• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAILY RESEARCH. Market Preview. Kamis, 28 Juni 2018

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DAILY RESEARCH. Market Preview. Kamis, 28 Juni 2018"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

MNC Investama Bakal Tambah Modal.

INKP Sepakati Dividen Rp100/Saham

Pemegang Saham Restui Right Issue BRI Agro

Mei 2018, ADHI Dapat Kontrak Baru Rp1,7 Triliun.

DAILY RESEARCH

Statistics

Highlight

Opening Today Nikkei AORD

Change

Market Preview

Kamis, 28 Juni 2018

P

erdagangan saham kemarin, di tengah libur nasional Pilkada serentak,

bergerak bervariasi, namun gagal tutup di teritori positif. IHSG sempat

menguat 28 poin di penutupan sesi pertama, namun di akhir sesi pasar

cenderung melepas kembali saham

sektoral sehingga IHSG ditutup

terkoreksi 38 poin (0,65%) di

5787,552.

Koreksi

ini

dipicu

sentimen

negatif

eksternal

kawasan Asia, terutama tekanan

jual di bursa saham China. Indeks

Shanghai Composite China kemarin

terkoreksi 1,1% di 2813,18. Pasar

saham kawasan Asia kemarin

cenderung

tertekan

dipicu

b erla n ju tn ya

k ekh a wat ira n

meningkatnya tensi perang dagang

antara AS dengan China yang bisa

memicu krisis ekonomi global dan

kawasan. Resiko pasar cenderung

meningkat

memicu

pelemahan

rupiah atas dolar AS dan keluarnya arus dana asing dari aset beresiko.

Kemarin penjualan bersih asing mencapai Rp539,5 miliar. Saat ini pasar saham

global dan kawasan dikhawatirkan berlanjutnya tensi perang dagang antara

AS dengan China yang bisa memicu krisis ekonomi global dan kawasan Asia.

Sementara tadi malam Wall Street kembali terkoreksi

kembali pasar bereaksi negatif atas rencana Trump melarang investasi China

di sektor teknologi. Indeks saham berbasis sektor teknologi, Nasdaq,

terkoreksi 1,54% di 7445,09. Indeks DJIA dan S&P masing-masing tertekan

0,68% dan 0,86% di 24117,59 dan 2699,63. Namun saham-saham energi

berhasil menguat menyusul kenaikan lanjutan harga minyak mentah dunia

hingga 3% tadi malam di USD72,76/barel. Sedangkan harga komoditas logam

di LME kembali tertekan. Harga nikel di LME terkoreksi 0,2% di USD14870/MT

dan harga timah koreksi 1,96% di USD19777/MT.

Kondisi pasar saham global dan kawasan yang terus

didominasi sentimen negatif perang dagang masih akan mendominasi

sentimen pasar pada perdagangan hari ini. Penguatan dolar AS dan

pelemahan yuan China telah berimbas negatif bagi pelemahan rupiah yang

saat ini sudah di atas Rp14200/US dolar. Pelemahan rupiah ini berimbas pada

berlanjutnya aksi keluar dana asing dari pasar keuangan Indonesia. IHSG

diperkirakan akan kembali bergerak bervariasi namun cenderung di teritori

negatif. IHSG diperkirakan bergerak di kisaran support 5730 hingga resisten di

5820 .

S1 5770 S2 5730 R1 5820 R2 5850

Index Last Chg % DJIA 24117.59 (165.52) (0.68) S&P 500 2699.63 (23.43) (0.86) FTSE 100 7621.69 83.72 1.11 CAC 40 5327.20 45.91 0.87 DAX 12348.61 114.27 0.93 NIKKEI 225 22271.77 (70.23) (0.31) HANGSENG 28356.26 (525.14) (1.82) STI 3254.77 (26.10) (0.80) SHENZHEN 1575.57 (20.60) (1.29) SHANGHAI 2813.18 (31.33) (1.10) Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel) 72.76 2.08 2.94 CPO (RM/M.T) 2314.00 37.00 1.62 Gold (USD/T.oz) 1253.00 (7.80) (0.62) Nikel (USD/MT) 14870.00 (27.00) (0.18) Timah (USD/MT) 19777.00 (395.00) (1.96) Coal (USD/MT) 113.15 1.65 1.48 Exchange Rates Chg % USD/IDR 14243.00 64.00 0.45 EUR/USD 1.156 (0.01) (0.76) USD/JPY 110.26 0.23 0.21 SGD/IDR 10415.41 (6.95) (0.07) AUD/IDR 10466.17 (37.20) (0.35) TLKM USD IDR Chg % TLK.NYSE 25.56 3641 (0.32) (1.24) IHSG 5,787.55 Change (38.10) Change (%) (0.65) Change (%/ytd) (8.94)

Total Value (IDR triliun) 7.367 Total Volume (miliar saham) 8.861 Net Foreign Buy (IDR miliar) (539.490)

Up: 180 Down: 215 Unchange: 118

Top Gainers IDR % Chg BULL-W2 30 2900.00% 29

MITI 105 34.62% 27 HOME 149 34.23% 38 PKPK 157 34.19% 40 TRIL 68 33.33% 17 Top Losers IDR % Chg

LRNA-W 7 22.22% 2 BMAS 324 16.92% 66 DPNS 352 16.19% 68 MFMI 570 16.18% 110 SWAT 452 13.08% 68

Top Value IDR % (miliar) TLKM 3,710 0.54% 398.52

BBRI 2,840

0.71%

380.44 BBCA 21,350

0.12%

288.31 INKP 19,000 1.06% 205.51 POOL 4,670 0.86% 179.22 Top Volume IDR % (juta)

RIMO 135 3.85% 459.541 ARMY 288 1.37% 413.576 MYRX 131 3.15% 370.750 BUMI 208 7.14% 324.440 IIKP 220 4.76% 291.211

(2)

MNC Investama Bakal Tambah Modal. PT MNC Investama Tbk. akan menambah modal untuk menjalankan bisnisnya.

Rencananya, emiten bersandi BHIT itu akan meminta persetujuan penambahan modal itu dalam rapat umum pemegang

saham luar biasa (RUPSLB) 9 Agustus mendatang. Dikutip dari keterbukaan informasi, Rabu (37/6/2018), perseroan akan

menambah modal sebanyak-banyaknya 4,02 miliar saham melalui mekanisme penambahan modal tanpa memberikan hak

memesan efek terlebih dahulu atau private placement. Perseroan juga akan melakukan konversi utang menjadi saham yang

akan dilakukan melalui mekanisme penambahan modal tanpa memberikan hak memesan efek terlebih dahulu. Selain itu,

BHIT juga akan meminta persetujuan para pemegang saham terkait pembagian bonus yang berasal dari kapitalisasi agio

saham perseroan. (Bisnis Indonesia, 27/6/18)

Indah Kiat (INKP) Sepakati Dividen Rp 100 per Saham. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Indah Kiat Pulp & Paper

Tbk (INKP), Rabu (27/6), sepakat untuk membagikan dividen tunai sebesar US$ 39,21 juta atau setara dengan Rp 547 miliar.

Dengan demikian dividen tunai per saham adalah sebesar Rp 100. Perusahaan kertas ini mencatatkan laba bersih yang dapat

diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$ 413,2 juta pada tahun lalu. Pencapaian ini naik 103,8% dari laba

tahun 2016 yang hanya US$ 202,7 juta. (kontan, 27/6/18)

Pemegang Saham Restui Rencana Rights Issue BRI Agro Rp 2 Triliun. PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (BRI Agro)

akan melaksanakan rights issue dan management and employee stock option (MESOP). Jumlah saham yang akan dikeluarkan

dalam rights issue adalah 6 miliar saham dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Total dana yang ditargetkan dalam rights

issue ini sebesar Rp 2 triliun.Targetnya, dengan kenaikan ini, modal inti BRI Agro bisa naik menjadi Rp 5 triliun dalam dua

bulan kedepan. Dengan begitu, BRI Agro sudah masuk golongan BUKU III, yang bermodal Rp 5 triliun ke atas. Selain

persetujuan rights issue, BRI Agro juga setuju untuk melakukan program MESOP maksimal 350 juta saham dengan nominal

Rp 100 per saham. (kontan, 26/6/18)

Mei 2018, Adhi Karya (ADHI) Dapatkan Tambahan Kontrak Baru Rp1,7 Triliun. PT Adhi Karya (Persero) Tbk. mendapatkan

tambahan nilai kontrak baru Rp1,7 triliun pada Mei 2018 yang masih didominasi oleh lini bisnis konstruksi dan energi.

Perseroan telah membukukan nilai kontrak baru Rp5,5 triliun sampai dengan Mei 2018. Jumlah itu bertambah Rp1,7 triliun

atau naik 46,3% dari posisi Rp3,8 triliun pada April 2018. Perolehan kontrak baru pada Mei 2018 antara lain Trans Park

Bintaro senilai Rp744,0 dan Urban Jakarta Properti Cikunir Rp657,1 miliar melalui PT Adhi Persada Gedung. Selain itu,

perseroan juga mendapatkan pekerjaan Terminal Joyoboyo Surabaya senilai Rp94,7 miliar. Kontribusi perolehan kontrak

masih didominasi lini konstruksi dan energi sebesar 91,2% sampai dengan Mei 2018. Selanjutnya, lini properti menyusul

dengan 7,2% dan sisanya merupakan lini bisnis lainnya. (Bisnis Indonesia, 27/6/18)

Global Mediacom (BMTR) Bidik Kinerja 2018 Naik 8%-10%. PT Global Mediacom Tbk (BMTR) menargetkan pendapatan dan

laba bersih tahun ini naik sekitar 8% hingga 10%. Tahun lalu, BMTR membukukan pendapatan sebesar Rp 10,83 triliun, naik

3,54% dari pencapaian pada 2016 yang sebesar Rp 10,46 triliun. Sedangkan, laba bersih pada akhir tahun 2017 naik menjadi

Rp 454 miliar dari tahun sebelumnya Rp 204 miliar. Dengan proyeksi pertumbuhan sekitar 8%-10%, tahun ini, perusahaan

membidik pendapatan sekitar Rp 11,69 triliun hingga Rp 11,91 triliun. Sementara, laba bersih diperkirakan Rp 490 miliar

hingga Rp 499 miliar. Selain itu, tahun ini, perseroan berencana menggelar penambahan modal melalui private placement

yang ditargetkan sebesar 40%, terdiri dari 20% saham lama dan 20% saham baru. (kontan, 27/6/18)

Global Mediacom (BMTR) Akan Tebar Dividen Rp 5 per Saham. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Global

Mediacom Tbk (BMTR), Rabu (27/6), memutuskan pembagian dividen tunai kepada pemegang saham senilai Rp 5 per saham.

Sebagai informasi, pada akhir tahun lalu, BMTR membukukan laba bersih sebesar Rp 454 miliar. Angka tersebut meningkat

dibandingkan laba bersih tahun 2016 yaitu sejumlah Rp 204 miliar. Tahun ini, BMTR membidik pendapatan dan laba bersih

tumbuh masing-masing sekitar 8%-10%. (kontan, 27/6/18)

Pabrik Kertas Tjiwi Bagi Dividen Rp 93,39 M. PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) memutuskan untuk membagikan

dividen sebesar Rp 93,39 miliar (US$ 6,69 juta) atau hampir 25% dari total laba bersih perseroan di sepanjang 2017 sebesar

US$ 27,31 juta.Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan hari ini, setiap pemegang

saham TKIM berhak mendapatkan dividen sebesar Rp 30/saham. Selain itu sekitar US$ 1 juta atau Rp 13,95 miliar dari laba

bersih 2017 akan digunakan perseroan sebagai laba ditahan. Sedangkan sisanya dimasukkan sebagai laba ditahan atau

retained earnings perseroan. Menyusul tingginya persaingan ekspor produk perseroan, TKIM melakukan efisiensi dengan

membangun pabrik baru dengan nama PT Oki Pulp & Paper Mills (OKI) yang diperkirakan mulai melakukan penjualan

komersial sebesar 550 ribu ton pada Juli 2018 mendatang. Total produksi untuk OKI sampai akhir tahun diperkirakan ada 2,5

juta ton hingga akhir 2018. Sepanjang 2017 perseroan mencatatkan penjualan bersih US$ 1,02 juta atau naik 1,5%

dibandingkan tahun sebelumnya. Sedangkan laba bersih pada periode tersebut meningkat 138,4% menjadi US$ 26,1 juta.

(CNBC Indonesia, 27/6/18)

(3)

Stock Picks

GGRM 68800-72700. Harga saham emiten rokok, Gudang Garam Tbk (GGRM), kemarin terkoreksi

akibat aksi ambil untung pemodal setelah harga sahamnya menguat hingga Rp72900 (26/6).

Kemarin harga sahamnya tutup di Rp68800 terkoreksi 2,2%, di level supportnya. Pemodal bisa

memanfaatkan koreksi ini untuk mengakumulasi kembali sahamnya mengingat dalam waktu dekat

perseroan akan membagikan dividen tunai yang nilainya mencapai Rp2600 per saham atau di harga

saat ini memberikan peluang dividen yield sebesar 3,8%. Secara technical saat ini support di

Rp68800. Peluang rebound kembali akan menguji resisten di Rp72700. Sebelumnya support kuat di

Rp66500. Dari sisi kinerja, laba bersih 1Q18 relatif stagnan di Rp1,89 triliun dibandingkan periode

yang sama tahun lalu sebesar Rp1,88 triliun. Secara kuartalan laba bersih 1Q18 turun 18,9% dari

kuartal terakhir di 2017 sebesar Rp2,33 triliun. Pencapaian laba bersih 1Q18 tersebut baru

mencerminkan 21,7% dari target laba bersih perseroan tahun ini yang diperkirakan mencapai

Rp8,70 triliun atau tumbuh 12,27% dari tahun lalu sebesar Rp7,75 triliun. Sedangkan pendapatan

usaha perseroan 1Q18 lalu berhasil tumbuh 10,12% mencapai Rp21,98 triliun dari periode yang

sama di 2017 sebesar Rp19,96 triliun. Secara kuartalan, pendapatan usaha di 1Q18 tersebut

tumbuh 0,92% dari kuartal terakhir 2017 lalu sebesar Rp21,78 triliun. Ini mengindikasikan

perseroan berhasil meningkatkan penjualannya. Pencapaian pendapatan usaha di 1Q18 tersebut

mencerminkan 24% dari target pendapatan usaha tahun ini yang sebelumnya kami perkirakan

mencapai Rp91,64 triliun tumbuh 10% dari tahun lalu sebesar Rp83,30 triliun. Kinerja perseroan

sepanjang 1Q18 mencerminkan kenaikan biaya, terutama cukai rokok yang berakibat pada

tertekannya marjin bersih dari 10,70% menjadi 8,6%. EPS 2018 sebelumnya diproyeksikan

mencapai Rp4524. Sebelumnya harga sahamnya kami proyeksikan berpeluang ditransaksikan

dengan PE 19x (E/18) atau mencapai Rp85950. Maintain Buy, SL 65400

(4)

BMRI 6500-6850. Harga saham Bank Mandiri Tbk (BMRI) saat ini bergerak konsolidasi di area downtrend

menyusul meningkatnya resiko pasar ditandai dengan pelemahan rupiah atas dolar AS yang berada di atas

Rp14100. Kemarin harga sahamnya di Rp6600, koreksi tipis 0,4%. Saat ini ada level support kuat di Rp6500.

Bila berhasil bertahan peluang rebound akan menguji kembali resisten di Rp6850. Dari sisi kinerja, laba

bersih perseroan sepanjang 1Q18 tembus Rp5,9 triliun tumbuh 43,7% dibandingkan periode yang sama

tahun sebelumnya Rp4,1 triliun. Aset Bank Mandiri tercatat Rp1.098 triliun tumbuh 6,2% dibandingkan

periode yang sama tahun sebelumnya Rp1.034,3 triliun. Penyaluran kredit tercatat Rp703 triliun tumbuh

7,1% dibandingkan periode kuartal I tahun 2017 Rp656,2 triliun. DPK tercatat Rp769,3 triliun tumbuh 5,2%

dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp731,1 triliun. Total dana murah perseroan tercatat

Rp497 triliun tumbuh 6,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp465 triliun dengan porsi

mencapai 65% terhadap total DPK. Pendapatan bunga bersih atau net interest margin (NIM) 5,82% lebih

rendah dibandiingkan periode yang sama tahun sebelumnya 5,9% menyusul turunnya suku bunga. Rasio Non

Performing Loan (NPL) perseroan 3,32% lebih rendah dibandingkan perode yang sama tahun sebelumnya

3,9%. Bank Mandiri juga meningkatkan rasio pencadangan menjadi Rp11,5 triliun naik 6,7% dibandingkan

periode yang sama tahun sebelumnya Rp10,8 triliun. Rasio kecukupan modal/CAR tercatat 20,94% tercatat

turun dari periode yang sama tahun sebelumnya 21,11%. Pertumbuhan laba bersih 1Q18 terutama ditopang

perbaikan kualitas aset produktif. Perbaikan tersebut memangkas alokasi biaya pencadangan menjadi Rp3,8

triliun dari Rp5,4 triliun di 1Q17. Selain itu, pertumbuhan laba bersih turut ditopang kenaikan fee based

income yang tumbuh 14,7% (yoy) menjadi Rp6 triliun. Harga sahamnya diperkirakan berpeluang

ditransaksikan dengan PBV 2,2x (E/18) mencapai Rp8550 dengan asumsi pertumbuhan ekuitas 7%. Dalam

kondisi pasar yang konsolidasi, pemodal yang bermain jangka panjang bisa memanfaatkan koreksi harganya

saat ini untuk akumulasi sahamnya. Untuk yang jangka pendek, disarankan melakukan pola trading dengan

membatasi stop loss, bila support yang kuat bertahan. Pergerakan harganya kemarin mengindikasikan

tekanan jual redah dan bersiap rebound. Trading Buy, SL 6425

(5)

Stock Picks

TLKM 3640-3820. Harga saham Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), memasuki perdagangan pekan ini relatif defensif

terhadap meningkatnya resiko pasar. Harga sahamnya berhasil bergerak positif di tengah pasar yang cenderung

terko-reksi. Kemarin harga sahamnya berhasil kembali bergerak di atas Rp3700 dan tutup di Rp3710, akibat aksi ambil utung

di akhir sesi mengingat di sesi awal sempat menguat ke Rp3780. Saat ini level support bergeser ke Rp3640 dari

sebe-lumnya Rp3600. Sedangkan peluang penguatan lanjutan akan kembali menguji resisten kuat di kisaran Rp3820 bila

ber-hasil tembus resisten terdekat di Rp3750. Pergerakan harganya kemarin mengindikasikan sinyal bullish reversal.

Pemo-dal cenderung mengakumulasi beli sahamnya seiring prospek pertumbuhan bisnis data dan kenaikan tarif layanan data

menimbang tarif layanan data di Indonesia saat ini relatif murah ketimbang negara lainnya. Bisnis data dan internet

service menjadi tulang punggung perusahaan telekomunikasi ke depan menggantikan layanan voice dan SMS. Dari sisi

kinerja, laba bersih perseroan di 1Q18 turun 14,26% mencapai Rp5,73 triiun dibandingkan 1Q17 sebesar Rp6,69 triliun.

Ini terutama disebabkan pendapatan usaha hanya tumbuh 4,26% mencapai Rp32,34 triliun dibandingkan 1Q17 sebesar

Rp31,02 triliun. Sedangkan beban operasi, pemeliharaan dan jasa telekomunikasi naik 23,45% mencapai Rp10,24 triliun

dari Rp8,30 triliun di 1Q17. Beban penyusutan dan amortisasi juga naik 12,57% mencapai Rp5,37 triliun dari Rp4,77

triliun. Melambatnya pertumbuhan pendapatan usaha di 1Q18 terutama karena turunnya pendapatan dari segmen

telepon seluler hingga 15,32% mencapai Rp8,14 triliun dariRp9,62 triliun. Sedangkan pendapatan dari data , internet,

dan jasa telekomunikasi tumbuh 13,45% mencapai Rp18,48 triliun. Pencapaian laba bersih di 1Q18 baru mencerminkan

22% dari proyeksi laba bersih tahun ini sebesar Rp25,86 triliun atau naik 16,77% dari tahun lalu sebesar Rp22,14 triliun.

Laba bersih perseroan 2017 lalu tumbuh 14,43%. Sedangkan pencapaian pendapatan usaha di 1Q18 tersebut baru

men-cerminkan 22,5% dari proyeksi pendapatan usaha tahun ini sebesar Rp143,66 triliun atau tumbuh 12% dari tahun lalu

Rp128,25 triliun. Pendapatan usaha perseroan tahun lalu tumbuh 10,25%. Namun kami masih optimis, perseroan akan

mampu mencapai proyeksi laba tahun ini yang kami targetkan sebelumnya. EPS proyeksi tahun ini Rp262,17. Melihat

pencapaian 1Q18 yang di bawah perkiraan, harga sahamnya tahun ini kami perkirakan ditransaksikan dengan PE 17x

atau turun dari proyeksi sebelumnya 18x. Dengan PE 17x harga sahamnya diperkirakan mencapai Rp4450. Namun pasar

yang masih beresiko, akan membuat pergerakan saham Telkom rawan koreksi. Buy on Weakness, SL 3520

Saham Pilihan

HMSP 3550-3740 BoW, SL 3370

AKRA 4350-4600 BoW, SL 4260

PGAS 1905-1980 TB, SL 1870

CPIN 3650-3770 TB, SL 3600

MEDC 990-1060 TB, SL 960

ICBP 8300-8800 BoW, SL 8000

ELSA 340-370 TB, SL 332

Kamis, 28 Juni 2018

(6)

EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE IHSG

5787.55 5835.58 5883.62 5763.53 5739.52

PERKEBUNAN AALI 11350 11,391.67 11,433.33 11,316.67 11,283.33 13,059,216.00 -19.91 393.15 -75.27 45.02 BWPT 181 185.33 189.67 176.33 171.67 LSIP 1005 1,023.33 1,041.67 993.33 981.67 4,189,615.00 -11.36 91.36 -32.01 18.72 SGRO 2340 2,370.00 2,400.00 2,280.00 2,220.00 SIMP 500 504.00 508.00 497.00 494.00 13,835,444.00 -7.53 16.72 -68.60 25.18 UNSP 238 242.67 247.33 230.67 223.33

PERTAMBANGAN BATU BARA

ADRO 1705 1,771.67 1,838.33 1,671.67 1,638.33 37,032,346.42 -10.48 65.74 -5.12 10.50 BORN 50 33.33 16.67 33.33 16.67 BRAU 6300 6,300.00 6,300.00 6,300.00 6,300.00 BUMI 208 222.67 237.33 198.67 189.33 DEWA 50 50.00 50.00 50.00 50.00 3,312,510.21 13.47 0.30 48.03 166.35 HRUM 2500 2,603.33 2,706.67 2,443.33 2,386.67 ITMG 22275 23,016.67 23,758.33 21,816.67 21,358.33 21,925,897.16 -9.27 770.46 -65.05 8.53 PTBA 4040 4,140.00 4,240.00 3,970.00 3,900.00 13,733,627.00 5.01 883.59 0.98 7.64 PTRO 1620 1,675.00 1,730.00 1,590.00 1,560.00

PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI

BIPI 56 58.33 60.67 53.33 50.67

ELSA 342 351.33 360.67 337.33 332.67 3,775,323.00 -10.56 51.43 -8.99 7.17

ENRG 131 143.00 155.00 125.00 119.00

ESSA 280 288.00 296.00 276.00 272.00

MEDC 1025 1,051.67 1,078.33 1,006.67 988.33

PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA

ANTM 840 871.67 903.33 816.67 793.33 10,531,504.80 11.79 -151.06 85.85 -3.10 INCO 3960 3,996.67 4,033.33 3,936.67 3,913.33 10,894,532.28 -15.64 70.11 -67.49 26.24 TINS 825 851.67 878.33 811.67 798.33 6,874,192.00 -6.74 13.64 -84.08 56.09 SEMEN INTP 13575 14,050.00 14,525.00 13,300.00 13,025.00 17,798,055.00 -10.99 1,183.48 -17.34 17.00 SMCB 575 588.33 601.67 568.33 561.67 9,239,022.00 -12.25 22.85 -73.80 47.91 SMGR 7650 7,708.33 7,766.67 7,583.33 7,516.67 26,948,004.47 -0.14 762.28 -18.76 14.07

LOGAM DAN SEJENISNYA

GDST 262 272.67 283.33 256.67 251.33 JPRS 364 366.00 368.00 362.00 360.00 KRAS 490 506.67 523.33 481.67 473.33 PAKAN TERNAK CPIN 3650 3,703.33 3,756.67 3,623.33 3,596.67 JPFA 1650 1,666.67 1,683.33 1,616.67 1,583.33 25,022,913.00 2.31 43.92 40.87 18.44 OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA

ASII 6425 6,641.67 6,858.33 6,316.67 6,208.33 184,196,000.00 -8.68 357.28 -24.59 20.71

GJTL 675 708.33 741.67 653.33 631.67

INDUSTRI BARANG KONSUMSI

ICBP 8575 8,791.67 9,008.33 8,466.67 8,358.33 INDF 6550 6,600.00 6,650.00 6,525.00 6,500.00 MYOR 2910 2,950.00 2,990.00 2,880.00 2,850.00 ROTI 950 986.67 1,023.33 926.67 903.33 GGRM 68800 69,550.00 70,300.00 68,425.00 68,050.00 INAF 3600 3,870.00 4,140.00 3,140.00 2,680.00 1,621,898.67 17.41 2.12 463.17 184.06 KAEF 2490 2,603.33 2,716.67 2,373.33 2,256.67 4,860,371.48 7.51 44.81 6.06 28.68 KLBF 1240 1,270.00 1,300.00 1,225.00 1,210.00

KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA

(7)

Kamis, 28 Juni 2018

EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE

PROPERTI DAN REAL ESTAT

APLN 176 180.67 185.33 173.67 171.33 ASRI 342 353.33 364.67 335.33 328.67 BKSL 114 118.33 122.67 111.33 108.67 BSDE 1650 1,673.33 1,696.67 1,618.33 1,586.67 6,209,574.07 11.45 1,164.55 460.00 1.60 COWL 488 492.00 496.00 486.00 484.00 CTRA 1100 1,148.33 1,196.67 1,068.33 1,036.67 CTRP 1100 1,148.33 1,196.67 1,068.33 1,036.67 CTRS 1100 1,148.33 1,196.67 1,068.33 1,036.67 ELTY 50 50.00 50.00 50.00 50.00 KIJA 212 212.67 213.33 210.67 209.33 MDLN 296 302.00 308.00 290.00 284.00 2,962,460.90 4.32 69.69 22.80 5.94 KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI 1870 1,900.00 1,930.00 1,815.00 1,760.00 9,389,570.10 8.51 130.22 43.08 20.93 DGIK 53 54.00 55.00 52.00 51.00 PTPP 2180 2,240.00 2,300.00 2,150.00 2,120.00 14,217,372.87 14.40 152.88 39.17 25.74 SSIA 575 581.67 588.33 571.67 568.33 TOTL 620 626.67 633.33 611.67 603.33 WIKA 2050 2,116.67 2,183.33 2,006.67 1,963.33 13,908,504.01 11.60 101.65 1.60 26.02 INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI

PGAS 1920 1,961.67 2,003.33 1,891.67 1,863.33 42,333,969.71 -0.16 228.31 -38.44 11.61 JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA

CMNP 1400 1,436.67 1,473.33 1,356.67 1,313.33 JSMR 4250 4,283.33 4,316.67 4,203.33 4,156.67 9,848,242.05 7.33 213.14 3.23 26.27 TELEKOMUNIKASI BTEL 50 50.00 50.00 50.00 50.00 EXCL 2540 2,600.00 2,660.00 2,490.00 2,440.00 22,876,182.00 -2.49 -2.97 -97.16 -1,348.39 ISAT 3190 3,213.33 3,236.67 3,163.33 3,136.67 TLKM 3710 3,763.33 3,816.67 3,673.33 3,636.67 102,470,000.00 14.24 153.66 5.81 21.51 TRANSPORTASI GIAA 250 251.33 252.67 247.33 244.67 52,627,783.53 7.55 40.78 -122.73 10.94 MBSS 555 566.67 578.33 546.67 538.33 WINS 340 342.00 344.00 336.00 332.00 1,378,353.91 -37.37 -19.45 -129.08 -10.95 KONSTRUKSI NON BANGUNAN

INDY 3450 3,610.00 3,770.00 3,370.00 3,290.00 BANK BBCA 21350 21,583.33 21,816.67 21,233.33 21,116.67 47,081,728.00 7.56 730.83 9.30 18.47 BBKP 352 356.00 360.00 350.00 348.00 8,303,973.00 17.07 105.70 32.57 5.58 BBNI 7050 7,200.00 7,350.00 6,950.00 6,850.00 36,895,081.00 10.58 486.18 -15.91 10.90 BBRI 2840 2,870.00 2,900.00 2,820.00 2,800.00 85,434,037.00 13.73 1,029.53 4.77 10.95 BBTN 2520 2,590.00 2,660.00 2,480.00 2,440.00 14,966,209.00 16.86 174.91 65.91 10.43 BDMN 6250 6,375.00 6,500.00 6,175.00 6,100.00 22,420,658.00 -2.48 249.70 -8.09 16.40 BJBR 2050 2,060.00 2,070.00 2,040.00 2,030.00 10,084,451.00 14.70 142.02 23.39 6.79 BMRI 6600 6,666.67 6,733.33 6,566.67 6,533.33 71,570,127.00 14.26 871.50 2.33 11.76 BNGA 980 996.67 1,013.33 971.67 963.33 22,318,759.00 7.24 17.02 -81.74 34.36

PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI

AKRA 4450 4,540.00 4,630.00 4,390.00 4,330.00 19,764,821.14 -12.03 261.74 27.59 27.03 INTA 496 506.67 517.33 488.67 481.33 UNTR 32200 32,708.33 33,216.67 31,908.33 31,616.67 49,347,479.00 -7.14 1,033.07 -28.24 14.86 PERDAGANGAN ECERAN MAPI 860 873.33 886.67 848.33 836.67 RALS 1470 1,511.67 1,553.33 1,406.67 1,343.33

ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA

MNCN 970 996.67 1,023.33 956.67 943.33

PERUSAHAAN INVESTASI

BRMS 65 66.33 67.67 62.33 59.67

(8)

EMITEN

JUMLAH

DIVI-DEN

CUM

DIVI-DEN PSR

REG

RECORDING

DATE

PEMBAYARAN

DIVI-DEN

KETERANGAN

PBID 43 26/6/18 29/6/18 11/7/18 Div Final 2017

EMTK 20.00 2/7/2018 5/7/2018 12/7/18 DIV Final TB 2017

DPNS 3 26/6/18 29/6/18 20/7/18 Div Final 2017

LPGI 245 26/6/18 29/6/18 19/7/18 Div Final 2017

SSIA 20 25/6/18 28/6/18 6/7/18 DIV Final TB 2017

SMMA 1 26/6/18 29/6/18 6/7/18 DIV Final TB 2017

PICO 2 29/6/18 4/7/18 26/7/18 DIV Final TB 2017

RDTX 55 29/6/18 4/7/18 26/7/18 DIV Final TB 2017

SRTG 74 3/7/18 6/7/18 27/7/18 DIV Final TB 2017

TOTO 8 8/6/18 22/6/18 5/7/18 Div Final TB 2017

ICBP 162 8/6/18 22/6/18 3/7/18 DIV Final TB 2017

SCMA 35 2/7/18 5/7/18 25/7/18 DIV Final TB 2017

CTRA 9.5 20/6/18 25/6/18 5/7/18 DIV Final TB 2017

INDF 237 8/6/18 22/6/18 5/7/18 DIV Final TB 2017

MERK 260 2/7/18 5/7/18 26/7/18 DIV Final TB 2017

FISH 40 22/6/18 27/6/18 6/7/18 DIV Final TB 2017

CLPI 63.87 8/6/18 22/6/18 5/7/18 DIV Final TB 2017

BNBA 10 20/6/18 25/6/18 6/7/18 DIV Final TB 2017

MTDL 10 25/6/18 28/6/18 16/7/18 DIV Final TB 2017

FAST 25 22/6/18 27/6/18 6/7/18 DIV Final TB 2017

IPCM 6.75 22/6/18 27/6/18 6/7/18 DIV Final TB 2017

INDS 100.00 20/6/18 25/6/18 6/7/18 DIV Final TB 2017

TSPC 40 21/6/18 26/6/18 6/7/18 Div Final 2017

GPRA 1 20/6/18 25/6/18 6/7/18 Div Final 2017

RICY 3.00 20/6/18 25/6/18 5/7/18 Div Final 2017

TALF 3.00 20/6/18 25/6/18 4/7/18 Div Final 2017

BRAM 400 22/6/18 27/6/18 28/6/18 Div Final 2017

MFIN 150.00 21/6/18 26/6/18 6/7/18 DIV Final TB 2017

SKLT 7.00 21/6/18 26/6/18 5/7/18 DIV Final TB 2017

JRPT 26.00 22/6/18 27/6/18 6/7/18 DIV Final TB 2017

AMFG 30.000 20/6/18 25/6/18 5/7/18 DIV Final TB 2017

LPKR 2.70 21/6/18 26/6/18 6/7/18 DIV Final TB 2017

LPKR 2.7 21/6/18 26/6/18 6/7/18 DIV Final TB 2017

KLBF 25.00 21/6/18 26/6/18 6/7/18 DIV Final TB 2017

TIFA 6.00 25/6/18 28/6/18 11/7/18 DIV Final TB 2017

HOKI 6.00 21/6/18 26/6/18 6/7/18 DIV Final TB 2017

JKON 5.8 25/6/18 28/6/18 20/7/18 DIV Final TB 2017

SMRA 5.00 25/6/18 28/6/18 20/7/18 DIV Final TB 2017

AMIN 8.00 2/7/18 5/7/18 20/7/18 DIV Final TB 2017

ASDM 69.00 26/6/18 29/6/18 11/7/18 DIV Final TB 2017

GEMA 25.00 22/6/18 27/6/18 6/7/18 DIV Final TB 2017

RIGHT

ISSUE

RASIO

HARGA

NOMI-NAL

HARGA

PE-LAKSANAAN

JADWAL

KETERANGAN

BULL

2 : 1

Rp100

Rp140/shm

7 Juni 2018 Cum HMETD di Pasar Reguler

21 Juni 2018 Recording Date

22 Juni 2018 Distribusi HMETD

25 Juni 2018 Pencatatan HMETD di Bursa

25/6 - 29/6 2018 Periode Perdagangan HMETD

25/6 - 29/6 2018 Periode Pelaksanaan HMETD

27 Juni - 3 Juli 2018 Distribusi Saham Hasil HMETD

4 Juli 2018 Tanggal Penjatahan

(9)

Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.

KANTOR CABANG

Taman Palem Lestari :

Taman Palem Lestari Blok B 17 8

Jakarta Barat 11730

Phone : +62 21 5595 3775

Yogyakarta :

Jl. Tegalpanggung No. 20A

D.I Yogyakarta 55212

Phone: +62 274 - 557 559

Makassar :

Jl. Gunung Bawakareng No. 71

Makassar 90157

Phone : +62 411 361 3122

Jambi :

Kantor Perwakilan BEI Jambi

Jl. Kolonel Abunjani No. 11A dan

11B

Jambi 36129

Phone : +62 741 591 1819

GALERI INVESTASI

Universitas Sarjanawiyata

Tamansiswa Yogyakarta :

Fakultas Ekonomi Universitas

Sarjanawiyata Tamansiswa

Yogyakarta

Jl. Kusumanegara 121

Yogyakarta 55165

Phone : +62 274 557 455

Panin Bank Centre

4

th

Floor Jl. Jend. Sudirman No. 1

Jakarta 10270, Indonesia

Phone

: +62 21 727 99888

Fax

: +62 21 571 0895

Web

: www.firstasiacapital.com

E-mail

: [email protected]

Universitas Muhammadiyah

Yogayakarta :

Universitas Muhammadiyah

Yogayakarta

Jl. Lingkar Selatan

Tamantirto, Bantul

Yogyakarta 55183

Phone : +62 274 387656

Universitas Muhammadiyah

Surakarta :

Universitas Muhammadiyah

Surakarta

Jl. A. Yani Tromol Pos 1

Pabelan Kartasura, Surakarta

Jawa Tengah 57161

Phone : +62 271 717417

Sampit :

Universitas Darwan Ali

Jl. Batu Berlian No. 10

Kalimantan Tengah 74322

Phone : +62 531 33342

Banjarmasin :

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi

Indonesia

Jl. Brigjend Hasran Basri Kayu

Tangi

Banjarmasin 70124

Phone : +62 511 3265783

Bireun :

Institut Agama Islam

Almuslim Aceh

Jl. Banda Aceh – Medan,

Simpang Paya Lipah

Matang Glumpangdua, Bireuen

Aceh 24261

Phone : +62 644 441989

Padang :

Universitas Putra Indonesia

“YPTK” Padang

Jl. Raya Lubuk Begalung

Lubuk Begalung, Kota Padang

Sumatera Barat 25145

Phone : +62 751 776666

Bengkulu :

IAIN Bengkulu

Jl. Raden Fatah

Bengkulu 38211

Phone : +62 736 51276

Jambi

IAIN Jambi :

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Islam IAIN Sultan Thaha

Syaifuddin

Jl. Arif Rahman Hakim No. 01

Telanaipura

Jambi 36363

Phone : +62 741 584118

Referensi

Dokumen terkait

Pernyataan ini berhubungan dengan kemampuan karyawan memenuhi keinginan pada konsumen saat berada pada Rumah Cantique Amanie kota Bengkulu1. Pernyataan ini yang berhubungan

Pendapat kedua antara lain menyatakan bahwa tidak ada perbedaan level eosinofil yang signifikan di dalam sirkulasi darah antara domba yang resisten dan yang peka, yang diinfeksi

Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sapi Madura memberi respon jumlah cacing dan jumlah telur cacing dalam tinja yang lebih rendah daripada

Selatan Nomor 11 Tahun 2006 tentang Retribusi Parkir Daerah Kabupaten Bangka Selatan. (Lembaran Daerah Kabupaten Bangka Selatan Tahun 2006 Nomor 11) dicabut

Sampai sejauh ini, sebagian besar hijauan pakan yang diberikan kepada ternak di Indonesia berupa rumput lokal atau Tanaman Pakan 23 rumput asli, yang sering juga disebut

Sel itu disebut dengan lymphokine activated killer cells (LAK cells) dapat diperoleh secara in vitro dengan memberikan IL-2 dosis tinggi pada biakan sel limfosit darah

Limited LIfe (umur terbatas), firma yang didirikan oleh beberapa anggota mempunyai umurterbatas yaitu apabila salah seorang anggota lama keluar dan atau

Pada Sapi Perah di Kawasan Usaha Peternakan (KUNAK) Kabupaten Bogor adalah benar karya saya dengan arahan dari komisi pembimbing dan belum diajukan dalam bentuk