• Tidak ada hasil yang ditemukan

ringkasan untuk eksekutif

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ringkasan untuk eksekutif"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

1

Ringkasan untuk Eksekutif

Penelitian dengan dana DPSMK Diknas,

Ima ismara, dkk

System of Facilty Maintenance and Management dalam kajian ini diterjemahkan bebas sebagai Sistem Manajemen Perawatan dan Penataan Fasilitas di SMK. Fasilitas yang terdapat di SMK sangat perlu dikelola dengan perbaikan yang berkelanjutan. Fasilitas dalam hal ini meliputi mesin, peralatan, perkakas, bahan baku dan lingkungan pendukung kerja praktek di bengkel serta laboratorium sekolah menengah kejuruan.

Secara teknis SMK teknologi dan industri sebagai lembaga penyelenggara pendidikan, dapat diidentikkan sama dengan sebuah industri. Keduanya menghasilkan suatu produk tertentu yang harus berkualitas. Di SMK bahan bakunya diolah melalui proses belajar mengajar, terkait dengan pengembangkan kompetensi teknik produksi. Di industri maju dewasa ini telah menggunakan standar manajemen perawatan Kaizen yang dilengkapi dengan just in time, total preventive maintenance, (JIT, TPM), dan 5Snya. Pengembangan system manajemen perawatan dan penataan fasilitas ini menggunakan standar manajemen yang sama dengan di industry kelas dunia, seperti tersebut di atas.

Tujuan dengan dikembangkan sistem perawatannya (maintenance) dan manajemen penataan, adalah bagaimana agar fasilitas dapat lebih cepat, akurat, relevan, selamat, aman, dan nyaman, sehingga dapat mendukung produktivitas kerja praktek, dan pembudayaan kerja efektif, efisien dan produktif, melalui peningkatkan kualitas pembelajaran. Pengelolaan fasilitas dan penerapan sistem manajemen perawatan di SMK, yang dilakukan oleh guru, teknisi, dan pejabat SMK, akan berdampak langsung terhadap output, outcome dan impact pendidikan, yang akan memperkuat keunggulan kompetitif lulusan secara total. Pendekatan tersebut di atas, menekankan atribut kesadaran dan budaya perawatan dan penataan terhadap peralatan atau lingkungan kerja. Budaya perbaikan kualitas kerja secara berkelanjutan, termasuk produktivitas yang dilandasi dengan keselamatan dan kesehatan kerja.

Referensi

Dokumen terkait

Tugas dalam bidang akuntansi keuangan lanjutan dapat sangat beragam tergantung pada lingkungan kerja dan tingkat kompleksitas organisasi. Berikut ini beberapa tugas yang mungkin Anda temui dalam akuntansi keuangan lanjutan: 1. **Penyusunan Laporan Keuangan**: Tugas inti dalam akuntansi keuangan adalah menyusun laporan keuangan yang akurat dan lengkap, seperti neraca, laporan laba rugi, dan laporan arus kas. Di tingkat lanjutan, Anda mungkin harus menangani organisasi yang lebih besar dan kompleks. 2. **Audit Keuangan**: Jika Anda bekerja di firma akuntansi, Anda mungkin terlibat dalam melakukan audit keuangan untuk klien Anda. Ini melibatkan pemeriksaan laporan keuangan untuk memastikan kepatuhan terhadap standar akuntansi dan regulasi yang berlaku. 3. **Pengelolaan Risiko Keuangan**: Dalam perusahaan besar, Anda mungkin bertugas untuk mengidentifikasi, mengukur, dan mengelola risiko keuangan. Ini dapat melibatkan analisis risiko investasi, manajemen risiko mata uang asing, atau manajemen risiko kredit. 4. **Perencanaan Pajak**: Akuntan keuangan lanjutan seringkali terlibat dalam perencanaan pajak untuk mengoptimalkan kewajiban pajak organisasi. Mereka harus memahami peraturan pajak yang berlaku dan mencari cara legal untuk mengurangi beban pajak. 5. **Evaluasi Investasi**: Anda mungkin harus melakukan analisis investasi yang mendalam untuk membantu perusahaan atau klien Anda dalam mengambil keputusan strategis terkait dengan investasi, seperti akuisisi, merger, atau pengembangan bisnis baru. 6. **Konsultasi dan Rekomendasi**: Akuntan keuangan seringkali berperan sebagai penasihat keuangan untuk klien atau perusahaan mereka. Ini melibatkan memberikan saran terkait strategi keuangan, perencanaan keuangan jangka panjang, dan pengambilan keputusan penting lainnya. 7. **Penerapan Standar Akuntansi Baru**: Standar akuntansi terus berkembang. Tugas Anda mungkin termasuk memahami dan menerapkan standar akuntansi baru seperti IFRS atau FASB. 8. **Pelaporan Keuangan Internasional**: Jika perusahaan atau klien Anda memiliki operasi internasional, Anda mungkin harus menghadapi tantangan yang berkaitan dengan penyusunan laporan keuangan yang memenuhi persyaratan internasional. 9. **Manajemen Anggaran**: Anda mungkin bertanggung jawab atas penyusunan anggaran, pemantauan kinerja anggaran, dan perencanaan keuangan jangka pendek dan jangka panjang. 10. **Pengembangan Sistem Informasi Keuangan**: Dalam dunia yang semakin terdigital, Anda mungkin terlibat dalam pengembangan dan pengelolaan sistem informasi keuangan yang efisien dan aman. 11. **Pelatihan dan Pengembangan**: Bagi akuntan yang lebih berpengalaman, tugas dapat meliputi pelatihan dan pengembangan staf junior, serta memastikan bahwa tim Anda memiliki pemahaman yang baik tentang prinsip-prinsip akuntansi dan peraturan terbaru. 12. **Penyusunan Laporan Tahunan**: Bagi perusahaan publik, penyusunan laporan tahunan yang memenuhi persyaratan regulasi pasar modal adalah tugas yang penting. Ingatlah bahwa bidang akuntansi keuangan terus berkembang, terutama dengan perkembangan teknologi dan perubahan dalam regulasi. Oleh karena itu, penting untuk selalu berusaha untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Anda dalam bidang ini agar tetap relevan dalam pekerjaan