Pemerintah Indonesia dinilai memiliki komitmen dalam memajukan dunia pendidikan. “Saya pikir Presiden Jokowi ingin memperluas dan meningkatkan kualitas pendidikan dalam program pemerintahannya. Dia juga ingin meningkatkan wajib belajar 12 tahun,” kata Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Robert Blake seperti dilansir CNN Indonesia. Blake mengatakan hal tersebut merupakan sebuah sikap yang bagus karena berarti pendidikan tidak dinilai sebatas kemajuan angka tetapi juga kualitas. Oleh karena itu, pemerintah Amerika Serikat tertarik untuk mengadakan kerja sama, terlebih dalam bidang pendidikan dan riset dengan pemerintah Indonesia. Blake menyampaikan, saat ini pihaknya telah melakukan pertemuan dengan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, M Nasir untuk menginisiasi program kerja sama pendidikan antar perguruan tinggi. “Kami bertemu hari ini untuk membicarakan Twinning Programme,” kata dia.”Melalui program itu, mahasiswa Indonesia bisa sekolah dua tahun di Indonesia dan satu tahun di Amerika Serikat.” Blake kemudian mengatakan, untuk detil program akan dibahas kemudian setelah terbangun kepercayaan dan hubungan yang selaras antara perguruan tinggi di Indonesia dan perguruan tinggi di Amerika Serikat. “Dengan peran Indonesia yang terus berkembang akan menarik bagi universitas di Amerika Serikat untuk melakukan sesuatu yang lebih,” kata lelaki lulusan Harvard College ini. Selain mendorong kerja sama antar perguruan tinggi, Pemerintah Amerika Serikat juga berencana untuk bekerja sama menggiatkan program pertukaran pelajar antara Indonesia dan Amerika Serikat. “Saya terus mendorong masyarakat Amerika Serikat untuk ke sini. Ribuan pelajar dari Indonesia ke Amerika Serikat dan sebaliknya untuk program pertukaran. Mereka membawa pengetahuan dan antusiasme di manapun mereka bekerja,” kata mantan asisten Menteri Luar Negeri Amerika Serikat untuk urusan Asia Selatan dan Tengah ini. Salah satu program pertukaran pelajar Indonesia dan Amerika Serikat yang selama ini mendapatkan perhatian publik adalah program pertukaran Fullbright. Program tersebut telah diikuti oleh beberapa nama orang terdepan di Indonesia seperti Juwono Sudarsono, Mochtar Kusumaatmadja, Putu Wijaya, Melanie Budianta, Umar Kayam dan Harkristuti Harkrisnowo. Di Indonesia, program tersebut diinisasi oleh yayasan AMINEF (American Indonesian Exchange Foundation), yang merupakan yayasan nirlaba dwi negara, dan dimulai sejak tahun 1952. Blake mengatakan program ini merupakan salah satu fondasi bagi pertukaran pendidikan antar kedua negara. Direktur AMINEF Alan H Feinstein mengatakan pihaknya akan berkomitmen dengan pemerintah baru untuk mengembangkan pertukaran pendidikan antara Amerika dan Indonesia. “Fullbright menjadi sebuah infrastruktur kunci untuk mengembangkan pertukaran pendidikan. Belakangan ini diprioritaskan pada kajian sains, teknologi, dan matematika,” kata lelaki yang mengambil disertasi pertunjukan seni di Jawa Tengah di Universitas Michigan, Amerika Serikat, ini. Alan juga mengatakan adanya peningkatan persentase kursi yang disediakan bagi pelajar Indonesia dan Amerika Serikat untuk mengikuti program tersebut untuk tahun depan. Berdasarkan data dari AMINEF, pada tahun 2014 terdapat 260 orang peraih program Fullbright yang terdiri dari 189 pelajar Indonesia ke Amerika Serikat dan 70 pelajar dari Amerika Serikat yang datang ke sini. Setiap tahunnya, AMINEF menyediakan beasiswa pendidikan bagi pelajar Indonesia sebanyak 250 buah. Namun, hanya setengah kuota tersebut yang biasanya terisi.(utd/yns/net). FOTO : HANDI RADAR SUKABUMI. RAPAT KERJA : Pimpinan Redaksi Radar Sukabumi, Untung Bachtiar bersama Sekertaris KPA dr. Asep Suherman didampingi Seksi Kurikulum dan Kesiswaan SMA/SMK, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi, Iyus Yusuf Hilmi bersama undangan lainnya sedang melakukan rapat kerja, kemarin, (07/11). Disdik Integrasi Materi HIV/AIDS di Sekolah Pelajar Masih Jadi Sasaran Empuk SUKABUMI - Tingginya penyebaran HIV/AIDS pada usia produktif yang ditemukan oleh Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Sukabumi baru-baru ini membuat pemerintah mengambil langkah-langkah pencegahan terjadinya penyebaran HIV/ AIDS di kalangan generasi muda terlebih para pelajar. Berdasarkan data dari KPA, penyebaran paling tinggi terinfeksi virus mematikan terjadi pada usia 16 sampai 34 tahun, hal itu disebabkan karena pergaulan yang tidak terkontrol. Melihat fenomena yang. terjadi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi dalam hal ini Dinas Pendidikan, melakukan langkah pencegahan diantaranya dengan mengintegrasikan materi HIV/AIDS ke dalam pelajaran di sekolah yang tersebar di 47 kecamatan yang ada di Kabupaten Sukabumi. “Melihat fenomena seperti ini sangat memungkinkan materi HIV/AIDS akan diintegrasikan ke dalam pelajaran siswa, namun sistemnya hanya menyisipkan pada pelajaran siswa yang relevan saja, contohnya ketika siswa. diberi pelajaran Biologi, didalamnya bisa dimasukkan materi pembahasan HIV/ AIDS, “ujar Kepala Seksi Kurikulum dan Kesiswaan SMA/SMK, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi, Iyus Yusuf Hilmi pada rapat kerja pembahasan Hari AIDS Sedunia (HAS) sekaligus pertemuan tiga bulan, kemarin (07/11). Pada pelaksaannya, masih kata Iyus, semua sekolah SMA/SMK dan MA yang ada di Kabupaten Sukabumi baik kelas X, XI dan XII direncanakan akan menerima materi pelajaran tentang HIV/AIDS. Meski demikian, dirinya juga akan. melakukan pengkajian terkait rencana tersebut. “Tentunya program ini harus dikaji dulu oleh kami, melalui Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) yang menggandeng KPA, tujuannya untuk melakukan pembahasan isi dalam materi yang akan diintegrasikan kepada siswa nantinya biar relevan, “terangnya. Lebih lanjut dirinya mengatakan, penanggulangan pelajar sebenarnya sudah pihaknya lakukan sejak dulu. Berawal dari penanggulangan kenakalan remaja yang bisa mengarah ke perbuatan menyimpang. Tak hanya itu, pihaknya sudah melakukan. himbauan kepada seluruh sekolah agar mensosialisasikan bahaya perilaku menyimpang salah satunya melakukan seks bebas. “Beberapa himbauan sudah kami laksanakan, tak hanya itu himbauan juga dipertegas dengan menyiapkan bener-bener yang berhubungan dengan HIV/ AIDS, “tukasnya. Sementara berdasarkan pantauan Radar Sukabumi, dalam rapat kerja pembahasan Hari AIDS Sedunia (HAS) ini hadir beberapa perwakilan dari media, tokoh agama, perusahaan, dinkes dan unsur pemangku lainnya. (hnd). Abhivandya Sang Pianis Cilik Asal Sukabumi. Juara Tingkat Nasional, Pintar Menggambar Not Balok Sukabumi , merupakan kota kecil yang berada di kawasan Jawa Barat (Jabar). Meski begitu, kota yang dijuluki Kota Mochi ini juga mampu mencetak putra daerah yang berprestasi, baik ditingkat provinsi bahkan hingga ke nasional. Prestasinya pun beragam, mulai prestasi akademik maupun non akademik. Baru - baru ini, Sukabumi kembali mendulang prestasi di bidang musikal yaitu Juara III Pemilihan Pianis Klasik Terbaik Tingkat Nasional, yang ditorehkan oleh salah satu siswa SD. Laporan : Widi Fitria--SUKABUMI A B H I VA N D YA A u d r y Riana, bocah cilik yang baru berusia 12 tahun ini terlahir dari keluarga sederhana di kawasan Cibunar Gedepangrango Kadudampit Kabupaten Sukabumi. Kepiawaiannya bermain piano, sudah terlihat sejak usianya beranjak empat tahun. Dedika, sang ibu dari bocah yang akrab dipanggil Egi ini melihat kepandaian putra sulungnya yang hobi main piano. Egi yang kala itu masih berusia empat tahun, sudah pandai menggambar not balok sendiri tanpa bantuan dari siapa pun. Egi sendiri mulai dikenalkan pada musik sejak usianya masih tiga tahun. K ebias aannya menggunakan tangan kiri, membuat sang ibu berinisiatif untuk mengenalkan musik pada anaknya tersebut. “Anak saya ini memang dari kecil apa-apa menggunakan tangan kiri, terus dapat info dari teman sendiri katanya kalau anak kidal itu memiliki kecerdasan di musik. Saya coba belikan dia mainan piano yang buat anak-anak, dia senang dan dari situ dia coba bermain sendiri dengan pianonya,” cerita Dedika saat mengenang ke-. biasaan anaknya itu kepada Radar Sukabumi. Melihat bakat yang luar biasa dimiliki putranya tersebut, Dedika pun mencoba melatih putranya dengan mengikuti les musik di Studio Musik Purwacaraka S u k a b u m i . Aw a l n y a E g i berlatih piano pop musik, namun karena tidak terlalu suka ia mencoba tertarik. FOTO : WIDI/RADARSUKABUMI. PIANIS CILIK : Abhivandya Audry Riana (12) sang juara tiga pianis klasik tingkat nasional sedang berlatih piano di Purwacaraka Sukabumi.. dengan bermain piano klasik. “Mungkin kalau klasik lebih banyak tantangannya dibanding bermain piano musik pop,”ujarnya. Usaha Dedika untuk memasukan anaknya bermain. piano klasik pun tidak sia-sia, akhir 2013 lalu Egi berhasil menjadi Juara III Lomba Pemilihan Pianis K l a s i k Te r b a i k t i n g k a t Nasional yang diselenggarakan oleh Musik Studio Purwacaraka sendiri di. Jakarta. Bahkan di usianya yang terbilang masih muda, Egi sudah mampu menembus level great III, salah satu level tertinggi di Purwacaraka untuk usiannya yang masih 12 tahun. Ti d a k h a n y a m e m i l i k i bakat di bidang musik, Egi pun memiliki segudang prestasi dibidang akademik seperti Juara IV Calistung Kelas III Tingat Provinsi J a w a B a r a t 2 0 11 , J u a r a I S p e l l i n g B e e Ti n g k a t Kokab Sukabumi 2014, Biantara Bahasa Sunda Tingkat Kokab Sukabumi 2011 dan prestasi lainnya. Dedika berharap dengan banyaknya prestasi yang diraih putra semata wayangnya ini dapat dijadikan sebuah kemandirian, untuk anaknya kelak. “ Ya h m u d a h - m u d a h a n dengan skill yang dimiliki Egi bermanfaat untuk kedepannya nanti,”harap wanita ramah ini. (*/t).
(8) SELEBRITIS. HALAMAN 6. R ADAR SUKABUMI SU UKABUMI RADAR. SABTU, 8 NOVEMBER 2014 / 15 MUHARRAM 1436 H. Kecantikan Bukan untuk Diadu JESSICA ISKANDAR. Pihak Gereja Siapkan Bukti PERCERAIAN Jessica Iskandar dan Franz Ludwig Willibald kian rumit. Berawal dari bantahan Ludwig yang pernah menikah pada periode Desember 2013 di Gereja Yesus Sejati. Kini pihak Gereja Yesus Sejati diwakili pengacaranya, Edy Santoso akan mengambil tindakan tegas terkait gugatan Ludwig. Ada atau tidaknya pernikahan Jessica-Ludwig akan diungkap di persidangan, Rabu (12/11). “Kami akan menghadiri sidang pada 12 November 2014. Mengenai kami punya bukti atau tidak, akan kami sampaikan di persidangan nanti,” kata Edy saat menggelar jumpa pers di Gereja Yesus Sejati, kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat, Jumat (7/11). Foto ataupun video yang merupakan dokumentasi dari gereja akan dijadikan barang bukti dari pihak gereja. “Kami mencari dan me-record peristiwa di tahun 2013. Ini pembuktian yang kami harus siapkan nanti. Tapi kalau ingatan, kami pasti tidak akan lupa. Peristiwa dari 1 Januari 2013-31 Desember 2013,” ungkapnya. Terkait materi gugatan, Edy mengaku tak bisa banyak berbicara karena semua akan diungkapkan pada sidang perdana perceraian Jessica-Ludwig. “Rabu itu pertemuan mediasi, setelah itu gugatan, dan seterusnya sampai keputusan. Saat ini bukti ini tak dapat disampaikan ke wartawan lebih dulu,” aku Edy. Sebelumnya, Ludwig yang merupakan bangsawan asal Jerman menggugat Jessica karena dikabarkan menikah dengan Jessica. Tak hanya sampai di situ, dirinya terkejut ketika Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI Jakarta mengeluarkan akta pernikahan yang dianggapnya palsu. Tak heran jika bukan hanya Jessica yang digugatnya tetapi juga dua instansi tersebut. (mg1/jpnn). Anggun C Sasmi. KECANTIKAN merupakan suatu hal yang terus melekat dalam diri setiap perempuan. Meski banyak pendapat untuk mendefinisikan arti cantik, di mata Anggun, 40, kecantikan tidaklah bicara fisik semata. Ditemui di acara Let’s Celebrate Young Modern Indonesia yang diselenggarakan produk sampo di Hotel Pullman, Jakarta Pusat, baru-baru ini, penyanyi peraih penghargaan World Music Awards 2014 itu berpendapat soal kecantikan. Menurut ibu satu orang anak tersebut, kecantikan itu meliputi sikap dan cara berpikir. ’’Nggak cuma fisiknya, tapi juga brain, behavior, dan beauty. Semua perempuan seharusnya begitu,” ucap pelantun Right Place Right Time itu. Menjadi cantik luar dalam bukan hal sulit dan tidak harus menguras isi kantong. ’’Cantik dari dalam itu penting. Apa yang kita mau belum tentu yang kita butuh. Berilah makanan kepada otak kita, baca buku yang bagus-bagus, selalu berpikir yang positif. Makeup bisa di-make over, mudah sekali,” terang Anggun. Saling memberikan dukungan kepada sesama perempuan soal kecantikan, menurut dia, juga berpengaruh besar dalam pesona seorang perempuan. ’’Saling support sesama perempuan bahwa kita makhluk yang spesial. Beauty is about always training your behavior, your brain, and of course belajar make-up dikitdikit ya,” tuturnya.. ’’Kita sama sekali nggak berkompetisi. Kita sebagai perempuan kesannya seperti bunga. Apakah bunga mawar harus dikompeti sikan dengan bunga melati? Masing-masing punya kekuatan, punya wangi-wangian, punya bentuk yang beda,” ANGGUN C SASMI. Anggun menolak jika kecantikan menjadi sesuatu yang harus dikompetisikan atau dibandingkan, apalagi sampai mengakibatkan praktik bullying di antara sesama perempuan. Menurut dia, setiap perempuan punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. ’’Kita sama sekali nggak berkompetisi. Kita sebagai perempuan kesannya seperti bunga. Apakah bunga mawar harus dikompeti sikan dengan bunga melati? Masingmasing punya kekuatan, punya wangi-wangian, punya bentuk yang beda,” tegasnya. Menyinggung soal bullying, Anggun ternyata memiliki pengalaman pahit pada masa lalunya. Dalam kesempatan kemarin, dia bercerita pernah mendapat perlakuan tidak menyenangkan. ’’Aku dulu pernah dibilang nggak cantik. Suaranya nggak begitu bagus. Mungkin aku nggak bakal sukses. Pernah, banyak,”ungkap Anggun. Ternyata, semua itu salah. Anggun telah menunjukkan kepada dunia bahwa dirinya. punya kemampuan. Memulai karir di Indonesia, kini dia telah mendunia. Hampir 30 tahun Anggun menjaga eksistensi di bidang musik. Menurut dia, hal itu merupakan pencapaian tinggi. ’’Bisa eksis sampai sekarang itu sesuatu yang sangat luar biasa untuk diri saya sendiri,” katanya. Meraih kesuksesan seperti sekarang bukanlah sesuatu yang mudah. Apalagi untuk seorang perempuan. ”Tapi buat aku, yang penting punya pengalaman dalam hidup. Itu sesuatu yang mahal. Buat perempuan itu gold, emas,” tegasnya. Selain itu, lanjut dia, perempuan harus mengetahui bakat yang dimiliki, lalu memaksimalkannya. ’’Setiap manusia lahir punya misi. Kita semua punya bakat, diri kita sendiri yang harus tahu kapasitas dan bakat. Disiplin dan berdoa. Mudah-mudahan bisa membuat yang bagus untuk diri sendiri dan menginspirasi banyak orang,” ujarnya. (dod/c6/jan). Nadine Alexandra yang Peduli Orang Utan. Rela Panjat Dinding, Agar Suara Lebih ”Nyaring” Siapa bilang artis tak peduli lingkungan? Buktinya, mantan Putri Indonesia 2009, Nadine Alexandra berjuang keras demi kelangsungan hidup orang utan yang dirampas habitatnya. Nadine pun melakukan aksi nekad dengan melakukan panjat dinding. Seperti apa? ACHMAD S. HAMID, Jakarta. UUT PERMATASARI. Sudah Tegang JELANG pernikahannya, Pedangdut Uut Permatasari mengaku tegang. Menurutnya, pernikahan yang akan diadakan empat bulan lagi terasa seperti sebulan. “Jadi deg-degan, kayak tinggal sebulan,” kata Uut Permatasari saat ditemui di Jakarta Fashion Week, Senayan City, Jakarta Selatan. Meski menikah sebentar lagi, Uut enggan membeberkan identitas calon suaminya tersebut. Beberapa waktu lalu sempat beredar kabar bahwa Uut akan dinikahi oleh pria berinisial TGP yang bertugas di Polda Metro Jaya. “Dia masih lajang, saya masih gadis. Kado kenapa tidak menikah. Dia kerjanya bukan di lingkungan entertainment, juga buka pengusaha, bukan politikus,” papar Uut. Wanita yang dikenal dengan goyang ngecor ini pun pernah mengaku tak ingin berpacaran. Oleh sebab itu dirinya dengan sang calon suami berta’aruf. “Waktu itu saya bilang, saya nggak mau berpacaran lagi karena saya baru putus. Saya bilang kalau cocok kita berjodoh. Kita taaruf,” akunya. Rencananya Uut akan menikah di Surabaya dan melangsungkan dua kali resepsi di kota yang berbeda. “Menikah di Surabaya. Resepsi Jakarta, lalu balik lagi resepsi di Surabaya,” ungkapnya. (mg1/jpnn). AKSI pembalakan liar yang menyebabkan rusaknya habitat hewan, khususnya orang utan membawa keprihatinan tersendiri bagi Nadine. Menurutnya, orangutan yang menjadi korban pembalakan liar banyak yang akhirnya mati. Sehingga, menimbulkan persoalan baru bagi ekosistem alam. ”Poinnya adalah penebangan hutan. Alih fungsi lahan dari hutan jadi perkebunan. Sawit dan segala macamnya. Kenyataannya kan ada ekosistem yang menjadi korban,” ujar Nadine di SMESCO Tower, Mampang, Jakarta Selatan, kemarin. Nadine yang sejak bergabung dalam ajang Putri Indonesia itu memang memiliki perhatian lebih terhadap hewan dan lingkungan. Tak heran, dia pun kemudian bergabung dalam organisasi Borneo Orang. utan Survival (BOS) Foundation. ”Waktu masuk ke Putri Indonesia, sebelum masuk karantina, aku pilih dukung orang utan. Karena terpilih dan masuk karantina Putri Indonesia, jadi aku sempet b e r h e n t i . Ta p i s e k a r a n g aku kerja bareng mereka (BOS),” kata mantan Putri Indonesia 2009 itu. Tidak hanya aksi dukungan terhadap kelangsungan hidup orang utan itu dilakukan lewat seminar dan media sosial, kini Nadine melakukan yang lebih nyata. Seperti, tidak lagi menggunakan kosmetik dan mengkonsumsi makanan yang proses pembuatannya menggunakan minyak kelapa sawit. ”Sebisa mungkin, aku berusaha untuk tidak menggunakan palm oil. Berarti kalau kita semua tidak mengkonsumsi minyak kelapa sawit, penebangan. FOTO:JPNN. DOYAN MANJAT: Nadine Alexandra pantang menyerah membela hak orang utan.. hutan akan menurun. Aku sekarang nggak mau beli kosmetik yang perusahaannya melakukan uji coba kepada binatang. Itu nggak banget,” tegas bintang film Sang Martir itu. Tidak main-main, dengan tergabung di BOS Foundation, Nadine terus sibuk mengkampanyekan Climb For Orang utan atau memanjat untuk orang utan. Hal itu dia lakukan, agar kampanye yang dilakukan lebih ”nyaring”. ”Kenapa memanjat untuk orang utan? Ya dengan movement ini, aku harap semua orang bisa sadar akan. pentingnya pohon. Terlebih lagi hutan. Bukan hanya paru-paru dunia loh, tapi juga jadi habitat orang utan,” jelas putri pasangan Clive Ames dan Noer Ames itu. Tidak hanya sekedar cuapcuap, Nadine pun melihat langsung kondisi orang utan di Kalimantan. ”Kita nggak bisa dengan. mudah ke Kalimantan untuk mengunjungi mereka. Perlu empat tahap tes kesehatan, supaya orangutannya tidak tertular penyakit manusia. Karena kontak dengan manusia itu sangat diminimalisir untuk orangutan,” pungkas model dan artis kelahiran Inggris, 23 Mei 1991 itu. (*).
(9) SABTU, 8 NOVEMBER 2014 / 15 MUHARRAM 1436 H. FOR HER. HALAMAN 7. RADAR SUKABUMI. WHAT MEN SAY. BO ND AN /JA WA. POS. MENEMANI ISTRI MELAHIRKAN. ER GG AN. Darius Sinathrya, 29, Artis, presenter. Intaaan... penampilan kamu yang serbagombor bikin kamu terlihat tua. Yang muda harus modis dong. Banyak cara untuk menyiasati bodi berisi. Bukannya pasrah pada baju tanpa model dan asal nutupin perut gede atau pinggul gede. Yang ada, makin terlihat gede lah kamu! Kalau saja tenun ini diubah menjadi celana, mungkin akan lain ceritanya... Ivo Ananda. Intan terlihat lebih dewasa dengan gaya seperti ini. Sayangnya, tidak terlihat modern dan sedikit berantakan. Gaya ini berkesan seperti sedang liburan, cuma ditambahkan sepatu dan kalung yang sedikit mewah. Embran Nawawi. Kayak ibu-ibu abis ngelahirin anak, terus baru pulang dari pasar. Plis deh! Kalau acara formal, dipikir dikit kali outfit-nya. Berantakan. Atasan kucel. Atasan bikin badan gede. Konsep kalung nggak keren dan kelihatan murah. Ah, bikin outfit yang ancur ini lebih kebanting lagi. Overall, disaster. Elisa Purnomo. IB A. DI. FOTO-FOTO: FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS. P K. DO. R. Eddy Brokoli, 37, Aktor-Penyanyi. R. Yohannes albertus, 29, MC – Penyiar Radio. Terlalu aman bikin boring. Susan perlu melakukan sesuatu agar penampilannya menarik dan naik level. First, styling rambut yang bersih di depan, entah diangkat kek atau diapain kek agar model one shoulder dress ini terlihat. Lalu, daripada aksesori kalung nanggung, Susan akan perfect dengan earrings atau gelang yang lebih noticeable. Tinggal pilih... Ivo Ananda. Susan mengenakan baju yang sederhana tapi elegan. Classic modern ethnic dengan warna yang kuat dan tegas. Tampilan keseluruhan Susan cukup baik, tapi attitude-nya dalam mengenakan busana se-elegan ini masih terlihat ringan dan santai. Keanggunannya jadi hilang, tinggal cantiknya saja. Embran Nawawi. Obviously, dress Susan-lah yang paling elegan di antara bertiga karena detail motif tenun tertata rapi di tengah. Yang nggak oke, mana aksesorinya? Terlalu telanjang ah jadi kurang ber-personality. Kurang meninggalkan kesan. (*) Elisa Purnomo I. Ini outfit sih nggak keren, tapi at least masih rapi nggak kayak Intan. Accessories tangannya unyu. Sepatunya kurang retro deh karena outfit ini kesannya retro abis. Personally, dress ini bakal kelihatan lebih fresh buat Ayu kalau nggak berkerah. Jadi, kesannya nggak sumpek. Penuuuh gitu kesannya. Elisa Purnomo. E GG AN. RI BA D. Ayushita selalu tampil eksentrik sejak pertama terjun ke dunia entertainment. Gaya rambut, gaya busana, bahkan attitude-nya menjadikan dirinya sebagai ikon. Tapi, kali ini Ayu seperti kehilangan taste. Semua items fashion-nya sih bagus. Namun, untuk momen ini, kesannya terlalu santai. Statement sepatu dan corsage di lengan memang keren. Tapi, gaya kasual busananya jadi timpang. Embran Nawawi. BO ND AN /JAW A POS. Masalah Ayu ada di bagian top dress ini. Nggak dirancang untuk styling kancing penuh sampai atas. Akhirnya terlihat maksa. Bodi depan pun jadi terbentuk aneh. Makin parah dengan model lengan mini, secara lengan Ayu bukan tipe kurus. Nah... terjadilah kesan lengan perkasa. Masalah lain adalah gelangnya. Harus disingkirkan. Bentuk supergede-nya mengganggu dan menterengnya terlalu merebut perhatian! Ivo Ananda. P K. DO. Putjok Rizaldy, 29, communication trainer. 11.
Dokumen terkait
bahwa dengan telah tersusumya Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupalen Klaten masa bhakti 2010- 2014, maka perlu segera dikukuhkan;2. Undang - Undang
Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Komite Olahraga Nasional Indonesia ( KONI ) Kota Ambon, Telah melakukan Evaluasi Penawaran yang terdiri dari : Evaluasi
Tujuan dari penelitian yang dilaksanakan adalah untuk menganalisa kebijakan yang dimuat dalam rencana strategi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sleman
Warouw (Sekjen Komite Olahraga Nasional Indonesia Pusat) kepada Ketua Umum KONI Pusat mengenai penyampaian laporan singkat pelaksanaan tugas mengikuti Secretary General Meeting dan
dalam pertandingan komite pada olahraga Yongmoodo lebih dominan pada duel jarak dekat jadi atlet Yongmoodo diharuskan untuk memiilki kemampuan VO2 Max dan kadar
Helen, Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional dan Kompensasi terhadap Prestasi Atlet Tingkat Nasional Dengan Motivasi sebagai Variabel Interverning pada Dinas Pemuda dan Olahraga
KESIMPULAN Rangkap jabatan bagi pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia KONI dan secara Normatif di atur dalam UU No 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keo- lahragaan Nasional SKN
Dokumen ini mengisyahkan senarai nama para atlet equestrien Aceh yang telah layak untuk mengikuti Pelatda Kejuaraan Ponohan 2024 di