COMPANY PROFILE
COMPANY ESTABLISHMENT & IPO
PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) berdiri pada 13 Mei, 1965 dengan PP No. 19.1965 sebagai dasar hukum pendirian. PGN pertama kali mencatatkan sahamnya di bursa lewat IPO di Bursa Efek Jakarta dan Surabaya pada 15 Desember, 2003 dengan nilai nominal Rp 500 per lembar saham. Pada tahun 2008, PGN melakukan stock split dengan rasio 1:5, sehingga jumlah saham PGN menjadi 22.967.185.965 lembar. PGN diperdagangkan di bursa dengan ticker PGAS.
PRODUCTS & SERVICES OFFERED
PGN, utamanya, bergerak dalam bidang pengangkutan dan niaga gas bumi. Pada bidang pengangkutan gas bumi, PGN memiliki jaringan pipa di sebagian pulau Sumatra dan Jawa. Pada bidang niaga gas, PGN membeli gas dari produsen-produsen gas kemudian menjualnya ke pengguna akhir gas bumi. Segmen pelanggan PGN antara lain: rumah tangga, komersial, industri – manufaktur, pembangkit listrik dan transportasi. PGN memiliki empat segmen usaha: transmisi & transaportasi gas bumi, niaga gas bumi, minyak & gas bumi, lainya (telekomunikasi, jasa, konstruksi & pemeliharaan pipa, financial lease).
Pendapatan PGN Per Segmen Usaha (Juta USD)
Transmisi Transportasi
78,96
Niaga 883,66
Minyak & Gas 0,59
Lainya 249,80 Negara Republik Indonesia 57% Perseora ngan Domestik 0.04% Perseora ngan Internasi onal 3% Badan Usaha Domestik 30% Badan Usaha Internasi onal 10%
PGN SHAREHOLDER
STRUCTURE
INFRASTRUCTURE AND MARKET DEVELOPMENT
PGN memiliki tiga poin pokok dalam pengembangan infrastruktur dan pasar, ketiga poin tersebut adalah: (1) development of market by construction of distribution
backbone, (2) delivering gas to RD by developing
pipeline or modifying system in station, (3) customer
attachment to build acccess until last mile. Pada tahun
ini, PGN berencana menggelontorkan dana sebesar 500 juta USD untuk CAPEX (meningkat 66,75 juta USD dari realisasi CAPEX 2016).
MACRO ECONOMY & INDUSTRY ANALYSIS
Domestic and Global Economic Growth
Pertumbuhan PDB tahun 2017 diantisipiasi sebesar 5.3%, yang adalah peningkatan dari 5.02% di tahun 2016. Tindak lanjut dari program amnesti pajak yang memberi telah
pada tahun 2016 juga dilakukan
kembali fiskal untuk
kelonggaran pemerintah
pengeluaran infrastruktur sehingga membiayai
sejumlah proyek yang sebelumnya tertunda sudah kembali beroperasi. Adanya pertambahan pengeluaran keyakinan terhadap dan menguatnya
infrastruktur
memicu investasi di pertumbuhan ekonomi akan
sepanjang tahun sehingga memulihkan kegiatan ekonomi dan meningkatkan permintaan listrik. Hal ini akan membuka kesempatan bagi PGN untuk meningkatkan pendapatanya mengingat perusahaan COMPANY MANAGEMENT: Direksi
PGN
President Director Jobi Triananda Hasjim Director of Finance Nusantara Suyono Director of Infrastructure and Technology Dilo Seno Widagdo Director of Strategy and Business Development Gigih Prakoso Director of Commerce Danny Praditya Director of Human Capital and General Services Desima E. Siahaan 4,92% 5,18% 5,01% 4,94% 5,01% 4,75% 4,80% 4,85% 4,90% 4,95% 5,00% 5,05% 5,10% 5,15% 5,20% Q1 2016 Q2 2016 Q3 2016 Q4 2016 Q1 2017
Pertumbuhan PDB
Indonesia (YoY)
pembangkit listrik merupakan konsumen terbesar PGN (39,285% dari penjualan).
Oil Price
Pada tahun 2016, harga minyak mentah merosot ke level terendah dalam satu dekade terakhir dengan harga rata-rata USD 40 per barel sepanjang tahun. Sampai Kuarter I 2017, harga minyak bumi masih fluktuatif dengan tren turun. Hal ini berdampak besar pada industri gas yaitu dengan berkurangnya daya saing harga gas bumi. PGN berusaha melakukan upaya efisiensi lini perusahaan visibilitas yang lebih baik serta alokasi pembiayaan yang lebih rasional untuk menghadirkan komoditas yang bersih, efisien, dan relatif murah.
Limitation of Gas Distribution Margin
Pemerintah berencana menetapkan marjin distribusi gas (fee transmisi gas) dengan nilai maksimal 7% dari harga pembelian. Saat ini harga rata-rata pembelian 6 USD per MMBTU smentara harga jual di pasar 14 USD per MMBTU. Rencana ini tentunya berdampak negatif bagi PGAS karena jika ditetapkan maka pendapatan PGAS dapat menurun. Tingkat pengembalian modal untuk fasilitas regasifikasi dan pipa distribusi juga dibatasi tak boleh lebih dari 11% per tahun. Hal ini akan mempengaruhi struktur modal PGN kedepannya.
37,77 48,75 45,17 52,01 49,58 30 35 40 45 50 55 Q1 2016 Q2 2016 Q3 2016 Q4 2016 Q1 2017
Harga WTI Crude (USD
per Barrel)
Oil and Gas Industry in Indonesia
Di Indonesia, industri migas masih menjadi andalan utama perekonomian baik sebagai penghasil devisa maupun pemasok kebutuhan energi dalam negeri. Sektor migas berkontribusi sekitar 13% terhadap PDB. Pembangunan prasarana dan industri di Indonesia membuat pertumbuhan konsumsi energi rata-rata mencapai 7% dalam 10 tahun terakhir. Potensi sumber daya minyak dan gas bumi Indonesia cukup besar terutama di daerah-daerah terpencil, laut dalam, sumur-sumur tua dan kawasan Indonesia Timur yang relatif belum dieksplorasi secara intensif. Hal ini menjadi kesempatan bagi PGN untuk mulai membangun sistem distribusi gas di Indonesia bagian timur.
Competitive Landscape
PGN adalah pemimpin dalam bisnis distribusi dan transmisi gas alam di Indonesia. Hingga Tahun 2010, PT Energasindo Heksa Karya dan PT Kemitraan Energi Indonesia merupakan pesaing terdekat PGN. Per akhir 2016, PGN menguasai sekitar 73% pangsa pasar niaga gas bumi (meningkat 2% dari 2015). Salah satu strategi yang dipilih PGN agar produk dan layanannya unggul adalah strategi Harga Terbaik. Strategi Harga Terbaik adalah penetapan harga gas yang fluktuatif berdasarkan: komposisi, nilai kalori, dan sumber gas bumi. 85,7 81,5 77,1 72,1 73,4 75 43,4 42,1 42,2 36,5 38,4 39,7 0 10 20 30 40 50 60 70 80 90 2010 2011 2012 2013 2014 2015
Produksi & Konsumsi
Gas Bumi di Indonesia
(juta m
3)
FINANCIAL PERFORMANCE
ROA & ROE
Pendapatan neto PGN dari 2014-2016 (dalam juta USD): 3.253, 3.069, 2.935. Berkebalikan dengan pendapatan neto PGN, nilai asset PGN, sejak 2014, meningkat tiap tahun; nilai asset PGN dari 2014-2016 (dalam juta USD): 5.690, 6.495, 6.834. Per akhir 2016, CAPEX PGN bernilai 433.245.372 USD (lebih kecil 356.511.057 USD dari tahun sebelumnya).
NPM
Net profit dan pendapatan PGN mengalami penurunan
pada tahun 2016 relatif terhadap 2015. Net profit PGN menurun 29,77% sementara pendapatan PGN menurun 12,33%. Penurunan ini kemungkinan besar disebabkan oleh melemahnya harga minyak bumi pada tahun 2016.
DER
Saat ini PGN memiliki liabilitas sebesar 49.228.962 juta IDR. Hutang obligasi merupakan komponen liabilitas terbesar PGN (bernilai 1.335,34 juta USD). Hutang menyumbang sekitar 47,8% dari komposisi modal PGN.
WACC
Dengan penghitungan WACC tersebut, diharapkan returnperusahaan dapat melebihi 20,84% dari total
aset yang dimiliki. Jikalau PGN tidak menyanggupi tingkat return demikian, maka minimal return harus lebih dari 2,56%. Per akhir tahun 2016, total asset PGN bernilai 91.823.679 juta IDR.
Conclusion
Performa keuangan PGN mengalami penurunan yang signifikan. Hal ini ditandai dengan turunnya net profit PGN karena minyak bumi, yang adalah produk
subtitusigas mengalami penurunan harga. Diketahui bahwa Net profitPGN memang menurun sejak 2014. Market Summary Closing price (June 22, 2017) IDR 2.250 52W Range IDR 2.200-3.520 Outstanding Shares 22.967.185.965 Market Capitalization IDR 54,54T Cost of Debt After Tax 2,56% Cost of Equity 30,64% Risk Free Rate 6,37% Beta 1,922 Return Market 19% Risk Premium 12,63% WACC 20,84% 8,851 10,968 9,298 5,903 4,146 0 5 10 15 2012 2013 2014 2015 2016
Net Profit PGN
(Triliun IDR)
RESEARCH FMC 2017
meet the team
Email: [email protected] I Website: fmcfebunpad.com
Annisa Mutiara S Steering Committee
Agam Jayantara Steering Committee
Ian Sapulette
Head of Stock of the Month Jessica Christie S Steering Committee Priskila Teresa S Macro Economy and Industry Analysis William Samuel Nabilla Salma Financial Performance
Work cited
Annual Report PNG 2012-2016
Bloomberg. (2017). Energy - Bloomberg. Retrieved from https://www.bloomberg.com/energy FRED. (2017). Global price of WTI Crude© | FRED | St. Louis Fed. Retrieved from
https://fred.stlouisfed.org/series/POILWTIUSDM
Indonesia Investment. (2016, July 4). Gas Alam | Indonesia Investments. Retrieved from https://www.indonesia-investments.com/id/bisnis/komoditas/gas-alam/item184? IPOT (2017, March 22). Pembatasan Marjin Distribusi Gas
Biro Riset LM FEUI : ANALISIS INDUSTRI MINYAK DAN GAS DI INDONESIA
Investing.com. (2017). Perusahaan Gas Negara Persero (PGAS) Financial Ratios. Retrieved from https://www.investing.com/equities/p-gas-negara-t-ratios
Iskana, F. R. (2017, March 22). Biar murah, margin niaga gas akan dipangkas. Retrieved from http://industri.kontan.co.id/news/biar-murah-margin-niaga-gas-akan-dipangkas